Beranda blog Halaman 1351

Sebulan, Penduduk Banjarbaru Bertambah 17 Ribu Jiwa

0

Link, Banjarbaru – Ditetapkannya Kota Banjarbaru sebagai ibukota Provinsi Kalsel pada 15 Februari 22 lalu, diyakini akan berdampak pada pertambahan penduduk. Yang pada gilirannya akan berdampak pada luar areal yang diperuntukkan sebagai kawasan hunian.

“Status sebagai ibukota provinsi tentu akan membawa banyak dampak dan manfaat. Salah satunya jumlah penduduk . Sebagai gambaran, saat ditetapkan sebagai ibu kota provinsi jumlah penduduk Banjarbaru masih berjumlah 256 ribu jiwa. Baru sebulan pasca penetapan tersebut, kini jumlah penduduk Kota Banjarbaru 273 ribu jiwa ada kenaikan sekitar 17 ribu penduduk,” paparnya disela-sela acara Bakti Sosial Penanaman Pohon di Jalan Kehati Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, Cempaka.

Nah dengan realitas ini tambahnya, Pemko Banjarbaru harus sesegera mungkin berbenah terutama berkaitan dengan berkaitan dengan luasan lahan yang berubah menjadi permukiman.

“Konsep Ruang Terbuka Hijau harus benar-benar dijalankan. Karena ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab kita melestarikan lingkungan. Salah satunya seperti yang saat ini kita lakukan, yakni menanam pohon. Mudah-mudahan ini bisa membawa manfaat, membawa dampak yang baik dan kita juga bisa melakukan pencegahan terhadap bencana yang ada di Kota Banjarbaru,” ujarnya..

Sementara itu, dalam acara penanaman pohon yang merupakan rangkaian peringatan hari jadi Kota Banjarbaru ke 23 tersebut antara lain dihadiri, Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono SE.

Tampak Komandan Kodim 1006/Martapura Letnan Kolonel Inf Imam Muchtarom, Inspektur Kota Bajarbaru, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, Plt Kepala DKP3 Kota Banjarbaru, Camat Cempaka, Camat Landasan Ulin, Lurah se Kecamatan Cempaka, TNI, Polri, Ketua Forom RT RW, GNC dan ST12, Kepala Bagian Pemerintahan, Kepala Bagian Prokopim serta undangan lainnya.

“Hari ini kita bersyukur bisa melaksanakan rangkaian acara Hari Jadi ke 23 Kota Banjarbaru Tahun 2022 dengan kegiatan Bakti Sosial Penanaman Pohon di taman  Keanekaragaman Hayati di Kecamatan Cempaka. Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan di taman Kehati. Mudah-mudahan apa yang telah kita laksanakan pada hari ini bisa membawa dampak, membawa manfaat untuk masa depan Kota Banjarbaru,” katanya.

Dengan bertambahnya usia, Aditya berharap, pola pikir masyarakat Kota Banjarbaru ini semakin dewasa, pola pikirnya semakin maju, dan tentunya masyarakatnya lebih sejahtera lagi. (wahyu/BBAM)

Kajari Banjarbaru, Hadiyanto Gantikan Andri Irawan

0

Link, Banjarbaru- Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melaksanakan acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru, dari Andri Irawan, kepada Kajari yang baru Hadiyanto bertempat di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbaru, Jumat (18/03/2022) malam.

Dalam sambutannya, Kajari Banjarbaru terdahulu, Andri Irawan menyampaikan, suatu kehormatan dan kebanggaan dirinya dapat berdiri dalam acara pisah sambut ini.

“Dari lubuk hati kami yang paling dalam mengucapkan terima kasih. Kami ingat pada bulan Juni 2020 pada saat kami dilantik Covid-19 sedang tinggi-tingginya, hingga pada bulan Maret 2022 jadi kami bertugas selama 1 tahun 8 bulan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Banjarbaru yang baru, Hadiyanto, mengatakan, dirinya bertugas di Kota Banjarbaru merupakan hal yang pertama kali.

“Kami akan berusaha menyesuaikan dan mudah-mudahan kehadiran kami disini bisa memberikan warna yang positif. Saya berterima kasih juga kepada Bapak Andri yang selama ini sudah sangat bersinergi dengan kawan-kawan Forkopimda dan Bapak Wali Kota,” tuturnya.

Hadiyanto menambahkan, dirinya memohon dukungannya dari seluruh rekan-rekan Forkopimda dalam bertugas di Kota Banjarbaru.

Wali Kota Banjarbaru, H. M. Aditya Mufri Ariffin mengungkapkan, pergantian Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru ini merupakan proses struktural yang diharapkan akan semakin meningkatkan prestasi dan kinerja yang selama ini sudah terbina dengan baik.

“Pergantian kepemimpinan yang terjadi di Kejaksaan Negeri Banjarbaru ini, tidak akan mengubah hakikat dan tanggungjawab pengabdian yang diemban untuk Kota Banjarbaru,” imbuhnya.

Aditya melanjutkan, dalam kesempatan ini Pemerintah Kota Banjarbaru mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Bapak Andri Irawan atas pengabdian dan Kerjasama yang baik selama bertugas dalam menegakkan hukum di Wilayah Kota Banjarbaru.

“Saya juga mengucapkan selamat bekerja dan berkarya kepada Bapak Hadiyanto. Semoga dengan ditempatkan disini akan membawa warna baru dan membawa manfaat lebih bagi perkembangan Banjarbaru. Terutama dalam upaya penegakkan supremasi hukum, tutupnya.

Dengan pergantian Kejari, Pemerintah Kota Banjarbaru  berharap terus terjalin kerja sama dan koordinasi, dengan prinsip kebersamaan dalam melaksanakan program pembangunan. Karena pada hakekatnya memiliki tujuan yang sama, hanya fungsi saja yang berbeda.(wahyu/BBAM)

Minyak Goreng Tak Lagi Langka

0

Link, Banjarbaru – Entah apa yang terjadi dengan minyak goreng. Ketika harga eceran terendah (HET) ditetapkan pemerintah Rp14.000 per liter minyak goreng seolah sangat terbatas di pasaran. Kini setelah kebijakan itu dicabut langsung banyak beredar di pasaran.

Kendati banyak tetap saja masyarakat mengeluh, karena harga kemasan isi 2 liter menyentuh angka Rp50000.

Sebelumnya, pemerintah menentukan HET migor kemasan sederhana dengan harga Rp 13.500 per liter dan minyak goreng kemasan premium Rp 14.000 per liter, sehingga kebijakan ini menyebabkan stok minyak goreng menjadi langka.

Kemudian setelah dicabut, harga minyak goreng kembali mahal lantaran penetapan harga dikembalikan kepada mekanisme pasar. Hal ini membuat warga Banjarbaru, Kalimantan Selatan kaget.

Bahkan terlihat pajangan minyak goreng kemasan berbagai merek kembali banyak terpajang di salah satu swalayan di Kota Banjarbaru.

“Aneh minyak goreng mendadak banyak di sini padahal kemarin sedikit bahkan kosong. Pas tadi mau saya beli ternyata harganya mahal 50 ribu per dua liternya. Pantesan jadi banyak lagi sekarang minyak gorengnya,” tutur salah seorang ibu rumah tangga Tinah (30).

Tinah menyebutkan, dirinya mendapatkan informasi di media sosial kalau minyak goreng kembali didapatkan di semua swalayan. Namun, ternyata harganya kembali mahal.

“Jadi saya pastikan ke sini ternyata benar. Pantesan jadi banyak dan gampang, harganya mahal. Kaget saya tadi sama teman-teman di sini,” tambahnya.

Tinah bersama teman-temannya pun memborong minyak goreng dengan harga kembali mahal itu untuk memastikan apakah ada pembatasan pembelian atau tidak. Ternyata, saat ditanya ke petugas kasir sekarang sudah tak dibatasi dan dipersilakan membeli banyak karena stoknya melimpah lagi.

“Tadi bebas katanya mau beli banyak tidak apa-apa. Sudah tak dibatasi lagi karena harganya mahal. Kalau kemarin lagi murah, susahnya minta ampun barangnya,” tuturnya. (Ita/BBAM)

Gustava Yandi Bersama Lima Pejabat Luar Daerah, Bidik Kursi Esselon II di Pemko Banjarbaru

0

Link, Banjarbaru – Pengisian kursi jabatan kosong di lingkungan pemerintahan sudah seharusnya dilakukan. Nah, dengan pola lelang jabatan, siapa saja yang memiliki persyaratan cukup berpeluang untuk menduduki jabatan yang diinginkan.

Sehubungan dengan kebutuhan tersebut, saat ini Pemko Banjarbaru tengah melaksanakan seleksi untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama 8 satuan kerja pimpinan daerah. Menarik karena diluar dugaan banyak pejabat yang berminat untuk mengikuti seleksi tersebut. Mereka bukan hanya berasal dari pejabat di lingkungan Pemko Banjarbaru tetapi juga dari luar daerah termasuk Pemprov Kalsel.

Dari lembar pengumuman hasil seleksi administrasi yang ditandatangani Sekdako Sayyid Abdullah Alkaff tertanggal  15 Maret 2022, terdapat 6 nama pejabat dari luar. DR H Gustava Yandi yang beberapa waktu lalu difungsionalkan Gubernur Kalsel dari jabatan kepala dinas termasuk dalam lembar lampiran pengumuman tersebut pada kolom BP2PK.

“Kalu Pak Yandi dari awal sudah disebut-sebut memang akan masuk dalam jajaran pejabat di lingkungan Pemko Banjarbaru. Isunya beliau disebut-sebut akan menduduki jabatan sekdako,” ujar salah seorang pejabat yang ikut dalam seleksi tersebut.

Selain Gustava Yandi, masuk juga nama Gusnanda Effendi yang juga berasal dari Pemprov Kalsel di deretan nama-nama peserta seleksi di kolom Dinas Pendidikan.

Selain nama dua bersaudara tersebut, di kolom calon Sekwan DPRD Kota Banjarbaru terpampang nama Muhammad Muzziburrakhman yang berasal dari Pemkab Batola.

Sementara itu, dari Kabupaten Banjar muncul dua nama, yakni Irwan Jaya di  PUPR dan Noon Zairina Waskita di kolom KP3. Terakhir ada nama pejabat dari Kabupaten Balangan, Hilmi Ariffin di kolom jabatan KP3.

Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufty Ariffin saat dikonfirmasi usia acara pisah sambut Kejari Kota Banjarbaru mengatakan, tidak masalah ada pejabat luar daerah ikut dalam lelang jabatan.

“Lelang inikan sifatnya terbuka, jadi siapa saja boleh mendaftar sepanjang syaratnya terpenuhi,” ujarnya.

Terkait, nama-nama pejabat para peserta lelang dari luar Aditya menegaskan dirinya tidak pernah bertemu dengan mereka sebelum.

“Silah saja mengikuti seleksi terbuka, saya tidak mencampuri proses lelang jabatan ini,” katanya. (Wahyu/BBAM)

RNS Hacker 70 Ribu Akun Jalani Sidang Perdana

0
RNS Hacker 70 Ribu Akun Jalani Sidang Perdana
RNS Hacker 70 Ribu Akun Jalani Sidang Perdana

Link, Banjarbaru –Tersangka tindak pidana siber RNS (22) hecker pemilik 70 ribu akun di 43 negara yang ditangkap Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bekerjasama dengan FBI dan Interpol mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Banjarbaru secara online, Kamis, (17/3/2022) siang.

Sidang dipimping oleh Hakim Ketua, Raden Satya W beserta dua hakim anggota dan panitera dan Penuntut Umum (PU) Ganes Adi, atau yang mewakili. Tergugat sendiri kehadirannya diwakili pengacara. RNS sendiri  dihadirkan via daring dari Mapolres Banjarbaru yang dihubungkan ke persidangan di Ruang Kartika Pengadilan Negeri Banjarbaru.

Dalam sidang tersebut, Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Banjarbaru menyebutkan nilai kerugian yang ditimbulkan akibat perbuatan RNS mencapai Rp1,127 Miliar lebih. Nilai tersebut dari ditotal kejahatan yang disangkakan sejak tahun 2019 sampai 2021.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Negeri Banjarbaru, Pratama Muhammad Rizky menerangkan, hari ini merupakan sidang pertama RNS dengan agenda pembacaan dakwaan dari penuntut umum. Setelah siding pertama ini, nantinya pada 22 Maret mendatang akan diadakan sidang kedua.

“Sidang selanjutnya dengan agenda pemeriksaan saksi – saksi, kemungkinan dilaksanakan secara online lagi,” ujarnya.

Menurut Pratama, rentang waktu persidangan tindak pidana siber tersebut tidak bisa dipastikan. Yang jelas, jika melihat sidang pidana biasanya, maka paling lambat sidang RNS hingga 3 bulan.

Sekadar diketahui bahwa RNS ini merupakan hacker  ber KTP Kalimantan Selatan, yang menjual alat hacker. Korbannya sampai ke mancanegara dengan menggunakan bitcoin sebagai alat transaksi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan lebih dari 70 ribu akun korban tersebar di 43 negara telah dibobol. Para peretas berhasil mencuri data korban yang berasal dari Thailand, Hong Kong, Jepang, Prancis, USA, dan Inggris.(wahyu/BBAM)

Minat Masyarakat Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Karang Intan Rendah

0
Minat Masyarakat Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Karang Intan Rendah

Link, Martapura – Pelaksanaan vaksin dosis kedua di Kecamatan Karang Intan sepertinya tidak berjalan sebagaimana pelaksanaan vaksin dosis pertama. Hal itu terlihat dari sejumlah pelaksanaan vaksin dosis kedua yang digelar di titik-titik tertentu wilayah Kecamatan Karang Intan. Dimana antusias warga tak sebesar saat pelaksaan vaksin dosis pertama.

Camat Karang Intan, Kabupaten Banjar Muhammad Ilmi tidak menampik hal itu.

“Realitanya memang begitu. Angka persentasi peserta vaksinasi Covid-19 dosis kedua relative masih rendah. Hal itu terjadi lantaran kurangnya kemauan masyarakat untuk divaksinasi dosis kedua. Ditambah lagi masih banyak pernikahan dini yang dapat menambah angka stanting,” paparnya dihadapan peserta Lokakarya mini lintas sektor di UPT Puskesmas Karang Intan 2 Desa Sungai Alang Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Rabu (16/3/2022).

Rendahnya minat masyarakat tersebut ungkanya lebih jauh, dikarenakan sebagian besar masyarakat mau divaksin karena mengharapkan imbalan. Baik imbalan berupa sembako maupun imbalan dalam bentuk lain.

“Demikian juga dengan masih banyaknya pernikahan dini. ini kan ujung-ujungnya akan menambah angka stanting,” jelasnya.

Kendati demikian, pihak kecamatan dan seluruh jajaran pelaksana pembangunan di wilayah Kecamatan Karang Intan tidak akan berhenti mengajak ikut vaksinasi.

“Tentu saja tak ketinggalan, kami juga tak bosa mengajak seluruh lapisan masyarakat agar memperhatikan nilai gizi pada anak. Sangat Penting guna terciptanya tumbuh kembang anak yang sehat,”ajaknya.(spy)

Berubah Status, Demokrat Minta Kontribusi Perumda-PBB Ditingkatkan

0

Link, Martapura – Setelah sekian lama, akhirnya Perusahaan Daerah Pasar Bauntung Batuah (PD PBB) yang notabene milik Pemkab Banjar, resmi berubah status menjadi Perusahaan Umum Daerah Pasar Bauntung Batuah Perumda-PBB.

Hal itu setelah Rabu, 16 Maret 2022 melalui rapat paripurna, DPRD Banjar mensahkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Badan Hukum Perusahaan Miliki Daerah menjadi peraturan daerah.

Saidan Fahmi, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Banjar

Dengan menjadi Perumda-PBB menurut Saidan Fahmi, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Banjar, harus bisa memberikan kontribusi yang memadai bagi daerah.

“Selama ini dengan status PD-PBB, perusahaan ini saya anggap belum memberikan kontribusi yang memadai. Itu jika dibandingkan dengan banyaknya asset yang dikelola,” ujar politisi yang juga anggota Komisi II DPRD Banjar ini, kepada Linkalimantan.com, Rabu, 16 Maret 2022.

Diungkapkannya, asset yang dikelola perusahaan plat merah itu nilainya sekitar satu triliun rupiah. Sementara pendapatan yang mampu disetorkan sebagai pendapatan asli daerah tidak sampai Rp500 juta setahunnya.

“Untuk setoran tahun ini saya belum tahu berapa angkanya, yang pasti setoran tahun kemarin hanya berkisar Rp350 jutaan. Angka ini jelas sangat sangat kecil jika dikalkulasikan dengan asset yang dikelola,” ujarnya.

Lebih jauh Saidan berpendapat, dengan status baru sebagai perumda diharapkan bisa memberikan kontribusi yang sepadan. Jika tidak memberikan efek positif, politisi berlatar belakang aktivis mahasiswa ini menyarannya perusahaan tersebut lebih baik dibubarkan saja.

“Ini baru soal kontribusi pendapatan, belum lagi sisi pengelolaan terhadap fisik assetnya. Ini tantangan bagi manajemen Perumda-PP untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan. Diharapkan pada gilirannya masyarakat pasar akan meresa lebih nyaman beraktifitas,” katanya.

Terpisah, Bupati Banjar H Saidi Mansur menaruh harapan besar terhadap kedua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang telah berubah badan hukumnya tersebut.

“Kami menginginkan perusahaan daerah menjadi lebih baik lagi kedepannya. Karena, dengan perubahan bentuk badan hukum ini, dipastikan akan berdampak positif, baik bagi daerah, hingga pendapatan perusahaan tersebut. Terlebih Raperda ini merupakan amanah Undang-undang (UU) yang harus dilaksanakan,” ucapnya.

Saidi meyakini bahwa perusahaan daerah yang berubah bentuk badan hukumnya tersebut sudah mempunyai berbagai langkah strategi untuk memajukan perusahaanya.

“Mudah mudahan dengan beralih ke PT, baik organ, struktur, hingga muatan perusahaan daerah, dapat membantu menyelesaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi perusahaan daerah. Terlebih mereka juga dapat melakukan kerjasama. Tapi, sejauh ini perusahaan daerah telah dapat berjalan dengan baik,” katanya.(spy)

Ada Retail Jual Minyak Goreng Bundling

0

Link, Banjarbaru – Di tengah kondisi langkanya minyak goreng di pasaran, ada saja oknum yang memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengeruk keuntungan besar. Seperti yang terjadi di salah satu toko modern yang ada di Banjarbaru diduga menjual minyak goreng dipaketkan dengan produk lain atau bundling.

Berada di Jalan Trikora, RT. 42 RW. 3, Guntung Manggis, Kota Banjarbaru tersebut menjual minyak goreng dalam dua paket, paket Rp50 ribu dan paket Rp60 ribu.

Salah satu pramuniaga mengatakan, toko modern tersebut menjual paketan minyak goreng dengan produk lain sepeti pewangi dan sabun cuci piring.

“Ada dua paket, yang Rp50 ribu dan Rp60 ribu. Paket pertama minyak goreng kemasan dua liter ditambah pewangi dan sabun cuci piring dipatok harga Rp60 ribu. Sedangkan paket kedua, minyak dua liter dengan pewangi dipatok harga Rp50 ribu,” ucapnya.

Seorang pelanggan berinisial A membeberkan, ia membeli paketan yang Rp60 ribu disebabkan tidak mempunyai pilihan lain, lantaran dirinya sudah mencari kesana kemari di retail modern banyak kekosongan stok minyak goreng.

“Terpaksa dibeli, habis butuh sih,” keluh ibu rumah tangga ini.

Senada dengan A, salah seorang warga Irwan mengatakan di toko modern tersebut tidak melayani pembelian minyak goreng kemasan satuan. Tentu saja aturan sepihak itu dirasa sangat memberatkan.

“Selain harus mengeluarkan uang lebih, belum tentu saya membutuhkan barang yang dibundling tersebut. Tetapi, akhirnya saya terpaksa membeli paketan minyak goreng ini karena butuh,” ucapnya.

Dirinya berpendapat dengan langkanya minyak goreng sekarang tentu toko-toko akan memanfaatkan kondisi ini untuk menjajakan produk lain yang kurang laku.

“Minyak goreng merupakan produk yang punya nilai kompetitif dan langka, maka dia bisa ambil kesempatan untuk menjual produk lain,” pungkasnya. (Ita/BBAM)

Kebakaran Di Guntung Manggis Hanguskan Atap Rumah Warga

0
Kebakaran Di Guntung Manggis Hanguskan Atap Rumah Warga

Link, Banjarbaru- Sebuah rumah di Komplek Citra Palam Permai Jalan Maduratna RT 045 RW 001 nomor rumah 04 Kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin , Banjarbaru menjadi sasaran amukan si jago merah.

Kejadian ini terjadi pada, Rabu (16/3/2022) pada pukul 8.30 Wita, dan api padam pukul 10.00 wita.

“Kondisi terbakar 30 persen, yaitu atap dan ruang tamu, dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ungkap Zaini, Kepala Pelaksanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarbaru, Rabu (16/3/2022).

Rumah yang terbakar tersebut rumah permanen, yang ditinggali Abdul Gais dan empat orang keluarga. Penyebab kebakarannya sendiri masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwajib.

“Dalam penanganannya kami dibantu oleh beberapa pemadam kebakaran baik dari Banjarbaru, Banjar dan Provinsi. Ada juga dari Tagana, TNI/Polri, PMI dan Disperkim,” jelasnya. (Wahyu/BBAM)

Kedapatan Membawa Sabu, S Ditangkap Polisi

0

Link, Banjarbaru- Polisi Resor (Polres) Kota Banjarbaru, kembali menangkap sindikat penyalahgunaan Narkotika. Kali ini S (52) warga Cempaka, ditangkap Satresnarkoba Polres Banjarbaru di depan Toko UP PD Gemilang, Jalan Simpang Empat Peramuan, Landasan Ulin Timur, Landasan Ulin, Banjarbaru.

AKBP Nur Khamid melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Tajudin Noor menjelaskan, berawal dari informasi masyarakat pada Jumat (11 Maret 2022), yang menyatakan bahwa di tempat tersebut akan terjadi transaksi narkotika.

“Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan oleh Satresnarkoba Polres Banjarbaru,” kata Tajudin, Rabu (16/03/2022).

Dan ternyata benar, setelah dilakukan penggeledahan dari yang bersangkutan ditemukan barang bukti satu lembar plastik klip. Berisi sabu dengan berat kotor 80,62 gram dan berat bersih 79, 17 gram, yang disimpan dalam plastik hitam.Kemudian ditemukan pula barang bukti handphone Nokia Hitam dan barang bukti lainnya.

Atas temuan tersebut, Udin dibawa ke Polres Banjarbaru dan dikenakan Pasal 114 Ayat 2 Sub Pasal 112 Ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (Wahyu/BBAM)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Kesenjangan Imunisasi

Kesenjangan Imunisasi Masih Tinggi, Daerah Diminta Kejar Target 2026

0
Link, Jakarta - Upaya melindungi anak Indonesia melalui imunisasi masih menghadapi tantangan besar. Hingga 2025, cakupan imunisasi bayi, baduta, dan anak usia sekolah di...
Satgas PKH

Satgas PKH Setor Rp11,42 Triliun, Pemerintah Perkuat Penertiban Kawasan Hutan

0
Link, Jakarta - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan menyaksikan penyerahan denda administratif dan hasil penyelamatan keuangan negara sebesar Rp11,42...
Sekumpul

Tata Kawasan Sekumpul, Pemkab Banjar Akan Perbaiki Drainase di Kelurahan Sekumpul

0
Link, Martapura - Menindaklanjuti kondisi drainase di Gang Taufik, Kelurahan Sekumpul yang tidak berfungsi secara optimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum...