Link, Martapura – Inovasi Tangguh Sinergis Kampung Papuyu (INTAN SIKAPAYU) yang diinisiasi Bandi Chairullah selaku Kepala Bidang Perikanan Budidaya pada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar meraih juara I dalam ajang Kompetisi Inovasi Tangguh dan Andalan Kabupaten Banjar (INTAN BANJAR) Tahun 2026.
Penyerahan penghargaan berupa plakat, sertifikat, dan uang pembinaan Rp10 juta, serta tambahan TPP sebesar 50 persen selama satu bulan kepada Bandi Chairullah dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea mewakili Bupati Banjar, usai memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan di teras Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar, Kamis (1/10/2026).
“Penghargaan tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Banjar kepada para inovator, baik dari perangkat daerah maupun masyarakat. Kita berharap berbagai inovasi baru selalu tumbuh dalam menyelesaikan permasalahan dan mendukung pelayanan di Pemkab Banjar,” ujarnya.
Mendampingi Sekda Banjar, Kepala Bapperida Kabupaten Banjar, Anna Rosida Santi menjelaskan, berbagai tahapan telah dilaksanakan dalam Kompetisi INTAN BANJAR 2026 yang terdiri atas dua kategori, yakni SKPD dan masyarakat umum.
“Inovasi yang dihasilkan juga dapat menjadi referensi untuk mengikuti Innovative Government Award (IGA). Untuk penjurian, kami melibatkan orang-orang yang berkompeten, baik dari Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Banjar, Bapperida, maupun dari kementerian. Pelaksanaannya dimulai sejak Agustus dan penyerahan hadiah dilaksanakan pada Oktober ini,” katanya.
Anna berharap jumlah peserta pada kompetisi tahun depan dapat meningkat.
“Tahun ini terdapat lebih dari 50 inovasi yang mengikuti kompetisi. Mudah-mudahan tahun depan pesertanya bisa bertambah, baik dari SKPD maupun masyarakat. Inovasi itu bukan untuk mempersulit kita, tetapi justru untuk mempermudah pekerjaan,” harapnya.
Meraih juara I kategori ASN dalam Kompetisi INTAN BANJAR Tahun 2026, Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKPP Banjar, Bandi Chairullah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan Pemkab Banjar.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim DKPP yang telah bekerja keras dalam proses pengembangan inovasi tersebut. Karena INTAN SIKAPAYU dilahirkan untuk mengangkat potensi perikanan lokal yang strategis di wilayah perdesaan, khususnya ikan papuyu. Jadi, tidak hanya bertujuan untuk memenangkan kompetisi saja,” ucapnya.
Terlebih, papar Bandi, saat ini pembudidaya papuyu terus berkembang. Hingga 2026, sudah ada 22 kelompok yang berkembang.
“Awalnya hanya dua kelompok. Ke depan, kita akan terus mengembangkan sehingga bisa mencapai 35 kelompok. Dengan potensi lokal ini, kita akan terus menjaga kelestariannya,” pungkasnya. (znd/link)







