Beranda blog Halaman 216

Marc Marquez Juara MotoGP Belanda 2025, Bagnaia Ketiga

0
Marc Marquez Juara MotoGP Belanda 2025, Bagnaia Ketiga
Marc Marquez Juara MotoGP Belanda 2025

Link, Jakarta – Marc Marquez dari Ducati memenangkan Grand Prix MotoGP Belanda 2025. Hasil ini memperlebar keunggulannya dalam kejuaraan menjadi 68 poin.

Juara dunia delapan kali itu mengawali akhir pekan Assen dengan dua kecelakaan besar selama sesi latihan hari Jumat. Lolos dari barisan terdepan untuk kedua kalinya tahun ini, ia kemudian memenangkan sprint dan menambah kemenangannya di akhir pekan ketiga berturut-turut dengan kemenangan di grand prix hari Minggu.

Ia mengalahkan Marco Bezzecchi dari Aprilia dengan selisih hanya 0,635 detik setelah pebalap Italia itu memberikan tekanan besar pada Marquez di sebagian besar grand prix yang terdiri dari 26 putaran.

Pecco Bagnaia menyelesaikan podium setelah memimpin di tahap awal, sementara peraih pole Fabio Quartararo merosot ke posisi ke-10 setelah keluar lebih awal dan menghindari insiden lain.

Namun, itu adalah hari yang pahit manis bagi keluarga Marquez karena adik laki-lakinya sekaligus juara kedua, Alex Marquez, didiagnosis mengalami patah tulang tangan kirinya setelah berbenturan dengan Pedro Acosta.

Hasil MotoGP Belanda 2025:
1 Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25)
2 Marco Bezzecchi ITA Aprilia Factory (RS-GP25)
3 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25)
4 Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16)
5 Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
6 Fabio Di Giannantonio ITA Pertamina VR46 Ducati (GP25)
7 Franco Morbidelli ITA Pertamina VR46 Ducati (GP24)
8 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP25)
9 Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16)
10 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1)
11 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16)
12 Johann Zarco FRA Castrol Honda LCR (RC213V)
13 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1)
14 Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1)
15 Somkiat Chantra THA Idemitsu Honda LCR (RC213V)
16 Aleix Espargaro SPA Honda HRC Castrol (RC213V)
Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1)
Fermin Aldeguer SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V)
Alex Marquez SPA BK8 Gresini Ducati (GP24)
Lorenzo Savadori ITA Aprilia Factory (RS-GP25)
Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25).

UPTD Puskesmas Aluh Aluh Terkendala SLF Bangunan

0
SLF bangunan tidak siap
Rehabilitasi UPTD Puskesmas Aluh Aluh terkendala SLF bangunan.

Link, Martapura – Meski pun kondisinya harus segera direhabilitasi, namun tidak serta merta Ruang rawat inap Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Aluh Aluh, Jalan Inpres, Kecamatan Aluh Aluh dapat dilakukan, karena terkendala Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bangunan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora usai memimpin rapat gabungan Komisi III dan Komisi IV DPRD bersama stakeholder terkait pada, Sabtu (28/6/2025).

“SLF bangunan memang tidak ada. Karena untuk memperoleh hal tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar  perlu pihak konsultan independen untuk memberikan analisis bangunannya,” ujarnya.

Perihal tersebut juga diakui Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, Yasna Khairina.

“Biasanya untuk akreditasi Puskesmas kami mengajukan usulan untuk meminta penilaian. Karena kami tidak mengerti SLF teknisnya seperti apa?” Akunya.

Kendati demikian, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (Kabid SDK) pada Dinkes Kabupaten Banjar, Noripansyah memastikan, hampir semua Puskesmas sudah mengajukan usulan terkait penilaian bangunan, dan masih berproses.

“Karena prosesnya tidak cepat. Adanya kebijakan baru untuk akreditasi Puskemas harus mengantongi SLF itu terhitung sejak 2023. Jadi masih proses semua,” katanya.

Dikonfirmasi apakah sebanyak 25 unit Puskesmas yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Banjar sudah mengantongi SLF?

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar, Anna Rosida Santi mengungkapkan, sejak diberlakukannya Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG), maka semua dinas yang akan melaksanakan pembangunan konstruksi harus mengajukan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Selanjutnya dalam PBG akan dibahas Tim Profesi Ahli (TPA) terkait perencanaan konstruksinya yang mulai diberlakukan pada 2023, dan semua dinas sudah kami surati, dan ditindaklanjuti pada 2024 dengan berkonsultasi ke Dinas PUPRP melalui TPA,” beber Anna Rosida yang memastikan Dinkes sudah mengajukan usulan SLF untuk Puskesmas, dan sebagian belum di ajukan. (zainuddin/BBAM)

Chelsea Tundukkan Benfica Dengan Skor Telak 4-1

0
Chelsea Tundukkan Benfica Dengan Skor Telak 4-1

Link, Jakarta – Chelsea tundukkan Benfica dengan skor telak 4-1. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Bank of America pada Minggu (29/6/2025) pagi WIB ini harus melalui babak perpanjangan waktu sebelum The Blues memastikan kemenangan.

Sejak awal laga, Chelsea tampil dominan. Tim asuhan Enzo Maresca mengendalikan permainan dengan penguasaan bola mencapai 63 persen serta menciptakan tujuh peluang. Namun, efektivitas serangan menjadi kendala utama mereka di babak pertama.

Liam Delap yang dipercaya sebagai penyerang utama belum mampu memaksimalkan peluang yang didapat. Pertahanan solid Benfica serta penampilan gemilang kiper Anatoliy Trubin menjadi faktor utama mengapa Chelsea gagal mencetak gol di paruh pertama.

Sementara itu, Benfica mencoba merespons dominasi Chelsea melalui serangan balik cepat dari sektor sayap. Namun, duet bek tengah Levi Colwill dan Benoit Badiashile tampil disiplin dan mampu meredam ancaman dari Angel Di Maria dan Vangelis Pavlidis.

Jalannya Pertandingan

Kebuntuan baru terpecahkan pada menit ke-64. Chelsea memperoleh tendangan bebas dari sisi kiri area serang. Meskipun posisinya kurang ideal untuk tembakan langsung, Reece James sukses membobol gawang Trubin dan membawa Chelsea unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Benfica mulai meningkatkan intensitas serangan. Namun, lini tengah Chelsea yang dikomandoi Moises Caicedo dan Romeo Lavia tampil tenang dan mampu menjaga tempo permainan.

Drama terjadi di menit ke-85 ketika wasit Slavko Vincic menghentikan pertandingan akibat badai yang disertai petir di sekitar stadion. Demi keselamatan, seluruh pemain diarahkan masuk ke ruang ganti.

Laga pun tertunda cukup lama menunggu kondisi cuaca kembali aman. Ketika pertandingan dilanjutkan, Angel Di Maria berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui eksekusi penalti pada menit ke-90+5.

Memasuki babak tambahan waktu, beban Benfica semakin berat. Pada menit ke-92, Gianluca Prestianni yang baru masuk di menit ke-70 harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah. Benfica pun bermain dengan sepuluh pemain.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Chelsea untuk terus menekan. Hasilnya, pada menit ke-108, Christopher Nkunku membawa The Blues kembali unggul setelah sukses melewati hadangan Nicolas Otamendi.

Chelsea terus menambah tekanan dan menemukan momentum terbaiknya. Dua gol tambahan tercipta masing-masing pada menit ke-115 dan 117 melalui Pedro Neto dan Kiernan Dewsbury-Hall. Kemenangan 4-1 pun memastikan langkah Chelsea ke babak delapan besar, di mana mereka akan menghadapi wakil Brasil, Palmeiras.

Susunan Pemain

Benfica: Trubin; Aursnes, Silva, Otamendi, Dahl; Luis, Barreiro, Kokcu; Schjelderup, Pavlidis, Di Maria.

Pelatih: Bruno Lage

Chelsea : Sanchez; James, Badiashile, Colwill, Cucurella; Lavia, Caicedo; Palmer, Fernandez, Neto; Delap.

Pelatih: Enzo Maresca

Palmeiras Kalahkan Botafogo Dengan Skor 1-0 

0
Palmeiras Kalahkan Botafogo Dengan Skor 1-0 
Foto: FIFA via Getty Images/Elsa - FIFA

Link, Jakarta – Palmeiras mengalahkan Botafogo dengan skor 1-0 di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025, Sabtu, 28 Juni 2025 di Lincoln Financial Field, Philadelphia.

Gol penentu kemenangan Palmeiras atas sesama wakil Brasil itu disarangkan oleh pemain pengganti Paulinho di extra time. Gol tunggal yang menjadi pembeda itu dicetaknya pada menit 100.

Palmeiras melangkah ke perempat final. Selanjutnya, mereka akan melawan salah satu dari Benfica atau Chelsea di babak 8 besar.

Jalannya Pertandingan

Palmeiras menguasai penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang di waktu normal. Namun, ketangguhan kiper Botafogo, John, membuat laga tetap tanpa gol hingga 90 menit berakhir.

Botafogo sempat memberi tekanan jelang peluit panjang. Sayangnya, peluang yang mereka miliki belum mampu dikonversi menjadi gol.

Pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu dengan kedua tim melakukan beberapa pergantian pemain. Palmeiras masih tampil dominan, terus menekan pertahanan Botafogo.

Gol yang ditunggu akhirnya hadir di menit ke-100 lewat aksi Paulinho. Pemain pengganti itu melakukan cut inside dan melepas tembakan akurat ke tiang jauh.

Gol tersebut jadi satu-satunya dalam pertandingan ini, sekaligus membawa Palmeiras unggul. Selebrasi meledak di kubu Verdao, sementara Botafogo mulai kehabisan waktu.

Botafogo hampir menyamakan skor lewat peluang emas dari Vitinho di menit ke-115. Setelah itu, Palmeiras harus menghadapi tekanan tambahan di menit akhir babak tambahan. Kapten mereka, Gustavo Gomez, diusir wasit karena pelanggaran tanpa bola dan menerima kartu kuning kedua pada menit 116.

Bermain dengan 10 pemain membuat Palmeiras bertahan habis-habisan. Akan tetapi, mereka mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Dengan kemenangan ini, Palmeiras menjadi tim pertama yang lolos ke babak perempat final. Mereka akan menghadapi pemenang antara Benfica dan Chelsea di fase selanjutnya.

Jika Chelsea menang, Palmeiras akan bertemu dengan klub baru Estevao Willian, wonderkid mereka yang baru saja dijual.

Susunan Pemain

Palmeiras: Weverton; Piquerez, Fuchs, Gomez, Giay; Martinez, Rios; Estevao, Mauricio, Allan; Roque

Pelatih: Abel Ferreira

Botafogo: John; Telles, Barboza, Cunha, Vitinho; Danilo; Freitas, Allan; Savarino, Jesus, Artur

Pelatih: Renato Paiva

Tahun Ini UPTD Puskesmas Aluh Aluh Direhabilitasi

0
tahun ini direhabilitasi
Tahun Ini UPTD Puskesmas Aluh Aluh Direhabilitasi

Link, Martapura – Luar biasa, diam-diam ternyata ruang rawat inap Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Aluh Aluh, Jalan Inpres, Kecamatan Aluh Aluh yang mengalami keretakan dan berpotensi ambruk batal akan dilakukan rehabilitasi tahun ini.

Hal itu terungkap saat gelaran rapat gabungan Komisi IV dan Komisi III yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora dan dihadiri stakeholder terkait, tak terkecuali UPTD Puskesmas Aluh Aluh pada, Sabtu (28/6/2025).

Kabid SDK Dinkes Kabupaten Banjar yang akrab disapa Ipan memastikan tidak akan dilakukan kajian ulang karena sudah berproses tender.

“Karena sudah proses lelang dan ada pemenangnya, tinggal berkontrak. Ya… tetap kita lanjutkan tahun ini, paling tidak nanti bisa gunakan untuk ruang rawat inap sementara kalau sudah selesai,” tuturnya.

Berdasarkan laman website Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), belanja modal bangunan kesehatan rehabilitasi UPTD Puskesmas Aluh-Aluh Sub Kegiatan 1.02.02.2.01.0009 rehabilitasi dan Pemeliharaan Puskesmas dengan pagu anggaran Rp2.115.130.000,00 telah dimenangkan CV.BANGUN CIPTA MANDIRI PRATAMA.

Sementara dalam RDP, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar, Anna Rosida Santi sebelum rehabilitasi dilakukan lebih baik dilakukan kajian terlebih dahulu. Dan pembangunan dilaksanakan pada tahun berikutnya.

Guna menghindari kejadian serupa terulang, anggota DPRD dan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar, Ikhwansyah pun menyetujui saran tersebut.

“Menurut kami paling tepat jika dilakukan kajian terlebih dahulu pada APBD Perubahan. Sedangkan untuk pembangunannya dilaksanakan pada APBD 2026,” katanya.

Begitu juga Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, telah menyepakati jika bangunan ruang rawat inap pada bagian belakang UPTD Puskesmas Aluh Aluh yang berpotensi ambruk tersebut dilakukan kajian terlebih dahulu sebelum dibangun kembali.

“Kalau dilakukan kajian dari konsultan perencanaan tahun ini, estimasi waktunya mungkin sekitar dua atau tiga bulan selesai menggunakan APBD Perubahan. Sedangkan untuk pembangunannya dilanjutkan pada 2026,” ungkap Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (Kabid SDK) pada Dinkes Kabupaten Banjar, Noripansyah.

Ditanya apakah bangunan pada bagian depan UPTD Puskesmas Aluh Aluh yang tahun ini rencananya akan dilakukan rehabilitasi juga perlu dilakukan kajian ulang pasca ruang rawat inap mengalami keretakan pada 24 Juni dan berpotensi ambruk? (zainuddin/BBAM)

Tidak Layak, Aula Kecamatan Aluh Aluh Direvitalisasi

0
bangunan tidak layak
Dinilai tidak layak dan kurang representatif, bangunan lama Aula Kecamatan Aluh Aluh yang difungsikan sebagai ruang rawat inap UPTD Puskesmas Aluh Aluh akan direvitalisasi.

Link, Martapura – Dinilai tidak layak dan kurang representatif, bangunan lama Aula Kecamatan Aluh Aluh yang difungsikan sebagai ruang rawat inap Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Aluh Aluh untuk sementara waktu akan direvitalisasi.

Langkah tersebut diambil legislatif dan eksekutif dikarenakan proses pembangunan ruang rawat inap UPTD Puskesmas Aluh Aluh yang berpotensi ambruk baru dapat dilaksanakan pada 2026, sebab akan dilakukan kajian terlebih dahulu menggunakan APBD Perubahan 2025.

Terlebih pada gelaran Inspeksi Mendadak (Sidak) gabung Komisi III dan IV DPRD yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora pada 24 Juni kemarin juga menyoroti kondisi bangunan lama Aula Kecamatan Aluh Aluh yang saat ini difungsikan sebagai ruang rawat inap sementara waktu.

“Kita tidak mencari kambing hitam, tapi untuk menyamakan persepsi, baik terkait permasalahan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan, bangunan, serta terkait Aula Kecamatan Aluh Aluh yang tidak representatif dan tidak layak difungsikan sebagai ruang rawat inap sementara,” kata Irwan Bora usai memimpin rapat gabungan Komisi III dan Komisi IV DPRD bersama stakeholder terkait pada, Sabtu (28/6/2025).

Politisi Gerindra Kabupaten Banjar ini juga mengatakan, keberadaan Puskesmas menjadi salah satu tolak ukur terkait pelayanan kesehatan, sehingga kondisi Aula Kecamatan Aluh Aluh yang difungsikan sebagai ruang rawat inap Puskesmas Aluh Aluh untuk sementara waktu perlu dilakukan perbaikan.

“Karena kondisinya tidak layak, Aula Kecamatan Aluh Aluh perlu dilakukan revitalisasi. Terkait anggarannya akan kita perjuangkan agar dapat dirombak total,” ucapnya.

Di waktu yang sama, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar, Ikhwansyah membenarkan, proses revitalisasi bangunan lama Aula Kecamatan Aluh Aluh dapat diusulkan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT), karena kondisi urgent.

“Karena asetnya milik kecamatan, jadi pemerintah kecamatan mengusulkan melalui Dinkes terkait rencana revitalisasi melalui BTT, dan itu sah-sah saja. Tapi, tentunya harus dilakukan dengan sangat hati-hati karena kecamatan dan Dinkes bukan ahlinya, artinya perlu melibatkan konsultan perencanaan dan pengawasan dalam pelaksanaannya,” beber Ikhwansyah.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar, Hj Anna Rusiana mengungkapkan, kegiatan revitalisasi bangunan lama Aula Kecamatan Aluh Aluh yang difungsikan sebagai ruang rawat inap akan disusulkan melalui APBD Perubahan 2025, dan segera dibahas Badan Anggaran (Banggar).

“Kalau menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dananya sedikit. Karena estimasi pelaksanaan revitalisasi mencapai sebesar Rp399 Juta. Sehingga akan diusulkan melalui APBD Perubahan yang pada Agustus sudah dapat dilaksanakan kegiatannya, baik untuk perbaikan kamar kecil, lantai, atap dan lainnya, mudah-mudahan disetujui,” harapnya.(zainuddin/BBAM)

NFL Nasional 2025, Tim Barabai FC Putra Masuk Delapan Besar

0
ajang NFL Nasional 2025
Event NFL Nasional 2025 di Borneo Indoor Futsal, Banjarmasin.

Link, Banjarmasin – Barabai FC tampil impresif di Grup C dengan meraih status juara grup tanpa terkalahkan dari empat laga di ajang Nusantara Futsal League (NFL) Nasional 2025. Tim Barabai FC (Kalimantan Selatan) putra pun berhasil memastikan tempat di babak delapan besar.

Tak hanya itu, Member Radit FC (Kalimantan Barat) putra dan G&G SC Kapaal (Kalimantan Barat) putri juga memastikan langkah serupa pada pertandingan yang berlangsung hingga Jumat (27/6/2025) di Borneo Indoor Futsal, Banjarmasin.

Barabai FC tampil impresif di Grup C NFL Nasional 2025 dengan meraih status juara grup tanpa terkalahkan dari empat laga. Puncaknya, mereka menaklukkan Member Radit FC dengan skor meyakinkan 4-1 dalam laga penentuan juara grup.

Gol-gol Barabai FC dicetak oleh Firja Tullah (menit 18 dan 28), Ahmad Yudi (19), dan Muhammad Maruf (25). Sementara satu-satunya gol balasan Member Radit FC diciptakan oleh Mohammad Figo Azzuri di menit ke-29.

Pelatih Barabai FC, Moch Irsan, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.

“Sebuah perjuangan yang patut disyukuri. Ini adalah hasil kerja keras seluruh pemain dan dukungan penuh masyarakat Barabai dan Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Irsan menambahkan, timnya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh jelang babak delapan besar. “Aliran bola dan fokus tiap pertandingan masih harus ditingkatkan. Persaingan di fase berikutnya pasti jauh lebih ketat,” ungkapnya.

Sementara itu, di sektor putri, G&G SC Kapaal menjadi satu-satunya wakil dari Grup G yang melaju ke babak berikutnya setelah mengungguli pesaingnya, termasuk tim tuan rumah Queensha FC Kotabaru (Kalsel) yang harus terhenti di fase grup.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kalsel, H. Anwar Hadimi, menyambut baik keberhasilan tim asal Kalsel.

“Ini menjadi motivasi besar bagi tim-tim lokal untuk terus berkembang dan bersaing di level nasional,” tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh Heru Susmianto, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Dispora Kalsel.

“Menjadi tuan rumah NFL Nasional 2025 dan berhasil mengantarkan Barabai FC ke delapan besar adalah sebuah kebanggaan tersendiri bagi Kalimantan Selatan,” kata Heru.

Adapun tim peserta di Grup C putra adalah Idola FC (Gorontalo), Safinah FC (Sulawesi Tenggara), Member Radit FC (Kalimantan Barat), Bintang Bina Perkasa Putra (Kalimantan Tengah), Barabai FC (Kalimantan Selatan). Untuk Grup G putri diisi oleh Queensha FC Kotabaru (Kalsel), Bintang Bina Perkasa Putri (Kalteng), Inspire Academy (Sulut), G&G SC Kapaal (Kalbar).

Dengan hasil ini, langkah Barabai FC dan G&G SC Kapaal menjadi harapan baru bagi futsal Kalimantan untuk berbicara banyak di panggung nasional. (tri/BBAM)

Usai Ikuti Retreat, ELH Tancap Gas Ajukan Proposal DAK

0
proposal DAK
Walikota ELH resmi ajukan proposal DAK ke kementerian.

Link, Banjarbaru – Walikota Banjarbaru Erna Lisa Halaby (ELH) langsung tancap gas begitu usai mengitu retreat di Jatinagor, Jawa Barat (26/7). Yakni dengan resmi mengajukan sejumlah proposal Dana Alokasi Khusus (DAK) ke kementerian terkait sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Walikota ELH menegaskan bahwa seluruh proposal DAK telah melalui proses perencanaan yang matang, mencakup rencana kegiatan, kebutuhan anggaran, serta target capaian yang sesuai dengan prioritas nasional.

“Kami pastikan proposal ini mencerminkan kebutuhan masyarakat Banjarbaru dan mendukung arah pembangunan nasional,” ujar perempuan pertama dalam sejarah Kota Banjarbaru terpilih sebagai Wali Kota ini, Jumat (27/6).

Proposal DAK yang diajukan akan diverifikasi oleh kementerian sesuai bidang masing-masing. Jika disetujui, dana akan disalurkan ke kas daerah untuk mendanai kegiatan pembangunan, mulai dari infrastruktur hingga layanan publik.

Pemerintah Kota Banjarbaru berharap alokasi DAK tahun ini dapat dimanfaatkan secara transparan dan tepat sasaran, guna mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah.

Dalam mekanismenya, penyerahan proposal DAK diawali dengan penyusunan dokumen rencana kegiatan memuat rincian program, anggaran, dan target capaian. Setelah mendapat persetujuan kepala daerah melalui penandatanganan resmi dan stempel basah, proposal kemudian disampaikan ke kementerian sesuai dengan bidangnya.

Kementerian menerima proposal DAK akan melakukan verifikasi, berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dan menetapkan alokasi anggaran. Jika disetujui, dana DAK akan disalurkan ke kas daerah untuk selanjutnya digunakan sesuai peruntukan sesuai perencanaan

“Saya menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pelaksanaan program DAK nantinya, ” tambahnya

DAK sendiri merupakan dana bersumber dari APBN dialokasikan untuk membiayai kegiatan khusus di daerah sesuai dengan prioritas Nasional. Terdapat dua jenis DAK dikelola pemerintah daerah, yakni DAK fisik untuk pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana, serta DAK non fisik mendukung peningkatan kualitas layanan publik.

“Kami berkomitmen menggunakan dana DAK secara transparan dan tepat sasaran, terutama untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta pengadaan sarana prasarana demi mendukung kesejahteraan masyarakat Banjarbaru,” jelasnya.

Dengan penyerahan proposal tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap dapat memperoleh alokasi DAK memadai untuk mendorong pembangunan lebih merata dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (wahyu/BBAM)

Haul Datu Sanggul Gubernur Ajak Jemaah Mempererat Ukhuwah Islamiyah

0
Haul Syekh Abdusshamad Sirajul Huda (Datu Sanggul)
Gubernur Kalsel, H. Mihidin melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kalsel, Ahmad Bagiawan di momen Haul Datu Sanggul ke 260.

Link, Tapin – Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Kalsel maupun dari luar daerah menghadiri Haul Syekh Abdusshamad Sirajul Huda atau yang lebih dikenal dengan Datu Sanggul ke-260, yang digelar di Komplek Makam Datu Sanggul, Desa Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Sabtu (28/6/2025) pagi.

Gubernur Kalsel, H. Mihidin melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kalsel, Ahmad Bagiawan, mengajak seluruh umat untuk menjadikan momentum haul sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperdalam ilmu agama.

“Mari kita jadikan peringatan haul ini sebagai wadah memperkuat tali silaturahmi antar sesama umat Islam dan memperkaya pemahaman kita terhadap ajaran agama,” ujar Gubernur H. Muhidin dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Ahmad Bagiawan.

Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin juga mendoakan agar Syekh Abdusshamad Sirajul Huda atau Datu Sanggul senantiasa ditempatkan di sisi Allah SWT bersama para kekasih-Nya.

“Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik di sisi-Nya untuk almarhum Datu Sanggul, serta melimpahkan rahmat dan keberkahan bagi kita semua yang memperingati perjuangan beliau semasa hidup,” tutupnya.

Datu Sanggul, atau Syekh Abdusshamad Sirajul Huda, merupakan seorang ulama besar dan tokoh masyarakat yang hidup sekitar abad ke-18 M. Ia lahir di Palembang dan wafat pada tahun 1765 di Desa Tatakan, Kalsel.

Dikenal sebagai murid dari Datu Suban, Datu Sanggul hidup sejaman dengan ulama karismatik Kalsel, Maulana Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari atau Datu Kalampayan.

Julukan “Datu Sanggul” berasal dari kebiasaannya di masa muda yang gemar menghadang dan mengintai binatang buruan, yang dalam istilah lokal disebut “menyanggul”, dari kata dasar “sanggul”.

Dalam bidang keilmuan, Syekh Abdusshamad Sirajul Huda dikenal memiliki pemahaman tasawuf falsafi yang berpijak pada konsep Nur Muhammad. Selain itu, beliau juga dikenal sebagai pujangga yang piawai dalam berpantun. Salah satu pantun ciptaannya yang masih lestari dan dikenal luas di kalangan masyarakat Banjar dan Bakumpai adalah pantun legendaris Saraba Ampat.

Peringatan haul ini bukan sekedar mengenang jasa dan keteladanan sang ulama, kehadiran pemerintah dalam peringatan haul ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Banua.

Selain itu, haul ini juga menjadi pengingat bagi generasi sekarang akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan spiritual serta budaya Islam yang telah ditanamkan oleh para ulama terdahulu di Bumi Kalsel.

Acara berlangsung dengan khidmat itu meliputi pembacaan manakib Datu Sanggul, Maulid Nabi, Surah Yasin, tahlil, serta tausiah yang sarat nilai-nilai keislaman. Meskipun sempat diguyur hujan, hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme para jamaah untuk tetap mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.

Peringatan Haul ke-260 Datu Sanggul ini turut dihadiri oleh Bupati Tapin yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Tapin, jajaran Forkopimda Tapin, Kepala Desa Tatakan, para habaib, alim ulama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. (tri/BBAM)

Wamenhaj Kerajaan Arab Saudi Kunjungi PPIH Daker Makkah

0
Wamen Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, DR Abdul Fattah Mashat
Wamen Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, DR Abdul Fattah Mashat berkunjung ke Kantor PPIH Daker Makkah.

Link, Makkah – Kali pertama dalam sejarah, Kantor Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah dikunjungi Wakil Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, DR Abdul Fattah Mashat. Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Hanafi menilai kunjungan ini sebagai peristiwa bersejarah dan penuh makna.

“Kunjungan ini pertama kali dilakukan pejabat tinggi Kementerian Haji ke kantor misi Indonesia di Makkah. Ini menunjukkan perhatian, kepercayaan, dan penghargaan yang sangat tinggi terhadap Misi Haji Indonesia, yang merupakan misi terbesar di dunia,” terang Muchlis M Hanafi usai menerima kunjungan Wamenhaj Kerjaan Arab Saudi di Daker Makkah, Sabtu (28/6/2025).

Wamenhaj Saudi hadir di kantor Daker Makkah didampingi Asisten Deputi Bidang Operasional Haji, Dr. Eyad Rahbini bersama Koordinator dan Supervisor (Musyrif Aam) Kantor Urusan Haji, Dr. Badr al-Sulami. Selain Ketua PPIH Arab Saudi, ikut menyambut kehadiran mereka, Konsul Haji pada KJRI Jeddah Nasrullah Jasam, Kepala Daker Makkah Ali Mahzumi, serta para Kepala Bidang Layanan dan Kepala Sektor di wilayah Daker Makkah.

Mewakili PPIH, Muchlis M Hanafi menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas keberhasilan Kerajaan Arab Saudi dalam menyelenggarakan ibadah haji 1446 H/2025 M, di tengah tantangan global dan regional. Indonesia merasa bangga menjadi bagian dari sukses besar ini, dengan kontribusi hampir 16% dari total jemaah haji luar negeri.

“Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja sama dan koordinasi yang baik antara pemerintah kedua negara, khususnya Kementerian Haji dan Umrah Saudi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia,” jelasnya.

Dijelaskan Muchlis, Indonesia tahun ini juga menghadapi fase baru dalam penyelenggaraan haji dengan diterapkannya sistem pelayanan berbasis syarikah, yang untuk pertama kalinya melibatkan delapan syarikah berbeda. Perubahan skema layanan dari yang berbasis kloter menjadi berbasis syarikah membawa tantangan baru, terutama dalam hal penyesuaian sistem data dan manajemen operasional.

“Namun demikian, semua tantangan tersebut berhasil diatasi berkat dukungan penuh dan arahan dari Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi,” paparnya.

Ketua PPIH juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah catatan melalui nota diplomatik Dubes Saudi di Jakarta, khususnya terkait penginputan data awal jamaah dalam program isti’dād musbaq dan kesiapan aspek kesehatan. Catatan tersebut telah ditindaklanjuti secara serius sejak awal kedatangan jemaah ke Tanah Suci, dan berbagai perbaikan dilakukan di bawah supervisi langsung dari otoritas Saudi, dalam hal ini Kementerian Haji.

Muchlis M Hanafi menilai secara umum pelayanan syarikah berjalan dengan baik. Dinamika yang terjadi di lapangan akan menjadi catatan perbaikan menuju sistem layanan haji yang lebih modern dan terintegrasi. Indonesia memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji di masa mendatang.

“Kunjungan ini tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga menjadi tonggak penguatan kerja sama yang lebih erat dalam melayani para tamu Allah,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Muchlis Hanafi juga menyinggung hubungan historis keilmuan antara Indonesia dan Makkah. Ia menyampaikan bahwa banyak ulama dan guru besar Indonesia pada masa lalu yang menuntut ilmu di Masjidil Haram dan berguru kepada para ulama Mekkah, termasuk kepada Syaikh Hasan Mashat.

“Jika benar Yang Mulia Dr. Abdul Fattah memiliki hubungan dengan keluarga besar ulama tersebut, maka hari ini kami merasa seakan sedang menyambut salah satu dari keturunan atau keluarga guru-guru dan ulama kami sendiri,” ungkapnya. Ternyata benar, Syeikh Hasan Mashat adalah paman Wamenhaj Saudi Abdul Fattah Mashat. (spy)