Jalan di Kawasan Kantor Gubernur Jadi Ajang Balap Liar

Facebook
Twitter
LinkedIn

Link, Banjarbaru – Di Kota Banjarbaru dan sekitar, bakat sebagai pembalap ternyata lumayan besar. Itu jika dilihat pada setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu di kawasan ruas jalan yang mengelilingi Kantor Gubernur Kalimantan Selatan di Kota Banjarbaru.

Karena di tiga hari tersebut ratusan unit kendaraan roda dua memenuhi kawasan tersebut. mereka datang ada yang hanya sekadar jalan-jalan namun sebagian lagi menjadi peserta balap “liar”.

“Iya, setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu di sini ramai sekali. Pokoknya setelah ashar ratusan kendaraan roda dua ngumpul di sini. Katanya sih mereka balapan liar,” ujar Trisna, kepada warga yang biasa berolah raga di kawasan tersebut setiap sore hari ini kepada Linkalimantan.com, Minggu 6 Maret 2022.

Ada satu ketika sebutnya, penggiat balapan liar yang sebagian besar anak-anak remaja tersebut kocar-kacir. Ternyata sesaat kemudian datang puluhan anggota polisi yang membubarkan acara mereka.

Ironis karena setiap kali mereka sedang balapan otomatis warga yang ingin melintasi jalur tersebut menjadi terganggu.

Baca Juga  Wali Kota: Perkara KONI Sudah Ditangani APH

“Iya nih, kami mau pulang ke Palm jadi agak terganggu. Untuk lewat harus menyelesaikan mereka dulu baru bisa,” ujar pengguna jalan yang terpaksa berhenti menunggu ruas jalan sepi.

Sementara itu dari pantauan Linkalimantan.com, para “pembalap” yang berlomba sebagian menggunakan kendaraan-kendaraan yang sudah dimodifikasi. Hingar bingar bunyi knalpot ditambah teriakan-teriakan dari masing masing pendukung pembalap menjadikan kawasan tersebut sangat ramai.

“Apalagi kalau ada polisi datang, tambah ramai. Bunyi knalpot dan teriakan begitu riuh seakan menjadi komando untuk membubarkan diri,” ujar Supian warga sekitar yang mengaku senang sekali melihat balapan liar.

Suka atau tidak suka itulah realitanya. Banyak pemuda-pemuda berbakat di olahraga balap namun tidak tersalur dengan baik. Begitu juga dengan masyarakatnya. Karena ternyata yang berkumpul di kawasan tersebut sebagian bersengaja untuk menyaksikan aksi-aksi pembalap dalam memacu kendaraannya. (Wahyu/BBAM)