Beranda blog Halaman 1351

Minyak Goreng Tak Lagi Langka

0

Link, Banjarbaru – Entah apa yang terjadi dengan minyak goreng. Ketika harga eceran terendah (HET) ditetapkan pemerintah Rp14.000 per liter minyak goreng seolah sangat terbatas di pasaran. Kini setelah kebijakan itu dicabut langsung banyak beredar di pasaran.

Kendati banyak tetap saja masyarakat mengeluh, karena harga kemasan isi 2 liter menyentuh angka Rp50000.

Sebelumnya, pemerintah menentukan HET migor kemasan sederhana dengan harga Rp 13.500 per liter dan minyak goreng kemasan premium Rp 14.000 per liter, sehingga kebijakan ini menyebabkan stok minyak goreng menjadi langka.

Kemudian setelah dicabut, harga minyak goreng kembali mahal lantaran penetapan harga dikembalikan kepada mekanisme pasar. Hal ini membuat warga Banjarbaru, Kalimantan Selatan kaget.

Bahkan terlihat pajangan minyak goreng kemasan berbagai merek kembali banyak terpajang di salah satu swalayan di Kota Banjarbaru.

“Aneh minyak goreng mendadak banyak di sini padahal kemarin sedikit bahkan kosong. Pas tadi mau saya beli ternyata harganya mahal 50 ribu per dua liternya. Pantesan jadi banyak lagi sekarang minyak gorengnya,” tutur salah seorang ibu rumah tangga Tinah (30).

Tinah menyebutkan, dirinya mendapatkan informasi di media sosial kalau minyak goreng kembali didapatkan di semua swalayan. Namun, ternyata harganya kembali mahal.

“Jadi saya pastikan ke sini ternyata benar. Pantesan jadi banyak dan gampang, harganya mahal. Kaget saya tadi sama teman-teman di sini,” tambahnya.

Tinah bersama teman-temannya pun memborong minyak goreng dengan harga kembali mahal itu untuk memastikan apakah ada pembatasan pembelian atau tidak. Ternyata, saat ditanya ke petugas kasir sekarang sudah tak dibatasi dan dipersilakan membeli banyak karena stoknya melimpah lagi.

“Tadi bebas katanya mau beli banyak tidak apa-apa. Sudah tak dibatasi lagi karena harganya mahal. Kalau kemarin lagi murah, susahnya minta ampun barangnya,” tuturnya. (Ita/BBAM)

Gustava Yandi Bersama Lima Pejabat Luar Daerah, Bidik Kursi Esselon II di Pemko Banjarbaru

0

Link, Banjarbaru – Pengisian kursi jabatan kosong di lingkungan pemerintahan sudah seharusnya dilakukan. Nah, dengan pola lelang jabatan, siapa saja yang memiliki persyaratan cukup berpeluang untuk menduduki jabatan yang diinginkan.

Sehubungan dengan kebutuhan tersebut, saat ini Pemko Banjarbaru tengah melaksanakan seleksi untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama 8 satuan kerja pimpinan daerah. Menarik karena diluar dugaan banyak pejabat yang berminat untuk mengikuti seleksi tersebut. Mereka bukan hanya berasal dari pejabat di lingkungan Pemko Banjarbaru tetapi juga dari luar daerah termasuk Pemprov Kalsel.

Dari lembar pengumuman hasil seleksi administrasi yang ditandatangani Sekdako Sayyid Abdullah Alkaff tertanggal  15 Maret 2022, terdapat 6 nama pejabat dari luar. DR H Gustava Yandi yang beberapa waktu lalu difungsionalkan Gubernur Kalsel dari jabatan kepala dinas termasuk dalam lembar lampiran pengumuman tersebut pada kolom BP2PK.

“Kalu Pak Yandi dari awal sudah disebut-sebut memang akan masuk dalam jajaran pejabat di lingkungan Pemko Banjarbaru. Isunya beliau disebut-sebut akan menduduki jabatan sekdako,” ujar salah seorang pejabat yang ikut dalam seleksi tersebut.

Selain Gustava Yandi, masuk juga nama Gusnanda Effendi yang juga berasal dari Pemprov Kalsel di deretan nama-nama peserta seleksi di kolom Dinas Pendidikan.

Selain nama dua bersaudara tersebut, di kolom calon Sekwan DPRD Kota Banjarbaru terpampang nama Muhammad Muzziburrakhman yang berasal dari Pemkab Batola.

Sementara itu, dari Kabupaten Banjar muncul dua nama, yakni Irwan Jaya di  PUPR dan Noon Zairina Waskita di kolom KP3. Terakhir ada nama pejabat dari Kabupaten Balangan, Hilmi Ariffin di kolom jabatan KP3.

Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufty Ariffin saat dikonfirmasi usia acara pisah sambut Kejari Kota Banjarbaru mengatakan, tidak masalah ada pejabat luar daerah ikut dalam lelang jabatan.

“Lelang inikan sifatnya terbuka, jadi siapa saja boleh mendaftar sepanjang syaratnya terpenuhi,” ujarnya.

Terkait, nama-nama pejabat para peserta lelang dari luar Aditya menegaskan dirinya tidak pernah bertemu dengan mereka sebelum.

“Silah saja mengikuti seleksi terbuka, saya tidak mencampuri proses lelang jabatan ini,” katanya. (Wahyu/BBAM)

RNS Hacker 70 Ribu Akun Jalani Sidang Perdana

0
RNS Hacker 70 Ribu Akun Jalani Sidang Perdana
RNS Hacker 70 Ribu Akun Jalani Sidang Perdana

Link, Banjarbaru –Tersangka tindak pidana siber RNS (22) hecker pemilik 70 ribu akun di 43 negara yang ditangkap Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bekerjasama dengan FBI dan Interpol mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Banjarbaru secara online, Kamis, (17/3/2022) siang.

Sidang dipimping oleh Hakim Ketua, Raden Satya W beserta dua hakim anggota dan panitera dan Penuntut Umum (PU) Ganes Adi, atau yang mewakili. Tergugat sendiri kehadirannya diwakili pengacara. RNS sendiri  dihadirkan via daring dari Mapolres Banjarbaru yang dihubungkan ke persidangan di Ruang Kartika Pengadilan Negeri Banjarbaru.

Dalam sidang tersebut, Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Banjarbaru menyebutkan nilai kerugian yang ditimbulkan akibat perbuatan RNS mencapai Rp1,127 Miliar lebih. Nilai tersebut dari ditotal kejahatan yang disangkakan sejak tahun 2019 sampai 2021.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Negeri Banjarbaru, Pratama Muhammad Rizky menerangkan, hari ini merupakan sidang pertama RNS dengan agenda pembacaan dakwaan dari penuntut umum. Setelah siding pertama ini, nantinya pada 22 Maret mendatang akan diadakan sidang kedua.

“Sidang selanjutnya dengan agenda pemeriksaan saksi – saksi, kemungkinan dilaksanakan secara online lagi,” ujarnya.

Menurut Pratama, rentang waktu persidangan tindak pidana siber tersebut tidak bisa dipastikan. Yang jelas, jika melihat sidang pidana biasanya, maka paling lambat sidang RNS hingga 3 bulan.

Sekadar diketahui bahwa RNS ini merupakan hacker  ber KTP Kalimantan Selatan, yang menjual alat hacker. Korbannya sampai ke mancanegara dengan menggunakan bitcoin sebagai alat transaksi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan lebih dari 70 ribu akun korban tersebar di 43 negara telah dibobol. Para peretas berhasil mencuri data korban yang berasal dari Thailand, Hong Kong, Jepang, Prancis, USA, dan Inggris.(wahyu/BBAM)

Minat Masyarakat Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Karang Intan Rendah

0
Minat Masyarakat Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Karang Intan Rendah

Link, Martapura – Pelaksanaan vaksin dosis kedua di Kecamatan Karang Intan sepertinya tidak berjalan sebagaimana pelaksanaan vaksin dosis pertama. Hal itu terlihat dari sejumlah pelaksanaan vaksin dosis kedua yang digelar di titik-titik tertentu wilayah Kecamatan Karang Intan. Dimana antusias warga tak sebesar saat pelaksaan vaksin dosis pertama.

Camat Karang Intan, Kabupaten Banjar Muhammad Ilmi tidak menampik hal itu.

“Realitanya memang begitu. Angka persentasi peserta vaksinasi Covid-19 dosis kedua relative masih rendah. Hal itu terjadi lantaran kurangnya kemauan masyarakat untuk divaksinasi dosis kedua. Ditambah lagi masih banyak pernikahan dini yang dapat menambah angka stanting,” paparnya dihadapan peserta Lokakarya mini lintas sektor di UPT Puskesmas Karang Intan 2 Desa Sungai Alang Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Rabu (16/3/2022).

Rendahnya minat masyarakat tersebut ungkanya lebih jauh, dikarenakan sebagian besar masyarakat mau divaksin karena mengharapkan imbalan. Baik imbalan berupa sembako maupun imbalan dalam bentuk lain.

“Demikian juga dengan masih banyaknya pernikahan dini. ini kan ujung-ujungnya akan menambah angka stanting,” jelasnya.

Kendati demikian, pihak kecamatan dan seluruh jajaran pelaksana pembangunan di wilayah Kecamatan Karang Intan tidak akan berhenti mengajak ikut vaksinasi.

“Tentu saja tak ketinggalan, kami juga tak bosa mengajak seluruh lapisan masyarakat agar memperhatikan nilai gizi pada anak. Sangat Penting guna terciptanya tumbuh kembang anak yang sehat,”ajaknya.(spy)

Berubah Status, Demokrat Minta Kontribusi Perumda-PBB Ditingkatkan

0

Link, Martapura – Setelah sekian lama, akhirnya Perusahaan Daerah Pasar Bauntung Batuah (PD PBB) yang notabene milik Pemkab Banjar, resmi berubah status menjadi Perusahaan Umum Daerah Pasar Bauntung Batuah Perumda-PBB.

Hal itu setelah Rabu, 16 Maret 2022 melalui rapat paripurna, DPRD Banjar mensahkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Badan Hukum Perusahaan Miliki Daerah menjadi peraturan daerah.

Saidan Fahmi, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Banjar

Dengan menjadi Perumda-PBB menurut Saidan Fahmi, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Banjar, harus bisa memberikan kontribusi yang memadai bagi daerah.

“Selama ini dengan status PD-PBB, perusahaan ini saya anggap belum memberikan kontribusi yang memadai. Itu jika dibandingkan dengan banyaknya asset yang dikelola,” ujar politisi yang juga anggota Komisi II DPRD Banjar ini, kepada Linkalimantan.com, Rabu, 16 Maret 2022.

Diungkapkannya, asset yang dikelola perusahaan plat merah itu nilainya sekitar satu triliun rupiah. Sementara pendapatan yang mampu disetorkan sebagai pendapatan asli daerah tidak sampai Rp500 juta setahunnya.

“Untuk setoran tahun ini saya belum tahu berapa angkanya, yang pasti setoran tahun kemarin hanya berkisar Rp350 jutaan. Angka ini jelas sangat sangat kecil jika dikalkulasikan dengan asset yang dikelola,” ujarnya.

Lebih jauh Saidan berpendapat, dengan status baru sebagai perumda diharapkan bisa memberikan kontribusi yang sepadan. Jika tidak memberikan efek positif, politisi berlatar belakang aktivis mahasiswa ini menyarannya perusahaan tersebut lebih baik dibubarkan saja.

“Ini baru soal kontribusi pendapatan, belum lagi sisi pengelolaan terhadap fisik assetnya. Ini tantangan bagi manajemen Perumda-PP untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan. Diharapkan pada gilirannya masyarakat pasar akan meresa lebih nyaman beraktifitas,” katanya.

Terpisah, Bupati Banjar H Saidi Mansur menaruh harapan besar terhadap kedua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang telah berubah badan hukumnya tersebut.

“Kami menginginkan perusahaan daerah menjadi lebih baik lagi kedepannya. Karena, dengan perubahan bentuk badan hukum ini, dipastikan akan berdampak positif, baik bagi daerah, hingga pendapatan perusahaan tersebut. Terlebih Raperda ini merupakan amanah Undang-undang (UU) yang harus dilaksanakan,” ucapnya.

Saidi meyakini bahwa perusahaan daerah yang berubah bentuk badan hukumnya tersebut sudah mempunyai berbagai langkah strategi untuk memajukan perusahaanya.

“Mudah mudahan dengan beralih ke PT, baik organ, struktur, hingga muatan perusahaan daerah, dapat membantu menyelesaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi perusahaan daerah. Terlebih mereka juga dapat melakukan kerjasama. Tapi, sejauh ini perusahaan daerah telah dapat berjalan dengan baik,” katanya.(spy)

Ada Retail Jual Minyak Goreng Bundling

0

Link, Banjarbaru – Di tengah kondisi langkanya minyak goreng di pasaran, ada saja oknum yang memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengeruk keuntungan besar. Seperti yang terjadi di salah satu toko modern yang ada di Banjarbaru diduga menjual minyak goreng dipaketkan dengan produk lain atau bundling.

Berada di Jalan Trikora, RT. 42 RW. 3, Guntung Manggis, Kota Banjarbaru tersebut menjual minyak goreng dalam dua paket, paket Rp50 ribu dan paket Rp60 ribu.

Salah satu pramuniaga mengatakan, toko modern tersebut menjual paketan minyak goreng dengan produk lain sepeti pewangi dan sabun cuci piring.

“Ada dua paket, yang Rp50 ribu dan Rp60 ribu. Paket pertama minyak goreng kemasan dua liter ditambah pewangi dan sabun cuci piring dipatok harga Rp60 ribu. Sedangkan paket kedua, minyak dua liter dengan pewangi dipatok harga Rp50 ribu,” ucapnya.

Seorang pelanggan berinisial A membeberkan, ia membeli paketan yang Rp60 ribu disebabkan tidak mempunyai pilihan lain, lantaran dirinya sudah mencari kesana kemari di retail modern banyak kekosongan stok minyak goreng.

“Terpaksa dibeli, habis butuh sih,” keluh ibu rumah tangga ini.

Senada dengan A, salah seorang warga Irwan mengatakan di toko modern tersebut tidak melayani pembelian minyak goreng kemasan satuan. Tentu saja aturan sepihak itu dirasa sangat memberatkan.

“Selain harus mengeluarkan uang lebih, belum tentu saya membutuhkan barang yang dibundling tersebut. Tetapi, akhirnya saya terpaksa membeli paketan minyak goreng ini karena butuh,” ucapnya.

Dirinya berpendapat dengan langkanya minyak goreng sekarang tentu toko-toko akan memanfaatkan kondisi ini untuk menjajakan produk lain yang kurang laku.

“Minyak goreng merupakan produk yang punya nilai kompetitif dan langka, maka dia bisa ambil kesempatan untuk menjual produk lain,” pungkasnya. (Ita/BBAM)

Kebakaran Di Guntung Manggis Hanguskan Atap Rumah Warga

0
Kebakaran Di Guntung Manggis Hanguskan Atap Rumah Warga

Link, Banjarbaru- Sebuah rumah di Komplek Citra Palam Permai Jalan Maduratna RT 045 RW 001 nomor rumah 04 Kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin , Banjarbaru menjadi sasaran amukan si jago merah.

Kejadian ini terjadi pada, Rabu (16/3/2022) pada pukul 8.30 Wita, dan api padam pukul 10.00 wita.

“Kondisi terbakar 30 persen, yaitu atap dan ruang tamu, dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ungkap Zaini, Kepala Pelaksanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarbaru, Rabu (16/3/2022).

Rumah yang terbakar tersebut rumah permanen, yang ditinggali Abdul Gais dan empat orang keluarga. Penyebab kebakarannya sendiri masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwajib.

“Dalam penanganannya kami dibantu oleh beberapa pemadam kebakaran baik dari Banjarbaru, Banjar dan Provinsi. Ada juga dari Tagana, TNI/Polri, PMI dan Disperkim,” jelasnya. (Wahyu/BBAM)

Kedapatan Membawa Sabu, S Ditangkap Polisi

0

Link, Banjarbaru- Polisi Resor (Polres) Kota Banjarbaru, kembali menangkap sindikat penyalahgunaan Narkotika. Kali ini S (52) warga Cempaka, ditangkap Satresnarkoba Polres Banjarbaru di depan Toko UP PD Gemilang, Jalan Simpang Empat Peramuan, Landasan Ulin Timur, Landasan Ulin, Banjarbaru.

AKBP Nur Khamid melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Tajudin Noor menjelaskan, berawal dari informasi masyarakat pada Jumat (11 Maret 2022), yang menyatakan bahwa di tempat tersebut akan terjadi transaksi narkotika.

“Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan oleh Satresnarkoba Polres Banjarbaru,” kata Tajudin, Rabu (16/03/2022).

Dan ternyata benar, setelah dilakukan penggeledahan dari yang bersangkutan ditemukan barang bukti satu lembar plastik klip. Berisi sabu dengan berat kotor 80,62 gram dan berat bersih 79, 17 gram, yang disimpan dalam plastik hitam.Kemudian ditemukan pula barang bukti handphone Nokia Hitam dan barang bukti lainnya.

Atas temuan tersebut, Udin dibawa ke Polres Banjarbaru dan dikenakan Pasal 114 Ayat 2 Sub Pasal 112 Ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (Wahyu/BBAM)

Jadi Lintasan Batubara, Jalan Kabupaten Rusak Parah

0

Link, Martapura – Jalan kabupaten yang membentang dari wilayah Desa Biih, Kecamatan Karang Intan sampai simpang empat empat RT 4 Sungai Arfat atau muara jalan lingkar Sungai Ulin-Mataraman, kondisinya sangat memprihatinkan.

Diduga rusak parahnya kondisi jalan yang dibangun menggunakan APBD Pemkab Banjar TA 2017, setelah menjadi lintasan utama angkutan batubara di lokasi eks Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) milik PT Banjar Intan Mandiri (BIM).

Sementara itu dari pengakuan sejumlah warga, aktivitas pertambangan di eks lokasi PT BIM masih terus berlangsung. Selain mengangkut tumpukan batubara yang sudah ada, armada dum truck penuh dengan muatan emas hitam tersebut juga mengangkut batubara yang baru dibongkar dari perut bumi.

“Kami dapat informasi jika izinnya sudah dicabut, tetapi mereka masih menambang. Lokasinya di Desa Biih, Desa Penyambaran Kecamatan Karang Intan dan di Gunung Ulin Kecamatan Astambul,” ujar warga sekitar lokasi tambang kepada Linkalimantan.com, Selasa 15 Maret 2022.

Dari pantauan di lapangan  hingga tadi malam (Selasa, 16 Maret 2022) aktivitas angkutan batubara tetap berlangsung. Puluhan dum truck sarat muatan batubara tanpa penutup tampak berderat keluar dari lokasi tambang di wilayah Desa Biih melalui jalan milik kabupaten.

Setelah melewati jalan kabupaten di wilayah Kecamatan Karang Intan dan Kecamatan Astambul, Iring-iringan truck angkutan batubara tersebut antri di wilayah Danau Salak penghujung jalan kabupaten menuju jalan nasional.

Nah, memasuki jalan nasional truck angkutan batubara tak lagi beriringan. Mereka mengatur perjalanan per tiga unit truk masuk ke Jalan A Yani menuju arah hulu sungai.

Terhadap hal itu masyarakat mengaku tak ambil pusing. Hanya saja warga mengeluhkan jalan yang biasa mereka gunakan kondisinya hancur bak gubangan.

“Pendeknya untuk pergi ke warung membeli rook saja saya malas. Karena jalanan sudah sangat rusak,” ujar salah seorang warga kepada Klikalimantan.com.

Lebih kritis, sebagian warga malam mempertanyakan komitmen pemerintah dalam membangun jalan.

“Sebenarnya jalan ini dibangun untuk keperluan masyarakat atau keperluan tambang,” tanya mereka serambi menyebut nama-nama tokoh dibalik aktivitas tambang di Biih, Penyambaran dan Gunung Ulin.

Seperti diketahui, PT Banjar Intan Mandiri (BIM) di Kabupaten Banjar, termasuk dari delapan perusahaan di Kalimantan Selatan yang kehilangan legalitias perizinan. Pasalnya, ijin pertambangan dalam rupa Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar ini resmi dicabut Kementerian Investasi/BKPM RI per tanggal 15 Februari 2022.

Menanggapi itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, HM Hilman yang dikonfirmasi klikkalimantan.com via WhatsApps, Kamis (17/2/2022) pagi menyampaikan, Pemkab Banjar bersama Komisi 2 DPRD Kabupaten Banjar telah melaksanakan konsultasi dengan Kementerian ESDM RI dan diteruskan ke Kementerian Investasi/BKPM.

Dari hasil konsutasi tersebut, kata Hilman, Bupati Banjar H Saidi Mansyur telah menyampaikan surat ke Kementerian Investasi/BKPM. Isi surat yang dilayangkan meminta agar kementerian tidak memproses pengalihan lahan ke pihak lain. Pasalnya saat ini Pemkab Banjar masih terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk menyelesaikan permasalahan kepailitan PT BIM. “Dengan Perdamaian atau rehabilitasi,” ujarnya.(spy)

Rapimnas LKSA-PSAA, Zairullah Terima Penghargaan

0

Link, Tanah Bumbu–Rapat Pimpinan Forum Nasional Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Panti Sosial Asuhan Anak (LKSA-PSAA) se Indonesia sukses digelar.  di Tanah Bumbu. Zairullah Azhar terima penghargaan.

Pelaksanaan Rapat Pimpinan Forum Nasional Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Panti Sosial Asuhan Anak (LKSA-PSAA) se Indonesia yang digelar di Tanah Bumbu, sukses digelar. Sebelum rapim digelar, Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar terlebih dahulu mendapatkan penghargaan khusus atas  kepedulianya dengan para anak yatim, dan dhuafa.

KOMITMEN: Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar didampingi Kadis PUPR Subhansyah berkomitmen besar untuk mensejahterakan anak yatim melalui Istana Anak Yatim Darul Azhar.

Penghargaan khusus kepada Zairullah tersebut diserahkan Pjs Ketua Umum LKSA-PSAA, KH Syakir Ridho. Penghargaan tersebut diterima Zairullah dihadapan 190 pengurus daerah dan pengurus pusat se-Indonesia peserta Rapimnas LKSA-PSAA di Gedung Mahligai Bersujud Kapet, Sabtu (12/03/22) lalu.

Dalam sambutannya Zairullah mengatakan, atas nama pemerintah kabupaten menyambut baik dan sangat mengapresiasi dilaksanakannya Rapimnas dua Forum Nasional LKSA dan Anak Yatim Piatu se-Indonesia di Tanbu tersebut.

“Kami selaku pemerintah daerah akan selalu mendukung dan menyukseskan kegiatan Forum Nasional LKSA dan anak yatim-piatu se-Indonesia ini,” kata mantan anggota DPR-RI dua periode ini.

Seperti diketahui, Tanah Bumbu saat ini sudah memiliki Yayasan Sosial bernama Yayasan Darul Azhar Bersujud, atau biasa disebut Istana Anak Yatim sejak 2014 silam. Yayasan ini, telah menampung dan menyekolahkan ribuan anak yatim-piatu.

Selama di istana, para anak yatim-piatu ini bukan saja diberikan ilmu pengetahuan umum, tetapi juga mendalami ilmu agama. Tidak mengherankan jika banyak anak-anak disana mahir membaca Al-Qur’an serta memberikan ceramah di berbagai Majelis Taklim.

“Melalui Forum Nasional LKSA dan anak yatim-piatu se-Indonesia ini, diharapkan LKSA akan mampu menjadi lembaga yang bisa membantu pemerintah dalam mensejahterakan anak yatim-piatu dan anak terlantar di Indonesia. Khususnya di Tanah Bumbu, dalam rangka mewujudkan Bumi Bersujud sebagai Serambi Madinah,” katanya.

Dikesempatan sama, Sekjen Forum Nasional LKSA- PSAA H Ahmad Suhari turut menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Tanbu, lantaran telah memfaslitasi sekaligus menjadi tuan rumah kegiatan Rapimnas II LKSA-PSAA 2022.

Disamping itu, pihaknya juga mengapresiasi kepada Bupati Tanah Bumbu yang sekaligus sebagai pengasuh dari anak yatim piatu dari berbagai daerah di Indonesia.

“Oleh sebab itu kami memberikan penghargaan kepada bapak H.M Zairullah Azhar, karena telah nanyak memberikan sumbangsih nyata kepedulian terhadap anak anak yatim piatu dan kaum duafa di daerah ini,” kata Sekjen LKSA-PSAA.

Lebih lanjut Suhari mengatakan, penghargaan ini diberikan atas kiprah dan kepedulian Zairullah terhadap anak yatim piatu dan kaum duafa. Tidak hanya yang ada di Tanah Bumbu Kalsel namun juga secara luas.

“Kita sudah melihat sendiri bagaimana cinta beliau kepada anak anak yatim,” kata Suhari didepan peserta Rapimnas Forum LKSA-PPSA.  Forum Nasional LKSA-PPSA selama ini telah memberikan tiga penghargaan kepada tokoh yang diniali telah mampu memberikan inspirasi khususnya kepedulian terhadap anak yatim dan kaum duafa.

Ketiga Tokoh tersebut adalah, Almarhum KH Masum Pimpinan Ponpes Al Islah Bondowoso, Gubernur Provinsi Riau Syamsuar dan hari ini kepada Bapak Bupati Tanah Bumbu H.M Zairullah Azhar. (die/BBAM)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Tata Kawasan Sekumpul, Pemkab Banjar Akan Perbaiki Drainase di Kelurahan Sekumpul

0
Link, Martapura - Menindaklanjuti kondisi drainase di Gang Taufik, Kelurahan Sekumpul yang tidak berfungsi secara optimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Dinas Pekerjaan Umum...
Menteri LH

Menteri LH: Wali Kota Banjarbaru Harus Meraih Adipura untuk Masyarakat

0
Link, Banjarbaru - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, melakukan peninjauan praktik pengelolaan sampah rumah...
Tata Kelola Pemerintahan

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pemkab Banjar Gelar FKP 2026

0
Link, Martapura - Wujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar...