Link, Martapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyerahkan bantuan sarana dan prasarana kepada 75 satuan relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) yang tergabung dalam organisasi kemanusiaan Bumi Selamat Rescue (BUSER) 690 Banjar, Senin (2/11/2026).
Bertempat di Kantor BPBD, sejumlah bantuan sarana dan prasarana bagi relawan BPK yang aktif tergabung dalam tim penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar H Yudi Andrea, kepada Ketua BUSER 690 Banjar Hasan Hamdan, serta beberapa perwakilan relawan BPK.

Didampingi Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Wasis Nugraha dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar Agus Siswanto, Sekda Banjar berharap para relawan BPK dapat menjaga dan merawat dengan baik sarana dan prasarana yang telah diberikan.
“Hari ini kita bersama BPBD, DPKP, dan BUSER 690 sudah mengadakan acara penyerahan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar terkait sarana dan prasarana penanganan karhutla untuk seluruh relawan BPK yang aktif di posko penanganan karhutla di Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Mewakili Bupati Banjar H Saidi Mansyur, Yudi Andrea berharap bantuan tersebut dapat menambah semangat sekaligus mempermudah para relawan BPK dalam menangani bencana karhutla di lapangan.
Tak hanya itu, Yudi Andrea juga memastikan bahwa selain bantuan dari Presiden (Banpres), Pemkab Banjar telah mengucurkan alokasi dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp17,5 miliar yang bersumber dari APBD untuk menanggulangi bencana karhutla dan kekeringan sejak status siaga ditingkatkan menjadi tanggap darurat pada 14 Oktober 2026 lalu.
“Langkah pertama kita kemarin memang meningkatkan status kebencanaan untuk membuka keran APBD. Sehingga, sebelum Banpres turun, kita sudah melakukan berbagai tindakan dengan dorongan semua pihak sehingga kita dapat bergerak lebih cepat dibandingkan dengan daerah lainnya,” ucapnya.
Di tengah berbagai upaya tersebut, Pemkab Banjar pun akhirnya mendapatkan dukungan dari Presiden untuk menjawab kegelisahan daerah atas dampak serius bencana karhutla dan kekeringan yang melanda Kabupaten Banjar.
“Selain penyaluran bantuan untuk relawan BPK, nantinya BPBD juga akan melakukan pembelian mobil tangki air untuk mengantisipasi bencana karhutla dan kekeringan, serta kegiatan lainnya ke depan,” katanya.
Sementara itu, Kalak BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha menjelaskan, bahwa bantuan yang diserahkan antara lain terdiri atas 75 unit mesin alkon, 230 unit selang air, 200 pasang sepatu bot, serta masker.
“Untuk total anggaran yang digunakan sekitar 25 persen dari total anggaran Banpres sebesar Rp20 miliar. Karena dari Rp20 miliar ini Dinas Kesehatan (Dinkes) juga akan mengakses anggaran ini,” tuturnya.
Adapun berdasarkan data per 31 Oktober 2026, total luas hutan dan lahan yang terbakar di Kabupaten Banjar tercatat mencapai 6.700,57 hektare. Kebakaran tersebut tersebar di 147 desa yang berada di 19 kecamatan. (znd/link)







