Link, Martapura – Perluas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) melakukan pemasangan jaringan perpipaan di Komplek Arwana 17, Desa Labuan Tabu, Kecamatan Martapura.
Dikonfirmasi terkait proyek perluasan SPAM tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Iwan Junaidi, menjelaskan bahwa pemasangan jaringan perpipaan di Komplek Arwana 17 merupakan bagian dari proyek perluasan SPAM jaringan perpipaan di Desa Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sekitar Rp1,15 miliar atau tepatnya Rp1.159.649.000 dan dikerjakan CV SAFINA TIRTA MANDIRI.
“Salah satu titiknya di Komplek Arwana 17. Secara keseluruhan, progres fisik pengerjaan sudah mencapai 53,40 persen, dengan rencana panjang penanganan 5.064 meter dan target 258 Sambungan Rumah (SR),” ujarnya, Selasa (4/8/2026).
Tak hanya di Kecamatan Martapura, lanjut Iwan Junaidi, perluasan SPAM juga dilaksanakan di beberapa desa yang tersebar di lima kecamatan, yakni Desa Benteng, Kecamatan Pengaron; Desa Batu Tanam, Kecamatan Sambung Makmur; Desa Jingah Habang Ilir, Kecamatan Karang Intan; serta Desa Sungai Tabuk Keramat dan Desa Sungai Bakung, Kecamatan Sungai Tabuk.
Untuk enam proyek pemasangan jaringan perpipaan tersebut, total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp4,97 miliar atau tepatnya Rp4.971.689.000. Proyek itu mencakup total panjang penanganan 18.675 meter dengan target 844 Sambungan Rumah (SR).
“Pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan permintaan masyarakat. Karena itu, kami bersama PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar langsung melakukan pengecekan di lapangan guna memastikan apakah benar wilayah tersebut belum terlayani jaringan perpipaan,” ucapnya.
Setelah seluruh pekerjaan perluasan SPAM selesai, lanjut Iwan Junaidi, aset tersebut akan disertakan sebagai penyertaan modal kepada PTAM Intan Banjar pada tahun mendatang.
“Kemungkinan pada awal Januari atau Februari 2027 prosesnya sudah dimulai, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan,” tutupnya. (znd/link)


