Beranda blog Halaman 258

Hadir Dalam Soft Opening Wagub Kalsel Apresiasi Hadirnya RS AMC

0

Link, Banjarmasin –  Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman, mengapresiasi bertambahnya pelayanan kesehatan di Kalimantan Selatan. Yakni, Rumah Sakit Amanah Medical Center (RS AMC) yang hari ini dilaksanakan Soft Opening ditandai dengan pemotongan pita yang berlangsung di Jalan Djok Mentaya, Kertak Baru Ilir, Banjarmasin pada Sabtu (10/05/2025).

Didampingi Owner PT. Amanah Grup, H. Imam Abror dan istri, Hj Sunarti memotong pita yang diiringi dengan para penari dari Sanggar Nuansa. Tiba di area Main Loby, kemudian dilakukan peninjauan sejumlah ruang kesehatan.

Dan layanan medical check-up terintegrasi dalam spesialis tertentu yang tersedia yaitu spesialis penyakit dalam, spesialis anak dan kandungan, spesialis bedah, spesialis anestesi, spesialis radiologi, spesialis patologi, spesialis gizi klinik, spesialis saraf, spesialis jantung, spesialis urologi, spesialis bedah tulang, spesialis THT, spesialis paru, spesialis kulit, spesialis bedah plastik, spesialis mata, spesialis jiwa, spesialis bedah mulut dan sebagainya.

“Dalam kesempatan ini, saya terkenang saat tahun 1999 sewaktu mengantri BRI. Kita ingat pasangan abadi yakni Bapak Imam Abror dan Ibu Sunarti, maka kita doakan bersama di hari Milad ke-83 ini,” sampai Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman.

Wagub Hasnuryadi juga mendoakan kedua sosok pendiri Amanah Medical Centre agar dipanjangkan umur, diberi keberkahan hingga terus bermanfaat bagi nusa dan bangsa. Tentunya, kehidupan ini dijadikan ibadah dalam setiap perjalanan hidupnya.

Kemudian, Wagub Hasnuryadi Sulaiman mengungkapkan bahwa kehadirannya mewakili Gubernur Kalsel H. Muhidin menitipkan salam kepada para hadirin. Tentu saja, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyambut baik dan antusias dalam peresmian ini, karena keberadaan RS AMC yang begitu megah.

“Saya mengapresiasi PT. Amanah Group hadir untuk masyarakat Kalimantan Selatan, keberadaan rumah sakit Amanah Medical Centre sebagai wajah baru infrastruktur di Banua tercinta. Kelengkapan sebagai terobosan untuk kemajuan daerah dalam memberikan pelayanan maksimal,” ungkap Wagub Hasnuryadi.

Sehingga, Wagub Hasnuryadi menginginkan adanya RS Amanah Medical Centre ini dapat menyerap tenaga kerja. Ditengah tantangan kondisi saat ini mampu menggerakan roda perekonomian di Kalsel.

“Ini merupakan sebuah jawaban. Karena kesehatan adalah prioritas pertama, fase pandemi Covid-19 menjadi pembelajaran kita semua. Apalagi sekarang di rumah sakit ini memberikan pelayanan yang lengkap, khususnya bagi masyarakat Kalsel maka tidak perlu berobat ke luar daerah dan cukup di sini saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Owner RS AMC Imam Abror beserta sang isteri, Hj. Sunarti berdiri saat menyampaikan sambutannya. Dia menyatakan bahwa telah lama mendambakan punya rumah sakit (RS) ini dengan pelayanan optimal untuk masyarakat. Akhirnya, berkat berbagai dukungan sehingga dapat dibangun tempat yang dicita-citakan tersebut.

“Lalu, Allah memberikan kesempatan kepada kami untuk bergerak dalam mewujudkan RS Amanah Medical Centre ini. Alhamdulillah, cukup lengkap dan canggih untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kalsel,” ungkap Abror.

Dengan itu, Abror juga mengungkap rasa terima kasih kepada Gubernur dan Walikota yang telah membantu, serta mendukung dalam pelaksanaan berdirinya rumah sakit ini.

“Dengan ini kami berharap rumah sakit yang diresmikan sekarang dapat membantu program Pemerintah Provinsi Kalsel dalam memenuhi hajat masyarakat,” tandasnya. (tri)

Musprovlub KORMI Kalsel Sangat Penting Untuk Memperkuat Organisasi 

0

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalsel, H. Muhidin, melalui Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan, secara resmi membuka Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalsel Tahun 2025.

Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (10/5/2025) pagi ini berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin dihadiri oleh Kormi dan Inorga Kabupaten/ Kota se Kalsel, perwakilan KONI Kalsel, NPC Kalsel dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Kalsel, H. Muhidin yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalsel, H. Ahmad Bagiawan menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada pengurus serta anggota KORMI Kalsel atas terselenggaranya Musprovlub yang dinilai sangat penting untuk memperkuat organisasi olahraga masyarakat tersebut.

Menurutnya, Musprovlub ini dianggap sebagai momentum strategis untuk menyegarkan kepemimpinan, memperkuat struktur organisasi, dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam mengembangkan olahraga rekreasi masyarakat di Kalsel.

“Musyawarah ini merupakan momentum penting untuk memperkuat organisasi, menyegarkan kepemimpinan, serta merumuskan langkah-langkah strategis, dalam mendorong kemajuan olahraga rekreasi masyarakat di Banua kita tercinta,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin menekankan pentingnya KORMI sebagai sarana untuk mendorong masyarakat berpartisipasi dalam olahraga dengan semangat kebersamaan, tanpa adanya tekanan kompetisi.

“KORMI telah menjadi wadah yang inklusif bagi seluruh kalangan, dari anak-anak hingga lansia untuk berolahraga dengan gembira, tanpa tekanan kompetisi, namun tetap sarat nilai kebugaran dan kebersamaan. Ini adalah semangat olahraga yang menyatukan, bukan memisahkan,” lanjutnya.

Diakhir sambutannya, Gubernur Muhidin berharap, melalui Musprovlub ini, akan lahir kepemimpinan baru yang solid, progresif, dan mampu membawa KORMI Kalsel lebih aktif serta inovatif dalam memajukan olahraga rekreasi masyarakat di provinsi ini.

“Saya berharap melalui Musprovlub luar biasa ini, akan lahir kepemimpinan baru yang solid, progresif, dan mampu membawa KORMI Kalimantan Selatan semakin aktif, inovatif, dan berkontribusi nyata dalam membudayakan olahraga rekreasi di tengah masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (PLT) Ketua KORMI Kalsel, Muhammad Syarifuddin, M. Pd menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, baik di tingkat pusat maupun daerah, atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam memajukan olahraga masyarakat di Indonesia.

Dalam sambutannya, Muhammad Syarifuddin yang juga menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, menegaskan pentingnya perbedaan pandangan dalam organisasi sebagai bagian dari dinamika yang sehat. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa setiap perbedaan harus diakhiri dengan keputusan bersama yang dijalankan secara kolektif demi kemajuan organisasi.

“Keberhasilan berbagai program dan kegiatan KORMI selama ini merupakan hasil dari kerja sama yang solid antara pemerintah, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa sinergi lintas sektor merupakan kunci utama dalam membangun budaya olahraga yang inklusif, menyenangkan, dan berkelanjutan.

“Semoga semangat kebugaran dan kebersamaan ini terus tumbuh dan menjadi budaya positif di tengah masyarakat,” pungkasnya. (tri)

Kawasan Hutan Sepanjang Jalan Bebas Hambatan Akan Dilakukan Penanaman dan Pengawasan

0

Link, Banjarbaru- Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) rencanakan Penanaman dan Pengamanan Kawasan Hutan yang berada di sepanjang jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin. Ini merupakan langkah guna menjaga kawasan hutan, dari ancaman kerusakan dan alih fungsi.

Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Fathimatuzzahra menyebutkan, kawasan hutan yang dilintasi oleh pembangunan infrastruktur harus tetap dijaga keberadaanya demi keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan lingkungan hidup.

“Upaya-upaya yang perlu dilakukan adalah sosialisasi kepada masyarakat, penanaman di sisi kanan dan kiri jalan serta pengamanan hutan menjadi salah satu langkah konkret yang akan dilakukan secara kolaboratif,” kata Fathimatuzzahra saat memimpin rapat terkait agenda tersebut di Aula Rimbawan III, Kantor Dinas Kehutanan Kalsel, Banjarbaru, Kamis (8/5/2025).

Dia menambahkan, khusus untuk penanaman kanan kiri jalan akan dilaksanakan oleh Dinas PUPR, Dinas Kehutanan, Tahura Sultan Adam, KPH Kayu Tangi, KPH Kusan, PBPH, PPKH serta Masyarakat, yang akan dilaksanakan disepanjang 104 Km yang berada di dalam kawasan hutan.

Adapun jenis tanamanya yakni tanaman Mahoni pada jalur yang langsung berbatasan dengan batas luar drainase jalan. Dan pada jalur berikutnya jenis tanaman menyesuaikan dengan jenis tanaman yang diinginkan masyarakat seperti Kemiri, jengkol, petai, karet dan buah-buahan melalui kegiatan RHL dengan skema Dana APBD, APBN atau sumber lainnya yang sah

“Kegiatan ini direncanakan dilaksanakan dalam bulan Mei ini, dan akan dilakukan penanaman bersama di lokasi yang sudah ditentukan sesuai hasil survei lapangan,” ucap Fathimatuzzahra.

Lebih jauh, Fathimatuzzahra menyampaikan bahwa kegiatan ini akan melibatkan berbagai pihak terkait sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian hutan di wilayah strategis tersebut.

Hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan, PT. Hutan Rindang Banua, PT. Inhutani I, Kepala KPH Kayu Tangi, Kepala Tahura Sultan Adam, Kepala KPH kusan, serta unsur keamanan wilayah seperti Kapolsek dan Danramil yang masuk dalam jalur bebas hambatan Banjarbaru–Batulicin. Selain itu, Camat dan Kepala Desa dari lingkup Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Banjar yang termasuk dalam area jalur.

“Keterlibatan seluruh elemen ini menunjukkan pentingnya sinergi antar instansi dan pemerintah daerah dalam menjaga kawasan hutan dari ancaman kerusakan dan alih fungsi,” tukasnya. (tri)

Pemprov Kalsel Dukung Penuh Program Koperasi Desa Merah Putih

0

Link, Banjarbaru- Gubernur Kalimantan Selatan melalui Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan (Diskop Kalsel), Gusti Yanuar Noor Rifai, menyampaikan dukungan penuh terhadap visi Presiden Prabowo Subianto untuk memberdayakan masyarakat melalui koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan, dengan Koperasi Desa Merah Putih.

‎“Kita melihat arahan Bapak Presiden yang ingin membangkitkan ekonomi rakyat melalui koperasi, sejalan dengan cita-cita beliau yang merupakan kelanjutan dari perjuangan mendiang Bapak Sumitro, seorang pejuang ekonomi kerakyatan,” ujar Yanuar saat menutup dua pelatihan perkoperasian di Balai Pelatihan Koperasi Kalsel di Banjarbaru, Jumat (9/5/2025).

‎Dua pelatihan tersebut yakni, Pelatihan Perkoperasian Syariah dan Pelatihan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban dan Penyelenggaraan Rapat Anggota Koperasi, masing-masing pelatihan diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari koperasi binaan Dinaskop Kabupaten/Kota se-Kalsel, dilaksanakan sejak tanggal 6–9 Mei 2025.

‎Yanuar juga mengungkapkan bahwa program nasional yang tengah dipersiapkan adalah pendirian Koperasi Merah Putih di 80.000 desa dan kelurahan seluruh Indonesia, program ini akan dikelola oleh pemerintah pusat dengan melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda di desa, sebagai pengurus koperasi.

‎“Koperasi Merah Putih ini akan menjadi wadah usaha terpadu di desa, mencakup semua jenis usaha mulai dari konsumen, produsen, hingga pemasaran, misalnya, jika nama desa ‘Makmur’, maka koperasinya akan bernama Koperasi Merah Putih Desa Makmur, dan akan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa,” jelasnya.

‎Yanuar kemudian menyinggung pentingnya pemahaman tata kelola koperasi yang baik, pembiayaan yang tepat, serta landasan hukum, seperti Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

‎Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat fondasi koperasi di Kalsel.

‎“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat siap menyambut kebijakan ini, melalui pelatihan dan edukasi koperasi berbasis syariah dan kekeluargaan, kita bangun ekonomi yang inklusif dan mandiri,” tegas Yanuar.

‎Sementara itu, Kepala Balai Pelatihan Koperasi, Lanang Budi Wibowo, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan koperasi yang sehat, modern, dan sesuai dengan prinsip syariah.

‎“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta mampu mengelola koperasi secara profesional dan transparan, serta memahami pentingnya akuntabilitas melalui penyusunan laporan pertanggungjawaban yang baik,” ujarnya. (tri)

Sinopsis Film Mosul, Kisah Pasukan SWAT Melawan Teroris

0

Film Mosul disutradarai dan ditulis oleh Matthew Michael Carnahan, film ini diangkat dari peristiwa nyata Battle of Mosul yang terjadi pada 2016.

Dalam pertempuran tersebut, pasukan pemerintah Irak bersama koalisi internasional berhasil merebut kembali kota Mosul dari tangan kelompok teroris ISIS yang telah menguasainya sejak Juni 2014.

Menurut ulasan Rotten Tomatoes, film ini mendapat peringkat persetujuan 84% berdasarkan 32 ulasan, dengan peringkat rata-rata 7,30/10.

Sinopsis Film Mosul

Kisah Mosul dimulai saat tiga polisi Irak menangkap penyelundup narkoba yang berafiliasi dengan ISIS. Mereka tiba-tiba diserang dan terjebak di dalam sebuah kafe. Dalam baku tembak itu, seorang polisi muda bernama Kawa yang baru berusia 21 tahun harus kehilangan pamannya.

Saat situasi semakin genting, datang Pasukan SWAT Nineveh yang dipimpin Mayor Jasem. Tim ini terdiri dari warga asli Mosul yang keluarganya tewas akibat kebrutalan ISIS. Mereka menyelamatkan Kawa dan menawarkan kesempatan untuk bergabung karena ia telah kehilangan anggota keluarga. Kawa pun menerima tawaran tersebut, sementara rekannya, Jameel, membawa jenazah paman Kawa untuk dimakamkan.

Namun Kawa merasa ada yang janggal. Ia berkali-kali menanyakan tujuan misi pasukan ini, tetapi tak satu pun anggota menjawab. Ketegangan memuncak saat mereka mengetahui Jameel ternyata mengkhianati mereka dengan membocorkan lokasi SWAT kepada ISIS. Akibatnya, salah satu anggota SWAT, Tomahawk, tewas akibat serangan bom. Kawa kemudian diberi kapak milik Tomahawk sebagai simbol kepercayaan.

Dalam perjalanan, pasukan SWAT kembali diserang. Hooka, salah satu anggota, tewas akibat tembakan dari atap. Mereka juga harus menghadapi drone berisi bahan peledak yang hampir menghancurkan kendaraan mereka, sebelum akhirnya diselamatkan oleh Kolonel Isfahani dari Pasukan Mobilisasi Populer (PMF), kelompok milisi yang dibantu Iran.

Konflik memanas saat mereka menemukan Jameel ditahan oleh PMF. Ia mengaku diancam ISIS untuk membocorkan informasi karena keselamatan cucunya di Michigan dipertaruhkan. Guna mencegah pertikaian antar kelompok, Kawa akhirnya membunuh Jameel dengan kapak yang diberikan padanya.

Pasukan melanjutkan misi hingga mencapai markas ISIS. Pertempuran sengit terjadi dan banyak korban berjatuhan, termasuk Mayor Jasem yang tewas terkena ranjau saat membersihkan puing. Kematian sang komandan membuat tim kehilangan arah, namun Kawa berhasil membangkitkan semangat mereka kembali.

Dipimpin oleh Waleed, mereka mendobrak masuk ke apartemen tempat istri dan anak Waleed disekap untuk dijadikan istri paksa oleh anggota ISIS. Ia akhirnya berhasil membunuh penculik dan menyelamatkan keluarganya. (tri)

Perlindungan Kesehatan Jemaah Haji Khusus Diperketat

0
jemaah haji khusus
Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nugraha Stiawan

Link, Jakarta – Pemerintah memperketat layanan ibadah bagi Jemaah Haji Khusus tahun ini. Penekanan utama diberikan pada aspek perlindungan kesehatan Jemaah haji khusus, mulai dari kesiapan rumah sakit rujukan hingga penyediaan asuransi yang bukan sekadar formalitas.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Nugraha Stiawan, dalam konferensi pers operasional haji hari ke-9 di Jakarta, Jumat (9/5/2025), menyampaikan bahwa jemaah haji khusus kerap kali merupakan lansia atau mereka yang memerlukan perhatian khusus. Oleh karena itu, pelayanan terhadap mereka harus didasari oleh kesiapan menyeluruh, bukan sekadar urusan teknis perjalanan.

“Salah satu kewajiban Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang kami tekankan adalah kerja sama resmi dengan rumah sakit di Arab Saudi. Kami masih menemukan kasus jemaah bingung saat jatuh sakit karena tidak ada rujukan jelas, tidak ada dokter pendamping, dan asuransi belum bisa langsung digunakan,” tegas Nugraha.

Ia menambahkan, setiap Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) harus memiliki skenario penanganan darurat yang konkret dan dapat diakses setiap saat. Ini termasuk kejelasan rumah sakit rujukan, keberadaan dokter yang selalu siaga, dan sistem komunikasi darurat yang aktif.

Dalam upaya memperkuat perlindungan, Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus kini tengah merumuskan standar minimal asuransi yang wajib dimiliki setiap PIHK. “Asuransi bukan sekadar lampiran dokumen. Ini harus menjadi instrumen perlindungan nyata bagi jemaah selama berada di Tanah Suci,” ujarnya.

Kementerian Agama juga mencatat kemajuan penting dengan terselenggaranya Orientasi Perdana Petugas Haji Khusus, yang diikuti oleh petugas dari 156 pemegang bendera PIHK. Kegiatan ini bertujuan membekali petugas dengan keterampilan teknis, kesiapsiagaan darurat, serta kemampuan koordinasi lintas lembaga.

Kegiatan orientasi ini menggandeng Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, dan Kantor Urusan Haji (KUH) Indonesia. Nugraha menekankan bahwa semua petugas, walau berasal dari instansi berbeda, harus bekerja sebagai satu tim demi pelayanan terbaik kepada jemaah.

Sebagai informasi, kloter pertama jemaah haji khusus akan diberangkatkan pada 13 Mei 2025. Dari total kuota haji Indonesia, sebanyak 8 persen atau 17.680 jemaah adalah jemaah haji khusus.

Mengakhiri keterangannya, Nugraha mengingatkan bahwa penyelenggaraan haji bukan sekadar bisnis perjalanan, melainkan amanah dan ibadah. “Pastikan setiap jemaah kembali dengan hati tenang, tubuh sehat, dan jiwa bersih. Karena melayani jemaah adalah bagian dari ibadah itu sendiri,” pungkasnya. (spy)

Uji Klinik Vaksin TBC M72, Indonesia Partisipan Lintas Negara

0
Uji klinik
Uji Klinik Global Vaksin TBC M72 Masuki Tahap Kunci, Indonesia Libatkan 2.095 Partisipan.

Link, Jakarta – Uji klinik fase 3 vaksin Tuberkulosis (TBC) M72 kini memasuki tahap krusial dalam proses pengembangan vaksin. Yakni proses rekrutmen partisipan dari kelompok usia remaja dan dewasa untuk berpartisipasi dalam studi global yang juga dilaksanakan di Afrika Selatan, Kenya, Zambia, dan Malawi.

Dalam keterangan resminya, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan Aji Muhawarman mengatakan sebanyak 2.095 partisipan uji klinik sudah direkrut.

“Uji klinik ini untuk memastikan keamanan, efektivitas, serta mengidentifikasi potensi efek samping sebelum digunakan oleh masyarakat,” kata Aji, Kamis (8/5/2025).

Uji klinik ini bertujuan mengevaluasi keamanan dan efektivitas vaksin M72 dalam mencegah TBC paru pada individu dewasa dengan infeksi TB laten yang tidak terinfeksi HIV. Kandidat vaksin ini telah dikembangkan sejak awal tahun 2000 dan menunjukkan profil keamanan yang baik dalam studi sebelumnya.

Di Indonesia, kegiatan ini dilaksanakan di berbagai institusi medis terkemuka, termasuk Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), RS Universitas Indonesia (RSUI), RSUP Persahabatan, RS Islam Cempaka Putih di Jakarta, serta Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK UNPAD) di Bandung.

Pelaksanaannya dimulai pada 3 September 2024, dan rekrutmen partisipan secara resmi telah selesai per 16 April 2025.

Total partisipan uji klinik fase 3 ini berjumlah 20.081 orang dari lima negara. Afrika Selatan menjadi kontributor terbesar dengan 13.071 partisipan, diikuti Kenya (3.579), Indonesia (2.095), Zambia (889), dan Malawi (447).

Hingga saat ini, terdapat sekitar 15 kandidat vaksin TBC yang sedang dikembangkan secara global. Di antaranya, M72 menjadi yang paling maju karena telah mencapai fase 3, yakni tahap terakhir sebelum vaksin dapat digunakan secara luas. Pengembangan vaksin ini didukung oleh Gates Foundation, dan diharapkan seluruh rangkaian uji klinik selesai pada akhir tahun 2028.

Proses dilakukan secara bertahap: dimulai dari uji pra-klinik pada hewan, kemudian fase 1 pada sejumlah kecil partisipan manusia (20–50 orang), fase 2 pada kelompok yang lebih besar (200–300 orang), hingga fase 3 yang melibatkan puluhan ribu partisipan lintas negara.

Fase 3 menjadi fondasi utama dalam proses evaluasi regulator sebelum vaksin mendapatkan izin edar.

Seluruh pelaksanaan uji klinik vaksin M72 di Indonesia diawasi secara ketat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Kesehatan RI, serta para ahli vaksin TBC nasional dan global.

Keterlibatan Indonesia dalam riset ini mencerminkan komitmen kuat dalam mendukung upaya global pemberantasan TBC—penyakit menular yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. (spy)

Status dan Hak LPRI Kalsel Dicabut

0
status dan hak
KPU Kalsel umumkan satus dan hak LPRI Kalsel dicabut.

Link, Banjarbaru – Disinyalir tidak netral sebagai lembaga pemantau pemilu saat Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru di Pilkada 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel mencabut status dan hak Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI).

KPU Kalsel mengumumkan surat keputusan tentang pencabutan status dan hak LPRI sebagai lembaga pemantau Pemilihan Umum di Pilkada Banjarbaru 2024, pada Jumat (9/5/2025) sekira pukul 12.00 WITA, melalui konferensi pers di kantor KPU Kota Banjarbaru.

Pencabutan itu sendiri berdasarkan Surat keputusan KPU Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 74 Tahun 2025 itu disampaikan langsung Ketua KPU Kalsel Andi Tenri Sompa.

“Pelanggaran administrasinya atas rekomendasi Bawaslu yaitu LPRI adalah lembaga pemantau bukan lembaga hitung cepat. Terkait gugatan LPRI di Mahkamah Konstitusi yang telah teregister itu kewenangan Mahkamah Konstitusi,” papar Andi Tenri Sompa.

Selanjutnya, kata Andi Tenri Sompa, sejak surat keputusan ini ditetapkan, maka keberadaan DPD LPRI tidak lagi memengaruhi semua tahapan pemilu yang diselenggarakan KPU Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kita akan menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi,” ujarnya.

Sejumlah poin yang disampaikan adalah mencabut status dan hak DPD LPRI Kalimantan Selatan sebagai lembaga pemantau Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru di Pilkada 2024. Dilarang menggunakan atribut lembaga lembaga pemantau pemilihan dan melakukan kegiatan yang ada kaitannya dengan pemantauan pemilihan. Keputusan berlaku sejak ditetapkan pada 9 Mei 2025 di Banjarbaru.  (wahyu)

Plafon Kredit Awal Koperasi Merah Putih Rp3 M

0
Koperasi Merah Putih
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah jajaran Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 8 Mei 2025. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

Linkalimantan.com – Pembentukan Koperasi Merah Putih berjalan progresif, sejalan dengan terbitnya produk hukum tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan.

“Sejauh ini tercatat sudah 9.835 unit Koperasi Desa/Kelurahan terbentuk di seluruh Indonesia. Sampai tadi sore karena setiap hari berkembang terus,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta usai mengikuti rapat terbatas dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 8 Mei 2025.

Zulhas menjelaskan bahwa pembentukan koperasi ini bertujuan untuk memangkas rantai pasok yang panjang antara produsen dan konsumen. Selain itu, Koperasi juga akan berperan penting dalam menyalurkan berbagai kebutuhan masyarakat, seperti pupuk, tabung gas, dan bantuan pemerintah lainnya.

Dalam pelaksanaannya, koperasi-koperasi tersebut akan bekerja sama dengan berbagai lembaga, termasuk PT Pos Indonesia, serta berfungsi sebagai agen layanan keuangan seperti BRI Link dan BNI Link.

“Selain memotong rantai pasok, juga akan memotong rentenir-rentenir, pinjol, karena ada BRI di situ, kemudian juga akan menghilangkan tengkulak-tengkulak. Jadi langsung dari pusat seperti pupuk, koperasi langsung kepada rakyat,” ungkap Zulkifli.

Sebagai langkah penguatan implementasi di lapangan, pemerintah juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Merah Putih yang diketuai oleh Menko Pangan, dengan para wakil dari unsur menteri, serta pelaksana harian.

“Baru saja kami terima, diperkuat lagi dengan Satgas. Satgas Kopdes, Koperasi Desa Merah Putih atau Koperasi Kelurahan Merah Putih,” kata Zulkifli.

Dalam upaya percepatan ini, pemerintah menargetkan Koperasi Merah Putih dapat resmi diluncurkan dan mulai beroperasi secara nasional pada 28 Oktober 2025. Untuk mendukung operasional koperasi-koperasi ini, pemerintah menyiapkan fasilitas pembiayaan melalui plafon kredit awal sebesar Rp3 miliar.

“Pembiayaannya untuk tahap pertama ini nanti ada plafon ya, bukan bantuan. Bukan bantuan dikasih hilang, tidak, tapi ini plafon Rp3 miliar,” tegas Zulkifli.

Ia menekankan bahwa dana tersebut bukanlah hibah, melainkan kredit usaha yang akan dikelola secara profesional. Nantinya koperasi -koperasi tersebut akan didampingi, dibina, dan diarahkan agar mampu berkembang.

“Dari keuntungannya itulah baru nanti membayar angsuran dari pinjaman dari Himbara itu,” tutur Zulhas.

Melalui langkah konkret ini, pemerintah berharap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus instrumen penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada tengkulak, rentenir, hingga pinjaman daring ilegal. (spy)

Jelang Berangkat, JH Kloter BDJ 03 Diminta Berbangga

0
Kloter BDJ 03
Wakil Ketua DPR RI Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal foto bersama usai seremoni pelepasan Jemaah Haji Kloter BDJ 03 di Asrama Haji Banjarmasin.

Link, Banjarbaru – Jemaah Haji Kloter BDJ 03 diingatkan keinginan Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA, agar pelaksanaan haji tahun ini bersama DPR sesuai dengan tugas dan fungsi DPR mengawasi dari proses awal menentukan biaya penyelenggaraan ibadah haji dan memastikan dengan sistem baru yang sekarang.

Demikian dikatakan Wakil Ketua DPR RI Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal saat melepas jemaah haji kelompok terbang (Kloter) BDJ 03 yang berasal dari Kabupaten Kapuas dan Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah, Jum’at (09/05/25) di aula Jeddah Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin.

“Jangan berani-berani pergi haji tanpa menggunakan visa ziarah tanpa menggunakan visa haji resmi karena pemerintah Saudi tidak akan mentolerir. Kita punya kesempatan dua, tiga tahun baru bisa berangkat, sekarang bermasalah dengan pemerintah Saudi, 10 tahun kita tidak bisa berangkat karena di dist di imigrasinya disana dan kita tidak bisa masuk,” katanya.

Cucun pun mengingatkan, para Jemaah harus berbangga katanya, karena sebentar lagi, secara zahir sebentar lagi akan naik pesawat, tidur di Madinah dan akan ketemu baitullah, secara zahirnya seperti itu,

“Namun pada hakikatnya bapak dan ibu semuanya sudah dirindukan oleh Allah dan Rasulnya,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, ketika tadi talbiyah telah dilantunkan, dan bapak ibu sudah berada dalam bis untuk berangkat malaikat-malaikat Allah sudah menjemput bapak ibu sekalian dengan kalimat yang diperintahkan oleh Allah,  jawablah kalimat talbiyah itu dengan labbaik wa sa`daik.

“Ketika jutaan orang nanti wukuf di arafah hanya ada dua jawaban yang di perintahkan Allah kepada malaikat untuk menjawabnya, jawablah hamba-hambaku itu dengan dua jawaban, satu labbaik wa sa’daik yang kedua ma labbaik wama sa’daik. Kalau dijawab labbaik wa sa’daik insya allah mabrur, maqbul semua ibadahnya,” katanya.

Sebelumnya Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin Muhammad Tambrin, meminta kepada jemaah haji Kloter BDJ 03 untuk mengurangi berbicara dan bermain handphone (HP) selama melaksanakan rangkaian ibadah haji. Karena banyak bicara akan menimbulkan masalah untuk pribadi dan lingkungan, dan tidak memainkan HP pada saat melaksanakan ibadah di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi serta lebih memperbanyak berdoa.

“Perbaiki niat dalam perjalanan haji ini, karena ini bukan perjalanan biasa tapi perjalanan ke langit, dan ikhlas adalah vitamin paling kuat dalam menjalankan ibadah,” katanya.

Untuk diketahui jemaah haji Kloter BDJ 03 kata Tambrin dari Provinsi Kalimantan Tengah berasal dari Kabupaten Kapuas 279 orang dan Kotawaringin Barat 136, seluruhnya berjumlah 419 dengan 4 Petugas Kloter dan akan dibantu oleh Petugas Haji Daerah (PHD). “Dan akan diterbangkan menggunakan pesawat Airbus 330 Lion Air dengan Nomor Flight LNI 3116 dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin pada tanggal 09 Mei 2025 pukul 16.00 Wita, dan akan mendarat di Bandara Internasional Pangeran Muhammad Bin Abdul Aziz Madinah pada pukul 23.50 WAS. (spy)