Pelaku UMKM Akan Berjualan di Mess L
Link, Banjarbaru – Sebentar lagi Dewan Kerjaninan Nasional Daerah (Dekranasda) Banjarbaru, akan membuka Komplek Kreatif Dekranasda Banjarbaru. Komplek kreatif ini memfungsikan kembali Mess L Banjarbaru, untuk para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjual produk mereka.
Persiapan pun terus berlanjut seperti hari ini para UMKM berkumpul di Mess L, untuk cek daftar produk , memastikan alur sistem dan manajemen yang akan diimplementasikan. Para pelaku UMKM pun berevoria dengan adanya komplek kreatif ini, karena mereka memiliki wadah untuk produk-produk mereka.
“Kami sangat senang dan semangat, kami bisa menjual produk-produk kami disini. Dan kami difasilitasi secara gratis,” unkap Bu Mun, salah seorang pelaku UMKM, Kamis (27/01/2022).
Untuk diketahui, Mess L yang sebelumnya merupakan sebagai tempat kesenian, sebagai alternative selain Minggu Raya. Namun, pada nyatanya Mess L tersebut paska renovasi 2017 lalu ini, tak banyak kegiatan yang ada di Mess L tersebut. Kemudian di 2021 H M Aditya Mufty Arifin menyatakan, jika ingin mengalih fungsikan Mess L tersebut, menjadi pusat pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah yang ada di Kota Banjarbaru.
Wacana tersebut pun, terealisasi dengan Dekranasda yang akan membuka Komplek Kreatif di lingkungan Mess L. Sudah terlihat beberapa fasilitas yang tersedia, seperi box untuk stand UMKM, dan juga beberapa ruangan untuk galeri pengrajin Kota Banjarbaru. Tak untuk para UMKM, Sekretariat Dekranasda juga nantinya akan berada di dalam Mess L tersebut.
Bu Mun mengatakan untuk sistem berjualan disini nantinya dari pukul 09.00 wita, sampai dengan 22.00 wita.Ia mengungkapkan untuk kedepannya dengan kerjasama Pemerintah Kota (Pemko) dan para pelaku UMKM, semoga komplek kreatif bisa terus bertahan.(wahyu/BBAM)
Senin, Museum Lambung Mangkurat Dibuka Kembali
Link, Banjarbaru-Sampai hari ini Rabu, 26 Januari 2022, Museum Lambung Mangkurat masih saja sepi pengunjung. Itu terjadi sudah dua tahun belakangan ini seiring dengan serangan wabag Covid-19.
Nah, kabar gembiranya museum yang didirikan pada tahun 1907 ini akan kembali buka untuk umum pada Senin, 31 Januari 2022.
“Iya Mba, hampir dua tahun seiring wabah kasus Covid-19 tutup. InsyaAllah dengan semakin melandainya kasus Covid-19 kami akan kembali membuka museum ini. InsyaAllah mulai Senin, 31 Januari,” ujarnya ,” ungkap Kasubag TU Museum Lambung Mangkurat, M. Taufik Akbar.kepada linkalimantan.com, Rabu (26/1/2022).
Menurut dia, meski hampir dua tahun tidak menerima kunjungan masyarakat umum, semua koleksi benda di museum tetap terawat dengan baik.
“Petugas kami rutin merawat benda bersejarah yang ada di museum. Jadi semuanya terpelihara dengan baik,” ucapnya.
Sekadar informasi, Museum Lambung Mangkurat awalnya bernama Museum Borneo yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1907 di Banjarmasin. Pada masa penjajahan Jepang, Museum Borneo diberhentikan fungisnya. Museum ini kembali dibangun dengan nama Museum Kalimantan pada tanggal 22 Desember 1955. Kolesinya berupa barang pribadi milik Amir Hasan Kiai Bondan. Pada tahun 1957, diadakan Konferensi Kebudayaan di Banjarmasin yang memutuskan pendirian kembali Museum Kalimantan. Pembangunan museum selesai pada tahun 1967 dengan nama Museum Banjar.
Museum Banjar juga kemudian diberhentikan juga. Pada tahun 1974, dilakukan pembangunan museum baru di Jalan Jenderal Achmad Yani, Kelurahan Banjarbaru Utara. Museum ini diberi nama Museum Lambung Mangkurat dan diresmikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu Daoed Joesoef pada tanggal 10 Januari 1979. (ita/BBAM)
Akan Ada Videotron Baru di Pasar Bauntung
Link, Banjarbaru – Sempat sepi pada 2021, setelah pasca relokasi, kini Pasar Bauntung Banjarbaru yang berada di Jalan RO Ulin, Banjarbaru Selatan. Mulai tumbuh seperti pasar-pasar pada umumnya, kegiatan di pasar mulai berjalan dengan normal.
Tak hanya itu, banyak inovasi-inovasi yang sudah diadakan oleh Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pasar Bauntung. Seperti disediakannya bangku tunggu, untuk para pengunjung dan juga fasilitas wi-fi gratis.
“Kami juga menyediakan ruangan kesehatan, yang nanti akan dicek langsung oleh pihak Puskesmas Banjarbaru Selatan. Selain ruang kesehatan, ada ruang bermain anak juga,” ungkap Adi Royan, Kepala UPT Pasar Bauntung. Rabu (26/01/2022).
Selain, inovasi-inovasi di atas Adi mengungkapkan bahwa pihaknya akan membangun lagi videotron. Guna untuk membersihkan pasar dan juga meningkatkan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD).
“Maksud dari membersihkan pasar ini, adalah nanti videotron ini untuk ajang promosi para produsen. Sehingga tidak lagi produsen yang memasang nama-nama toko sembarangan, dan untuk ukuran Videotron sendiri itu 3×5 m lebih besar dari Videotron yang ada di Murjani” ujarnya.
Sementara itu dari pengamatan Linkalimantan.com di lapangan, sudah terdapat beberapa videotron. Seperti videotron selamat datang, dan juga videotron untuk informasi harga-harga bahan pokok. Namun, ukuran tersebut masih cukup kecil dan berada di dalam ruangan.
Tak hanya itu, walaupun hari terbilang sudah siang kisaran pukul 13.00 wita, Pasar Bauntung Masih ramai pengunjung. Berbeda jauh dengan kondisi pada 2021 lalu, yang pada pukul 11.00 wita pun, sudah sepi pengunjung.(wahyu/BBAM)














