Beranda blog Halaman 1206

Gudang Garam Kebakaran, Operasional Pabrik Tak Terganggu

0
pabrik gudang garam kebakaran

KEDIRI –  PT Gudang Garam di Kediri, Jawa Timur, memastikan kebakaran di salah satu gudang perusahaan tidak mempengaruhi operasional pabrik rokok tersebut.

Dilansir  CNNIndonesia.com, Humas Pabrik Gudang Garam Iwhan Tri Cahyono mengatakan lokasi kebakaran tersebut merupakan tempat penyimpanan barang penunjang (barang non produksi) yang tidak mempengaruhi kegiatan produksi rokok.

Sehingga insiden kebakaran dipastikan tidak berdampak pada kegiatan operasional pabrik.

“Karena lokasi tersebut adalah area penyimpanan barang penunjang yang tidak berkaitan dengan kegiatan produksi,” kata Iwhan dalam keterangan tertulis, Selasa pagi (8/11).

Saat ini, kata dia, kebakaran sudah berhasil dipadamkan oleh Unit Pemadam Kebakaran PT Gudang Garam Tbk, dibantu jajaran PMK Pemkot Kediri dan Polres Kediri Kota.

“Dipastikan tidak ada korban jiwa dan luka dari peristiwa tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, salah satu unit pabrik rokok yang berada di Kediri, Jatim itu terbakar sejak, Senin (7/11) pukul 23.30 WIB, dan berlangsung sampai Selasa (8/11) pagi. Sejumlah mobil pemadam kebakaran dikerahkan.

Hal itu dibenarkan Kapolresta Kediri AKBP Wahyudi. Meski begitu dia tak menjelaskan perihal detail dan kronologi kebakaran.

“Iya benar (kebakaran), masuk wilayah Kediri Kota,” kata Wahyudi saat dikonfirmasi, Selasa (8/11).

Kepala UPT Petugas Memadamkan Kebakaran (PMK) Kota Kediri Fanni Eryanto menolak memberikan informasi perihal kebakaran tersebut karena pimpinannya tidak mengizinkan.

“Mohon maaf, UPT Damkar atas perintah pimpinan tidak diperkenankan memberikan informasi. Silahkan langsung saja ke pihak Gudang Garam atau ke Polres Kota Kediri,” ujar Fanni.(link / net)

Rehabilitasi Jembatan Ulin di Desa Kaliukan Hampir Selesai

0
PUPR Banjar rehab jembatan ulin di desa keliukan

Link, Martapura  – Rehabilitasi jembatan ulin di Desa Keliukan telah dilaksanakan dan kini pekerjaannya sudah hampir selesai. Diharapkan, masyarakat bisa sudah bisa menikmati jembatan tersebut tanpa was-was akhir tahun ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar, Anna Rosida Santi, melalui Jimmy selaku Kepala Bidang Bina Marga (Kabid BM) PUPRP mengatakan, saat ini CV Tajmila tengah melakukan pengerjaan rehabilitasi jembatan ulin di Desa Kaliukan, Kecamatan Astambul.

“Pekerjaan rehabilitas itu dikenjakan dengan nilai kontrak sebesar Rp 309.291.000 bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” ungkap Jimmy, kepada Linkalimantan.com, 8 November 2022.

Dijelaskannya, pekerjaan rehabilitasi jembatan ulin digantikan dengan jembatan permanen dengan kontruksi beton bertulang.

“Sejak berkontrak pada 26 September lalu, progres rehabilitasi jembatan di Desa Kaliukan sudah mencapai 82 persen pada 6 November 2022 kemarin,” ujar Jimmy.

Dengan masa pelaksaan 90 hari kalender, Jimmy menargetkan pengerjaan rehabilitasi jembatan tersebut dapat dirampungkan satu minggu lebih awal sebelum masa pelaksanaan selesai.

“Jika melihat progres di lapangan, pengerjaan fisik pembangunan jembatan dapat selesai lebih cepat dari target awal,” katanya.

Mudah-mudahan harap Jimmy, dengan dilakukan rehabilitasi jembatan ini, aktivitas masyarakat yang melintas di ruas jalan tersebut kembali lancar.

“Khususnya memperlancar terhadap mobilitas hasil pertanian dan perkebunan di wilayah tersebut,” ujarnya.

Dengan terealisasi proyek rehabilitasi jembatan di RT03 Desa Kaliukan tersebut, Mukhraini selaku Kepala Desa (Kades/Pembakal) Kaliukan mewakili masyarakat mengucapkan terimakasihnya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar.

“Alhamdulillah, masyarakat di Desa Kaliukan merasa senang. Karena kondisi jembatan yang dulu sangat memprihatikan dan dikhawatirkan ambruk apabila dilintasi kendaraan bermuatan lebih seperti truk. Kini sudah dilakukan perbaikan,” ucapnya.

Selain itu, Mukhraini juga berharap kepada Pemkab Banjar, agar dapat melakukan peninggian ruas jalan kabupaten di Desa Kaliukan yang menghubungkan dengan ruas Jalan Ahmad Yani.

“Karena, saban kali terjadi banjir, ruas jalan di Desa Kaliukan ini akan terendam air banjir setinggi satu meter. Mudah-mudahan keinginan masyarakat ini dapat diakomodir Pemkab Banjar,” tutupnya. (zainuddin/BBAM)

TREASURE, Tak Ada Lagi Bang Ye Dam dan Mashiho

0
member treasure

Dua member TREASURE, Bang Ye Dam dan Mashiho resmi keluar dari grupnya dan juga agensi YG Entertainment. Hal tersebut dikonfirmasi oleh YG Entertainment melalui pernyataan resmi pada Selasa (8/11/2022).

 

“Setelah diskusi panjang dan hati-hati dengan Mashiho dan Bang Ye Dam, kami sepakat untuk mengakhiri kontrak mereka dengan YG Entertainment,” kata agensi seperti dilansir dari Soompi, Selasa.

 

Setelah keluar dari grup dan agensinya, Mashiho akan fokus untuk memulihkan kesehatannya.

 

“Bang Ye Dam dapat melanjutkan kariernya sebagai produser,” ungkap agensi. Ke depannya, TREASURE akan menjadi grup beranggota 10 orang, terdiri dari Choi Hyun Suk, Jihoon, Yoshi, Junkyu, Yoon Jae Hyuk, Asahi, Doyoung, Haruto, Park Jeong Woo, dan So Jung Hwan.

 

“Mengetahui bahwa semua penggemar TREASURE telah menunggu Mashiho dan Bang Ye Dam, kami sangat sedih dengan kepergian mereka karena mereka telah bersama  sejak awal,” ungkap agensi.

 

Agensi ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua TREASURE MAKERS atas semua dukungan dan cintanya terhadap TREASURE.

 

“Kami meminta dukungan Anda untuk Mashiho dan Bang Ye Dam,” imbuh agensi. YG Entertainment akan melakukan upaya terbaik untuk karier dan mendukung semua kegiatan group di masa depan. (why)

(sumber: Kompas.com)

Warga di Sejumlah Kecamatan Mulai Khawatirkan Ancaman Banjir

0
Bencana banjir mulai merendam pertanian di sejumlah kecamatan

Link, Martapura – Tingginya intensitas curah hujan belakangan ini mulai merendam sejumlah kawasan pertanian di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Banjar. Utamanya daerah-daerah rentan banjir.

Tingginya intensitas curah hujan yang terjadi sejak 4 November 2022 kemarin, menyebabkan desa di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar kembali terdampak banjir luapan air sungai. Datangnya air bah mulai membuat rasa khawatir warga setempat.

Seperti yang dirasakan warga Desa Sungai Batang Ilir, Kecamatan Martapura Barat yang saat ini tengah sibuk memanen dan menjemur gabah padi di samping kiri – kanan ruas jalan Martapura Lama. Terlebih, ketinggian air Sungai Martapura sudah berada di bibir sungai, bahkan mulai merendam lahan pertanian warga setempat.

“Hampir 50 borongan tanaman padi jenis Siam dan Sentani saya terendam air banjir dengan ketinggian 100 Cm. Agar tidak busuk maka proses panen padi menggunakan arit agar lebih cepat,” ujar salah satu petani di Desa Sungai Batang Ilir, Hasbullah, kepada linkalimantan.com, Selasa (8/11/2022).

Kebetulan tambahnya, saat ini air banjir sudah datang.

“Alhamdulillah padi jenis Sentani yang saya tanam sudah mengurai, karena usai tanam jenis ini 100 hari sudah panen,” katanya.

Setelah dipanen, tambah pria yang sudah lanjut usia (lansia) ini, gabah padi tersebut langsung di rontokan dan dijemur agar tidak tumbuh kembali.

“Setelah selesai di jemur, hasil panen panen padi ini langsung saya jual, sisanya disimpan untuk bibit dan kebutuhan makan sehari-hari. Sehingga saat bencana banjir datang saya tidak perlu lagi khawatir gabah padi saya terendam air banjir seperti peristiwa banjir yang terjadi di penghujung 2020 lalu, hampir semua gabah padi saya terendam banjir,” akunya.

Dikonfirmasi melalui pesan singkat via WhatsApp, Camat Martapura Barat, Ahmad Rabani kembali mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap bencana banjir di tengah intensitas curah hujan yang cukup tinggi saat ini.

“Saat ini sudah memasuki musim penghujan, jadi saya mengimbau kepada warga agar selalu waspada, dan mengamankan jaringan listrik. Serta mempersiapkan penempatan gabah padi ketempat yang lebih tinggi agar tidak terendam banjir,” imbaunya.

Perlu diketahui sebelumnya, akibat didera bencana banjir besar yang terjadi di penghujung 2020 dan awal 2021 lalu, terdata sebanyak 13 desa di Kecamatan Martapura Barat terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 50 Cm hingga 150 Cm. Dan hampir semua gabah padi milik warga terendam banjir. Seperti yang terjadi di Desa Penggalaman tercatat sekitar 10.000 belek gabah padi terendam banjir. Dari jumlah tersebut dipastikan sekitar 300 – 400 belek gabah padi tidak dapat diselamatkan.(zainuddin/BBAM)

Tidak Profesional, Wasit dan Juri Karate Jadi Pemicu Protes

0
cabor karate poprov dibanjir protes

Link, Kandangan – Keberadaan wasit dan juri yang dinilai tidak profesional diduga sebagai pemicu munculnya protes dari peserta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel di Cabang Olahraga (cabor) Karate.

 

Bukan hanya kontingan Cabor Karate Kabupaten Banjar saja yang protes keras terhadap panitia Porprov Kalsel, Banjarmasin, Tabalong dan Kabupaten HST juga memprotes juri dan wasit karena dinilai tidak profesional.

 

Protes dan walk out mewarnai pelaksanaan Porprov Kalsel XI di HSS di Caban Olahraga (Cabor) Karate. Ironis karena protes ternyata sudah mulai muncul sejak technical meeting sampai ke pertandingan yang diduga dipicu wasit dan juri, Selasa (8/11/2022).

 

”Pertama kontingen Kabupaten Banjar dari cabor karate terpaksa mengambil langkah tegas walkout saat technical meeting. Hal itu kami lakukan, karena aturan yang merugikan dan juga adanya dugaan intimidasi terhadap atlet karate kami, dan kasusnya kami laporkan ke Denpom Banjarmasin,” ungkap Pengurus Harian Cabor Karate Kabupaten Banjar Irwan Bora setelah melihat dan mendapat informasi para pemerhati olahraga karate ini jelasnya.

 

Sekarang ini, beber Irwan Bora, muncul protes dan juga keluhan dari pelatih karate dari sejumlah kontingen kabupaten dan kota. Misalnya dari pelatih karate Tabalong Made Ria, dan pelatih karate Banjarmasin, Bambang Sugiono.

 

” Titik utama protes terletak pada wasit dan juri yang diduga tidak profesional, sebab ada yang sudah ditolak sesuai keputusan hukum. Namun tetap menjadi wasit dan juri di pertandingan karate Porprov Kalsel XI di HSS ini. Kita berharap ini ada evaluasi dan perbaikan ke depannya,” tegas Pengurus Harian Cabor Karate Kabupaten Banjar ini.

 

Sementara itu dilansir Wartabanjar.com disampaikan, pelatih karate dari tim Forki Banjarmasin, Bambang Sugiono menyampaikan protes mereka atas kepemimpinan wasit dan juri.

 

“Protes pada pertandingan karate tidak terlepas dari kualitas wasit dan juri, sebab ada 11 orang diantaranya memiliki sertifikasi yang kadaluarsa dan belum update peraturan,” sebutnya.

 

Bambang Sugiono mengungkapkan, banyak kesalahan-kesalahan para wasit dan juri dalam memimpin pertandingan.

 

“Sejak hari pertama hingga hari terakhir pelaksanaan pertandingan karate tersebut banyak menuai protes, ini karena kualitas wasit-juri yang tidak kompeten,” jelasnya,

 

Sebelumnya, lanjut Bambang, dari Pengprov Lemkari Kalsel sudah melayangkan surat keberatan ke Forki Kalsel atas ditugaskannya 11 dari 25 wasit-juri.

 

“Ada 11 wasit-juri yang statusnya berasal dari pihak yang ditolak sesuai hasil keputusan hukum yang final, mengikat dan berkekuatan tetap. Tapi tetap ditugaskan. Ini jelas melanggar aturan hukum,” tegas Bambang yang juga Ketua Majelis Sabuk Hitam Pengprov Lemkari Kalsel.

 

Akibat dari tetap ditugaskannya 11 orang wasit-juri yang juga sertifikasinya sudah expired (tidak berlaku) tersebut akhirnya banyak kesalahan dilakukan saat bertugas tatami (arena pertandingan).

 

“Kesalahan dalam pemberian nilai, ada juga yang tidak menilai, juga pelanggaran yang mestinya diberikan malah tidak ada hal itu. Dan banyak lagi kesalahan dilakukan,” bebernya.

 

Padahal, sambung Bambang, cukup banyak wasit juri yang bersertifikasi Forki nasional yang kenyataannya tidak dipanggil untuk bertugas, sementara mereka update dengan peraturan pertandingan karena baru mengikuti Penataran di Kejurnas Forki di Padang, Sumatera Barat, bulan lalu.

 

“Mereka (wasit-juri) yang punya sertifikasi terbaru itu malah sebagian besar tidak dipanggil untuk bertugas,” tukasnya.

 

Jadi, tegasnya, protes-protes yang muncul bahkan sempat ricuh itu karena kepemimpinan wasit-juri yang sebagian besar tidak layak untuk ditugaskan.

 

Di cabor Karate ini Forki Kalsel menghadirkan wasit berlisensi WKF (World Karate Federation) Donald Kolopita untuk menjadi dewan wasit tetapi setelah melihat kondisi yang ada dia memilih tidak bertugas di pertandingan, sebaliknya hanya menonton.

 

“Ini menjadi pelajaran bagi Forki Kalsel. Mereka memaksakan melaksanakan Porprov Cabor Karate ini walaupun mengetahui bahwa sebenarnya 11 wasit-juri tersebut tidak bisa ditugaskan,” tegasnya lagi.

 

Made Ria, pengurus Forki Tabalong, mengatakan, pihaknya sangat kecewa atas kinerja perwasitan yang sebagian besar tidak update peraturan terkini.

 

“Atlet kami dirugikan. Akhirnya pada hari ketiga sebelum seluruh nomor pertandingan selesai, kami putuskan untuk balik kanan ke Tanjung meninggalkan dua nomor pertandingan yang mestinya atlet kami ikuti,” katanya.

 

H Noval Syahrizal, atlet karate dari Forki Hulu Sungai Tengah, mengungkapkan, di even sebesar Porprov semestinya wasit-juri yang ditugaskan adalah orang-orang yang berkualifikasi sesuai sertifikatnya.

 

“Bagaimana memberikan penilaian dan pelanggaran, kalau mereka tidak paham peraturan pertandingan,” ujarnya.(spy)

Gubernur Kalsel Pecahkan Rekor MURI, Tempuh Jarak Terjauh

0
Gubernur Kalsel Pecahkan Rekor MURI, Tempuh Jarak Terjauh
Gubernur Kalsel Pecahkan Rekor MURI, Tempuh Jarak Terjauh

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan turun ke desa mengendarai motor trail menempuh jarak terjauh yakni 1000 KM. Perjalanan itu ditempuh selama lima hari dari 3 hingga 7 November 2022.

Bertempat di Kiram Park, Gubernur Kalsel menyudahi perjalanan program turun ke desa (turdes) ke 13 Kabupaten/Kota di Provinsi, pada Senin (7/11/2022).

Customer Relation Director MURI, Andre Purwandono mengatakan, ini merupakan salah satu rekor baru MURI yang sangat luar biasa.

“Hari ini Gubernur Kalsel kami beri rekor MURI setelah mencatat rekor baru sebagai gubernur yang mengunjungi desa menggunakan motor trail dengan jarak terjauh,” tuturnya.

Ia pun memuji ketangguhan Gubernur Kalsel menempuh perjalanan yang penuh tantangan dengan kondisi yang tetap sehat hingga akhir.

“Motor trail ini diibaratkan sebagai cara menjangkau daerah yang sulit dijangkau,” ucapnya.

Andre berharap, agar gubernur dapat terus memberikan manfaat untuk masyarakatnya dimasa mendatang.

Sementara itu, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menyampaikan, terimakasih kepada MURI yang sudah memberi apresiasi terhadap program ini bersama seluruh rombongan yang sudah berjuang untuk mengunjungi desa-desa, khususnya yang terujung.

“Salah satu desa terujung adalah desa Tanjung Seloka di Kabupaten Kotabaru, itu hanya bisa ditempuh dengan motor trail,” ucapnya.

Kata paman sapaan akrabnya, tujuan dari turdes ini tentunya selain menggali aspirasi juga memberikan sesuatu yang diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat di Banua Kalsel.

“Aspirasi yang banyak kita dapatkan adalah infrastruktur, jalan, jembatan yang ada di kampung-kampung maupun desa yang mereka butuh dibantu,” tuturnya.

Ia menambahkan, bukan rekor MURI dan sulitnya jalan yang mereka tempuh untuk kegiatan ini, tapi bagaimana kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang dikunjungi.

“Kita harap langkah ini bisa menurunkan inflasi di daerah kita,” ucapnya. (juwita/BBAM)

Tema Hari Pahlawan 2022 “Pahlawanku, Teladanku”

0
logo tema hari pahlawan 2022

Link,Jakarta – Tema Hari Pahlawan 2022 adalah “Pahlawanku, Teladanku.” Hari Pahlawan 10 November untuk memperingati dan menghormati perjuangan para pahlawan pada pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

Sesuai tema Hari Pahlawan 2022, momentum nasional itu diperingati untuk meneladani dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Resmi Hari Pahlawan 2022
Tema dan logo Hari Pahlawan 2022 sudah diketahui. Selain itu, ada beberapa kegiatan resmi yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2022, yaitu:

Upacara Bendera Merah Putih tanggal 10 November 2022 pukul 08.00 WIB
Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata tanggal 10 November 2022 pukul 08.00 WIB dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Upacara Tabur Bunga di Laut tanggal 10 November 2022 pukul 08.00 WIB di Perairan Teluk Jakarta dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Upacara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Mengingatkan, Peringatan Hari Pahlawan 10 November untuk mengingat pertempuran Surabaya yang terjadi pada 1945. Peristiwa tersebut diawali insiden perobekan Bendera Merah Putih Biru di atas Hotel Yamato pada 19 September 1945. Kemudian Presiden Soekarno memerintahkan untuk gencatan senjata pada 29 Oktober 1945. Pertempuran kembali pecah pada 30 Oktober 1945.

Saat itu rakyat Surabaya bersama para pejuang bertempur melawan tentara Inggris. Pada pertempuran tersebut, jumlah kekuatan tentara sekutu sekitar 15.000 pasukan. Sekitar 6000 rakyat Indonesia pun gugur dalam pertempuran di Surabaya itu. Pertempuran tersebut terjadi selama tiga minggu.

Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945 itu pun ditetapkan sebagai Hari Pahlawan melalui Keppres Nomor 316 tahun 1959 pada 16 Desember 1959. Keputusan itu ditetapkan oleh Presiden Soerkarno. Kala itu Soekarno memutuskan juga menetapkan hari nasional bukan hari libur. Salah satunya yakni Hari Pahlawan 10 November.

Berdasarkan buku Bung Tomo, Hidup dan Mati Pengobar Semangat Tempor 10 November karya Abdul Waid pertempuran itu dipicu dengan sejumlah hal. Peristiwa itu bermula setelah terjadinya kekalahan Jepang, kemudian rakyat dan pejuang Indonesia berupaya keras mendesak para tentara Jepang untuk menyerahkan semua senjatanya kepada Indonesia. (link/berbagai sumber)

Komitmen Bersama Dengan Kemenag Guna Tekan Angka Stunting

0
komitmen bersama dalam menekan angka stunting

Link, Banjarbaru- Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru terus berupaya untuk menurunan angka stunting di Kota Idaman. Untuk itu, melalui  Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBPMP2A) Kota Banjarbaru menggelar Penandatanganan Komitmen Bersama (PKS), bertempat di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbaru, Senin (07/11/2022).

Penandatanganan Komitmen tersebut, mengenai Pendampingan Konseling dan Pemeriksaan Kesehatan 3 Bulan Pra Nikah, sebagai upaya pencegahan stunting dari hulu. Yang terlibat dalam komitmen bersama ini menyasar pada instansi Kementerian Agama Kota Banjarbaru, Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Kecamatan se-Kota Banjarbaru dan KUA se-Kota Banjarbaru.

Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono usai menyaksikan penandatanganan komitmen bersama ini mengatakan, saat ini stunting di Kota Banjarbaru masih diangka 19 persen, sedangkan target Nasional di tahun 2024 adalah 14 persen.

“Tentu dalam penanganan ini tidak bisa sendiri tetapi harus melibatkan semua pihak. Dan disamping itu juga harus penanganan tidak bisa dihulunya saja, tetapi harus dari hulu sampai ke hilir,” ucapnya.

Wartono melanjutkan, dengan adanya pendatanganan dengan Kementerian Agama Kota Banjarbaru, dirinya berharap sebelum menikah itu adanya pembekalan-pembekalan pra nikah.

“Dengan adanya pembekalan ini supaya nantinya setelah membangun rumah tangga, saat memiliki anak tidak stunting. Makanya sebelum nikah itu akan diedukasi oleh Kementerian Agama,” ujarya.

Ditempat yang sama, Kepala DP2KBPMP2A Kota Banjarbaru Sri Lailana menyampaikan, tentunya berbagai upaya dan sinergi dengan stakeholder berkomitmen untuk bersama-sama menurunkan stunting di Kota Banjarbaru.

“Jadi salah satu upaya kita adalah hari ini penandatanganan komitmen sebagai bentuk untuk menunjukan kepada Pemerintah Pusat, upaya kita penurunan stunting diawali dari hulu salah satunya adalah calon pengantin,” katanya.

Lanjut Sri, tentunya calon pengantin ini di intervensi supaya tidak menghasilkan anak-anak yang stunting 3 bulan sebelum melaksanakan pernikahan.

“Dari batas usia berdasarkan Undang-Undang pernikahan adalah 19 tahun. Tentunya kami harapkan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) ini sudah melaksanakan tugasnya,” tututnya.

Untuk itu, Pemerintah Kota Banjarbaru penanganan dan penurunan stunting diawali dari hulu. Karena betapa pentingnya konseling, dan pemeriksaan kesehataan 3 bulan pra nikah, untuk mendapat edukasi agar anak yang dihasilkan sehat.(why).

Sampah Bekas Kegiatan Lomba Lari Arutmin Berserakan

0
sampah bekas lomba lari arutmin berserakan

Link, Kalsel – Kegiatan PT Arutmin Borneo Run 2022 yang digelar Kantor Gubernur Banjarbaru, Kalimantan Selatan, memang meriah. Tetapi sayang, kegiatan tersebut meninggalkan kesan yang tidak sehat.

 

Pasca kegiatan PT Arutmin Borneo Run 2022 yang digelar Kantor Gubernur Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu 6 November 2022, membuat perkantoran kotor.

 

Hal tersebut dikarenakan sampah di area tersebut masih banyak terlihat berserakan.

 

“Iya benar ini bekas sampah lomba yang digelar oleh PT Arutmin kemaren,” ungkap Hari, petugas parkir di kawasan tersebut  kepada Linkalimantan.com Senin 7 November 2022.

 

Hari melanjutkan, memang sampah tersebut nantinya akan di bersihkan oleh pihak pemerintah.

 

“Nanti katanya akan dibersihkan,” lanjutnya.

 

Diketahui Arutmin Borneo Run 2022 yang digelar di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan hari ini jadi event lari terbesar di pulau Kalimantan yang berhasil tembus 3.500 pelari dari berbagai daerah di Indonesia.

 

“Selain jarak lari 10 kilometer, tahun ini ada kategori jarak 21 kilometer atau half marathon yang ternyata menyedot para pelari nasional untuk ikut berpartisipasi,” kata Aldian selaku Ketua Panitia Arutmin Borneo Run 2022 di Banjarbaru, Minggu.

 

Diakui dia, jarak lari 10 kilometer masih menjadi primadona dengan diikuti paling banyak peserta yakni 3.111 orang.

 

Selain kategori umum putra dan putri, ada juga kelas master 45 tahun ke atas dan kategori khusus pelajar termasuk peserta internal karyawan Arutmin.(oetaya/BBAM)

Besok Malam, Terjadi Gerhana Bulan Total

0
besok terjadi gerhana bulan total

INDONESIA pada Selasa 8 November 2022 dapat menyaksikan langsung fenomena gerhana bulan total. Ini merupakan gerhana bulan total kedua sekaligus yang terakhir di tahun ini.

Setelah besok, tidak ada lagi fenomena gerhana bulan total pada tahun 2022. Gerhana bulan total terjadi karena konfigurasi antara Bulan, Bumi, dan Matahari membentuk garis lurus.

Dilansir https://www.cnnindonesia.com/, menurut Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), gerhana bulan total merupakan fenomena astronomis saat seluruh permukaan Bulan memasuki bayangan inti (umbra) Bumi.

“Fenomena ini terjadi ketika fase Bulan Purnama, akan tetapi, tidak semua fase Bulan Purnama dapat mengalami gerhana Bulan,” jelas peneliti ORPA BRIN Andi Pangerang.

Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena kali ini terjadi dengan durasi total selama 1 jam, 24 menit, 58 detik dan durasi umbral (sebagian + total) selama 3 jam, 39 menit, 50 detik. Puncaknya dapat disaksikan mulai pukul 18.00 WIB/19.00 WITA/20.00 WIT.

Lalu, di wilayah Indonesia mana saja kamu dapat melihat fenomena gerhana bulan total 8 November 2022? Untuk bisa menyaksikannya sejak penumbra awal, hanya wilayah Papua, Papua Barat, Halmahera, Seram Tengah, Seram Timur, Kepulauan Kai, Tanimbar, dan Aru, yang dapat melihatnya.

Sementara itu, masyarakat Ternate, Tidore, Kepulauan Bacan, Sula, Seram Barat, Ambon, Maluku Barat Daya, Sulawesi, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Barat, Sumenep, Situbondo, dan Banyuwangi dapat menyaksikan gerhana bulan ini sejak kontak awal sampai akhir penumbra.

Untuk masyarakat di seluruh Pulau Jawa, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumsel, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, dan Lampung, dapat melihat  sejak kontak awal total sampai akhir penumbra. Kemudian, di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Bengkulu Utara dapat melihat  sejak kontak puncak sampai penumbra akhir.

Berikut waktu dan tempat melihat gerhana bulan total 8 November 2022.
Kontak Gerhana
Waktu: 15.02.17 WIB
Wilayah yang dapat teramati: seluruh Indonesia

Awal Penumbra (P1)
Waktu: 16.02.17 WITA/17.02.17 WIT/16.09.12 WIB
Wilayah yang dapat teramati: tidak dapat teramati

Awal Sebagian (U1)
Waktu: 17.09.12 WITA/18.09.12 WIT/17.16.39 WIB /
Wilayah yang dapat teramati: Papua, Papua Barat, P. Seram, P. Halmahera, Kep. Aru, Kep. Kai, Kep. Tanimbar

Awal Total (U2)
Waktu: 18.16.39 WITA/19.16.39 WIT/18.00.22 WIB
Wilayah yang dapat teramati: Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi NTT, NTB, Bali, Kaltara, Kaltim, Kalsel, Kalteng, Kapuas Hulu

Puncak Gerhana
Waktu: 19.00.22 WITA/20.00.22 WIT/18.41.37 WIB /
Wilayah yang dapat teramati: seluruh Indonesia kecuali Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu

Akhir Total (U3)
Waktu: 19.41.37 WITA/20.41.37 WIB/19.49.03 WIB
Wilayah yang dapat teramati: seluruh Indonesia

Akhir Sebagian (U4)
Waktu: 20.49.03 WITA/21.49.03 WIT/20.56.08 WIB
Wilayah yang dapat teramati: seluruh Indonesia

Akhir Penumbra (P4)
Waktu: 21.56.08 WITA/22.56.08 WIT/20.57.43
Wilayah yang dapat teramati: seluruh Indonesia. (spy/net)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Tata Kawasan Sekumpul, Pemkab Banjar Akan Perbaiki Drainase di Kelurahan Sekumpul

0
Link, Martapura - Menindaklanjuti kondisi drainase di Gang Taufik, Kelurahan Sekumpul yang tidak berfungsi secara optimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum...
Menteri LH

Menteri LH: Wali Kota Banjarbaru Harus Meraih Adipura untuk Masyarakat

0
Link, Banjarbaru - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, melakukan peninjauan praktik pengelolaan sampah rumah...
Tata Kelola Pemerintahan

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemkab Banjar Gelar FKP 2026

0
Link, Martapura - Wujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar...