Link, Martapura – Peringati Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, didampingi Wartono selaku wakilnya, memaparkan berbagai capaian kinerja sekaligus arah besar pembangunan kota pada tahun pertama kepemimpinannya sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru periode 2025–2030.
Berbagai capaian kinerja dan prestasi daerah tersebut disampaikan Lisa Halaby dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Banjarbaru yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Banjarbaru, Neni Hendriyawaty, didampingi Windi Novianto selaku Wakil Ketua II DPRD, pada Minggu (19/4/2026).
Mengusung tema “Kita Gawi Sabarataan, Bakurinah Gasan Banjarbaru Emas”, Lisa Halaby mengatakan bahwa di usia ke-27, Kota Banjarbaru tidak hanya bertumbuh, tetapi juga menunjukkan akselerasi nyata di berbagai sektor strategis. Berbagai indikator pembangunan dan kualitas hidup masyarakat terus mengalami peningkatan, menjadi bukti bahwa Banjarbaru semakin siap melangkah sebagai kota modern dan inklusif.
“Kekuatan utama pembangunan terletak pada kolaborasi dan kebersamaan seluruh elemen daerah,” ujarnya.
Lisa Halaby juga menyampaikan sejumlah penghargaan atas prestasi yang diraih Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru di berbagai sektor. “Pada sektor infrastruktur, Banjarbaru meraih Sutami Awards dari Kementerian PUPR sebagai daerah dengan kinerja terbaik dalam penyelenggaraan jalan, sebuah indikator kuat kualitas pembangunan fisik yang berkelanjutan,” katanya.
Tak hanya itu, lanjut Lisa Halaby, Pemko Banjarbaru juga berhasil meraih predikat Kota Sehat kategori Swasti Saba Wiwerda 2025 dari Kementerian Kesehatan RI, serta penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya.
“Banjarbaru juga menempati peringkat ke-7 kota paling berkelanjutan di Indonesia versi UI Green City Metric, memperkuat posisinya sebagai kota yang serius dalam pembangunan berbasis lingkungan. Begitu juga reformasi birokrasi menunjukkan hasil yang signifikan,” tuturnya.
Selain itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), menandakan meningkatnya kualitas pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.
Di sektor perlindungan anak, Banjarbaru kembali mencatat prestasi dengan meraih predikat Kota Layak Anak (KLA) kategori Madya 2025, serta penghargaan pelayanan ramah anak terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Tahun pertama kinerja Lisa juga mendapatkan pengakuan melalui Antasari Award 2026 sebagai Wali Kota Perempuan Inspiratif, sebagai legitimasi atas gaya kepemimpinan yang progresif dan berdampak.
Atas berbagai capaian tersebut, Lisa Halaby menyampaikan apresiasi kepada DPRD, Forkopimda, stakeholder, serta seluruh jajaran pemerintah kota yang telah membangun sinergi kuat dalam mendorong kemajuan daerah. Ia juga berharap komunikasi dan kerja sama lintas sektor dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan Banjarbaru yang elok, maju, adil, dan sejahtera (EMAS).
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja kolektif. Kolaborasi yang telah terbangun harus terus diperkuat untuk menghadapi tantangan ke depan,” tegasnya. (znd/link)






