LSM KAKI Tuntut Naker Lokal Prioritas

Facebook
Twitter
LinkedIn
rekrutmen naker lokal dituntut jadi prioritas

Link, Gambut – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalsel kembali menggelar aksi unjuk rasa. Tetapi kali ini materinya tuntutan prioritas rekrutmen tenaga kerja lokal sebagai karyawan Mayapada Banua Center.

LSM KAKI Kalsel pimpinan H Akhmad Husaini kembali menggelar aksi unjuk rasa. Dalam aksi kali ini Haji Usia—demikian aktivitis ini akrteab disapa—memperjuangkan warga masyarakat disekitarnya untuk mendapatkan prioritas rekrutmen pegawai dalam kesempatan menjadi William Tandiono Complek (WTC) atau yang dulunya bernama Gedung Mayapada Banua Center.

Senin, 22 Agustus 2022, berkumpul di kediaman Haji Usai, puluhan aktivis LSM KAKI Kalsel yang dikawal aparat kepolisian, bergerak menuju ke WTC di Jalan A Yani Km 11,8 Kabupaten Banjar.

Sesampainya di bangunan yang masih tertutup pagar seng tersebut, para aktivis pun masuk kedalam. Mengenakan kemeja putih Haji Usia langsung menggelar orasi.

“Kami meminta pihak manajemen agar bisa memprioritaskan tenaga kerja lokal / warga sekitar untuk dapat bekerja pada The Galeria Mall yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian,” ujarnya lantang.
Kendati demikian, aktivis yang selalu tampil dengan kemeja putih ini menegaskan pihaknya sangat mendukung pembangunan yang ada di Kabupaten Banjar. Salah satunya apa yang dilakukan WTC.

Baca Juga  Dishub, Dinkes, KONI Banjarbaru Dilaporkan KMPIB ke Kejati

“Dengan banyaknya pembangunan fasilitas seperti ini, tentu berdampak positif bagi perekonomian khususnya dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jangan jangan lupakan masyarakat yang berada di sekitar lokasi dalam merekrut pegawai,” ucap Husaini dalam orasinya.

Aksi unjuk rasa kami lakukan ujarnya lebih jauh, tujuannya untuk mengingatkan jangan sampai warga di sekitar khususnya warga Kecamatan Gambut hanya jadi penonton saja.
“Yang saya sampaikan ini adalah aspirasi masyarakat yang ada di Kecamatan Gambut. Semoga pihak manajemen bisa memperhatikannya,” tegas Husaini.
Sementara itu, Hj Siti Hajar mewakili pihak manajemen mengatakan pihaknya berkomitmen untuk merekrut sekitar 30 persen tenaga kerja lokal sesuai dengan kualifikasi yang telah ditentukan.
“Saat ini pembangunan mall masih dalam proses. Diperkirakan pada tahun depan sudah bisa beroperasi. Kami pasti akan menepati janji untuk mempekerjakan tenaga kerja lokal sesuai dengan kualifikasi yang ditentukan perusahaan,” janjinya.(spy)