Beranda blog Halaman 4

Jaga Stabilisasi Harga Pangan, Pemprov Kalsel Gelar GPM

0
Gpm

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Bazaar Murah dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026.

Sejak pukul 08.00 Wita, masyarakat sudah terlihat antusias menunggu GPM/ Bazaar murah ini dibuka untuk dapat berbelanja.

Kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan, di Banjarbaru, pada Senin (16/3/2026) tersebut dihadiri sekaligus dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalsel, Masrufah Syarifuddin, serta dihadiri Ketua DPRD Kalsel, Supian HK dan sejumlah pimpinan Forkopimda, mitra kerja serta seluruh Kepala SKPD di lingkup Pemprov Kalsel dan TP PKK Provinsi Kalsel.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, H. Muhidin menyampaikan kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di bulan suci Ramadan dan menjelang Idul Fitri, dengan harga yang relatif lebih murah.

“Kegiatan ini, bentuk komitmen kami, Pemprov Kalsel dalam melindungi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas harga. Mengingat kebutuhan masyarakat yang cenderung meningkat menjelang hari raya, terutama kebutuhan bahan pokok berupa pangan dan sandang,” ucap Sekdaprov, M. Syarifuddin membacakan sambutan gubernur.

Peningkatan jumlah permintaan bahan pokok menurut Gubernur H. Muhidin, selalu disikapi oleh setiap pihak, baik produsen, pedagang, maupun konsumen, sesuai dengan kepentingannya masing-masing.

“Bagi produsen atau pedagang, peningkatan permintaan bahan pokok akan ditangkap sebagai kesempatan atau peluang pasar dalam meningkatkan volume penjualan. Di sisi lain, kenaikan harga tersebut akan membebani konsumen khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Tentu kami ingin berkah ramadan ini dirasakan oleh semua kalangan masyarakat. seluruh lapisan masyarakat berhak untuk memenuhi kebutuhan pokoknya dengan bahan-bahan yang bergizi dan menunjang kenyamanan dan kelancaran dalam menunaikan ibadah puasa,” tambah gubernur lagi.

Untuk itu, Gubernur H. Muhidin menghimbau kepada para produsen dan pedagang untuk menaati harga acuan atau harga eceran tertinggi.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar berbelanja secara bijaksana dan sesuai kebutuhan, agar tidak memicu lonjakan harga,” pesan Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam melaksanakan kegiatan ini, baik dari sektor pemerintahan, mitra usaha, maupun masyarakat yang turut berpartisipasi. semoga kegiatan gerakan pangan murah memberikan manfaat bagi masyarakat kalimantan selatan dan semakin mempererat rasa kebersamaan.

Sementara itu, Wati (35) salah seorang warga kota Banjarbaru mengaku senang bisa mendapatkan ayam satu ekor dengan harga murah.

“Saya tadi beli harga 50.000 rupiah seekor. Sayur juga ada, banyak di sini murah-murah. Alhamdulillah,” ujar Wati dengan wajah senyum sambil membawa tentengan belanja beberapa kantung.

Bukan hanya Wati, Mistar (41) warga Sungai Ulin juga merasakan hal yang sama, ia berkesempatan mendapatkan sembako gratis dari Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin.

“Alhamdulillah himung banar ulun (senang sekali saya; red), dikira di sini hanya pasar murah saja, ternyata ada pembagian sembako gratis juga,” ucap Mistar.

Ya, Gerak Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan oleh sejumlah pihak di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalsel, bersama dengan Dinas Perdagangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM, Perum Bulog, Bank Indonesia, Bank Kalsel, PT Bangun Banua serta PKK Provinsi Kalsel ini, disampaikan Kepala DPKP Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman, diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh sembako dengan harga murah.

“Ini sesuai arahan pak Gubernur H. Muhidin untuk membantu masyarakat kita, agar mereka dapat bergembira menyambut hari raya Idul Fitri. Harganya diskon sampai 50 persen. Bahkan nanti ada yang kita gratiskan. Ada juga sembako gratis dari ibu gubernur untuk warga kita. Penukaran uang dari perbankan juga ada di sini. Pokoknya lengkap,” sampai Syamsir.

Kegiatan ini dilaksanakan Pemprov Kalsel, sekaligus untuk mendukung upaya pengendalian inflasi daerah menjelang momentum Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H yang pembukaannya ditandai dengan pelepasan balon ke udara, serta dirangkai dengan penyerahan secara simbolis paket lebaran kepada perwakilan Pasukan Kuning, Pasukan Hijau, Anak Yatim serta perwakilan Difabel/tunanetra dari Pemerintah Provinsi Kalsel. (tri)

Penuh Kehangatan, Gubernur Berkunjung ke Kediaman Habib Hud Alhabsy

0
Gubernur

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin datang berkunjung dan berbincang langsung dengan Habib Hud Alhabsy yang berlokasi di kawasan Dermaga Banjar Raya, Kota Banjarmasin pada Minggu (15/3/2026) sore.

‎Dalam kunjungan tersebut, Gubernur H. Muhidin berdialog langsung dengan Habib Hud Alhabsy mengenai kondisi rumah yang saat ini masih berstatus pinjaman. Rumah tersebut diketahui dihuni oleh empat orang, yakni Habib Hud Alhabsy bersama istri dan anaknya, dengan kondisi perbaikan yang selama ini dilakukan hanya secara sederhana.

‎Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dalam percakapan tersebut, Gubernur H. Muhidin menanyakan tentang rumah yang saat ini ditempati oleh Habib Hud Alhabsy.

Ia ingin mengetahui apakah rumah sederhana itu merupakan milik pribadi atau hanya dipinjam. Habib Hud Alhabsy kemudian menjelaskan bahwa rumah yang ditempatinya saat ini memang hanya dipinjam dari warga sekitar. Karena statusnya sekadar pinjaman, perbaikan yang dilakukan pada rumah tersebut pun hanya sebatas seperlunya agar tetap layak dihuni.

‎Habib Hud juga menceritakan rencananya ke depan. Lantas, keluarganya telah menukar sebidang tanah yang berada di seberang sungai, tepatnya di wilayah Tamban. Di lahan itu, beberapa orang telah menunjukkan kepedulian dengan memberikan donasi untuk pembangunan rumah, termasuk Gubernur Kalsel yang ingin merampungkan pembangunan rumah keluarga Habib Hud Alhabsy.

‎“Rumah ini masih pinjaman, jadi perbaikan yang dilakukan juga hanya seadanya,” ujar Habib Hud Alhabsy saat berbincang dengan Gubernur H. Muhidin.

‎Menanggapi hal tersebut, Gubernur H. Muhidin menyampaikan keinginannya untuk membantu pembangunan rumah bagi keluarga Habib Hud Alhabsy agar memiliki tempat tinggal yang lebih layak.

‎“Insya Allah kita bantu proses pembangunan rumahnya. Mudah-mudahan bisa segera terwujud supaya keluarga bisa tinggal dengan lebih nyaman,” sampai Gubernur H. Muhidin setelah mengecek kondisi rumah Habib Hud Alhabsy.‎

‎Dalam dialog tersebut, keduanya juga membahas rencana pembangunan rumah yang akan dilakukan di wilayah Tambak, Kabupaten Barito Kuala. Muhidin turut meninjau kebutuhan pembangunan serta mendengarkan penjelasan terkait rencana lokasi rumah yang akan dibangun di kawasan Tamban.

‎Diketahui bahwa sebagian dari mereka sudah mulai memasang pondasi sebagai langkah awal pembangunan. Rencana pembangunan rumah di lokasi baru itu nantinya akan diurus oleh Habib Zaenal. Pihaknya yang akan mengatur seluruh proses pembangunan, mulai dari menyiapkan para tukang hingga pemasangan tiang dan bagian-bagian bangunan lainnya sampai rumah tersebut dapat berdiri dengan baik.‎

‎Rumah yang akan dibangun direncanakan memiliki ukuran sekitar 8 x 13 meter. Nantinya papan serta kayu-kayu akan dipasang oleh para tukang yang telah disiapkan. Saat ini para tukang sudah tersedia dan hanya tinggal menunggu waktu untuk memulai pekerjaan pembangunan.

‎Disampaikan Habib Hud Alhabsy bahwa jumlah tukang yang akan terlibat dalam pembangunan tersebut ada tiga orang. Merekalah yang nantinya akan bekerja membangun rumah itu hingga selesai. Dengan dukungan dari berbagai pihak dan semangat kebersamaan, diharapkan rumah tersebut dapat segera berdiri dan menjadi tempat tinggal yang lebih layak bagi keluarga Habib Hud Alhabsy.

‎Sementara itu, Habib Hud Alhabsy menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Muhidin atas bantuan yang diberikan untuk pembangunan rumah bagi keluarganya.‎

‎Dalam momentum itu, Habib Hud mengungkapkan rasa syukur karena bantuan tersebut sangat berarti bagi warga. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat tanah di seberang yang dapat dimanfaatkan, dan dengan adanya dukungan dari Gubernur Muhidin, pembangunan rumah akhirnya dapat terwujud.

‎“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Hati beliau terbuka untuk membantu masyarakat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar Habib Hud.

‎Habib Hud juga menyampaikan doa khusus untuk kesehatan dan keselamatan Gubernur H. Muhidin. Ia berharap pemimpin Kalimantan Selatan tersebut selalu diberi kesehatan, panjang umur, serta kelapangan rezeki.

‎“Semoga Bapak Haji Muhidin selalu sehat, panjang umur, dimudahkan rezekinya, serta mendapatkan keselamatan dunia dan akhirat,” tuturnya.‎

‎Selain itu, Habib Hud menilai kepemimpinan era Gubernur H. Muhidin mendapat dukungan luas dari masyarakat. Menurutnya, sosok Haji Muhidin dikenal sebagai figur yang ramah, santun, dan dekat dengan warga.

‎“Banyak masyarakat yang mencintai beliau. Sosoknya baik dan perhatian kepada masyarakat,” pungkasnya.

‎Terakhir, Habib Hud berharap kepemimpinan Muhidin dapat terus membawa kebaikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Banjarmasin dan Kalimantan Selatan. (tri)

Perkuat Silaturahmi, PT AGM Gelar Buka Puasa Bersama Jurnalis

0
Jurnalis

Link, Martapura – PT Antang Gunung Meratus (AGM) sebut kegiatan buka puasa bersama puluhan jurnalis di Kabupaten Banjar paling meriah, Jumat (13/3/2026).

Bertempat di salah satu rumah makan, Jalan Patmaraga, Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kecamatan Martapura. Government Relations PT AGM, Achmad Syahdeni mengatakan, kegiatan buka puasa bersama (Bukber) jurnalis yang melakukan tugas peliputan di Kabupaten Banjar merupakan yang kali kelima.

“Saya merasa bangga dengan rekan jurnalis yang hadir di sini. Jujur, bukber yang dilaksanakan di Kabupaten Banjar paling meriah. Kita berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut,” ucapnya.

Deni berharap kegiatan silaturahmi PT AGM bersama jurnalis dapat terus berlanjut agar saling bersinergi dan memperkuat komunikasi dengan baik.

“Tentu, kita akan selalu support acara ini,” tutupnya.

Selanjutnya, secara simbolis Government Relations PT AGM menyerahkan sejumlah bingkisan kepada wartawan yang berhadir.

Selain dihadiri jurnalis yang bertugas di Kabupaten Banjar, acara bukber bersama PT AGM tersebut juga dihadiri jurnalis yang bertugas melakukan peliputan di wilayah Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, Banjarmasin, dan Barito Kuala (Batola).(znd/link)

Gubernur Hadiri Buka Puasa Bersama Ketua DPRD Kalsel

0
Ketua DPRD kalsel

Link, Martapura – Gubernur Kalsel, H. Muhidin menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK di kediaman pribadinya di Jalan Pemajatan RT 13, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kamis (12/3/2026).

Kehadiran Gubernur H. Muhidin disambut langsung oleh Supian HK bersama sejumlah tokoh masyarakat, alim ulama, serta masyarakat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, serta para tokoh masyarakat di tengah keberkahan bulan suci Ramadan.

Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Qori Internasional, Ustaz Ahmad Bugdadi suasana khidmat pun menyelimuti para hadirin yang mengikuti rangkaian acara.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, H. Muhidin menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK yang telah menginisiasi kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut.

Menurut orang nomor satu di Kalsel itu, kegiatan-kegiatan seperti ini menjadi sarana penting untuk memperkuat kebersamaan di antara para pemimpin daerah dan masyarakat.

“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, yang telah menyelenggarakan acara silaturahmi dan buka puasa bersama ini. Momentum Ramadan seperti ini sangat baik untuk mempererat ukhuwah dan kebersamaan kita,” ujar Gubernur H. Muhidin.

Lebih lanjut , Gubernur H. Muhidin juga menekankan pentingnya peran alim ulama dalam kehidupan masyarakat dan pemerintahan di Kalimantan Selatan.

Gubernur H. Muhidin menyebut peran para ulama dan tokoh agama sebagai keberkahan bagi Banua itu sendiri.

“Kehadiran para alim ulama di tengah-tengah kita adalah sebuah berkah bagi Banua. Para ulama menjadi penuntun dan penyejuk, sekaligus memberikan nasihat kepada pemerintah dalam menjalankan amanah untuk masyarakat,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur H. Muhidin menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat.

“Jika umara, ulama, dan masyarakat terus berjalan bersama, serta didukung oleh sinergi yang baik dengan DPRD, maka pembangunan di Kalimantan Selatan akan berjalan lebih baik dan membawa kemaslahatan bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalsel, H. Muhidin, yang tetap meluangkan waktu menghadiri kegiatan tersebut di tengah padatnya agenda koordinasi pembangunan daerah.

“Terima kasih kepada Gubernur Kalsel, Bapak H. Muhidin, yang telah berkenan hadir dan meluangkan waktu di tengah kesibukan beliau dalam mengoordinasikan pembangunan daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, H. Supian HK menekankan pentingnya dukungan dan kolaborasi dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta 55 anggota DPRD Kalsel untuk menyukseskan visi dan misi pembangunan Provinsi Kalsel.

Menurutnya, kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci agar program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Seluruh kebijakan pemerintah provinsi kalsel pada prinsipnya akan selalu mendapat dukungan dari DPRD sebagai representasi suara rakyat Kalsel,” tegas H. Supian HK.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalsel, H. Muhammad Tambrin, yang menekankan pentingnya keselarasan antara pemimpin agama dan pemimpin pemerintahan.

Beliau menegaskan bahwa posisi Gubernur Kalimantan Selatan adalah representasi dari Ulil Amri yang terpilih untuk memimpin rakyat. Oleh karena itu, dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan instansi pemerintah merupakan wujud ketaatan yang dianjurkan dalam agama.

Kegiatan silaturahmi tersebut kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan buka puasa bersama ditutup dengan sholat magrib berjamaah yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan.

Momentum ini sekaligus menjadi penguat hubungan antara pemerintah daerah, legislatif, dan para tokoh masyarakat dalam membangun Kalimantan Selatan yang lebih maju dan sejahtera.

Turut hadir, di antaranya para Anggota DPRD Provinsi Kalsel, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin, pimpinan instansi vertikal, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kalsel, Para Tenaga Ahli Gubernur dan Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel, Para Alim Ulama, Habaib, Guru Agama tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya. (tri)

Jelang Lebaran Idul Fitri, Polres Banjar Laksanakan Operasi Ketupat Intan 2026

0

Link, Martapura – Jelang lebaran 1447 Hijriah, Kepolisian Resor (Polres) Banjar terjunkan 226 personel pada Operasi Ketupat Intan 2026 yang dilaksanakan selama 13 hari ini terhitung, 13 – 25 Maret 2026.

Usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Intan 2026. Kapolres Banjar, AKBP Dr Fadli mengatakan, sebanyak 226 personel gabungan tersebut terdiri dari 147 personel dari Polres Banjar, dan kurang lebih 100 personel gabungan dari beberapa instansi terkait, seperti Kodim 1006 Banjar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar.

“Kita menyiapkan empat Pos, terdiri dari satu Pos pelayanan dan tiga Pos terpadu di beberapa wilayah, yakni di Gambut, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cahaya Bumi Selamat (CBS), Jalan Gubernur Syarkawi, Jalan PM Noor Kecamatan Karang Intan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, AKBP Dr Fadli juga mengimbau agar pengguna kendaraan roda dua hingga lebih, tak terkecuali masyarakat yang akan melakukan mudik yang menggunakan kendaraan bermotor tetap mentaati peraturan dalam berlalu lintas.

“Mari kita taati peraturan lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, dan kegiatan mudik pun berjalan aman dan lancar,” harapnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banjar, Ikhwansyah mengatakan, Pemkab Banjar tentunya mendukung penuh kegiatan Operasi Ketupat Intan yang dilaksanakan saban tahunnya.

“Seperti yang disampaikan Kapolres Banjar, kita harus menjaga kegiatan arus mudik dan balik ini agar berlajan lancar. Terlebih berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) perkiraan cuaca di wilayah kota berawan dan hujan,” katanya.

Dengan kondisi cuaca tersebut, papar Ikhwansyah, tentunya masyarakat, khususnya yang akan melakukan mudik harus berhati-hati dan tetap mentaati aturan dalam berlalu lintas.(zainuddin/link)

PJU Minim dan Drainase Tak Optimal, Siska Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga Landasan Ulin Barat

0

Link, Banjarbaru – Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Siska Monalisa berkomitmen perjuangkan aspirasi masyarakat terkait pemasangan penerangan jalan umum (PJU) dan pembangunan drainase di Kelurahan Landasan Ulin Barat.

Pernyataan tersebut diungkapkan Politisi Partai Golkar saat mendengar keluhan warga terkait minimnya penerangan jalan serta belum tersedianya drainase yang memadai di kawasan tersebut dalam kegiatan reses di wilayah Jalan Sukamaju, Kelurahan Landasan Ulin Barat pada Senin (9/3/2026) kemarin.

“Kami siap merealisasikan PJU dan saluran drainase yang selama ini diharapkan masyarakat,” ujarnya.

Siska juga menjelaskan, bahwa usulan tersebut sebenarnya telah disampaikan masyarakat pada beberapa waktu lalu. Namun realisasinya sempat tertunda karena keterbatasan anggaran yang dialihkan untuk kebutuhan lain.

Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru ini menegaskan, pihaknya akan mengupayakan pemasangan PJU dapat terealisasi melalui APBD Perubahan 2026 sebelum akhir tahun.

Bahkan dalam kegiatan reses tersebut, ia juga menyoroti terkait persoalan drainase di Gang Sejahtera, dekat SMP Negeri 10 Banjarbaru yang kerap menyebabkan banjir saat hujan turun.

“Masyarakat setempat telah menunjukkan dukungan penuh dengan menandatangani surat kesepakatan bersama sebagai bentuk komitmen percepatan pembangunan drainase,” ucapnya.

Karena itu, Siska berharap usulan tersebut dapat direalisasikan melalui APBD Perubahan maupun pada tahun anggaran berikutnya, meski pemerintah daerah saat ini tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.

“Harapannya, kebutuhan dasar masyarakat seperti penerangan jalan dan drainase tetap menjadi prioritas karena berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan warga,” tutupnya.(znd/link)

Pastikan Arus Mudik Lancar, Pemprov Kalsel Dukung Penuh Operasi Ketupat Intan 2026

0

Link, Banjarbaru – Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik pada IdulFitri 1447 H, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dukung penuh pelaksanaan Operasi “Ketupat Intan 2026”.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi “Ketupat Intan 2026” yang dilaksanakan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Kamis (12/03/2026) sore.

“Kami mendukung penuh kegiatan Ketupat Intan 2026 ini. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perhubungan bersama instansi terkait akan terus bersinergi dengan kepolisian dan TNI untuk memastikan kelancaran arus mudik serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Syarifuddin usai apel.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting agar masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, tertib, dan lancar.

Sementara itu, Kapolda Kalsel Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan, bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Intan 2026 tersebut dalam rangka pengamanan dan pelayanan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polda Kalsel.

“Dalam Operasi Ketupat Intan 2026, Polda Kalsel menyiapkan pengamanan di 3.740 titik yang tersebar di berbagai wilayah di Kalimantan Selatan. Untuk mendukung pengamanan tersebut disiapkan 3 pos terpadu, 21 pos pengamanan, dan 14 pos pelayanan,” ujar Yudha.

Menurutnya, dalam operasi ini Polda Kalsel melibatkan 2.189 personel, yang terdiri dari 1.166 personel Polri, 247 personel TNI, serta 1.023 personel dari berbagai instansi terkait.

“Pengamanan difokuskan pada jalur-jalur mudik, tempat ibadah, serta kawasan wisata yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama masa Lebaran,” tambahnya.

Selain itu, Kapolda Yudha juga memberi perhatian khusus dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan lainnya, termasuk aksi balap liar.

“Kami menghimbau masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan serta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan,” tutupnya. (tri)

Anggota Dewan Banjarbaru, Nurkhalis Akan Perjuangkan Pelabaran Al Jafri Kelurahan Kemuning

0

Link, Banjarbaru – Kondisi Jalan Al Jafri di Kelurahan Kemuning dinilai tidak mampu menampung arus kendaraan secara optimal, warga sampaikan keluhan ke Anggota DPRD Kota Banajarbaru, Nurkhalis Anshari saat melakukan reses pada Rabu (11/3/2026).

Menindaklanjuti keluhan tersebut, anggota DPRD Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari mengatakan akan memperjuangkan pelebaran Jalan Al Jafri yang dikeluhkan masyarakat, karena dinilai kondisi jalan yang sempit dan tidak lagi memadai.

“Jalan Al Jafri merupakan jalur penghubung utama di kawasan tersebut. Namun, kondisi jalan saat ini dinilai tidak mampu menampung arus kendaraan secara optimal, terutama saat terjadi perlintasan dua arah,” katanya.

Atas dasar tersebut, lanjut Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini lebih jauh, warga sangat berharap ada pelebaran jalan yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari. “Jika dua mobil melintas berpapasan, salah satu ban kendaraan harus turun ke tanah,” ujarnya

Tak hanya kondisi jalan, Nurkhalis juga menilai, sistem drainase di kawasan tersebut masih belum tertata dengan baik. Beberapa titik bahkan belum memiliki saluran air, sementara yang sudah ada mengalami penyumbatan sehingga aliran air tidak berjalan lancar.

“Warga juga mengeluhkan sistem drainase yang belum tertata baik, beberapa titik saluran air belum terbentuk, dan drainase mengalami penyumbatan sehingga aliran air tidak lancar,” ucapnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga mengusulkan pemasangan paving block pada jalan lingkungan yang rata-rata memiliki lebar kurang dari tiga meter dan belum layak dilalui kendaraan besar. “Masih ada beberapa titik jalan lingkungan yang belum dipaving. Warga melalui ketua RT berharap bisa masuk dalam prioritas pembangunan sehingga akses masyarakat semakin terbuka,” ungkapnya.

Ia menambahkan, persoalan drainase menjadi salah satu aspirasi yang paling sering disampaikan warga dalam berbagai titik reses. Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya mencarikan solusi agar permasalahan tersebut dapat ditangani secara bertahap.

“Hasil reses ini akan dipilah mana yang menjadi prioritas yang sangat dibutuhkan masyarakat, sehingga permasalahan di tingkat RT dan RW dapat bertahap diselesaikan sesuai harapan warga,” tutupnya.(znd/link)

Serap Aspirasi Masyarakat, Dicky Eka Putra Prioritaskan Usulan Infrastruktur dan Fasum

0

Link, Banjarbaru – Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru, Dicky Eka Putra serap berbagai aspirasi masyarkat dalam kegiatan reses di Kelurahan Landasan Ulin Tengah. Rabu (11/3/2026).

Pada kesempatan tersebut, berbagai usulan warga mencuat, mulai dari kebutuhan perbaikan infrastruktur hingga peningkatan fasilitas umum (fasum) di lingkungan permukiman.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Banajarbaru ini mengungkapkan, salah satu aspirasi utama warga adalah pembangunan jembatan masuk ke kawasan komplek yang dinilai penting untuk mendukung aksesibilitas masyarakat.

Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan fasilitas umum, termasuk peninggian tanah serta pembangunan panggung di area fasum agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat.

“Yang pertama terkait jembatan masuk ke komplek. Kemudian masalah fasum, warga meminta tanahnya ditinggikan dan dibuatkan panggung supaya bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Sejumlah aspirasi yang bersifat mendesak, lanjut Dicky, akan memungkinkan untuk direalisasikan secara cepat dan ditindaklanjuti. “Kalau permintaan yang sifatnya langsung dari warga dan bisa direalisasikan, sudah kita bantu. Misalnya alat pemotong rumput dan penyemprot untuk perawatan alkah,” jelasnya.

Sementara itu, untuk usulan yang berkaitan dengan program pemerintah daerah, Dicky menyebut akan ditindaklanjuti melalui mekanisme pengajuan proposal kepada Pemerintah Kota Banjarbaru, khususnya melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim).

“Kalau usulan yang berkaitan dengan Pemko, kita minta warga membuat proposal dulu. Nanti kita ajukan ke pemerintah kota melalui dinas terkait,” katanya.

Selain itu, warga juga menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan lingkungan yang masih rusak di sejumlah titik. Dicky menilai, permasalahan tersebut terjadi karena sebagian jalan belum mendapatkan perbaikan lanjutan dari pihak pengembang.

“Penanganan jalan perlu mempertimbangkan kondisi wilayah yang rawan banjir. Kalau diaspal mungkin kurang efektif karena daerah ini rawan banjir. Mungkin lebih cocok menggunakan paving agar lebih tahan,” ungkapnya.

Dicky menegaskan, seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam kegiatan reses akan menjadi bahan perjuangan di DPRD untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. “Reses ini menjadi momen penting bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan tentu akan kami perjuangkan agar bisa direalisasikan,” pungkasnya.(znd/link)

Penyegaran Birokrasi, Gubernur Lakukan Rotasi 6 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama 

0

Link, Banjarmasin – Sebanyak 6 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel, dilantik Gubernur Kalsel, H. Muhidin. Ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja pemerintahan daerah.

Pelantikan yang berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila pada Rabu (11/3/2026) tersebut berlangsung dalam suasana bulan suci Ramadan.

Prosesi pelantikan pun terlihat berbeda dari biasanya, di mana sebagian pejabat yang dilantik mengenakan gamis yang dipadukan dengan jas hitam, menciptakan nuansa formal sekaligus religius yang khas di bulan Ramadan.

Pelantikan tersebut mencakup promosi jabatan dari eselon II/b ke eselon II/a, serta rotasi sejumlah pejabat eselon II/a ke posisi baru sebagai bagian dari penyegaran organisasi pemerintahan.

Dalam prosesi tersebut dibacakan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.3.3-228 Tahun 2026 tertanggal 23 Februari 2026 tentang pengangkatan Dewi Pujiarti, SE., MM. sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalsel.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama juga dibacakan Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 800.1.3.3/02-04/BKD/2026 tertanggal 9 Maret 2026 tentang pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lainnya di lingkungan Pemprov Kalsel.

Berdasarkan keputusan tersebut, sejumlah pejabat mengalami rotasi jabatan, di antaranya :

Dr. Ir. Hj. Galuh Tantri Narindra, ST., MT. yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel dipercaya menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel.

H. Abdul Rahim, S.Sos., M.Pd. dari jabatan Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel kini menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel.

Dr. Ir. Miftahul Chair, ST., MT. yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kalsel diangkat menjadi Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel.

Dr. Rahmaddin MY, A.KS., M.Si. yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Kalsel kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalsel.

Rusma Khazairin, SKM., MM. yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Kalsel dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kalsel.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel H. Muhidin menegaskan bahwa penataan jabatan di lingkungan Pemprov Kalimantan Selatan merupakan bagian dari strategi penyegaran birokrasi agar roda pemerintahan dapat berjalan lebih optimal.

Menurutnya, penempatan pejabat dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, serta kebutuhan organisasi sehingga setiap pejabat dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal.

Selain itu, Gubernur H. Muhidin menyampaikan bahwa penataan jabatan ini dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi serta kapasitas dan kompetensi masing-masing pejabat.

“Rotasi ini untuk penyegaran sekaligus menempatkan pejabat sesuai kemampuan dan pengalaman yang dimiliki, sehingga dapat memberikan kontribusi maksimal bagi pemerintahan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin juga menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik akan menjalani evaluasi kinerja secara berkala setiap enam bulan.

Gubernur Kalsel menyebutkan, pejabat yang menunjukkan kinerja baik akan dipertahankan bahkan berpeluang mendapatkan pengembangan karier. Sebaliknya, pejabat yang dinilai kurang optimal akan dievaluasi dan dapat dipindahkan ke posisi yang lebih sesuai.

“Evaluasi tetap kita lakukan. Kalau kinerjanya baik tentu kita pertahankan, kalau tidak sesuai maka akan kita evaluasi kembali,” tegasnya.

Namun demikian, hingga saat ini masih terdapat beberapa posisi yang belum terisi secara definitif, salah satunya yakni Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalsel.

Menurut Gubernur H. Muhidin, kekosongan jabatan tersebut terjadi karena belum ada pejabat yang memenuhi persyaratan kepangkatan untuk menduduki posisi tersebut.

“Untuk jabatan Kepala Dinas ESDM sementara ini masih kosong, karena belum ada pejabat yang memenuhi syarat kepangkatan untuk mendudukinya,” tutupnya.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kalse, H. Supian HK beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalsel atau yang mewakili. Hadir pula Sekretaris Daerah Kalsel, Sekretaris Daerah Kalsel, M. Syarifuddin, para Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, para Staf Ahli Gubernur, para Asisten Sekretariat Daerah, serta seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel. (tri)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Workshop

Menekan Angka Kematian Neotal, RSD Idaman Gelar Workshop Resusitasi Neonatus 

0
Link, Banjarbaru - Melalui Lembaga Diklat, Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Resusitasi Neonatus. Kegiatan yang berlangsung di Aula Besar...
El Nino

Kementan Perkuat Mitigasi Hadapi Potensi El Nino Mulai April

0
Link, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan kesiapan menghadapi potensi El Nino ekstrem yang diperkirakan mulai berdampak pada April . Berbekal pengalaman menghadapi El...
Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Cepat di Sulut dan Malut

0
Link, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons kejadian yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, khususnya di Kota Bitung, Kota...