Beranda blog Halaman 265

Bayu Skak Kembali Sutradarai Film Drama Komedi Berjudul “Cocote Tonggo”

0
film drama komedi cocote tonggo

Industri film Indonesia kembali menghadirkan film bertema keluarga dengan genre drama komedi  berjudul “Cocote Tonggo” yang akan mulai tayang hari ini (15 Mei 2025). Film ini disutradarai oleh Bayu Skak dan mengangkat kisah kehidupan masyarakat Jawa.

Dilansir dari laman resmi instagram, dalam proses produksinya, Bayu Skak bekerja sama dengan rumah produksi Tobali Film. Cocote Tonggo diharapkan dapat menambah warna baru dalam dunia perfilman Indonesia.

Pembuatan film ini melibatkan lima produser, yaitu Henny Myranda, Ricky R.Setiyawan, Andi Pravinda Saliman, Raden Deny Yulianto, dan Ferry Fernandez. Film “Cocote Tonggo” merupakan film keenam yang disutradarai oleh Bayu Skak.

Kata “Cocote Tonggo” secara harafiah berarti  “mulutnya tetangga”.  Kata “cocot” yang berarti mulut adalah ungkapan kata yang kasar, biasanya digunakan sebagai sebuah makian atau umpatan. Dilihat dari pilihan kata yang dipakai, yaitu “cocot”, nuansa Jawa Timur pada film ini lebih kuat. Orang Jawa Timur menggunakan kata “cocot” untuk menyebut mulut secara kasar, sedangkan orang Jawa Tengah menggunakan kata “cangkem” yang juga berarti mukut secara kasar, sebagai makian atau umpatan.

Film ini mengangkat kisah keluarga Jawa dengan nuansa komedi dan satire sosial. Cerita berpusat pada Bu Tin (Sundari Soekotjo), pemilik toko jamu kesuburan bernama Djojo.

Toko jamu milik Bu Tin mulai sepi karena gosip bahwa putrinya, Murni (Ayushita), sulit hamil. Hal ini menjadi bahan cibiran warga, karena Bu Tin menjual jamu kesuburan tapi anaknya justru tidak subur karena belum punya anak. Murni dan suaminya, Luki (Dennis Adhiswara), merasa tertekan oleh situasi ini.

Suatu hari, mereka menemukan bayi secara tak sengaja. Untuk menjaga nama baik keluarga, mereka pun berpura-pura bahwa Murni sedang hamil. Cerita unik dan penuh pesan ini disajikan dengan cara yang menghibur dalam film Cocote Tonggo. (net)

Badal Haji Jemaah Wafat, Pemerintah Siapkan 140 Petugas

0
badal haji
Kepala PPIH Arab Saudi, Zaenal Muttaqin

Link, Makkah –  Pemerintah Indonesia terus berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji, termasuk dengan memfasilitasi pelaksanaan badal haji bagi jemaah yang tidak dapat melaksanakan wukuf di Arafah karena telah wafat.

“Bagi jemaah yang telah meninggal dunia sebelum wukuf di Arafah, pemerintah Indonesia akan memfasilitasi pelaksanaan badal haji atau mereka akan dibadal hajikan,” terang Kepala Bimbingan Ibadah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Zaenal Muttaqin di depan Kantor Urusan Haji Daerah Kerja Makkah, sebagaimana dikutif dari situs Kemenag RI, Rabu (14/5/2025).

“Kriteria jemaah yang dibadalkan hajinya antara lain, jemaah yang meninggal dunia sebelum pelaksanaan ibadah haji, baik saat berada di embarkasi atau embarkasi antara, dalam perjalanan ke Arab Saudi, ataupun setelah tiba di Madinah atau Mekah, tetapi belum sempat wukuf di Arafah,” lanjutnya.

Selain jemaah yang telah wafat, tambah Zaenal, terdapat dua kategori lain yang berhak mendapatkannya, yakni jemaah yang sakit berat sampai tidak mampu disafariwukufkan, serta jemaah yang mengalami demensia atau kehilangan akal.

“Ketiga kondisi ini, sesuai dengan Keputusan Menteri Agama, menjadi dasar bagi pemerintah untuk melaksanakan badal,” ungkapnya.

Untuk memastikan pelaksanaan badal berjalan dengan baik, Zaenal menjelaskan bahwa PPIH Arab Saudi telah menyiapkan prosedur ketat, mulai dari pendataan jemaah hingga penunjukan petugas pelaksana badal. Petugas yang ditugaskan wajib sudah pernah menunaikan ibadah haji sebelumnya.

“Setelah pelaksanaan badal, petugas akan menerima haknya sesuai ketentuan, dan pemerintah akan menerbitkan sertifikat badal haji yang menyatakan bahwa jemaah tersebut telah melaksanakan ibadah haji melalui proses badal,” ujarnya.

“Saat ini, telah didata sekitar 140 petugas PPIH, baik dari kloter maupun non-kloter yang berada di Arab Saudi, untuk bersiap melaksanakan badal haji,” tuturnya. (spy)

Dililit Utang, Saidan Optimis Baramarta Dapat Berikan Dividen

0
dililit utang
Saidan Optimis Baramarta Dapat Berikan Dividen.

Link, Martapura – Dirut Baramarta Saidan Fahmi mengaku optimis dirinya mampu mempersembahkan dividen meski pun kondisi perusahaan milik Pemkab Banjar tersebut tak baik-baik saja. Pasalnya sampai saat ini perusahaan yang bergerak di pertambangan batubara ini masih memiliki utang berupa tunggakan pajak sebesar Rp200 Miliar.

“PT Baramarta masih mencicil terkait tunggakan pajak dengan total sebesar Rp200 Miliar. Artinya sudah ada yang terbayarkan, tapi saya lupa berapa yang sudah dibayarkan,” ujar Dirut PT Baramarta, Saidan Fahmi pada Jumat (9/5/2025) kemarin.

Tak hanya itu, guna melunasi tunggakan pajak sebesar Rp200 Miliar, lanjut Saidan, PT Baramarta juga melakukan berbagai skenario pembayaran, salah satunya mencadangkan hasil pendapatan disetiap produksi PT Baramarta. Utamanya di konsesi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang dikerjasamakan dengan PT Madhani Talatah Nusantara (MTN).

“Besaran nilai yang dicadangkan berdasarkan hasil pendapatan produksi PT Madhani sekitar Rp20.000 per metrik ton. Begitu juga dengan kontrak baru yang akan kami tanda tangani akan kami cadangkan untuk pembayaran pajak. Skenario pembayaran pajak diseimbangkan antara pendapatan PT Baramarta, operasional, dan membayar cicilan utang,” jelasnya.

Sebab, selain masalah utang pajak, perusahaan plat merah daerah tersebut juga harus mencadangkan dana sebesar Rp15 Miliar dalam rekening PT Baramarta pasca saldonya di nolkan DJP dampak adanya utang pajak.

“Kalau tidak salah sekitar Rp15 Miliar dana yang harus kita cadangkan dari penghasilan PT Baramarta untuk menutupi beban lainnya, termasuk beban Penerimaan Negara Bukan Pajak bersumber dari Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (PNBP IPPKH) sebesar Rp24 Miliar yang tidak dibayarkan kontraktor yang kini sudah tidak berkerja sama lagi dengan PT Baramarta,” ucapnya.

Adanya tunggakan PNBP IPPKH karena wanprestasi (kegagalan/kelalaian salah satu pihak) tersebut, tambah Saidan, dikarenakan kontraktor tidak dapat beroperasi. Dilain sisi, kontraktor wajib membayar PNBP IPPKH ke Negera.

“Beda cerita, kalau kontraktor mengambil tapi tidak bayar pajak, wajar disalahkan. hal tersebut sebenarnya kewajiban mereka, artinya tidak bisa juga disebut utang. Tapi, karena kewajiban PNBP IPPKH terus berjalan dan sudah sebesar Rp24 Miliar, sehingga menjadi beban kita,” katanya.

Mengatasi permasalah tersebut, papar Saidan lebih jauh, skenario yang dilakukan PT Baramarta akan melakukan pembayaran tunggakan dengan cara dicicil. Namun, margin produksi dinaikkan sekitar Rp80.000 per meter.

“Kenaikan margin sebenarnya bervariasi karena tergantung Stripping Ratio (SR), dan topografinya. Sebab, semakin tinggi rasio pengupasan, semakin besar biaya yang harus dikeluarkan,” tuturnya.

Kendati harus menuntaskan sejumlah beban yang di tanggung BUMD Kabupaten Banjar tersebut, Saidan tetap optimis dapat memberikan dividen untuk daerah. Sebab, tujuan didirkan PT Baramarta yang memiliki lima kontraktor atau subkontraktor yang melakukan eksploitasi batubara, yakni PT Tarungin Membangun, PT Plaosan Jaya Mandiri, PT Harapan Rahmat Mulia, PT GDH Korporindo Utama, dan PT MTN, untuk menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Karena itu konsep BUMD yang dibentuk berupa PT bukan Perumda, artinya PT Baramarta berorientasi pada profit. Pendapatan PT Baramarta hanya dipengaruhi dua hal, pertama jumlah produksi, dan harga jual. Karena saat ini harga jual tengah anjlok, sehingga kami upayakan melakukan efisiensi. Jadi, tingginya beban yang ditanggung, bukan berati PT Baramarta tidak berikhtiar untuk memberikan dividen untuk daerah,” pungkasnya. (zainuddin/BBAM)

Beli Tiket Indonesia vs Tiongkok Wajib Miliki Akun Garuda ID

0
Garuda ID
Beli Tiket Indonesia vs Tiongkok Wajib Miliki Akun Garuda ID

Linkalimantan.com – Penjualan tiket pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Ronde Ketiga Zona Asia antara Indonesia vs Tiongkok akan berlangsung pada hari ini Kamis (5/6) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Setiap pembeli tiket wajib mempunyai akun Garuda ID.

PSSI menyiapkan puluhan ribu lembar tiket untuk menampung animo penonton dan suporter Indonesia yang sangat luar biasa untuk menonton laga tersebut di SUGBK.

Penjualan tiket akan dimulai hari Kamis (15/5) besok mulai pukul 10.00 WIB via Livin by Mandiri.

Harga tiket yang dijual saat ini adalah harga normal alias sama dengan pertandingan sebelumnya yakni Indonesia versus Bahrain pada 25 Maret lalu.

Setiap pembeli tiket wajib mempunyai akun Garuda ID. Seluruh pembeli tiket pertandingan ini akan mendapatkan jaminan perlindungan asuransi.

PSSI mengimbau para penonton dan suporter untuk membeli tiket pertandingan secara resmi melalui KitaGaruda.id, dan tidak membeli melalui calo. Membeli tiket melalui calo tidak hanya beresiko mendapatkan harga yang jauh lebih mahal, tetapi juga tidak menjamin keaslian tiket yang dibeli. Selain itu, membeli tiket dari calo berpotensi tidak bisa dipindai saat masuk stadion yang dapat menyebabkan gagal masuk stadion meskipun sudah membayar. Dengan pembelian resmi secara online, proses lebih aman, praktis, transparan, dan Anda turut mendukung tata kelola sepak bola yang lebih baik dan bersih dari praktek percaloan.

Melalui Akun Garuda ID tiket dapat diakses di website Kitagaruda.id dan barcode tiket akan tersedia pada tanggal 4 Juni 2025 mendatang mulai pukul 10.00 WIB.

*Daftar Harga Tiket Indonesia vs Tiongkok:
1. Mandiri Premium West Zona 1 Rp1.750.000,-
2. Mandiri Premium East Zona 6&7 Rp1.750.000,-
3. Freeport Garuda West Zona 11 Rp1.250.000,-
4. Freeport Garuda East Zona 5 Rp1.250.000,-
5. Freeport Garuda East Zona 8 Rp1.250.000,-
6. Astra Financial Garuda South Zona 3 Rp600.000,-
7. Astra Financial Garuda South Zona 4 Rp600.000,-
8. Astra Financial Garuda North Zona 9&10 Rp600.000,-
9. Indomie Upper Garuda Zona 1-12 A/B Rp300.000,- (spy)

Wagub Kalsel Antar Kepulangan Menteri UMKM Usai Kunjungan di Banjarbaru 

0
Wagub Kalsel Antar Kepulangan Menteri UMKM Usai Kunjungan di Banjarbaru 

Link, Banjarbaru – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, secara langsung mengantar kepulangan Menteri Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Dr. Maman Abdurrahman, beserta rombongan di VIP Room Lanud TNI AU Sjamsudin Noor, Kota Banjarbaru, Rabu (14/5/2025) sore.

Kunjungan Menteri UMKM Maman Abdurrahman ke Kalimantan Selatan kali ini mendapat perhatian publik, setelah beliau hadir di Pengadilan Negeri Banjarbaru sebagai amicus curiae atau sahabat pengadilan dalam kasus hukum yang menjerat Firly Norachim, pemilik usaha kuliner ternama “Mama Khas Banjar”.

Sebelum ke bandara, Menteri UMKM Mamam Abdurrahman bersama Wagub Hasnuryadi Sulaiman menyempatkan mengunjungi ruko Mama Khas Banjar yang terletak di Jalan Trikora Banjarbaru. Pada kunjungan itu, Menteri UMKM dan Wagub Kalsel menemui para pelaku UMKM untuk memberikan dukungan penuh kemajuan UMKM di Banjarbaru dan Kalsel pada umumnya.

Setelah menjalani rangkaian agenda di Banjarbaru, Menteri Maman bertolak kembali ke Jakarta menggunakan penerbangan sore hari sekitar pukul 17.00 WITA.

Sebelum meninggalkan Kalimantan Selatan, Menteri Maman dan Wakil Gubernur Hasnuryadi berkesempatan melakukan pertemuan singkat namun penuh kehangatan dan makna dengan ulama kharismatik Buya Yahya, Pengasuh Majelis Al-Bahjah dan Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah (LPD Al-Bahjah). Pertemuan yang berlangsung di ruang VIP Lanud Sjamsudin Noor itu berlangsung dalam suasana khidmat.

Dalam pertemuan tersebut, Buya Yahya menyampaikan doa khusus bagi keselamatan dan keberkahan bagi Menteri Maman maupun Wakil Gubernur Hasnuryadi dalam menjalankan tugas dan amanah masing-masing.

Dengan penuh kerendahan hati, keduanya tampak mengamini doa tersebut berulang kali, mencerminkan penghormatan mendalam terhadap ulama.

Kehadiran Menteri Maman di Kalimantan Selatan serta keikutsertaannya sebagai amicus curiae menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendampingi dan memperjuangkan kepastian hukum yang adil, khususnya bagi para pelaku UMKM.

Sementara itu, kehadiran Wakil Gubernur Hasnuryadi di setiap momen penting kunjungan tersebut menegaskan sinergi erat antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun iklim usaha yang sehat dan berkeadilan di Banua. (tri)

Bappenas Lakukan Kunjungan Lapangan Terkait Program PPS

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin melalui Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Farhanie, menghadiri pembukaan dari Kunjungan Lapangan Pre-Implementation Support Mission dalam Program Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di Kabupaten Banjar, oleh Bappenas yang digelar di Qin Hotel Banjarbaru, Rabu (14/5/2025).

Disampaikan Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Kementerian PPN/Bappenas, Diah Lenggogeni, dipilihnya Kabupaten Banjar, Provinsi Kalsel menjadi lokus pihaknya, karena Kabupaten Banjar menjadi salah satu daerah di Indonesia yang dinilai berhasil dalam menurunkan angka stunting.

Kunjungan ini untuk mengidentifikasi praktik baik

pelaksanaan program PPS, serta hambatan dan kendalanya.

“Bukan hanya itu, kegiatan ini juga untuk melihat implementasi dukungan mitra pembangunan dalam pencapaian target-target determinan penurunan stunting serta melihat tata kelola (kerjasama, Implementasi program, delivery mechanism, dukungan lintas sektor), tentu untuk mendapatkan input dalam penyusunan pedoman monev nantinya,” ujar Diah dalam paparannya.

Sementara itu, dalam sambutannya saat membuka, Gubernur Kalsel H. Muhidin berharap Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Kabupaten Banjar dapat terus semangat dalam menghadapi berbagai tantangan, yang berkaitan dengan permasalahan stunting.

“Kebijakan dan program penurunan stunting masih perlu dipercepat ke dalam aksi-aksi nyata. Berbagai kendala mendasar stunting, seperti akses makanan berprotein dan pola asuh anak yang keliru, bagi ibu hamil dan ibu menyusui, pernikahan di usia anak, kurangnya sanitasi, serta hal-hal lain yang beririsan terhadap peningkatan stunting harus terus menjadi fokus penanganan,” ujar Farhanie membacakan sambutan Gubernur Kalsel.

Gubernur juga berharap dari kegiatan kunjungan pemantauan ini, ada hasil yang dapat menjadi upaya lanjutan untuk menurunkan angka stunting.

“Mudah-mudahan kita bisa membenahi kekurangan dan kelemahan, yang masih terjadi dalam percepatan penurunan stunting. Jangan kita diamkan atau kita biarkan, jika menemukan kendala atau hambatan dalam penanganan stunting. Segera lakukan evaluasi, koordinasi dan konsultasi secara cermat dan berkelanjutan,” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut juga, Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsyi melalui Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ikhwansyah menyampaikan bahwa keberhasilan pihaknya dalam menekan angka stunting, tentu tidak lepas dari peran banyak pihak.

“Dari kunjungan ini, nantinya kita akan mengevaluasi dimana kekurangan kita, untuk langkah kedepan apa yang harus kita lakukan lagi,” ujarnya.

Untuk diketahui, kunjungan lapangan yang diikuti oleh Bank Dunia serta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang didalammya terdapat sejumlah Kementerian dan Lembaga terkait, berlangsung selama 3 hari (14-16 Mei 2025) yang akan mengunjungi 2 lokasi di Kabupaten Banjar, yakni kawasan Bincau dan Martapura Timur. (tri)

Wujudkan Pemerintahan Yang Efisien, Diskominfo Kalsel Gelar Sosialisasi TTE

0
sosialisasi tte

Link, Banjarmasin- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadakan Sosialisasi Tanda Tangan Elektronik (TTE), ini dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang efisien, akuntabel, dan aman.

Kegiatan yang dibuka secara daring oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel Muhamad Muslim, ini diikuti oleh Anggota DPRD, Non ASN, Organisasi Pemerintahan, dan Perangkat Daerah lingkup Pemprov Kalsel.

Muslim mengatakan, sosialisasi ini merupakan salah satu upaya pihaknya untuk meningkatkan keamanan informasi dan memperkuat sistem administrasi pemerintahan berbasis digital.

“Tanda Tangan Elektronik merupakan elemen penting dalam transformasi digital. Penggunaannya mampu meningkatkan efisiensi pelayanan serta menjamin keamanan dan keabsahan dokumen pemerintahan,” kata Muslim, Banjarmasin, Rabu (14/5/2025).

Muslim juga menegaskan, bahwa Pemprov Kalsel mendorong penggunaan TTE secara menyeluruh di seluruh perangkat daerah agar pelayanan publik semakin cepat dan terintegrasi.

“Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemahaman terhadap TTE meningkat dan segala kendala teknis bisa diatasi bersama,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Kalsel Sucilianita Akbar mengatakan, bahwa TTE memiliki kekuatan hukum yang sama dengan tanda tangan basah dan berperan penting dalam mendukung digitalisasi pemerintahan.

“TTE sah secara hukum dan menjadi bagian dari langkah strategis untuk mendukung efisiensi dan keamanan dokumen, baik dalam pelayanan publik maupun administrasi internal,” jelasnya.

Suci menambahkan, penerapan TTE ke depan juga akan menyasar berbagai sektor lain seperti pendidikan, keuangan, dan pelayanan publik untuk mendukung kemudahan birokrasi.

Lebih jauh, dia memaparkan bahwa sejauh ini sudah ada sebanyak 773 jumlah pengguna TTE terdaftar di lingkungan Pemprov Kalsel, dimana 366 diantara merupakan pengguna aktif TTE.

“Kami terus berupaya untuk mendorong implementasi TTE ini agar bisa di aplikasikan pada lintas sektor, sehingga lebih banyak dokumen dikelola secara digital tanpa mengurangi aspek legalitas dan keamanan,” terangnya.

Selain itu, Diskominfo Kalsel juga membuka layanan konsultasi dan pengaduan bagi perangkat daerah yang mengalami hambatan dalam penerapan TTE.

“Kami siap memberikan dukungan teknis kepada instansi yang membutuhkan. Pendampingan ini penting agar TTE dapat diterapkan secara optimal dan merata,” tukasnya. (tri)

Sampdoria Degradasi, Turun ke Serie C

0
Sampdoria degradasi ke serie c
Pemain Sampdoria setelah pertandingan melawan Cremonese. (c) instagram/sampdoria

Link, Jakarta – Lembaran tragis club legendaris sepakbola Sampdoria terus terukir. Gagal menang dilaga krusial melawan Juve Stabia melengkapi catatan kelam dalam sejarah klub. Untuk pertama kalinya, club berjuluk Blucerchiati degradasi dan harus turun kasta ke Serie C. Hasil imbang tanpa gol melawan Juve Stabia di pekan terakhir menutup lembaran tragis ini.

Sampdoria finis di posisi ke-18 klasemen akhir dan tak mampu menyelamatkan diri dari jurang degradasi. Momen ini seketika menjadi pukulan telak bagi para pendukung setia di Luigi Ferraris. Namun, di sisi kota yang sama, suasana justru berbanding terbalik.

Kejatuhan Sampdoria tak sekadar menandai penurunan performa sebuah klub, tapi juga menyulut emosi dalam persaingan kota. Rivalitas antara Sampdoria dan Genoa memang tak mengenal kata damai. Meski tak selalu bertemu di liga, Derby della Lanterna hidup dalam hati tifosi kedua tim.

Begitu kabar Sampdoria degradasi resmi diumumkan, kelompok tifosi Genoa langsung turun ke jalan. Mereka menyanyikan lagu-lagu ejekan dan membakar suar seolah merayakan gelar juara. Euforia itu berlangsung hingga larut malam.

Bagi pendukung Rossoblu, ini bukan hanya soal rival terjatuh. Ini juga menjadi semacam pelampiasan sejarah panjang rivalitas, penuh tensi dan ego. Mereka merayakan bukan karena Sampdoria kalah, tapi karena Genoa menang… di luar lapangan.

Turun ke Serie C bukan sekadar kemunduran, tapi juga titik balik. Sampdoria kini menghadapi tantangan terbesar dalam sejarah klub. Dari struktur organisasi hingga teknis lapangan, semua harus dibenahi dari nol.

Serie C dikenal sebagai liga yang keras, baik secara fisik maupun finansial. Blucerchiati harus segera beradaptasi jika ingin kembali bersaing di papan atas. Klub sekelas Sampdoria tentu tak ingin berlama-lama di sana.

Namun, proses ini tak akan mudah. Kehilangan pendapatan, potensi eksodus pemain, dan tekanan mental menjadi beban berat. Klub harus mampu menjaga identitas dan membangkitkan semangat baru dari reruntuhan ini. (nana)

Panas dan Kering Iringi Proses Pemindahan Jemaah ke Makkah

0
pemindahan jemaah
. Cuaca yang panas dan kering terus menjadi tantangan utama dalam proses pemindahan jemaah ke Makkah.

Link, Makkah – Pelaksanaan ibadah haji 2025 ini ditandai dengan tingginya cuaca di Arab Saudi. Cuaca yang panas dan kering terus menjadi tantangan utama dalam proses pemindahan jemaah ke Makkah.

Berdasarkan laporan prakiraan cuaca dari The Weather Channel, suhu di Makkah mencapai 39 derajat Celsius pada pukul 09.09 WAS.

Suhu diperkirakan akan terus meningkat hingga puncaknya di 45 derajat Celsius pada siang hari. Angin bertiup dengan kecepatan 19 kilometer per jam, kelembapan udara sangat rendah di angka 11 persen.

Adapun indeks sinar ultraviolet (UV Index) berada pada level 5 dari 11. Di Madinah, kondisi tidak jauh berbeda. Suhu pagi mencapai 34 derajat Celsius dan diperkirakan naik hingga 41 derajat.

Kelembapan berada pada kisaran 14 persen dengan kecepatan angin mencapai 23 kilometer per jam. Sama seperti Makkah, langit cerah tanpa potensi hujan dan indeks UV juga berada pada level 5.

Paparan sinar matahari secara langsung tetap berisiko tinggi. Terutama bagi kelompok rentan seperti lansia.

Sementara, fase pemindahan Jemaah masih akan terus berlangsung hingga seluruh kloter selesai menjalani miqat di Bir Ali. Hingga melanjutkan perjalanan ke Makkah untuk menunaikan umrah wajib sebagai rangkaian awal ibadah haji.

Sementara itu, proses perpindahan jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah masih terus berlangsung. Memasuki hari kelima, Rabu (14/5/025) total sudah 63 kloter yang tiba di Kota Makkah. 

Adapun, jumlah jemaah yang telah berpindah mencapai 24.465 orang. Angka itu akan terus bertambah seiring kelanjutan jadwal pemindahan dari Madinah menuju titik miqat di Bir Ali hingga ke Makkah.

Sementara itu, berdasarkan data Siskohat, jumlah jemaah yang telah berangkat dari Indonesia mencapai 91.499 orang. Data tersebut hingga pukul 09.00 Waktu Arab Saudi atau sekitar pukul 13.00 WIB.

Mereka berasal dari 235 kloter, atau sekitar 44,76 persen dari total 525 kloter yang direncanakan tahun ini. Jika dibandingkan dengan kuota nasional jemaah haji reguler sebanyak 203.320 orang.

Tercatat sebanyak 19.706 jemaah lansia telah diberangkatkan. Jumlah itu sekitar 21,54 persen dari total jemaah yang sudah tiba. (spy)

Kuliner Cita Rasa Nusantara Manjakan JH di Arab Saudi

0
kuliner Cita rasa nusantara
PPIH Siapkan Katering Jemaah Haji Cita Rasa Nusantara.

Link, Makkah – Cita rasa kuliner nusantara dipastikan menjadi menu yang bisa dinikmati para jemaah haji tahun ini. Untuk itu Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)  Arab Saudi mendatangkan 475 ton bumbu asli Nusantara dari total kebutuhan 611 ton bumbu. Jumlah ini jauh meningkat dibandingkan tahun 2024 yang baru sekitar 76 ton bumbu.

Untuk memastikan cita rasa makanan dan proses memasaknya, tim Media Center Haji (MCH) PPIH Arab Saudi mengunjungi Dapur Raghaeb di daerah Shauqiah, Makkah milik Mohammad Ghoir, Rabu (14/5/2025). Ada enam chef dari Indonesia di dapur ini, dibantu oleh beberapa asisten, memroses menu katering untuk makan siang.

“Hari ini kita memasak nasi putih, ikan patin goreng dan tumis sayur untuk mwnunmakan siang,” kata salah satu chef, Sahrul.

Standar memasak pun tampak sangat higienis. Setiap juru masak dan asisten yang terlibat di proses memasak diharuskan memakai masker, sarung tangan serta celemek. Sementara alat-alat masak berporsi besar terlihat sangat bersih. “Setiap kali habis memasak, semua peralatan dan lantai harus dibersihkan,” kata Sahrul.

Lantas apa saja menu kuliner Cita Rasa Nusantara yang disajikan? Setiap hari, menu yang disajikan berbeda-beda, baik untuk makan pagi, siang, maupun makan malam.

Untuk nasi misalnya, ada nasi gurih, nasi goreng, nasi uduk dan nasi kuning. Tumis sayurnya bermacam-macam, ada wortel, jagung, paprika, jamur, sambal kentang goreng, terong, teri balado, acar timun dan lainnya.

Ada pula lauk kesukaan para jemaah. Ada aneka olahan lauk dengan bahan dasar telur, ikan, ayam dan daging. Aneka olahan telur seperti telur dadar, telur orak-arik, telur balado.

Untuk olahan ayam seperti ayam goreng Kalasan, ayam goreng saus mentega, ayam goreng tepung, ayam panggang, ayam goreng bumbu rica. Sementara aneka olahan ikan seperti ikan patin goreng, ikan tuna cabe hijau, ikan patin bumbu balado. Aneka olahan daging misalnya rendang, semur daging, daging sapi lada hitam, dan bistik daging sapi.

Menu tersebut dilengkapi dengan air mineral dan buah. Semua menu tesajikan ke jemaah dengan kondisi yang masih hangat. Ini karena proses memasak dan mengantarkan ke jemaah sangat cepat.

“Saya paling suka sambar teri dan telur dadar,” kata Miftahurrohmah, salah satu jemaah asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Ia mengaku puas dengan layanan katering Cita Rasa Nusantara yang disediakan. “Cocok dengan lidah saya,” katanya. (spy)