TSP Balittra di Banjarbaru Dibuka untuk Umum

Facebook
Twitter
LinkedIn

Link, Banjarbaru – Taman Sains Pertanian (TSP) tak hanya digunakan untuk pendidikan maupun penelitian saja. Kini TSP yang berada di Jalan Karang Anyar 1, Loktabat Utara, Banjarbaru Utara, sudah dibuka untuk umum Kamis (24/2/2022).

Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono didampingi Nor Fadilah, Plt. Kepala DKP3 Kota Banjarbaru menghadiri acara pembukaan tersebut, yang dihadiri juga oleh Kepala Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) Kementan Husnain dan Bupati Tanah Bumbu H. M. Zairullah Azhar.

Pada saat singgah di dermaga TSP, Wartono, Zairullah, dan Husnain berkesempatan memanen ikan hasil budi daya Balittra.

Dalam sambutannya, Wartono menyampaikan lahan rawa di Kota Banjarbaru sangat berpotensi untuk dimanfaatkan.

“Potensi lahan rawa Kota Banjarbaru mencapai lebih dari 3.000 Hektar, dan hanya sebagian kecil saja yang dimanfaatkan untuk Pertanian, termasuk untuk produk pangan pendukung ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau sangat mengapresiasi dibukanya TSP ini, karena merupakan inovasi yang tepat dalam pengelolaan Lahan Rawa. Wartono juga berharap dengan dibukanya TSP ini bisa meningkatkan produktivitas dan daya saing komoditi pertanian.

“Dibukanya Taman Sains Pertanian hari ini merupakan Inovasi yang tepat dalam pemberdayaan Lahan Rawa di Kalimantan Selatan, bahwa lahan rawa dapat dimanfaatkan dan dikelola untuk berbagai keperluan, mulai dari pertanian, hingga wisata. Sehingga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan daya saing komoditi,” Katanya.

Baca Juga  Polres Banjarbaru Gelar Vaksinasi Massal

Sementara itu, Kepala BBSDLP Kementan Husnain menegaskan, sudah seharusnya Balittra bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk pemanfaatan lahan rawa. Ia pun menambahkan agar manfaat kerja sama dengan pemerintah daerah bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kita memang harus memanfaatkan lahan yang luas, sehingga kerjasama – kerjasama dengan Pemda harus dilakukan dan kerjasama-kerjasama tadi manfaatnya agar Balittra dan teknologi-teknologi yang ada di sini bisa smpai ke masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Maulia Aries Susanti Sub Koordinator Jasa Penelitian Balittra menyebutkan, untuk jadwal berkunjung masyarakat umum sendiri itu masih belum ditentukan. Dan juga untuk saat ini siapa yang ingin datang ke TSP masih gratis, belum ada pemungutan restribusi.

“Saat ini jadwal operasional untuk masyarakat umum sendiri kita masih mengikuti waktu masa percobaan kemarin, yaitu dihari minggu. Dan sampai saat ini belum ada dikenakan biaya. Mungkin kedepannya setelah kami koordinasikan lebih lanjut dengan atasan, akan ada perubahan-perubahan,” jelasnya. (Wahyu/diba/BBAM)