Beranda blog Halaman 2

Proyek Penataan Koridor 6 Stagnan, Dinas PUPRP Tunggu Proses Pabrikasi Beton

0

Link, Martapura – Dikerjakan sejak awal Mei 2026, proyek dari Program ‘Menata Etalase Kota’ atau Penataan Koridor 6 di Jalan Ahmad Yani yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar hingga Rabu (3/6/2026) terkesan stagnan.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Iwan Junaidi

Dikonfirmasi terkait pembangunan trotoar yang berfungsi sebagai pedestrian yang terkesan tanpa progres, Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya pada Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Iwan Junaidi menjelaskan, hal tersebut dikarenakan masih menunggu umur beton box culvert mencapai kekuatan maksimalnya usai proses pabrikasi.

“Karena itu dalam beberapa pekan ini tidak terlihat aktivitas yang signifikan di lapangan,” ujarnya.

Iwan Junaidi juga menjelaskan, terkait tidak adanya aktivitas galian drainase lanjutan di lapangan yang mestinya dilaksanakan CV Ikhwanul Bersaudara selaku kontraktor proyek Penataan Koridor 6 dengan total panjang penanganan 523 meter tersebut.

“Kalau kita langsung melakukan galian sesuai panjang penanganan di tengah proses pabrikasi beton, dikhawatirkan dapat membahayakan dan mengganggu aktivitas warga, tempat usaha, hingga arus lalu lintas,” katanya.

Atas dasar tersebutlah, Dinas PUPRP menerapkan teknis penanganan Koridor 6 dari perempatan Jalan Ahmad Yani Km 40 yang terhubung dengan ruas Jalan Keraton–Jalan Angsana, tepatnya di dekat traffic light (lampu lalu lintas) menuju crossing Jalan Jamrud, Kelurahan Pasayangan dilakukan secara bertahap.

“Metode penanganannya, sebelum box culvert dan u-ditch utilitas tiba di lokasi, misalkan dalam waktu lima hari ada sebanyak 20 box culvert yang sudah ready, maka kita akan melakukan pengerjaan lantai kerja dengan panjang sesuai jumlah box culvert yang siap dipasang,” beber Iwan Junaidi yang menjelaskan langkah tersebut untuk menghindari tumpukan material di samping ruas jalan.

Bahkan, papar Iwan Junaidi lebih jauh, untuk kondisi akar pohon yang dilakukan penebangan masih belum dibersihkan guna menghindari tanah amblas sebelum dilakukan pengerjaan pembangunan pedestrian jalan Koridor 6 dengan nilai kontrak Rp5,9 miliar.

“Target kami pertengahan Juni 2026 box culvert dan u-ditch sudah terpasang,” ucapnya.(znd/link)

Turnamen BAVETI Bukan Sekadar Ajang Pertandingan

0

Link, Martapura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menggelar Turnamen Tenis Induk Organisasi Olahraga (INORGA) Barisan Veteran Tenis Indonesia (BAVETI) Tahun 2026 di lapangan tenis Albasia, Kecamatan Martapura selama dua hari, terhitung 2–3 Juni 2026.

Festival olahraga yang bertujuan untuk memperkuat semangat hidup sehat, sportivitas, dan kebersamaan di kalangan masyarakat, khususnya para pecinta tenis veteran tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea mewakili Bupati Banjar pada Selasa (2/6/2026) pagi.

“Olahraga memiliki peran strategis, tidak hanya untuk menjaga kebugaran jasmani, tetapi juga sebagai sarana membangun karakter, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan produktivitas masyarakat,” ujarnya.

Yudi Andrea juga menjelaskan, olahraga masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan berkualitas, sebab olahraga yang rutin dilakukan tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga memperkuat jaringan sosial dan solidaritas antar warga.

“Pemerintah daerah menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Olahraga Masyarakat BAVETI ini,” katanya.

Ia juga berharap keberadaan BAVETI, yang memiliki peran penting dalam memfasilitasi para petenis veteran agar tetap aktif, sehat, dan produktif, mampu terus berkembang serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi sekaligus melahirkan prestasi yang membanggakan.

“Kami berharap BAVETI dapat terus menjadi wadah yang menginspirasi masyarakat untuk tetap aktif berolahraga di segala usia. Melalui kegiatan seperti ini, semangat kebersamaan dan kualitas hidup masyarakat dapat terus meningkat,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Banjar, Ahmad Fauzan Asniah menjelaskan, festival tersebut merupakan salah satu upaya nyata untuk mendorong masyarakat tetap aktif berolahraga sekaligus memperkuat eksistensi olahraga rekreasi di daerah.

“Festival ini bukan semata-mata mengejar kemenangan, tetapi bagaimana olahraga dapat menjadi sarana membangun kebersamaan, memperkuat silaturahmi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.

BAVETI 2026 diikuti sebanyak 40 peserta, terdiri dari 32 peserta putra dan 8 putri. Para peserta akan bersaing secara sportif memperebutkan Piala Ketua KORMI Kabupaten Banjar serta hadiah uang pembinaan jutaan rupiah.(znd/link)

Matangkan Persiapan MTQ, LPTQ Lakukan Audensi dengan Bupati Banjar

0

Link, Martapura – Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur terima audiensi Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Banjar bertempat di Gedung Mahligai Sultan Adam Martapura pada, Selasa (2/6/2026) pagi.

Audiensi tersebut membahas dua agenda besar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang akan diselenggarakan tahun ini, yakni persiapan MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan MTQ Tingkat Kabupaten Banjar.

Sekretaris II LPTQ Kabupaten Banjar, Akhmad Nisfuani mengatakan, agenda pertama yang dilaporkan, yakni terkait kesiapan kafilah Kabupaten Banjar untuk menghadapi MTQ Tingkat Provinsi Kalsel yang akan digelar di Kabupaten Barito Kuala 18–26 Juni 2026.

“Untuk total kafilah yang akan dikirimkan Kabupaten Banjar berjumlah 105 orang, terdiri dari peserta, pelatih dan pendamping, dan 61 peserta akan mengikuti seluruh cabang perlombaan yang dipertandingkan,” ujarnya.

Guna mempertahankan gelar juara umum MTQ tingkat provinsi yang telah diraih selama tiga tahun berturut-turut, LPTQ Banjar meminta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar.

“Kami memohon dukungannya, mudah-mudahan dengan dorongan Bupati dan seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), prestasi itu bisa kita pertahankan tahun ini,” kata Nisfuani.

Begitu juga terkait perkembangan persiapan MTQ Tingkat Kabupaten Banjar 2026 yang akan dilaksanakan di Kecamatan Martapura Timur pada 1–4 Agustus mendatang.

“MTQ tingkat kabupaten menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan regenerasi qari-qariah daerah. Peserta terbaik hasil MTQ Kabupaten nantinya akan menjalani pembinaan intensif selama satu tahun sebagai persiapan menghadapi MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2027 di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ucapnya.

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ, Kecamatan Martapura Timur telah melakukan berbagai persiapan sarana pendukung, seperti arena musabaqah, akomodasi dan pemondokan kafilah serta panggung utama kegiatan.

“LPTQ Banjar akan menangani aspek teknis pelaksanaan, mulai dari rekrutmen peserta dan dewan hakim, rapat kerja daerah (Rakerda), pelantikan dewan hakim, hingga penugasan panitia selama pelaksanaan MTQ. Menjelang kegiatan, LPTQ juga akan membentuk tim khusus untuk mendampingi dan membina tuan rumah,” jelasnya.

Dengan persiapan dua agenda MTQ yang berlangsung berdekatan tersebut, LPTQ Banjar optimistis sistem pembinaan yang berkelanjutan dapat menjaga prestasi daerah sekaligus memperkuat kaderisasi qari dan qariah untuk menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.(znd/link)

Jelang Ajang Putri Pelajar Tingkat Nasional, Khalesha Audiensi dengan Bupati Banjar

0

Link, Martapura – Khalesha Khaira Syahbana siswi kelas 7 SMP Mitra Kasih, Kecamatan Kertak Hanyar lakukan audiensi ke Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur pada Selasa (2/6/2026) pagi.

Kedatangan Khalesha Khaira Syahbana untuk meminta dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar dalam keikutsertaannya pada ajang Putri Pelajar Tingkat Nasional Tahun 2026 yang digelar pada 24 Juni mendatang di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta.

Bertempat di lantai I Gedung Mahligai Sultan Adam Martapura, kehadiran Khalesha sebagai perwakilan Kabupaten Banjar pada ajang Putri Pelajar Tingkat Nasional Tahun 2026 disambut hangat oleh Bupati Banjar, H Saidi Mansyur.

Sebagai bentuk dukungan kepada putri daerah pada kompetisi tingkat nasional, Bupati Banjar memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang telah diraih hingga lolos mewakili nama daerah di ajang tingkat nasional, dan kompetisi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, namun juga menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Banjar.

“Kepercayaan untuk mewakili daerah di tingkat nasional merupakan sebuah kehormatan. Saya berharap peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik, menjaga kesehatan, serta menunjukkan kemampuan dan karakter terbaik selama mengikuti kegiatan,” ujarnya.

Ia juga berpesan, peserta diharapkan mampu memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Banjar, baik di bidang pendidikan, budaya, maupun pariwisata, sehingga dapat memberikan citra positif bagi daerah di kancah nasional.

“Ajang Putri Pelajar tidak hanya mengedepankan penampilan, tetapi juga kemampuan akademik, wawasan kebangsaan, keterampilan komunikasi serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Khalesha merasa bersyukur dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan Pemkab Banjar, dan tentunya menjadi motivasi tambahan untuk tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik bagi daerah, terlebih penampilannya tidak hanya membawa nama Kabupaten Banjar, melainkan membawa nama Kalimantan Selatan.

“Penilaian utama dalam ajang ini menitikberatkan pada kontribusi nyata dan dampak positif yang dapat diberikan oleh kita sebagai perwakilan terhadap para pelajar di daerah,” katanya.

Selain memberikan dampak positif bagi daerah asal, ia juga membawa misi besar untuk memotivasi generasi muda lainnya agar mampu bersaing di masa depan. “Pastinya saya juga harus bisa menginspirasi para pelajar lainnya agar dapat menciptakan Generasi Emas 2045,” tutupnya.(znd/link)

Penyesuaian Jadwal Pelayanan Pada Peringatan Hari Kelahiran Pancasila 

0
Oplus_131072

Link, Banjarbaru – Dengan terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1479 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025, tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2026, PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar melakukan penyesuaian jadwal pelayanan kantor.

Berdasar pengumuman yang dipasang manajemen PTAM Intan Banjar pada akun resmi mereka disebutkan, pelayanan kantor dinyatakan libur pada Senin (1/6/2026) dalam rangka peringatan Hari Kelahiran Pancasila.

Seperti biasa, meski libur manajemen PTAM Intan Banjar memberi kemudahan kepada pelanggan supaya tetap dapat melakukan pembayaran tagihan melalui SMS Banking, ATM, maupun layanan pembayaran online lainnya yang telah bekerjasama dengan PTAM Intan Banjar.

Untuk pelayanan langsung, PTAM Intan Banjar membuka layanan terbatas pada Sabtu (2/6/2026) dari pukul 08.00 – 15.30 Wita. (*)

SHGB PPS Martapura Berubah Jadi SHM, Pemkab Banjar Ajukan Gugatan ke PTUN Banjarmasin

0

Link, Martapura – Kembalikan salah satu aset daerah berupa lahan dan bangunan di Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS) Martapura yang berubah alas hak dari Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) menjadi Sertipikat Hak Milik (SHM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menempuh jalur hukum.

Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar, Ahmad Rizal Putra Jan Sumarta mengatakan, terkait satu aset di PPS Martapura atau Kawasan Komersial Terpadu Sekumpul (KKTS) yang berganti alas hak saat ini tengah berproses di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin.

“Gugatan diajukan ke PTUN Banjarmasin pada 12 Maret. Kalau tidak salah, saat ini sudah sembilan kali bersidang, mulai dari lima kali perbaikan gugatan hingga ke tahap eksepsi, replik, dan duplik,” ujar Rizal Putra saat ditemui pada Senin (25/5/2025).

Ia juga memastikan gugatan ditujukan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Banjar yang telah menerbitkan SHM atas aset milik Pemkab Banjar yang sebelumnya dikelola PT Sinar Harapan Jaya (SHJ).

“Jadi pihak tergugat hanya BPN. Namun, dalam prosesnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) masuk sebagai Tergugat II Intervensi berdasarkan keinginan mereka sendiri. Setelah perayaan Iduladha 1447 Hijriah, agenda selanjutnya penyampaian alat bukti,” katanya.

Difasilitasi Tim Terpadu dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar dalam proses serah terima aset PPS Martapura dari PT SHJ ke Pemkab Banjar pada 7 Juli 2025 lalu, Rizal Putra memastikan pihaknya tetap berkoordinasi dengan Kejaksaan dalam penyelesaian perkara tersebut.

“Karena mereka juga melakukan pengamanan aset pemerintah melalui pendampingan, sehingga perlu mengetahui sudah sejauh mana progresnya,” ucapnya.

Perlu diketahui, pada November dan Desember 2024 lalu, pengelolaan Hak Guna Bangunan (HGB) PPS Martapura di atas lahan seluas 89.000 meter persegi oleh PT SHJ telah berakhir dan harus dilakukan serah terima kepada Pemkab Banjar.

Setelah lebih dari lima bulan berlalu, PT SHJ ternyata masih belum melakukan serah terima bangunan PPS Martapura yang resmi beroperasi pada 2005 lalu karena terkendala berbagai persoalan, seperti adanya SHM yang terbit dan perpindahan pemegang SHGB dari tangan pertama.

Mengatasi permasalahan tersebut, Pemkab Banjar menggandeng Tim Terpadu Kejari Banjar. Hingga pada 7 Juli 2025 lalu, PT SHJ akhirnya dapat menyerahkan pengelolaan aset bangunan dan SHGB PPS Martapura kepada Pemkab Banjar, yang terdiri dari 130 unit rumah toko (ruko), 1.008 unit bak rata, 200 unit bak miring, 750 toko, serta 78 unit toko di lantai dua dan satu yang sebelumnya dikelola Rumah Sakit (RS) Aveciena Medika, beserta fasilitas umum (fasum) lainnya. (znd/link)

Ada Batasnya, Ini Cara aman Mengonsumsi Daging Kurban

0
Oplus_131072

Link, Banjarbaru – Pada momen Idul Adha, identik dengan mengonsumsi daging kurban. Melimpahnya daging kurban, sering kali membuat kalap saat mengonsumsinya.

Namun, mengonsumsi daging tetap diperbolehkan selama memperhatikan jumlah/porsi, frekuensi, cara pengolahan, dan keseimbangan pola makan. Untuk menjaga tekanan darah dan kadar kolesterol tetap aman, anjuran untuk konsumsi daging merah sebaiknya tidak lebih dari 350-500 gram perminggu atau sekitar 50-70 gram per hari (setara 1 potong sedang atau 2 potong kecil, tergantung ukuran potongannya).

Rumah Sakit Daerah (RSD)Idaman Banjarbaru, melalui unggahan di media sosial resminya, Kamis (28/05/2026), membagikan sejumlah panduan mengenai batas aman konsumsi daging, cara pengolahan yang lebih sehat, hingga pilihan sayur dan buah yang dianjurkan untuk dikonsumsi bersamaan dengan daging.

Selain membatasi porsi, cara memasak juga menjadi faktor penting. Metode pengolahan yang lebih sehat antara lain merebus, membuat sup bening, mengukus, memanggang tanpa banyak lemak, menumis dengan sedikit minyak, membuat pepes, hingga menggunakan santan encer atau mengganti santan dengan alternatif yang lebih ringan.

Masyarakat juga disarankan memilih bagian daging yang rendah lemak agar asupan lemak jenuh tidak berlebihan.

Untuk membantu menjaga keseimbangan nutrisi, konsumsi daging sebaiknya disertai sayuran dan buah-buahan yang kaya serat, vitamin, serta mineral.

Beberapa jenis sayuran tinggi serat yang direkomendasikan antara lain brokoli, kol, kembang kol, bayam, kangkung, buncis, dan kacang panjang. Sementara sayuran kaya kalium seperti wortel, tomat, paprika, timun, kemangi, selada, serta daun singkong rebus dinilai dapat membantu mengendalikan tekanan darah.

Adapun buah-buahan yang baik dikonsumsi bersama daging meliputi semangka yang kaya air dan likopen, jeruk, jambu biji, serta kiwi yang mengandung vitamin C tinggi untuk membantu penyerapan zat besi. Nanas juga direkomendasikan karena mengandung bromelain yang membantu proses pencernaan protein.

Selain itu, pisang sebagai sumber kalium, mangga yang kaya antioksidan beta-karoten, serta apel, pir, dan anggur yang mengandung serat pektin juga dinilai baik untuk membantu menjaga kesehatan tubuh selama perayaan Iduladha.

RSD Idaman turut mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan daging sebagai menu utama secara berulang dalam satu hari. Konsumsi jeroan juga sebaiknya dibatasi, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat kolesterol tinggi atau asam urat.

Masyarakat juga dianjurkan mengurangi penggunaan garam, penyedap rasa, dan kuah santan kental, memperbanyak minum air putih, serta tetap menjaga keseimbangan antara konsumsi protein hewani, sayur, dan buah.

Bagi penderita hipertensi, kolesterol, maupun asam urat, RSD Idaman menekankan pentingnya tetap rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter dan melakukan kontrol kesehatan secara berkala selama perayaan Iduladha. Jangan menghentikan pengobatan tanpa konsultasi medis agar kondisi kesehatan tetap terjaga. (*)

DPRD Bersama Pemko Banjarbaru Hadiri Penyerahan LHP atas LKPD 2025

0

Link, Banjarbaru – DPRD bersama Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru menghadiri kegiatan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 untuk pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Selasa (26/05/2026).

Bertempat di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalsel, Ketua DPRD Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra bersama Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby menandatangani berita acara serah terima sekaligus menerima dokumen LHP dari Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Kalsel, Andriyanto.

PENANDATANGANAN SERAH TERIMA: Ketua DPRD Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra bersama Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby menandatangani berita acara serah terima sekaligus menerima dokumen LHP dari Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Kalsel, Andriyanto pada Selasa (26/05/2026).

Penyerahan dokumen LHP tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Kalsel, Andriyanto memberikan apresiasi kepada seluruh kabupaten/kota yang telah menyelesaikan proses pemeriksaan dengan baik.

“Pemerintah kabupaten/kota diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah agar selalu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada tim pemeriksa BPK RI yang telah bertugas secara profesional, objektif, dan independen. Ia juga mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi besar bagi jajaran Pemko Banjarbaru.

“Capaian opini bukanlah tujuan akhir, namun yang terpenting adalah bagaimana seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan dapat ditindaklanjuti secara serius, tepat waktu, dan berkelanjutan demi meningkatkan efektivitas pengendalian internal serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Lisa Halaby juga mengajak seluruh jajaran aparatur Pemko Banjarbaru untuk terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.

“Dengan demikian, setiap rupiah dari anggaran daerah dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta pembangunan kota yang berkelanjutan,” harapnya. (znd/link)

Dukung Kelancaran Pelaksanaan Kurban, Nurkhalis Salurkan Bantuan Alat Perebah Hewan

0

Link, Banjarbaru – Guna mendukung kelancaran pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dalam perayaan Iduladha 1447 Hijriah pada 27 Mei 2026, Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari menyalurkan sejumlah bantuan berupa alat perebah hewan (restraining box) ke panitia kurban di Kota Banjarbaru.

Bantuan alat perebah hewan kurban tersebut hadir sebagai solusi atas kendala yang kerap dihadapi panitia saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, utamanya saat proses merobohkan sapi berukuran besar sebelum proses penyembelihan dilakukan.

Penyerahan bantuan alat perebah hewan kepada panitia kurban dilakukan anggota Komisi II DPRD Banjarbaru, Nurkhalis sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan panitia kurban yang selama ini masih banyak mengandalkan tenaga manual saat proses perebahan hewan.

“Dengan adanya alat tersebut, proses penyembelihan sapi sebagai hewan kurban menjadi lebih mudah, aman, tidak terlalu menguras tenaga. Hal ini juga dapat meminimalisir risiko cedera bagi panitia,” ujarnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga berharap bantuan tersebut dapat mendukung pelaksanaan ibadah kurban agar berjalan lebih baik serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang terlibat langsung dalam proses penyembelihan.

Usai menerima bantuan alat perebah hewan kurban, salah satu panitia kurban di Banjarbaru Selatan, yakni Tarmuji mengucapkan terima kasih dan mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas tersebut, karena dinilai dapat memudahkan proses penanganan, penyembelihan, hingga mempercepat proses distribusi daging kurban kepada masyarakat.

“Adanya alat ini tentu berdampak pada meningkatnya efisiensi kerja panitia, sekaligus mendukung proses penyembelihan yang lebih aman dan teratur. Teknologi sederhana ini juga mulai banyak digunakan di berbagai daerah lainnya untuk membantu pelaksanaan kurban yang lebih profesional,” katanya.

Momentum Iduladha tahun ini diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Banjarbaru, khususnya dalam melayani kebutuhan warga selama pelaksanaan ibadah kurban.(znd/link)

Gubernur Kalsel Serahkan Sapi Kurban Bantuan Kemasyarakatan Presiden RI

0

Link, Banjarmasin- Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin didampingi Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman menyerahkan sapi kurban Bantuan Kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia kepada pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang dilaksanakan di Aula Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, pada Rabu (27/5/2026).

‎Bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia itu nantinya akan disalurkan kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.‎

‎Tahun ini, total terdapat 37 ekor sapi kurban yang akan disembelih melalui Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Hewan kurban tersebut berasal dari bantuan pemerintah, pejabat, donatur hingga masyarakat umum.‎

‎Salah satu sapi kurban yang menjadi perhatian ialah sapi jenis Limousin bantuan Presiden RI dengan bobot mencapai 1,3 ton. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin sebagai bagian dari penyaluran 15 ekor sapi bantuan Presiden untuk Kalimantan Selatan yang didistribusikan ke kabupaten dan kota.‎

Gubernur Kalsel H. Muhidin menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar masyarakat terus membiasakan semangat berbagi, kepedulian sosial, dan budaya gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

“Bapak Presiden berpesan agar kita terus membiasakan semangat berbagi, semangat kepedulian, dan semangat bergotong royong. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita pelihara dalam kehidupan bermasyarakat. Mudah-mudahan kita kembali dipertemukan pada Iduladha yang akan datang,” pungkasnya.

‎Secara nasional, bantuan kemasyarakatan Presiden RI itu disalurkan kepada 552 penerima yang terdiri dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

‎Suasana takbiran menggema di kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin dengan ribuan jemaah memadati halaman masjid kebanggaan warga Banua tersebut. Gubernur Muhidin hadir bersama istri Hj. Fathul Jannah, sementara Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman hadir didampingi istri drg. Ellyana Trisya.‎

‎Dalam sambutannya di Aula Sabilal Muhtadin sebelum meninjau lokasi penyembelihan hewan kurban, Gubernur Kalsel H. Muhidin mengajak masyarakat menjadikan momentum Iduladha 1447 Hijriah sebagai sarana meningkatkan keimanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial.

‎“Mudah-mudahan pada hari ini kita semua mendapatkan hidayah dan keberkahan dari Allah SWT. Aamiin ya rabbal ‘alamin,” sampai Gubernur H. Muhidin penuh khidmat.‎

‎Gubernur H. Muhidin juga mengingatkan kembali kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai dasar pelaksanaan ibadah kurban bagi umat Islam. Menurutnya, kisah tersebut mengandung pelajaran penting tentang ketakwaan dan ketaatan kepada Allah SWT.

‎“Ketika Nabi Ibrahim AS mendapatkan perintah dari Allah SWT untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, beliau menjalankan perintah tersebut dengan penuh keimanan. Namun karena ketulusan dan ketaatan mereka, Allah SWT kemudian menggantinya dengan seekor domba sebagai hewan kurban,” tutur Gubernur H. Muhidin.‎

‎Gubernur H. Muhidin juga menegaskan bahwa ibadah kurban tidak hanya bermakna penyembelihan hewan semata, tetapi juga menjadi simbol pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.‎

‎Melalui momentum Iduladha, Gubernur H. Muhidin mengajak masyarakat untuk mempererat persatuan, menjaga kebersamaan, serta meningkatkan solidaritas sosial demi kebaikan bersama.‎

‎Selain itu, Gubernur Kalsel H. Muhidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan kurban, baik dari unsur pemerintah, panitia, maupun masyarakat.‎

‎“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan berpartisipasi dalam kegiatan ini, baik pemerintah pusat, panitia, maupun masyarakat yang telah memberikan dukungan terbaiknya,” pungkasnya.

‎Berdasarkan catatan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Selatan, jumlah kupon diperkirakan mencapai sekitar 23 ribu lembar, sedangkan kebutuhan yang diterima warga hanya sekitar 17 ribu kupon. (tri)