Beranda blog Halaman 286

Timnas Indonesia Terhenti di Babak Perempat Final Piala Asia U-17 2025

0
Timnas Indonesia Terhenti di Babak Perempat Final Piala Asia U-17 2025
Timnas Korea Utara U-17 (Foto: AFC)

Link, Jakarta – Timnas Indonesia U-17  terhenti di babak perempat final Piala Asia U-17 2025, Garuda Muda tumbang dari Timnas Korea Utara U-17 dengan skor telak 0-6.

Gol-gol kemenangan Korea Utara di laga ini dicetak oleh Choe Song-Hun, Kim Yu-Jin, Ri Kyong-Bong, Kim Tae-Guk, Ri Kang-Rim dan Park Ju-Won.

Berkat kemenangan ini, Korea Utara melenggang ke semifinal Piala Asia U-17 2025. Mereka akan berhadapan dengan Uzbekistan di pertandingan empat besar nanti.

Jalannya Pertandingan

Di laga ini, pertandingan dibuka dengan sengit. Kedua tim sama-sama tampil terbuka untuk saling menyerang.

Baru tujuh menit laga berjalan, Timnas Korea Utara berhasil membuka keunggulan menjadi 1-0. Berawal dari skema sepak pojok, Choe Song-Hun yang tidak terkawal dengan sempurna berhasil menyambar bola dengan tembakannya dan menjadi gol.

Tertinggal satu gol, Timnas Indonesia mencoba untuk menaikkan intensitas serangan. Namun Korea Utara tidak tinggal diam begitu saja.

Di menit ke-19, gawang Indonesia kembali bergetar. Kali ini giliran Kim Yu-Jin yang menjebol gawang Timnas Indonesia U-17 dengan tendangan mendatarnya memanfaatkan umpan dari Kim Tae-Guk. Korea Utara unggul 2-0 di laga ini.

Unggul dua gol membuat Korea Utara semakin percaya diri menyerang. Skuad Garuda benar-benar dibuat keteteran dan dipaksa bertahan dengan dalam untuk meredam serangan-serangan itu.

Hingga babak pertama berakhir, Skor 0-2 bertahan untuk keunggulan Korea Utara.

Di babak kedua, Korea Utara tidak menurunkan intensitas serangan mereka. Mereka langsung tancap gas sejak awal laga.

Baru tiga menit laga berjalan, Korea Utara memperlebar keunggulan menjadi 3-0 setelah tembakan jarak dekat Ri Kyong-Bong gagal dihentikan oleh Daffa.

12 menit berselang, Timnas Indonesia U-17 dihukum penalti setelah Putu Panji melakukan handsball di kotak terlarang. Kim Tae-Guk yang jadi eksekutor melakukan tugasnya dengan sempurna sehingga Korea Utara unggul 4-0.

Tidak sampai satu menit setelah gol itu, Korea Utara lagi-lagi menambah gol mereka. Ri Kang-Rim sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah tendangannya berhasil mengoyak gawang Indonesia. Skor berubah menjadi 5-0 untuk keunggulan Korea Utara.

Di menit ke-77, Korea Utara memperlebar keunggulan menjadi 6-0. Berawal dari sapuan barisan pertahanan Timnas Indonesia U-17 yang tidak bersih, bola disambar oleh Park Ju-Won menjadi gol.

Di sisa babak kedua, Korea Utara masih mencoba untuk menambah keunggulan. Namun skor 0-6 menutup jalannya pertandingan di laga ini.

Susunan Pemain

Timnas Indonesia U-17: Daffa Al Gasemi; Matthew Baker, I Putu Panji, Muhammad Al Gazani; Daniel Alfrido, Nazriel Alfaro, Evandra Floresta, Fabio Azkairawan; Zahaby Gholy, Fadly Alberto; Muhammad Firjatullah

Pelatih: Nova Arianto

Timnas Korea Utara U-17 : Jong Hyon-Ju; Ri Kang-song, Choe Chung-Hyok, Choe Song-Hun, Oh Won-Mu; Kim Yu-Jin, An Jin-Sok, Ri Ro-Gwon; Ri Kyong-Bong, Park Kwang-Song, Kim Tae-Guk

Pelatih: O Thae Song

Orang Tua Siswa SDN Sungai Batang Ilir Patungan Bangun Jembatan Darurat

0
SDN Sungai Batang Ilir
Sudah empat bulan SDN Sungai Batang Ilir terendam banjir, kini para orang tua gotong royong membangun jembatan.

Link, Martapura – Kesadaran para orang tua siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sungai Batang Ilir, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar terhadap pentingnya pendidikan, patut mendapatkan apresiasi. Betapa tidak! Demi kelancaran anak-anaknya menuntut ilmu, pihak sekolah dan para orang tua bergotong royong membangun jembatan menuju gedung sekolah yang telah terendam banjir 4 bulan lamanya.

Sekadar diketahui, aktivitas pendidikan di SDN Sungai Batang Ilir, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar terendam banjir sempat terkendala banjir. Selama ini para siswa jumlahnya 86 siswa ini pergi ke sekolah harus melewati jalan yang terendam banjir, karena satu-satunya akses untuk bersekolah.

Sementara halaman sekolahan tersebut sampai saat ini kondisinya masih terendam banjir hingga dada orang dewasa. Tentu saja hal itu sangat membahayakan siswa.

Dengan kondisi memprihatinkan tersebut, akhirnya inisiatif pun dilakukan oleh pihak sekolah beserta para orang tua siswa, SDN Sungai Batang Ilir, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar  yakni membangun jembatan darurat untuk para siswa agar tidak lagi melewati banjir saat hendak pergi sekolah.

“Kami menyampaikan kepada orang tua siswa, dan disambut baik oleh mereka. Hari ini mereka bergotong royong membangun jembatan darurat,” ungkap Kepala SDN Sungai Batang Ilir, Suprat.

Suprat menambahkan, pihaknya sudah melaporkan kondisi tersebut ke pihak Dinas Pendidikan, Hasilnya tahun ini sekolahnya mendapat penambahan bangunan ruang kelas dan pengurukan halaman sekolah.

“Anggarannya berkisar Rp150 juta, mungkin tidak akan tercover untuk akses ini. Sedangkan untuk halaman memang sangat perlu agar siswa dapat melakukan kegiatan di luar kelas,” ungkapnya.

Dibagian lain, salah satu orang tua siswa, Ahmad menuturkan, pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan hasil swadaya dari semua orang tua siswa.

“Kami patungan dan terkumpul dana sekitar tiga juta. Dari dana itu kita membeli kayu dan lainnya untuk membangun jembatan,” ujarnya.

Dia juga berharap, Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar memperhatikan akses menuju sekolah ini agar ke depannya tidak lagi terendam banjir.  (zainuddin)

Google Doodle Rayakan World Quantum Day

0
Google Doodle Rayakan World Quantum Day
Tampilan Google dalam memperingatan World Quantum Day 14-4-2025.

Link, Banjarbaru – Memperingati World Quantum Day 14 April 2025, Google Doodle tampil dengan animasi menarik yang menggambarkan konsep superposisi kuantum. Sebuah prinsip dasar dalam fisika kuantum yang menyatakan bahwa partikel dapat berada dalam dua atau lebih keadaan sekaligus sampai diukur atau diamati.

Tanggal 14 April dipilih sebagai World Quantum Day karena berkaitan dengan angka 4.14, yang merujuk pada nilai pendekatan dari konstanta Planck (4,14 × 10⁻¹⁵ eV·s). Konstanta ini merupakan angka penting dalam fisika kuantum, karena menunjukkan hubungan antara energi dan frekuensi partikel. Dengan menjadikan hari ini sebagai momen perayaan global, para ilmuwan berharap dapat membuka pintu diskusi dan rasa ingin tahu masyarakat umum tentang sains kuantum dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.

Perayaan ini tidak hanya berfokus pada teori, namun juga pada bagaimana teknologi kuantum mulai merambah dunia nyata—dari komputer kuantum hingga enkripsi tingkat tinggi. Google Doodle berfungsi sebagai pengingat bahwa dunia kuantum bukan hanya milik para ilmuwan, tetapi juga memiliki pengaruh besar terhadap masa depan teknologi dan kehidupan manusia. Melalui pendekatan visual dan edukatif, Doodle hari ini mengundang siapa saja untuk lebih dekat dengan dunia yang tampak abstrak ini.

Google menyediakan tautan tambahan di bawah Doodle untuk pengguna yang ingin belajar lebih jauh. Selain itu, pengguna dapat mengeksplorasi berbagai Doodle terdahulu di situs resmi Google Doodles. Jadi, jika Anda penasaran dengan dunia fisika kuantum, tak ada salahnya memulai perjalanan kecil Anda hari ini—melalui klik sederhana di halaman utama Google. (spy)

Kukuhkan Gatriwara DPRD Kalsel, Hasnur Berikan Pesan Untuk Memperkuat Peran Perempuan 

0

Link, Banjarmasin – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman didampingi istri yang juga Wakil Ketua TP PKK drg Ellyana Trisya menghadiri Pengukuhan Pengurus Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) DPRD Provinsi Kalsel masa jabatan Tahun 2024-2029.

Dibuka dengan tarian ‘Adat Penyambut’ dan penayangan video selayang pandang Gatriwara DPRD Provinsi Kalsel, kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna H Mansyah, DPRD Kalsel, pada Senin (14/3) pagi.

Pengukuhan yang dilakukan Ketua DPRD Kalsel H. Supian HM itu dilaksanakan dengan diawali pembacaan SK oleh Sekretaris DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Jaini dan dilanjutkan dengan pengukuhan serta penandatangan berita acara.

Pada kesempatan ini, Wagub Hasnuryadi dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas dikukuhkannya sebanyak kurang lebih 40 orang pengurus dan anggota Gatriwara DPRD Provinsi Kalsel oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK.

“Selamat atas seluruh pengurus dan anggota yang telah dikukuhkan. Semoga kehadiran pengurus Gatriwara DPRD Provinsi Kalsel dapat menjadi penyemangat dan pendamping yang setia dan dapat menemani serta menjalankan tugas fungsi tiap-tiap anggota dewan sebagai wakil rakyat,” sampai Hasnuryadi.

Pada kesempatan ini juga, Hasnuryadi menitipkan pesan dan harapan agar Gatriwara dapat memperluas peran perempuan, khususnya dalam keikutsertaan membangun Banua tercinta, Kalimantan Selatan.

“Tentunya kita berharap Gatriwara hadir bukan hanya sebagai pendamping, tapi juga dapat memperkuat peran perempuan melalui berbagai kegiatan sosial dapat menjembatani lembaga legislatif dengan masyarakat, sembari terus berkolaborasi dengan PKK, DWP dan organisasi-organisasi wanita lainnya untuk bersama-sama membangun banua Kalsel tercinta, dengan semangat Bekerja Bersama Merangkul Semua,” pesan Hasnuryadi.

Sementara itu, Ketua DPRD Supian HK dalam sambutannya menyampaikan harapan serupa, agar keberadaan Gatriwara dapat mendampingi para Anggota DPRD Provinsi Kalsel untuk menabur manfaat di Banua.

“Pengukuhan ini membawa keyakinan bahwa ruang untuk bertumbuh tidak hanya sebatas untuk Anggota DPRD Provinsi Kalsel, tapi juga untuk pendamping yakni para istri. Semua memiliki komitmen yang sama untuk membangun Banua dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kalsel,” sampainya.

Sebelum ditutup dengan penyampaian ucapan selamat dan foto bersama, para peserta dan undangan bersama-sama terlihat berdiri sembari menyanyikan lagu nasional “Padamu Negeri”.

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan ramah-tamah bagi organisasi wanita Provinsi Kalsel.

Dimana turut berhadir dalam kegiatan ini, Ketua Dharma Wanita Persatuan Hj Masrupah, perwakilan Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Adhyaksa Dharmakarini, Dharmayukti Karini, Dharma Pertiwi, Bhayangkari, Jalasenastri, Persit Kartika Chandra Kirana, DWP Sekretarian Dewan, Srikandi Organisasi Pemuda Pancasila, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (P2LIPI) serta Gatriwara Kabupaten/Kota se-Kalsel. (tri)

Coffee Morning, Gubernur Diskusikan Isu Strategis Untuk Pembangunan Kedepan

0

Link, Banjarbaru- Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin memimpin kegiatan Coffee Morning bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung DR. KH. Idham Chalid, Banjarbaru, Senin (14/4/2025) pagi.

Didampingi Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman dan Pj. Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin.

Kegiatan rutin ini menjadi wadah diskusi sejumlah isu strategis terkait pembangunan daerah dan agenda pemerintahan ke depan.

Salah satu pembahasan utama adalah persiapan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan yang akan dipusatkan di kawasan perkantoran Kalsel di Banjarbaru.

Gubernur Muhidin menyampaikan bahwa peringatan akan digelar secara sederhana, namun tetap meriah dan melibatkan masyarakat.

“Meski sederhana, kami ingin tetap menghidupkan UMKM dan menghibur masyarakat. Kita akan hadirkan Band lokal maupun nasional. Ini juga sekaligus pemberdayaan kawasan perkantoran,” ungkap Gubernur Muhidin.

Dalam kesempatan itu juga dibahas penetapan pakaian seragam yang akan digunakan pada hari jadi tersebut. Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda akan mengenakan baju adat Banjar berwarna biru muda dan untuk Forkopimda Kalsel mengenakan warna hitam, sementara SKPD Kalsel memakai warna biru dongker.

Gubernur juga menyinggung rencana revisi Peraturan Gubernur, terkait batasan jumlah lantai bangunan di kawasan perkantoran yang saat ini dibatasi maksimal tiga lantai.

“Kantor Gubernur kita sendiri empat lantai, jadi perlu penyesuaian. Tapi tetap kita jaga agar tidak bertentangan dengan kearifan lokal, nilai-nilai rumah Banjar, dan tetap mengusung konsep modern,” ujarnya.

Selain itu, Masalah pendataan aset daerah juga menjadi perhatian. Gubernur menegaskan pentingnya percepatan pendataan agar tidak terjadi temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia menyebutkan bahwa hingga 2024, sebanyak 90,1% aset telah dinyatakan baik oleh BPK.

“Ini capaian yang baik, tapi kita harus terus bekerja cepat untuk menyelesaikan sisanya dan mencari solusi atas kekurangan yang ada,” tegasnya.

Gubernur Kalimantan Selatan turut membahas secara rinci skema perizinan karbon dalam rangka mendukung upaya penurunan emisi gas rumah kaca dan pembangunan berkelanjutan di daerah. Menurutnya, permohonan izin karbon harus diajukan melalui skema perizinan pemanfaatan hutan.

“Izin karbon dapat dimohonkan untuk kawasan hutan lindung, hutan produksi, dan hutan konversi. Namun yang tidak diperbolehkan adalah kawasan hutan konservasi, seperti Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam,” tegas Gubernur H. Muhidin.

Senada dengan yang disampaikan Kepala Dinas Kehutanan, Fathimatuzzahra. Saat ini, salah satu perusahaan yang dinilai telah siap untuk mendukung program cadangan karbon adalah PT Hutan Rindang Banua, yang bergerak di bidang Hutan Tanaman Industri (HTI). Perusahaan tersebut disebutkan tidak lagi melakukan aktivitas penebangan pohon pada areal tertentu.

“Sebanyak 30 ribu hektare akan disiapkan khusus sebagai kawasan cadangan karbon,” ujar Fathimatuzzahra, menandakan komitmen kuat sektor swasta dalam mendukung agenda hijau pemerintah.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mengoptimalkan potensi ekonomi karbon di Kalsel.

Kemudian, wacana penghapusan aset kendaraan dinas juga mengemuka dalam pertemuan tersebut. Mobil-mobil dinas yang telah berusia di atas delapan tahun akan diajukan untuk penghapusan melalui lelang.

“Untuk kendaraan dinas ke depan, sistemnya sewa saja. Ini agar tidak membebani pemerintah dalam pengelolaan aset,” ujar Muhidin.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPKAD Kalsel, Subhan Nur Yaumil, menjelaskan bahwa telah dilakukan kajian perbandingan antara sistem sewa dan pembelian kendaraan dinas. Hasil kajian menunjukkan bahwa skema sewa dinilai lebih efisien secara anggaran.

“Kalau kita bandingkan antara membeli dan menyewa, skema sewa seperti yang disampaikan Pak Gubernur memang lebih murah dan praktis dalam jangka panjang,” jelas Subhan.

Penjelasan lebih lanjut juga disampaikan oleh Kepala Inspektorat Provinsi Kalsel, Akhmad Fydayeen yang menekankan pentingnya mekanisme pengawasan dan akuntabilitas dalam transisi sistem ini, agar pengelolaan aset tetap sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Selain isu-isu utama tersebut, kegiatan Coffee Morning juga diisi dengan paparan dari para kepala SKPD yang menyampaikan berbagai perkembangan program dan persoalan teknis lainnya sesuai sektor masing-masing. Diskusi ini menjadi bagian integral dalam mendorong koordinasi lintas sektor dan sinergi dalam pelaksanaan pembangunan daerah. (tri)

Tiga Unit Rumah Warga Hangus Terbakar, Asap Tebal Selimuti Perkantoran Setda

0

Link, Martapura – Tak jauh dari kawasan perkantoran Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar, tepatnya di Gang Kenanga, RT 14 Kecamatan Martapura, terjadi kebakaran sekitar pukul 14.31 Wita, Senin (14/4/2025)

Sebelum puluhan relawan Pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi. Dibawah guyuran, kepulan asap tebal sempat menyelimuti perkantoran Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar.

Padatnya permukiman warga, dan akses untuk menuju tempat kejadian cukup sempit, yakni hanya selebar kurang lebih 2 meter, membuat kobaran api cepat membesar hingga akhir menghanguskan tiga unit rumah yang dihuni tiga Kepala Keluarga (KK), yakni Murjani, Fadli, dan M Ilmi.

Ketua RT14, yakni Anang Sahrudin mengaku tidak mengetahui secara pasti dari mana sumber api berasal hingga melahap tiga unit rumah warganya, dan kebetulan rumah Fadli tengah kosong, karena ditinggal pemiliknya berjualan di Pasar Tradisional Martapura.

“Saya tidak mengetahui secara pasti sumber api berasal dari mana. Yang jelas ada tiga unit rumah yang dihuni tiga KK hangus dilahap api,” ujarnya.

Kendati banyak barang berharga milik warga yang tertimpa musibah kebakaran. Namun, Anang Sahrudin bersyukur tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, dan api bisa dipadamkan sekitar pukul 14.58 Wita.

Di tengah meninjau langsung proses pemadaman dan pendinginan api kebakaran. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, Agus Siswanto juga masih belum mengetahui dari mana titik sumber api berasal.

“Yang jelas ada tiga unit rumah warga yang terdampak bencana kebakaran di Gg Kenanga RT14. Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) bahu-membahu untuk melakukan pemadaman dan mencegah api kian membesar dan merambat ke rumah warga lainnya,” ucapnya.

Agus Siswanto juga mengakui, padatnya permukiman, dan sempitnya akses jalan masuk menuju lokasi kejadian cukup menghambat proses pemadaman.

“Tapi, karena selang petugas Damkar cukup panjang dan banyak sumber air, ditambah sebagian besar armada Damkar sudah dilengkapi water supply sehingga proses pencegahan dan pemadam api dapat dilakukan dengan cepat. Kebetulan kan tadi angin bertiup cukup kencang,” ucapnya.

Sedangkan untuk total kerugian akibat peristiwa kebakaran tersebut hingga saat ini masih belum diketahui, karena masih dilakukan pendataan. (zainudin/BBAM)

‘SYNTETIKA’ Tawarkan Pengalaman Visual Baru “Melukis” Bangunan dengan Cahaya

0
‘SYNTETIKA’ Tawarkan Pengalaman Visual Baru “Melukis” Bangunan dengan Cahaya

Link, Malang – Dua seniman visual lintas disiplin, Danar Tri Yudistira (Founder Holution) dan Erfansyah Anandata (Director Angsal), resmi meluncurkan proyek kolaboratif bertajuk “SYNTETIKA”, sebuah eksperimen visual dan teknologi yang menjadikan bangunan sebagai medium utama dalam ekspresi seni kontemporer.

Berlokasi di Royal Angkor Saigonsan, Hotel Tugu Malang, peluncuran perdana SYNTETIKA menandai awal dari rangkaian pertunjukan lintas kota yang membawa pendekatan seni digital ke ruang publik, secara langsung dan tanpa batas.

Melalui pendekatan live paint projection dan sistem multimedia interaktif, SYNTETIKA menghadirkan pengalaman imersif yang menjadikan arsitektur sebagai “kulit hidup” yang dapat bertransformasi secara real-time. Dengan menggabungkan keahlian Danar dalam teknologi video mapping dan media immersive melalui Holution, serta pendekatan artistik digital dari Erfandata lewat Angsal, proyek ini menciptakan dialog baru antara ruang fisik dan dunia visual sintetis.

“SYNTETIKA bukan sekadar pertunjukan cahaya. Ini adalah percobaan performatif yang merespon bentuk, tekstur, dan konteks bangunan sebagai entitas hidup yang bisa dilukis secara langsung, secara digital, secara emosional,” ujar Danar.

Danar Tri Yudistira dikenal sebagai sosok di balik Holution, studio kreatif berbasis teknologi yang telah banyak menangani proyek video mapping, sistem multimedia, virtual hybrid event, VJ, dan eksperimen media interaktif lainnya. Hampir di seluruh kota-kota besar di Indonesia. Karya-karyanya identik dengan eksplorasi bentuk, cahaya, dan narasi digital yang transformatif.

Erfansyah Anandata, di sisi lain, adalah seniman visual sekaligus direktur kreatif dari Angsal, sebuah digital creative agency yang aktif di berbagai proyek eksperimental lintas media. Di luar dunia visual, Erfansyah juga dikenal sebagai vokalis dari band Hiatus Mantra, membawa pendekatan musikal dan atmosferik dalam setiap interpretasi visual yang ia buat.

Mengusung metode yang mereka sebut sebagai ‘Live Paint on Building’, karya ini secara harfiah “melukis” gedung dengan teknologi canggih. Proyeksi visual yang diciptakan tidak hanya artistik, tapi juga responsif terhadap lingkungan dan narasi yang ingin disampaikan.

“Kami ingin membawa pengalaman seni ke luar galeri. Ke jalanan, ke ruang publik, ke tempat di mana masyarakat bisa langsung merasakannya, tanpa batasan,” tambah Erfansyah Anandata.

SYNTETIKA menjadi simbol dari bagaimana seni, teknologi, dan ruang kota bisa berkolaborasi membentuk ekosistem ekspresi baru. Proyek ini dijadwalkan akan berkeliling ke beberapa kota besar di Indonesia.

Hanya Dalam Dua Minggu, A Minecraft Movie Masuk Film Terlaris di 2025

0
film A Minecraft Movie

Tayang di bioskop sejak 4 April 2025 kemarin, ‘A Minecraft Movie’ menjadi film Hollywood terlaris tahun 2025 hanya dalam dua minggu penayangannya, dikutip dari CNA, Senin (14/4/2025). Film adaptasi gim populer ini telah mengumpulkan pendapatan box office global lebih dari USD550 juta (Rp9,2 triliun).

Film ini meraih tambahan pendapatan sebesar USD80,6 juta (Rp1,3 triliun), pada akhir pekan kedua. Sebelumnya, pada minggu pertama, film ini mencetak debut global yang spektakuler dengan pendapatan sebesar USD300 juta (Rp5 triliun).

‘A Minecraft Movie’ film ini hanya mengalami penurunan pendapatan sebesar 50 persen, pada akhir pekan keduanya. Penurunan tersebut tergolong stabil untuk ukuran film dengan pembukaan besar.

Film ini hasil kerja sama produksi antara Warner Bros dan Legendary Entertainment dengan biaya sebesar USD150 juta (Rp2,5 triliun). Menurut Comscore, penjualan tiket akhir pekan ini meningkat dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Sebelum kehadiran Minecraft, pendapatan box office 2025 tertinggal 11 persen dari tahun sebelumnya, namun kini hampir menyamai. Meski begitu, pendapatan box office 2025 masih tertinggal 31 persen dibandingkan tahun 2019.

‘A Minecraft Movie’ ini disutradarai oleh Jared Hess dan dibintangi oleh Jack Black serta Jason Momoa. Selain itu, film ini juga dibintangi oleh Sebastian Hansen, Emma Myers, Danielle Brooks, Jennifer Coolidge, dan Rachel House.

Film ini menceritakan lima orang dengan latar belakang berbeda yang terjebak dalam situasi tak terduga. Mereka adalah Steve, Garrett, Henry, Dawn, dan Natalie, yang awalnya hanya menghadapi masalah biasa.

Kehidupan mereka berubah total setelah mereka masuk ke sebuah portal misterius yang membawa mereka ke dunia asing bernama Overworld. Overworld adalah sebuah dunia ajaib berbentuk kubik yang dipenuhi dengan hal-hal aneh dan luar biasa.

Mereka menemukan Overworld sedang terancam oleh kekuatan jahat yang berusaha merebut dan menghancurkannya. Mereka pun bersatu untuk menghadapi ancaman besar demi menyelamatkan Overworld. (net)

sumber: rri.co.id

 

Arab Saudi Setujui Tambahan Kuota Petugas Haji 2025

0
kuota petugas haji 2025
Menag Nasaruddin Umar

Link, Jakarta – Akhirnya Indonesia mendapatkan kuota tambahan untuk petugas haji. Hal itu diungkapkan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menyebutkan tambahan kuota petugas haji 2025 sudah disetujui Pemerintah Arab Saudi.

“Alhamdulillah, permintaan kita sudah dipenuhi Arab Saudi. Tambahan kuota petugas haji sudah masuk e-Hajj,” terang Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Minggu (13/4/2025).

“Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi atas perkenannya memberikan tambahan jumlah petugas haji Indonesia,” sambungnya.

Indonesia awalnya menerima alokasi jumlah petugas haji sebesar 1% dari total kuota jemaah haji (221.000). Jumlahnya sebanyak 2.210.

“Kita dapat alokasi tambahan sebesar 1% lagi, atau 2.210. Ini akan kita optimalkan untuk memberikan layanan terbaik ke jemaah haji,” sebutnya.

Sejak awal, kata Menag, Kemenag menyampaikan ke Arab Saudi bahwa tambahan petugas ini sangat penting. Sebab, mereka juga akan memberikan layanan dan membantu jemaah. Hal itu akan ikut membantu petugas Saudi dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji.

“Secara psikologis, ini juga akan memudahkan jemaah karena tidak terkendala masalah komunikasi dan perbedaan budaya,” ujar Menag.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief menambahkan, pihaknya akan segera mendistribusikan tambahan kuota petugas haji 2025 ini pada pos-pos layanan yang dibutuhkan.

“Petugas kloter tentu akan kita tambah. Demikian juga untuk petugas non kloter, baik untuk layanan bimbingan ibadah, akomodasi, konsumsi, transportasi di Arab Saudi, dan layanan lainnya,” jelas Hilman yang saat ini sedang berada di Arab Saudi.

Saat ini, lanjut Hilman, pihaknya sudah mengumumkan hasil seleksi petugas berdasarkan kuota awal. Untuk proses bimbingan teknis (bimtek) bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Aeab Saudi akan dilakukan dari 14 – 20 April 2025.

“Petugas yang masuk kuota tambahan ini akan segera kita proses agar mereka juga bisa segera mengikuti Bimtek Petugas Haji,” tandasnya. (spy)

Bolak-balik RSUD Ulin, Artinah Berharap Bisa Rawat Inap

0
berharap rawat inap
Aktivitas Barisan Relawan Banua Muhammad Hariyadi saat menyerahkan donasi kepada Artinah di ruang tunggu RSUD Ulin, Banjarmasin.

Link, Banjarmasin – Barisan Relawan Banua menyayangkan sikap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin yang terkesan tidak memberikan pelayanan terbaik bagi warga. Seperti dialami Artinah warga Desa Tabung Anen Tengah Kabupaten Barito Kuala yang berkeinginan untuk bisa rawat inap, namun tak kunjung dipenuhi.

Artinah, Warga Tabung Anen Tengah yang berharap mendapatkan layanan kesehatan rawat inap di RSUD Ulin Banjarmasin.

“Kasian Ibu Artinah ini. dengan kondisi benjolan sebesar bola di bagian lutut kaki tidak memungkinkan untuk bolak-balik dari Tabung Anen Tengah ke RSUD Ulin Banjarmasin. Namun hal itu sepertinya bukan menjadi pertimbangan pihak rumah sakit, terlebih Astinah ini berobat menggunakan Kartu Indonesia Sehat,” ungkap Aktivis Barisan Relawan Banua, Muhammad Riyadi kepada Linkalimantan.com, Senin 14,4,2025.

Menurut Riyadi, sudah satu bulan Ibu dua anak tersebut bolak-bolik dari Tabung Anen Tengah ke Banjarmasin. Persoalannya, selain kondisi fisik yang rentan merasakan rasa sakit tak terkira, perekonomian keluarga Artinah tergolong tidak mampu.

“Kami sudah datang kekediamannya, ternyata kondisinya memprihatinkan. Ironisnya lagi, anaknya bungsunya harus putus sekolah dan satunya lagi masih bayi. Karena itulah kami memutuskan untuk mendampinginya dalam mendapatkan pelayanan kesehatan seadil-adilnya,” ujarnya.

Dibagian lain, Hariyadi mengungkapkan pihaknya telah membuka donasi untuk meringankan beban yang bersangkutan.

“Alhamdulillah, ada beberapa teman-teman yang berpartisipasi dan telah kami serahkan kepada Ibu Artinah,” katanya.

Sementara itu, kondisi perempuan berkerudung kelahiran 1994 ini sungguh sangat memilukan. Benjolah besar dengan beberapa perban tampak terlihat sangat jelas di lutut bagian kanan. Wajahnya sesekali berkerut menahan sakit.

“Iya, sakit kalau sakitnya datang nyeri sekali rasanya. Ini seringkali saya rasakan saat dalam perjalanan baik menuju rumah sakit maupun saat pulang ke Tabung Anen,” keluhnya.

Selain acapkali merasa sakit tak terkira saat perjalanan, biaya perjalanan dari kampung ke Banjarmasin juga menjadi persoalan serius yang dihadapinya. Karena itulah dirinya berharap bisa mendapatkan layanan rawat inap. (spy)