Beranda blog Halaman 126

Menko Polkam Ad Interim Segera Ditetapkan

0
Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik empat jabatan menteri dan satu wakil menteri Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 September 2025. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Link, Jakarta – Hingga kini pengganti Budi Gunawan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) belum diumumkan.  Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa untuk jabatan Menko Polkam sementara akan diisi oleh pejabat ad interim.

“Berkenaan dengan posisi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan untuk sementara waktu memang Bapak Presiden belum menunjuk secara definitif siapa yang akan beliau tugaskan menjadi Menko Polkam. Sehingga untuk sementara waktu beliau akan menunjuk ad interim untuk menjabat sebagai Menko Polkam,” ucap Menteri Prasetyo.

Lebih lanjut, Prasetyo menyampaikan bahwa pengumuman resmi pejabat ad interim Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan akan disampaikan setelah penetapan ditandatangani. Sementara itu, untuk posisi Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Pras mengatakan bahwa pengganti Menpora yang baru berhalangan hadir dalam pelantikan hari ini.

“Berkenaan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, jadi pengganti Menteri Pemuda dan Olahraga kebetulan posisi sedang di luar kota, sehingga tidak bisa mengikuti pelantikan pada sore hari. Akan dijadwalkan kembali di prosesi pelantikan yang berikutnya,” ujarnya.

Terkait perubahan formasi di Kabinet Merah Putih, Menteri Pras menuturkan bahwa hal tersebut merupakan hak prerogatif dari Presiden Prabowo. Keputusan perubahan formasi ini, menurutnya juga diambil setelah dilakukan evaluasi secara menyeluruh.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto, pada Senin, 8 September 2025, telah melantik empat menteri dan satu wakil menteri Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan periode 2024–2029 di Istana Negara, Jakarta. Pada pelantikan tersebut disampaikan bahwa Budi Gunawan sebagai Menko Polkam, serta Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) telah menyelesaikan tugasnya sebagai menteri. (spy)

Oktober 2025, TMMD Dilaksanakan di Batola dan Tanah Bumbu

0
Batola
Usai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar, program TMMD akan kembali digelar di Kabupaten Batola dan Tanbu, Kalimantan Selatan.

Link, Tanbu – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) hingga kini masih menjadi andalan pemerintah, utamanya untuk membuka akses antar daerah yang terisolasi. Hal itu terbukti dengan banyaknya akses transportasi desa terpencil telah terbuka lebar. Kini program serupa akan kembali digelar pada Oktober 2025 di Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan Tanah Bumbu, di Kalimantan Selatan.

Kasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andie Putra Pratama, menyampaikan, pelaksanaan TMMD berikutnya akan dipusatkan di Kabupaten Batola, tepatnya di Desa Tumih Kecamatan Wanaraya, mulai 9 Oktober 2025 dan diperkirakan selesai pada 7 atau 8 November mendatang. Selain itu, TMMD juga akan dilaksanakan di Kabupaten Tanah Bumbu, yakni di Desa Rejosari dan Mantewe.

Menurut Andie, kegiatan TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui TMMD, pembangunan infrastruktur desa seperti jalan, jembatan, serta fasilitas pendukung lainnya dapat terealisasi lebih cepat dan tepat sasaran.

“TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar pembangunan nonfisik, seperti penyuluhan, sosialisasi, dan pemberdayaan masyarakat desa. Tujuannya agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat dan rasa kebersamaan antara TNI dengan rakyat semakin erat,” ujar Andie di Banjarbaru, Senin (8/9/2025).

Ia berharap pelaksanaan TMMD di Kabupaten Batola dan Tanah Bumbu dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti. Dengan demikian, hasil pembangunan yang dilaksanakan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan memperlancar akses transportasi desa.

Selain itu, TMMD juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat gotong royong masyarakat, karena setiap kegiatan akan melibatkan partisipasi aktif warga desa.

“Keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan TMMD, karena pembangunan yang dilakukan akan lebih terawat jika ada rasa memiliki dari warga,” tambahnya.

Program TMMD sendiri merupakan agenda rutin yang digelar tiga kali dalam setahun, dengan melibatkan berbagai unsur baik dari TNI, pemerintah daerah, maupun masyarakat setempat.

“Ke depan, diharapkan semakin banyak desa yang merasakan manfaat program ini, sehingga kesenjangan pembangunan antarwilayah di Kalimantan Selatan dapat terus diperkecil,” tutup Andie. (tri)

Bunda PAUD Kalsel Dorong Optimalisasi Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah

0

Link, Banjarmasin –Pada Rapat Koordinasi (Rakor) Bunda PAUD 2025, Bunda PAUD Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, menyampaikan bahwa anak-anak adalah generasi emas masa depan bangsa. Tugas orang tua adalah memastikan mereka mendapatkan bekal pendidikan, kasih sayang, serta pembinaan karakter sejak dini, terutama melalui PAUD.

Rakor tahun ini mengangkat tema “Optimalisasi Peran Bunda PAUD Dalam Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah.” Acara tersebut dihadiri oleh seluruh Bunda PAUD dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, sekaligus dirangkai dengan pelantikan Bunda PAUD Kota Banjarbaru, Lisa Halaby.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kalsel menegaskan bahwa program wajib belajar satu tahun pra sekolah yang dicanangkan pemerintah merupakan kebijakan strategis agar setiap anak dapat memperoleh layanan pendidikan anak usia dini.

Program ini diharapkan mampu mempersiapkan anak-anak secara menyeluruh, baik dari aspek kognitif, sosial-emosional, maupun pembentukan karakter.

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi kita semua, yakni pemerintah, lembaga PAUD, masyarakat, serta peran aktif Bunda PAUD sebagai penggerak utama di wilayah masing-masing,” ujar Hj. Fathul Jannah, di Mahligai Pancasila, Senin (8/9/2025).

Ia menambahkan, sebagai Bunda PAUD, ada tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, terjangkau, dan merata di seluruh daerah. Karena itu, ia mengajak seluruh Bunda PAUD kabupaten/kota untuk memperkuat jejaring, meningkatkan koordinasi, serta saling berbagi pengalaman baik.

“Dengan semangat gotong royong, insyaAllah kita bisa mewujudkan anak-anak yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” tambahnya.

Bunda PAUD Kalsel juga berharap Rakor ini dapat menghasilkan rumusan program kerja yang konkret, strategi yang aplikatif, serta komitmen yang kuat dari semua pihak untuk mengawal keberhasilan program wajib belajar satu tahun pra sekolah di Banua.

“Mari kita jadikan Rakor ini sebagai momentum untuk memperkuat jejaring, membangun komitmen bersama, serta menyatukan langkah nyata dalam mendukung keberhasilan program wajib PAUD satu tahun prasekolah,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Ketua Pokja Bunda PAUD Kalsel Hj. Masrupah Syarifuddin mengatakan bahwa dasar kegiatan rakor tersebut merupakan program kerja Bunda PAUD Kalimantan Selatan Tahun 2025.

“Rakor ini adalah untuk meningkatkan koordinasi dan menyamakan persepsi tentang program prioritas Bunda PAUD Kalsel dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat yang ada di tiap daerah masing-masing,” ujarnya

Dalam rakor tersebut juga dilaksanakan panel diskusi dari dua narasumber, yaitu Kepala Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Dr. Ir. Galuh Tantri Narindra, ST., MT. dengan tema “Peran Pemerintah Daerah Dalam Rangka

Menunjang Kebijakan Nasional Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah”, dan kedua Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Selatan Yuli Haryanto, SE, M.Si dengan tema “Peran Strategis Bunda PAUD Dalam Pelayanan PAUD Berkualitas”.

Usai pemaparan materi, dilanjutkan dengan Diskusi Per Kelompok Kabupaten/Kota lalu dilanjutkan dengan Rencana Tindak Lanjut program kerja Bunda PAUD di tiap daerah masing-masing. (tri)

Soal Anak Penderita Bibir Sumbing Tanpa Daun Telinga, Camat Tatah Makmur Klaim Tak Tutup Mata

0
Anak penderita bibir sumbing dan tidak memiliki dua daun telinga, Ahmad Hilmi warga RT06, Desa Tampang Awang saat dikungjungi Anggota DPRD Banjar Wahyu Akbar ramai diberbagai portal berita

Link, Martapura – Kepedulian Pemkab Banjar terhadap Ahmad Hilmi warga RT06, Desa Tampang Awang penderita bibir sumbing dan tidak memiliki dua daun telinga, usai sidak Anggota DPRD Banjar Wahyu Akbar ramai di erbagai portal berita, mendadak tinggi. Setelah instansi teknis kini giliran Pemerintah Kecamatan Tatah Makmur klaim tidak tutup mata.

Pemerintah Kecamatan Tatah Makmur pastikan Ahmad Hilmi (6), warga RT06, Desa Tampang Awang akan mendapatkan dana pendampingan diluar keperluan medis dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Camat Tatah Makmur, Wahyudi Rahmat mengatakan, bahwa saat ini Pemerintah Desa (Pemdes) Tampang Awang tengah memproses syarat administrasi dana diluar keperluan medis untuk Ahmad Hilmi yang berusia 6 tahun putra dari pasangan suami istri (pasutri) Rahmani – Mailani yang menderita bibir sumbing dan tidak memiliki daun telinga yang akan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Ulin Banjarmasin pada 10 September.

“Rencana operasinya hari ini, tapi diundur ke Rabu. Saat ini Pambakal tengah mengurus semua kelengkapan syarat administrasinya. Intinya kita selalu berkoordinasi dengan desa,” ujarnya pada Senin (8/9/2025).

Tak hanya soal Ahmad Hilmi. Wahyudi Rahmat juga mengklaim Pemdes dan Pemerintah Kecamatan selalu memperhatikan kondisi warganya yang tinggal di rumah tidak layak huni (Rutilahu).

“Sebenarnya rumah tidak layak huni di beberapa desa yang ada di Kecamatan Tatah Makmur sudah diusulkan pada awal tahun baik ke Pemerintah kabupaten dan provinsi. Jadi ada yang melalui Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) dan usulan melalui Pokok Pikiran (Pokir) dewan,” katanya.

Kendati demikian, lanjut Wahyudi Rahmat, tidak semua usulan tersebut dapat terpenuhi semua karena luas wilayah Kabupaten Banjar dan ketersediaan anggaran.

“Tapikan bergiliran realisasinya saban tahunnya. Artinya tidak semua usulan terpenuhi sekaligus, dan desa selalu melaporkan ke kecamatan, serta kami juga selalu mencari data rumah warga yang tidak layak huni untuk diusulkan. Artinya kita tidak tutup mata,” sanggahnya. (zainuddin)

Hj. Erna Lisa Halaby Dikukuhkan Fathul Janah Sebagai Bunda PAUD Banjarbaru Periode 2025-2030

0

Link, Banjarmasin – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin resmi mengukuhkan Hj. Erna Lisa Halaby, Wali Kota Banjarbaru sebagai Bunda PAUD Kota Banjarbaru masa bakti 2025-2030, di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Senin (8/9/2025).

Acara yang dirangkai dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan Tahun 2025 ini, dihadiri pula oleh Ketua Pokja Bunda PAUD Kalsel, Ny. Masrufah Syarifuddin serta Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Kalsel.

“Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan hidayah-Nya, saya Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Selatan dengan ini resmi mengukuhkan Bunda PAUD Kota Banjarbaru untuk masa bakti tahun 2025 – 2030. Saya percaya bahwa Ibu selaku Bunda PAUD Kota Banjarbaru dapat melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya disertai penuh rasa tanggung jawab serta memiliki peran dan fungsi sebagai pengawas, pendamping, dan pembina dalam pendidikan anak usia dini. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kekuatan kepada kita semua dalam menjalankan peran Bunda PAUD kepada masyarakat, bangsa dan negara tercinta untuk mewujudkan generasi emas yang unggul dan berakhlak mulia,” ucap Hj. Fathul Jannah Muhidin membacakan Naskah Pengukuhan di hadapan Hj. Erna Lisa Halaby yang disaksikan seluruh tamu undangan yang hadir.

Seraya memasangkan Selempang dan PIN kepada Bunda PAUD Kota Banjarbaru, Hj. Fathul Jannah Muhidin menaruh harapan besar agar kedepan, Bunda PAUD seluruh Kabupaten/kota di Kalsel dapat mengoptimalkan program kerjanya untuk turut memajukan daerah.

“Dengan telah dikukuhkannya Bunda PAUD Kota Banjarbaru, maka lengkaplah seluruh Kabupaten Kota telah memiliki Bunda PAUD. Semoga dengan telah lengkapnya Bunda PAUD di Kalsel, semakin mengoptimalkan jalannya program kerja,” harap Hj. Fathul Jannah yang juga merupakan Ketua TP PKK Provinsi Kalsel ini.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU, antara Pokja PAUD bersama berbagai pihak. Yakni Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Prov. Kalsel, tentang “Percepatan Kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi Anak Usia Dini”. Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, tentang “Peningkatan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini di Provinsi Kalimantan Selatan”. Ketua PW Muslimat NU Provinsi Kalsel tentang “Optimalisasi Program Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah di Provinsi Kalimantan Selatan”. Ketua PW Aisyiyah Kalimantan Selatan tentang “Optimalisasi Program Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah di Provinsi Kalimantan Selatan”. Ketua HIMPAUDI Prov. Kalsel tentang “Optimalisasi Program Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah di Provinsi Kalimantan Selatan”. Ketua IGTKI Kalsel tentang “Optimalisasi Program Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah di Provinsi Kalimantan Selatan”. Serta dengan Deputi Direktur HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services) Provinsi Kalsel tentang “Peningkatan Kualitas Pengajaran Guru PAUD di Provinsi Kalimantan Selatan”.

Selanjutnya sebagai simbol kepedulian terhadap anak, dalam acara tersebut, turut diserahkan Kartu Identitas Anak (KIA) dari Bunda PAUD Kalsel hj. Fathul Jannah Muhidin, kepada 6 (enam) orang perwakilan anak.

Acara yang dilanjutkan dengan rakor Bunda PAUD se-Kalsel tersebut, turut dihadiri pula oleh Pejabat instansi Vertikal di lingkungan Provinsi Kalsel, Tenaga Ahli Gubernur dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Provinsi Kalsel, serta Ketua Organisasi Wanita se-Kalsel. (tri)

Prabowo Reshuffle Kabinet: 4 Menteri dan 1 Wamen Dilantik

0
Prabowo Reshuffle Kabinet: 4 Menteri dan 1 Wamen Dilantik
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik empat menteri dan satu wakil menteri Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029 di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025). BPMI Setpres

Link, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik empat menteri dan satu wakil menteri Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029 di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024–2029.

Adapun pejabat yang dilantik adalah:

  1. Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan,
  2. Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia,
  3. Ferry Joko Yuliantono sebagai Menteri Koperasi,
  4. Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah,
  5. Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah,

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan para pejabat yang dilantik.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan.

Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan ulang kabinet sebagai upaya penguatan fungsi kementerian dalam mendukung visi dan misi pemerintahan hingga tahun 2029.

sumber : BPMI Setpres

Terima Kunjungan PKDN Sespimti, Gubernur Sampaikan Sinergitas Pemprov dengan Forkopimda Kalsel 

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menerima rombongan Praktek Kerja Dalam Negeri (PKDN) Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Sespimti) Polri Dikreg ke-34 di Pemerintah Provinsi Kalsel, Senin (8/9/2025), di ruang PM Noor lantai 4 Kantor Gubernur di Banjarbaru.

Kedatangan Tim PKDN Sespimti Polri Dikreg ke 34 yang dipimpin Irjen Pol Drs Tomex Kurniawan ini didampingi Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Kalsel Irjenpol Rosyanto Yudha Hermawan.

Turut hadir, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Ariadi Noor dan Kepala Inspektorat Provinsi Kalsel Ahmad Fydayyen serta sejumlah pejabat tinggi pratama lingkup Pemprov.

Dibawal pertemuan, Gubernur H. Muhidin mengucapkan selamat datang kepada seluruh tim praktek kerja nya dan mendoakan kelancaran segala kegiatan di Pemprov Kalsel.

Disampaikan informasi untuk peserta PKDN, Provinsi Kalsel memiliki 13 kabupaten/kota, terdapat 156 kecamatan, 2.015 kelurahan/desa dengan jumlah penduduk sekitar 4,27 juta jiwa.

Dalam pandangan Gubernur H Muhidin, hubungan antarpimpin kepala daerah (forkopimda) di Kalsel, terbilang harmonis dan faktor inilah yang menjadikan provinsi ini kondusif dan aman.

Setiap permasalahan yang dihadapi, selalu dikomunikasikan dan dibahas bersama untuk mencari solusi yang terbaik untuk semua pihak.

Diceritakan juga pengalaman Gubernur H Muhidin dengan Kapolda Irjenpol Rosyanto Yudha, saat menghadapi salah satu aksi demonstrasi dan sempat terjadi ketegangan karena belum ada kesempakatan, namun akhirnya bisa diselesaikan dengan baik.

Begitu juga pada saat terjadi unjuk rasa masyarakat pada tanggal 1 September lalu, karena dilakukan komunikasi dengan anggota forkopimda, semua berjalan lancar dan ada insiden yang merugikan.

“Pokoknya kita selalu koordinasi dengan baik, dengan pak Kapolda dan yang lainnya,” ujar Gubernur H Muhidin dihadapan peserta.

Pada sesi pembukaan, Ketua Tim PKDN Sespimti, Irjen Pol Drs Tomex Kurniawan memperkenalkan satu persatu anggota yang hadir, lalu pertukaran cenderamata dan foto bersama.

Selanjutnya masuk sesi pendalam materi berupa dialog peserta dengan Gubernur H Muhidin, seputar bagaimana memecahkan berbagai masalah, mulai soal strategi penanganan konflik, dukungan terhadap digitalisasi, hingga antisipasi ancaman PHK besar-besaran yang mungkin terjadi sebagai imbas permasalahan nasional, dan berbagai kasus lain.

Dalam menyikapi berbagai masalah, Gubernur H Muhidin, satu persatu menyampaikan langkah yang diambilnya di setiap kasus, dengan selalu mengutamakan komunikasi dengan forkopimda, terutama dengan Kapolda, bila terkait masalah keamanan dan ketertiban umum, sebelum melakukan eksekusi atau mengambil kebijakan.

“Setiap permasalahan, kemana kita perlu minta pendapat, kita akan minta pendapat,” ujar Gubernur H Muhidin dalam penjelasannya. (tri)

Timnas Indonesia Imbang 0-0 Lawan Lebanon

0
Timnas Indonesia Imbang 0-0 Lawan Lebanon
Timnas Indonesia vs Lebanon Foto: PSSI

Link, Surabaya – Timnas Indonesia gagal meraih kemenangan setelah bermain imbang 0-0 dengan Lebanon pada FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025) malam WIB. Hasil ini menutup agenda jeda internasional September, usai sebelumnya Skuad Garuda menang besar 6-0 atas Chinese Taipei (5/9/2025).

Sejak awal pertandingan, Indonesia tampil dominan dengan penguasaan bola yang lebih baik. Ricky Kambuaya dan Miliano Jonathans menjadi motor serangan, namun pertahanan rapat Lebanon sulit ditembus. Di sisi lain, tim tamu mengandalkan bola mati untuk menciptakan peluang, meski berhasil diredam lini belakang Garuda.

Memasuki babak kedua, Lebanon sempat memberikan ancaman lewat Karim Darwich yang memaksa Emil Audero melakukan penyelamatan penting. Indonesia mencoba variasi serangan melalui umpan silang Dean James, tetapi peluang emas Stefano Lilipaly masih melayang di atas mistar.

Pelatih Patrick Kluivert melakukan beberapa rotasi dengan memasukkan Marselino Ferdinan, Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Adrian Wibowo. Namun, perubahan ini belum menghasilkan gol. Hingga akhir laga, skor kacamata tetap bertahan.

Hasil imbang ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Indonesia sebelum menghadapi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana Arab Saudi dan Irak sudah menanti bulan depan.

Susunan Pemain

Timnas Indonesia: Emil Audero; Kevin Diks; Jay Idzes, Calvin Verdonk, Dean James; Joey Pelupessy, Ricky Kambuaya, Stefano Lilipaly; Yakob Sayuri, Mauro Zijlstra, Miliano Jonathans.

Pelatih: Patrick Kluivert.

Lebanon: Mostafa Matar; Hussein Sharafeddine, Hussein Zein, Khalil Khamis, Khoder Kaddour, Mohamad Safwan, Walid Shour, Ahmad Kheir El Dine, Mohamad Haidar, Karim Darwich, Ramy Najjarine.

Pelatih: Miodrag Radulovic.

Prediksi Indonesia U-23 vs Korea Selatan U-23: Tiket Final

0
Prediksi Indonesia U-23 vs Korea Selatan U-23: Tiket Final
timnas Indonesia U-23 Foto: PSSI

Link, Surabaya – Laga Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan U-23 pada matchday ketiga Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta, Selasa 9 September 2025 akan dimainkan mulai 19.30 WIB, disiarkan Indosiar.

Indonesia harus menang untuk bisa lolos ke putaran final Piala Asia U-23. Sebab, jika imbang atau kalah, Indonesia hanya akan jadi runner-up dan gagal lolos. Sementara, Korea Selatan hanya butuh hasil imbang untuk lolos.

Indonesia dalam kepercayaan diri yang apik jelang lawan Korea Selatan. Kemenangan atas Makau jadi bukti bahwa Garuda Muda cukup kompetitif. Indonesia bisa mencetak gol, dengan para gelandang yang sebagai opsi saat penyerang tengah buntu.

Namun, Korea Selatan telah menunjukkan di mana level mereka. Mencetak 13 gol dan tidak kebobolan pada dua laga adalah bukti sahih. Korea Selatan punya kemampuan duel udara dan situasi bola mati yang sangat kuat ketika menyerang. Itu adalah senjata utama mereka untuk mencetak gol.

Perkiraan Susunan Pemain

Korea Selatan U-23 (5-3-2): Moon Hyeon-ho; Kim Ji-soo, Choi Seok-hyeon, Lee Hyeon-yong, Choi Ye-hoon, Kang Min-jun; Seo Jae-min, Park Hyun-bin, Lee Seung-woo; Jeong Jae-sang, Cho Sang-hyeok

Pelatih: Lee Min-sung.

Indonesia U-23 (4-2-3-1): Cahya Supriadi; Alfharezzi Buffon, Ksksng Rudianto, Dion Markx, Dony Tri Pamungkas; Robi Darwis, Arkhan Fikri, Toni Firmansyah; Rafael Struick, Jens Raven, Rayhan Hannan

Pelatih: Gerald Vanenburg.

Irlandia Utara Takluk 1-3 dari Jerman di RheinEnergieStadion

0
Irlandia Utara Takluk 1-3 dari Jerman di RheinEnergieStadion
Momen saat gelandang Jerman Florian Wirtz menjebol gawang Irlandia Utara, Senin (08/09/2025). (c) AP Photo/Martin Meissner

Link, Jakarta – Timnas Jerman meraih kemenangan penting dengan mengalahkan Irlandia Utara 3-1 pada laga kedua Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa di RheinEnergieStadion, Senin (8/9/2025) dini hari WIB. Hasil ini menjadi kemenangan perdana Jerman setelah sebelumnya kalah dari Slovakia.

Bermain di depan publik sendiri, skuad asuhan Julian Nagelsmann tampil dominan dengan penguasaan bola hingga 80 persen. Gol cepat hadir pada menit ke-7 melalui Serge Gnabry yang memanfaatkan bola liar dan men-chip bola melewati kiper Peacock-Farrell.

Irlandia Utara sempat memberi perlawanan berarti. Isaac Price menyamakan kedudukan di menit ke-34 lewat sepakan keras dari situasi sepak pojok, membuat skor 1-1 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Jerman terus menekan pertahanan lawan. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil di menit ke-69 saat Nadiem Amiri menyontek umpan silang David Raum menjadi gol kedua. Tak lama berselang, Florian Wirtz memastikan kemenangan lewat tendangan bebas indah yang menghujam pojok kiri atas gawang.

Dengan hasil ini, Jerman mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan dan menempati peringkat ketiga klasemen Grup A. Sementara itu, Irlandia Utara tetap berada di posisi kedua dengan poin yang sama, namun kalah selisih gol.

Kemenangan ini tidak hanya mengangkat moral Der Panzer, tetapi juga menjaga peluang mereka untuk bersaing memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Jerman (4-2-3-1): Oliver Baumann; Waldemar Anton, Robin Koch, Antonio Rudiger, David Raum; Joshua Kimmich, Pascal Gross; Serge Gnabry, Florian Wirtz, Jamie Leweling; Nick Woltemade.

Pelatih: Julian Nagelsmann

Irlandia Utara (3-5-2): Bailey Peacock-Farrell; Trai Hume, Paddy McNair, Eoin Toal; Conor Bradley, Ethan Galbraith, Shea Charles, Ali McCann, Justin Devenny; Isaac Price, Jamie Reid.

Pelatih: Michael O’Neill