Link, Jakarta – Italia kembali menelan kekecewaan besar setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026 usai kalah dari Bosnia dan Herzegovina dalam laga penentuan. Pertandingan yang awalnya berjalan meyakinkan berubah drastis akibat satu momen krusial di babak pertama.
Meski sempat unggul lebih dulu, Italia kehilangan kendali setelah Alessandro Bastoni menerima kartu merah pada menit ke-42. Tekel keras yang ia lakukan untuk menghentikan peluang emas lawan membuat wasit langsung mengeluarkan kartu merah tanpa ragu. Kekurangan satu pemain dalam waktu panjang memaksa Italia bermain lebih dalam dan menguras stamina.
Dengan 10 pemain, Italia berjuang keras mempertahankan keunggulan. Gianluigi Donnarumma tampil sigap dengan beberapa penyelamatan penting, namun tekanan bertubi-tubi dari Bosnia membuat pertahanan mereka akhirnya goyah. Bosnia berhasil menyamakan skor pada menit ke-79 melalui situasi kemelut di depan gawang yang tidak mampu dihalau dengan baik.
Laga kemudian berlanjut hingga extra time, di mana Italia semakin kewalahan oleh kondisi fisik yang menurun. Tanpa tenaga dan ruang untuk menyerang, mereka hanya bisa bertahan hingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
Di babak tos-tosan, Bosnia tampil klinis dengan menyelesaikan seluruh penaltinya. Sebaliknya, Italia gagal mengonversi salah satu peluang, memastikan langkah mereka terhenti secara menyakitkan.
Hasil ini menambah daftar catatan suram Italia, yang kini gagal lolos ke putaran final tiga edisi Piala Dunia berturut-turut. Pada 2018 mereka tersingkir dari Swedia, pada 2022 dikalahkan dramatis oleh Makedonia Utara, dan kini pada 2026 kembali tersingkir akibat kartu merah dan kekalahan adu penalti.


