Begini Siposis “Miracle in Cell No. 7” Versi Indonesia

Facebook
Twitter
LinkedIn
film miracle in cell no. 7 akan segera tayang dengan versi indonesia

Film “Miracle in Cell No. 7” yang mendulang sukses di Korea Selatan pada tahun 2013 dan diadaptasi ke versi Indonesia dengan judul yang sama, segera tayang September ini.

 

Film drama keluarga yang laris manis di negara asalnya tersebut mendapat banyak respon positif dari berbagai pihak dan masuk ke dalam daftar jajaran film box office.

 

Salah satu fakta unik tentang pengadaptasian film “Miracle in Cell No. 7” adalah Indonesia menjadi negara ketujuh yang mengadaptasi film yang dibintangi oleh aktris Korea Selatan, Park Shin Hye ini.

Dikutip dari validnews.id diketahui film “Miracle in Cell No. 7” versi Indonesia akan disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan berada di bawah rumah produksi Falcon Pictures. Film yang dijadwalkan akan tayang di bioskop 8 September 2022 ini, telah lama dinanti oleh banyak penonton sejak pengumuman resmi adaptasinya keluar dalam versi Indonesia pada tahun 2019 lalu.

 

Sinopsis “Miracle in Cell No.7”

 

Cerita yang dihadirkan tidak banyak yang berbeda dari film “Miracle in Cell No. 7” versi Korea. Film ini menceritakan tentang Dodo Rozak (Vino G. Bastian) ingin menjadi ayah yang baik bagi putrinya, Kartika (Graciella Abigail dan Mawar de Jongh).

Baca Juga  Nonton Gratis Selain di LK21dan IndoXXI

 

Dodo memiliki keterbatasan dalam hal kecerdasan, sehingga ia bertingkah seperti anak-anak. Kartika yang sering menjaga dan merawat sang ayah merasa bangga dengan sosok ayahnya, meski beliau hanya bekerja sebagai penjual balon.

 

Kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama. Dodo ditangkap atas tuduhan memperkosa dan membunuh gadis bernama Melati.

 

Dodo dimasukkan ke dalam penjara, ke dalam sel nomor tujuh yang berisikan narapidana-narapidana beringas, seperti kepala napi (Indro Warkop), Jaki (Tora Sudiro). Bewok (Rigen), Atmo (Indra Jegel). dan Asrul “Bule” (Bryan Domani).

 

Pasca berbagai kejadian yang dilalui Dodo selama di penjara, Dodo berhasil mendapatkan bantuan untuk menyelundupkan anaknya, Kartika, ke dalam selnya. Kedekatan bapak dan anak itu menularkan kebahagiaan kepada napi-napi dan sipir lain di dalam penjara.

 

Mereka mulai ragu dengan kebenaran tuduhan yang diterima pria malang seperti Dodo. Bagaimanakah ujung nasib yang akan Dodo hadapi? Untuk cerita selengkapnya, silakan kunjungi bioskop pada tanggal 8 September 2022 di seluruh Indonesia. (net)