Sabtu, Februari 24, 2024

Trio Muslim Everton Sering Shalat Bersama

Linkalimantan.com– Sebuah kisah menarik datang dari tiga penggawa Everton, yakni Idrissa Gueye, Abdoulaye  Doucoure, dan Amadou Onana yang menjalin tali persahabatan erat.

Kebetulan ketiga pemain Everton ini sama-sama seorang Muslim. Gueye, Doucoure, dan Onana pun merasa antusias dengan datangnya bulan suci Ramadan kali ini.

Menurut BBC Sports, Gueye, Doucoure, dan Onana memiliki hubungan yang erat baik di dalam maupun luar lapangan. Mereka kerap melakukan sholat berjamaah.

Gelandang Everton, Aboulaye Doucoure menungkapkan satu fakta menarik. Ia menyebut Idrissa Gueye kerap menjadi imam ketika mereka melakukan salat berjamaah.

“Kami berbicara bahasa yang sama sehingga sangat dekat dan bermain bersama di lini tengah, yang membuat kami semakin dekat,” ungkap Doucoure.

“Kami selalu salat berjamaah dan meminta ruang untuk melakukan itu. Orang-orang sangat ramah dan memberi kami ruang. Idrissa Gueye biasanya memjadi imam kami, karena dia lebih tua dan memiliki suara yang bagus,” sambungnya.

Mengidolakan Mane dan Salah

Abdoulaye Doucoure adalah pemain yang dilahirkan di Paris, Prancis 30 tahun lalu. Keluarganya yang datang dari Mali memang memiliki kepercayaan yang kuat pada Islam.

Abdoulaye Doucoure rupanya memiliki sosok idola. Ia mengaku mengidolakan dua pemain muslim Afrika yang pernah bermain bersama di Liverpool yakni Sadio Mane dan Mohamed Salah.

Baca Juga  Erling Haaland Tebar Ancaman Di Premier League.

“Saya suka Sadio Mane dan Mohamed Salah,” katanya.

Doucoure menyatakan kesukaannya pada Mane dan Salah itu bukan berarti untuk menyakiti para pendukung Everton. Namun, ia menyukai Salah dan Mane hanya karena kepribadian dua pemain tersebut.

“Ini bukan soal sepak bola, kita tahu bagaimana realitas antara Liverpool dan Everton. Namun, sebagai manusia saya menyukai Salah dan Mane,” jelasnya.

Mohamed Salah sampai saat ini masih memperkuat Liverpool. Sementara itu, Sadio Mane memilih karier baru di Bayern Munchen.

Abdoulaye Doucoure kagum dengan dampak baik yang dihadirkan Salah dan Mane di Liverpool. Terutama efek yang datang dari Mohamed Salah.

“Sebagai pesepak bola, kami selalu ingin menjadi contoh dan Mohamed Salah adalah salah satunya. Dia bekerja dengan baik di klubnya sehingga orang-orang mencintainya, tetapi mereka juga belajar tentang agama Islam. Dia adalah contoh yang baik bagi kami dan sempurna,” jelas Doucoure.

“Dia baik untuk masyarakat dan jika saya dan rekan satu tim saya bisa menjadi contoh bagi orang lain di kota Liverpool, itu akan bagus,” tandasnya.

Sumber: https://www.bola.net

BERITA POPULER