Beranda blog Halaman 85

Uji Laboratorium, Sampel Makanan MBG Penyebab Keracunan Massal Mengandung Toksin

0
mengandung toksin
Hasil uji laboratorium mikrobiologis baik pada makanan dan air terbukti menghasilkan toksin atau zat beracun yang dapat membahayakan kesehatan dan mengganggu fungsi normal tubuh.

Link, Martapura – Hasil uji laboratorium pada sampel makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Tungkaran, yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar terbukti mengandung nitrit positif. Begitu juga hasil uji laboratorium mikrobiologis baik pada makanan dan air terbukti menghasilkan toksin atau zat beracun yang dapat membahayakan kesehatan dan mengganggu fungsi normal tubuh.

“Dari hasil uji laboratorium untuk kimia pada sampel makanan positif mengandung nitrit yang didapati pada nasi kuning 0,1 dan sayur kandungan kadar nitrit mencapai angka 10, artinya lumayan berbahaya,” ujar Pelaksanaan tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Banjar, Noripansyah, saat menghadiri kegiatan audiensi yang diusulkan Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Anak Bangsa Anti Kecurangan (LSM BABAK) Kalimantan Selatan (Kalsel) di kantor Sekretariat Daerah (Setda) pada Rabu (15/10/2025).

Setelah beberapa hari dilakukan uji laboratorium, lanjut pejabat definitif Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (Kabid SDK) pada Dinkes Kabupaten Banjar, hasil secara mikrobiologis untuk sampel makanan baik pada nasi kuning, sayur, tempe, dan buah lemon, hingga air sama-sama menunjukkan kadarnya diambang batas normal.

“Pada nasi kuning kadarnya 1,9 kali 10 kuadrat dua, dan melon 1,6 kali 10 kuadrat dua. Artinya secara uji mikro bakteriologis terdapat angka kuman. Begitu juga untuk uji sampel bakteriologis pada air, terdapat bakteri Escherichia coli (E. coli) yang kadarnya mencapai diangka 265. Maksimumnya kan nol,” ucapnya.

Hal tersebutlah, papar Plt Kepala Dinkes Kabupaten Banjar yang akrab disapa Ipan, yang menyebabkan terjadinya sakit perut, hingga muntah-muntah, bahkan memicu diare.

“Karena menghasilkan toksin. Tentunya ada banyak faktor terkait kejadian ini, entah dari bahan makanan, pengolahan, hingga pada proses Penjamah makanan. Tentu hal ini harus terus dievaluasi. Secara uji Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) setiap Puskesmas sudah melakukan pemeriksaan di 16 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” katanya.

Ditanya kapan 13 titik dari total 16 titik SPPG atau Dapur MBG tersebut mulai beroperasi? Mengingat sejak diterbitkannya Surat Edaran (SE) Nomor: HK.02.02/C.I/4202/2025, setiap SPPG yang telah beroperasi dan belum mengantongi SLHS, harus memiliki SLHS paling lama satu bulan sejak SE tersebut diterbitkan, yakni ditetapkan pada 1 Oktober 2025.

Ipan mengaku tidak mengetahui, dan menyebutkan, semestinya SLHS sudah dikantongi sebelum beroperasi.

“Saya tidak tahu. Yang jelas saat ini kegiatan pelatihan untuk SPPG mulai dilaksanakan, hingga kegiatan pelatihan Penjamah makanan agar bersertifikasi. Khususnya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” pungkasnya. (zainuddin)

Hikmah Tak Ditemukan Dalam Meniru, Tapi Dalam Memahami

0
Hikmah Tak Ditemukan Dalam Meniru, Tapi Dalam Memahami

Bismillahirrahmanirrahim
Banyak orang gagal dalam hidup bukan karena mereka tidak pintar, tapi karena mereka menyalin jawaban orang lain (meniru) tanpa memahami soalnya sendiri. Mereka melihat orang lain sukses di dunia bisnis lalu mereka ikut-ikutan berbisnis tanpa memahami passion dan kemampuannya mereka melihat orang lain menikah muda lalu mereka buru-buru menikah tanpa kesiapan mental.

Safariyansyah, Budayawan Spiritualis
Mencari yang Hilang Memelihara yang Terlupakan

Pemahaman mendalam tentang kehidupan menjadi materi krusial dalam kajian di Beranda Lestari kediaman DR Mada Teruna sang Birokrat Spiritualis, berikut nukilannya.

Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak sedikit orang yang melihat orang lain populer lalu mereka berusaha menjadi terkenal, mesti harus kehilangan jati diri mereka “Meniru (menyontek) tidak akan membawa mu ke tempat yang benar”.

Setiap orang memilik perjalanan yang unik (apa yang berhasil untuk mereka, belum tentu berhasil untuk mu). Jika kau mencoba memakai kunci jawaban orang lain, maka kau akan lebih mungkin menirukan kekacauan dalam hidup mu sendiri.

Terkadang kau harus berani melangkah sendirian, kau harus berani mempercayai bahwa meskipun jalur mu berbeda itu bukan berarti kau tersesat. Mungkin jalur mu lebih sunyi, lebih terjal, lebih menyakitkan, tapi jika itu memang ujian yang diberikan untuk mu berarti hanya dengan menempuhnya, maka kau akan sampai pada tujuan mu “Jangan takut untuk berbeda. Jangan takut tidak seperti orang lain”,

Yang perlu kau takutkan adalah:
-Jika kau habiskan seluruh hidup mu meniru orang lain, hanya menyadari di akhir bahwa bau tidak pernah menjadi diri mu sendiri.
Oleh karena itu, percayalah bahwa “Pemilik hidup telah memberikan soal yang sesuai dengan jiwa mu, kau hanya perlu mencari jawaban di dalam diri mu sendiri bukan di lembar jawaban orang lain”:

“Janganlah kalian menjadi orang-orang yang ikutan berkata: Jika manusia berbuat baik, kami pun akan berbuat baik jika mereka berbuat zhalim, kami pun akan berbuat zhalım. Tetapi, kuatkanlah diri mu jika manusia berbuat baik, berbuat baiklah jika mereka berbuat buruk, janganlah kalian berbuat zhalim” (HR. HR Tirmidzi).

Hadits ini menegaskan, bahwa kebijaksanaan tidak lahir dan sekadar mengikuti, arus, tetapi dari keteguhan batın untuk memilih kebaikan, terlepas dari perilaku orang lain. Jiwa yang matang tidak terombang-ambing oleh keadaan sekitar, sebab pemahamannya berakar pada prinsip, bukan pada tiruan.

Inilah panggilan untuk membangun kesadaran yang jernih agar setiap tindakan bersumber dari kedalaman hati, bukan dar gema langkah orang lain.

AFWAN
WASSALAM

Hadapi Ancaman Bencana Yang Beragam, Dinsos Kalsel Gelar CSSR

0

Link, Banjarmasin – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Collapsed Structure Search and Rescue (CSSR) atau pelatihan pencarian dan pertolongan korban pada bangunan runtuh. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan narasumber nasional yaitu Ade Hermawan, selaku praktisi kebencanaan dari Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Ditjen Linjamsos Kementerian Sosial RI.

Ade Hermawan dalam arahannya menyampaikan, pelatihan ini sangat penting sebagai investasi pengetahuan bagi para peserta, khususnya relawan Tagana, mengingat ancaman bencana di Indonesia sangat beragam dan tidak bisa diprediksi.

“Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menambah kapasitas teman-teman, karena ancaman bencana di Indonesia ini sangat bervariasi. Mulai dari gempa, longsor, banjir, hingga potensi megathrust yang mengancam wilayah pesisir,” kata Ade, Banjarmasin, Kamis (16/10/2025).

Ia menambahkan, ilmu yang diperoleh dalam pelatihan CSSR bukan hanya tentang teknik rescue semata, tetapi juga tentang proses pencarian yang tepat, aman, dan terkoordinasi.

“Tagana itu tidak hanya bertugas menolong, tetapi juga harus memahami metode pencarian yang efektif. Inilah yang menjadi nilai penting dari pelatihan ini,” tambah Ade.

Dirinya juga mengapresiasi langkah Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan yang menjadi satu-satunya provinsi yang menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas di bidang rescue tahun ini.

“Saat ini, saya belum melihat ada kegiatan sejenis di provinsi lain karena pemerintah pusat maupun daerah sedang melakukan efisiensi. Jadi apa yang dilakukan Dinas Sosial Kalsel ini luar biasa, menjadi contoh bagi daerah lain,” ucapnya.

Kegiatan CSSR ini juga melibatkan Basarnas Banjarmasin dan unsur relawan kebencanaan lainnya, sebagai bentuk kolaborasi antar instansi dalam upaya penanganan bencana.

“Sinergi dengan Basarnas dan berbagai pihak sangat penting. Karena dalam operasi pencarian dan pertolongan, koordinasi menjadi kunci utama keberhasilan,” terangnya.

Ia pun berpesan agar para peserta tidak berhenti belajar setelah pelatihan ini selesai.

“Ini bukan akhir, tapi awal untuk terus menggali ilmu dan memperdalam kemampuan di bidang pencarian dan pertolongan. Teruslah belajar, berlatih, dan bekerja sama dengan pihak manapun agar kapasitas kita semakin meningkat,” tandasnya. (tri)

Erick Thohir Lepas Garuda Muda Berlaga di Piala Dunia U-17

0
Erick Thohir Lepas Garuda Muda Berlaga di Piala Dunia U-17
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menghadiri RUPS PT GSI 2025 (c) Dok. PSSI

Link, Jakarta – Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, secara resmi melepas keberangkatan Timnas Indonesia U-17 yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Turnamen bergengsi ini akan digelar pada 3–27 November 2025 mendatang.

Sebelum bertolak ke Qatar, Garuda Muda dijadwalkan menjalani pemusatan latihan (TC) sekaligus melakoni uji coba internasional di Dubai, Uni Emirat Arab. Agenda tersebut menjadi bagian dari tahap akhir persiapan tim sebelum berlaga di ajang terbesar kelompok usia muda dunia itu.

Dalam acara pelepasan yang berlangsung di Jakarta, Erick Thohir menyampaikan pesan khusus dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pesan tersebut berisi motivasi bagi para pemain agar tampil penuh semangat dan pantang menyerah demi mengharumkan nama bangsa di kancah global

“Saya menyampaikan pesan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto agar para pemain menunjukkan jati diri bangsa kita di panggung dunia,” ujar Erick Thohir.

Keberhasilan Timnas Indonesia U-17 melaju ke putaran final Piala Dunia U-17 2025 menjadi tonggak bersejarah bagi sepak bola nasional. Erick Thohir menilai pencapaian ini bukan hanya membanggakan, tetapi juga akan memberikan dampak positif bagi perkembangan tim kelompok umur lainnya, termasuk Timnas Indonesia senior, dalam upaya memperkuat fondasi pembinaan sepak bola Tanah Air.

“Pencapaian Timnas Indonesia U-17 tampil di putaran final Piala Dunia U-17 juga menjadi penyemangat untuk Timnas Indonesia U-20 dan Timnas Senior,” kata Erick Thohir.

Timnas Indonesia U-17 akan bersaing di Grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia pada Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Laga perdana Garuda Muda dijadwalkan menghadapi Zambia pada 4 November 2025 di Aspire Zone, Al Rayyan.

FIFA telah menetapkan format turnamen dengan 48 tim dari enam konfederasi yang berpartisipasi. Indonesia menjadi salah satu wakil Asia Tenggara yang sukses menembus putaran final bergengsi ini.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan buah dari program pembinaan jangka panjang yang konsisten dijalankan federasi. Ia menilai keseriusan dan komitmen PSSI dalam membangun sistem pembinaan pemain muda menjadi kunci lahirnya generasi berbakat yang kini mulai menunjukkan hasil nyata di level dunia.

“Pencapaian ini juga tidak lepas dari keseriusan kami di PSSI melakukan pembinaan sejak usia dini dan terus menciptakan generasi emas sepak bola,” imbuh Erick Thohir.

Waspadai Modus Catphishing, Gabungan Kejahatan Cinta dan Phishing

0
Waspadai Modus Catphishing, Gabungan Kejahatan Cinta dan Phishing
Foto: dok Apple

Link, Banjarbaru – Banyak yang belum tahu soal modus penipuan bernama catphishing, sebuah gabungan dari kejahatan catfishing dan phishing.

Jika dijabarkan lebih lanjut, catfishing merupakan modus penipuan dengan menggunakan informasi palsu. Cara ini biasanya memanfaatkan hubungan asmara dengan menggunakan gambar dari media sosial, yang diambil dari hasil pencarian Google hingga dibuat memanfaatkan AI generatif.

Dlansir dari cnbc indonesia, phishing adalah kejahatan yang mungkin sering kita dengar. Penipuan ini dilakukan untuk mendapatkan akses ke perangkat korban untuk mencuri informasi, bisa melalui aplikasi atau situs berbahaya.

Para penipu menggunakan catphishing akan mencoba masuk ke lingkungan sosial dan profesional korban. Artinya, dampaknya tidak hanya untuk individual, tetapi juga perusahaan.

Kejahatan catphishing tidak mengincar potensi percintaan seperti catfishing. Namun akan dibuat layaknya tawaran pekerjaan biasa dengan informasi seperti dari LinkedIn.

Tips Menghindar dari Catphishing

Berikut beberapa cara yang dilakukan untuk menghindari penipuan, termasuk catphishing, dikutip dari laman Sun Sentinel:

  1. Minta untuk melakukan video chat, Anda perlu khawatir jika orang tersebut terus menunda
  2. AI generatif bisa meninggalkan jejak yang sangat terlihat. Misalnya dalam profil media sosialnya akan terlihat tampilan aneh atau gambar jari-jari yang berantakan.
  3. Hati-hati dengan cerita yang diungkapkan pihak tersebut. Misalnya cerita sedih untuk menarik hati Anda agar mempercayainya.
  4. Jangan bagikan informasi pribadi apapun secara online dengan orang lain.
  5. Gunakan platform seperti reverse Google Image untuk mencari apakah gambar yang Anda terima sudah pernah dipublikasikan pihak lain. Ini dilakukan untuk menilai keaslian profil seseorang.

PSSI Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Pelatih Patrick Kluivert

0
PSSI Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Pelatih Patrick Kluivert
Patrick Kluivert sudah tidak lagi menjadi pelatih Timnas Indonesia. (AFP/DAVID GRAY)

Link, Jakarta – PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, melalui mekanisme mutual termination atau pemutusan kontrak berdasarkan kesepakatan bersama.

Kesepakatan tersebut ditandatangani antara PSSI dan jajaran tim kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak berdurasi dua tahun. Dengan keputusan ini, masa tugas Kluivert bersama skuad Garuda berakhir lebih cepat dari perjanjian awal.

Dalam keterangan resminya, PSSI menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil atas dasar kesepahaman kedua pihak, setelah melalui proses evaluasi internal terkait arah strategis pembinaan sepak bola nasional ke depan.

Penghentian kerja sama tersebut mencakup seluruh struktur kepelatihan di bawah kendali Kluivert. Artinya, tim kepelatihan yang selama ini menangani Timnas Indonesia di level senior, U-23, dan U-20 juga turut dilepas dari jabatannya.

“PSSI dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination,” bunyi keterangan resmi PSSI.

“Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun,” lanjut pernyataan tersebut.

PSSI menegaskan bahwa keputusan ini tidak semata-mata didasarkan pada hasil pertandingan, melainkan merupakan bagian dari penyesuaian arah strategis dalam pembinaan Timnas Indonesia. Evaluasi menyeluruh dilakukan guna memastikan keberlanjutan program pengembangan sepak bola nasional dalam jangka panjang.

“Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan,” tulis PSSI dalam pernyataannya.

PSSI turut mengapresiasi dedikasi dan kontribusi Patrick Kluivert beserta jajaran staf pelatih selama menjalankan tugas. Mereka dinilai telah memberikan komitmen dan upaya terbaik dalam membina berbagai kelompok usia Timnas Indonesia.

“PSSI menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh anggota tim kepelatihan selama masa tugasnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan dan pengembangan sepakbola nasional,” tutup pernyataan PSSI.

BGN Pastikan Program MBG Tetap Jalan Meski Kembalikan Anggaran Tak Terserap

0
BGN Pastikan Program MBG Tetap Jalan Meski Kembalikan Anggaran Tak Terserap

Link, Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyatakan bahwa pihaknya akan mengembalikan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum terserap secara optimal.

Pada 2025, anggaran yang dialokasikan untuk program MBG tercatat sebesar Rp71 triliun, dan dialokasikan pula dana standby senilai Rp100 triliun. “Dari total dana tersebut, Rp99 triliun berhasil terserap, sedangkan Rp70 triliun dikembalikan kepada Presiden karena kemungkinan tidak terserap di tahun ini,” kata Dadan di Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Dadan menjelaskan, pemerintah melalui BGN menyiapkan dukungan anggaran dengan dana jumbo untuk memastikan program MBG dapat menjangkau seluruh pe­nerima manfaat.

Menurutnya, anggaran sumber daya manusia (SDM), dan infrastruktur menjadi pondasi dalam memastikan pelaksanaan MBG yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan efektif, merata, dan berkelanjutan.

Dadan mengungkapkan, di tahun 2026 mendatang, BGN akan menerima dana jumbo senilai Rp268 triliun. Di samping itu, pemerintah juga menyiapkan dana cadangan Rp67 triliun. Dengan demikian, total dukungan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) mencapai Rp335 triliun untuk mendukung pelaksanaan program MBG pada 2026.

Dia merinci, dengan jumlah penerima manfaat 82,9 juta orang, nantinya BGN akan menya­lurkan dana sekitar Rp1,2 triliun setiap hari. “Bagi kementerian lain, ang­ka itu mungkin setara dengan ang­garan satu tahun penuh, te­tapi bagi kami di Badan Gizi Nasional, itu adalah kebutuh­an satu hari,” ujarnya.

Dia menyampaikan, mulanya, proyek ini direncanakan dibiayai sepenuhnya dari APBN. Namun, karena keterbatasan waktu dan proses pelaksanaan, maka pemerintah membuka kemitraan sebagai langkah strategis.

BGN mencatat, untuk membangun 30.000 unit SPPG, maka dibutuhkan dana Rp60 triliun. Meski dana tersedia, proses pembangun­an melalui mekanisme tender pemerintah kerap mengalami kendala. Di sisi lain, hingga saat ini, menurut data BGN, telah berdiri 11.504 SPPG di Indonesia yang seluruhnya merupakan hasil kolaborasi seluruh mitra.

Dadan menambahkan, saat ini, ada 30.000 mitra yang tergabung dalam portal BGN yang harus diseleksi, 11.504 lolos verifikasi, dan sisanya masih tahap veri­fikasi. “Kami targetkan di ak­hir tahun ini 25.400 di daerah aglomerasi dan 6.000 SPPG di daerah terpencil,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu0 Purbaya Yudhi Sadewa mengaku anggaran yang dikembalikan Badan Gizi Nasional (BGN) karena tidak terserap maksimal untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah Rp100 Triliun.

“Yang saya tahu dia balikin Rp100 triliun dari anggaran yang dia sempat minta, tapi itu belum dianggarkan betul,” ujar Purbaya di Jakarta, Rabu (15/10/2025). merespons kabar perihal Ketua BGN Dadan Hindayana yang mengembalikan anggaran MBG, Selasa (14/10/2025).

Menurut Purbaya, pihaknya akan tetap memantau penyerapan anggaran MBG yang dikelola BGN. “Justru yang kita lihat yang disebut tadi, yang Rp71 triliun. Bukan yang dibalikin ya, dianggarkan ya, berapa yang diserap sampai akhir tahun, kita lihat seperti apa. Kan programnya bagus, harusnya kita dorong supaya lebih bagus penyerapannya. Ini kan Oktober, akan saya lihat sampai akhir Oktober,” ucap Purbaya.

Keracunan MBG, LSM BABAK Kalsel Audensi ke Pemkab Banjar

0
LSM BABAK Kalsel
Keracunan MBG, LSM BABAK Kalsel Audensi ke Pemkab Banjar

Link, Martapura – Buntut insiden keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG), Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Anak Bangsa Anti Kecurangan (LSM BABAK) Kalimantan Selatan (Kalsel) mendatangi Pemkab Banjar. Namun sayangnya  tak satu pun Anggota DPRD Banjar yang berhadir.

Dalam audiensi bersama Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, Ikhwansyah dan Kapolres Banjar, AKBP Dr Fadli. Ketua LSM BABAK Kalsel, Bahrudin yang akrab disapa Udin Palui didampingi Bahaudin selaku koordinator menyampaikan beberapa tuntutan, diantaranya; meminta Badan Gizi Nasional (BGN) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melakukan permohonan maaf baik secara langsung atau secara terbuka di media, serta meminta Aparatur Penegak Hukum (APH) untuk tetap melaksanakan proses hukum sesuai undang-undang yang berlaku.

“Kami memberikan dukungan penuh pada program MBG. Kami juga meminta BGN dan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pelaksanaan Program MBG untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh dengan melakukan koordinasi dan komunikasi dari level kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat,” ujar Bahaudin selaku koordinator LSM BABAK pada Rabu (15/10/2025).

Menduga sejumlah bangunan SPPG atau dapur MBG tak mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), seperti keberadaan bangunan SPPG di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura yang langsung beririsan dengan sempadan jalan. Koordinator LSM BABAK yang akrab disapa Baha meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar agar berperan aktif dalam memberikan usulan rencana indikatif lokasi SPPG.

“Harus sesuai standar kebutuhan dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), kondisi geografis, aksesibilitas, serta pada wilayah berbasis 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Teman-teman mungkin tahu sendiri harusnya ada jarak batas minimum jalan dan bangunan,” jelas Baha.

Dalam pertemuan tersebut, LSM BABAK Kalsel menyayangkan atas ketidak hadiran anggota DPRD Kabupaten Banjar sebagai perwakilan rakyat. Padahal surat tembusan untuk audiensi sudah dikirimkan.

“Korban keracunan MBG sudah mencapai ratusan, harus DPRD Kabupaten Banjar segera melakukan evaluasi dan hal lainnya. Hal ini sangat disayangkan, tidak ada anggota dewan yang berhadir,” tuturnya.

Usai melakukan audiensi, Plt Sekda Kabupaten Banjar, Ikhwansyah yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Tim Satgas Percepatan Pelaksanaan Program MBG mengungkapkan, aspirasi yang disampaikan LSM BABAK Kalsel menjadi bahan evaluasi Pemkab Banjar dan menjadi bahan yang akan disampaikan ke BGN RI.

“Intinya program MBG harus terus dilanjutkan, namun kita bersama-sama melakukan evaluasi dimana letak kekurangan dan kesalahannya. Diharapkan kejadian tidak terulang lagi dan sebagainya peringatan bagi kita semua,” tutur Pejabat definitif Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banjar.

Sementara itu, Kapolres Banjar, AKBP Dr Fadli memberikan apresiasi kepada LSM BABAK yang telah menyampaikan aspirasinya secara damai dan lancar.

“Ini sebagai contoh bahwa tidak harus penyampain aspirasi dengan koar-koar dan merusak. Sedangkan mengenai hasil uji laboratorium sampel MBG masih kita tunggu dalam satu dua hari ini, dan nanti akan kami koordinasikan dengan BGN. Intinya program MBG Pemerintah harus didukung,” pungkasnya.(zainuddin)

Hadiri ICCHEAS 2025 Menteri LH Ajak Perguruan Tinggi Perkuat Dalam Konservasi Berkelanjutan 

0
Hadiri ICCHEAS 2025 Menteri LH Ajak Perguruan Tinggi Perkuat Dalam Konservasi Berkelanjutan 
Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Hanif Faisol Nurofiq saat menghadiri The 2nd KUUB Postgraduate Research Colloquium yang dirangkaikan dengan The 6th International Conference on Chemical Engineering & Applied Sciences (ICCHEAS 2025)

Link, Banjarmasin- Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Hanif Faisol Nurofiq, mengajak perguruan tinggi di Kalimantan untuk memperkuat peran mereka dalam upaya konservasi dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui kolaborasi global. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri The 2nd KUUB Postgraduate Research Colloquium yang dirangkaikan dengan The 6th International Conference on Chemical Engineering & Applied Sciences (ICCHEAS 2025).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Hanif mengungkapkan kebanggaannya terhadap ULM sebagai tuan rumah penyelenggaraan konferensi internasional yang mengangkat tema chemistry, applied science, biodiversity, carbon sequestration, and sustainability. Menurutnya, tiga hal tersebut menjadi kunci penting dalam pembangunan berkelanjutan di wilayah Borneo.

“Saya bangga sebagai alumnus ULM, kampus ini menjadi tempat penyelenggaraan berbagai konferensi internasional. Tema yang diangkat hari ini sangat relevan dengan kondisi Kalimantan yang memiliki potensi besar dalam biodiversitas dan penyerapan karbon,” kata Hanif, Banjarmasin, Kamis (16/10/2025).

Hanif menjelaskan, gagasan pengembangan Borneo sebagai pusat ekosistem global sebenarnya sudah lama muncul, bahkan diinisiasi bersama oleh para akademisi dari Indonesia dan Malaysia. Ia menekankan pentingnya langkah taktis yang bisa dimulai dari universitas-universitas di Kalimantan untuk menyusun skenario pembangunan berkelanjutan yang berkontribusi pada tingkat global.

Menurutnya, Kalimantan memiliki peran besar dalam mitigasi perubahan iklim karena wilayah ini menyimpan ekosistem gambut dan mangrove yang luas. Kedua ekosistem tersebut berfungsi penting sebagai penyerap karbon alami yang perlu dijaga keberlanjutannya.

“Kalimantan memiliki gambut dan mangrove yang sangat luas, dan ini adalah potensi ekosistem kritikal yang harus kita jaga. Konservasi dengan memanfaatkan keunggulan komparatif yang kita miliki menjadi sangat penting,” tegasnya.

Menteri Hanif juga mengingatkan pentingnya mengubah keunggulan komparatif Indonesia menjadi keunggulan kompetitif. Ia mencontohkan bagaimana negara-negara maju menjaga lingkungannya sendiri tetapi justru mengekspor kerusakan ke negara lain, termasuk melalui ekspor limbah elektronik.

“Kita sering menerima electronic waste dari luar negeri padahal Konvensi Basel sudah melarang itu. Jadi membangun tidak harus dimulai dari merusak, tetapi dengan memperbaiki dan berinvestasi jangka panjang,” ujarnya.

Ia menambahkan, Indonesia memiliki kekuatan besar untuk menjadi pemimpin dalam kolaborasi global mitigasi iklim, termasuk dalam mekanisme nilai ekonomi karbon seperti carbon pricing dan biodiversity credit.

“Tanpa Indonesia mempertahankan alamnya, dunia bisa kolaps. Maka mari kita mulai pembangunan dengan investasi yang menjaga keberlanjutan, bukan dengan eksploitasi,” ucap Hanif.

Hanif juga menegaskan bahwa manusia hanyalah khalifah di bumi, bukan pemilik yang bebas mengeksploitasi sumber daya alam. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga bumi sebagai warisan bagi generasi mendatang.

“Kita hanya memanage bumi ini, bukan mengeksploitasinya. Apa yang kita jaga hari ini akan menentukan kehidupan anak cucu kita ratusan tahun ke depan,” tutupnya. (tri)

Hasnuryadi : Trade Expo Indonesia 2025 Ajang Strategis Perluas Jaringan Bisnis

0
Hasnuryadi : Trade Expo Indonesia 2025 Ajang Strategis Perluas Jaringan Bisnis
Wakil Gubernur berkesempatan mengunjungi sejumlah stand asal Kalimantan Selatan di ajang Trade Expo Indonesia 2025.

Link, Tangerang – Wagub Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40, yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City menjadi ajang strategis untuk memperluas jejaring bisnis dan memperkenalkan potensi unggulan daerah.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat mendukung kegiatan ini karena menjadi peluang besar bagi daerah untuk mempromosikan produk unggulan, terutama sektor  kerajinan lokal atau UMKM,” ungkap Wagub Hasnuryadi Sulaiman, menghadiri pembukaan, Tangerang Selatan pada Rabu (15/10/2025)

Menurut Hasnur, TEI merupakan pameran dagang terbesar di Indonesia yang menjadi ajang strategis untuk memperluas jejaring bisnis dan memperkenalkan potensi unggulan daerah.

Acara berskala internasional ini diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dengan tema “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries.”

Wakil Gubernur berkesempatan mengunjungi sejumlah stand asal Kalimantan Selatan yang turut berpartisipasi dalam pameran. Dalam kunjungannya, Hasnuryadi memberikan semangat kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membawa produk khas Banua ke kancah nasional dan internasional.

Partisipasi Kalimantan Selatan dalam Trade Expo Indonesia menjadi bentuk nyata komitmen daerah untuk mendorong pertumbuhan ekspor serta memperkenalkan potensi ekonomi kreatif dan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Pameran Trade Expo Indonesia 2025 berlangsung pada 9–13 Oktober 2025, menghadirkan ribuan pelaku usaha dan pembeli dari berbagai negara, serta menampilkan berbagai produk unggulan Indonesia dari sektor industri, perdagangan, dan UMKM. (tri)