BerandaHeadlinePerdana Terapkan SIMATA, Kekosongan Jabatan Tak Lagi Diisi Plt dan Plh

Perdana Terapkan SIMATA, Kekosongan Jabatan Tak Lagi Diisi Plt dan Plh

Link, Martapura – Perdana menerapkan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) dalam pengisian kekosongan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), Misra selaku Analis Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Ahli Madya Kantor Regional (Kanreg) VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebut, kekosongan jabatan definitif tidak lagi diisi oleh pejabat Pelaksana Tugas (Plt) maupun Pelaksana Harian (Plh).

Pernyataan tersebut disampaikan Misra usai menghadiri prosesi pengambilan sumpah/janji jabatan empat JPTP di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, yakni jabatan definitif Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi pada Sekretariat Daerah (Setda) Banjar, Jumat (17/7/2026) pagi.

HADIRI PELANTIKAN: Analis SDM Aparatur Ahli Madya Kanreg VIII BKN, Misra didampingi Nor Azizah selaku Kabid Pengembangan Karir dan Mutasi (PKM) BKPSDM Kabupaten Banjar usai menghadiri pengambilan sumpah/janji jabatan empat JPTP di lingkungan Pemkab Banjar pada Jumat (17/7/2026) pagi.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan bangga karena Kabupaten Banjar menjadi yang pertama di Kalimantan Selatan (Kalsel) menerapkan manajemen talenta melalui SIMATA,” ujarnya.

Menurut Misra, implementasi SIMATA membuat proses pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Banjar menjadi lebih cepat sehingga tidak lagi harus diisi oleh Plt atau Plh untuk mengatasi kekosongan sementara.

BACA JUGA :  Rumah Warga di Desa Pekauman Dilalap Api, Pemkab Banjar Salurkan Bantuan

“Karena sudah tersedia pada talent pool baris teratas (Kotak 7, 8, dan 9) yang diproyeksikan untuk pengisian jabatan. Dengan mengimplementasikan SIMATA, proses pengisian JPTP juga tidak lagi melalui Seleksi Terbuka (Selter),” katanya.

Misra menjelaskan, apabila data Aparatur Sipil Negara (ASN) menunjukkan kinerja, moralitas, integritas, kualifikasi pendidikan, serta riwayat jabatan yang baik, maka peluang promosi maupun mutasi akan mengikuti berdasarkan rekam jejak tersebut.

“Melalui SIMATA memang tidak lagi menggunakan Tim Panitia Seleksi (Pansel), tetapi untuk kompetensi teknis seperti *fit and proper test* tetap dilaksanakan guna menentukan nama-nama pejabat yang akan dipilih. Artinya, pejabat yang ditetapkan benar-benar terukur berdasarkan data hasil kompetensi,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, menilai implementasi SIMATA mampu menjaring ASN yang memiliki potensi dan kompetensi unggul. Selain itu, sistem tersebut juga lebih efisien dari sisi anggaran, waktu, dan berbagai aspek lainnya.

BACA JUGA :  Pemkab Banjar Berkomitmen Sukseskan Program Pembangunan 3 Juta Rumah

Menurutnya, hal itu menjadi dasar bagi Pemkab Banjar untuk melanjutkan penerapan SIMATA dalam pengisian lima JPTP yang masih kosong pada tahap berikutnya.

“Hari ini merupakan pelantikan pertama menggunakan SIMATA. Jadi, kita sudah melaksanakan seleksi untuk mencari orang-orang terbaik dalam pengisian jabatan. Kita berharap pejabat yang baru dilantik dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya guna mendukung terwujudnya visi dan misi Bupati-Wakil Bupati Banjar, yaitu Maju, Mandiri, dan Agamis (MANIS),” harapnya.

Adapun lima jabatan yang masih kosong, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP), Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Banjar. (znd/link)

BERITA TERKAIT
spot_img

BERITA LAINNYA