Beranda blog Halaman 1019

Prediksi Timnas Indonesia vs Myanmar, Kamis 4 Mei

0
Prediksi
Starting XI Timnas Indonesia U-22 dalam laga Grup A SEA Games 2023 versus Filipina U-22, Sabtu (29/4/2023) (c) Bola.net/Abdul Aziz

Link, Jakarta  – Timnas Indonesia U-22 akan berhadapan dengan Myanmar pada laga keduanya dalam cabor sepak bola SEA Games 2023.

Duel Indonesia vs Myanmar bakal tersaji di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamis (04/05/2023) pukul 16.00 WIB.

Dalam menghadapi pertandingan tersebut, Timnas Indonesia U-22 punya modal positif setelah menang besar pada pertandingan pertama. Garuda Muda menang 3-0 atas Filipina.

Namun, Myanmar tidak bisa dipandang sebelah mata karena juga meraih kemenangan pada pertandingan pertamanya. Mereka mengalahkan Timor Leste dengan skor tipis 1-0.

Artinya, pertandingan Timnas Indonesia U-22 kontra Myanmar diprediksi berlangsung menarik. Bahkan, kedua kesebelasan pernah saling mengalahkan ketika bertemu di SEA Games.

Prediksi Susunan Pemain Indonesia vs Myanmar

Indonesia (4-3-3): Ernando Ari; Pratama Arhan, Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga, Rio Fahmi; Ananda Raehan, Marselino Ferdinan, Beckham Putra; Jeam Sroyer, Witan Sulaeman, Ramadhan Sananta.

Pelatih: Indra Sjafri

Myanmar (4-3-3): Pyae Phyo Thu; Nyan Lin Htet,Thet Hein Soe, Lat Wai Phone, Kaung Htet Paing;Yan Kyaw Soe, Zaw Win Thein, Oakkar Naing; Hein Htet Aung, Khun Kyaw Zin Hein, Swan Htet

Pelatih: Michael Feichtenbeiner

Prediksi Skor Indonesia vs Myanmar

Timnas Indonesia U-22 layak diunggulkan dari Myanmar. Dalam 3 pertemuan terakhirnya pada ajang olahraga tingkat Asia Tenggara itu selalu menang.

Hasil pertandingan terakhir juga mengunggulkan Timnas Indonesia U-22. Anak asuh Indra Sjafri meraih kemenangan dengan produktivitas yang lebih bagus.

Jadwal & Siaran Langsung

Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar
Stadion Olympic, Phnom Penh
Kamis, 4 Mei 2023
16.00 WIB
Siaran langsung: RCTI
Live streaming: RCTI+

Jumlah Kunjungan Wisman 2023 Capai 2,23 Juta

0

Link, Jakarta – Pasca wabah Covid-19 melanda nusantara, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) secara kumulatif dari Januari hingga Maret 2023 mencapai 2,25 juta kunjungan, atau naik 508,87 persen dibandingkan periode yang sama pada 2022

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisman di Tahun 2023 sesuai dengan proyeksi.

“Kami bersyukur angka tersebut ada di target atas sesuai dengan penambahan jumlah penerbangan dan jumlah ketersediaan kursi yang terus meningkat,” ujar Menparekraf Sandiaga dalam keterangan tertulisnya yang diterima InfoPublik, di Jakarta, Rabu (3/5/2023).

Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga mendapatkan tambahan target baru untuk kunjungan wisman ke Indonesia menjadi 8,5 juta pada 2023. Target tersebut bertambah sebesar 1,1 juta, setelah pada Januari 2023 Kemenparekraf diberikan tugas awal untuk memenuhi kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 7,4 juta di 2023.

“Kami semula targetnya 7,4 juta batas atas wisatawan mancanegara. Mungkin karena terlihat ada momentum yang lebih kuat jadi ditambah satu juta, menjadi 8,5 juta harus terus kita pantau jika dikalikan empat per kuarter ini kalau dikalikan 2,5 juta hingga akhir tahun bisa menembus sekitar angka 9 juta.

Namun, Menparekraf Sandiaga mewanti-wanti adanya penurunan wisman lantaran adanya low season. “Tapi setelah musim summer akan ada low season juga yang harus diantisipasi sebelum nanti peak season di akhir tahun. Target tadi sesuai dengan proyeksi yang sudah ada dan kami semakin yakin 2024 penciptaan 4,4 juta lapangan kerja baru bisa tercipta, kami sangat optimistis,” ujarnya.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) RI pada Selasa (2/5/2023) mencatat sebanyak 809.960 wisatawan mancanegara (wisman) ke berbagai wilayah di Indonesia pada Maret 2023, meningkat 15,39 persen dibanding bulan sebelumnya.

Wisman yang berkunjung ke Indonesia pada Maret 2023 didominasi dari Malaysia sebanyak 124,62 ribu kunjungan (15,39 persen); Singapura 111,26 ribu kunjungan (13,74 persen); Australia 96,16 ribu (11,87 persen); Timor Leste 63,59 ribu (7,85 persen); dan Tiongkok 51,97 ribu (6,42 persen). (spy)

Paman Birin Halalbihalal Dengan Seluruh Pegawai Pemprov

0
Paman Birin Halalbihalal Dengan Seluruh Pegawai Pemprov

Link, Banjarbaru – Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor atau Paman Birin beserta seluruh Pimpinan Tinggi Pratama Provinsi Kalimantan Selatan laksanakan halalbihalal di depan Kantor Sekretariat Daerah, Banjarbaru.

Halalbihalal ini digelar usai pelaksanaan Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2023 dan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-27 dan diikuti seluruh staf Pemprov Kalsel yang berhadir pada upacara di Rabu (5/4) pagi.

Begitu selesai apel gabungan, Paman Birin awalnya menerima jabat tangan halal bihalal pejabat pimpinan tinggi pratama. Selepas itu, Paman bersama para pejabat mengambil posisi menerima salaman dari ASN dan karyawan-karyawati lingkup Pemprov Kalsel.

Pun antri bergiliran, para pegawai dan karyawan tampak senang bisa bersalaman langsung dengan Paman Birin.
Paman Birin juga dengan senang hati melayani jabat tangan semua ASN dan karyawan-karyawati Pemprov Kalsel.

Tak sekedar salaman halal bihalal, banyak ASN dan karyawan-karyawati pun meminta foto dengan Paman Birin.
Disamping itu juga, para peserta apel dari kalangan pelajar dan mahasiswa pun memanfaatkan halal bihalal dengan berfoto bersama dengan Paman Birin.

Tina Purnamawati, salah seorang Widyaiswara dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) mengaku senang karena pada halal bihalal hari ini bisa mendapatkan kesempatan untuk bersalaman langsung dengan Gubernur Kalimantan Selatan, yang akrab disapa Paman Birin tersebut.

“Beruntung dan senang sekali pada hari ini bisa melakukan halal bihalal langsung dengan Paman Birin dan seluruh Pejabat serta staf Pemprov Kalsel,” ujarnya.

Selain halal bihalal, selepas apel gabungan itu juga diadakan donor darah dan cek kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan Pemprov dan Palang Merah Indonesia (PMI). (tri)

Presiden Bahas Kebijakan Optimalisasi Perdagangan Karbon

0

Link, Jakarta – Presiden Joko Widodo memimpin rapat bersama sejumlah jajarannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 3 Mei 2023, untuk membahas optimalisasi kebijakan perdagangan karbon.

Dalam rapat tersebut, salah satu poin yang dibahas adalah mengenai mekanisme perdagangan karbon di Indonesia.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia, dalam keterangannya selepas rapat menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi karbon yang luar biasa, namun belum memiliki mekanisme pasarnya. Untuk itu, pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengatur mekanismenya.

“Tadi sudah diputuskan bahwa karbon di Indonesia sifatnya itu terbuka tapi harus teregistrasi dan harus semuanya lewat mekanisme tata kelola perdagangan di dalam bursa karbon di Indonesia, yaitu lewat OJK. Nanti OJK yang akan mengatur,” tutur Bahlil.

Selain itu, dalam rapat tersebut pemerintah juga memutuskan untuk melakukan penataan perizinan di wilayah-wilayah konsesi seperti hutan lindung dan hutan konservasi. Menurut Bahlil, saat ini konsesi yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan tersebut akan diatur tata kelolanya oleh pemerintah.

“Nanti semuanya dikendalikan, akan diatur tata kelolanya oleh pemerintah supaya karbon yang pergi ke luar negeri, bisa dijual, kalau tidak tata kelola dibuat sertifikasi, kita tidak akan pernah tahu berapa yang pergi. Kemudian ini juga menjadi sumber pendapatan negara kita,” jelasnya.

Lebih jauh, Bahlil menuturkan bahwa nantinya proses registrasi akan dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Setelah melakukkan registrasi, maka perdagangan di bursa karbon bisa dilakukan.

“Sebelum masuk ke bursa karbon diregistrasi dulu oleh LHK, setelah itu baru bisa melakukan perdagangan di bursa karbon. Setelah melakukan perdagangan di bursa karbon, dia bisa melakukan trading seperti trading saham biasa,” imbuhnya.

Selanjutnya, dalam rapat tersebut pemerintah juga menyepakati bahwa harga karbon di Indonesia tidak boleh dijual di pasar karbon yang lain di luar negeri. Bahlil menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin potensi penangkapan karbondioksida di Indonesia yang sangat besar justru dikapitalisasi oleh negara tetangga.

“Jangan negara tetangga yang tidak mempunyai penghasil karbon, tidak punya tempat CO2, tapi dia membuka bursa karbon itu, kita tidak ingin. Barang, aset milik negara harus dikelola maksimal oleh negara dan harus pendapatan untuk negara,” tandasnya. (spy/ BPMI Setpres)

 

Proyek Bendungan Riam Kiwa Terus Berproses

0

Link, Martapura – Proyek pembangunan Bendungan Riam Kiwa Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan hingga kini masih terus berproses. Pun demikian, pihak Kecamatan Peramasan mengklaim warganya mendukung penuh program tersebut.

Muhammad Farid selaku Pelaksanaan Tugas (Plt) Camat Paramasan, Kabupaten Banjar, memastikan warganya siap mendukung penuh program Pembangunan Bendungan Riam Kiwa yang meliputi kawasan Desa Angkipih dan Pramasan Bawah.

“Masyarakat kami sebenarnya sudah siap, dan secara keseluruhan mendukung. Tinggal mengubah pola pikir mereka agar tidak mencari keuntungan lebih besar dengan adanya proyek Bendungan Riam Kiwa ini. Karena itu perlu dilakukan komunikasi lagi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat,” ujar Sekcam Paramasan usai menghadiri gelaran Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Kabupaten Banjar pada, Selasa (2/5/2023).

Terlebih, papar Muhammad Farid, jika program ini gagal, yang rugi tidak hanya masyarakat di wilayah Kecamatan Paramasan. Namun, se-kabupaten Banjar.

“Khususnya di wilayah Kecamatan Paramasan. Jika program ini berjalan lancar, tentu akan berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat, dan perbaikan infrastruktur. Terlebih, akses jalan menuju wilayah Kecamatan Paramasan membutuhkan waktu sekitar lima jam mungkin nantinya akan lebih cepat dengan perbaikan infrastruktur,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan Camat Sungai Pinang, Hadariah, bahwa warganya sangat menanti pembangunan Bendungan Riam Kiwa dengan kapasitas 90.51 Juta M3, di lahan seluas 771,51 Hektare, terdiri dari 753,85 hektare berstatus kawasan hutan, 5,81 hekatre berstatus Area Penggunaan Lain (APL), dan 11,85 hektare berstatus hutan produksi terbatas tersebut segera direalisasikan.

“Masyarakat di wilayah Kecamatan Sungai Pinang mulai dari Desa Belimbing hingga Desa Kupang Rejo sangat mendambakan pembangunan Riam Kiwa segera direalisasikan. Karena mereka tahu, pembangunan ini akan berdampak baik terhadap infrastruktur dan perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Karena itulah, tambah Hadariah, dalam gelaran RDP tersebut, pembahasan masih menitik beratkan menyoal terkait pembebasan lahan yang akan segera dilaksanakan, serta dampak sosial yang akan terjadi.  (zainuddin/BBAM)

Kasus DBD 166 Orang, Dua Meninggal Dunia

0

Link, Martapura – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan sejak Januari hingga Maret 2023 telah memakan dua orang warga.

Kasus DBD di Kabupaten Banjar di Tahun 2023 memiliki trend meningkat. Bahkan dua diantaranya dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Bidang Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Linda Yunianti mengatakan, selama ini warga yang terkena kasus DBD ada sebanyak 166 orang.

“Terhitung dari Januari – Maret 2023. Sebaran Kasus yakni pada bulan Januari sebanyak 51 kasus, Bulan Februari sebanyak 56 kasus dan bulan Maret sebanyak 59 kasus,” ungkapnya, kepada Linkalimantan.com Rabu 3 Mei 2023.

Namun lanjut Linda, kasus tersebut sudah mengalami penurunan terhitung pada bulan Mei ini kasus tersebut hanya tinggal 8 orang.

“Dari semua kasusu yang ada 2 orang dinyatakan meninggal dunia, kematian akibat DBD dalam sebulan terakhir 1 orang dan pada bulan Februari 1 orang,” lanjutnya.

Menurut Linda, beberapa faktor tingginya kasus dikarenakan cuaca dan juga dari perilaku orang-orang di Kabupaten Banjar yang belum banyak memahami bagaimana cara pencegahan DDB.

“Dalam artian belum begitu peduli dengan penanggulangan PSN (pemberantasan sarang nyamuk),” bebernya.

Maka dari itu lanjutnya, untuk meminimalisir kasusu tersebut pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada warga melalui puskesmas

“Dimana selain sosialisasi kami, juga menjalankan kader Juru Pemantau Jentik atau Jumantik yang turun ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi terkait bagaimana caranya agar nyamuk Aedes Aegypti tidak bisa berkembang biak,” Tandasnya. (oetaya/BBAM)

Peringatan Hari OTDA Sebagai Momentun Perkuat Komitmen

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor pimpin langsung Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah (OTDA)  ke-27 tahun 2023.

Upacara yang dilaksanakan pada Rabu (4/5/2023), di halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel ini diikuti peserta dari berbagai kalangan, mulai dari ASN dan Staf Pemprov Kalsel hingga perwakilan mahasiswa dan siswa sekolah Provinsi Kalsel.

Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapaa Paman Birin mengajak seluruh peserta upacara untuk menjadikan peringatan Hari OTDA ke-27 ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen.

“Mari kita jadikan Peringatan Hari OTDA ke-27 tahun ini, sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, koordinasi, sinergi dan kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Menurut Paman Birin, percepatan pembangunan yang ditandai dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah salah satu tanda bahwa OTDA mempunyai dampak positif.

“Peningkatan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemampuan fiskal daerah merupakan bukti bahwa OTDA mempunyai dampak positif,” sampainya.

Sementara untuk peringatan Hardiknas tahun 2023, Paman Birin menyampaikan saat ini adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi dan langkah yang sudah diambil.

“Pada Hardiknas tahun 2023 ini, mari kita semarakkan hari ini dengan semangat untuk meneruskan perwujudan merdeka belajar. Mari bawa Indonesia melompat ke masa depan dengan pendidikan yang memerdekakan.” pesannya.

Pada kegiatan ini, juga dilakukan penyerahan sejumlah bantuan, yakni pakaian anak sekolah dan perlengkapannya dalam rangka Program Perlindungan dan Jaminan Sosial, bantuan CSR PT Pama Persada Nusantara Distrik BBSO dan Astra Group Kalsel untuk 100 orang anak yatim piatu senilai Rp27 juta.

Selain itu juga diserahkan bantuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel senilai Rp36 milyar dan Penghargaan Guru Jawara I selama dua tahun berturut-turut tingkat Nasional. (tri)

Jelang Kemarau BPBD Banjar Siaga Karhutla

0

Link, Martapura – Musim kemarau sepertinya identic dengan kebakaran hutan dan lahan. Karena itulah sudah menjadi agenda rutin jelang musim kemarau datang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar siapa siaga menghadapinya.

BPBD Kabupaten Banjar siap siaga menghadapi musim kemarau yang rentan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) musim kemarau tahun ini di Kabupaten Banjar akan masih ada terjadi hujan hingga bulan Juni 2023. Meski begitu kami tetap mengikuti arahan dari provinsi jika nantinya harus menetapkan siap siaga,” diungkapkan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Banjar Warsita, usai mengikuti Apel Siaga Menghadapi Bencana Karhutla serta peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2023, di lapangan Pondok Pesantren Darul Hijrah Putera Cindai Alus, Martapura, Rabu (3/5/2023) sore.

Terkait dengan kesiapan, BPBD Banjar menyiapkan sebanyak 4 regu yang disiagakan. Sementara titik rawan terjadinya karhutla Warsita menyebut ada dibeberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Aluh Aluh, Martapura Barat, Martapura Timur, Beruntung Baru dan Kecamatan Gambut.

” Nanti kalau sudah siaga darurat kita akan dirikan posko perkecamatan yang rawan bencana kebakaran,” ujarnya.

Sementara terkait dengan fasilitas sistem peringatan dini EWS di Kecamatan Pengaron, Warsita menyebut juga bisa dimanfaatkan petugas untuk peringatan karhutla.

” EWS itu untuk banjir tapi bisa juga dimanfaatkan untuk kebakaran, karena EWS di Benteng itu masih manual. Kalau memang nanti operator di kecamatan mengindikasikan bahaya kebakaran, itu bisa digunakan,” tutupnya. (oetaya/BBAM)

Lama Berproses, Perkara Perjadin DPRD Banjar Masih Lidik

0

Link, Martapura – Entah terkendala apa. Pastinya pasca pemanggilan 42 anggota DPRD Banjar terkait perkara dugaan korupsi perjalanan dinas (perjadin) Anggota DPRd Banjar tak kunjung diekspose. Hasilnya, perkara tersebut masih berstatus lidik.

Berstatus lidik, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar masih belum melakukan ekspos dari hasil pemeriksaan 42 orang anggota dewan, terkait perkara dugaan korupsi pada Perjadin DPRD Kabupaten Banjar periode 2019-2024.

“Kemarin, sebelum libur lebaran Idul Fitri, Ahli-nya sudah datang dan melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Rencananya setelah habis lebaran kita mengadakan pertemuan dengan para Kasi, dan hasilnya akan kita laporkan ke pimpinan/Kejaksaan Tinggi (Kejari) Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk diketahui,” ujar Kepala Kejari Kabupaten Banjar, Muhammad Bardan usai kegiatan upacara Karhutla di Ponpes Darul Hijrah Rabu 3 Mei 2023.

Karena masih menunggu dan mengumpulkan para Kasi, papar Muhammad Bardan, sehingga rapat masih belum terlaksana.

“Jadi, kita akan ekspos dulu dan menghubungkan hasil pemeriksaan saksi dengan hasil Audit Investigasi yang telah dilakukan BPKP yang sebelumnya dikirimkan ke Kejari Kabupaten Banjar,” ujarnya.

Sebab, lanjut Muhammad Bardan, sebelumnya dinaikkan ke tahap penyidikan, minimal harus memenuhi dua alat bukti yang sah sesuai Pasal 184 KUHAP.

“Terlebih dahulu akan di ekspos Tim Lid Pidsus didepan Kejari. Terkait hasilnya akan ditentukan berdasarkan hasil ekspos di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel. Jadi, isu kasus perjadin di hentikan itu tidak banar, ikuti saja semua tahapnya,” ucapnya.

Jika sudah ada hasilnya, tambah Muhammad Bardan, Kejari Kabupaten Banjar pasti akan menyampaikan informasi terkait hasil pemeriksaan 42 saksi anggota DPRD Kabupaten Banjar tersebut kepada awak media.(oetaya/BBAM)

Paman Birin Kukuhkan 40 Pasukan Elang Darat Karhutla

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin mengkukuhan Pasukan Elang Darat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dalam apel gabungan Hari Otonomi Daerah dan Hari Pendidikan di Lapangan Perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru pada Rabu (3/5) pagi.

Beranggotakan 40 orang, Pasukan Elang Darat Karhutla ini berasal dari berbagai elemen masyarakat Banua yang nantinya bertugas membantu upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Berpakaian kaos lengan panjang, mengenakan selepang sarung di leher serta topi, pasukan Elang Darat Karhutla pun menyampaikan kesiapannya ketika dikukuhan Paman Birin.

“Apakah Saudara-Saudara bersedia menjadi pasukan Elang Darat Karhutla?,” tanya Paman Birin.

“Siap,” jawab Pasukan Elang Darat Karhutla dihadapan Paman Birin.

Saat mengkukuhan itu, Paman Birin juga menyerahkan alat potong rumput kepada Pasukan Elang Darat Karhutla.

Disampaikan Paman Birin, keberadaan Pasukan Elang Darat Karhutla ini dalam rangka menghadapi musim kemarau dan bahaya kebakaran hutan dan lahan sering terjadi.

“Pasukan Elang Darat ini tugasnya menambasi rumput (memotong) sebelum terjadi kebakaran hutan,” terang Paman Birin.

Pasukan Elang Darat Karhutla ini nantinya bersinergi bersama stakeholder pencegahan Karhutla lainnya akan terus melakukan pemantauan pada beberapa titik rawan dan melakukan gerakan pemotongan rumput. (tri)