Sabtu, Maret 2, 2024

Anggaran SKPD Kota Banjarbaru Sesuai Dengan Prioritas

Link, Banjarbaru – Anggaran untuk Satuan Perangkat Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kota Banjarbaru, telah dirancang dan disahkan pada akhir 2022 lalu. Tentunya masing-masing SKPD Kota Banjarbaru, mempunyai anggaran sendiri-sendiri sesuai dengan prioritas.

Seperti diungkap, Maulana Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi (P2E) pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Banjarbaru. Ia menjelaskan dalam perencanaan anggaran, pihaknya selalu melihat prioritas utama dari SKPD.

“Setelah kami menampung prioritas masing-masing, baru kami bisa membuat rencana besaran anggarannya. Jika prioritas dan proporsinya lebih banyak, maka dapat dikatakan anggarannya lebih besar,” ungkapnya.

Seperti anggaran pada Dinas Pendidikan (Disdik) dengan angka 268 Milyar tersebut, tentunya dilihat dari proporsi belanja yang sangat besar. Karena hampir lebih 50 persen, untuk belanja tenaga pendidik, dan prioritas kegiatan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Pendidikan.

“Selanjutnya ada Dinas PUPR, yang anggaran sampai dengan 178 M, dalam anggaran tersebut banyak prioritas yang harus dilakukan. Seperti peningkatan infrastruktur, mitigasi banjir, dan usulan musrenbang,” tambahnya.

Baca Juga  MenPAN-RB: Anggaran Kemiskinan Habis ke Rapat dan Studi Banding

Tentunya dengan anggaran tersebut tidak hanya untuk prioritas, namun juga ada dana yang digunakan menggaji karyawan. Ia menambahkan bahwa anggaran Disdik tersebut rata-rata setiap tahun tidak jauh beda. Karena untuk membayar gaji/tunjangan tenaga pendidik setiap tahunnya, sedangkan untuk Dinas PUPR anggaran bisa naik sesuai dengan prioritas daerah setiap Tahunnya.

Sedangkan untuk program prioritas pada tahun 2023, Ia mengatakan ada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi, dan infrastruktur, prioritas peningkatan pelayanan pada masyarakat.

“Itu merupakan prioritas yang secara garis besar setiap tahun muncul, selain itu ada juga prioritas ada karena isu. Yaitu Ibu Kota Provinsi, sehingga itu juga menjadi prioritas kami,” tutupnya. (wahyu/BBAM)

BERITA POPULER