Minggu, Juni 23, 2024
BerandaHeadlinePT Sari Buana Lestari Pertanyakan Proses Lelang Proyek Pembangunan Gedung Dishub Banjarbaru

PT Sari Buana Lestari Pertanyakan Proses Lelang Proyek Pembangunan Gedung Dishub Banjarbaru

Link, Banjarbaru – Setelah lelang proyek Pembangunan Puskesmas Banjarbaru Selatan terendus janggal, kini giliran proses lelang Proyek Pembangunan Gedung Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarbaru yang disoal. Salah satunya dari PT Sari Buana Lestari yang merasa dirugikan karena digugurkan dengan alasan yang diada-adakan.

“ Kami keberatan karena PT Sari Buana Lestari digugurkan dengan alasan yang dengan alasan yang dibuat-buat. Untuk itu, hari ini kami akan mendapangi Pokja untuk melakukan klarifikasi soal ini,” ujar Sandi Fajar Sari selaku Dirut PT Sari Buana Lestari, kepada sejumlah pewarta, Selasa 11 Juni 2024.

Diungkapkannya, alasan untuk menggugurkan perusahaannya dari lelang terbuka Proyek Pembangunan Gedung Dishub Kota Banjarbaru dengan alasan yang tidak disyaratkan dalam dokumen lelang.

“ Dari evaluasi disebutkan PT Sari Buana Lestari tidak melampirkan surat izin persewaan untuk peralatan HSDP dari pemberi sewa alat. Sementara syarat ini tidak diminta di dalam dokumen lelang ulang,” paparnya.

Memang tanbah pengusaha muda ini, para lelang sebelumnya syarat tersebut diminta dalam dokumen. Namun pada dokumen lelang ulang persyaratannya berubah dan syarat izin persewan untuk peralatan HSDP tidak termuat lagi.

Baca juga  Wakil Presiden Datang, Tinjau Langsung MPP Kota Banjarbaru 

“Saya sangat kecewa dengan perlakukan pihak terkait dalam proses lelang proyek ini. Kalau memang sudah ada jagoan (perusahaan) yang dikondisikan untuk mengerjakan proyek ini untuk apa dilelang terbuka melalui ULP. Mending melalui sistem e-Katalog saja,” ungkapnya dengan nada kesal.

Menurut Sandi, dengan menggugurkan calon lain jelas membuat para kontraktor kecewa dan merasa dirugikan.

“ Tidak mudah untuk bisa mengikuti lelang proyek. Selain membutuhkan modal, diantaranya biaya untuk jaminan penawaran, dukungan material, dukungan perjanjian persyarata, administrasi juga memakan waktu, pikiran dan tenaga,” keluhnya.

Untuk diketahui lelang Proyek Pembangunan Gedung Dishub Banjarbaru diikuti 59 perusahaan. Namun pada tahapan evaluasi lelang proyek senilai Rp14. 405. 820.000 tersisa 8 perusahaan, Nah, menjadi sedikit janggal  karena lelang dimenangkan penawar paling buncit yakni no urut 8 atas nama CV Intan Sari dengan tawaran Rp 14.191.321.359,03. (spy)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

TERPOPULER