Beranda blog Halaman 1342

Kata Irwan Bora, Kasus Dugaan Tandatangan Palsu Jangan Anggap Main-main

0
Kata Iwan Bora, Kasus Dugaan Tandatangan Palsu Jangan Anggap Main-main

Link, Martapura – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) terus lakukan pengusutan terkait kasus dugaan pemalsuan tandatangan Ketua DPRD Kabupaten Banjar, M Rofiqi, yang telah dilaporkan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Banjar pada, 27 April 2022 lalu.

Bahkan, pada 29 April kemarin, dua politisi Gerindra Kabupaten Banjar, Muhammad Syahrin dan Irwan Bora sudah memenuhi panggilan Satreskrim Polres Banjar untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

“Kami hampir dua jam menjalani pemeriksaan dari teman-teman penyidik, dengan sebanyak 23 pertanyaan yang Alhamdulillah semuanya bisa terjawab dengan baik,” ujar Irwan Bora didampingi Muhammad Syahrin.

Seperti yang diketahui bersama, papar Irwan Bora lebih jauh, pemanggilan dirinya sebagai saksi tersebut untuk menerangkan terkait kasus dugaan pemalsuan tanda tangan Ketua DPRD Kabupaten Banjar dari Partai Gerindra.

“Kemarin kan tanda tangan Ketua DPRD discan tanpa seizin ketua. Pada kesempatan ini kami juga meminta teman-teman penyidik agar kasus ini betul-betul dikawal, tak terkecuali teman-teman wartawan agar kasusnya tidak gantung dan cepat diselesaikan. Sehingga, kita bisa tahu nanti siapa pelakunya,” tegas Irwan Bora.

Laporan tersebut, dikatakan Irwan Bora guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di lembaga DPRD Kabupaten Banjar guna menjaga Marwah DPRD Kabupaten Banjar.

“Jangan dianggap main-main. Dan jangan sampai di DPRD ini ada sekelompok orang yang didalamnya mempunyai visi misi tertentu dan dapat memecah belah, serta membuat gaduh di DPRD. Karena itu harus ada penyelesaiannya, jangan sampai kasusnya berlarut-larut,” ucapnya.

Dengan begitu lanjut Irwan Bora lebih jauh, masyarakat dapat segera mengetahui siapa oknum dibelakang pemalsuan tandatangan yang berdampak berubahnya agenda kegiatan di rapat paripurna, yang salah satunya membahas tentang penetapan pimpinan Komisi IV di paripurna, setelah dilakukan pemilihan ketua di Komisi.

“Akibat tanda tangan discan tanpa izin ketua, sidang paripurna yang semula di Banmus dijadwalkan pukul 12.00 Wita, tiba-tiba diubah menjadi pukul 13.00 Wita, hingga akhirnya memicu keributan kemarin karena ada dua versi yang membenarkan lembaran Banmus, dan ada yang tidak terima,” tuturnya.

Kendati demikian, Irwan Bora pun menganggap perbedaan pendapat di DPRD murapakan hal yang biasa sebagai bentuk demokrasi asal jangan sampai lempar kursi.

“Kita pun sebenarnya menyayangkan atas kejadian tersebut. Tapi, yang namanya manusia kita tidak bisa lepas dari salah dan khilaf. Sedangkan terkait tenda tangan yang katanya terparaf atau entah sengaja terparaf itu relatif saja. Sah-sah saja kalau mereka berargumen begitu. Tapi, Kitakan negara hukum,” pungkasnya.(zai/link)

Jelang Lebaran Daging Sapi dan Ayam Merangkak Naik

0

Link, Banjarbaru – Harga kebutuhan di Pasar Bauntung Jl. RO Ulin, Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mulai naik menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri  2022. Salah satunya harga daging sapi yang sebelumnya Rp140 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogramnya.

Salah satu pedagang di Pasar Bauntung Banjarbaru, Noor Habibah mengatakan, bahwa kenaikan harga itu dipicu dengan tingginya permintaan masyarakat jelang idul Fitri.

“Naik mba, Rp150 ribu harga daging khasnya, kalau babat Rp85 ribu, tulangan juga naik dari harga 85 ribu sekarang jadi Rp100 ribu yang bagus Rp110 ribu,” ucapnya.

Habibah menambahkan, pemicu naiknya harga daging sapi disebabkan tingginya jumlah permintaan pelanggan dan mahalnya harga sapi dari peternak.

“Jelang Hari Raya Idul Fitri permintaan pelanggan tinggi, terus juga harga sapi sudah mahal dari sananya jadi kita terpaksa naikkan harga,” pungkasnya.

Sementara itu, selain daging sapi, kenaikan juga terjadi pada ayam potong dari Rp30 ribu jadi Rp48 ribu per kilogram.

“Kalau ayam jumbo tergantung timbangan seperti 2,5 kilogram itu harganya Rp80 ribu. Dada filet aja sudah mencapai harga Rp55 ribu sampai Rp65 ribu,” tutur Mama Zainal penjual ayam potong di pasar Bauntung Banjarbaru. (Ita/BBAM)

Link, Banjarbaru – Harga kebutuhan di Pasar Bauntung Jl. RO Ulin, Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mulai naik menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri  2022. Salah satunya harga daging sapi yang sebelumnya Rp140 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogramnya.

Salah satu pedagang di Pasar Bauntung Banjarbaru, Noor Habibah mengatakan, bahwa kenaikan harga itu dipicu dengan tingginya permintaan masyarakat jelang idul Fitri.

“Naik mba, Rp150 ribu harga daging khasnya, kalau babat Rp85 ribu, tulangan juga naik dari harga 85 ribu sekarang jadi Rp100 ribu yang bagus Rp110 ribu,” ucapnya.

Habibah menambahkan, pemicu naiknya harga daging sapi disebabkan tingginya jumlah permintaan pelanggan dan mahalnya harga sapi dari peternak.

“Jelang Hari Raya Idul Fitri permintaan pelanggan tinggi, terus juga harga sapi sudah mahal dari sananya jadi kita terpaksa naikkan harga,” pungkasnya.

Sementara itu, selain daging sapi, kenaikan juga terjadi pada ayam potong dari Rp30 ribu jadi Rp48 ribu per kilogram.

“Kalau ayam jumbo tergantung timbangan seperti 2,5 kilogram itu harganya Rp80 ribu. Dada filet aja sudah mencapai harga Rp55 ribu sampai Rp65 ribu,” tutur Mama Zainal penjual ayam potong di pasar Bauntung Banjarbaru. (Ita/BBAM)

Harga Cabai dan Bawang di Banjarbaru Naik, Jelang Lebaran

0

Link, Banjarbaru – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Bauntung Jl. RO Ulin, Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, perlahan mengalami kenaikan menjelang Lebaran tahun 2022.

Dari pantuan Linkalimantan.com di Pasar Bauntung Banjarbaru pada Kamis (28/4/2022) diketahui harga cabai merah besar yang sebelumnya Rp60 ribu sekarang mengalami kenaikan mencapai Rp70 ribu per kilogram.

Nurul, salah satu pedagang mengatakan, untuk harga cabai merah besar memang selalu mengalami kenaikan menjelang lebaran. Namun untuk cabai jenis lain, harganya masih stabil.

“Cabai merah besar naik yang sebelumnya seharga Rp60 ribu menjadi Rp70 ribu, sedangkan cabai rawit dan keriting masih hampir sama harganya,” tuturnya.

Ia mengaku, selain cabai bawang juga mengalami kenaikan harga untuk bawang merah Rp30 ribu jadi Rp35 ribu, tomat dari harga Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu, sedangkan bawang putih normal.

Menurutnya, hal yang mempengaruhi harga cabai dan bawang selain permintaan adalah musim dan iklim yang berdampak pada kualitas panen komoditas pangan tersebut.

“Kami menyesuaikan harga beli dengan petani. Tergantung harga dari sananya, Kalo musim hujan apalagi ada banjir bisa mahal. Tergantung cuaca,” pungkasnya. (ita/BBAM)

Di Polisi, Rofiqi Jawab 15 Pertanyaan

0

Link, Martapura – Menindaklanjuti laporan Ketua DPRD Kabupaten Banjar HM Rofiqi atas pemalsuan tanda tangan, Polres Banjar mulai memanggil beberapa pihak.

Sekitar pukul 10.00 Wita (Kamis, 28 April 2022) M Rofiqi didampingi Supiansyah Darham selaku kuasa hukumnya terlihat mendatangi Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Banjar.

“Kedatangan saya ke sini untuk memenuhi keterangan tambahan terkait laporan kami kemarin atas kasus dugaan pemalsuan tandatangan saya. Tadi saya mendapat sekitar 10 hingga 15 pertanyaan. Bahkan, kita juga sudah menjelaskan semua kronologisnya,” ujar Rofiqi.

Mengingat, lanjut Rofiqi, akibat pemalsuan tandatangan dirinya yang telah diparaf tersebut, sejumlah kegiatan pada rapat paripurna yang telah diagendakan Banmus sebelumnya tiba-tiba terjadi perubahan, hingga berujung ricuh.

“Untuk mengubah agenda kegiatan itukan di Banmus sesuai Tata Tertib (Tatib) Dewan. Anehnya, tiba-tiba ada surat undangan yang terbit atas nama saya, dan mengubah jadwal kegiatan. Padahal saya tidak bertandatangan,” akunya.

Sedangkan mengenai perihal pelaporan atas pemalsuan tandatangan dirinya yang dibawa ke ranah hukum, Rofiqi pun menyarankan awak media agar menanyakan langsung kepada kuasa hukumnya, sebelumnya akhirnya Ketua DPRD Kabupaten Banjar meninggalkan Polres Banjar pada pukul 13.30 Wita.

“Kedatangan kami kembali ke Polres Banjar ini untuk membuktikan apakah benar tanda tangan Ketua Dewan di palsukan atau tidak sesuai permintaan salah satu anggota dewan yang kemarin ingin minta dibuktikan,” tegas Supiansyah Darham.

Karena perihal tersebutlah lanjut Supiansyah, Ketua dan anggota DPRD didampingi dirinya pada 27 April kemarin langsung mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Banjar untuk mengadukan pemalsuan tandatangan tersebut.

“Karena itu hari ini kami tindaklanjuti ke Satreskrim Polres Banjar. Pasal yang kami minta sangkakan, yakni Pasal 263 dengan ancaman 6 tahun penjara,” ucapnya.

Supiansyah Darham pun menjelaskan, sebelum pihaknya membawa kasus tersebut keranah hukum, sudah melakukan berbagai pertimbangan. Terlebih, terlapor berinisial N selaku Staf Pertimbangan di DPRD tersebut tak lama lagi purna tugas.

“Karena saya yakin beliau (N) ini tidak memiliki kepentingan terhadap pemalsuan tersebut, tetapi karena ada tekanan dari pihak lain dibelakangnya. Untuk mengungkap siapa dalangnya, biarkan penyidik yang bekerja. Terlebih kami sudah memiliki sejumlah bukti dan saksi-saksi,” pungkasnya.(zai/link)

Ismail Nilai Banner Imbauan/Larangan Sudah Tepat

0

Link, Martapura– Dibalik banyaknya peristiwa terjadi yang mengagetkan publik, beberapa hari ini di depan ruangan sidang DPRD Banjar terpampang banner bertuliskan banner ‘Imbauan Selain Anggota DPRD Kabupaten Banjar dan Tamu Undangan Tidak Diperkenankan untuk Masuk ke Ruang Paripurna. Untuk Masyarakat Umum Selain Undangan Dipersilakan Menempati Lantai Tiga’.

Tidak mengagetkan karena beberapa waktu lalu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar Ahmad Rizanie Anshari mengabarkan ada usulan untuk membatasi pihak-pihak yang berhadir dalam ruang utama sidang paripurna.

Nah, terkait adanya imbauan tersebut, Ismail Hasan dari Fraksi Demokrat pun menegaskan penerbitan banner imbauan sudah terbilang tepat untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan saat gelaran paripurna berlangsung.

“Seperti rapat paripurna beberapa waktu lalu yang viral, karena ada orang yang bukan tamu undangan dan juga bukan anggota DPRD tiba-tiba memasuki ruang paripurna dan tiba-tiba membagi amplop. Akibatnya menimbulkan kegaduhan,” ujarnya kepada sejumlah awak media pada, Rabu (25/4/2022).

Kendati demikian, Ismail Hasan pun mengaku tidak mengetahui siapa yang telah menerbitkan banner imbauan tersebut, dan hanya berasumsi kemungkinan diterbitkan pimpinan DPRD Kabupaten Banjar.

“Hal inikan sebagai antisipasi. Oke, kalau hari ini hanya ada satu oknum, besok siapa yang berani menjamin bahwa tidak ada oknum lain yang memasuki ruang paripurna,” katanya.

Ditanya apakah didalam Tata Tertib (Tatib) dewan ada memuat aturan pembatasan tersebut?

Ismail Hasan pun tidak dapat memastikan.

“Setahu saya tidak ada memastikan bahwa selain tamu undangan tidak boleh memasuki ruang paripurna. Tetapi, didalam tatib juga tidak melarang mengatur tentang imbauan tersebut,” jelasnya.

Perlu diketahui sebelumnya, terkait penerbitan spanduk imbauan tersebut dikatakan Aslam selaku Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Banjar berdasarkan hasil kesepakatan dalam sebuah rapat. Terlebih sudah menjadi Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Sekretariat Dewan untuk memperlancar kegiatan DPRD Kabupaten Banjar, salah satunya terkait pelaksanaan rapat paripurna.(Zai/link)

Penilaian Malam Salikur Masih Berlangsung

0

Link, Banjarbaru – Penjurian festival salikur di Kota Banjarbaru, masih berlangsung sampai saat ini setelah dilepas pada 22 April 2022 lalu.

Dalam penilaian festival salikur ini, para juri akan mendatangi langsung Rt-Rt yang mengikuti festival ini dan  langsung menilai di tempat lampion dan tanglong yang mereka bikin.

“Ini masih berlangsung, tadi malam ke daerah Barat, lianganggang dan ulin,” ungkap Benyamin, Ketua Panitia Festival Selikur.

Walaupun tahun ini yang mengikuti festival selikur, tak sebanyak dibandingkan tahun kemarin. Namun, tak menyurutkan semangat peserta untuk menghias kampung-kampung mereka dengan kreatif.

“Bisa sekitar 2 – 3 hari lagi juri ke tempat peserta, berangkatnya setelah habis tarawih, jam 21:00 Wita sampai selesai,” tambahnya.

Diketahui, ada 36 Rt se-Kota Banjarbaru yang mengikuti festival selikur tahun ini. Setiap peserta, akan memasang lampion dimulai sejak awal Ramadhan lalu, hingga akhir Ramadhan.

Dalam penilaian, masing-masing ornamen memiliki kriteria tersendiri.

Untuk Gapura, juri akan menilai dari sisi kreativitas, artistik, dan finishing. Adapun lampion, item yang dinilai ialah kreativitas, artistik, tata letak, dan pencahayaan. Sementara tanglong, penilaian terdiri dari kreativitas, artistik, kontruksi, cahaya, dan finishing. (Wahyu/BBAM)

Pemko Banjarbaru Kembali Gelar Pasar Murah

0

Link, Banjarbaru – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru kembali adakan Pasar Murah Ramadhan, kini giliran Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) Banjarbaru.

Sebelumnya Pemko Banjarbaru telah mengadakan Pasar Murah di Halaman Dinas Perdagangan Banjarbaru, dan juga dibeberapa titik di Kota Banjarbaru.

Wartono, Wakil Walikota Banjarbaru yang membuka dan meninjau pasar murah tersebut mengatakan bahwa, tujuan diadakannya pasar murah Ramadhan ini tak lain, untuk mempermudah masyarakat mendapatkan sembako. Tentunya dengan harga yang relatif murah, dibandingkan dengan harga di pasaran.

“Semoga bisa membantu masyarakat membeli sembako dengan harga yang murah, dan juga sebagai wadah UMKM membuka bazar. menjelang Idhul Fitri,” jelas Wartono, Rabu (27/4/2022).

Pasar murah Ramadhan ini, menyediakan sembako seperti gula, minyak goreng, dan beras. Tak lupa, menjelang lebaran beberapa UMKM menjajakan cemilan-cemilan khas lebaran seperti kue-kue kering juga tersedia.

“Pasar murah ini  dilaksanakan selama dua hari, yakni hari ini dan besok. Semoga, kegiatan pasar murah ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.(wahyu/BBAM)

Situasi Memanas, Rapat Paripurna Diberhentikan

0

Link, Martpura – Entah apa yang tengah diperebutkan anggota DPRD Kabupaten Banjar dalam rapat paripurna yang konon terhormat, yang pastinya gelaran rapat paripurna dengan tiga agenda bahasan kembali memanas di warnai interupsi, dan hampir berujung baku hantam.

Kembali ricuhnya gelaran rapat paripurna yang salah satu agendanya, yakni tentang Pemilihan dan Penetapan Pimpinan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, dilatarbelakangi adanya dugaan pemalsuan tandatangan Pimpinan DPRD Kabupaten Banjar, yakni M Rofiqi, sehingga terjadi perubahan pada agenda rapat paripurna.

Tak terima tandatangan dirinya dipalsukan pada gelaran paripurna yang sempat diskors sebanyak tiga kali sebelum akhirnya diberhentikan. Rofiqi pun, mencoba meminta klarifikasi terkait penandatanganan palsu yang telah diparaf tersebut dihadapan sejumlah anggota dewan yang berhadir pada rapat paripurna.

“Kalau ini tidak benar kenapa diparaf dan dibagikan. Karena berdasarkan keterangan ibu (salah satu staf) perubahan dilakukan pada 25 tadi, bukan saat Banmus,” ujar Rofiqi.

Pada kesempatan tersebut, Saidan Fahmi dari Fraksi Demokrat pun menyarankan agar langsung mempertanyakan perihal pemberian paraf tersebut kepada yang bersangkutan, yakni Ahmad Rizanie Anshari selaku Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Banjar yang memimpin gelaran rapat Banmus.

“Memang, pada saat itu saya meminta agar direvisi terkait jadwal Pemilihan dan Penetapan Pimpinan Ketua Komisi IV agar jangan di dalam rapat paripurna. Karena di forum rapat paripurna itu nantinya menjadi satu kesatuan, yakni setelah terpilih langsung ditetapkan,” ujar Ahmad Rizanie Anshari saat mencoba meluruskan permasalahan.

Mengingat, lanjut Ahmad Rizanie, terkait penetapan ketua komisi berada di forum paripurna.

Usai rapat paripurna dinyatakan diberhentikan pada pukul 14.49 Wita, ketegangan antar anggota dewan pun masih berlangsung, salah satunya Irwan Bora yang terlibat cekcok mulut dengan Wahyudin dari Partai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan hampir terjadi baku hantam. Namun, sempat dicegah sejumlah anggota dewan yang berhadir, sebelum akhirnya Rofiqi dan sejumlah anggota dewan menuju Polres Banjar untuk melaporkan terkait perihal pemalsuan tandatangan dikegiatan DPRD Kabupaten Banjar.(Zai/Link)

Paripurna DPRD Banjar Diwarnai Tanda Tangan Palsu

0
Paripurna DPRD Banjar Diwarnai Tanda Tangan Palsu

Link, Martapura – Entah ada apa dengan DPRD Kabupaten Banjar belakangan ini. Pastinya hari ini tanda tangan Ketua DPRD Kabupaten Banjar Muhammad Rofiqi diduga sengaja dipalsukan untuk merubah kegiatan yang sudah disusun dan disetujui Banmus, Rabu (27/4/2022).

Sekadar informasi, hari ini Rabu, 27 April pukul 12.00 Wita dijadwalkan pemilihan Ketua Komisi IV DPRD di ruang Komiso IV DPRD Kabupaten Banjar. Namun mendadak kacau, karena selain waktunya dirubah menjadi pukul 13.00 Wita, pemilihan Ketua Komisi IV digelar di ruang rapat paripurna DPRD Banjar.

Parah dan menggelikan, karena untuk perubahan agenda tersebut terdapat tanda tangan Ketua DPRD Kabupaten Banjar Muhammad Rofiqi yanh diduga dipalsukan.

Tentu saja mendapati hal itu, Ketua DPRD Banjar Muhammad Rofiqi langsung bereaksi dan memalsukan tanda tangan itu adalah tindakan pidana, karena itu akan ia laporkan ke penegak hukum.

“Saya sangat kaget, karena pada perubahan jadwal atau agenda DPRD Kabupaten Banjar yang telah disetujui oleh Banmus bisa dirubah atas keinginan satu orang oknum. Yang paling parah perubahan jadwal dengan memalsukan tanda tangan saya selaku Ketua DPRD Banjar, ini jelas tindak pidana,” tegas Rofiqi, Rabu (27/4/2022).

Karena hal ini sudah menyangkut pelanggaran hukum, bahkan etik, ungkap Muhammad Rofiqi, maka tidak bisa dibiarkan, sebab akan merusak ketertiban di DPRD dan juga dampak hukum lainnya.

” Saya terus melakukan konsultasi dengan para ahli hukum untuk mengambil putusan yang tepat. Agar ada sanksi terhadap oknum yang merubah jadwal rapat DPRD Banjar semuanya sendiri dengan memalsukan tanda tangan Ketua DPRD Banjar,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Banjar Muhammad Rofiqi, tegas.(spy).

Safari Ramadhan, Zairullah Sampaikan Tiga Program Prioritas Nasional di Tanbu

0

Link, Batulicin – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar berkabar jika saat ini ada tiga program pembangunan nasional yang diprioritaskan di Kabupaten tanah Bumbu.

Hal itu diungkapkannya saat safari Ramadhan di Istana Anak Yatim, Desa Bersujud, Kecamatan Simpangempat, kabupaten tanah bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu, 24 April 2022.

Dihadapan masyarakat peserta safari, terkait tiga program strategis tersebut Zairullah yang didampingi Kadis PUPR Tanah Bumbu Subhansyah, mengungkapkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dari provinsi.

Pertama, sebut Zairullah, dilanjutkannya pembangunan penyeberangan Batulicin-Kotabaru atau Jembatan Pulau Laut.

“Pembangunan yang kedua adalah menyelesaikan pembangunan Jalan Batulicin-Banjarbaru. Sedangkan program prioritas ke tiga adalah pembangunan Bendungan Kusan di Tanah Bumbu,” sebutnya.

Tidak sampai di situ, Zairullah yang juga Ketua DPW PKB Kalsel  ini juga berkhabar jika setelah lebaran, tim pusat direncakan datang ke lokasi untuk memantau lokasi bendungan. “Kalau yang terkait syarat, prosesnya sudah selesai semua dan sudah diserahkan sesuai permintaan pusat,” ujarnya.

Tahun ini, ditargetkan penyelesaian lahan sudah rampung dan termasuk status pengalihan lahan terkait RTRWnya.

“Tinggal menunggu saja, clean n clean tahun ini selesai semuanya, sehingga tahun depan sudah mulai tahap lain misal fisik bangunan, ” katanya.

Nah, terkait Jembatan Pulau Laut jelasnya lebih jauh, juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Termasuk pendanaannya. Bentunya dana sharing antara dana pusat dan daerah. Namun nilai anggaran dari pusat jauh lebih dominan.

“Sedangkan lanjutan pengerjaan Jalan Batulicin-Banjarbaru, saat ini sedang proses pemyelesaian dan pembangunna jembatan dan jalannya.  Jalan ini tinggal sedikit lagi. Kita doakan segera selesai, ” katanya. (die/BBAM)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

BPS Bersama PLN Martapura Bahas Pelaksanaan Sensus Ekonomi dan Penguatan Integrasi Data Lintas Sektor

0
Link, Martapura - Dukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta penguatan integrasi data lintas sektor, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar dan PLN Unit Layanan...

Perkuat Sinergi Pembangunan Ekonomi, KADIN Lakukan Audiensi dengan Bupati Banjar

0
Link, Martapura - Perkuat sinergi pembangunan ekonomi, pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) melakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur, bertempat di...
Bupati Tulungagung

KPK Tetapkan Bupati Tulungagung sebagai Tersangka Kasus Pemerasan dan Gratifikasi

0
Link, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung periode 2025–2030 berinisial GSW sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan...