Beranda blog Halaman 167

Barcelona vs Como 1907, Blaugrana Menang Telak 5-0

0
Barcelona vs Como 1907, Blaugrana Menang Telak 5-0
Selebrasi gol Fermin Lopez pada laga pramusim antara Barcelona vs Como 1907 (c) Dok. @FCBarcelona

Link, Jakarta – Barcelona tampil dominan saat menghadapi Como 1907 dalam laga pramusim bertajuk Joan Gamper Trophy, Senin (11/8) dini hari WIB. Bertanding di Stadion Johan Cruyff, Blaugrana menutup pertandingan dengan kemenangan telak 5-0.

Fermin Lopez menjadi sorotan utama berkat penampilan impresifnya sebagai pengatur serangan Barcelona. Gelandang yang tengah diincar Manchester United itu mencetak dua gol di babak pertama, masing-masing pada menit ke-21 dan ke-35.

Berkaca dari performa tersebut, tak heran jika pelatih Hansi Flick bersikeras mempertahankan Fermin Lopez pada bursa transfer awal musim 2025/2026 ini.

Di paruh pertama laga, Barcelona unggul 4-0 atas Como 1907. Selain Fermin Lopez, Raphinha dan Lamine Yamal juga ikut mencatatkan namanya di papan skor pada laga menghadapi tim besutan Cesc Fabregas tersebut.

Memasuki babak kedua, Como 1907 tampil lebih baik. Mereka mampu menguasai bola dan menciptakan sejumlah peluang. Namun, upaya itu tak cukup untuk menandingi level permainan Barcelona. Pada menit ke-49, Lamine Yamal kembali menjebol gawang Como untuk mencatatkan brace.

Barcelona pun mengakhiri laga dengan kemenangan 5-0 sekaligus merebut trofi Joan Gamper Trophy.

Susunan Pemain

Barcelona: Joan Garcia; Alex Balde, Ronaldo Araujo, Pau Cubarsi, Erick Garcia; Pedri, Frenkie de Jong; Lamine Yamal, Raphinha, Fermin Lopez; Marcus Rashford.

Pelatih: Hansi Flick.

Como 1907: Jean Butez; Mergim Vojvoda, Marc Kempf, Van der Brempt, Alex Valle; Sergi Roberto, Martin Baturina; Jayden Addai, Nico Paz, Ivan Azon; Anastasios Douvikas.

Pelatih: Cesc Fabregas.

Paripurna Harjad, Sinoman Hadrah Sambut Gubernur dan Wagub

0
Sinoman Hadrah
Kesenian tradisional Sinoman Hadrah khas Banjar menyambut kehadiran Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin didampingi Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman dan Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin

Link, Banjarmasin – Kesenian tradisional Sinoman Hadrah khas Banjar menyambut kehadiran Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin didampingi Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman dan Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel, di Gedung DPRD Kalsel, Kota Banjarmasin, pada Rabu (13/8/2025) pagi.

‎Sebanyak 15 seniman Sinoman Hadrah berjajar menyambut kehadiran orang nomor satu di Kalsel tersebut. Gubernur Kalsel, H Muhidin didampingi isteri Hj. Fathul Jannah dan Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman didampingi isteri, drg. Ellyana Trisya serta Setdaprov Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin didampingi isteri, Ny. Masrupah.

‎Suasana rapat itu diawali dengan penampilan Sanggar Tari Nuansa Kota Banjarmasin yang mempersembahkan tarian Pusaka Batuah, sebagaimana kisahnya tentang sasirangan merupakan kain sakral warisan abad XII saat Lambung Mangkurat menjadi patih Negara Dipa.

‎Lalu, lantunan syair berbahasa Banjar diiringi dengan gendang pun menggema saat Maestro H. Anang Syahrani memainkan kesenian Madihin. Senyum dan tawa Gubernur H. Muhidin dengan Wagub Hasnuryadi dan Ketua DPRD Kalsel, Supian HK pun tergambar dalam momentum Harjad Provinsi Kalsel ke-75.

‎”Pertama-tama dengan suasana yang khidmat ini, kami atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengucapkan selamat Harjad ke-75 Provinsi Kalsel kepada seluruh warga Banua,” sampai Gubernur H. Muhidin.

‎Gubernur H. Muhidin juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh segenap jajaran pegawai Pemprov Kalsel yang telah bersinergi dan bekerja untuk pembangunan daerah. Dan saya juga ucapkan terimakasih kepada jajaran forkopimda bekerja untuk menjalankan fungsi bersama demi kesejahteraan rakyat di daerah. (tri)

Real Madrid vs WSG Tirol, Skor Akhir 4-0

0
Momen selebrasi gol skuad Real Madrid di laga pramusim vs WSG Tirol (c) Official X Real Madrid

Link, Jakarta – Real Madrid menundukkan WSG Tirol 4-0 dalam rangkaian uji coba pramusim terakhirnya Rabu dini hari, 13 Agustus 2025 WIB.

Kontribusi gol datang dari trio Eder Militao, Kylian Mbappe, dan Rodrygo dalam laga pemanasan final sebelum musim LaLiga bergulir. Pertandingan ini sekaligus menjadi pembuktian kesiapan mental dan fisik jelang kompetisi sesungguhnya.

Kemenangan telak tersebut tidak sekadar mengangkat moral pemain, melainkan juga mempertegas bahwa Madrid siap menghadapi jadwal padat musim depan. Mari simak kronologi lengkap jalannya duel antara Real Madrid melawan WSG Tirol.

Jalannya Pertandingan

Los Blancos mengawali laga dengan langsung merebut inisiatif dan mengepung wilayah pertahanan WSG Tirol. Serangan beruntun dilancarkan dengan tempo tinggi, meski upaya-upaya awal masih terhambat ketatnya barisan belakang lawan.

Masuk menit keenam, penguasaan bola Madrid kian menguat sementara WSG Tirol memilih strategi bertahan rapat untuk meredam gempuran. Peluang-peluang mulai bermunculan, namun eksekusi di kotak penalti belum berbuah manis.

Kebuntuan terpecah pada menit kesepuluh lewat sundulan akurat Eder Militao yang memanfaatkan situasi ricuh di hadapan gawang. Papan skor pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Hanya berselang tiga menit kemudian, Kylian Mbappe berhasil menggandakan keunggulan melalui sepakan presisi yang tak mampu dijangkau penjaga gawang lawan. Madrid kini unggul 2-0 dengan kendali permainan yang nyaris sempurna.

WSG Tirol tampak kewalahan menghadapi tekanan bertubi-tubi, bahkan hingga menit ke-21 statistik menunjukkan Madrid menguasai 81 persen bola. Tim tamu beberapa kali terpaksa melakukan pelanggaran untuk memutus rantai serangan berbahaya.

Menjelang jeda babak pertama, intensitas permainan sedikit mereda. Madrid mengendurkan tekanan tinggi dan memberi sedikit kelonggaran kepada WSG Tirol, meski tetap tidak ada ancaman berarti mengarah ke gawang Courtois. Skor 2-0 pun bertahan sampai waktu istirahat tiba.

Babak kedua dibuka dengan beberapa pergantian pemain dari kedua kubu. WSG Tirol berusaha memperbaiki penguasaan bola, namun Madrid tetap tampil kompak dalam bertahan sekaligus mengatur tempo sesuai keinginan.

Momen berbahaya tercipta di menit ke-56 ketika tendangan Arda Guler menghantam mistar gawang. Bola pantulan sayangnya tidak berhasil dimanfaatkan oleh rekan-rekan setimnya.

Usaha keras Madrid akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-59 saat Mbappe kembali menjebol gawang lawan dengan tembakan keras. Gol kedua sang striker Prancis ini semakin mengukuhkan dominasi dan praktis mengunci kemenangan.

Memasuki menit ke-70, Madrid melakukan rotasi besar-besaran untuk memberikan kesempatan bermain kepada seluruh anggota skuad. Tempo pertandingan melambat, sementara WSG Tirol mulai kehilangan fokus dan lebih sering melanggar.

Pada menit ke-75, Matthaus Taferner menerima kartu kuning akibat tackle kasar. Frustrasi WSG Tirol semakin terlihat jelas seiring berjalannya waktu.

Gol penutup Madrid hadir di menit ke-81. Rodrygo berhasil memaksimalkan umpan matang dari Mbappe untuk menyempurnakan kemenangan. Skor akhir 4-0.

Susunan Pemain

WSG Tirol: Stejskal, Schwighofer, Lawrence, Boras, Bockle, Votter, Muller, Huetz, Rieder, Wels, Hinteseer

Real Madrid: Courtois, Carreras, Huijsen, Militao, Trent, Ceballos, Tchouameni, Guler, Vinicius, Diaz, Mbappe

PLT Kadis PMD Ngaku Tak Dampingi Studi Tiru ke Bali, Dibantah Kades Sungai Sipai

0
studi tiru
Salah seorang pejabat Dinas PMD Kabupaten Banjar tampak jelas saat penyerahan pelakat.

Link, Martapura – Pernyataan Plt Kadis Dinas PMD Kabupaten Banjar, M Hafizh Anshari yang memastikan instansinya tidak melakukan pendampingan pada kegiatan studi tiru ke Pemprov Bali, dibantah  Kepala Desa (Kades/Pambakal) Sungai Sipai, Jasri.

“Kegiatan studi tiru tentang Tata Kelola Pemerintahan Desa (Pemdes) ke Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat, Provinsi Bali pada 6 – 8 Agustus 2025 lalu kami didampingi Dinas PMD Kabupaten Banjar,” ungkap Jasri, pada Rabu (13/8/2025).

Pernyataan Jasri jelas bertolak belakang dengan yang diungkapkan Pelaksanaan tugas (Plt) Kepala Dinas PMD Kabupaten Banjar, M Hafizh Anshari yang menyatakan tidak mendampingi kegiatan studi tiru yang dilaksanakan Kades.

“Kegiatan studi tiru ke Desa Tegal Harum juga diikuti 19 Kades dan perwakilan Kades di wilayah Kecamatan Martapura serta didampingi Dinas PMD Kabupaten Banjar, jadi Pak Hafizh Anshari dan Pak Eddy Elminsyah Jaya selaku Kepala Bidang Keuangan dan Aset Desa juga ikut mendampingi kegiatan tersebut,” ujar Kades Sungai Sipai, Jasri.

Jasri yang menjabat sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Martapura memastikan kegiatan studi tiru termasuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPdes).

“Anggaran kegiatan studi tiru bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp6 Juta, jadi dilaksanakan satu kali dalam satu tahun. Sedangkan untuk kegiatan studi tiru Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebesar Rp5 Juta, tapi masih wacana,” ucapnya.

Selain membenarkan ada beberapa Kades yang masih bertahan di Desa Tegal Harum dari jadwal kepulangan para Kades ke tanah Banjar. Jasri juga menjelaskan alasan di laksanakan kegiatan tersebut.

“Karena memang banyak yang bisa kita tangkap untuk diimplementasikan di desa, seperti perolehan pendapatan di sektor pajak, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan lain-lain, memang pendapatan yang mendominasi di Desa Tegal Harum dari sektor pariwisata hingga APBDes mereka mencapai Rp12,5 Miliar, sedangkan besaran DD mereka sama dengan kita, yakni Rp1,2 Miliar,” tuturnya.

Sepertinya diberitakan sebelumnya, selain memastikan Dinas PMD tidak terlibat dalam penyusunan list atau daftar Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) yang dilaksanakan ke-277 Pemerintah desa (Pemdes) di Kabupaten Banjar. Pejabat definitif Kepala Bidang Pemerintah Desa (Kabid Pemdes) Dinas PMD Kabupaten Banjar, M Hafizh Anshari juga memastikan Dinas PMD tidak melakukan pendampingan terhadap kegiatan tersebut.

“Fungsi Dinas PMD sudah sangat jelas seperti yang sampaikan sebelumnya. Begitu juga terkait kegiatan studi tiru yang dilaksanakan Pemdes, lebih jelasnya silakan telepon Ketua APDESI mereka di mana, saya tidak ikut ke sana,” akunya pada 7 Agustus 2025 kemarin. (zainuddin)

Rapat Paripurna Harjad ke 75, Gubernur: Mari Perkuat Kebersamaan 

0

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin bersama Wagub, Hasnuryadi Sulaiman menghadiri Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel, di Ruang Rapat Paripurna H. Mansyah Addrian. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kalsel, Dr. H. Supian HK, S.H., M.H., dan juga dihadiri jajaran pimpinan DPRD, Forkopimda serta para pejabat dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Muhidin mengajak seluruh lapisan masyarakat memaknai momen peringatan ini sebagai penguat persatuan dan kebersamaan demi kemajuan daerah.

“Mari kita perkuat kebersamaan di antara seluruh komponen masyarakat demi Kalsel yang aman, sejahtera, dan dirahmati Allah SWT,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).

Peringatan tahun ini mengangkat tema “Bagawi Tuntung, Banua Bauntung, Rakyat Himung” yang selaras dengan visi Kalsel Bekerja: Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera. Menurut Gubernur, tema tersebut mencerminkan tekad bersama membangun banua yang maju, berkelanjutan, dan merata manfaatnya bagi semua.

Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Gubernur bersama Wakil Gubernur berkomitmen mengakselerasi pembangunan dengan mengedepankan inovasi yang berpijak pada prinsip keberlanjutan. Ia menegaskan, kemajuan ekonomi harus diiringi pemerataan manfaat, kelestarian lingkungan, dan penguatan ketahanan pangan serta energi agar Kalsel mampu menghadapi tantangan global.

Gubernur juga menyoroti capaian penting, di antaranya posisi Kalsel yang berhasil masuk 10 besar nasional dalam kepatuhan pelayanan publik versi Ombudsman RI pada 2024–2025.

“Penghargaan ini bukti nyata kerja keras kita bersama,” tegasnya.

Ucapan terima kasih disampaikan Gubernur kepada DPRD Kalsel atas sinergi dalam perumusan kebijakan daerah, seluruh elemen masyarakat yang berkontribusi bagi kemajuan banua, serta penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendahulu yang telah meletakkan pondasi kuat pembangunan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kalsel, H. Muh. Alpiya Rakhman, S.E., M.M., membacakan sejarah singkat terbentuknya Provinsi Kalsel sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh pendiri. Suasana khidmat mengiringi pembacaan sejarah yang menjadi pengingat perjalanan panjang banua hingga usia ke-75 tahun.

Rapat Paripurna juga dirangkai dengan penandatanganan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 dan Nota Kesepakatan pelaksanaan kegiatan tahun jamak antara Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD Kalsel, disaksikan para tamu undangan.

Dengan semangat Hari Jadi ke-75, Gubernur mengajak seluruh pihak untuk menjaga persatuan dan terus bekerja bersama demi Kalsel yang lebih baik.

“Selamat Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel. Mari kita bersama-sama menjaga amanah ini untuk masa depan banua,” tutupnya. (tri)

Mensesneg: 16 Ribu Undangan Hadiri Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI

0
Mensesneg: 16 Ribu Undangan Hadiri Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Link, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan total 16 ribu tamu undangan akan menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta pada tanggal 17 Agustus nanti. Rencananya pada setiap sesi, pagi dan sore hari, masing-masing akan dihadiri oleh 8.000 undangan.

“Dalam kesempatan ini kami juga selaku pribadi dan mewakili panitia memohon maaf kalau memang karena keterbatasan tempat maka banyak masyarakat yang sebenarnya antusias ingin ikut hadir merayakan. Tetapi sekali lagi karena keterbatasan tempat tidak bisa semuanya tertampung,” ujar Mensesneg dalam keterangannya kepada awak media.

Terkait busana saat mengikuti rangkaian acara di Istana, Mensesneg menjelaskan bahwa tamu undangan resmi diharapkan mengenakan pakaian adat seperti tahun sebelumnya. Sementara bagi masyarakat umum yang hadir, Istana tidak mewajibkan masyarakat untuk mengenakan pakaian tertentu.

“Yang penting semangatnya. Nuansanya kalau memang di rumah punya baju warna merah, ada nuansa merah putihnya, berkenan dipakai ya alhamdulillah,” katanya.

Pada peringatan HUT Ke-80 RI di Istana, Mensesneg mengungkapkan bahwa beragam pengisi acara dari unsur masyarakat, instansi, hingga kelompok seni turut ambil bagian. Menurutnya, masukan dan ide untuk memeriahkan acara di Istana tidak sedikit dan terus bermunculan.

“Banyak sekali, karena memang juga masukan atau ide itu juga dinamis ya. Jadi ada yang kemudian mengusulkan untuk ditambahkan ini. Dan bagi kami panitia, sepanjang itu bisa diakomodir, tidak mengganggu acara inti, acara pokok, nggak ada masalah. Karena toh semangatnya semua ingin ikut berpartisipasi,” ucap Mensesneg.

sumber : BPMI Setpres-Humas Kemensetneg

Mendagri Imbau Pemda Untuk Aktif Dukung Sertifikasi Halal

0
Mendagri Imbau Pemda Untuk Aktif Dukung Sertifikasi Halal
Pasar rakyat dan bazaar UMKM di Tennis Indoor Senayan.Dok.PT.Telkom

Link, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di seluruh Indonesia untuk aktif mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengurus sertifikasi halal.

Hal itu disampaikan Tito, melalui keterangan resmi,  pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (11/8/2025) sebagaimana dilansir dari infopublik.id.

Menurut Tito, sertifikasi halal bukan persoalan keagamaan semata, melainkan strategi penting dalam menghadapi persaingan ekonomi global.

“Ini masalah halal, sertifikat halal, jaminan produk halal ini bukan berarti kita akan berorientasi kepada agama tertentu, atau mungkin, mohon maaf, bahasanya mungkin ada yang mengatakan mungkin ini Islamisasi, bukan. Tapi ini sudah pertarungan dagang, pertarungan global, ekonomi,” kata Tito.

Ia menyatakan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah umat Muslim terbesar di dunia, di samping Pakistan dan negara lainnya. Namun, produsen utama produk halal justru berasal dari negara-negara yang mayoritas penduduknya bukan Muslim.

“Negara Brasil itu nomor satu, eksportir makanan halal. Kemudian India, Amerika, Rusia, itu adalah salah satu negara-negara yang produsen halal yang besar-besar,” jelasnya.

Selain itu, tren konsumsi produk halal meningkat pesat, khususnya di negara-negara dengan populasi Muslim yang besar. Indonesia, yang memiliki jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, menjadi pasar yang sangat potensial. Namun, ironisnya, produsen halal terbesar dunia justru berasal dari negara lain.

“Jadi sudah menjadi persaingan global. Oleh karena itulah kita mendorong dalam negeri Indonesia, kita mengkonsumsi produk halal dalam negeri, produk sendiri,” katanya.

Kondisi tersebut, kata mendagri, menjadi tantangan bagi Indonesia agar mampu memperkuat produksi halal dalam negeri. Salah satunya melalui percepatan sertifikasi halal bagi UMKM yang difasilitasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH).

“Ini perlu melibatkan seluruh Pemda-Pemda mendorong supaya kita menikmati produksi (halal) dalam negeri sendiri, konsumen masyarakat kita. Jangan diserbu dari luar,” tegasnya.

Kemensos Telah Hentikan 55 Ribu Penerima Bansos Anomali

0
Kemensos Telah Hentikan 55 Ribu Penerima Bansos Anomali
Petugas memotret warga memperlihatkan uang tunai saat penyaluran bantuan sosial di Kota Tangerang, Banten, Selasa (12/8/2025).(ANTARA/ Putra M. Akbar)

Link, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) telah menghentikan 55 ribu penerima bantuan sosial (bansos) anomali atau seharusnya tidak menerima, yang berprofesi sebagai aparatur sipil negara (ASN) hingga pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), melalui keterangan resmi, Selasa (12/8/2025).Gus Ipul mengatakan, ada lebih dari 100 ribu penerima bantuan sosial (bansos) yang anomali. “Dari jumlah itu, 55 ribu sudah tidak terima bansos lagi, tinggal sekarang 44 ribu yang sedang kita proses untuk tidak lagi menerima bansos,” kata Gus Ipul sebagaimana dilansir dari infopublik.id.

Selain ASN dan BUMN, penerima bansos berprofesi anomali itu juga mencakup anggota TNI-Polri, dokter, dosen, manajer, eksekutif, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bahkan mencatat ada 27.932 pegawai BUMN yang terindikasi menerima bansos.

Untuk mencegah bansos tidak tepat sasaran, Kemensos berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan berbagai pihak terkait untuk mengimplementasikan Instruksi Presiden (Inpres) No. 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menekankan pentingnya akurasi, interoperabilitas, pembaruan data, dan sinergi antarkementerian atau lembaga.

Gus Ipul mengatakan, pemutakhiran data dilakukan rutin setiap tiga bulan untuk menyesuaikan dengan perubahan kondisi masyarakat, seperti kelahiran, kematian, atau perpindahan penduduk. Hasil pemutakhiran diserahkan kepada BPS untuk divalidasi dan diverifikasi sebelum digunakan sebagai dasar penyaluran bansos.

Bansos yang tidak tepat sasaran akan dialihkan kepada masyarakat yang lebih berhak, terutama mereka yang berada dalam desil 1 hingga desil 4, mencakup kelompok miskin ekstrem, miskin, dan rentan.

“Secara bertahap yang salah sasaran akan kita koreksi, kita alihkan kepada mereka yang berikutnya. Fokus kita menyalurkan kepada desil 1 sampai desil 4,” ujarnya.

Mensos juga mendorong peran aktif masyarakat dalam pemutakhiran data melalui aplikasi Cek Bansos, yang memungkinkan warga melaporkan penerima bansos tidak layak atau mendaftarkan calon penerima yang seharusnya berhak namun belum mendapatkan bantuan.

Untuk pengajuan tersebut, pelapor harus melampirkan identitas dan kelengkapan lain sebagai bahan verifikasi dan validasi. “Kalau merasa ada tetangganya, atau mungkin dirinya sendiri seharusnya mendapat bansos tapi tidak mendapatkan, berikan informasi identitasnya supaya kita bisa verifikasi,” tuturnya.

40 Bandara di Indonesia Resmi Berstatus Internasional

0
Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten (Foto: Kemenhub)

Link, Jakarta – Langkah besar untuk memperkuat konektivitas udara nasional dan internasional resmi dimulai. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menetapkan 36 bandar udara umum, 3 bandar udara khusus, dan 1 bandar udara yang dikelola pemerintah daerah sebagai bandar udara internasional.

Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 dan KM 38 Tahun 2025, dan menjadi implementasi nyata Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada misi memperluas konektivitas demi pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Penetapan status internasional pada bandara merupakan langkah strategis untuk mendorong pemerataan ekonomi dan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, Rabu (13/9/2025).

Ia menjelaskan, konektivitas yang lebih luas akan membuka jalur perdagangan, memperkuat arus pariwisata, serta memancing investasi masuk ke wilayah-wilayah yang selama ini jarang tersentuh penerbangan internasional.

Pemerataan Akses Hingga Daerah 3T

Sebelum kebijakan ini berlaku, penerbangan internasional Indonesia masih terkonsentrasi di kota-kota besar seperti Jakarta, Denpasar, dan Surabaya. Dengan status baru ini, peluang ekonomi di daerah akan meningkat pesat, termasuk di wilayah-wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) yang strategis.

Beberapa bandara yang kini berstatus internasional antara lain Bandara Komodo di Nusa Tenggara Timur, Bandara Frans Kaisiepo di Papua, hingga Bandara Domine Eduard Osok di Papua Barat Daya.

“Ini bukan hanya soal penerbangan, tapi soal membuka pintu kesempatan bagi masyarakat daerah untuk terhubung langsung ke dunia,” tegas Lukman.

Lukman menekankan bahwa predikat internasional bukan sekadar label. Setiap bandara wajib memenuhi standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan sesuai ketentuan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO).

Fasilitas imigrasi, bea cukai, dan karantina harus tersedia lengkap sebelum melayani penerbangan luar negeri. Pemerintah juga memberi batas waktu enam bulan bagi bandara yang baru ditetapkan untuk melengkapi semua persyaratan tersebut.

Selaras dengan Visi Asta Cita 

Kebijakan ini sejalan dengan poin Asta Cita Presiden Prabowo yang menekankan penguatan konektivitas nasional dan internasional. Peningkatan jumlah bandara internasional diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi yang merata, mengurangi kesenjangan antarwilayah, serta mempercepat pemerataan pembangunan.

“Transportasi udara adalah urat nadi perdagangan dan mobilitas manusia di era global. Langkah ini akan memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya bertumpu pada kota besar, tetapi juga menjangkau pelosok negeri,” kata Lukman.

Untuk itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan memantau sejak tahap persiapan hingga bandara resmi beroperasi penuh. Evaluasi kinerja dilakukan minimal setiap dua tahun sekali untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga.

Jika kinerja dinilai baik, status internasional akan dipertahankan; sebaliknya, jika tidak memenuhi standar, akan ada penyesuaian status.

Dengan kebijakan ini, Indonesia kini memiliki 40 bandara berstatus internasional yang siap melayani penerbangan luar negeri. Bukan sekadar menambah jalur penerbangan, langkah ini adalah strategi untuk memastikan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan, dari Sabang sampai Merauke.

Hadir di Kalsel Expo Dispora Buka Layanan Sport Terapis

0

Link, Banjarbaru – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan turut ambil bagian dalam memeriahkan Kalsel Expo 2025 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan ini berlangsung mulai 10 hingga 15 Agustus 2025 di Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel, Banjarbaru.

Salah satu layanan yang dihadirkan Dispora Kalsel dan menarik perhatian pengunjung adalah layanan sport terapis, yang terbuka untuk masyarakat umum secara gratis. Layanan ini bertujuan memberikan edukasi sekaligus manfaat langsung bagi masyarakat mengenai pentingnya terapi olahraga untuk kebugaran tubuh.

Plt Kepala Dispora Kalsel, M. Fitri Hernadi, menjelaskan bahwa sport terapis berbeda dengan pijat tradisional pada umumnya. Teknik ini terbukti membantu percepatan pemulihan atlet seusai bertanding, dan menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan Kalsel dalam ajang PON dan Peparnas 2024.

“Alhamdulillah, stand Dispora Kalsel di Kalsel Expo 2025 menampilkan dimensi kepemudaan dan keolahragaan. Salah satunya, layanan sport terapis yang saat ini mulai dikenal masyarakat. Ini berbeda dengan pijat biasa karena tekniknya dirancang khusus untuk pemulihan otot dan sendi bagi mereka yang aktif berolahraga,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).

Lebih lanjut, Dispora juga menggandeng UMKM binaan serta komunitas pemuda pelopor dan wirausaha muda untuk menampilkan produk-produk unggulan mereka. Tak hanya itu, Dispora turut menghadirkan simulator e-sport berupa game balapan yang bisa dimainkan pengunjung secara bergiliran.

Sementara, Ketua Perkumpulan Terapis Olahraga Indonesia (PTOI) Kalimantan Selatan, Rizal Hamid, menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh dari Dispora Kalsel dalam mengenalkan terapi olahraga kepada masyarakat luas.

“Alhamdulillah, kami bisa berpartisipasi di momen penting ini. Banyak masyarakat, termasuk pegawai SKPD, yang datang mencoba langsung layanan sport terapis. Ini kesempatan kami untuk memperkenalkan manfaat terapi olahraga, terutama bagi kebugaran tubuh secara keseluruhan,” ungkapnya.

Dalam layanan tersebut, tim terapis menyediakan massage gun, meja terapi, hingga berbagai teknik peregangan otot pada area leher, bahu, dan punggung.

Rizal menambahkan, terapi semacam ini penting dilakukan secara rutin untuk menjaga tubuh tetap bugar dan siap beraktivitas.

Dengan partisipasi di Kalsel Expo 2025, Dispora Kalsel berharap semakin banyak masyarakat mengenal dimensi baru dari olahraga dan kepemudaan, termasuk inovasi seperti sport terapis dan e-sport. Dispora juga ingin mendorong generasi muda untuk terus aktif, produktif, dan kreatif di berbagai bidang. (tri)