Beranda blog Halaman 1211

Pembangunan Tugu CBS Berkaligrafi Asma Allah itu Perintah

0
Tugu di Taman CBS bertatahkan kaligrafi Asma Allah dan intan

Link, Martapura – Lapangan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, merupakan salah satu objek yang menggambarkan identitas Kota Intan berjuluk Kota Serambi Makkah.

Lapangan CBS atau yang kini menjadi Taman CBS, merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang dilengkapi dengan kaligrafi Asma Allah dan diatasnya terpasang ornament intan di bagian puncaknya. Kokoh berdiri, satu bangunan tugu tepat berada di depan gedung DPRD Banjar. Sedangkan satunya lagi pada sisi Taman CBS yang berhadapan dengan Kantor Bupati Banjar.

“Proses membangun dua tugu itu tidaklah serta merta. Kala itu Bupati Banjar dijabat Pak Abdul Madjid. Itu sekitar tahun 1990-an. Berulang kali saya mendampingi Bupati untuk menghadap Guru Sekumpul,” ungkap politisi senior PPP Kabupaten Banjar A Zacky Hafizi kepada Linkalimantan.com, Selasa 1 Oktober 2022.

Zacky yang saat itu menjabat sebagai Kabag Hukum Pemkab Banjar memaparkan, setelah beberapa kali menghadap Tuan Guru akhirnya dibangunlah tugu itu.

“Tuan Guru meminta kepada Pak Bupati untuk menuliskan asma-asma Allah di tugu itu. Persis apa yang sampai saat ini tertera di tugu,” ungkap Wakil Ketua DPRD Banjar ini.

Jadi tegas Zacky, pembangunan dua tugu di Taman CBS itu dilaksanakan pada era Bupati Abdul Madjid.

“Bupati yang mengeksekusi, Tuan Guru yang memerintahkannya tulisannya dan posisinya,” ujarnya.

Sementara itu, dari pantauan Linkalimantan.com, dua tugu yang ternyata sarat dengan sejarah sakral terkesan tidak terawat. Tingginya pepohonan membuat kedua tugu itu tidak terlihat tampak dari Gedung DPRD Banjar.

Lebih memprihatinkan, kedua tugu itu juga terkesan tidak terawat. Lumut yang sudah menghitam menjadi pelapis di sebagian sisi-sisi ornament tugu. Ditambah lagi rumput juga mulai tumbuh disela-sela ornament.

Taman yang dibuat dengan menghapus Lapangan CBS itu sendiri merupakan markah tanah dan tempat wisata yang ada di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, tepatnya di Jalan Ahmad Yani Km. 39.

Berada di depan pusat perbelanjaan intan atau Pertokoan CBS kini menduduki peringkat kedua sebagai tempat yang layak dikunjungi di Martapura setelah Masjid Agung Alkharomah Martapura

Pemerintah Kabupaten Banjar menegaskan kawasan CBS merupakan daerah terlarang dan bebas dari PKL. Kalaupun ada, mereka ditertibkan, diatur dan ditata ke tempat yang lebih representatif. Penertiban ini didasarkan atas peraturan pemerintah. (spy)

Rencana Pembangunan Masjid Guru Sekumpul Segera Terealisasi

0
Rencana Pembangunan Masjid Guru Sekumpul Segera Terealisasi
Plt Kadis PUPR Kalsel, Ahmad Solhan saat diwawancarai mengenai pembangunan Masjid KH Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul) di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel. MC Kalsel/tgh

Link, Banjarbaru – Rencana pembangunan Masjid KH Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul) di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), akan segera terealisasi.

Plt Kadis PUPR Kalsel, Ahmad Solhan mengatakan, masjid yang nantinya akan diapit oleh danau buatan itu. Rencana akan dilakukan peletakkan batu pertama paling lambat di pertengahan November mendatang. Dilanjutkan dengan pembangunan pondasi hingga akhir Desember 2022. 

“Paling lambat pertengahan November ini, nanti dilanjutkan dengan pembuatan pondasi dulu,” kata Solhan Senin (31/10/2022).

Pembangunan Masjid Guru Sekumpul ini akan dilaksanakan secara bertahap, seperti pada pembangunan tugu 0 KM Banjarmasin yakni menggunakan anggaran 2023 dan 2024.

Desain masjid ini diakui Solhan, nantinya akan berkonsep terbuka tanpa dinding sesuai dengan desain awal. 

“Itu hasil sayembara, jadi kalaupun ada perubahan pasti tidak akan banyak,” ujarnya. 

Masjid ini nantinya akan dibangun di kawasan Setdaprov berdekatan dengan Kebun Raya Banua tentunya berada di lahan Pemprov Kalsel. Saat ini kata Solhan, progres pembangunan masjid sudah dalam tahap lelang. 

“Sudah ada beberapa kontraktor yang mengikuti lelang, jadi kita harap semua proses dapat berjalan lancar,” harapnya. 

Sebelumnya Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor mengungkapkan rencana pembangunan masjid di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru tersebut, diungkap dalam hari jadi Kabupaten Banjar. 

Jika mendapat izin, Gubernur mengharapkan, masjid yang akan dibangun oleh Pemprov Kalsel tersebut, akan diberi nama Abah Guru Sekumpul. 

Guru Sekumpul sendiri merupakan nama ulama tersohor dari Kabupaten Banjar, yang menjadi salah satu destinasi religi terkenal dari Kalimantan Selatan.(why)

Layanan BUS BTS Trans Banjarbakula Tak Lagi Gratis

0
bus trans banjarbakula tak lagi gratis

Link, Banjarbaru – Mulai Senin (31/10/2022) layanan Bus Trans Banjarbakula program Buy The Servis (BTS) resmi menetapkan tarif biaya Rp4.300 per orang.

Manager BTS Trans Banjarbakula Zuchrofi miladdini mengatakan, per hari ini bus Trans Banjarbakula melayani pembayaran melalui scan Qris saja.

“Sudah berbayar. Saat ini pembayaran yang bisa digunakan adalah scan Qris dengan m-banking semua bank dan dompet digital,” tuturnya saat ditemui di kantornya, Senin (31/10/2022).

Ovi sapaan akrabnya menuturkan, mengenai penggunaan kartu tapping (E-money) alatnya masih belum bisa digunakan dan akan segera di proses.

“Kita tetap akan menggunakan kartu tapping juga. Tapi nanti di pertengahan atau akhir November. Jadi simpan aja dulu, pasti akan kami pakai,” ucapnya.

Ovi menyebutkan, yang dikenai tarif Rp0 alias masih gratis adalah pengguna dengan kategori anak-anak dan pelajar dari balita, TK, SD, SMP, hingga SMA. Kemudian lansia dengan umur 60 tahun keatas, dan disabilitas itu masih gratis.

“Sementara untuk mahasiswa tetap dikenai tarif sesuai dengan aturan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Tapi kami masih berusaha memperjuangkan, semoga ada berita baik kedepannya untuk para mahasiswa,” ucapnya.

Adapun, regulasi yang pihaknya jalankan saat ini adalah pembayaran dilakukan setiap pergantian Bus. Rp4.300 satu koridor. Jika berganti koridor maka berlaku kelipatan.

“Semoga kedepannya bisa dilakukan satu kali bayar saja, dari Banjarmasin ke Banjarbaru maupun sebaliknya,” ucapnya.

Ovi menambahkan, bagi penumpang yang masih belum bisa menggunakan Qris jangan khawatir karena pihak driver dan petugas akan siap membantu di lapangan.

Sementara itu, salah satu penumpang Bus BTS, Hernidawati mengaku, sudah menjadi transportasi andalan sehingga tidak keberatan dengan diberlakukannya tarif tersebut.

“Karena sudah terbiasa, di Kota lain juga sudah berbayar,” tuturnya.

Penggunaan scan Qris dan tapping ini diakui Hernidawati, lebih praktis dan mudah. Sehingga kebijakan tersebut bisa meminimalisir tindak kejahatan dan lainnya.

“Jadi tidak sembarang orang bisa masuk. Saya harap kedepannya jalur Bus ini bisa lebih panjang lagi hingga ke wilayah perkantoran supaya mempermudah segala urusan,” ucapnya. (juwita/BBAM)

Tragedi Jembatan Ambruk di India Menewaskan Ratusan Jiwa

0
jembatan india

Linkalimantan.com-Jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Machchu di Morbi, India, ambruk pada hari Minggu (30/10/2022) menewaskan ratusan jiwa.

Hingga artikel ini ditulis, kecelakaan ini dikabarkan telah menewaskan 134 orang, 177 orang berhasil diselamatkan, dan 19 orang sedang mengalami perawatan. Angka ini diprediksi akan terus meningkat seiring pencarian berlangsung.

Penyebab ambruknya jembatan ini diduga diakibatkan kelebihan kapasitas. Mengutip ndtv.com, jembatan gantung ini hanya dapat menampung sekitar 125 orang, tetapi saat kejadian terjadi, dilaporkan terdapat sekitar 300–500 orang di atas jembatan.

Padahal, jembatan sepanjang 230 meter dengan lebar 1,25 meter ini telah dibangun ratusan tahun lalu, sejak masa penjajahan Inggris pada abad ke-19 silam, dan telah beroperasi sejak tahun 1880-an.

Mengutip zeenews.india.com, jembatan ini menggunakan bahan-bahan terbaik dari Eropa pada masa itu dan menjadi salah satu teknik sipil terbaik dari Inggris. Rancangan dan pembangunannya yang dilakukan pada abad-19 membuat jembatan ini masih memiliki sifat bergoyang ketika ada yang melintas di atasnya.

Sifat ini juga menjadi salah satu daya tarik turis. Jembatan ini memang sedang mengalami lonjakan pengunjung dengan adanya festival hari raya Diwali, hari raya Chhath Puja, dan pembukaan kembali setelah sempat direnovasi selama enam bulan terakhir.

Renovasi ini diambil alih oleh sebuah perusahaan swasta dan belum memiliki sertifikat izin kelayakan dari otoritas setempat ketika beroperasi kembali pada tanggal 26 Oktober 2022. Penyebab pasti dari kecelakaan ini masih diselidiki oleh pihak berwajib.

Pasalnya, ada banyak faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan ini terjadi. Mulai dari kelebihan kapasitas, kesalahan saat renovasi, dan adanya beberapa oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang dengan sengaja menggoyangkan jembatan berdasarkan pengakuan saksi. (why)

(sumber:kompas.com)

Gempa Berkekuatan 4.7 M Guncang Sukabumi

0
gempa sukabumi

Gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,7 mengguncang barat daya Kota Sukabumi, Jawa Barat. Gempa ini dirasakan hingga Kota Bandung.

Dilansir dari detikJabar, Senin (31/10/2022), warga Kota Bandung, Yusina (27) mengaku merasakan getaran gempa. Dia mengaku melihat benda-benda yang tergantung bergoyang saat gempa terjadi.

 

“Ya tadi goyang-goyang kerasanya, enggak kencang juga sih, tapi terlihat benda yang digantung goyang-goyang,” ujar Yusnia kepada detikJabar.

Berdasarkan informasi dari BMKG Bandung, Senin (31/10), gempa terjadi pada pukul 10.05 WIB. Pusat gempa ada di koordinat 7,70 LS-106,88 BT. Gempa berada di kedalaman 20 km.

(sumber:detik.com)

Pemalsuan Tanda Tangan, Pelapor dan saksi Tanda Tangan BAP

0
malam ini, saksi tanda tangan di BAP

Link, Martapura – Perkara tanda tangan Ketua DPRD Banjar yang dipalsukan, sepertinya memasuki babak baru. Setelah pihak pelapor atas nama HM Rofiqi dan dua orang saksi tanda tangan di Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Kuasa Hukum HM Rofiqi, Supiansyah Darham menyebutkan ada perkembangan baru terkait perkara yang dilaporkan klainnya ke Polres Kabupaten Banjar. Rofiqi dan dua orang saksi telah dipanggil dan diminta tanda tangan di BAP.

“Alhamdulillah, setelah berjalan cukup lama, sekitar 6 bulan sejak klain saya melaporkan tanda tangannya dipalsukan, akhirnya malam ini ada titik terangnya,” ungkap Supiansyah kepada Linkalimantan.com, melalui aplikasi WhatApps, Senin 31 Oktober 2022, malam.

Dijelaskannya, diruangan Unit Krimum Polres Banjar HM Rofiqi telah membubuhkan tanda tangan di BAP yang dahulu diserahkannya.

“Selain Pak Rofiqi sebagai pelapor, tanda tangan juga dilakukan dua orang saksi. Mereka adalah Pak Syahrin dan Pak Irwan Bora,” ungkapnya.

Setelah penandatanganan BAP papar Supiansyah lebih jauh, para saksi dan pelapor diminta sumpahnya untuk bisa bersaksi di persidangan nantinya.

“Kedua saksi telah sepakat siap hadir di persidangan nantinya,” ujarnya Supi.

Jauh sebelumnya, hari Rabu, 27 April pukul 12.00 Wita dijadwalkan pemilihan Ketua Komisi IV DPRD di ruang Komiso IV DPRD Kabupaten Banjar. Namun suasana mendadak kacau, karena selain waktunya dirubah menjadi pukul 13.00 Wita, pemilihan Ketua Komisi IV digelar di ruang rapat paripurna DPRD Banjar.

Parah dan menggelikan, karena untuk perubahan agenda tersebut terdapat tanda tangan Ketua DPRD Kabupaten Banjar Muhammad Rofiqi yanh diduga dipalsukan.

Tentu saja mendapati hal itu, Ketua DPRD Banjar Muhammad Rofiqi langsung bereaksi dan memalsukan tanda tangan itu adalah tindakan pidana, karena itu akan ia laporkan ke penegak hukum.

“Saya sangat kaget, karena pada perubahan jadwal atau agenda DPRD Kabupaten Banjar yang telah disetujui oleh Banmus bisa dirubah atas keinginan satu orang oknum. Yang paling parah perubahan jadwal dengan memalsukan tanda tangan saya selaku Ketua DPRD Banjar, ini jelas tindak pidana,” tegas Rofiqi, Rabu (27/4/2022). (spy)

Porprov, KONI Kabupaten Banjar Targetkan Tiga Besar

0
Porprov, KONI Kabupaten Banjar Targetkan Tiga Besar
Ketua KONI Kabupaten Banjar HM Rofiqi

Link, Martapura – Hadapi Porprov dan Peparprov di Kabupaten Hulu Sungai Selatan , Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjar, optimis bisa meraih prestasi Tiga besar.

Ketua KONI Kabupaten Banjar HM Rofiqi menegaskan, dengan segala potensi yang dimiliki atlet Kabupaten Banjar, pihaknya optimis akan meraih hasil maksimal di Porprov Kalsel.

“Saya optimis, saat melihat begitu besar semangat para atlet yang akan berlaga di ajang pekan olahraga tingkat provinsi di Kabupaten HSS nanti,” ujar Rofiqi kepada sejumlah wartawan, usai pelepasan kontingan atlet di halangan Kantor Bupati Banjar, Senin 31 Oktober 2022.

Sikap optimis Rofiqi yang juga Ketua DPRD Kabupaten Banjar ini menarget tiga besar, bukanlah tanpa alasan. Karena menurut dia, persiapan atlet untuk bertanding sudah dilakukan maksimal.

“Seluruh cabang olahraga yang kami ikuti, yakni 27 cabang telah melaksanakan latihan keras termasuk  TC. Total rombongan KONI Banjar peserta Porprov yang rencananya dibuka pada 5 November nanti  sebanyak 680 personil. Terdiri dari atlet dan oficial,” ujarnya.

Disinggung soal alokasi dana APBD Kabupaten Banjar yang dihibahkan ke KONI Banjar sebesar Rp4,8 M, Rofiqi hanya tersenyum.

“Pastinya dengan dana segitu, KONI Kabupaten Banjar dipastikan nombok,” katanya.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Banjar berkeinginan nama Kabupaten Banjar benar-benar berkibar dengan segala torehan prestasinya.

“Kita ingin kontingen dapat meraih prestasi yang setinggi-tingginya, meraih medali yang sebanyak-banyaknya untuk mengharumkan nama daerah Kabupaten Banjar,” ujar BUpati Banjar Saidi Mansyur, saat melepas kontingen Porprov Kalsel.

” Memang bukan hal yang mudah, namun tidak ada sesuatu di dunia ini yang tidak bisa dicapai jika yakin, dan jika memiliki semangat yang tinggi, dan berusaha dengan sungguh-sungguh,” ucap Saidi meyakinkan para atlet.

Apel Kerja Gabungan Lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar juga dihadiri Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyie, Sekda Banjar HM Hilman, Pejabat Eselon II, III, IV dan pejabat funsional hasil penyetaraan jabatan administrasi kedalam jabatan fungsional.(spy)

Dikonfirmasi Galian C, “Vokalis” DPRD Kota Banjarbaru Bungkam

0
Soal Galian C Kecuali Windi Novianto, vokalis dewan bungkam

Link, Banjarbaru – Entah apa alasannya, pastinya saat dikonfirmasi masalah aktivitas Galian C di wilayah Kota Banjarbaru, anggota DPRD Banjarbaru yang biasa bersuara vokal, memilih bungkam.

Tidak hanya bungkam, para anggota dewan tersebut malah terkesan saling lempar. Sebagaimana sikap yang ditunjukkan anggota Komisi III, Emi Lasari dan Nurkhalis.

“Permasalahan Galian C itu kewenangannya ada di Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Emi kepada Linkalimantan.com, Senin 31 Oktober 2022.

Setali dua uang, Nurkhalis menjawab dengan diplomatis jika untuk lebih detail terkait peraturan daerah bisa meminta keterangan dari Badan Pembentukan Peraturan Daerah, (Bapemperda) DPRD Banjarbaru.

Beruntung, Bapemperda DPRD Banjarbaru, Windi Novianto menjelaskan, aktivitas Galian C di Banjarbaru tidak diperbolehkan lagi ada.

“Sudah sangat jelas. Sebagimana tertuang dalam Perda No 03 Tahun 2017 tentang Izin Pengelolaan Penambangan Bahan Galian Golongan C. Didalamnya aktivitas Galian C sudah jelas dilarang di Banjarbaru,” ungkapnya.

Bukan hanya aktivitasnya saja yang dilarang papar Windi, Pemko Banjarbaru juga sudah mencabut Perda terkait penarikan pajak Galian C.

“Kalau tidak salah tahun 2020 atau 2021 kemaren dicabut. Hal itu kami lakukan lantaran jika kami tidak mencabutnya, sama artinya secara tidak langsung menyetujui adanya Galian C tersebut,” ungkapnya saat ditemui di Gedung DPRD Banjarbaru. Senin 31 Oktober 2022.

Diingatkannya, agar ada tindakan dari pemerintah setempat untuk menetapkan permasalah tersebut. Walaupun bebernya izin tambang tidak ada di Pemerintah Banjarbaru tetapi di Pusat.

“Saya harap juga tidak hanya pemerintah daerah yang menindak tetapi juga pusat dan Provinsi,” tandasnya.

Seperti diketahui, aktivitas Galian C di wilayah Kota Banjarbaru, utamanya di Kecamatan Cempaka aktivitas tersebut masih berjalan. Ironis, karena beberapa kali dirazia, toh hal itu tidak lantas membuat kegiatan keruk angkut tanah urug berhenti.

Dari penelusuran Linkalimantan.com, aktivitas yang sudah dilarang ada di wilayah Kota Banjarbaru tersebut dilakukan sejumlah pengusaha. Dengan dalih pematangan lahan untuk membangun kawasan pemukinan, tanah urug dijadikan ladang bisnis.

Lebih mengagetkan, beberapa pelakunya terhubung dengan sejumlah tokoh elit parpol yang ada di Kota Banjarbaru.(oetaya/BBAM)

Rangka Utama JPO Banjarbaru Berhasil Terpasang

0

Link, Banjarbaru – Rangka utama Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Jalan A. Yani Kilometer 34, Banjarbaru akhirnya berhasil terpasang pada Senin (31/10/2022) dini hari.

Proses pengangkatan rangka utama JPO tersebut menghabiskan waktu sekitar satu jam dengan bantuan dua unit crane.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarbaru, Eka Yuliesda Akbari mengatakan, progres pengerjaan JPO ini sudah mencapai 90 persen. Di mana, pengangkatan badan JPO merupakan tahapan terberat dalam proyek.

“Setelah ini, kita akan menaikkan untuk penghubung (badan JPO). Tapi sudah tidak mengganggu lalu lintas lagi, karena di jalan nasional ini ada ketentuan tidak boleh (menutup jalan) lebih dari 1×24 jam,” tuturnya.

Nantinya pengerjaan akhir JPO dipastikan tidak akan mengganggu arus lalu lintas. Berbeda dengan pengangkatan JPO kali ini, di mana rekayasa lalu lintas diterapkan untuk pengangkatan badan JPO ini.

Sebelumnya, pengangkatan badan JPO dilaksanakan dengan dua opsi. Yaitu pada Jumat (28/10/2022) malam, dan Minggu (30/10/2022) malam. Akan tetapi pengangkatan badan JPO baru dilaksanakan minggu malam. Dengan pertimbangan lalu lintas pada Jumat (28/10/2022) malam lalu yang dinilai masih ramai.

“Jumat malam itu masih ramai, dan masih ada pekerjaan-pekerjaan berat yang belum selesai,” ucap Eka.

Perihal pengangkatan, Dinas PUPR Banjarbaru sendiri diberi waktu hingga pukul 04.00 Wita untuk menyelesaikan pengangkatan badan JPO ini.

“Memang untuk pengerjaan ini, lebih nyaman di tengah malam. Sehingga dimanfaatkan hingga pukul 4.00 Wita,” tuturnya. (juwita/BBAM)

Menuju Zona Putih, Satgas PMK Maksimalkan Penanganan

0
peningkatan penanganan pmk

Link, Banjabaru – Kalimantan Selatan saat ini menuju penanganan Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) kearah zona putih.

Dalam upaya pembebasan PMK di Provinsi Kalimantan Selatan seiring kasus menunjukkan arah penurunan dan telah berhasil mencapai Zero Reported atau nol kasus PMK,  Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin meminta agar Satuan Tugas (Satgas) penanganan PMK Provinsi Kalimantan Selatan terus bergerak meningkatkan penangangan PMK di Kalsel dengan meningkatkan koordinasi dan sinergi yang kokoh dengan Kabupaten/Kota guna mewujudkan Kalimantan Selatan  menuju Zona Putih PMK.

Upaya menuju zona putih PMK itu, Paman Birin meminta satgas melakukan 6 (enam ) langkah strategis. Yakni, pertama penguatan surveilans untuk pastikan tidak ada penambahan kasus baru dilapangan. Surveilans selain untuk deteksi dini penyakit  juga dilakukan Pre dan Post vaksinasi PMK.

Kedua, Percepatan Realisasi  vaksinasi PMK. Sampai dengan 28 Oktober 2022, Realisasi Vaksinasi PMK di KalSel telah mencapai 57.144 dosis  yang terdiri dari Realisasi Tahap I mencapai 4.717 dosis ( 112, 31%) dari target 4.200 dosis; Tahap II mencapai 43.476 dosis (98,81%) dari target 44.000 dosis dan Tahap III sebesar 8.951 dosis (17.90%) dari target 50.000 dosis. Sehingga diperlukan langkah percepatan dengan membentuk Tim Vaksinator per Kecamatan dengan menambah unsur kepolisian, TNI, Akademisi, Asosiasi Profesi (PDHI dan ISPI); Penyuluh Lapangan.

Ketiga; Percepatan pelaksanaan Pendataan dan Penandaan Hewan Rentan PMK (HRP) dengan  pemasangan Eartag  barcode dan mengaplikasikannya melalui aplikalasi IDENTIK PKH.

Keempat; Melakukan pengendalian lalu lintas hewan rentan penyakit PMK dan Produk Hewan Rentan PMK dengan berpedoman pada Surat Edaran Gubernur Kalimantan Selatan Nomer 524/01664/PK2P/EKO tanggal 30 September 2022 Tentang Pengendalian Lalu Lintas Hewan Rentan Penyakit Mulut Kuku  dan Produk Hewan Rentan Penyakit Mulut dan Kuku   Berbasis Kewilayahan.

Kelima; Meningkatkan desinfeksi pada  kandang HRP , Kandang Penampungan, Rumah Potong Hewan, Pasar Hewan Dan Sarana Transpotasi Pengangkut HRP serta peralatan kandang.

Keenam; Meningkatkan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) ke masyarakat dengan mengoptimalkan Fasilitator yang telah mendapatkan Bimbingan Teknis Fasilitator Penanganan PMK maupun petugas teknis lainnya di Satgas Penanganan PMK.

“Diharapkan melalui langkah- langkah tersebut serta monitoring dan evaluasi yang rutin dilaksanakan oleh Satgas Penanganan PMK (Provinsi /Nasional) serta pihak-pihak terkait lainnya, PMK di  Kalsel dapat dikendalikan guna mendorong pertumbuhan ekonomi, mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan peternak di Kalimantan Selatan,” harap Paman Birin. (why)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

DPRD

DPRD Rampungkan Tiga Raperda Menjadi Perda, Bupati Berikan Apresiasi

0
Link, Martapura - DPRD Kabupaten Banjar merampungkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan dan...
Pemerintah

Pemerintah Jamin Harga BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Naik hingga Akhir 2026

0
Link, Jakarta - Pemerintah memastikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan harga hingga akhir tahun 2026. Kabar baik ini disampaikan Menteri...
KLA 2026

Persiapkan Penilaian KLA 2026, Pemkab Banjar Gelar E-Monev Intern

0
Link, Martapura – Evaluasi pelaksanaan program sekaligus mempersiapkan proses penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menggelar rapat Monitoring dan Evaluasi (E-Monev)...