Beranda blog Halaman 1363

Pelaku UMKM Akan Berjualan di Mess L

0
Pelaku UMKM Akan Berjualan di Mess L
Mess L Banjarbaru

Link, Banjarbaru – Sebentar lagi Dewan Kerjaninan Nasional Daerah (Dekranasda) Banjarbaru, akan membuka Komplek Kreatif Dekranasda Banjarbaru. Komplek kreatif ini memfungsikan kembali Mess L Banjarbaru, untuk para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjual produk mereka.

Persiapan pun terus berlanjut seperti hari ini para UMKM berkumpul di Mess L, untuk  cek daftar produk , memastikan alur sistem dan manajemen yang akan diimplementasikan. Para pelaku UMKM pun berevoria dengan adanya komplek kreatif ini, karena mereka memiliki wadah untuk produk-produk mereka.

“Kami sangat senang dan semangat, kami bisa menjual produk-produk kami disini. Dan kami difasilitasi secara gratis,” unkap Bu Mun, salah seorang pelaku UMKM, Kamis (27/01/2022).

Untuk diketahui, Mess L yang sebelumnya merupakan sebagai tempat kesenian, sebagai alternative selain Minggu Raya. Namun, pada nyatanya Mess L tersebut paska renovasi 2017 lalu ini, tak banyak kegiatan yang ada di Mess L tersebut. Kemudian di 2021 H M Aditya Mufty Arifin menyatakan, jika ingin mengalih fungsikan Mess L tersebut, menjadi pusat pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah yang ada di Kota Banjarbaru.

Wacana tersebut pun, terealisasi dengan Dekranasda yang akan membuka Komplek Kreatif di lingkungan Mess L. Sudah terlihat beberapa fasilitas yang tersedia, seperi box untuk stand UMKM, dan juga beberapa ruangan untuk galeri pengrajin Kota Banjarbaru. Tak untuk para UMKM, Sekretariat Dekranasda juga nantinya akan berada di dalam Mess L tersebut.

Bu Mun mengatakan untuk sistem berjualan disini nantinya dari pukul 09.00 wita, sampai dengan 22.00 wita.Ia mengungkapkan untuk kedepannya dengan kerjasama Pemerintah Kota (Pemko) dan para pelaku UMKM, semoga komplek kreatif bisa terus bertahan.(wahyu/BBAM)

Mariati, Nenek Penjual Jamu Tradisional di Cempaka

0
Berkeliling Kampung Demi Menyambung Hidup

Sambil membawa keranjang jamu dan termos berisi es lilin, berbaju lengan panjang dipadu dengan kerudung berwarna hitam, seorang nenek tak lelah mengayun langkah kakinya berkeliling kampung. Terkadang jamu tradisional dan es lilin yang dijajakannya di sekitaran Pumpung Cempaka RT 20, Kota Banjarbaru pun tak habis terjual.

Ita, Banjarbaru

Dialah Mariati (64), seorang nenek yang masih kokoh dan gigih berjuang menyambung hidupnya di tengah pandemi Covid-19.

Tak ada tanda kelelahan terpancar pada raut muka nenek itu, kendati usianya sudah uzur. Langkah kakinya pun masih kokoh, meski harus dibebani dagangan dikedua belah tangannya.

Napas perempuan tua yang sudah memilik cucu ini juga tidak tersengal-sengal, kendati berkeliling di jalanan Cempaka dari siang hingga sore hari, sambil menjajakan beberapa liter jamu tradisional yang disajikan dalam botol-botol bekas air mineral.

Bagi Mariati umur renta tak boleh menghalangi niatnya berusaha mencari rejeki untuk menghidupi keluarganya.

Maklum saja, sejak suaminya meninggal lima tahun lalu, ia praktis menggantikan tugas suaminya sebagai kepala rumah tangga untuk mencari nafkah menghidupi enam orang anaknya.

Tak hanya sekadar menjual, Mariati rupanya juga meracik dan mengolah sendiri jamu-jamu tradisionalnya. Bahkan proses membuat aneka racikan jamu tradisionalnya dimulai dari waktu subuh.

“Mulai sore hari proses penumbukan rempah, kemudian disambung meracik membuat jamu sendiri dari subuh hingga ke pagi sekitar jam 9. Lalu dijual dengan harga 3 ribu per gelas dan 10 ribu per botol,” tuturnya.

Adapun rempah-rempah yang digunakan untuk membuat jamu adalah Kencur, Kunyit, temulawak, Laos, Serai, jahe merah dan putih, sirih, jinten hitam, musi, kidaung, Cabi, gula merah, gula putih, garam, asam Jawa, majakani, penawar sampai, bahkan pucuk jambu biji.

Khasiat yang didapat pun sangat banyak untuk kesehatan badan seperti mencegah penyakit, menghilangkan pegal dan linu-linu pada tubuh, membersihkan kewanitaan, meredakan nyeri otot, menambah nafsu makan dan masih banyak lagi.***

Izin Usaha D’Legend Dicabut Pemko Banjarbaru

0
Izin Usaha D'Legend Dicabut Pemko Banjarbaru

Link, Banjarbaru- Setelah beberapa kali melanggar aturan, akhirnya izin Kafe D’Legend dicabut. Dengan demikian kafe yang beberapa kali didapati menyediakan layanan karaoke dan mini discotik tersebut tidak diperbolehkan lagi beraktivitas.

Sebelum pencabutan izin tersebut Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, telah memberi kesempatan. Namun, kesempatan itu selalu mereka langgar dengan kesalahan-kesalahan yang sama. Setelah mendapatkan Surat Peringatan (SP) II pun, mereka masih nakal alhasil izin mereka pun dicabut.

“Kami mengeluarkan surat pencabutan izin untuk Kafe D’legend, karena memang mereka selalu mengulangi kesalahan yang sama. Dan mereka sudah mendapatkan SP I, SP II dan SP III langsung kami cabut izinnya,” ungkap Aditya Mufti Arifin, Walikota Banjarbaru, Kamis (27/01/2022).

Ia pun berpesan untuk para pelaku yang mengelola Tempat Hiburan Malam (THM) yang lain, diharapkan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang ada. Jika izinnya kafe maka fungsikan sesuai izinnya, dan begitu juga selanjutnya.

“Kalau tidak ada izin menjual minum-minuman keras, ya jangan menjual jika tidak ingin dikenakakan sanksi,” tambahnya.

Sakadar informasi, penutup Kafe D’Legend ini dilakukan oleh Satpol-PP, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP). Pencabutan Izin Usaha Hiburan Umum dan Cafe Tersebut Tertuang dalam Surat Keputusan Kepala DPMPTSP Banjarbaru No.503/036/DPMPTSP/2022, terhitung sejak 25 Januari 2022. (wahyu/BBAM)

Senin, Museum Lambung Mangkurat Dibuka Kembali

0
Senin, Museum Lambung Mangkurat Dibuka Kembali

Link, Banjarbaru-Sampai hari ini Rabu, 26 Januari 2022, Museum Lambung Mangkurat masih saja sepi pengunjung. Itu terjadi sudah dua tahun belakangan ini seiring dengan serangan wabag Covid-19.

Nah, kabar gembiranya museum yang didirikan pada tahun 1907 ini akan kembali buka untuk umum pada Senin, 31 Januari 2022.

“Iya Mba, hampir dua tahun seiring wabah kasus Covid-19 tutup. InsyaAllah dengan semakin melandainya kasus Covid-19 kami akan kembali membuka museum ini. InsyaAllah mulai Senin, 31 Januari,” ujarnya ,” ungkap Kasubag TU Museum Lambung Mangkurat, M. Taufik Akbar.kepada linkalimantan.com, Rabu (26/1/2022).

Menurut dia, meski hampir dua tahun tidak menerima kunjungan masyarakat umum, semua koleksi benda di museum tetap terawat dengan baik.

“Petugas kami rutin merawat benda bersejarah yang ada di museum. Jadi semuanya terpelihara dengan baik,” ucapnya.

Sekadar informasi, Museum Lambung Mangkurat awalnya bernama Museum Borneo yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1907 di Banjarmasin. Pada masa penjajahan Jepang, Museum Borneo diberhentikan fungisnya. Museum ini kembali dibangun dengan nama Museum Kalimantan pada tanggal 22 Desember 1955. Kolesinya berupa barang pribadi milik Amir Hasan Kiai Bondan. Pada tahun 1957, diadakan Konferensi Kebudayaan di Banjarmasin yang memutuskan pendirian kembali Museum Kalimantan. Pembangunan museum selesai pada tahun 1967 dengan nama Museum Banjar.

Museum Banjar juga kemudian diberhentikan juga. Pada tahun 1974, dilakukan pembangunan museum baru di Jalan Jenderal Achmad Yani, Kelurahan Banjarbaru Utara. Museum ini diberi nama Museum Lambung Mangkurat dan diresmikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu Daoed Joesoef pada tanggal 10 Januari 1979. (ita/BBAM)

Pemko Banjarbaru Tingkatkan Pembinaan Pertuni

0
Pemko Banjarbaru Tingkatkan Pembinaan Pertuni

Link, Banjarbaru – Program pembinaan yang dilakukan Pemko Banjarbaru terhadap Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Banjarbaru, kian meningkat. Setelah melalui berbagai kegiatan kreatif bernilai ekonomi, Rabu, 26 Januari 2021, Sekdako H Sayyid Abdullah Alkaff, kembali  meningkatkan pelayanan.

“Setiap hari Jumat, Pemko Banjarbaru telah menyediakan mobil operasional antar jemput untuk Pertuni Kota Banjarbaru. Tujuannya agar bisa beribadah Sholat Jumat di Masjid Agung Banjarbaru,” ujarnya saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pertuni ke-56 Tahun.

Dalam serimonial yang sekaligus memperingati Hari Tulisan Braille Sedunia, kegiatan HUT dilaksanakan di Pendopo Komplek Disabilitas Netra Kota Banjarbaru, jl. Trikora Guntung Manggis Banjarbaru.

“Kami akan terus membina usaha mereka seperti membuat telur asin, membuat kue dan lainnya. Kami akan berikan pelatihan lagi nantinya kepada mereka,” ujarnya.

Sekda berharap, diusia yang ke 56 Tahun ini Pertuni Kota Banjarbaru dapat lebih sejahtera, di dunia maupun di akhirat kelak. “Kami juga telah mengupayakan agar mereka semua dapat memiliki kartu BPJS,” ucap Sekda.

Sekda juga menyampaikan bahwa Pertuni belajar membuat tulisan Arab menggunakan huruf braille.

Menerima itu semua, Ketua Pertuni Kota Banjarbaru Santoso berterima kasih kepada Pemko Banjarbaru yang selama ini telah banyak membantu. Menurutnya, berbagai bantuan telah banyak diberikan pemerintah seperti rumah tempat tinggal, pelatihan kerja dan masih banyak lainnya.

“Pertuni Kota Banjarbaru ini beranggotakan sebanyak 71 orang, dengan 34 kepala keluarga. Alhamdulillah semuanya sudah banyak mendapat bantuan dari Pemko Banjarbaru,” katanya.(wahyu/BBAM)

Akan Ada Videotron Baru di Pasar Bauntung

0
Akan Ada Videotron Baru di Pasar Bauntung

Link, Banjarbaru – Sempat sepi pada 2021, setelah pasca relokasi, kini Pasar Bauntung Banjarbaru yang berada di Jalan RO Ulin, Banjarbaru Selatan. Mulai tumbuh seperti pasar-pasar pada umumnya, kegiatan di pasar mulai berjalan dengan normal.

Tak hanya itu, banyak inovasi-inovasi yang sudah diadakan oleh Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pasar Bauntung. Seperti disediakannya bangku tunggu, untuk para pengunjung dan juga fasilitas wi-fi gratis.

“Kami juga menyediakan ruangan kesehatan, yang nanti akan dicek langsung oleh pihak Puskesmas Banjarbaru Selatan. Selain ruang kesehatan, ada ruang bermain anak juga,” ungkap Adi Royan, Kepala UPT Pasar Bauntung. Rabu (26/01/2022).

Selain, inovasi-inovasi di atas Adi mengungkapkan bahwa pihaknya akan membangun lagi videotron. Guna untuk membersihkan pasar dan juga meningkatkan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD).

“Maksud dari membersihkan pasar ini, adalah nanti videotron ini untuk ajang promosi para produsen. Sehingga tidak lagi produsen yang memasang nama-nama toko sembarangan, dan untuk ukuran Videotron sendiri itu 3×5 m lebih besar dari Videotron yang ada di Murjani” ujarnya.

Sementara itu dari pengamatan Linkalimantan.com di lapangan, sudah terdapat beberapa videotron. Seperti videotron selamat datang, dan juga videotron untuk informasi harga-harga bahan pokok. Namun, ukuran tersebut masih cukup kecil dan berada di dalam ruangan.

Tak hanya itu, walaupun hari terbilang sudah siang kisaran pukul 13.00 wita, Pasar Bauntung Masih  ramai pengunjung. Berbeda jauh dengan kondisi pada 2021 lalu, yang pada pukul 11.00 wita pun, sudah sepi pengunjung.(wahyu/BBAM)

Sampah

0
sampah di salah satu sudut kota martapura

[masterslider id=”5″]

Lokasi Sampah Sungai Sipai Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar

DPW PPP Laksanakan Muskerwil di Banjarbaru

0
DPW PPP Laksanakan Muskerwil di Banjarbaru
Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar musyawarah kerja wilayah (muskarwil) I tingkat Kalsel

Link, Banjarbaru – Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar musyawarah kerja wilayah (muskarwil) I tingkat Kalsel. Muskerwil ini dilaksanakan di Metting Room, Hotel Grand Dafam Banjarbaru, selama dua hari yaitu Sabtu-Minggu (22-23 Januari 2022).

“Alhamdulillah hari ini PPP melaksanakan muskerwil, yang intinya adalah menindaklanjuti hasil dari muktamar dan yang lalu begitu jadi ada beberapa yang ditindaklanjuti pada hari ini,” Ujar Aditya Mufti Arifin, Ketua DPW Kalsel yang juga Walikota Banjarbaru.

Ia meminta kepada seluruh peserta agar memberikan pemikiran-pemikiran terbaiknya, untuk kebesaran PPP terutama menjelang pemilu tahun 2024. Dalam muskerwil tersebut juga ada penyerahan Surat Keputusan (SK)kepengurusan cabang periode 2021-2026.

“kami juga meminta kepada seluruh kader, pengurus yang baru saja terbentuk atau terpilih ini segera melakukan kerja-kerja politik, dan tugas-tugas kepartaian segera laksanakan. Termasuk konsolidasi segera dilaksanakan, karena sebentar lagi proses menuju pemilu 2024,” pesan Aditya. (Tim/BBAM)

Hujan Turun, Jalan Trikora Becek dan Licin

0
Hujan Turun, Jalan Trikora Becek dan Licin

Link, Banjarbaru – Kawasan Trikora Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan memang menjadi salah satu kawasan ekonomi strategis. Karenanya banyak aktivitas pembangunan di sana. Pembangunan pertokoan, hotel, perkantoran hingga sektor properti tumbuh berkembang utamanya di kanan kiri jalan.

Namun sayangnya, saat pendistribusian material bangunan, sebagian dari kegiatan tersebut dilaksanakan secara ceroboh. Akibatnya, tidak sedikit material seperti tanah dan kerikil berhamburan di ruas jalan.

Nah, akibat lanjutannya, saat terguyur hujan sebagian ruas jalan menjadi licin dan berbahaya.

Di Jalan Palam Raya tepatnya di depan Al Azhar Residence, arah dari Bundaran Palam misalnya. Saat melintas di kawasan ini, pengendara harus waspada dan berhati-hati. Karena hampir seluruh kondisi jalan ditutupi tumpukan tanah dan kerikil yang diduga jatuh dari armada pengangkut material bangunan.

Diketahui jalan ini ada dua arah, yang satu dari arah Bundaran Palam dan Cempaka. Jika hujan turun wilayah tersebut akan berlumpur dan saat panas akan berdebu.

“Jalan di sini kalo hujan berlumpur, kalo kering sangat berdebu ditambah kerikil, jadi serba salah kalau melintas,” ujar Muhammad Rafii, warga Landasan Ulin yang mengaku setiap hari melintasi di situ, Selasa (18/1/2022).

Rafi’i berharap, agar pihak terkait dapat memperhatikan jalan tersebut sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Ya saya harap pihak terkait bertanggung jawab membersihkan jalan, agar tidak ada kecelakaan di sekitar jalan di sini,” tuturnya.

Bangong salah satu supir truk mengatakan, tanah dan kerikil yang bertebaran di pinggir jalan itu, karena ada puluhan truk datang mengantarkan tanah untuk pengerjaan pembangunan mall dan hotel di tempat tersebut.

Kepada linkalimantan.com, Bagong berujar, pengerjaan tersebut merupakan tahap awal pembangunan. Truk yang beberapa kali datang, juga menjadi salah satu faktor tanah dan pasir terbawa hingga ke tengah jalan.

“Kami akan bicarakan ini dengan pihak terkait, insyallah kemungkinan akan dibersihkan,” ucapnya. (Ita/BBAM)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

BPS Bersama PLN Martapura Bahas Pelaksanaan Sensus Ekonomi dan Penguatan Integrasi Data Lintas Sektor

0
Link, Martapura - Dukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta penguatan integrasi data lintas sektor, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar dan PLN Unit Layanan...

Perkuat Sinergi Pembangunan Ekonomi, KADIN Lakukan Audiensi dengan Bupati Banjar

0
Link, Martapura - Perkuat sinergi pembangunan ekonomi, pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) melakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur, bertempat di...
Bupati Tulungagung

KPK Tetapkan Bupati Tulungagung sebagai Tersangka Kasus Pemerasan dan Gratifikasi

0
Link, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung periode 2025–2030 berinisial GSW sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan...