Beranda blog Halaman 138

Hasil Undian Liga Champions 2025/2026: Pertemuan Klasik dan Duel Sengit Antar Juara

0
Hasil Undian Liga Champions 2025/2026: Pertemuan Klasik dan Duel Sengit Antar Juara
Trofi Liga Champions (Foto: AP Photo/Emrah Gurel)

Link, Jakarta – Hasil undian Liga Champions 2025/2026 resmi diumumkan pada Kamis malam, 28 Agustus 2025, pukul 23.00 WIB, dan langsung memicu antusiasme tinggi penggemar sepak bola Eropa. Undian ini menghadirkan sejumlah duel klasik dan konfrontasi menarik antar juara liga domestik, termasuk pertemuan legendaris antara Real Madrid melawan Liverpool di Stadion Anfield.

Acara pengundian yang berlangsung di Monako ini dipandu oleh legenda sepak bola internasional, yaitu pelatih asal Italia Claudio Raniedo, legenda Swedia Zlatan Ibrahimovic, serta pemenang Ballon d’Or 2007 asal Brasil, Ricardo Kaka. Momen ini menjadi penting bagi klub-klub elite Eropa untuk mengetahui lawan yang akan mereka hadapi pada fase liga Liga Champions 2025/2026, yang dimulai September 2025.

Beberapa pertandingan besar yang menjadi perhatian publik antara lain:

Liverpool vs Real Madrid (Anfield): Mengulang pertemuan final 2018 yang dimenangkan Madrid 3-1, kini The Reds dengan skuad matang di bawah Arne Slot berharap balas dendam.

Barcelona vs Chelsea (Chelsea kandang): Laga klasik ini menghadirkan sejarah panjang persaingan kedua tim, termasuk kemenangan Chelsea atas Barcelona di semifinal 2012.

Arsenal vs Bayern Muenchen (Arsenal kandang): The Gunners menghadapi tantangan berat menjamu Bayern, yang diperkuat Harry Kane.

Real Madrid vs Manchester City (Santiago Bernabeu): Rivalitas panas ini mengingatkan semifinal epik 2022 dan perempat final 2023/24.

Setiap tim akan memainkan 8 pertandingan di fase liga, terdiri dari 4 laga kandang dan 4 laga tandang. UEFA akan segera mengumumkan jadwal resmi pertandingan.

Berikut jadwal tim-tim dari Pot 3 dan Pot 4:

Pot 3:

Sporting CP: PSG (kandang), Bayern Muenchen (tandang), Club Brugge (kandang), Juventus (tandang), Marseille (kandang), Napoli (tandang), Kairat Almaty (kandang), Athletic Club (tandang)

Olympiacos: Real Madrid (kandang), Barcelona (tandang), Bayer Leverkusen (kandang), Arsenal (tandang), PSV (kandang), Ajax (tandang), Pafos (kandang), Kairat Almaty (tandang)

Bodo/Glimt: Man City (kandang), Borussia Dortmund (tandang), Juventus (kandang), Atletico Madrid (tandang), Tottenham (kandang), Slavia Praha (tandang), Monaco (kandang), Galatasaray (tandang)

Pot 4:

Copenhagen: Borussia Dortmund (kandang), Barcelona (tandang), Bayer Leverkusen (kandang), Villarreal (tandang), Napoli (kandang), Tottenham (tandang), Kairat Almaty (kandang), Qarabag (tandang)

AS Monaco: Man City (kandang), Real Madrid (tandang), Juventus (kandang), Club Brugge (tandang), Tottenham (kandang), Bodø/Glimt (tandang), Galatasaray (kandang), Pafos (tandang)

Galatasaray: Liverpool (kandang), Man City (tandang), Atletico Madrid (kandang), Frankfurt (tandang), Bodø/Glimt (kandang), Ajax (tandang), Union SG (kandang), Monaco (tandang)

Undian ini memastikan fase liga Liga Champions 2025/2026 akan penuh drama dan pertandingan sengit, dengan peluang klub-klub elite Eropa bersaing ketat memperebutkan tiket ke babak knockout.

Sebanyak 28 Puskesmas Ikuti Ajang Jambore Kader Posyandu Se-Kabupaten Kotabaru 

0

Link, Kotabaru- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru, sampaikan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Hal ini disampaikan Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, melalui Sekretaris Daerah Eka Saprudin saat membuka Jambore Kader Posyandu se-Kabupaten Kotabaru 2025, di Panggung Apung Siring Laut,Kamis (28/8/2025).

Diketahui, ada sebanyak 28 Puskesmas ikut ambil bagian dengan mengirimkan kader terbaiknya. Nantinya, para juara akan mewakili Kabupaten Kotabaru di ajang Jambore Kader Posyandu tingkat Provinsi Kalimantan Selatan

“Kami selaku Pemerintah Daerah menyambut baik kegiatan Jambore Kader Posyandu ini. Semoga dapat menjadi wahana positif bagi para kader untuk saling menyemangati dan mendorong kemajuan seluruh posyandu di Kabupaten Kotabaru,” ujar Eka.

Eka menambahkan, bahwa keberadaan kader posyandu sangat penting dan strategis. Hal ini, dikarenakan pelayanan yang mereka berikan berdampak langsung dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Diwaktu yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Erwin Simanjuntak menjelaskan, tentunya tujuan utama kegiatan Jambore ini, para kader posyandu dapat meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya pelayanan kesehatan di masyarakat.

“Kader posyandu adalah ujung tombak kami, terutama dalam pelayanan kesehatan di wilayah terpencil, termasuk upaya menurunkan angka stunting. Melalui jambore ini, kami berharap kemampuan kader semakin meningkat,” harapnya.

Tak hanya dilaksanakan tahun ini, Jambore Posyandu selalu dilaksanakan setiap tahun. Tahun ini terasa lebih meriah, karena bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 28–29 Agustus 2025, dengan enam cabang lomba yang dipertandingkan, yaitu cerdas cermat, yel-yel, pengisian KMS (Kartu Menuju Sehat), antropometri, penyajian menu balita, serta penyuluhan. (wahyu)

Bentuk Ketahanan Pangan Daerah, Pemprov Kalsel Panen Padi di Cempaka

0

Link, Banjarbaru – Tunjukkan komitmen dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel laksanakan panen padi di lahan pertanian Gapoktan Maju Makmur, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru, Kamis (28/8/2025).

Kegiatan panen ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga bagian penting dari program besar pemerintah untuk mendukung swasembada pangan nasional. Dengan kondisi lahan pertanian yang cukup potensial, Banjarbaru menjadi salah satu wilayah penyangga produksi padi di Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya kepada para petani. Menurutnya, semangat kelompok tani untuk terus menjaga lahan tetap produktif meskipun menghadapi tantangan cuaca yang tidak menentu serta biaya produksi yang meningkat, layak diapresiasi.

“Panen bersama ini bukan hanya seremoni, tetapi bukti nyata kerja keras petani kita. Mereka tetap konsisten menjaga lahan pertanian agar produktif, meski menghadapi berbagai tantangan. Ini menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk terus mengembangkan pertanian di Banua,” ujar Syamsir.

Syamsir juga menegaskan, sektor pertanian masih menjadi penopang utama ketahanan pangan di Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, pemerintah daerah bersama para petani harus terus berkolaborasi dalam menjaga keberlanjutan produksi padi.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa hasil panen di Banjarbaru ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ketersediaan beras di Kalimantan Selatan. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan para petani.

“Dengan adanya panen ini, kita berharap produksi padi semakin meningkat, ketersediaan beras tetap terjaga, dan tentu saja kesejahteraan petani Banua ikut terdongkrak,” tambahnya.

Panen padi di Gapoktan Maju Makmur juga menjadi simbol penting bahwa Kalimantan Selatan memiliki potensi besar di bidang pertanian. Dengan dukungan penuh pemerintah, diharapkan provinsi ini mampu terus berkontribusi pada pencapaian target swasembada pangan nasional. (tri)

Hati-Hati Kebencian Membutakan Pandangan

0

Manusia diciptakan sebagai mahluk sosial, dimana setiap saat hukum sosial menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Namun terkadang hukum sosial sangat kejam. Cibiran, kebencian hingga pandangan hina dari sesama manusia kerap menjadi fenomena yang umum terjadi.  Nyaris tidak ada lagi catatan kebaikan yang dipandang, semua seakan sirna karena kebencian.

Safariyansyah, Budayawan Spiritualis

Mencari yang Hilang Memelihara yang Terlupakan

Pada edisi minggu lalu, nukilan Ngaji Dialog di Beranda Lestari kediaman Sang Birokrat Spiritualis DR Mada Teruna menyajikan kebutaan sejati itu adalah buta hati. Mungkin memiliki mata yang sehat, tetapi jika hatinya gelap, dia tidak akan mampu melihat kebenaran dan hanya menyuburkan sikap mudah membenci. Nah, nukilan ngaji dialog kali ini memaparkan sejauh mana berbahayanya kebencian jika tidak sesegera diobati.

Ketika kau tidak menyukai seseorang, apapun yang dia lakukan akan terlihat salah di matamu bahkan kalau dia melakukan kebaikan kau pun berusaha mencari celah untuk menjelek-jelekkan dan kau akan berkata:

“Ah pasti ada maksud lain atau itu cara pencitraan! Sebaliknya kalau kau sedang menyukai seseorang bahkan kesalahan paling bodoh pun akan kau bela (mati-matian) dan kau akan berkata:  “Ah dia tidak sengaja! atau dia pasti punya alasan atau orang lain saja lebih parah dsb. Begitulah cara kebanyakan manusia bekerja.

Kita tidak benar-benar melihat orang lain, kita hanya melihat pantulan dari apa yang ada di hati kita. Maka kalau kau ingin tahu apakah hati mu penuh kebencian atau tidak, lihatlah (cermatilah) bagaimana kau bereaksi terhadap seseorang yang tidak kau sukai (apakah kau bisa melihat kebaikannya atau mata mu benar-benar tertutup untuk mengakuinya).

Kalau kau membenci seseorang kau akan selalu menemukan alasan untuk tidak menyukainya, tidak peduli seberapa banyak kebaikan yang sudah dilakukannya, dan kalau kau menyukai seseorang kau akan selalu menentukan alasan untuk memaafkannya, tidak peduli seberapa buruk dia. Jadi, apakah kau yakın kalau penilaian mu obyektif.

Jika hati bersih, seseorang akan melihat dengan keadılan dan kasih sayang. Jika hati diliputi kebencian, pandangannya akan condong pada kesalahan dan keburukan. Jadi pandangan seseorang berakar dari kondisi hatinya.

AFWAN
WASSALM
 

Kementerian ESDM Siapkan Mekanisme Pembelian LPG 3 Kg, Berlaku Tahun 2026

0
Kementerian ESDM Siapkan Mekanisme Pembelian LPG 3 Kg, Berlaku Tahun 2026

Link, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan mekanisme baru pembelian LPG 3 kilogram (kg) yang mewajibkan penggunaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) mulai 2026. Nantinya, konsumen penerima subsidi akan disesuaikan dengan data penerima manfaat yang sudah terdaftar.

Dilansir dari bola.net, Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menjelaskan bahwa skema penjualan LPG 3 kg akan terintegrasi dengan data KTP konsumen yang telah dimasukkan sebelumnya. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu lagi berulang kali menyerahkan KTP setiap kali membeli gas melon.

“Jadi maksud Pak Menteri pada saat itu, KTP-nya sesuai dan tidak berulang-ulang, itu kan harus sesuai dengan domisili masyarakat yang bersangkutan,” ujar Yuliot usai menghadiri Indonesia Summit 2025 di Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Menurut Yuliot, saat ini Kementerian ESDM masih menyusun sistem untuk menentukan kategori konsumen yang berhak atas LPG 3 kg bersubsidi. Penerima manfaat mencakup rumah tangga, usaha mikro, nelayan, dan petani.

Ia menambahkan, praktik yang berlaku di lapangan masih sebatas pengumpulan fotokopi KTP oleh pangkalan maupun sub pangkalan. Artinya, belum ada sistem yang benar-benar terintegrasi untuk memastikan LPG subsidi digunakan tepat sasaran.

“Jadi apakah LPG ini digunakan sesuai dengan kebutuhan, apakah rumah tangga, apakah usaha mikro, itu kan juga tidak terdata ini ya. Jadi untuk bagaimana efektifnya itu kan kita juga akan membangun sistem. Sistemnya sudah ada, tapi bagaimana secara sistem itu bisa lebih cepat pada saat dimasukkan ke dalam sistem, ya justru ini tidak berulang lagi,” terangnya.

Yuliot menegaskan, nantinya data dari pangkalan, sub pangkalan, maupun pengecer akan disatukan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Saat ini, proses pendataan konsumen LPG 3 kg dilakukan melalui aplikasi MyPertamina milik PT Pertamina (Persero).

“Seharusnya itu sistemnya bisa diintegrasikan. Ya, misalnya, jadi untuk data yang terkait dengan masyarakat itu kan sudah ada NIK, jadi nomor induk kependudukan. Jadi untuk konfirmasinya kita tinggal konfirmasi saja dengan sistem Dukcapil yang ada di Kementerian Dalam Negeri,” jelasnya.

Dengan sinkronisasi tersebut, pemerintah dapat mengetahui kebutuhan riil konsumen sesuai kategori penerima. “Kemudian yang terkait dengan penyaluran, berapa kebutuhan bagi rumah tangga, misalnya ditetapkan 5 tabung dalam 1 bulan, itu ya kira-kira memenuhi atau tidak,” tambah Yuliot.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk membeli LPG 3 kg akan mulai berlaku pada 2026.

Kebijakan ini, kata dia, bertujuan agar subsidi gas melon benar-benar dinikmati masyarakat miskin dan kelompok kurang mampu.

“Tahun depan iya (pembelian LPG 3 kilogram berdasarkan NIK),” kata Bahlil usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 25 Agustus 2025.

Bahlil juga mengingatkan kalangan menengah ke atas agar tidak lagi menggunakan LPG 3 kg. Sebab, gas subsidi ini diperuntukkan khusus bagi masyarakat prasejahtera, terutama yang berada di desil 1 hingga 4.

“Jadi yang kaya enggak usah pakai LPG 3 kg, desil 8, 9, 10 saya pikir mereka harus sadar diri,” tegasnya.

Meski begitu, ia belum merinci teknis mekanisme pembelian LPG 3 kg dengan NIK. Menurutnya, hal tersebut masih dibahas dan akan diatur oleh tim khusus. “Teknisnya lagi diatur,” ucap Bahlil.

Presiden Prabowo Awasi Langsung Pelaksanaan MBG Tiap Hari

0
Presiden Prabowo saat meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono di Jakarta

Link, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengaku selalu mengecek perkembangan penerima manfaat makan bergizi gratis (MBG) tiap hari dari jajarannya, dan jumlah penerima makan bergizi saat ini telah melewati angka 21 juta orang.

Dilansir dari kabarindo.com, Presiden mengatakan dirinya sengaja mengawasi langsung tiap harinya pelaksanaan makan bergizi gratis agar dapat langsung menerima laporan manakala ada kendala di lapangan.

“Tadi malam (25/8), saya mendapat laporan (penerima MBG) sudah melewati 21 juta. Jadi, saya monitor setiap hari, hari ini berapa, hari ini berapa, di mana ada masalah. Jadi, saudara-saudara we can do it,” kata Presiden Prabowo dalam sambutannya saat peresmian Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono di Jakarta, Selasa.

Presiden menyinggung MBG saat acara peresmian di RS PON Mahar Mardjono, karena ingin menunjukkan Indonesia mampu mewujudkan berbagai program yang ambisius, meskipun dalam prosesnya banyak yang ragu.llĺ

“Masalah Bangsa Indonesia adalah tadi itu, masalah tidak percaya diri. Waktu saya canangkan makan bergizi untuk semua anak-anak kita, banyak yang tidak percaya, banyak yang tidak setuju, dan kalau pun setuju mereka mengira ini akan mengambil waktu 5 sampai 10 tahun, dan beberapa negara membutuhkan waktu, 5—10 tahun,” kata Prabowo.

“Tetapi saya kemarin punya kebanggaan, saya bisa berdiri di depan wakil-wakil rakyat tanggal 15 Agustus, saya melaporkan makan bergizi sampai waktu itu ke 20.400.000 penerima manfaat,” kata Presiden Prabowo.

Oleh karena itu, Presiden yakin Indonesia dapat mewujudkan berbagai program lainnya, seperti memenuhi jumlah dokter umum dan jumlah dokter spesialis yang saat ini masih kurang. Angka kekurangannya, Presiden menyebut 140.000 untuk dokter umum, dan 70.000 untuk dokter spesialis.

Demi memenuhi kekurangan itu, Presiden menargetkan pada tahun ini membuka 148 program studi spesialis dan subspesialis di 57 fakultas kedokteran, serta membuka 30 fakultas kedokteran baru di sejumlah kampus di Indonesia.

“Pertama will (kehendak, red.) dulu, harus! Di hati kita, kalau kita punya niat, Insya Allah kita akan mencapai itu. We have the resources, we have to manage our resources. Kita nanti, kita lihat,” ujar Presiden.

Inter Miami ke Final Leagues Cup 2025, Lionel Messi Cetak Dua Gol

0
Lionel Messi Cetak Dua Gol, Inter Miami Lolos ke Final Leagues Cup 2025
Selebrasi Lionel Messi dkk. dalam laga Inter Miami vs Orlando City di semifinal Leagues Cup 2025, Kamis (28/8/2025). (c) AP Photo/Lynne Sladky

Link, Jakarta – Inter Miami sukses melaju ke final Leagues Cup 2025 usai mengalahkan Orlando City dengan skor 3-1 pada Kamis (28/8/2025) pagi WIB. Lionel Messi kembali menjadi bintang kemenangan dengan mencetak dua gol yang membawa Inter Miami bangkit dari ketertinggalan dan memastikan tiket ke partai puncak

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Orlando sukses mencuri keunggulan lebih dulu di penghujung babak pertama lewat gol Marco Pasalic. Menerima umpan matang Luis Muriel, Pasalic melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper Oscar Ustari.

Miami baru bisa membalas setelah situasi berubah di babak kedua. David Brekalo membuat Orlando harus kehilangan dirinya karena wasit memberinya kartu merah pada menit ke-75 setelah ia melanggar Tadeo Allende di kotak penalti. Messi yang maju sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan dan membuat skor imbang 1-1.

Gol itu mengubah arah laga sepenuhnya. Miami tampil semakin dominan dengan keunggulan jumlah pemain. Menjelang menit akhir, Messi kembali menunjukkan kelasnya lewat kombinasi manis dengan Jordi Alba.

Sepakannya mengarah tajam ke pojok gawang, tak memberi kesempatan bagi Pedro Gallese untuk bereaksi.

Keunggulan Miami makin kokoh di masa injury time. Telasco Segovia menutup kemenangan dengan gol ketiga usai memanfaatkan kerja sama ciamik bersama Messi dan Luis Suarez. Skor 3-1 tak berubah hingga peluit panjang berbunyi.

Messi pun kembali jadi sorotan. Bukan hanya karena dua golnya, tetapi juga perannya dalam membangun serangan yang memberi ruang bagi rekan-rekannya. Penampilannya menjadi bukti betapa besarnya pengaruhnya terhadap performa Inter Miami.

Kemenangan ini membuat Inter Miami semakin dekat dengan trofi Leagues Cup kedua mereka setelah edisi 2023 lalu. Messi, Suarez, dan Jordi Alba membuat Miami menjelma menjadi tim yang ditakuti lawan.

Sementara itu, skuad asuhan Javier Mascherano menunggu hasil semifinal antara LA Galaxy dan Seattle Sounders untuk mengetahui siapa yang akan mereka hadapi di final pada akhir pekan ini.

Jalan Lintas Tengah Pulau Laut Akan Jadi Penunjang Antarwilayah 

0

Link, Kotabaru- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, meninjau proyek pembangunan Jalan Lintas Tengah Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru. Ini juga, bagian dari memacu pembangunan infrastruktur strategis di wilayah pesisir.

Peninjauan dipimpin langsung oleh Plt Kadis PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, yang turut didampingi Kepala Seksi Pembinaan Teknis Jalan dan Jembatan Dedi Hidayat, serta Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan Alain Filmore Haris.

Dalam keterangannya, M. Yasin Toyib menegaskan bahwa pembangunan jalan lintas ini merupakan bagian dari visi besar Kalsel sebagai “Gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN)” dan upaya membuka keterisolasian wilayah di Pulau Laut.

“Jalan ini menjadi proyek strategis karena selain menunjang konektivitas antarwilayah, juga akan terintegrasi dengan pembangunan Jembatan Pulau Laut. Total panjangnya sekitar 95 kilometer dan akan dikerjakan secara bertahap melalui pembiayaan sharing APBD dan APBN,” ujar Yasin, Rabu (27/8/2025).

Saat kunjungan, pihaknya juga bertemu langsung dengan sejumlah kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas. Mereka melaporkan bahwa progres pengerjaan masih sesuai jadwal (on track), meski di lapangan terkadang menghadapi tantangan cuaca ekstrem.

“Kita minta pelaksana proyek tetap antisipatif untuk percepatan target pembangunan, terutama menghadapai kondisi cuaca yang tidak dapat diprediksi. Salah satu upayanya dengan mengoptimalkan pekerjaan dengan penyediaan peralatan dan SDM yang mendukung hal tersebut,” tambahnya.

Yasin menuturkan, selain mendukung aksesibilitas masyarakat, kehadiran jalan lintas ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di sektor pertanian, pariwisata, dan industri lokal yang mulai berkembang di Kotabaru dan sekitarnya.

“Kami optimis, di tahun 2025 ini sudah mulai terlihat hasilnya. Jalan ini bukan hanya membuka akses, tapi akan menjadi urat nadi pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (tri)

PUPR Kalsel Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan Pulau Laut

0

Link, Kotabaru- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur strategis, khususnya di wilayah pesisir.

Salah satu proyek unggulan yang kini tengah digenjot adalah Pembangunan Jembatan Pulau Laut, yang ditinjau langsung oleh jajaran Dinas PUPR Kalsel, Rabu (27/8/2025).

Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, didampingi Kepala Seksi Pembinaan Teknis Jalan dan Jembatan, Dedi Hidayat, serta Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan, Alain Filmore Haris.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari monitoring rutin untuk memastikan progres proyek berjalan sesuai rencana. Jembatan Pulau Laut merupakan salah satu Proyek Strategis Provinsi, karena fungsinya yang vital dalam menunjang konektivitas kawasan ekonomi antara Pulau Laut dan daratan Kalimantan,” ungkap Yasin.

Menurutnya, Jembatan Pulau Laut sendiri dirancang memiliki panjang total 3,6 kilometer dan akan dikerjakan secara bertahap. Ketika rampung, jembatan ini diharapkan menjadi tulang punggung konektivitas dan logistik antara kawasan strategis di Pulau Laut dan Kalimantan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

“Dengan hadirnya jembatan ini, kami optimistis akan terjadi percepatan ekonomi di wilayah pesisir. Distribusi barang dan mobilitas masyarakat menjadi lebih efisien, sehingga berdampak langsung pada sektor industri, pariwisata, dan perikanan,” jelas Yasin.

Proyek ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pemprov Kalsel dalam mendukung visi Kalimantan Selatan sebagai Gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, tim juga mendapatkan laporan langsung dari pelaksana proyek, PT Pembangunan Perumahan (PP) Tbk. Perwakilan perusahaan, Yudhi, menyampaikan bahwa sejumlah peralatan utama dan material pemancangan telah tiba di lokasi, sejalan dengan jadwal pelaksanaan.

“Kami terus memastikan logistik proyek datang tepat waktu. Persiapan pekerjaan pemancangan saat ini tengah dilakukan, dan akan segera dilanjutkan ke tahap berikutnya,” ujar Yudhi. (tri)

Pemprov Kalsel Masukkan Rumah Martinah Dalam Program Rutilahu

0
Rutilahu
Rumah Reyot Martinah Masuk Program Rutilahu Pemprov Kalsel Bukan Kabupaten Banjar.

Link, Martapura  – Meski pun berstatus warga Kabupaten Banjar, naun ternyata Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel)lah yang akan melakukan rehabilitas rumah Martinah (52) warga Desa Tampang Awang Kecamatan Tatah Makmur. Tepatnya masuk dalam program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Kepala Desa (Kades/Pambakal) Tampang Awang, H Ideris pastikan kondisi rumah reyot milik wanita lanjut usia (Lansia) di RT06, yakni Martinah sudah masuk usulan dalam program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Pemprov Kalsel.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kades Tampang Awang, Kecamatan Tatah Makmur saat dikonfirmasi melalui via telepon terkait rumah milik Martinah (62) yang sudah puluhan tahun tak tersentuh dari perhatian pemerintah hingga kondisinya sangat memprihatinkan.

“Kita ini sudah sering mengusulkan agar kondisi rumah warga kita yang tidak layak huni mendapat program Rutilahu termasuk rumah Martinah, sampai-sampai kami sendiri malu, karena terlalu sering mengambil foto rumah tapi tidak ada realisasinya kata warga. Kalaupun terealisasi rumah yang lain yang kena,” ujarnya pada Rabu (27/8/2025) sore.

Pada 2025 ini, lanjut Ideris, rumah Martinah sudah masuk dalam program Rutilahu dari Pemprov Kalsel berdasarkan usulan Pemerintah desa (Pemdes).

“Jadi tinggal menunggu direalisasikan Pemprov Kalsel, karena itu kita tidak mengusulkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar. Hal ini juga sudah kita sampaikan sebelumnya ke pada Anggota DPRD Kabupaten Banjar, Wahyu Akbar,” katanya.

Pernyataan serupa sebelumnya juga diungkapkan Aswadi selaku Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial dan Penanganan fakir miskin pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar.

“Berdasarkan laporan yang kami terima dari petugas Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), rumah milik Martinah sudah diusulkan pada program Rutilahu Pemprov Kalsel, sehingga tidak masuk dalam usulan kabupaten,” bebernya pada 26 Agustus 2025 kemarin.

Aswadi juga menjelaskan, agar bisa mendapatkan program Rutilahu dari Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, tentunya Pemdes harus proaktif, karena lebih mengetahui bagaimana kondisi rumah warganya.

“Ada dua mekanisme untuk mendapatkan program Rutilahu, yakni Pemdes mengusulkan melalui Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) dan kedua melalui usulan proposal kepada kami,” ucapnya.

Terlebih tahun ini Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar memiliki program Rutilahu sebanyak 106 unit, dan 15 unit diantaranya masuk dalam usulan Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Kabupaten Banjar. Dimana realisasi 1 unit Rutilahu menggelontorkan dana sebesar Rp20 Juta.

“Saat ini memang belum ada yang direalisasikan karena masih proses verifikasi dan validasi (Verval) di lapangan, terkadang usulan proposal tidak sesuai dengan kondisi di lapangan, seperti berada di zona hijau, dan tidak memiliki bukti kepemilikan. Selain itu hal ini juga untuk memastikan agar tidak tumpang tindih dengan program Dinas Permukiman dan  Pemprov Kalsel,” pungkasnya.(zainudin)