Kapolda Kalsel Potong Tumpeng di HUT Bhayangkara

Facebook
Twitter
LinkedIn
hut bhayangkara

Link, Banjarbaru – Dalam memperingati perayaan Hari Bhayangkara ke-76, Polda Kalimantan Selatan menggelar syukuran secara sederhana dengan potong tumpeng. Acaranya sendiri di gelar di Gedung Wajra Cyena Sat Brimob Polda Kalsel, Banjarbaru, Selasa (05/07/2022) pukul 11.00 Wita.

Syukuran Hari Bhayangkara ke-76 itu dihadiri Kapolda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Kasrem Korem 101/Antasari, Kadispers Lanud Syamsuddin Noor, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel beserta Pengurus, para Pejabat Utama Polda Kalsel, dan PP Polri Kalsel.

“Polri di hari jadinya, tahun ini mengususng tema ‘Polri Yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural Untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh – Indonesia Tumbuh’” ujar Irjen Pol Rikwanto Kapolda Kalsel mengawali amanatnya.

Rikwanto mengatakan, bahwa peringatan Hari Bhayangkara merupakan momentum yang sangat tepat bagi jajaran Polri untuk melakukan introspeksi dan retrospeksi terhadap kinerja yang telah dilakukan selama ini. Serta sejauh mana mengemban amanah, yang dipercayakan oleh masyarakat bangsa dan negara.

“Sebagaimana prinsip hari esok harus lebih baik dari hari ini, maka peringatan Hari Bhayangkara ini juga kita jadikan sebagai batu pijakan untuk melangkah maju ke arah yang lebih baik. Melalui berbagai upaya penguatan serta perbaikan terhadap berbagai kelemahan dan kekurangan, demi terwujudnya profil Polri sebagaimana yang diharapkan,” tutur Kapolda.

Baca Juga  BKKBN Targetkan Penuruan Stunting 14% di 2024

Lebih lanjut disampaikan Irjen Pol Rikwanto, di hari ulang tahun Polri ini mari kita bersama-sama saling menghargai antara masyarakat dan Polri, guna terwujudnya situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif.

“Sebagai anggota Polri, kita harus bangga dengan segala tugas yang ada, dengan melaksanakan tugas yang baik, anggota Polri akan dicintai oleh masyarakat begitu juga sebaliknya,” pungkasnya.

Jika tugas tersebut tidak dilaksanakan dengan baik maka anggota Polri tersebut juga akan dipandang tidak baik oleh masyarakat. Ia berujar, seiring berjalannya waktu Polri akan semakin membaik, Polri itu bukan sekedar profesi, tapi juga teladan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.(wahyu/ril)