Beranda blog Halaman 91

BRIN Kembangkan AI Dukung Akses Disabilitas

0
BRIN Kembangkan AI Dukung Akses Disabilitas
BRIN mengembangkan teknologi speech recognition untuk penyandang disabilitas (Foto: Humas BRIN)

Link,Jakarta – Peran artificial intelligence (AI) atau kecerdasan artifisial menjadi tantangan tersendiri untuk mengembangkan berbagai hasil riset. Riset berbasis AI dikembangkan BRIN, diantaranya adalah speech recognition dan facial expression recognition, untuk mendukung aktivitas penyandang disabilitas.

BRIN menjelaskan, bagaimana AI membantu pengguna disabilitas melalui pengenalan ucapan yang lebih alami dan efisien. Speech recognition membantu penyandang disabilitas yang kesulitan mendengar.

Speech recognition membuat komunikasi menjadi lebih alami dan manusiawi. Tidak perlu menyentuh atau melihat, cukup dengan suara,” kata Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber (PRKAKS) BRIN, Hilman Ferdinandus Pardede dalam keterangannya, Jumat (10/10/2025).​

Hilman menjelaskan, riset di bidang pengenalan suara masih menghadapi tantangan besar. Yakni, seperti adaptasi terhadap berbagai aksen, kebisingan lingkungan, dan kondisi pengguna yang beragam.

“Inovasi yang efisien dan hemat sumber daya sangat penting agar teknologi ini dapat diakses lebih luas. Termasuk oleh pengguna dengan perangkat sederhana, AI benar-benar menjadi sarana pemerataan akses teknologi,” ucap Hilman.

Sementara, Perekayasa Ahli Madya PRKAKS BRIN, Gembong Satrio Wibowanto, menjelaskan, tentang facial expression recognition. Bagaimana teknologi pengenalan ekspresi wajah dapat menjadi sarana komunikasi alternatif bagi individu dengan keterbatasan verbal.

“FER (facial expression recognition) menjadi salah satu bidang yang menarik. Karena bisa membantu mereka yang mengalami kesulitan berkomunikasi secara verbal,” ujar Gembong.

Ia menerangkan, penelitian BRIN difokuskan pada pengembangan sistem yang adaptif. Yakni, terhadap ekspresi wajah pengguna dan dapat bekerja secara real-time.

“Teknologi ini diharapkan mampu mendeteksi emosi pengguna secara akurat. Sehingga interaksi antara manusia dan mesin dapat berlangsung lebih empatik dan intuitif,” ucap Gembong.

Kepala PRKAKS BRIN, Anto Satriyo Nugroho, menegaskan teknologi harus dapat diakses semua pihak tanpa terkecuali. Dia mencontohkan, berbagai inovasi yang telah membantu rekan disabilitas dalam aktivitas sehari-hari.

“Beberapa contoh seperti screen reader bagi yang memiliki keterbatasan penglihatan atau speech recognition bagi mereka yang kesulitan mendengar. Menunjukkan bagaimana AI dapat membantu aktivitas dan komunikasi,” ujar Anto.

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas, Rachmita Maun Harahap menyoroti, pentingnya perspektif hak dalam pengembangan teknologi. Teknologi ini harus dimanfaatkan untuk memperjuangkan kesetaraan, bukan sekadar bentuk belas kasihan.

“Teknologi itu bukan belas kasihan. Tapi alat untuk memperjuangkan kesetaraan,” kata Rachmita.

Hasil Belanda vs Malta: Oranje Menang Telak 4-0 di Ta’ Qali

0
Hasil Belanda vs Malta: Oranje Menang Telak 4-0 di Ta’ Qali
(c) AP Photo

Link, Jakarta – Timnas Belanda mencatat kemenangan gemilang 4-0 atas Malta pada matchday ketujuh Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa, Jumat (10/10/2025) dini hari WIB. Bermain di Ta’ Qali National Stadium, skuad asuhan Ronald Koeman tampil dominan sepanjang laga tanpa memberi ruang bagi tuan rumah.

Cody Gakpo menjadi bintang kemenangan Oranje dengan dua gol dari titik putih masing-masing di menit ke-12 dan ke-48. Sementara dua gol lainnya disumbangkan oleh Tijjani Reijnders di menit ke-57 dan Memphis Depay pada masa injury time (90+3’).

Kemenangan ini memperkokoh posisi Belanda di puncak klasemen Grup G dengan 13 poin dari lima pertandingan. Mereka semakin dekat untuk mengamankan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026. Sebaliknya, Malta masih terpuruk di dasar klasemen dengan dua poin dan tanpa kemenangan.

Belanda tampil percaya diri sejak awal. Setelah Ryan Gravenberch dijatuhkan di kotak penalti, Gakpo membuka skor lewat eksekusi sempurna ke sisi kiri gawang. Meski Malta mencoba bangkit, lini pertahanan yang dikawal Virgil van Dijk tampil solid dan disiplin.

Di babak kedua, Gakpo kembali menjadi algojo setelah pelanggaran terhadap Wout Weghorst. Tak butuh waktu lama, Reijnders menambah keunggulan lewat tembakan terukur hasil assist Gakpo. Depay kemudian menutup pesta gol Belanda dengan sundulan memanfaatkan umpan Denzel Dumfries di menit akhir laga.

Dengan performa impresif ini, Belanda menunjukkan kestabilan permainan dan efektivitas serangan di bawah arahan Ronald Koeman. Oranje kini semakin percaya diri menghadapi laga-laga berikutnya menuju Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Malta XI: Henry Bonello, Ryan Camenzuli, Kurt Shaw, Matthew Guillaumier, Joseph Mbong, Ilyas Chouaref, Teddy Teuma, Irvin Cardona, Enrico Pepe, Juan Corbolan, Alexander Satariano.

Pelatih: Emilio De Leo

Belanda XI: Bart Verbruggen, Jurrien Timber, Virgil van Dijk, Ryan Gravenberch, Wout Weghorst, Cody Gakpo, Jeremie Frimpong, Tijjani Reijnders, Micky van de Ven, Frenkie de Jong, Denzel Dumfries.

Pelatih: Ronald Koeman

Hasil Inggris vs Wales: The Three Lions Menang Telak 3-0 di Wembley

0
Hasil Inggris vs Wales: The Three Lions Menang Telak 3-0 di Wembley
Declan Rice dijaga oleh Ethan Ampadu dalam laga persahabatan internasional antara Inggris dan Wales di Wembley Stadium, London, 9 Oktober 2025 (c) AP Photo/Frank Augstein

Link, Jakarta – Timnas Inggris meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Wales dalam laga uji coba internasional di Wembley Stadium, London, Jumat (10/10/2025) dini hari WIB. Hasil ini memperpanjang tren positif skuad asuhan Thomas Tuchel yang tampil dominan sepanjang pertandingan.

Tiga gol kemenangan The Three Lions tercipta hanya dalam 20 menit pertama babak awal. Morgan Rogers membuka skor di menit ketiga memanfaatkan umpan Marc Guehi. Selanjutnya, Ollie Watkins menggandakan keunggulan pada menit ke-11 setelah menerima operan matang dari Elliot Anderson. Bukayo Saka kemudian menutup pesta gol Inggris di menit ke-20 lewat tembakan kaki kiri yang tak mampu dibendung kiper Karl Darlow.

Wales yang dipimpin Craig Bellamy tampak kesulitan menghadapi tekanan tinggi Inggris. Sepanjang laga, mereka nyaris tak mampu menciptakan peluang berarti. Kiper Jordan Pickford pun hanya sesekali diuji oleh percobaan sporadis dari Kieffer Moore dan Ethan Ampadu.

Dominasi Inggris terus berlanjut meski tempo permainan menurun di babak kedua. Tuchel melakukan beberapa rotasi dengan memasukkan Marcus Rashford, Jarrod Bowen, dan Jordan Henderson untuk menjaga intensitas serangan. Pertahanan Inggris yang dikawal Marc Guehi tetap tampil solid hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini menegaskan konsistensi positif Inggris di bawah asuhan Thomas Tuchel. Dalam lima laga terakhir, The Three Lions belum terkalahkan dan menunjukkan peningkatan performa di semua lini. Sementara itu, Wales masih harus berbenah jika ingin bersaing di level internasional.

Dengan hasil ini, Inggris semakin percaya diri menghadapi jadwal FIFA berikutnya, sekaligus memperkuat reputasi mereka sebagai salah satu tim dengan kedalaman skuad terbaik di Eropa.

Susunan Pemain

Inggris : Jordan Pickford; Ezri Konsa, John Stones (Lewis-Skelly 79′), Marc Guehi, Djed Spence; Declan Rice (Loftus-Cheek 69′); Anthony Gordon, Morgan Rogers (Gibbs-White 69′), Elliot Anderson (Henderson 69′), Bukayo Saka (Bowen 69′); Ollie Watkins (Rashford 46′).

Wales : Karl Darlow (Danny Ward 85′); Neco Williams (Kpakio 63′), Ben Davies (Mepham 63′), Joe Rodon, Ethan Ampadu (Sheehan 63′), Jay Dasilva; Harry Wilson (James 63′), David Brooks, Joe Allen (Colwill 81′), Liam Cullen; Kieffer Moore (Johnson 76′).

Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Rakornas TPAKD 2025

0
Rakornas TPAKD
Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Rakornas TPAKD Tahun 2025

Link, Jakarta – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2025, yang digelar di Ballroom Dana Rote, Balai Kartini, Jakarta, pada Jumat (10/10/2025).

Kegiatan yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini mengusung tema “Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional Melalui Peningkatan Akses Keuangan Daerah.”.

Kegiatan Rakornas TPAKD Tahun 2025 ini dihadiri oleh para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dari seluruh Indonesia, serta dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, bersama Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pimpinan TPAKD tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR menerima penghargaan TPAKD Award 2025 atas keberhasilan Kota Banjarmasin dalam mendorong inklusi dan literasi keuangan di daerahnya. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin dalam memperluas akses layanan keuangan formal bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor usaha produktif.

Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. “Kami bangga karena Kalimantan Selatan, khususnya Kota Banjarmasin, terus berkomitmen mendukung program inklusi keuangan nasional. Ini sejalan dengan upaya kita memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya usai acara Rakornas TPAKD 2025.

Rakornas TPAKD 2025 juga menjadi momentum penting dalam peluncuran Roadmap TPAKD 2026–2030, yang memuat arah strategis baru untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, OJK, dan lembaga jasa keuangan.

Dalam arahannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerataan akses keuangan bukan sekadar aspek teknis, melainkan bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kami mendorong semua kepala daerah untuk dapat melihat dan memetakan potensi UMKM di daerahnya agar mereka mendapatkan akses pembiayaan yang layak,” ujar Airlangga.

Menurutnya, peningkatan akses keuangan akan berdampak langsung pada kemajuan sektor UMKM, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat stabilitas ekonomi nasional.

Airlangga juga menekankan pentingnya peran OJK dan pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat memiliki literasi keuangan yang baik agar dapat memanfaatkan berbagai produk dan layanan keuangan secara bijak dan produktif. (tri)

Kawasan Perkantoran Pemprov Kini Dilengkapi KCP Bank Kalsel

0
KCP Bank Kalsel
Peresmian KCP Bank Kalsel ini, dirangkai dengan penarikan undian Simpeda ASN Bank Kalsel Periode ke XI tahun 2025

Link, Banjarbaru – Fasilitas umum di perkantoran Gubernur di Banjarbaru kini bertambah lagi, menyusul diremikannya Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Kalsel oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, Jumat (10/10/2025).

Didampingi Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin peresmian KCP Bank Kalsel di komplek perkantoran Gubernur di Banjarbaru ini ditandai dengan pemotongan bogam melati yang dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin dan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin.

Gubernur H. Muhidin menyampaikan rasa syukur dan bangga, atas berdirinya gedung baru KCP di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel. Gubernur berharap, keberadaan KCP ini dapat mempermudah para ASN maupun instansi vertikal dalam melakukan transaksi Bank Kalsel.

“Alhamdullillah lokasi dan bangunannya lebih refresentatif dari pada tempat yang sebelumnya. Saya berharap, ke depan Bank Kalsel terus berinovasi dan memperkuat digitalisasi layanan, agar semakin mudah diakses dan makin dekat dengan masyarakat, termasuk generasi muda. Karena di era sekarang, kecepatan dan kemudahan layanan menjadi kunci kepercayaan publik,” harap Gubernur Kalsel.

Peresmian KCPBank Kalsel  ini, dirangkai dengan penarikan  undian Simpeda ASN Bank Kalsel Periode ke XI tahun 2025, yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin.

Gubernur H. Muhidin menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya peresmian KCP baru serta pengundian yang dilakukan oleh Bank Kalsel dalam rangka memberikan apresiasinya kepada para ASN sebagai nasabahnya.

“Program Simpeda ASN ini, bukan hanya bentuk apresiasi kepada para Aparatur Sipil Negara, yang setia menabung dan bertransaksi di Bank Kalsel, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan, dan menumbuhkan budaya menabung di kalangan ASN kita, ” ucap Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin membacakan  sambutan Gubernur Kalsel.

Sementara itu, disampaikan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, penarikan undian Tabungan SIMPEDA ASN Periode XI tahun 2025 ini, total hadiah yang disiapkan sebesar Rp1,075 miliar untuk 125 orang pemenang.

“Ini sebagai wujud apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan para ASN yang telah menabung di Bank Kalsel. Dan tahun ini, periode poin berlangsung dari 1 Januari hingga 30 September 2025, dan puncaknya yaitu penarikan undian yang dilaksanakan pada hari ini,” ujarnya.

Adapun dari total Rp1.075.000.000 yang diundi, diantaranya berupa hadiah  perjalanan umroh dan/atau wisata dengan rincian;  Rp100.000.000 untuk satu pemenang, Rp50.000.000 untuk 14 pemenang dan Rp2.500.000 untuk 110 pemenang.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan mockup hadiah secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin kepada para pemenang terpilih Undian Tabungan SIMPEDA ASN Bank Kalsel Tahun 2025, yang diwakilkan oleh Direktur Utama Bank Kalsel M. Fachrudin dan Komisaris Utama Bank Kalsel, Subhan Nor Yaumil.

Untuk diketahui, jumlah rekening yang memenuhi kriteria untuk mengikuti undian Simpeda ASN Bank Kalsel periode XI tahun ini, sebanyak 241.106 rekening nasabah ASN, dengan jumlah lot sebanyak 38.380.465.

Acara yang juga turut dihadiri Plh. Kepala BI Perwakilan Kalsel Aloysius Donanto, Kepala OJK Kalsel Agus Maiyo, Jajaran Dewan Komisaris Bank Kalsel, Jajaran direksi Bank Kalsel, Tenaga Ahli Gubernur dan seluruh Kepala SKPD Lingkup Pemprov Kalsel ini, sebelumnya dilaksanakan senam bersama yang dibarengi pengundian doorprize bagi ASN yang hadir menggunkaan aplikasi Aksel by Bank Kalsel yang memeriahkan acara ini. (tri)

Keracunan Massal, Dapur MBG Tungkaran Dihentikan Beroperasi

0
Dapur MBG
Bupati Banjar Saidi Mansur menjenguk salah satu korban dari Puluhan pelajar di berbagai sekolahan yang diduga keracunan paska mengkonsumsi makanan MBG dari Darpur MBG Desa Tungkaran.

Link, Martapura – Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura dihentikan beroperasi sementara waktu, pasca puluhan pelajar di beberapa sekolah keracunan MBG pada 9 Oktober 2025 kemarin.

Dihentikannya aktivitas Dapur MBG Desa Tungkaran yang masih belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) tersebut guna mempermudah proses investigasi yang dilakukan Kodim 1006 Banjar, bersama Balai Besar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banjarmasin, serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 1006 Banjar, Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya mengatakan, kegiatan pemeriksaan ke Dapur MBG Desa Tungkaran tersebut merupakan bagian dari janjinya yang berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan MBG secara cepat dan tepat.

“Kami sudah melaksanakan pemeriksaan Dapur MBG Desa Tungkaran yang menjadi penyedia makanan sekolah-sekolah yang kemarin siswanya mengalami sakit perut atau mungkin keracunan,” ujarnya pada Jumat (10/10/2025) pagi.

Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya mengungkapkan, bahwa Dinkes dan BPOM sudah melakukan pengambilan sampel kondisi dapur dan bahan MBG hingga proses kegiatannya.

“Kesimpulan sementara ada beberapa catatan yang menjadi perhatian, diantaranya terkait sanitasi, ruang packing makanan yang perlu exhaust fan atau blower agar sirkulasi udara menjadi lebih baik, serta air sumur yang digunakan apakah sudah sesuai dengan standar kesehatan. Terkait kualitas dari bahan makanan nanti lebih detailnya kita menunggu hasil lab dari BPOM dan Dinkes Kabupaten Banjar,” katanya.

Mengenai sistem sanitasi yang tidak memiliki sumur resapan. Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya menegaskan tidak ada alasan untuk tidak membenahi dan melakukan evaluasi, karena sangat berpengaruh terhadap kualitas makanan yang akan disajikan.

“Kita juga akan melakukan pemeriksaan ke dapur MBG dan melaksanakan rapat koordinasi bersama Pemerintah Daerah (Pemda) serta seluruh dapur MBG yang berada di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru. Permasalahan ini menjadi sebuah atensi bersama agar tidak terulang lagi. Apabila disetujui kita akan bentuk tim satuan tugas (Satgas) yang berfungsi untuk melakukan pengawasan dan memberikan edukasi dalam pengelolaan MBG sehingga betul-betul layak dan patut dikonsumsi penerima manfaat,” ucapnya.

Karena Dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihentikan beroperasi untuk sementara, Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya memastikan akan melakukan subsidi silang agar program MBG tetap dapat berjalan.

“Batasan maksimum porsi satu dapur itukan sampai 3.000, dan tidak semua mendapatkan porsi 3.000. Karena itu akan kita subsidi silang dengan dapur terdekat. Program MBG tidak boleh berhenti karena memang penting dalam membentuk generasi muda yang hebat dan kuat yang tentunya membutuhkan dukungan gizi yang baik,” tegasnya.

Sedangkan berdasarkan informasi yang didapat, total jumlah siswa yang mengalami pusing, mual, muntah-muntah dan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura sebanyak 123 orang, rawat inap 10 orang, yang diperbolehkan pulang sebanyak 113 orang. (zainuddin)

Pembersihan Puing Musala Al Khoziny Rampung

0
Tim gabungan melaksanakan apel penutupan pencarian dan pertolongan korban reruntuhan bangunan Musala Pondok Pesantren (ponpes) Al - Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Selasa (7/10/2025). (Foto: dok. BNPB)

Link, Jatim – Pembersihan puing reruntuhan gedung Musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah rampung dilaksanakan pada Selasa (7/10/2025).

“Seluruh alat berat yang dikerahkan sejak awal operasi telah menyelesaikan pekerjaannya. Hingga Selasa (7/10/2025), aktivitas alat berat di lokasi kejadian telah dihentikan sepenuhnya,” ujar Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Budi Irawan, dalam keterangan yang diterima InfoPublik, Selasa (7/10/2025).

Potongan beton dan material bangunan yang sebelumnya menumpuk di lokasi kini telah diratakan. Tim pencarian dan pertolongan (SAR) memastikan tidak ada lagi korban jiwa yang ditemukan. Dengan demikian, operasi SAR yang berada di bawah koordinasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi dinyatakan selesai.

Dari hasil keseluruhan operasi SAR sampai berita ini ditayangkan, ditemukan sebanyak 61 jenazah dari balik reruntuhan, termasuk tujuh potongan bagian tubuh yang saat ini masih dalam proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). “Alhamdulillah sekarang sudah rata dan diketemukan 61 korban jiwa,” kata Budi Irawan.

Ia menjelaskan, tujuh potongan tubuh yang ditemukan masih menunggu hasil identifikasi untuk memastikan apakah bagian tersebut merupakan milik dua korban yang sebelumnya masih tercatat dalam pencarian. “Masih ada dua dari data kami yang belum ditemukan, tetapi ada tujuh body part (potongan tubuh) yang sudah didapat. Nanti kita akan tunggu proses DVI untuk memastikan apakah itu milik dua korban tersebut,” jelas Budi.

Secara keseluruhan, jumlah korban akibat runtuhnya bangunan musala tersebut tercatat sebanyak 165 jiwa, dengan rincian 104 orang selamat—terdiri dari empat masih menjalani perawatan, 99 telah kembali ke rumah, dan satu orang tidak memerlukan perawatan.

Dengan selesainya pembersihan puing yang menandai berakhirnya operasi SAR, penanganan akan beralih ke fase transisi menuju pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi. Tugas ini akan diserahkan BNPB kepada BPBD Provinsi Jawa Timur, dengan pendampingan berkelanjutan dari BNPB.

“Setelah transisi ini, kita akan serahkan kepada BPBD Provinsi Jawa Timur. Namun, BNPB akan tetap mendampingi,” ujar Budi.

Pada masa transisi, sejumlah pekerjaan akan dilanjutkan, antara lain proses identifikasi korban yang masih berjalan. Dari total 61 korban meninggal dunia, 17 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sedangkan sisanya masih menunggu hasil pemeriksaan.

BNPB bersama BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Sidoarjo, Dinas Kesehatan, dan Polri juga telah memfasilitasi tempat tinggal sementara bagi keluarga korban di tenda pengungsian yang berada di RS Bhayangkara, Surabaya.

Selain itu, BNPB memberikan dukungan kebutuhan dasar seperti permakanan, layanan kesehatan, bantuan psikososial, peralatan, hingga layanan pijat dan bekam tradisional sesuai kebutuhan para penyintas.

Langkah berikutnya adalah mensterilkan lokasi kejadian dari sisa-sisa temuan jenazah, limbah, maupun zat berbahaya. Upaya ini akan dilakukan melalui disinfeksi dan pembersihan lingkungan oleh Dinas Kesehatan setempat bersama Pusat Krisis Kesehatan, untuk mencegah pencemaran di sekitar area.

Tim gabungan juga akan meninjau kembali tempat pembuangan puing guna memastikan tidak ada bagian tubuh manusia yang terbawa truk pengangkut hingga ke titik akhir pembuangan.

Selain itu, BNPB akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan audit struktur bangunan di kawasan pondok pesantren dan sekitarnya. Langkah ini bertujuan memastikan keamanan bangunan dan mencegah terulangnya peristiwa serupa di kemudian hari.

“Sesuai arahan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto, kita juga akan mendampingi seluruh asesmen bangunan yang ada agar kejadian serupa tidak terjadi di kemudian hari,” pungkas Budi.

Sementara itu, Polda Jawa Timur telah membawa sejumlah barang bukti dari lokasi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab runtuhnya bangunan musala empat lantai tersebut.

Pihak kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap fakta-fakta penyebab insiden tersebut. (infopublik).

Parah, SPPG Desa Tungkaran Belum Kantongi SLHS

0
Tak Kantongi SLHS
Dinkes Kabupaten Banjar dan Dinkes Provinsi Kalsel serta Puskemas melakukan Sidak ke Dapur MBG Desa Tungkaran

Link, Martapura  – Buntut keracunan masal usai menkonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) terungkap jika Yayasan Griya Rizki Babussalam yang dipercaya sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, belum kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Hal tersebut diketahui saat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar dan Dinkes Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) serta Puskemas melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Dapur MBG Desa Tungkaran, Jalan Keramat RT007 pada Kamis (9/10/2025) sekitar pukul 23.00 Wita.

Kendati demikian, Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Banjar, Noripansyah memastikan fasilitas penunjang Dapur MBG Desa Tungkaran sudah sesuai Standard Operating Procedure (SOP) berdasarkan hasil Sidak.

“Fasilitasnya sudah berkesesuaian, karena ada dapur basah, dapur kering, blower dan hal lainnya sudah sesuai standar. Sebenarnya Yayasan SPPG sudah semaksimal mungkin dalam pembuatan dapurnya. Jadi kita akan cek lebih dalam lagi apa saja kekurangannya,” ujarnya.

Sebab, papar pejabat definitif Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (Kabid SDK) pada Dinkes Kabupaten Banjar ini lebih jauh, ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan terjadinya keracunan makanan, salah satunya penjamah makanan yang belum mendapat pelatihan.

“Jadi penyebabnya tidak hanya pada pengolahan makanan, pemasak, penyajian, hingga proses pendistribusiannya, tapi juga dimulai dari pemilihan bahan makanannya. Kami juga masih belum bisa mengkonfirmasi secara dalam terkait sumber bau pada dapur MBG,” katanya.

Ditambah, lanjut Noripansyah, saat Dinkes Kabupaten Banjar masih belum melakukan pengecatan dampak lingkungannya. “Kalau air yang digunakan memang dari sumur gali, dan dalam pengolahan makanan kalau ada bau-bau merupakan hal yang wajar. Tapi akan kita cek lagi,” ucapnya.

Tak hanya itu, Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja (Kesling Kesja) Dinkes Kabupaten Banjar, Lili Agustina juga masih belum dapat memastikan terkait kondisi dapur umum apakah sudah sesuai SOP. Meski sistem pembuangan limbah makan disalurkan ke parit tanpa sumur resapan.

“Kondisi saat ini malam hari, kita tidak bisa melihat bagaimana saluran pembuangan limbahnya. Ditambah kita belum melakukan pemeriksaan kesehatan lingkungan yang tentunya banyak item yang harus kita lakukan dalam proses pemeriksaan sebelum memberikan penilaian. Jadi harus bertahap,” beber Agustina.

Sedangkan mengenai SLHS, ia memastikan bahwa koordinator wilayah (Korwil) SPPG sudah melakukan koordinasi dan mengajukan surat untuk pelaksanaan pelatihan Penjamah Makanan ke Dinkes Kabupaten Banjar.

“Rencana Sabtu ini akan melakukan pelatihan, karena sampai 31 Oktober semua dapur harus mengantongi SLHS. Memang sebagian dari mereka sudah ada yang mengikuti pelatihan dari kementerian melalui zoom. Kita berharap minimal 50 persen penjamah makanan harus mengantongi sertifikatnya,” ungkapnya.

Karena insiden puluhan siswa keracunan MBG telah terjadi. Dinkes Kabupaten Banjar meminta SPPG untuk melengkapi sejumlah persyaratannya selama 14 hari kedepan. “Berbagai item yang bisa dilengkapi dalam waktu cepat harus segera dilaksanakan. Begitu juga untuk item yang membutuhkan waktu panjang, seperti membangun sumur resapan,” pungkasnya.(zainuddin)

Film Korea ‘Boss’ Tampilkan Aksi dan Komedi Perebutan Kekuasaan

0
Film Korea ‘Boss’ Tampilkan Aksi dan Komedi Perebutan Kekuasaan
Boss /Soompi

‘Boss’ adalah film aksi komedi Korea Selatan tahun 2025 yang disutradarai oleh Ra Hee-chan. Dilansir dari IMDb dan AsianWiki, Selasa (7/10/2025), film ini dibintangi Jo Woo-jin, Jung Kyung-ho, serta Park Ji-hwan,

Film ini menyoroti kisah para anggota geng yang saling bersaing untuk merebut posisi pemimpin. Persaingan itu berlangsung di tengah ambisi pribadi dan intrik internal yang semakin memanas.

Dengan perpaduan antara aksi, komedi, dan drama kriminal, ‘Boss’ menghadirkan ketegangan yang dibalut humor khas Korea. Film ini juga dibintangi oleh Lee Kyu-hyung, Oh Dal-su, Hwang Woo-seul-hye, Jung Yoo-jin, Ko Chang-seok, dan Lee Sung-min.

Boss melakukan penayangan perdananya di Festival Film Internasional Busan ke-30 pada 18 September 2025 dalam kategori Korean Cinema Today. ‘Boss’ dirilis secara luas di bioskop Korea pada 3 Oktober 2025, bertepatan dengan libur nasional Chuseok.

Ceritanya berpusat pada tiga kandidat yang bersaing untuk menjadi bos geng. Soon-tae, kandidat terkuat, tidak tertarik memimpin organisasi, melainkan bermimpi mengembangkan restoran Tionghoa miliknya, Mimiru.

Kang-pyo, sosok berpengaruh di dalam geng, justru lebih fokus pada ketertarikannya terhadap tarian tango. Sementara Pan-ho adalah satu-satunya yang benar-benar ingin menjadi bos, meski tidak ada yang menganggapnya layak.

Di tengah kekacauan tersebut, seorang polisi bernama Tae-gyu menyusup ke restoran Mimiru sebagai kurir untuk menyelidiki aktivitas geng itu. Persaingan di antara para kandidat semakin memanas dan berujung pada situasi yang tak terkendali.

Film tersebut menghadirkan perpaduan antara adegan aksi yang intens dan humor yang cerdas. ‘Boss’ tidak hanya menampilkan pertempuran kekuasaan di dunia kriminal, tetapi juga menyindir ambisi manusia yang absurd.

Keracunan MBG, Gubernur Kalsel: Lebih Perhatikan Kebersihan

0

Link, Banjarbaru – Gempar kasus keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah yang ada Kabupaten Banjar. Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin meminta agar penyedia makanan atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lebih memperhatikan kebersihan dan kualitas makanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Kalau keracunan MBG ini kan macam-macam permasalahan. Tapi yang jelas mudah-mudahan kita yang penyedia MBG ini harus menyiapkan pembersih atau membersihkan tempat nasinya, terutama di tempat orang jual. Jadi ini harus kita samakan dulu,” kata H. Muhidin, Banjarbaru, Jumat (10/10/2025)

Menurutnya, pihak Polda Kalsel juga telah memberikan arahan agar seluruh penyedia makanan menggunakan bahan pembersih tertentu sesuai standar yang telah dianjurkan. Hal ini penting dilakukan agar kasus serupa tidak terulang kembali.

“Kalau masih ada masalah, mungkin itu karena kualitas makanannya. Apakah makanan ini dibikin terlalu pagi, atau gara-gara alat masaknya, itu juga harus diperhatikan,” tambahnya

Terkait langkah yang akan diambil Pemerintah Provinsi Kalsel, H. Muhidin menyebut pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat. Menurutnya, persoalan keracunan MBG tidak hanya terjadi di Kalsel, tetapi juga terjadi di daerah lain di Indonesia

“Kita menunggu pemerintah pusat. Kalau pusat tidak ada gerakan, ya kita tetap. Tapi kalau ada instruksi dari pusat, apalagi kalau kasus ini terus berulang, kita akan pertimbangkan penutupan sementara,” ungkapnya.

Lebih lanjut, H. Muhidin menekankan bahwa pengawasan terhadap penyajian makanan perlu diperketat. Apabila ditemukan penyedia yang tidak memperhatikan kebersihan maupun cara pengolahan makanan sesuai aturan, maka tindakan tegas bisa dilakukan.

“Kalau penyedia tidak memperhatikan masakan atau cara membersihkan tempat makannya itu tidak sesuai harapan, mungkin akan kita laksanakan penutupan sementara,” tegas Gubernur H. Muhidin. (tri)