Link, Martapura – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, menyebut kegiatan Pelatihan Penyelenggaraan Informasi Geospasial Kabupaten Banjar Tahun 2026 memiliki arti penting dan strategis dalam mempertahankan sekaligus meningkatkan standar pengelolaan data geospasial di Kabupaten Banjar.
Pernyataan tersebut disampaikan Yudi Andrea saat secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Penyelenggaraan Informasi Geospasial Kabupaten Banjar Tahun 2026 yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) selama dua hari di Aula Baiman Lantai 3 Bapperida, Martapura, Selasa (3/11/2026) pagi.
“Pemkab Banjar baru-baru ini berhasil meraih Juara II Geospasial Banua Award Tahun 2026 dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam mengelola data geospasial sehingga mendapat pengakuan di tingkat provinsi,” ujarnya.

Menurut Yudi Andrea, prestasi tersebut membuktikan bahwa kerja keras seluruh SKPD dalam mengelola data geospasial telah membuahkan hasil yang diakui di tingkat provinsi.
“Pencapaian ini patut kita syukuri dan menjadi kebanggaan bagi kita semua. Penghargaan tersebut bukanlah akhir dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan data, melainkan menjadi motivasi untuk terus melakukan penyempurnaan,” katanya.
Mengusung tema “Peningkatan Tata Kelola Spesifikasi Produk Data (SPD) dan Kontrol Kualitas Data Geospasial di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar”, Yudi Andrea berharap melalui kegiatan tersebut wawasan dan pemahaman aparatur mengenai informasi geospasial semakin meningkat sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengambilan kebijakan, khususnya di bidang perencanaan pembangunan.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Banjar, Hj Anna Rosida Santi menjelaskan, bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari pembinaan penyelenggaraan informasi geospasial di lingkungan Pemkab Banjar. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 23 SKPD.
“Sebagai instansi yang melakukan pembinaan geospasial di tingkat kabupaten, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas aparatur sekaligus melakukan standardisasi pengetahuan mereka,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bapperida menghadirkan dua narasumber dari Badan Informasi Geospasial (BIG), yakni Nur Aliyah dan Muhammad. Pada kesempatan itu, Sekda Banjar juga menyerahkan kenang-kenangan dari Pemkab Banjar kepada kedua narasumber. (znd/link)







