Beranda blog Halaman 132

Marc Marquez Juara MotoGP San Marino Usai Redam Bezzecchi

0
Marc Marquez Juara MotoGP San Marino Usai Redam Bezzecchi
Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Link, Jakarta – Marc Marquez akhirnya kembali meraih kemenangan di MotoGP San Marino 2025 yang berlangsung di Sirkuit Misano, Minggu (14/9/2025). Pebalap asal Spanyol itu sukses mengalahkan Marco Bezzecchi dalam pertarungan ketat yang menjadi sorotan balapan.

Memulai lomba dari posisi keempat, Marquez langsung tampil agresif. Ia sempat membayangi Bezzecchi yang menguasai jalannya balapan sejak awal. Berbeda dengan Sprint Race sebelumnya di mana ia terjatuh, kali ini Marquez tampil lebih sabar menunggu momen. Kesempatan emas datang saat Bezzecchi melebar di Tikungan 8, yang dimanfaatkan Marquez untuk merebut posisi terdepan.

Meski Bezzecchi sempat memberi perlawanan ketat hingga sepuluh lap terakhir, Marquez tetap mampu menjaga ritme dan mengunci kemenangan pertamanya setelah sekian lama.

Di belakang mereka, Alex Marquez tampil konsisten dan mengamankan podium ketiga untuk tim Gresini Racing. Sementara itu, Pedro Acosta yang sempat menyalip Fabio Quartararo dan duo VR46 gagal finis akibat masalah rantai pada motornya.

Hasil ini menegaskan bahwa Marc Marquez masih menjadi kekuatan besar di MotoGP, bahkan di tengah dominasi Ducati dan Aprilia. Kemenangan di Misano pun menghidupkan kembali asa juara dunia delapan kali itu untuk bersaing di klasemen musim ini.

Hasil MotoGP San Marino 2025

1. Marc Marquez 41 menit 20,89 detik
2. Marco Bezzecchi +0,568
3. Alex Marquez +7,734
4. Franco Morbidelli +10,379
5. Fabio Di Giannantonio 11,330
6. Fermin Aldeguer +16,069
7. Luca Marini +17,965
8. Fabio Quartararo +20,964
9. Miguel Oliveira +21,565
10. Brad Binder +23,109

Hasnuryadi Hadiri Haul ke 13 Guru Bakrie, Terkenang Pesan untuk Mengabdi kepada Masyarakat Banua

0
Hasnuryadi Hadiri Haul ke 13 Guru Bakrie, Terkenang Pesan untuk Mengabdi kepada Masyarakat Banua

Link, Martapura – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman turut membaur dengan para habib, ulama, guru-guru agama, tokoh dan ribuan jamaah dari berbagai daerah dalam prosesi haul ke-13 KH Ahmad Bakrie, Minggu (14/9/2025) di area Pondok Pesantren Al-Mursyidul Amin Gambut, Kabupaten Banjar.

Diawal sambutannya, Wagub Hasnuryadi menyampaikan salam hormat Gubernur Kalsel H Muhidin yang menugaskannya untuk berhadir di haul KH Bakrie atau biasa dipanggil Guru Bakrie ini.

Teriring doa Gubernur H Muhidin untuk semua jamaah dan masyarakat Banua, semoga diberikan keselamatan dan dikabulkan semua hajat-hajat oleh Allah SWT.

Doa khusus juga disampaikan kepada almarhum Guru Ahmad Bakrie, semoga mendapat tempat yang mulia disisi Allah SWT dan para keturunannya, didoakan semoga diberikan kekuatan untuk melanjutkan menjalankan kebaikan-kebaikan untuk umat muslim di Kalsel khususnya.

Wagub Hasnuryadi juga mengingatkan salah satu pesan almarhum Guru Ahmad Bakrie, agar mengabdi kepada masyarakat Banua Kalimantan Selatan tercinta, nusa dan bangsa.

“Kami juga mengenal Almarhum Guru Ahmad Bakrie dan almarhum Abah (H Abdusamad Sulaiman HB,red) juga berguru kepada Guru Bakrie sewaktu beliau masih hidup. Semua sangat berharap bahwa seluruh keturunan beliau bisa meneruskan apa yang menjadi kebaikan-kebaikan dari Guru Bakrie,” ujar Hasnuryadi.

Dalam salah satu catatan manaqib (riwayat hidup) Guru Ahmad Bakrie disebutkan, ulama kelahiran Bitin, Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rabu, 20 Mei 1959 ini menjalani pendidikan dasar di Madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah “Shalatiyah” Bitin. Tahun 1977, Guru Bakrie melanjutkan pendidikannya agama ke Ponpes Darussalam Martapura dan berguru ke beberapa ulama besar, diantaranya KH Syukri Unus dan KH. Muhammad Zaini Ghani (Guru Sekumpul).

Setelah menyelesaikan pendidikan, dalam perjalanan dakwahnya, Guru Bakrie mendirikan Pondok Pesantren Al-Mursyidul Amin Gambut.

Dalam aktivitas keagamaan, di samping mengelola pondok, Guru Ahmad Bakrie juga sebagai Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin dan mengisi pengajian rutin di masjid itu.

Guru Ahmad Bakrie meninggal dunia pada hari Jum’at, 1 Februari 2013 masehi atau 20 Rabi’ul Awwal 1434 hijriyah dan dimakamkan di area Ponpes Al-Mursyidul Amin Gambut.

Sementara itu, tausiyah disampaikan KH muhammad Sholehan, Pimpinan Ponpes Darul Nasihin.

Dalam salah satu catatan manaqib Guru Ahmad Bakrie adalah ulama yang cinta kepada Rasulullah, ulama, guru guru, dan berjuang untuk mencetak orang orang saleh melalui ceramah ceramahnya dan mendirikan pondok pesantren.

Selanjutnya, KH Muhammad Sholehin menyampaikan sebuah cerita dari seorang ulama bernama Imam Abbul Haraz Alhamdani, saat berada di salah satu masjid di Kota Basrah, bertema dengan seorang pemuda yang sedang menulis.

Setelah ditanya Imam Abbul Haraz, ternyata pemuda itu mencatat nama-nama orang yang cinta dengan Allah SWT, Rasullah SWT dan para ulama.

Lanjut ditanya Imam Abul Haraz, apalah ia masuk dalam catat itu, dijawab tidak ada dalam catatan pemuda itu dan langsung dia menangis cukup lama.

Ditanya sang pemuda kenapa ia menangis, dijawab Abbul Haraz, bahwa dia meminta kepada Allah agar namanya dicatat. Tiba-tiba ada suara yang menyeru “ya Imam sesungguhnya Allah mengampuni dosa dosa kamu sebab ucapan kamu tulislah namaku di golongan orang yang cinta kepada Allah, Rasulullah dan orang saleh.

Pembelajaran yang bisa diambil dari cerita ini ujar KH Muhammad Sholehin, bahwa, Imam Abbul Haraz mendapat ampunan dosa dari Allah SWT lantaran ia mencintai Rasulullah dan para ulama. Hal demikian diharapkan bagi para jamaah dan kaum muslimin, semoga kuga mendapatkan ampunan dan kasih sayang Allah SWT berkat mencintai Rasulullah dan para ulama. (tri)

Menkeu Tetapkan KMK 276/2025, Dana Rp200 T Masuk 5 Bank

0
Menkeu Tetapkan KMK 276/2025, Dana Rp200 T Masuk 5 Bank
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta. (Foto: Ismadi Amrin/InfoPublik)

Link, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa telah menetapkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 276 Tahun 2025. Keputusan tersebut ditetapkan dan mulai berlaku pada Jumat, 12 September 2025.

Dilasir dari infopublik.id, sesuai KMK ini, penempatan uang negara dilakukan pada lima bank umum mitra, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Penempatan uang tersebut dilaksanakan dengan limit mitra kerja pada masing-masing bank umum mitra yaitu: BRI sebesar Rp55 triliun, BNI sebesar Rp55 triliun, Bank Mandiri sebesar Rp55 triliun, BTN sebesar Rp25 triliun, dan BSI sebesar Rp10 triliun. “Ini sudah diputuskan dan siang ini sudah disalurkan ya. Ini kita kirim ke lima bank (yaitu) Mandiri, BRI, BTN, BNI, BSI. Jadi saya pastikan, dana yang harus dikirim masuk ke sistem perbankan hari ini. Pasti pelan-pelan akan ke kredit, sehingga ekonominya bisa bergerak,” terang Menkeu dalam siaran pers yang diterima pada Minggu (14/9/2025).

Lebih lanjut Menkeu menerangkan, tenor penempatan uang negara dilaksanakan untuk jangka waktu enam bulan dan dapat diperpanjang. Menkeu menegaskan, penempatan uang negara tersebut wajib digunakan untuk mendukung pertumbuhan sektor riil, dan tidak diperkenankan digunakan untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN).

Penempatan uang negara kepada bank umum mitra dilakukan dalam bentuk deposito on call konvensional/syariah, dengan mekanisme tanpa lelang. Adapun tingkat bunga/imbal hasil yang dikenakan adalah sebesar 80,476 persen dari BI 7-Day Reverse Repo-Rate (BI 7-DRR Rate) untuk rekening penempatan dalam rupiah.

Selanjutnya, bank umum mitra harus menyampaikan laporan penggunaan atas penempatan uang negara tersebut kepada Menkeu c.q. Direktur Jenderal Perbendaharaan setiap bulan.

Seperti diketahui, sesuai dengan kewenangannya, Menkeu selaku Bendahara Umum Negara melakukan penempatan uang negara dari kas pemerintah di Bank Indonesia untuk melaksanakan pengelolaan kelebihan kas pemerintah pusat. Menkeu menilai, penempatan uang negara pada bank umum perlu dilakukan untuk mendukung pendalaman pasar keuangan dan mendukung program pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Persija Ditahan Bali United 1-1 di JIS, Poin Penuh Melayang

0
Persija Ditahan Bali United 1-1 di JIS, Poin Penuh Melayang
Selebrasi Bruno Tubarao usai mencetak gol dalam laga Persija Jakarta vs Bali United di BRI Super League 2025/2026, Minggu (14/9/2025). (c) Persija Jakarta Official

Link, Jakarta – Persija Jakarta harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh Bali United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (14/9/2025) malam WIB.

Macan Kemayoran sejatinya tampil agresif sejak awal pertandingan. Duet Hanif Sjahbandi dan Fabio Calonego mengalirkan bola ke lini serang, di mana Allano De Souza dan Bruno Tubarao beberapa kali mengancam gawang tim tamu. Namun, Bali United yang bermain disiplin mampu memanfaatkan peluang lebih dulu.

Pada menit ke-19, umpan silang Thijmen Goppel disambut sundulan Mirza Mustafic yang membuat Bali United unggul 1-0. Persija sempat mendapat peluang emas lewat tendangan bebas di dalam kotak penalti akibat pelanggaran backpass, tetapi kesempatan itu gagal dimanfaatkan.

Babak kedua, Persija tampil lebih menekan. Gol penyama akhirnya lahir pada menit ke-56 melalui sepakan keras Bruno Tubarao dari luar kotak penalti. Setelah itu, beberapa peluang tercipta lewat aksi Maxwell Souza hingga Witan Sulaeman, tetapi kiper Mike Hauptmeijer tampil gemilang menjaga gawang Serdadu Tridatu.

Hingga laga usai, skor 1-1 tak berubah. Hasil ini membuat Persija tertahan di posisi kedua klasemen dengan 11 poin, terpaut satu angka dari Borneo FC di puncak. Sementara Bali United tetap di papan tengah dengan enam poin dari lima laga.

Susunan Pemain 

Persija Jakarta: Carlos Eduardo Jordi Amat, Rizky Ridho, Alan Cardoso, Alfriyanto Nico, Fabio Calonego, Van Basty, Hanif Sjahbandi, Allano Brendon Lima, Bruno Tubarao, Maxwell Souza.

Pelatih: Mauricio Souza

Bali United: Mike Hauptmeijer; Bagas Adi, Tim Receveur, Rizky Fajrin, Andika Pradana, Jordy Bruijn, Maouri Ananda, Mirza Mustafic, Irfan Jaya, Thijmen Goppel, Boris Kopitovic.

Pelatih: Johnny Jansen

Nomor 2 Setelah Kanker Serviks, Kanker Payudara Masih Bisa Disembuhkan

0
Oplus_0

Link, Banjarbaru – Kanker payudara merupakan kanker ganas yang berasal dari kelenjar payudara, yang bisa juga disebut dengan tumor. Kanker payudara, sendiri merupakan masalah global dan isu kesehatan wanita yang sangat penting.

Angka kejadian kanker payudara, itu adalah nomor 2 setelah kanker serviks di negara berkembang. Sedangkan di negara maju, kanker payudara menempati urutan yang pertama.

“Di Indonesia datanya menjelaskan, bahwa kanker payudara merupakan kanker yang diderita wanita ke-2 setelah kanker serviks, dan jumlahnya semakin tahun, semakin meningkat,” ungkap dr. Diya Paramita, Sp. B, dokter klinik bedah Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru.

Ia mengatakan, kanker payudara bisa dideteksi secara dini, dan yang paling mudah dilakukan adalah dengan pemeriksaan sendiri, atau sering disingkat menjadi SADARI.

SADARI ini adalah pemeriksaan fisik yang bisa dilakukan sendiri di rumah tanpa alat bantu apa-apa, yang bertujuan untuk mendeteksi adanya perubahan pada payudara. Deteksi ini sangat penting, karena gejala awal bisa kita amati secara dini.

“Sehingga,bila terjadi benjolan bisa kita kontrol ke poli bedah untuk memeriksa kelanjutan, misalnya dengan pemeriksaan USG ataupun Mamografi,” tambahnya.

Jika ditemukan kanker payudara, bisa dilakukan pengobatan. Pengobatan kanker payudara sendiri ini terbagi menjadi 4, yang pertama adalah operasi. Operasi ini adalah modalitas utama untuk terapi kanker payudara, untuk terapi kanker payudara yang pembedahan ini tidak hanya diambil benjolannya saja. Tetapi diambil satu keseluruhan kelenjar payudara disertai kelenjar getah bening yang ada di ketiak.

“Modalitas terapi yang kedua adalah kemoterapi, ini merupakan pemberian obat anti kanker yang bertujuan untuk membunuh sel kanker itu sendiri,” pungkasnya.

Selanjutnya adalah radioterapi, radioterapi ini diberikan untuk mencegah kekambuhan lokal payudara itu sendiri.

Yang terakhir adalah hormonal terapi, ini merupakan terapi pemberian obat hormon yang bertujuan untuk mencegah munculnya hormon estrogen atau hormon pada wanita yang terdeteksi pada kanker payudara.

“Peluang kesembuhan kanker payudara sangat besar, jika dilakukan deteksi yang cepat dan penatalaksanaan yang tepat,” ungka dr Diya

Untuk saat ini, angka kesembuhan untuk kanker payudara stadium 0-1 mencapai 100 %. Untuk stadium 2 dan 3 mencapai 60- 80 persen kesembuhan, sedangkan untuk stadium 4 atau stadium akhir itu kesembuhan nya mencapai 20 persen. Sehingga ada kesempatan kita untuk sembuh dari kanker payudara. (wahyu/BBAM)

 

PSIM Takluk di Kandang, Borneo FC Kokoh di Puncak

0
PSIM Takluk di Kandang, Borneo FC Kokoh di Puncak
Suasana laga PSIM Yogyakarta vs Borneo FC. (Foto: Instagram/borneofc.id)

Link, Jakarta – PSIM Yogyakarta harus mengakui keunggulan Borneo FC setelah kalah 1-3 dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan kelima di Stadion Sultan Agung, Minggu (14/9/2025). Kekalahan ini membuat Laskar Mataram tertahan di papan atas, sementara Pesut Etam berhasil merebut puncak klasemen dengan koleksi 12 poin dari empat pertandingan.

Sejak menit awal, PSIM tampil agresif. Ezequiel Vidal sempat hampir membuka keunggulan setelah menerima umpan matang dari Ze Valente, namun sepakannya melambung tipis di atas gawang Nadeo Argawinata. Tekanan terus diberikan PSIM, termasuk peluang dari tendangan bebas Valente, tetapi Nadeo tampil gemilang di bawah mistar.

Justru Borneo yang lebih efektif. Pada menit ke-28, Muhammad Sihran memanfaatkan celah dengan sepakan keras kaki kiri dari luar kotak penalti yang merobek gawang Cahya Supriadi. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua, Borneo kembali menunjukkan ketajamannya. Juan Villa menggandakan keunggulan lewat assist brilian Mariano Peralta pada menit ke-50. Tekanan PSIM semakin berat ketika Maicon menambah gol ketiga Pesut Etam di menit ke-85.

PSIM sempat memperkecil ketertinggalan melalui aksi Anton Fase pada menit ke-87, namun itu hanya menjadi gol hiburan. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-3 tetap bertahan.

Kemenangan ini menegaskan Borneo FC sebagai kandidat kuat juara musim ini. Sebaliknya, PSIM harus segera memperbaiki lini belakang agar tetap konsisten bersaing di papan atas.

Susunan Pemain

PSIM Yogyakarta: Cahya Supriadi; Reva Adi Utama, Yusaku Yamadera, Franco Ramos Mingo, Raka Cahyana; Rahmatshoh Rahmatzoda; Ezequiel Vidal, Fahreza Sudin, Deri Corfe; Ze Valente, Nermin Haljeta.

Pelatih: Jean-Paul van Gastel

Borneo FC: Nadeo Argawinata; Westherley Garcia Nogueira, Komang Teguh, Christophe Nduwarugira, Fajar Fathur Rahman; Rivaldo Pakpahan, Kei Hirose; Mariano Peralta, Juan Villa, Muhammad Sihran; Joel Vinicius.

Pelatih: Fabio Lefundes

Gubernur Kalsel Buka Jambore Daerah 2025 Kobarkan Semangat Gotong Royong 

0

Link, Banjarbaru- Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso membuka kegiatan Jambore Daerah 2025 yang diikuti seluruh Kabupaten/Kota di Bumi Perkemahan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Lemdikada) Bina Banua, Sungai Ulin, Banjarbaru pada Sabtu (13/9/2025) pagi.‎

‎Pembukaan Jambore Daerah secara resmi dilakukan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso dengan memukul gong yang disaksikan oleh sejumlah Pramuka Penggalang beserta Pembina Pendamping dan Pimpinan Kontingen dari 13 Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Kalsel.‎

‎Peserta yang merupakan utusan Kwarcab masing-masing ini memulai aktifitas pertamanya di Buper Lemdikada Bina Banua dengan melakukan registrasi pada Bidang Sekretariat Jamda Kalsel 2025. Peserta pun mendapatkan KIT perlengkapan peserta saat pelaksanaan Jamda Kalsel 2025 dan Surat Ijin Membangun Tenda (SIM-T) untuk dapat mendirikan tenda pada kapling yang telah disediakan panitia pelaksana.‎

‎Rangkaian kegiatan Jamda 2025 ini yaitu Wisata Edukasi (Taman Wisata Banua dan Museum LM), Wisata Kuliner, Teknik Kepramukaan, Pentas Seni dan Keagamaan.‎

‎”Kakak-kakak peserta Jambore Daerah yang ulun banggakan, kegiatan Jambore Daerah merupakan ajang besar yang mempertemukan para pembina, dan pramuka penggalang dari seluruh penjuru daerah. Ini bukan sekadar perkemahan, tetapi juga sarana pembentukan karakter, pelatihan kepemimpinan, penguatan nilai kebangsaan, dan peningkatan keterampilan hidup,” sampai Gubernur Kalsel, H. Muhidin dalam sambutan tertulisnya dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso.‎

‎Melalui kegiatan ini, Gubernur ingin menanamkan semangat gotong royong, cinta alam, kedisiplinan, dan kemandirian pada generasi muda agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak, dan cinta tanah air.‎

‎Ke depan, Gubernur melihat bahwa kita punya harapan besar dari tunas-tunas muda yang bertumbuh dalam gerakan pramuka agar mereka tampil sebagai generasi yang unggul.‎

‎”Kita yang bergabung dalam gerakan pramuka, kiranya bisa menjadi penggerak dan inspirasi dalam menebarkan benih-benih kepedulian, kedisiplinan dan kejujuran.‎Tegas menolak penyalahgunaan narkoba, pantang bertindak radikal, benci ujaran kebencian, serta mengedepankan tekad untuk selalu hidup dalam harmoni dan kerukunan,” tegasnya.

‎‎Di jambore ini, Gubernur ingin buktikan bahwa kakak-kakak pembina dan pramuka penggalang mampu memberikan teladan dari nilai-nilai kebaikan dari gerakan pramuka. Menurutnya, nikmati setiap kegiatan dengan semangat, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab.

‎”Jadikan jambore ini sebagai pengalaman yang menginspirasi untuk terus berkarya bagi bangsa dan negara,” pungkasnya. (tri)

BMKG Jelaskan Fenomena Gelombang Ekuatorial Rossby Picu Hujan Bali

0
BMKG Jelaskan Fenomena Gelombang Ekuatorial Rossby Picu Hujan Bali
Sebaran hujan lebat dengan warna merah di wilayah Bali dipantau di Denpasar, Bali, Rabu (10/9/2025) dini hari (Foto: BMKG)

Link, Jakarta – Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) mengungkap pemicu hujan lebat yang menyebabkan banjir besar di Bali. Disebutkan bahwa, hujan yang mengguyur wilayah Bali dalam waktu lama itu disebabkan oleh fenomena ‘gelombang ekuatorial Rossby’.

Dilansir dari rri.co.id, Gelombang ekuatorial Rossby juga memicu kelembapan udara yang tinggi. Lantas apa itu fenomena ‘gelombang ekuatorial Rossby’?

“Aktifnya gelombang ekuatorial Rossby di wilayah Bali dan sekitarnya mendukung pertumbuhan awan konvektif. Ini jadi penyebab hujan lebat,” kata Ketua Kelompok Kerja Operasional Meteorologi BBMKG Wilayah III Wayan Musteana di Denpasar, Jumat (12/9/2025).

Gelombang ekuatorial Rossby atau Rossby Ekuator merupakan gelombang atmosfer yang bergerak ke arah barat di sekitar ekuator. Aktifnya gelombang ini mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah yang dilewati.

BMKG menyebut, gelombang Rossby berperan besar dalam dinamika iklim global, sehingga dikenal juga dengan istilah gelombang planet. Di berbagai belahan dunia, gelombang ini secara alami terjadi pada fluida yang berputar, termasuk di atmosfer dan lautan bumi.

Dalam beberapa hari terakhir sebelum banjir, gelombang Rossby aktif di sekitar wilayah Bali. Akibatnya, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat melanda sebagian besar wilayah Bali sejak Selasa (9/9/2025) lalu.

Hujan lebat kemudian memicu genangan di sejumlah titik yang mengakibatkan sejumlah infrastruktur rusak parah hingga lalu lintas lumpuh. Selain itu, hujan juga memicu meluapnya air sungai, salah satunya aliran Tukad (Sungai) Badung di dekat Pasar Badung, Denpasar.

Pertemuan RI–PEA: Prabowo dan MBZ Perkuat Hubungan Bilateral

0
Pertemuan RI–PEA: Prabowo dan MBZ Perkuat Hubungan Bilateral
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), di Presidential Flight, Abu Dhabi, pada Jumat (12/9/2025). BPMI Setpres/Cahyo

Link, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), di Presidential Flight, Abu Dhabi, pada Jumat (12/9/2025).

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh rasa persaudaraan, di mana kedua pemimpin saling menyampaikan apresiasi atas hubungan erat yang telah terjalin antara Indonesia dan PEA.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo dan Presiden MBZ membahas berbagai isu terkini, termasuk eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Kedua pemimpin berdiskusi serta bertukar pandangan mengenai dinamika global dan upaya yang dapat dilakukan untuk menghadapi tantangan bersama.

Kedua kepala negara menekankan pentingnya kerja sama antarnegara, khususnya di kawasan Timur Tengah, guna memperkuat kolaborasi internasional dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia. Mereka menegaskan bahwa negara-negara di kawasan harus bersatu dalam menghadapi dinamika geopolitik yang kian kompleks.

Selain isu global, pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen memperkuat kerja sama bilateral di berbagai sektor. Kedua pemimpin menyatakan tekad membawa hubungan bilateral Indonesia–PEA ke tingkat yang lebih erat dan produktif.

Presiden MBZ menyampaikan penghargaan atas kunjungan Presiden Prabowo ke Abu Dhabi. Ia menegaskan komitmen PEA untuk terus memperluas kerja sama dengan Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan Asia Tenggara.

Senada, Presiden Prabowo memandang PEA sebagai sahabat sekaligus mitra strategis Indonesia. Menurutnya, komunikasi langsung antarpemimpin sangat penting dalam menghadapi tantangan global.

Pertemuan singkat namun produktif tersebut menandai langkah penting bagi Indonesia dan PEA dalam memperkuat hubungan kedua negara.

sumber : BPMI Setpres

Satgas PKH Kembalikan 674.178 Hektare Kawasan Hutan ke Negara

0
Satgas PKH Kembalikan 674.178 Hektare Kawasan Hutan ke Negara
Satgas PKH menyerahkan hasil penguasaan kembali kawasan hutan kepada negara pada pertemuan di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (12/9/2025)/ dok. Kejaksaan Agung.

Link, Jakarta – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kembali menyerahkan hasil penguasaan kembali kawasan hutan kepada negara pada pertemuan di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (12/9/2025).

Pada penyerahan tahap IV ini, Satgas PKH berhasil mengembalikan lahan seluas 674.178,44 hektare dari 245 perusahaan yang tersebar di 15 provinsi.

“Dengan demikian, total kawasan hutan yang telah berhasil dikuasai kembali Satgas PKH sejak delapan bulan lalu mencapai 3.325.133,20 hektare, atau lebih dari 300 persen dari target awal 1 juta hektare,” jelas Satgas PKH sebagaimana dilansir infoublik.id.

Dari jumlah tersebut, seluas 1.507.591,9 hektare diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) untuk dikelola. Sementara 81.793 hektare ditetapkan menjadi bagian kawasan Taman Nasional Tesso Nilo di bawah pengelolaan Kementerian Lingkungan Hidup.

Jaksa Agung Burhanuddin selaku Wakil Ketua I Pengarah Satgas PKH menegaskan, bahwa langkah penertiban kawasan hutan dan pertambangan ilegal ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan keadilan sosial, menjaga kelestarian lingkungan, serta memastikan kekayaan alam dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Kementerian Keuangan sebelumnya menaksir nilai indikasi aset dari penguasaan kembali lahan tahap sebelumnya mencapai Rp150 triliun.

Selain itu, kontribusi terhadap penerimaan negara telah dicatat melalui setoran escrow account Rp325 miliar, setoran pajak hingga 31 Agustus 2025 sebesar Rp184,82 miliar, nilai kontrak Rp2,34 triliun dengan laba bersih Rp1,32 triliun, serta tambahan penerimaan negara dari pajak PBB dan Non-PPP sebesar Rp1,21 triliun per 8 September 2025.

Selain sektor perkebunan, Satgas PKH juga menemukan 4.265.376,32 hektare kawasan hutan dengan bukaan tambang tanpa Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).

Dari hasil verifikasi terhadap 51 perusahaan, 14 perusahaan terindikasi siap dikuasai kembali.

Pada 11 September 2025, penguasaan kembali telah dilakukan terhadap dua perusahaan tambang, yakni PT Weda Bay Nickel di Halmahera Tengah dan Halmahera Timur, Maluku Utara (148,25 ha), serta PT Tonia Mitra Sejahtera di Bombana, Sulawesi Tenggara (172,82 ha).

Total lahan tambang yang berhasil dikuasai kembali mencapai 321,07 hektare.

Ketua Pelaksana Satgas PKH, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait.

“Presiden telah menandatangani perubahan PP Nomor 24 Tahun 2021, yang membuka jalan bagi perhitungan dan penagihan denda administratif kepada subjek hukum terkait penguasaan kembali kawasan hutan,” tegas Febrie.

Turut hadir Ketua Pengarah Satgas PKH sekaligus Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh, Wakil Panglima TNI, Plt. Wakil Jaksa Agung, Wakil Menteri BUMN, Wakil Menteri ATR/BPN, Kabareskrim Polri, serta pejabat tinggi lainnya dari instansi terkait.