Link, Banjarbaru – Pada momen Idul Adha, identik dengan mengonsumsi daging kurban. Melimpahnya daging kurban, sering kali membuat kalap saat mengonsumsinya.
Namun, mengonsumsi daging tetap diperbolehkan selama memperhatikan jumlah/porsi, frekuensi, cara pengolahan, dan keseimbangan pola makan. Untuk menjaga tekanan darah dan kadar kolesterol tetap aman, anjuran untuk konsumsi daging merah sebaiknya tidak lebih dari 350-500 gram perminggu atau sekitar 50-70 gram per hari (setara 1 potong sedang atau 2 potong kecil, tergantung ukuran potongannya).
Rumah Sakit Daerah (RSD)Idaman Banjarbaru, melalui unggahan di media sosial resminya, Kamis (28/05/2026), membagikan sejumlah panduan mengenai batas aman konsumsi daging, cara pengolahan yang lebih sehat, hingga pilihan sayur dan buah yang dianjurkan untuk dikonsumsi bersamaan dengan daging.
Selain membatasi porsi, cara memasak juga menjadi faktor penting. Metode pengolahan yang lebih sehat antara lain merebus, membuat sup bening, mengukus, memanggang tanpa banyak lemak, menumis dengan sedikit minyak, membuat pepes, hingga menggunakan santan encer atau mengganti santan dengan alternatif yang lebih ringan.
Masyarakat juga disarankan memilih bagian daging yang rendah lemak agar asupan lemak jenuh tidak berlebihan.
Untuk membantu menjaga keseimbangan nutrisi, konsumsi daging sebaiknya disertai sayuran dan buah-buahan yang kaya serat, vitamin, serta mineral.
Beberapa jenis sayuran tinggi serat yang direkomendasikan antara lain brokoli, kol, kembang kol, bayam, kangkung, buncis, dan kacang panjang. Sementara sayuran kaya kalium seperti wortel, tomat, paprika, timun, kemangi, selada, serta daun singkong rebus dinilai dapat membantu mengendalikan tekanan darah.
Adapun buah-buahan yang baik dikonsumsi bersama daging meliputi semangka yang kaya air dan likopen, jeruk, jambu biji, serta kiwi yang mengandung vitamin C tinggi untuk membantu penyerapan zat besi. Nanas juga direkomendasikan karena mengandung bromelain yang membantu proses pencernaan protein.
Selain itu, pisang sebagai sumber kalium, mangga yang kaya antioksidan beta-karoten, serta apel, pir, dan anggur yang mengandung serat pektin juga dinilai baik untuk membantu menjaga kesehatan tubuh selama perayaan Iduladha.
RSD Idaman turut mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan daging sebagai menu utama secara berulang dalam satu hari. Konsumsi jeroan juga sebaiknya dibatasi, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat kolesterol tinggi atau asam urat.
Masyarakat juga dianjurkan mengurangi penggunaan garam, penyedap rasa, dan kuah santan kental, memperbanyak minum air putih, serta tetap menjaga keseimbangan antara konsumsi protein hewani, sayur, dan buah.
Bagi penderita hipertensi, kolesterol, maupun asam urat, RSD Idaman menekankan pentingnya tetap rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter dan melakukan kontrol kesehatan secara berkala selama perayaan Iduladha. Jangan menghentikan pengobatan tanpa konsultasi medis agar kondisi kesehatan tetap terjaga. (*)

