Beranda blog Halaman 141

Gala Dinner TJSLP.CSR, Pemprov Kalsel Launching E-Optima TJSLP

0
Gala Dinner

Link, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalsel menggelar Gala Dinner Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan/Corporate Social Responsibility (TJSLP/CSR) sekaligus Launching E-Optima TJSLP, pada Senin malam (25/8/2025), di Hotel Rattan Inn Banjarmasin.

Gala Dinner dihadiri Gubernur Kalsel H Muhidin diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Syarifuddin, Direktur Pembangunan Indonesia Barat di Kementerian Perencanan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Jayadi sekaligus menyampaikan arahan, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalsel Fadjar Majardi, Direktur Bank Kalsel Fahrudin, pimpinan perusahaan/badan usaha/lembaga/organisasi atau yang mewakili.

Gubernur H Muhidin dalam sambutannya yang disampaikan Sekdaprov Syarifuddin, mengingatkan bahwa tujuan utama perusahaan beroperasi adalah untuk mencapai keberlanjutan usaha dan hasil yang bernilai ekonomi. Namun, sejatinya ukuran keberhasilan perusahaan tidak semata-mata ditentukan pencapaian finansial.

Keberhasilan sejati justru lahir ketika perusahaan mampu menghadirkan manfaat yang nyata, memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta ikut serta dalam.menjaga kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Pemprov Kalsel melalui kegiatan gala dinner TJSLP/CSR ini, berharap dapat menyajikan dampak positif dari program-program TJSLP yang telah dijalankan perusahaan, serta mempererat silaturahmi antar perusahaan dengan para pemangku kepentingan guna menciptaka suasana kerja bersama yang efektif dan terciptanya rasa saling percaya.

Terkait peluncuran sistem informasi aplikasi e-Optima TJSLP, ini merupakan suatu sistem fasilitasi antara TJSLP .dan pemerintah daerah untuk memudahkan dalam.program prioritas Pemprov Kalsel. Diharapkan sistem ini akan membentuk perencanaan dan pelaporan pelaksanaan TJSLP/CSR yang baik, dan dapat diakses masyarakat Kalsel secara online, realtime dan berbasis spasial.

Pemerintah Daerah ujar Gubernur, sangat membutuhkan dukungan dan kontribusi dari seluruh komponen dan elemen, khususnya perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah ini.

Melalui kebersamaan, baik dalam bentuk tenaga, pemikiran, maupun sumbangsih lainnya, Gubernur H Muhidin mengajak semua pihak untuk membangun Kalsel menjadi lebih bermartabat, maju, dan sejahtera, serta hasilnya dapat dirasakan manfaatnya secara adil dan berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Sekdaprov Syarifuddin menyerahkan penghargaan atas kepedulian CSR untuk Banua kepada sejumlah perusahaan yakni PT Borneo Indobara, PT Adaro Indonesia, PT Arutmin Indonesia, PT Satui Terminal Umum,PT Hasnur Citra Terpadu, PT Sinarmas Agro Resource and Teknologi TBK, PT Indocement Tunggal Prakarsa, Bank Kalsel, dan PT Bangun Banua Kalsel. (tri)

Inter Milan vs Torino: Nerazzurri Pesta 5 Gol di Giuseppe Meazza!

0
hasil Inter Milan vs Torino 5-0
Pemain Inter Milan, Peter Sucic (kanan), berebut bola dengan pemain Torino, Gvidas Gineitis, dalam laga Serie A, Selasa (26/8/2025). (c) AP Photo/Luca Bruno

Link, Jakarta – Mengalawali musim Serie A 2025/2026, Inter Milan tampil gagah perkasa di Stadion Siuseppe Meaza.  Nerazzuri pesta 5 gol tampa balas dilaga Inter Milan vs Torino, Selasa (26/8/2025) dini hari WIB.

Gol-gol Inter lahir dari Alessandro Bastoni, Marcus Thuram, Lautaro Martinez, dan Ange-Yoan Bonny. Thuram bahkan mencetak dua gol, menegaskan dominasi penuh tim tuan rumah.

Kemenangan ini membuat Inter Milan langsung menempati puncak klasemen sementara dengan tiga poin. Sementara Torino masih tertahan di dasar klasemen setelah kekalahan telak di laga pembuka.

Babak Pertama Inter Milan vs Torino
Inter langsung menekan sejak peluit awal. Marcus Thuram sempat mengancam gawang Torino lewat sundulannya, namun bola melebar tipis di menit pertama.

Keunggulan baru tercipta pada menit ke-18. Alessandro Bastoni menyundul sepak pojok Nicolo Barella, membawa Inter unggul 1-0.

Menjelang akhir babak pertama, Inter menggandakan keunggulan. Marcus Thuram memanfaatkan umpan terobosan Petar Sucic dan menaklukkan kiper Torino, skor berubah menjadi 2-0 pada menit ke-36.

Inter terus mencoba menambah gol sebelum turun minum. Francesco Acerbi dan Petar Sucic sempat melepaskan sundulan, tetapi Franco Israel tampil sigap menahan gawang Torino.

Babak Kedua Inter Milan vs Torino
Inter Milan memulai babak kedua dengan tempo tinggi. Kesalahan lini belakang Torino dimanfaatkan Lautaro Martinez pada menit ke-52 untuk mencetak gol ketiga, skor menjadi 3-0.

Tidak lama kemudian, Alessandro Bastoni mengirimkan umpan silang akurat kepada Marcus Thuram. Thuram menanduk bola ke gawang kosong, menambah keunggulan Inter menjadi 4-0 pada menit ke-64.

Gol kelima dicetak oleh Ange-Yoan Bonny pada menit ke-72. Ia memanfaatkan umpan matang Lautaro Martinez, menaklukkan kiper Torino dengan tenang, membuat skor akhir menjadi 5-0.

Inter Milan tampil dominan sepanjang laga. Torino gagal memberikan perlawanan berarti dan memastikan kemenangan telak tuan rumah di laga perdana Serie A 2025/2026.

Susunan Pemain Inter Milan vs Torino
Inter (3-5-2): Yann Sommer; Benjamin Pavard, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Petar Sucic, Nicolo Barella, Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco; Marcus Thuram, Lautaro Martinez.
Pelatih: Cristian Chivu

Torino (4-3-3): Franco Israel; Valentino Lazaro, Saul Coco, Adam Masina, Cristiano Biraghi; Emirhan Ilkhan, Cesare Casadei, Gvidas Gineitis; Cyril Ngonge, Giovanni Simeone, Nikola Vlasic.
Pelatih: Marco Baroni
sumber:Bola.net

Politisi Demokrat Wahyu Akbar, Bawa Bocah Cacat Lahir ke RSUD RaZa Martapura

0
Wahyu Akbar
Disambut Anggota Komisi IV DPRD Banjar Fauzan Asniah, Anggota DPRD Banjar Wahyu Akbar tampak mendampingi Ahmad Hilmi (6) yang mengalami cacat sejak lahir untuk mendapati pelayanan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura.

Link, Martapura  – Bukan Pemkab Banjar melalui instansi teknisnya, tetapi  Anggota DPRD Kabupaten Banjar, Wahyu Akbar yang justru memberikan perhatian luar biasa kepada kesehatan warga, utamanya di daerah pemilihan 3 Kabupaten Banjar. teranyar, politisi Partai Demokrat itu membawa bocah berusia 6 tahun Ahmad Hilmi yang mengalami cacat sejak lahir untuk mendapati pelayanan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura.

Tindakan tersebut dilakukan Wahyu sebagai komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat yang tidak mampu, khususnya di Daerah pemilihan (Dapil) III Kabupaten Banjar agar mendapatkan perhatian dari pemerintah, seperti yang dialami Ahmad Hilmi putra dari pasangan suami istri (pasutri) Rahmani – Mailani, warga RT06, Desa Tampang Awang, Kecamatan Tatah Makmur yang tergolong tidak mampu.

Kedatangan Wahyu Akbar bersama Ahmad Hilmi didampingi kedua orang tuanya ke RSUD Ratu Zalecha Martapura langsung disambut anggota Komisi IV DPRD, H Ahmad Fauzan Asniah serta Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura, Arief Rachman  beserta jajaran.

“Jujur saya sangat terkejut, di awal saya hanya melihat kondisi rumah tidak layak huni milik keluarga tidak mampu. Saya makin prihatin setelah mengetahui didalamnya ada anak berusia 6 tahun yang tidak memiliki daun telinga dan bibirnya sumbing di tengah kondisi ekonomi keluarganya yang pas-pasan untuk menyambung hidup sehari-hari,” ungkapnya, Senin (25/8/2025).

.Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, Wahyu Akbar ini juga menilai, kondisi Ahmad Hilmi yang tidak mendapatkan penanganan medis sejak kecil merupakan kelalaian Pemerintah desa (Pemdes) Tampang Awang.

“Sebagai manusia biasa saya tentunya marah dan sangat kecewa dengan kejadian ini, aparat desa seharusnya mendata dan memastikan warga teranyomi. Tidak boleh ada anak kecil dengan kondisi seperti ini dibiarkan begitu saja tanpa penanganan,” tegasnya.

Wahyu Akbar berharap Ahmad Hilmi dapat segera dioperasi agar mendapatkan pendengaran yang lebih baik lagi dan berbicara seperti anak-anak pada umumnya.

Terkait kelalaian aparat desa juga dibenarkan orang tua Ahmad Hilmi, yakni Rahmani yang keseharian hanya bekerja serabutan dengan penghasilan di bawah Rp100.000 kalau ada yang dikerjakan.

“Saya sudah beberapa kali meminta tolong dengan Pemdes, karena memang kami tergolong warga yang tidak mampu. Untuk biaya makan sehari-hari saja tidak tentu, apalagi untuk menyediakan biaya oprasi anak kami yang tentunya membutuhkan dana sangat besar,” tuturnya.

Meski satu pendengaran Ahmad Hilmi bisa berfungsi. Selaku orang tua, Rahmani bersama istrinya tetap berharap agar pendengaran putra keduanya tersebut dapat berfungsi secara normal.

“Sudah beberapa kali sudah kami sampaikan ke aparat desa, tapi katanya belum ada tanggapan. Alhamdulillah ada perwakilan anggota dewan dari Tatah Makmur yang langsung merespon,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Direktur RSUD Raza Martapura, Arief Rahman memastikan Ahmad Hilmi sudah terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Health Coverage (UHC) sehingga segera dilakukan penanganan medis.

“Tadi masuk melalui IGD, setelah diperiksa kondisi anak sehat. Sesuai SOP, selanjutnya dilakukan pemeriksaan di poli anak. Rencananya besok akan dilakukan konsul ke dokter bedah mulut dan dokter THT untuk melihat langkah selanjutnya,” tutupnya.(zainuddin/BBAM)

Newcastle vs Liverpool, Skor Akhir 2-3

0
Newcastle vs Liverpool
Pemain Liverpool, Hugo Ekitike, merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan Liga Inggris melawan Newcastle, Selasa (26 Agustus 2025). (c) AP Photo/Jon Super

Link,Jakarta  – Sesuai prediksi, laga Newcastle vs Liverpool pada  pekan kedua Premier League 2025/2026 berlangsung sangat ketat. Bermain di St James’ Park, Selasa (26/8/2025) dini hari WIB, The Reds menaklukkan Newcastle United dengan skor 3-2 dalam duel yang berlangsung dramatis.

Gol Liverpool dicetak Ryan Gravenberch, Hugo Ekitike, dan Rio Ngumoha di menit akhir. Newcastle sempat memberi perlawanan lewat gol Bruno Guimaraes dan William Osula, tetapi akhirnya harus menyerah di kandang sendiri.

Kemenangan ini membuat Liverpool naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan enam poin. Di sisi lain, Newcastle baru mengumpulkan satu poin dan masih tertahan di peringkat ke-15.

Babak Pertama Newcastel vs Liverpool
Liverpool langsung menekan sejak awal laga. Florian Wirtz hampir membuka skor dengan tendangan keras, namun Nick Pope sigap menepis bola.

Newcastle mencoba membalas melalui Anthony Gordon. Ia mendapatkan dua peluang emas, tetapi sundulan maupun tembakannya masih bisa dimentahkan Alisson.

Gol pertama tercipta pada menit ke-35 lewat sepakan keras Ryan Gravenberch. Bola meluncur deras ke pojok kiri bawah gawang dan membawa Liverpool unggul 1-0.

Menjelang turun minum, petaka menimpa tuan rumah. Anthony Gordon diganjar kartu merah usai tinjauan VAR, membuat Newcastle harus bermain dengan 10 orang di babak kedua.

Babak Kedua Newcastel vs Liverpool
Liverpool langsung menambah keunggulan di awal babak kedua. Hugo Ekitike mencetak gol pada menit ke-46 setelah menerima umpan manis dari Cody Gakpo.

Meski kalah jumlah pemain, Newcastle tak menyerah. Pada menit ke-57, Bruno Guimaraes berhasil menanduk bola kiriman Tino Livramento untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Pertandingan makin seru ketika William Osula mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-88. Ia memanfaatkan kelengahan pertahanan Liverpool dan mengubah skor menjadi 2-2.

Namun, kemenangan akhirnya jadi milik Liverpool berkat gol telat Rio Ngumoha. Di menit ke-90+11, pemain muda The Reds itu menerima umpan terobosan Mohamed Salah dan dengan tenang memastikan skor akhir 3-2.

Susunan Pemain Newcastel vs Liverpool
NEWCASTLE UNITED (4-3-3): Nick Pope; Kieran Trippier, Fabian Schar, Dan Burn, Tino Livramento; Bruno Guimaraes, Sandro Tonali, Joelinton; Anthony Elanga, Anthony Gordon, Harvey Barnes.
Pelatih: Eddie Howe

LIVERPOOL (4-2-3-1): Alisson Becker; Dominik Szoboszlai, Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, Milos Kerkez; Ryan Gravenberch, Curtis Jones; Mohamed Salah, Florian Wirtz, Cody Gakpo; Hugo Ekitike.
Pelatih: Arne Slot

Sumber: Bola.net

Menghuni Rumah Tak Layak Huni, Martinah (62) Hidup Memprihatinkan

0
Martinah dan cucunya
Wahyu Akbar, Politisi Partai Demokrat yang juga Anggota Komisi IV DPRD Banjar saat mengunjungi Martinah (62) warga Desa Tampang Awang, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar.

Link, Martapura – Cerita hidup dalam keprihatinan Yusril Ifansyah, warga Desa Mangkalawat Kecamatan Mataraman, ternyata hanya satu dari sekian warga yang mengalami derita serupa. Derita Martinah (62) warga Desa Tampang Awang, Kecamatan Tatah Makmur bahkan lebih menyedihkan lagi. Ironisnya kenyataan itu justru diungkap  Anggota DPRD Kabupaten Banjar, Wahyu Akbar yang melakukan inspeksi mendadak ke desa tersebut.

Dalam sidak tersebut, kondisi rumah milik Martinah (62) yang berada di Jalan Warga Jaya RT06, Desa Tampang Awang tampak memprihatinkan. Bahkan dilihat dari berbagai sisi, baik atap, dinding, hingga lantainya lapuk termakan usai tanpa perbaikan hingga puluhan tahun.

Saat kali pertama Wahyu Akbar mengucapkan salam dan memijakkan kaki didepan pintu utama kediaman wanita lanjut usia (lansia) yang dihuni tiga Kepala Keluarga (KK) dengan total tujuh jiwa. Kaki Politisi Partai Demokrat tersebut langsung terperosok.

Parahnya lagi, selain kondisi rumah yang memprihatinkan hingga banyak didapati lubang baik pada bagian dinding, lantai, hingga atap yang hanya ditutupi terpal serta spanduk. Martinah juga memiliki seorang cucu yang cacat sejak lahir, yakni Ahmad Hilmi (6) yang tidak memiliki dua daun telinga (anotia) serta bibir sumbing (labiopalatognathia) yang tidak mendapatkan penanganan medis.

Prihatin dengan kondisi tersebut, Wahyu Akbar selaku anggota DPRD Kabupaten Banjar dari Daerah pemilihan (Dapil) III berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat khususnya terkait program bantuan rumah layak huni seperti milik Martinah, hingga berjanji siap membantu bocah berusia 6 tahun tersebut agar mendapatkan penanganan medis.

“Rasa sakit akibat terperosok ini tidak seberapa, sedangkan mereka hidup dengan kondisi seperti ini tentunya sudah puluhan tahun. Hal ini sangat memprihatikan,” ujar Wahyu Akbar.

Ia juga mengungkapkan, bahwa tempat tinggal merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya mendapatkan perhatian serius dari Pemkab Banjar, terlebih Martinah tergolong warga tidak mampu.

“Tentunya hal ini harus benar-benar diperhatikan, baik dari pemerintah desa sampai pemerintah daerah. Siapa yang hatinya tidak tergetar saat memasuki rumah beliau. Semoga ada bantuan yang benar-benar tepat sasaran untuk keluarga seperti nenek Martinah ini,” ucapnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar ini juga menegaskan, dirinya tidak akan berdiam diri dan hanya menerima laporan di atas meja saja. Melainkan akan langsung terjun ke lapangan agar permasalahan warga di Dapilnya teratasi. “Dari sinilah saya bisa memperjuangkannya dan lebih kuat di DPRD,” katanya.

Atas adanya perhatian dari anggota DPRD Kabupaten Banjar tersebut, Rahmani didampingi istrinya, Mailani mengucapkan rasa syukur. Sebab, sudah puluhan tahun kondisi rumah mertuanya, yakni Martinah hingga anaknya tak pernah mendapat perhatian baik dari Pemerintah desa (Pemdes) hingga kabupaten.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wahyu Akbar, dan ini yang benar-benar anggota dewan mewakili dan diinginkan masyarakat. Bahkan Pak Wahyu sempat terperosok saat masuk ke dalam rumah,” tutur bapak dua anak yang kesehariannya bekerja serabutan.

Sebab, upaya Rahmani agar rumah mertuanya mendapatkan bantuan perbaikan selalu tak digubris Pemdes, tak terkecuali terkait kondisi anaknya yang mengalami cacat sejak lahir.

“Memang saya hanya menantu di rumah ini, tapi saya sudah sering meminta bantuan melalui Pemdes, tapi seperti tidak ada respon. Memang sempat disurvei dan difoto-foto, tapi anehnya rumah yang masih layak yang mendapatkan program rutilahu. Kalau bahasa kasarnya bisa dibilang rumah yang kami tempati ini lebih bagus kandang ayam. Kenapa bisa tidak terdata, kan sudah puluhan tahun mertua saya tinggal di sana?,” tutupnya. (zainuddin)

Prabowo Minta Program Listrik Desa untuk 5.700 Desa Dipercepat

0
Program listrik desa
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberikan keterangannya di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 26 Agustus 2025. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Link, Jakarta – Program listrik desa ini merupakan wujud nyata kehadiran negara untuk melayani masyarakat kecil di pelosok. Presiden Prabowo Subianto, secara tegas memerintahkan agar anggaran segera dialokasikan.

Demikian dikatakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 25 Agustus 2025.

“Tadi kami melaporkan kepada Bapak Presiden, ini urusan rakyat kecil di bawah ini nggak bisa kita menghitung secara ekonomi. Jadi ini membutuhkan kehadiran negara. Bapak Presiden memerintahkan, langsung menganggarkan,” tegasnya.

Bahlil, menyampaikan bahwa salah satu fokus utama yang dilaporkan kepada Presiden Prabowo adalah program listrik desa. Hingga saat ini, masih terdapat ribuan desa dan dusun di Indonesia yang belum teraliri listrik.

“Dari sisi energi, kita akan mencoba untuk membangun 5.700 desa yang belum terairi listrik dan 4.400 dusun. Jadi kita akan selesaikan sampai dengan 2029–2030. Targetnya itu semua selesai. Anggarannya lagi dihitung, tapi mulai 2025 di perubahan anggaran dan 2026 sudah dimasukkan anggarannya,” jelas Bahlil.

Selain elektrifikasi desa, rapat juga membahas pengaturan subsidi energi agar lebih tepat sasaran. Pemerintah berencana menerapkan mekanisme berbasis komunitas dengan pengendalian kuota bahan bakar minyak, khususnya solar bersubsidi.

“Kita nanti berbasis komunitas, tapi diesel-nya sampai dengan diesel-7 atau diesel-8. Jadi nanti kita akan kontrol dari kuotanya. Dan nanti datanya, data tunggal dari BPS. Nanti teknisnya akan kita rapatkan setelah pengesahan APBN,” ujar Bahlil. (spy)

Presiden Anugerahkan Tanda Kehormatan Kepada 141 Tokoh

0
Tanda Kehormatan
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada para tokoh di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 25 Agustus 2025. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Link, Jakarta – Ratusan tokoh di Indonesia mendapatkan anugerah tanda kehormatan. Tanda Kehormatan Republik Indonesia diberikan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 25 Agustus 2025.

Tanda Bintang Republik Indonesia Utama, Bintang Mahaputera Adipurna, Bintang Mahaputera, Bintang Jasa, Bintang Kemanusiaan, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Bintang Sakti dianugerahkan kepada para tokoh nasional.

“Saya ingin menyampaikan atas nama negara dan bangsa, sekali lagi terima kasih atas jasa-jasa pengabdian saudara-saudara sekalian dan mereka-mereka yang orang tuanya tidak hadir, ahli waris juga, atas nama negara dan bangsa terima kasih. Kami, Republik Indonesia, atas pengabdian saudara-saudara sekalian. Semoga jasa-jasa saudara-saudara terus menjadi warisan bagi generasi penerus,” ucap Presiden Prabowo.

Secara resmi, Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada 141 penerima. Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama diberikan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (RI) Nomor 73/TK/Tahun 2025 tanggal 25 Agustus 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama kepada, yaitu:

Puan Maharani;
Ahmad Muzani;
Sultan Bachtiar Najamudin;
Sufmi Dasco Ahmad;
Zulkifli Hasan;
Dr. H. Wiranto;
Agum Gumelar;
Subagyo Hadi Siswoyo;
A.M. Hendropriyono;
Almarhum Moerdiono;
Almarhum Hoegeng Iman Santoso;
Almarhumah Rachmawati Soekarnoputri;
Almarhum Abdul Rachman Ramly;
Almarhum Aloysius Benedictus Mboi; dan
Almarhum Mohammad Noer.

Presiden Prabowo juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada 88 penerima berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 74/TK/Tahun 2025, dengan rincian sebagai berikut:

Abdul Muhaimin Iskandar;
Bahlil Lahadalia;
Saifullah Yusuf;
Andi Amran Sulaiman;
Rd. Mohammad Marty Natalegawa;
Retno Lestari Priansari Marsudi;
Juwono Sudarsono;
Noer Hassan Wirajuda;
Almarhum Iskandar Muda Baharuddin Lopa;
Almarhum Ida Cokorda Pemecutan XI;
Almarhum Dading Kalbuadi;
Almarhum Solihin Gautama Purwanegara;
Almarhum Chalimi Imam Santosa;
Purnomo Yusgiantoro;
Tarub;
Suhartoyo;
Herman Bernhard Leopold Mantiri;
Dino Pati Djalal;
Almarhum Bismar Siregar;
Almarhum Sayidiman Suryohadiprojo;
Almarhum Mochamad Jasin;
Almarhum Hartono Rekso Dharsono;
Almarhum Kemal Idris;
Burhanuddin Abdullah;
Terawan Agus Putranto;
Hashim Sujono Djojohadikusumo;
Agus Harimurti Yudhoyono;
Sugiono;
Abdul Mu’ti;
Fadli Zon;
Andi Syamsuddin Arsyad;
Almarhum Suhardi;
Siti Hardjanti Wismoyo;
Prasetyo Hadi;
Teddy Indra Wijaya;
Meutya Viada Hafid;
Muhammad Yusuf Ateh;
Ivan Yustiavandana;
Dadan Hindayana;
Perry Warjiyo;
Miftachul Akhyar;
Haedar Nashir;
Sigit Puji Santosa;
Syamsudin;
Johanes Gluba Gebze;
Herlina Christine Natalia Hakim;
Francisco Xavier Lopes da Cruz;
Almarhum Fahmi Idris;
Almarhum F.X. Sudjasmin;
Almarhum Wiyogo Atmodarminto;
Almarhum Mung Parhadimulyo;
Almarhum Yusuf Hasyim;
Almarhum KH Maimun Zubair;
Almarhum Abdullah Abbas;
Almarhum Rais Abin;
Almarhum Jose Fernando Osorio Soares;
Almarhum Abílio José Osório Soares;
Almarhum Arnaldo dos Reis Araújo;
Almarhum Soekitman;
Zacky Anwar Makarim;
Yusuf AR;
Maher Al Gadri;
Almarhum Muhammad Maksum;
Juri Ardiantoro;
Sudaryono;
Angga Raka Prabowo;
Anwar Iskandar;
Almarhum Soepriyatno;
Angky Retno Yudianti;
Widjono Hardjanto;
Almarhum Abidin;
Abdul Ghofur;
Soegeng Sarjadi;
Simon Aloysius Mantiri;
Abdussamad Sulaiman HB (H. Sulaiman);
Abdul Rasyid (Haji Rasyid);
Nanik Sudaryati Deyang;
Willy Ananias Gara;
Amzulian Rifai;
Isma Yatun;
Lydia Silvanna Djaman;
Teddy Sutadi Kardin;
Taufiq Ismail;
Muhammad Ainun Najib;
Almarhum Cornel Simanjuntak;
Asep Saifuddin Chalim;
Almarhum Benyamin Sueb; dan
Almarhumah Titiek Puspa.

Selain itu, Kepala Negara juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 75/TK/Tahun 2025 kepada 9 penerima, antara lain:

Teungku Nyak Sandang bin Lamudin;
Carina Citra Dewi Joe;
Azwar Syam;
Sadiman;
Seto Mulyadi;
Senny Marbun;
Afdiharto Mardi Lestari;
Almarhum Atmakusumah Astraatmadja; dan
Andi Ramang.

Tanda Kehormatan Bintang Kemanusiaan juga diberikan oleh Presiden Prabowo kepada Diana Cristina Da Costa Ati, Abdul Muis, dan Aipda Muhammad Irvan. Penganugerahan tanda kehormatan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 76/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Kemanusiaan.

Sementara itu, Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma diberikan kepada 8 penerima berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 77/TK/Tahun 2025 tanggal 25 Agustus 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma, dengan rincian sebagai berikut:

Ja’un S. Mihardja;
Slamet Rahardjo Djarot T;
Waldjinah;
I Nyoman Nuarta;
Almarhum Muhammad Idris Sardi;
Almarhum Mochtar Lubis;
Almarhum Prof. Dr. Sukmono Hadi; dan
Almarhum Soedjarwoto Soemarsono (Gombloh).
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Sakti berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 78/TK/Tahun 2025. Tanda kehormatan tersebut diberikan kepada 18 penerima, yaitu:

Francisco Deodato Osorio Soares;
Vidal Domingos Doutel Sarmento;
Agostinho Boavida Ximenes Sera Malic;
Joao Angelo de Sousa Mota;
Almarhum Isa Mangun;
Almarhum Willie Firdaus;
Almarhum Martinho Fernandes;
Almarhum Joaquim Monteiro;
Almarhum Alfonso Henrique Pinto;
Almarhum Juliao Fraga;
Almarhum Claudio Vieira;
Almarhum Jose Fernandes;
Almarhum Roberto Li;
Almarhum Jose Da Conceicao;
Almarhum Edmundo da Silva;
Almarhum Joao da Silva Tavares;
Almarhum Hein Mantundoy; dan
Aries Marsudiyanto.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para kepala lembaga negara, para menteri dan wakil menteri kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (spy)

Miris, Seorang Warga Mangkalawat Hidup Di Gubuk Terpal

0
gubuk terpal
Yusril Ifansyah (40) Warga Desa Mangkalawat Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar hidup dalam keprihatinan.

Link, Martapura – Berharap Program Bedah Rumah, hingga kini Yusril Ifansyah (40) Desa Mangkalawat RT 02, Kecamatan Mataraman masih tetap menjalani kehidupan dalam kepiluan di dalam gubuk terpal.  Hidup seorang  pria pekerja serabutan ini bertahan hidup di rumah tak layak huni, berdinding terpal lusuh, seluas hanya tiga meter per segi.

Delapan bulan sudah Yusril tinggal seorang diri di gubuk itu. Sehari-harinya ia bekerja serabutan sebagai buruh tani dan penyadap karet.  Tak ada istri, tak ada keluarga yang mendampingi, hanya kesunyian yang menjadi teman.

Penampakan Gubuk Terpal tempat hunian Yusril Ifansyah

“Harapan saya, ada perhatian dari pemerintah lewat program bedah rumah. Saya sudah menyampaikan kepada Pambakal, dan Alhamdulillah respon beliau sangat baik,” ujar Yusril dengan mata berkaca-kaca, saat ditemui awak media, Senin (25/8/2025).

Sementara Pambakal Desa Mangkalawat, Ahmad Junaidi, membenarkan kondisi warganya tersebut.

Menurutnya, Yusril memang telah lama tinggal di desa itu, namun baru delapan bulan terakhir memilih hidup sendiri di gubuk terpal sederhana yang hampir roboh.

“Melihat kondisi Yusril, kami segera mengajukan permohonan ke Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar. Semua persyaratan sudah kami lengkapi,” tegas Junaidi.

Tak hanya itu, pihak desa juga memastikan Yusril menerima bantuan pangan beras dan BLT dari pemerintah pusat.

Kabar baiknya, DPRKPLH telah turun langsung melihat keadaan rumah Yusril, dan menjanjikan program bedah rumah akan terealisasi pada September 2025 mendatang.

“Semoga janji ini benar-benar diwujudkan, agar Yusril bisa tinggal dengan layak, tidak lagi beralaskan terpal yang rapuh,” pungkas Pambakal penuh harap.

Diketahui, pada tahun 2025 ini Pemdes Mangkalawat mengajukan dua rumah untuk masuk program bedah rumah. Kecamatan Mataraman pun sudah menerima laporan terkait kondisi tersebut, termasuk rumah Yusril yang kini menjadi sorotan. (spy)

Dorong SDM Konstruksi Unggul dan Kompeten, Dinas PUPR Kalsel Gelar Pelatihan Tenaga Ahli Teknik Jalan

0
Tenaga Ahli Teknik Jalan

Link, Banjarbaru – Sebanyak 37 peserta dari berbagai latar belakang bidang konstruksi mengikuti pelatihan Tenaga Ahli Teknik Jalan yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan, di Aula Kantor PUPR Kalsel, Banjarbaru. Senin (25/8/2025).

Kabid Bina Konstruksi Dinas PUPR Kalsel, Mustajab, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan amanat dari regulasi pemerintah dalam rangka pembinaan jasa konstruksi di daerah.

“Pelatihan ini menjadi bagian penting dari pembinaan dan pemberdayaan tenaga kerja konstruksi, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2021. Tujuannya adalah menciptakan tenaga kerja yang unggul, patuh pada kode etik profesi, serta mampu bekerja secara efektif dan bertanggung jawab,” jelas Mustajab mewakili Plt Kadis PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib

Pelatihan Tenaga Ahli Teknik Jalan ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap misi Gubernur Kalsel 2025–2029 dalam mewujudkan pembangunan manusia yang unggul, berbudaya, dan berakhlak mulia, khususnya di sektor jasa konstruksi.

Sesuai dengan sistem pelatihan kerja nasional, kegiatan ini berbasis pada tiga pilar utama yaitu: standar kompetensi kerja, pelatihan berbasis kompetensi, dan sertifikasi kompetensi.

“Alhamdulillah, dengan pelatihan ini kami berharap para peserta bisa mendapatkan pengetahuan teknis jalan yang aplikatif dan bermanfaat di lapangan, serta siap menjawab tantangan pemenuhan tenaga ahli konstruksi di Kalimantan Selatan,” ujar Mustajab.

Mustajab juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada para narasumber yang telah berkenan berbagi ilmu dan pengalaman teknis kepada para peserta, serta kepada seluruh peserta yang telah hadir dengan antusiasme tinggi.

“Galilah ilmu sebanyak-banyaknya dari para narasumber. Apa yang dipelajari di sini akan sangat berguna dalam mendukung kualitas proyek-proyek infrastruktur kita ke depan,” tegasnya.

Pelatihan Tenaga Ahli Teknik Jalan ini diharapkan dapat menjadi pondasi dalam meningkatkan mutu pembangunan infrastruktur jalan di Banua, sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja lokal agar mampu bersaing secara profesional di tingkat nasional maupun regional.  (tri)

Seminar Internasional Pumpung Hai Borneo Kupas Perjanjian Damai 1894

0
Pumpung Hai Borneo

Link, Palangkaraya – Seminar Internasional Pumpung Hai Borneo dalam rangka Peringatan  Hari Masyarakat Adat Sedunia kali ini terbilang istimewa. Digelar Kalawa Convention Hall, Palangka Raya, event ini menjadi momentum napak tilas peristiwa bersejarah Perjanjian Damai Tumbang Anoi tahun 1894.

Acara berskala internasional ini dihadiri lebih dari 3.000 peserta dari seluruh wilayah Kalimantan, termasuk dari negara tetangga Sabah dan Sarawak, Malaysia.

Momentum ini tidak hanya menjadi peringatan Hari Masyarakat Adat Sedunia, tetapi juga sebagai napak tilas peristiwa bersejarah Perjanjian Damai Tumbang Anoi tahun 1894, di mana para Damang dan tokoh Dayak bersatu untuk mengakhiri konflik dan mempererat tali persaudaraan.

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Muhidin diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Ariadi Noor, hadir sebagai salah satu keynote speaker dalam Seminar Internasional Pumpung Hai Borneo.

Dalam pidato yang dibacakan oleh Ariadi Noor, Gubernur Kalsel menegaskan pentingnya memahami dan merawat hubungan genealogis dan historis antara masyarakat Banjar dan Dayak yang telah terjalin sejak lama.

“Kalimantan Selatan memiliki ikatan sejarah dan budaya yang sangat kuat dengan masyarakat Dayak. Ikatan ini tidak hanya terpatri dalam sejarah panjang Pulau Borneo pasca Perang Dunia II dan pembentukan Provinsi Kalimantan, tetapi juga terus hidup dalam interaksi sosial dan budaya sehari-hari,” ujar Ariadi Noor, Senin (25/8/2025).

Lebih lanjut, Gubernur Kalsel menyoroti peran Kalimantan Selatan sebagai jembatan kerjasama budaya lintas wilayah, baik antar provinsi di Indonesia maupun dengan wilayah serumpun di Malaysia.

“Kami berkomitmen menjadikan Kalimantan Selatan sebagai jembatan kolaborasi antar budaya dan peradaban Borneo. Pemerintah Provinsi Kalsel siap memperkuat kerjasama adat dan kebudayaan yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Seminar internasional Seminar Internasional Pumpung Hai Borneo ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat adat di Pulau Borneo tetap menjadi pilar penting dalam menjaga identitas, harmoni, dan keberlanjutan kebudayaan di tengah arus globalisasi. (tri)