Beranda blog Halaman 139

Akhirnya Ahmad Hilmi (6) Dirujuk ke RSUD Ulin

0
Ahmad Hilmi dirawat

Link, Martapura – Bocah penderita bibir sumbing dan tidak memiliki dua daun telinga, yakni Ahmad Hilmi warga RT06, Desa Tampang Awang, Kecamatan Tatah Makmur akhirnya mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Kendati untuk biaya operasi Ahmad Hilmi putra dari pasangan suami istri (pasutri) Rahmani – Mailani kini sudah mendapat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pasca kepesertaan BPJS Kesehatannya kembali diaktifkan lagi. Namun, tentunya masih membutuhkan biaya untuk pendampingannya, sebab keluarga Ahmad Hilmi tergolong masyarakat tidak mampu.

Aswadi selaku Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial dan Penanganan fakir miskin pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar membenarkannya, bahwa dana pendampingan untuk pasien tidak mampu bersumber dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT) daerah.

“Tapi penggunaan BTT untuk biaya pendampingan biasanya hanya untuk pasien yang mendapatkan penanganan medis di luar daerah sesuai Peraturan Bupati (Perbup). Kalau pasien bibir sumbing itukan ditangani di RSUD Ulin,” katanya, Rabu (27/8/2025).

Meski dana BTT tidak dapat digunakan. Namun Aswadi menyebutkan bahwa dana pendampingan diluar keperluan medis untuk pasien tidak mampu masih bisa diperoleh melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dengan syarat ada usulan permohonan dari Pemerintah desa (Pemdes).

“Terkait berapa besaran dananya itu BAZNAS yang lebih mengetahui. Yang jelas hingga hari ini masih belum ada Pemdes mengajukan usulan untuk biaya pendampingan sebagai dasar untuk memberikan rekomendasi. Jadi Pemdes lah yang harus aktif,” ujarnya.

Sebab, papar Aswadi, selain Pemdes yang lebih mengetahui berapa besar dana pendampingan yang dibutuhkan, ada beberapa persyaratan administrasi yang harus dilengkapi Pemdes agar usulan dana bantuan pendampingan dapat disetujui dan sebagai bukti pertanggung jawaban.

“Tinggal memenuhi persyaratannya, seperti surat permohonan, Kartu Kelurga (KK), KTP, rincian biaya, foto rumah, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Ini syarat dari BAZNAS,” tuturnya.

Senada itu, Kepala Desa (Kades/Pambakal) Tampang Awang, H Ideris memastikan Pemdes sudah pernah mendampingi Ahmad Hilmi agar mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

“Tapi karena berat badannya kurang sehingga tidak lagi di bawah ke rumah sakit. Ditambah orang tuanya kurang aktif seperti pada kegiatan Posyandu saja sering dijemput, mungkin dikarenakan minder,” ungkapnya.

Ia juga memastikan Ahmad Hilmi memiliki jaminan kesehatan. Namun karena orang tuanya kurang aktif melakukan pemeriksaan kesehatan Ahmad Hilmi sehingga tidak aktif lagi akibat BPJS terlalu lama tidak digunakan. “Sejak kemarin kami juga mendampingi Ahmad Hilmi ke RSUD Ratu Zalecha Martapura, dan hari ini aparat kami bersama bidang desa kembali mendampingi Ahmad Hilmi ke RSUD Ulin Banjarmasin,” beber Ideris.

Tak hanya itu, Ideris juga mengakui bahwa tidak ada mengajukan usulan permohonan untuk bantuan dana pendampingan baik ke Dinsos dan BAZNAS. “Setahu kami semua biaya itu rumah sakit, karena sebelumnya kita juga pernah menangani permasalahan yang sama, yakni membawa warga kita agar mendapatkan penanganan medis, dan terus kita dampingi,” pungkasnya.(zainuddin)

Wagub Serahkan Anugerah Kebudayaan Kalsel 2025 kepada 20 Seniman

0
Anugerah Kebudayaan
Wagub Hasnuryadi Sulaiman Serahkan Anugerah Kebudayaan Kalsel 2025

Link, Banjarmasin – Sebanyak 40 seniman/pelaku budaya menerima penghargaan Anugerah Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025. Penghargaan diserahkan oleh  Wagub Hasnuryadi Sulaiman, di Area Tugu 0 Km Banjarmasin Rabu 27 Agustus 2025 malam

“Dalam kesempatan ini, saya ucapkan selamat kepada penerima Anugerah Kebudayaan 2025. Ini merupakan sebuah apresiasi atas kerja-kerja para seniman maupun budayawan yang mendukung program Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan selama ini,” ujar Hasnuryadi Sulaiman.

Lebih jauh Hasnuryadi menyampaikan, penghargaan yang diberikan atas jasa dan kontribusi terhadap karya yang diciptakan, serta melestarikan nilai-nilai budaya Banjar selama ini. Sehingga, pihaknya mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang diberikan terhadap kemajuan Banua.

Dengan begitu, Wagub Hasnuryadi menyatakan rasa hormat yang sebesar-besarnya karena telah berdedikasi dalam pelestarian budaya. Sebab itu, menurutnya peran seniman atau budayawan dalam aspek koordinasi kebijakan, festival budaya hingga promosi kebudayaan dan sebagainya.

“Sebagai bentuk kecintaan terhadap Provinsi Kalimantan Selatan. Pada malam ini juga dilaksanakan pagelaran Kuda Gipang, sehingga kembali mendorong untuk melestarikannya agar nantinya diakui oleh ICH UNESCO. Pergelaran Tari Kuda Gipang saat ini sebagai wujud bukti warisan budaya tak benda (WBtB) yang ditunjukkan,” pungkasnya.

Sementara itu dari sekian banyak yang menerima penghargaan tampak Misbach Thamrin, Farid, Maria Roeslie, Norhalis Majid, Iberamsyah Barbary, Sainul Hermawan, Muhammad Marwan, H. Kusairi, Hardiansyah, Rezqie M. A. Atmanegara, Hadani, Abdul Karim, Andi Jamaluddin dan sebagainya.

Kegiatan ini bertujuan dalam mengapresiasi pelestari budaya lokal, mempromosikan Kuda Gipang sebagai warisan budaya dunia hingga membangun kesadaran publik dan edukasi budaya, serta mendorong kolaborasi lintas lembaga atau komunitas budaya. Adapun, pagelaran Kuda Gipang didorong agar simbol identitas budaya Banua dapat pengakuan sebagai Intangible Cultural Heritage (ICH) oleh UNESCO. (tri)

Data Fakir Miskin di Dinsos P3AP2KB dan DKISP Banjar Berbeda

0
fakir miskin
Data Angka Kemiskinan Dinsos dengan Satu Data Kabupaten Banjar Berbeda

Link, Martapura – Meski pun data angka kemiskinan yang ditampilkan satudata.banjarkab.go.id yang dikelola Dinas Komunikasi Informatika Statistik (DKISP) Kabupaten Banjar, diunggah Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB), namun data fakir miskin yang tercatat di dua instansi tersebut berbeda.

Diketahui data yang diunggah pada laman resmi https://satudata.banjarkab.go.id yang dikelola DKISP Kabupaten Banjar menunjukkan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Banjar mengalami peningkatan, yakni pada 2025 sebanyak 172.697 orang. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya sebanyak 161.726 orang.

Jumlah penduduk miskin bertambah, otomatis warga penyandang status sebagai fakir miskin juga bertambah, bahkan melonjak. Berdasarkan data di laman yang sama, jumlah fakir miskin pada 2025 sebanyak 154.893 orang. Ini meningkat ratusan kali lipat dibanding tahun sebelumnya yang hanya 30.393 orang.

Terkait hal itu, Aswadi selaku Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial dan Penanganan fakir miskin pada Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar justru mengungkapkan data berbeda.

Berdasarkan data pada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, jumlah angka kemiskinan di Kabupaten Banjar pada 2024 sudah mencapai 172.702 orang, dan jumlah fakir miskin mencapai 154.893 orang.

Sedangkan pada 2023, jumlah penduduk miskin mencapai 173.320 orang. Namun terkait berapa data fakir pada 2023 tidak dapat diperoleh dikarenakan file data pada Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) tak dapat lagi di download dan hanya dapat melihat hasil rekap data saja.

“Karena datanya tidak bisa lagi di unduh, jadi hanya bisa melihat hasil rekap saja. Kami tidak punya backup datanya karena pejabat sebelumnya sudah pindah tugas, data kita itukan by name by address,” ujarnya.

Sedangkan untuk data penduduk miskin dan fakir miskin di Kabupaten Banjar tahun 2025, Aswadi mengungkapkan masih proses verifikasi dan validasi (verval).

“Data tersebut bersumber dari data gabungan 2024, yakni data P3KE (Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem), Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan PPKS yang dilakukan verval. Jadi data 2025 masih proses verval sehingga belum bisa kami sajikan, karena harus by name by address,” tutupnya. (zainuddin)

Timnas Putri Indonesia U-16 vs Australia U-16, Garuda Pertiwi Kalah 0-3

0
Timnas Putri Indonesia U-16 vs Australia U-16, Garuda Pertiwi Kalah 0-3
Duel antarpemain di laga Timnas Putri Indonesia U-16 vs Australia U-16, Piala AFF Putri 2025 (c) Official X Timnas Indonesia

Link, Solo – Timnas Putri Indonesia U-16 takluk dengan skor 3-0 dari Australia U-16.  dalam duel semifinal Piala AFF U-16 Putri 2025, di Stadion Manahan, Solo, Rabu 27 Agustus 2025.

Pertandingan berlangsung alot bagi Garuda Pertiwi. Timnas Putri sempat memberikan perlawanan, tapi pada akhirnya Australia masih lebih tangguh.

Australia membuka keunggulan pada menit ke-22 lewat Abbie Skye Puckett. Gol bermula dari serangan di sisi kiri pertahanan Indonesia.

Umpan silang yang disambut dengan kemelut di kotak penalti sempat diblok lini belakang Indonesia, namun bola liar jatuh tepat di kaki Puckett. Striker muda itu langsung melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan kiper Indonesia, Alleana Ayu Arumy.

Enam menit berselang, Puckett kembali mencetak gol. Kali ini lewat sepakan jarak jauh yang menukik tajam ke gawang Indonesia. Alleana yang sedikit maju dari garis gawang tak sempat mengantisipasi arah bola.

Meski tertinggal dua gol, Indonesia tidak menyerah. Alleana bahkan sempat tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting yang mencegah Australia menambah keunggulan di babak pertama.

Selepas jeda, Indonesia mencoba bangkit. Sepuluh menit awal babak kedua, anak asuh Rudy Eka Priyambada mampu meredam serangan-serangan Australia.

Namun pada menit ke-58, Kaya Jugovic memastikan kemenangan Australia dengan gol ketiga. Sepakan kaki kirinya dari luar kotak penalti mengarah ke pojok kanan gawang dan tak terjangkau Alleana.

Garuda Pertiwi U-16 berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi rapatnya lini belakang Australia membuat peluang sulit tercipta. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-3 tetap bertahan.

Dengan hasil ini, Australia melangkah ke final menghadapi Thailand yang sebelumnya menyingkirkan Vietnam 3-1. Sementara Indonesia harus puas bermain di partai perebutan tempat ketiga melawan Vietnam.

Susunan Pemain

Indonesia: Alleana Ayu Arumy; Jazlyn Kayla Firyal, Debby Alvani Zanaya, Syafia Tristalia Chorlienka, Syifa Aulia Sabrina Nasution, Nafeeza Ayasha Nori, Nasywa Salsabila Fatah, Nazwa Bilbina Putri, Febri Arum, Jeane Franscoise Keram, Shifana Rizka Nadhifa

Australia:  Dali Blossom Odette Gorr Burchmore; Kaya Jugovic, Willa Eleanor Clare Pearson, Keira Ava Sarris, Liana Kristine Luong, Aeryn Lily Tarrant, Claire Louise Corbett, Tehya Louise Aspland, Sakura Yeng Leng Leong, Theodora Joy Exhausia Mouithys Mickalad, Abbie Skye Puckett

Teka-Teki Terjawab! Thom Haye Akhirnya Merapat ke Persib

0
Teka-Teki Terjawab! Thom Haye Akhirnya Merapat ke Persib
Pemain Timnas Indonesia Thom Haye merapat ke Persib Bandung. (PSSI)

Link, Bandung – Setelah hampir dua bulan tanpa klub, masa depan Thom Haye akhirnya menemui titik terang. Persib Bandung resmi memperkenalkan gelandang berusia 30 tahun itu pada Rabu (27/8/2025) melalui TVRI Jawa Barat, bersamaan dengan peresmian bek asal Italia, Federico Barba. Klub juga mengikat Haye dengan kontrak berdurasi dua tahun untuk memperkuat Maung Bandung di BRI Super League 2025/2026 serta AFC Champions League 2..

Jejak Karier di Eropa

Sebelum datang ke Indonesia, Haye memperkuat Almere City di Eredivisie musim 2024/2025. Ia tampil dalam 29 laga dengan catatan dua assist dan tujuh kartu kuning selama 2.409 menit bermain. Meski tampil reguler, ia memilih hengkang setelah Almere terdegradasi. Sebelumnya, Haye juga tampil konsisten bersama SC Heerenveen dengan rata-rata 32 pertandingan per musim. Rekam jejaknya cukup untuk bertahan di Eropa, namun peluang itu tak terwujud.

Sempat Dikaitkan dengan Persija

Nama Haye sempat masuk radar Persija Jakarta pada pertengahan Juni 2025. Pihak Macan Kemayoran tidak menampik adanya pembicaraan, meski keputusan akhir tetap di tangan pelatih. Haye sendiri mengakui ada tawaran, tetapi memilih menunggu perkembangan pasar transfer. Namun, fokus Persija beralih ke Rafael Struick yang akhirnya memilih bergabung dengan Dewa United, membuat peluang Haye ke ibu kota pun tertutup.

Harapan Baru untuk Persib

Persib membuka musim dengan hasil kurang konsisten—satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Persib Bandung berharap Haye akan menambah kekuatan lini tengah, sekaligus memberikan keseimbangan dan kreativitas dalam permainan. Selain itu, kedatangannya juga menjadi bagian dari ambisi Persib tampil lebih kompetitif, baik di liga domestik maupun di level Asia.

Ketua DPRD Banjarbaru Sebut BPJN Telah Merespon Keluhan Warga Terdampak

0

Link, Banjarbaru – Tenggat waktu yang diberikan DPRD Kota Banjarbaru kepada Badan Pelaksana Jalan nasional (BPJN) Kalimantan Selatan untuk merespon keluhan warga, telah berakhir 25 Agustus 2025. Pasalnya, proses pembangunan Jembatan Sungai Ulin di Jalan A Yani KM 31 tersebut berdampak secara ekonomi terhadap warga sekitar.

Atas keluhan warga tersebut, juga tenggat waktu yang telah diberikan, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Iskandar Putera memastikan, pihak BPJN Kalimantan Selatan telah merespons.

“Alhamdulillah, secara garis besar ada niat baik dari BPJN untuk membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat proyek ini,” ujar Gusti Rizky ditemui Rabu (27/8/2025).

Ia menjelaskan, BPJN sudah berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan guna melakukan validasi dan pendataan warga terdampak. Proses tersebut akan difasilitasi lurah dari empat kelurahan, yakni Guntung Manggis, Guntung Payung, Loktabat Utara, dan Loktabat Selatan.

“Pendataan perlu waktu agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Karena itu kami minta warga bersabar,” kata Gusti Rizky.

Menurutnya, komunikasi antara BPJN dan pemerintah kelurahan sudah berjalan, sementara DPRD menunggu tindak lanjut konkret terkait skema bantuan yang akan diberikan.

“Kami tinggal menunggu seperti apa langkah BPJN untuk merealisasikan bantuan, sehingga warga terdampak benar-benar mendapatkan perhatian,” kata Gusti Rizky.(wahyu)

Carabao Cup Penuh Kejutan, Empat Tim Premier League Pulang Lebih Awal

0
Carabao Cup Penuh Kejutan, Empat Tim Premier League Pulang Lebih Awal
Trofi Carabao Cup/EFL Cup (c) Official Twitter @Carabao_Cup

Link, Jakarta – Carabao Cup 2025/2026 babak kedua menyajikan kejutan besar. Dari 19 laga yang digelar, beberapa tim Premier League harus pulang lebih awal pada Rabu (27/8/2025) dini hari WIB.

West Ham gagal melanjutkan langkah setelah tumbang 2-3 dari Wolverhampton Wanderers. Rodrigo Gomes dan Jorgen Larsen (2 gol) menjadi bintang kemenangan Wolves, sedangkan gol Tomas Soucek dan Lucas Paqueta tak cukup menyelamatkan West Ham.

Bournemouth juga bernasib sial saat menjamu Brentford di Vitality Stadium. The Bees sukses lolos berkat gol Fabio Carvalho di babak pertama dan tambahan gol Igor Thiago di menit ke-65.

Di luar itu, Sunderland dan Leeds United juga merasakan pahitnya tersingkir. Keduanya gagal melaju usai kalah dalam drama adu penalti melawan lawan dari kasta lebih rendah.

Sunderland harus rela kalah 5-6 dalam tos-tosan setelah hanya bermain 1-1 kontra Huddersfield Town. Leeds pun dipermalukan Sheffield Wednesday dengan skor 0-3 di babak penalti setelah skor imbang 1-1 di waktu normal.

Babak kedua Carabao Cup masih menyisakan empat laga seru termasuk Manchester United kontra Grimsby Town. Nantinya, hanya 32 tim yang berhak melaju ke putaran berikutnya, terdiri dari 9 wakil Premier League dan 23 tim lainnya.

Hasil Putaran Kedua Carabao

  • Accrington Stanley 0 – 2 Doncaster Rovers
  • Barnsleey 2 – 1 Rotherham United
  • Birmingham City 0 – 1 Port Vale
  • Burnley 2 – 1 Derby County
  • Burton Albion 0 – 1 Lincoln City
  • Preston North End 2 – 3 Wrexham
  • Stoke City 0 – 3 Bradford City
  • Sunderland 1 – 1 (pen) Huddersfield Town
  • Wigan Athletic 1 – 0 Stockport County
  • Sheffield Wednesday (pen) 1 – 1 Leeds United
  • Reading 2 – 1 AFC Wimbledon
  • Cambridge United 3 – 1 Charlton Athletic
  • Wolverhampton Wanderers 3 – 2 West Ham
  • Bournemouth 0 – 2 Brentford
  • Bromley 1 – 1 Wycombe Wanderers
  • Cardif City 3 – 0 Cheltenham Town
  • Millwall 2 – 1 Coventry City
  • Norwich City 0 – 3 Southampton
  • Swansea City (pen) 1 – 1 Plymouth Argyle

Timnas Indonesia U-16 Putri Lolos Semifinal Piala AFF U-16 Putri 2025

0
Timnas Indonesia U-16 Putri Lolos Semifinal Piala AFF U-16 Putri 2025
Momen selebrasi gol Timnas Indonesia U-16 Putri di laga kontra Malaysia U-16 Putri (c) Official X Timnas Indonesia

Link, Solo – Timnas Indonesia U-16 Putri mencatat sejarah di Stadion Manahan, Solo, Minggu (24/8/2026). Garuda Pertiwi sukses menundukkan Malaysia dengan skor 3-1 pada laga pamungkas Grup A Piala AFF U-16 Putri.

Kemenangan ini memastikan Indonesia lolos ke semifinal dengan status juara grup. Lebih dari itu, skuad Merah Putih menorehkan pencapaian bersejarah: untuk pertama kalinya mereka berhasil melangkah keluar dari fase grup turnamen ini.

Indonesia Catat Sejarah di Stadion Manahan

Garuda Pertiwi tampil percaya diri menghadapi Malaysia yang hanya memiliki jeda satu hari. Dukungan publik Stadion Manahan memberi energi tambahan bagi tim asuhan pelatih nasional itu.

Gol Cepat Nasywa Buka Keunggulan

Hanya butuh empat menit, Nasywa Salsabilla Fattah membuka keunggulan setelah menerima umpan matang dari Shifana Rizka Nadhifa.

Tak lama berselang, pada menit ke-15, kapten tim Jazlyn Kayla Firyal sukses menggandakan skor lewat eksekusi penalti. Wasit Asaka Koizumi menunjuk titik putih usai bek Malaysia melakukan handball di kotak terlarang.

Malaysia Bangkit, Indonesia Tetap Unggul

Malaysia mencoba membalas melalui peluang Nur Laila Syamila, namun kiper Alleana Ayu Arumy tampil sigap menjaga gawang. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Malaysia meningkatkan tempo permainan. Gol balasan lahir pada menit ke-81 ketika tendangan bebas Nur Laila membentur Debby Alvani dan mengecoh kiper Indonesia.

Namun hanya semenit berselang, kerja sama apik Jean Franscoise Keram, Dian Aprilia, dan Vivi Fera Fernanda menghasilkan gol ketiga. Skor akhir 3-1 menutup laga untuk kemenangan Indonesia.

Garuda Pertiwi Raih Enam Poin Sempurna

Dengan kemenangan ini, Indonesia menutup fase grup dengan enam poin sempurna dari dua pertandingan. Sejarah pun tercipta karena untuk pertama kalinya Timnas Putri U-16 Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF.

Malaysia yang mengoleksi tiga poin masih harus menunggu hasil laga Grup B dan C untuk menentukan nasib mereka sebagai runner-up terbaik.

Menanti Lawan di Babak Semifinal

Indonesia kini tinggal menanti lawan di semifinal. Sesuai format, mereka akan berjumpa runner-up terbaik dari Grup B bila berasal dari grup tersebut, atau menghadapi juara Grup C jika runner-up terbaik datang dari Grup A atau C.

Susunan Pemain

Indonesia: Alleana Ayu Arumy; Jazlyn Kayla Firyal, Debby Alvani Zanaya, Nazwa Bilbina Putri, Shifana Rizka Nadhifa; Syifa Aulia Sabrina Nasution, Syafira Tristalia Chorlienka, Nafeeza Ayasha Nori, Febri Arum; Nasywa Salsabila Fatah, Indira Fatima.

Malaysia: Putri Aina Husna; Nur Ummairah, Harrienianeeka Indran, Ireena Syazreen, Nur Awadah; Nur Qistina, Gia Athena Notaras, Nina, Dishanna Nagarajan Pillay; Nur Laila Syamila, Siti Balqhis Mukhtar.

Kemenag Kalsel Laksanakan Uji Kompetensi Penghulu

0
uji kompetensi penghulu
Kakanwil Kemenag Kalsel menggelar uji kompetensi penghulu.

Link, Banjarmasin – Untuk meningkatkan kompetensi atau kemampuan dan profesionalitas seorang penghulu, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Kalsel melalui Bidang Urusan Agama Islam dan Bimbingan Syariah (URAIS dan Binsyar) melaksanakan  kegiatan Uji Kompetensi Penghulu dengan tema “Penghulu Bersatu Masalah Berlalu”.

Dilakasanakan di Hotel Rodhita Banjarmasin, Selasa (26/08/2025), uji kompetensi penghulu diikuti 56 orang penghulu yang terdiri dari 10 peserta Penghulu Pertama yang akan naik jenjang ke penghulu muda dan 46 peserta Penghulu Muda yang akan naik jenjang ke Penghulu Madya.

KaKanwil Kemenag Kalsel M Tambrin, dalam sambutannya mengatakan terselenggaranya kegiatan tersebut  dalam rangka meningkatkan kompetensi atau kemampuan dan profesionalitas seorang penghulu dalam bekerja untuk melayani umat agar pelayanan Kementerian Agama dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat Islam.

”Kegiatan ini merupakan salah satu bukti nyata bagaimana Kementerian Agama semakin hari berbenah guna lebih meningkatkan kualitas pegawainya untuk melayani umat di lapangan,” ujar Tambrin.

Seperti yang diketahui ujar Tambrin, seorang penghulu dapat dikatakan bekerja profesional sebagai pelaksana teknis haru mampu mengetahui, memahami dan mengaplikasikan serta kemampuan manajerial, sosio kultural dan kompetensi teknis.

Lebih lanjut Tambrin mengatakan kehadiran dan keberadaan seorang penghulu yang profesional sangat dibutuhkan baik mereka yang ditugaskan pada unit teknis yang sebagai pelaksana layanan di Kantor Urusan Agama maupun mereka yang ditugaskan pada unit teknis yang berkaitan dengan bidang kepenghuluan sebagai perumus norma, standar, prosedur dan kriteria serta evaluasi bidang kepenghuluan.

“Tugas penghulu itu selain menikahkan pasangan yang tentunya seijin orang tua kedua belah pihak, penghulu juga wajib menguasai ilmu agama Islam, menguasai Fiqih dan menjadi seorang Faqih serta mengetahui dan memahami adat istiadat masyarakat setempat,” ujar Tambrin.

Melihat begitu krusialnya jabatan penghulu ini di masyarakat sambung Tambrin, diperlukan uji kompetensi penghulu sebagai sarana dalam memberikan peluang kepada Penghulu untuk meniti karier dan meningkatkan serta mengasah skill dan kompetensinya. (spy)

Anak Penderita Bibir Sumbing di Desa Tampang Awang Terpantau Puskesmas

0
bibir sumbing
Plt Kadinkes Kabupaten Banjar, Noripansyah.

Link, Martapura – Puskesmas dan bidan desa Desa Tampang Awang, Kecamatan Tatah Makmur diklaim telah lama memantau kondisi Ahmad Hilmi (6) yang menderita bibir sumbing dan tidak memiliki dua daun telinga.

“Sudah lama terpantau Puskesmas dan bidan desa. Kabar terbaru Ahmad Hilmi sudah menjalani dua kali pemeriksaan, seperti pemeriksaan dari dokter gigi spesialis bedah. Dan ternyata kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif, sehingga terhitung mulai hari ini sudah diaktifkan kembali dengan nomor; 6303192103190001,” ujar  Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Banjar, Noripansyah pada Selasa (26/8/2025).

Ditegaskannya, Dinkes pastikan Pemkab Banjar menjamin bocah berusia 6 tahun warga RT06, Desa Tampang Awang, Kecamatan Tatah Makmur, yakni Ahmad Hilmi yang menderita bibir sumbing dan tidak memiliki dua daun telinga mendapat penanganan medis.

“Selaku perpanjangan tangan dari Pemkab Banjar, Dinkes hingga Puskemas dan bidan desa sudah melakukan berbagai upaya agar Ahmad Hilmi putra dari pasangan suami istri (pasutri) Rahmani – Mailani segera mendapatkan penanganan medis,” katanya.

Pejabat definitif Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (Kabid SDK) pada Dinkes Kabupaten Banjar yang akrab disapa Om Ipan ini, mengaku sangat prihatin setelah mengetahui kondisi dan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bocah berusia 6 tahun yang menderita bibir sumbing dan tidak memiliki dua daun telinga tersebut tidak aktif.

“Keluarganya kan tergolong tidak mampu, tapi bagaimana bisa mereka tidak memiliki jaminan sosial apapun. Upaya Pemerintah desanya patut dipertanyakan, harusnya mereka proaktif,” tuturnya.

Ipan juga memastikan bahwa Puskesmas dan bidan desa sudah beberapa kali menawarkan agar Ahmad Hilmi mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura. Namun ditolak pihak keluarga.

“Alasannya karena biayanya, tapi untuk biaya operasi tentu bisa di-cover BPJS sebab masyarakat itu harus terjamin sesuai komitmen Universal Health Coverage (UHC). Namun khususnya biaya pendampingan itu bukan kewenangan kita, mungkin tanahnya Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Jadi sudah kita koordinasikan untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Berdasarkan informasi terbaru, papar Ipan lebih jauh, Ahmad Hilmi akan dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan medis. “Karena pasien dalam keadaan sindrom sehingga tidak dapat ditangani RSUD Ratu Zalecha Martapura,” tutupnya.(zainuddin)