Minggu, Mei 19, 2024

Revolusi Hijau Sebagau Usaha Dalam Menjaga Alam Banua

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin hadiri dan ikuti penanaman pohon bersama dalam rangka Hari Bakti Rimbawan ke-40 tahun 2023.

Kegiatan yang juga termasuk dalam Gerakan Revolusi Hijau gagasan Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini dilaksanakan di 23 hektar lahan Provinsi Kalimantan Selatan, di Jl Golf, Banjarbaru, pada Kamis (16/3) pagi

Melalui Gerakan Revolusi Hijau, hingga saat ini sudah dilakukan penanaman dan pembagian bibit secara gratis setara dengan 137.243,91 hektar melalui berbagai kegiatan.

Seperti rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS), reklamasi, Perizinan Berusaha Penanaman Hutan (PBPH) Hutan Tanaman, PBPH Hutan Alam, Perhutanan Sosial, Rehabilitasi Hutan dan Lahan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS), Forest City, ASN Menanam, dan sejumlah kegiatan lainnya.

Dengan gerakan ini, tercatat penurunan luas lahan kritis yang cukup signifikan di Provinsi Kalsel.

Dimana luas lahan kritis Kalsel pada tahun 2013 tercatat 640 ribu hektar, 511 ribu hektar pada tahun 2018 dan di tahun 2022 berdasarkan rilis dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, luas lahan kritis di Kalsel menjadi 458 ribu hektar.

BACA JUGA  Paman Birin Respon Positif Dorongan Menpan RB

Ditemui usai penanaman, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini menyampaikan bahwa gerakan ini semata-mata bertujuan untuk menjaga dan memelihara bumi dan banua.

“Sekian kalinya kita melakukan penanaman dalam rangka Revolusi Hijau yang bertujuan untuk menjaga, melestarikan dan memelihara semampu yang bisa kita lakukan untuk menjaga bumi ini. Kalau bukan kita, siapa lagi? Karena kita semua penghuni tetap bumi ini,” ujar Paman Birin.

Paman Birin juga mengatakan, segala efek tidak baik yang muncul akibat sakitnya bumi pastilah dirasakan oleh manusia itu sendiri.

Oleh karena itu ujarnya, masyarakat harus selalu bersemangat dalam menanam dan melakukan penghijauan dan minimalisir lahan kritis untuk bumi di masa yang akan datang.

“Kita terus semangat menanam untuk banua kita tercinta Kalsel, dan terus berupaya meminimalisir lahan kritis yang ada di Kalsel. Kita bersama terus melakukan, menanam menanam dan menanam untuk anak cucu kita,” ujarnya. (why)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

TERPOPULER