Demokrat Minta Hentikan Kisruh Komisi IV

Facebook
Twitter
LinkedIn

Link, Martapura – Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Banjar diam-diam merasa tak nyaman hati melihat polemik yang terjadi di Komisi IV DPRD Banjar. Mengingat persoalan yang muncul tidak signifikan dengan tugas dan kewajiban yang diemban komisi tersebut.

“Sudahi saja masalah ini. Kalau memang ada dua kubu yang tidak berkesepemahaman, saya usul Ketua DPRD dan pimpinan yang menjadi koordinator Komisi IV untuk mengambil alih kendali,” ujar Ketua Fraksi Demokrat DPRD Banjar, Saidan Fahmi kepada Linkalimantan.com, Jumat 6 Mei 2022.

Komisi IV sebutnya, tugas dan kewenangannya sangat krusial bagi daerah. Karena membawahi bidang kesehatan dan pendidikan se Kabupaten Banjar. Nah, jika persoalan kubu-kubuan yang saat ini masih terus berlangsung, tentu saja sangat tidak ideal untuk pembangunan di dua sektor tersebut.

“Dampaknya pasti terasa. Misalkan soal tunjungan guru yang tidak akan dibayar jika tidak sesegera mungkin disepakati,” katanya.

Jujur sebutnya, ada rasa tak nyaman melihat kisruh yang terjadi di lingkungan DPRD Banjar konteknya tidak pada posisi membela kepentingan daerah.

“Beda jika kisruh itu membela kepentingan rakyat. Misalnya soal tunjangan guru yang belum dibayarkan, jika tidak diperjuangkan Komisi IV, lalu siapa yang mengemban tugas tersebut. Yang terjadi ini kan semua tahu objeknya apa yang diperjuangkan,” katanya.

Baca Juga  MTQ Nasional, Persiapan Pelaksaan Capai 99 Persen

Karena itulah ujar politisi mantan wakil ketua DPRD Banjar di periode sebelumnya ini, agar semua fungsi dan tugas Komisi IV bisa berjalan, ketua dan pimpinan yang membawahi bidang ini harus mengambil alih fungsi koordinasi yang menjadi tugas pimpinan komisi tersebut.

“Sebenarnya tanpa ketua pun komisi bisa menjalankan tugas dan fungsinya. Tetapi itu semua bisa dilaksanakan jika pimpinan yang mengendalikannya. Bisa saja kan ketua atau wakil ketua jika tidak bisa memimpin rapat menunjuk salah seorang anggota komisi untuk memimpin. Dengan begitu semuanya bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Untuk diketahui, kisruh pemilihan Ketua Komisi IV DPRD Banjar masih saja tak selesai. Walau pun sesuai hasil rapat Komisi IV yang dilaksanakan pada 27 April 2022 telah menyepakati GT Abdurahman sebagai ketua, namun masih ada pihak yang tidak bisa menerima hal tersebut. (spy)