Minggu, Mei 19, 2024

Senin, Museum Lambung Mangkurat Dibuka Kembali

Link, BanjarbaruSampai hari ini Rabu, 26 Januari 2022, Museum Lambung Mangkurat masih saja sepi pengunjung. Itu terjadi sudah dua tahun belakangan ini seiring dengan serangan wabag Covid-19.

Nah, kabar gembiranya museum yang didirikan pada tahun 1907 ini akan kembali buka untuk umum pada Senin, 31 Januari 2022.

“Iya Mba, hampir dua tahun seiring wabah kasus Covid-19 tutup. InsyaAllah dengan semakin melandainya kasus Covid-19 kami akan kembali membuka museum ini. InsyaAllah mulai Senin, 31 Januari,” ujarnya ,” ungkap Kasubag TU Museum Lambung Mangkurat, M. Taufik Akbar.kepada linkalimantan.com, Rabu (26/1/2022).

Menurut dia, meski hampir dua tahun tidak menerima kunjungan masyarakat umum, semua koleksi benda di museum tetap terawat dengan baik.

“Petugas kami rutin merawat benda bersejarah yang ada di museum. Jadi semuanya terpelihara dengan baik,” ucapnya.

BACA JUGA  Gali Potensi Wisata Bambu, Pemprov Kalsel Kunjungi Desa Sanankerto

Sekadar informasi, Museum Lambung Mangkurat awalnya bernama Museum Borneo yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1907 di Banjarmasin. Pada masa penjajahan Jepang, Museum Borneo diberhentikan fungisnya. Museum ini kembali dibangun dengan nama Museum Kalimantan pada tanggal 22 Desember 1955. Kolesinya berupa barang pribadi milik Amir Hasan Kiai Bondan. Pada tahun 1957, diadakan Konferensi Kebudayaan di Banjarmasin yang memutuskan pendirian kembali Museum Kalimantan. Pembangunan museum selesai pada tahun 1967 dengan nama Museum Banjar.

Museum Banjar juga kemudian diberhentikan juga. Pada tahun 1974, dilakukan pembangunan museum baru di Jalan Jenderal Achmad Yani, Kelurahan Banjarbaru Utara. Museum ini diberi nama Museum Lambung Mangkurat dan diresmikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu Daoed Joesoef pada tanggal 10 Januari 1979. (ita/BBAM)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

TERPOPULER