Beranda blog Halaman 452

Gubernur: Reforma Agraria Bukan Sekadar Kebijakan

0

Link, Banjarbaru – Rapat Integrasi Penataan Aset dan Penataan Akses Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2024, dibuka secara resmi oleh Plh. Gubernur Kalsel, Roy Rizali Anwar selaku Ketua Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Kalsel melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Hj. Husnul Hatimah, di Grand Qin Hotel Banjarbaru pada Senin (11/11) siang.

Kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahun ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh 70 peserta dari berbagai instansi terkait, termasuk Kanwil BPN Provinsi Kalsel, perangkat daerah yang menjadi Gugus Tugas Reforma Agraria, serta Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Kalsel.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat dihasilkan kesepakatan bersama untuk mempercepat dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan reforma agraria, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian.

Gubernur Kalsel melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Hj. Husnul Hatimah menegaskan bahwa, reforma agraria merupakan salah satu program strategis nasional yang harus dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan komprehensif. Program ini harus melibatkan sinergi berbagai kementerian/lembaga serta pemerintahan daerah guna mencapai tujuannya yang mulia.

“Reforma agraria bukan sekadar kebijakan, tetapi upaya nyata untuk mengurangi ketimpangan dalam penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah. Dengan pelaksanaan yang serius, kita berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memberikan keadilan sosial, dan memperkuat fondasi ekonomi di daerah,” ungkap Hj. Husnul Hatimah saat menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Kalsel.

Lebih lanjut, Hj. Husnul menegaskan bahwa aspek terpenting dalam reforma agraria adalah pemberdayaan masyarakat. Proses penataan aset dan penataan akses tidak hanya bertujuan memberikan hak atas tanah semata, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat dapat mengoptimalkan penggunaan lahan tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

“Penataan aset dan akses harus diarahkan untuk menguatkan hak rakyat atas tanah, sebagaimana diamanatkan oleh Pancasila dan Pasal 33 Ayat 3 Undang-Undang Dasar 1945,” tambahnya dengan penuh penekanan.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalsel, Abdul Aziz menekankan pentingnya tidak hanya melegalisasi tanah, namun juga memberikan akses dan pemberdayaan bagi masyarakat.

“Tanah yang sudah dilegalisasi harus diikuti dengan langkah-langkah konkret dan akses terhadap tanah harus dijamin agar masyarakat dapat memanfaatkannya secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan.” Tutur Aziz.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kanwil BPN Kalsel mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencari solusi atas permasalahan pertanahan yang terjadi di Kalimantan Selatan.

“Mari kita gunakan forum ini untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada dan mencari solusi yang tepat,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Biro Perekonomian Setda Kalsel, Kepala Bidang di lingkungan Kanwil BPN Kalsel, Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan se-Kalsel dan anggota Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Kalsel serta tamu undangan lainnya. (tri)

Dukung Pembangunan Kodam, Pemprov Kalsel Siapkan 10 Hektare Lahan 

0

Link, Banjarbaru- Audiensi Tim Pengkaji Mabesad dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentang rencana peningkatan Korem 101/Antasari menjadi Kodam, disambut Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, di Kantor Gubernur Kalsel Banjarbaru, pada Senin (11/11) siang.

Kegiatan itu turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK; Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik, Adi Santoso; Waasrena Kasad Bid. Jemen dan RB, Kolonel Inf Eko Hariyanto dan jajaran lainnya.

“Terkait kajian pembangunan mengenai peningkatan status Komando Resor Militer (Korem) menjadi Komando Daerah Militer (Kodam) di Kalimantan Selatan. Prinsip pemerintah provinsi bahwa kita telah mengalokasikan tanah seluas 10 hektare,” ucap Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar saat rapat di kantor Gubernur Kalsel pada Senin (11/11/2024).

Roy Rizali Anwar mengaku bahwa pihaknya telah menerima usulan dari Korem 101/Ant itu mengenai pembangunan gedung tersebut. Nanti, menurutnya secara teknis dapat diteruskan pada rapat selanjutnya.

Di tahun 2025 mendatang, Roy Rizali Anwar menjelaskan telah menganggarkan dana untuk pembangunan daerah. Untuk menindaklanjuti itu, sembari menunggu penunjukkan jabatan di PUPR Kalsel dari BKN dan Kemendagri.

“Tahun ini dengan waktu yang tersedia singkat, proses lelang itu biasanya sekitar minimal 2 bulan. Perencanaan pembangunan dan riset itu tahun 2025 nanti, alokasi dana akan kita dorong,” terangnya.

Roy Rizali Anwar juga menjelaskan konsep pembangunan daerah yaitu gotong royong, tentu dianggarkan melalui pembiayaan dana Pemprov Kalsel kemudian iuran 13 Kabupaten/Kota. Kini telah proses pembangunan gedung Kejati, DPRD dan sebagainya.

Sementara itu, Waasrena Kasad Bid. Jemen dan RB, Kolonel Inf Eko Hariyanto menyampaikan bahwa kebijakan sekarang berbeda pada sebelumnya. Konsep pertahanan yang serius kini didorong pada pulau-pulau besar seperti Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

“Atas dasar itu beliau (Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto) menginginkan 50 besar yang berada di pulau itu akan dibangun,” tegasnya.

Kolonel Inf Eko Hariyanto menyebut di sana ada kekuatan besar yang mampu menggerakkan ketahanan daerah. Dari 50 besar itu nanti akan ada satuan TNI yang berkantor.

Dengan modal itu, Kolonel Inf Eko Hariyanto menerangkan bahwa mampu melindungi dan mengamankan pulau tersebut dari serangan. Dari masing-masing provinsi, pihaknya ingin meningkatkan status Korem menjadi Kodam.

“Kami juga berterimakasih atas diterimanya audiensi pada hari ini. Dan Pemprov Kalsel telah mendukung hal tersebut, sehingga menguatkan TNI AD di Banua,” pungkasnya. (tri)

Gelar Coffee Morning, Pemprov Kalsel Dukung Program Asta Cita 

0

Link, Banjarbaru – Diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin memimpin pertemuan/coffee morning jajaran Pemerintah Provinsi Kalsel pada Senin (11/11/2024) di ruang rapat H Aberani Sulaiman, Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru.

Coffee Morning ini diikuti staf ahli, asisten, dan para kepala dinas/biro, direktur rumah sakit, dan para pejabat yang mewakili ini membahas realisasi penyerapan dana APBN/APBD hingga triwulan III tahun anggaran 2024 dan langkah-langkah strategis kedepannya.

Poin penting yang disampaikan pada kesempatan itu, sesuai arahan Gubernur Paman Birin, Roy mengingatkan jajarannya agar melakukan pemangkasan anggaran 30 persen terhadap kegiatan yang kurang tepat, lalu diarahkan kepada hal-hal yang lebih menyentuh kepentingan masyarakat.

Hal ini juga ujar Roy, dalam upaya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Dicontohkan, pemangkasan anggaran untuk perjalanan dinas yang kurang tepat atau mengundang narasumber luar daerah, karena tidak terjadi perputaran uang di daerah dan kurang berdampak pada masyarakat.

“Laksanakan efisiensi anggaran dan tepat sasaran, berdampak langsung terhadap masyarakat,” pesan Roy.

“Untuk pemangkasan 30 persen tolong disampaikan, alasannya apa jika tidak bisa,” ujarnya lagi.

Masih arahan Gubernur Paman Birin, Roy mengajak jajarannya untuk mendukung visi misi Presiden, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming melalui 8 misi (Asta Cita), diantaranya misi mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Kemudian, misi meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur. Dan melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Visi lain adalah memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Arahan lain, terkait upaya mendatangkan investor dinilai efektif untuk pertumbuhan perekonomian daerah. Kemudian, potensi energi terbarukan yang perlu dipetakan, sektor pertanian dari hilir ke hulu, wisata Geopark Meratus, wisata religi, dan sebagainya.

Terkait efisiensi dan efektivitas, diingatkan agar tidak perlu membeli mobil dinas baru jika masih bisa dengan cara lain seperti sewa dan sebagainya. Termasuk penggunaan mobil listrik untuk mengurangi pengeluaran anggaran untuk kebutuhan BBM.

“Harus ada yang mengontrol dan melaporkan,” ujarnya.

Di awal rapat, juga sesuai arahan gubernur, Roy meminta dilakukan koordinasi dengan inspektorat jika ada hal-hal yang meragukan, sehingga tidak bermasalah dengan aturan.

Potensi sumber pendapatan lain, diminta agar dimaksimalkan dengan menghitung secara tepat, termasuk bagi UPTD dan BLUD yang perlu dilakukan evakuasi, dan jika tidak menguntungkan, bisa digabungkan dengan yang lain.

Dalam hal peningkatan pendapatan, dicontohkan seperti pemenuhan kebutuhan air bersih komplek perkantoran, dipasok UPTD Banjarbakula.

Kemudian hal lain yang dianggap penting, membuat penghargaan untuk SKPD agar memberikan penghargaan penggunaan hemat energi, dan sebagainya.

Sementara itu, pada penjelasan realisasi pendapatan daerah disampaikan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalsel, Subhan Nor Yaumil.

Dilanjutkan paparan Kepala Bappeda, Ariadi Noor tentang realisasi fisik dan keuangan hingga Oktober 2024 dan perkembangan pembangunan di Kalsel disampaikan oleh biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Gusti Rahmat serta pada Coffee Morning tersebut moderator dipimpin Kepala Biro Organisasi Galuh Tantri Narindra sekaligus membacakan kesimpulan. (tri)

KPU Agendakan Debat Pilkada Kabupaten Banjar

0

Link, Martapura – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjar akan mempertemukan dua Pasangan Calon (Paslon) bupati – wakil bupati dalam debat Paslon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Banjar.

Debat pertama yang mempertemukan Paslon Bupati – Wakil Bupati Kabupaten Banjar Nomor Urut 01 H Saidi Mansyur – Habib Idrus Al Habsyie dengan Paslon Nomor Urut 02 H Syaifullah Tamliha – Habib Ahmad Bahasyim dilaksanakan KPU Kabupaten Banjar di Ballroom Novotel Banjarmasin, Kota Banjarbaru pada 12 November sekitar pukul 20.00 Wita. Sedangkan agenda debat kedua digelar pada 22 November 2024 mendatang.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kabupaten Banjar Rusmilawti mengatakan, untuk persiapan debat Paslon panelis sudah melaksanakan rapat untuk menyusun pertanyaan yang akan diajukan kepada kedua Paslon Bupati – Wakil Bupati Kabupaten Banjar.

“Tema besar debat perdana nanti yakni Menyetarakan Kabupaten Banjar Menuju Harmonisasi Pembangunan Nasional untuk Kesejahteraan Masyarakat Dalam Semangat NKRI,” ujarnya pada Senin (11/11/2024).

Sedangkan untuk tema kecil dalam sesi pertanyaan, lanjut Rusmilawati, tema pertama meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kedua menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota, provinsi, dan nasional. Dan tema ketiga tentang memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan kebangsaan.

“Untuk tema kecil debat kedua yang dilaksanakan pada 22 November nanti yakni tema memajukan daerah, kedua meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan tema ketiga menyelesaikan persoalan daerah,” jelasnya.

Rusmilawati mengungkapkan, sejumlah pertanyaan yang sudah disiapkan dan disusun para panelis mengacu pada tiga sub tema yang sudah ditentukan sebelumnya oleh KPU Kabupaten Banjar.

“Tim Panelis yang meneruskan pertanyaan ini berasal dari unsur akademisi, tokoh masyarakat dan profesional. Dan pertanyaan-pertanyaan itu akan diajukan dalam segmen kedua hingga kelima dalam debat,” katanya.

Saat pertanyaan diajukan, papar Rusmilawati, masing-masing Paslon, baik calon bupati maupun wakil bupati dipersilakan untuk menjawab.

“Tidak ada pengkhususan. Selama masih ada waktu, setiap peserta debat dipersilakan untuk menambahkan jawaban atau penjelasannya,” tutupnya.(zainuddin/BBAM)

PUPR Kalsel Raih Juara Dua Dalam Penerapan TTE

0
pupr kalsel berhasil terapkan tte

Link, Banjarmasin- Keberhasilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam menerapkan Tanda Tangan Elektronik (TTE) dalam pelaksanaan birokrasi, mendapatkan penghargaan juara dua dari Diskominfo Kalsel.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Diskominfo Kalsel, Muhammad Muslim diwakili Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi, Sucilianita Akbar kepada Plh Kadis PUPR Kalsel, Andri Fadli melalui Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, Arinda Kartika Sari saat menghadiri kegiatan Pembukaan Rapat Evaluasi Penerapan TTE serta Rapat Koordinasi Indeks KAMI SKPD Provinsi dan Diskominfo Kabupaten/Kota di Banjarmasin, Senin (11/11/2024).

“Alhamdulillah Dinas PUPR Kalsel telah berhasil menerapkan 1451 berkas TTE, yang menunjukkan komitmen mereka terhadap sistem digital,” kata Arinda Kartika Sari mewakili Plh Kadis PUPR Kalsel.

Menurutnya, TTE sendiri memiliki sejumlah keunggulan di antaranya tidak dapat dipalsukan, dapat dilacak dimana dilakukan dan dapat dipastikan keasliannya, dapat tanda tangan dimana saja sehingga tugas luar tidak terhambat.

“TTE ini dapat menghindari penyalahgunaan tanda tangan dibandingkan dengan tanda tangan basah, kemudian TTE ini juga dapat dilacak dimana dilakukannya, serta data dari TTE dipastikan aman bahkan hingga seumur hidup,” ujarnya.

Ia berharap penghargaan ini bisa menjadi motivasi untuk terus meningkatkan penerapan TTE ini di setiap bidang yang ada di lingkup PUPR Kalsel sebagai salah satu bentuk upaya kita dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Untuk diketahui, SKPD lainnya yang meraih juara di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Dinas PUPR, dan BPSDMD Kalsel. Sedangkan untuk UPTD yakni Tahura Sultan Adam, KPH Tanah Laut, Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan. (tri)

Juara Umum Diraih Pemprov Dalam Ajang TKK Indonesia 2024

0
kalsel raih juara umum di tkk indonesia 2024

Link, Banjarbaru- Kabupaten Barito Kuala yang mewakili Pemerintah Provinsi di ajang Kompetensi Kerja Konstruksi (TKK) Indonesia 2024, pada 6-8 November 2024 di Jakarta berhasil meraih juara umum.

Kalsel pada kompetensi Tenaga Kerja ini berhasil memenangkan beberapa kategori, di antaranya juara 1 kategori Petugas KK/Supervisor K3, Pelaksana Lapangan Pekerjaan Gedung juara 3, Tukang Pasang Bata juara 3, Tukang Pasang Ubin juara 3, kemudian Juara 2 kategori Operator Alat Berat (Excavator), Juara 2 kategori Juru Ukur (Surveyor), dan Juara 3 Kategori Membangun Rumah Mini.

Plh Kadis PUPR Kalsel, Andri Fadli, dan Kabid Bina Konstruksi, Mustajab, mengungkapkan apresiasi terhadap Kabupaten Barito Kuala yang telah mengirimkan para tenaga terampil mereka untuk mewakili Kalsel dalam kompetisi ini.

“Keberhasilan ini merupakan buah dari sinergitas dan kolaborasi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/kota, terima kasih kepada Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin dan juga terima kasih atas pembinaan dan fasilitasi Tim Lomba Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) dari Provinsi Kalsel. Sehingga dapat menjadi motivasi yang besar bagi semua stakeholder untuk terus meningkatkan pelatihan dan pembinaan jasa konstruksi,” kata Mustajab di Banjarbaru, Senin (11/11/2024).

Menurutnya, kompetisi TKK Konstruksi merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan setiap tahun oleh Kementerian PUPR.

“Kalsel mampu mengukir sejarah sebagai juara umum, membawa pulang penghargaan yang menjadi sumber inspirasi dan semangat untuk terus berkembang,“ ungkapnya.

Oleh karena itu, prestasi ini juga memberikan sinyal positif bagi pengembangan jasa konstruksi di daerah, serta menjadi pendorong untuk terus meningkatkan standar kualitas.

Prestasi yang diraih dalam kategori-kategori seperti rumah mini, juru ukur, operator, serta kategori lainnya, menunjukkan komitmen Kalsel dalam membina tenaga kerja yang handal dan kompeten.

“Hal ini juga menjadi modal berharga bagi PUPR dalam menjalankan tugasnya, serta memotivasi untuk terus meningkatkan pengawasan dan peningkatan kinerja bidang bina konstruksi,” jelasnya.

Apalagi PUPR Kalsel mempunyai mobile training unit yang sangat membantu dalam memfasilitasi pembinaan tenaga kerja konstruksi di setiap kabupaten dan kota.

“Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan pemerintah setempat dapat lebih optimal dalam meningkatkan keterampilan para tukang konstruksi, memastikan mereka siap bersaing dalam industri yang semakin kompetitif,” ucapnya.

Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat antara berbagai pihak terkait, diharapkan Kalsel akan terus melangkah maju dalam memajukan industri konstruksi.

“Prestasi-prestasi gemilang ini bukan hanya sekadar penghargaan, namun juga cermin dari upaya keras dan kolaborasi yang dilakukan untuk mencapai standar keunggulan. Semoga prestasi selanjutnya dapat terus diraih, menjadikan Kalsel sebagai teladan dalam pengembangan tenaga kerja konstruksi yang unggul,” pungkasnya. (tri)

Hasil Gelang Anting 2024 Diekspos DKUMPP Kabupaten Banjar 

0

Link, Martapura – Hasil Gerakan Tera Ulang Antisipasi Stunting (Gelang Anting) tahun anggaran 2024, disosialisasikan dan diekspos oleh Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Unit Metrologi Legal Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP), Senin (11/11/2024) pagi.

Kegiatan yang bertujuan memberikan informasi dan membangun kesadaran tentang pentingnya alat ukur dan alat timbang dalam pengukuran status gizi tersebut dibuka Kepala DKUMPP I Gusti Made Suryawati, menghadirkan narasumber Kadinkes Yasna Khairina dan Titik Hidayati.

Kepala DKUMPP Banjar I Gusti Made Suryawati menerangkan program Gelang Anting merupakan inovasi DKUMPP dengan melakukan pemeriksaan dan pengujian alat ukur dan timbang yang digunakan di fasilitas kesehatan masyarakat dan posyandu di Kabupaten Banjar. Bertujuan memastikan tidak ada kesalahan penunjukan yang akan berimbas terhadap kesalahan penentuan status gizi bayi/anak.

Pihaknya lanjut Made telah melakukan tera ulang di 25 puskesmas dan posyandu di Kabupaten Banjar. Dari 1.193 alat ukur yang ditera, 779 diantaranya akurat dan 414 alat tidak akurat.

“Tim kami sudah melakukan perbaikan terhadap timbangan dan alat ukur tinggi badan sehingga semua alat ukur telah dipastikan akurat,” terangnya.

Dirinya berharap melalui inovasi gelang anting ini tidak ada lagi kesalahan penentuan status gizi dikarenakan kesalahan timbangan dan dapat membantu penurunan angka stunting di Kabupaten Banjar.

Sementara itu Kadinkes Banjar Yasna Khairina mengapresiasi terhadap program yang dijalankan dan berharap sinergitas yang terjalin akan semakin kuat sehingga dapat bersama sama menurunkan angka stunting di daerah.

“Saya berharap alat ukur tera ulang bisa bertambah jumlahnya, di Kabupaten Banjar terdapat hampir 600 posyandu. Semoga alat yang ditera ulang itemnya akan meningkat tiap tahunnya sehingga setiap puskesmas atau posyandu yang memiliki antropometri bisa ditera,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut I Made Suryawati juga menyerahkan piagam penghargaan dari DKUMPP kepada 25 puskesmas di Kabupaten Banjar atas dukungan, partisipasi dan bantuan dalam mensukseskan standarisasi alat ukur tinggi badan dan timbangan kepada perwakilan penerima. (wahyu)

Bikenerja Terbaik PNS dan PTT Sekretariat Diberi Penghargaan

0

Link, Martapura – Sekda Banjar HM Hilman menjadi pembina apel kerja lingkup Sekretariat Daerah di Halaman Kantor Bupati Banjar Martapura, Senin (11/11/2024) pagi.

Apel kerja ini dalam rangka penyerahan penghargaan kepada Bagian, PNS dan PTT Berkinerja Baik untuk Triwulan II dan III Tahun 2024 lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Banjar.

Sekda Banjar HM Hilman menjelaskan penghargaan yang diberikan terdiri dari 3 kategori yaitu Bagian Berkinerja Baik dengan kriteria penilaian Capaian Kinerja Terbaik pada triwulan II April sampai Juni dan Triwulan III Juli sampai September 2024.

“Kasubbag, Staf dan PTT Berkinerja Baik dengan kriteria penilaian Capaian Kinerja dan kedisiplinan dimulai dari triwulan III Juli sampai dengan September 2024,” jelasnya.

Hilman berharap pemberian penghargaan ini menjadi motivasi untuk seluruh ASN di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Banjar untuk bekerja melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

“Berpedoman pada core values ASN BerAKHLAK yaitu berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif,” harapnya.

Hilman juga mengajak kepada peserta apel untuk menerapkan perilaku disiplin waktu, disiplin menyelesaikan tugas, disiplin administrasi dan disiplin pengelolaan keuangan karena dengan modal disiplin akan mampu mempertanggung jawabkan amanah sebagai ASN dan mencapai keberhasilan dalam penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kinerja (PK) perubahan TA 2024 oleh para asisten dengan Sekda Banjar.

Daftar penghargaan sebagai berikut :

Bagian berkinerja terbaik triwulan II

  1. Bagian pengadaan barang dan jasa.
  2. Perencanaan dan keuangan.
  3. Bagian pemerintahan

Triwulan III :

  1. Bagian pengadaan barang dan jasa.
  2. Bagian kesejahteraan rakyat.
  3. Bagian pemerintahan.

Kasub Bagian berkinerja terbaik triwulan II Meldawati.

Triwulan III Taufikkurrahman.

PTT berkinerja terbaik triwulan II Abdurrahim.

Triwulan III Ahmad Rasyid. (wahyu)

Bupati Banjar Kalah, Predikat Kinerja Pegawai M Hilman “Sangat Kurang” Dicabut

0

Link, martapura – Bergulir sejak 27 Maret 2024 lalu, gugatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar Mokhamad Hilman terhadap Bupati Kabupaten Banjar H Saidi Mansyur yang memberikan perlakuan tidak adil dengan memberikan penilaian kinerja Sangat Kurang periode 2023, tuntas. Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin memutuskan kemenangan untuk M Hilman

Setelah beberapa kali digelar sidang gugatan pasca Mokhamad Hilman mendaftarkan gugatan dengan Nomor Perkara 21/G/2024/PTUN.BJM yang terdaftar pada 27 Maret 2024 di Sistem Penelusuran Perkara (SIPP) PTUN Banjarmasin. Akhirnya pada sidang putusan yang digelar pada Senin (11/11/2024) hari ini Hakim PTUN Banjarmasin mengabulkan gugatan Mokhamad Hilman.

Berdasarkan petikan amar putusan hakim PTUN Banjarmasin dengan nomor perkara 34/G/TF/2024/PTUN.BJM.

Amar putusan MENGADILI Eksepsi: Menyatakan eksepsi Tergugat tidak diterima seluruhnya: Pokok Perkara:

1. Mengabulkan Gugatan Penggugat seluruhnya;

2. Menyatakan batal atau tidak Sah Tindakan Pemerintahan oleh Tergugat yang memberikan penilaian Predikat Kinerja Pegawai “Sangat Kurang” di Dokumen Evaluasi Kinerja Pegawai Periode Tahunan Pemerintah Kab. Banjar Periode Penilaian 1 Januari SD 31 Desember 2023 atas nama Dr. Ir. H. MOKHAMAD HILMAN, S.T.,M.T., di aplikasi E-Kinerja pada tanggal 7 Februari 2024;

3. Mewajibkan Tergugat untuk menghapus penilaian Dokumen Evaluasi Kinerja Pegawai Periode Tahunan Pemerintah Kab. Banjar Periode Penilaian 1 Januari SD 31 Desember 2023 atas nama Dr. Ir. H. MOKHAMAD HILMAN, S.T.,M.T., di aplikasi E-Kinerja pada tanggal 7 Februari 2024;

4. Mewajibkan Tergugat untuk kembali melakukan Penilaian Kinerja Pegawai sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku;

5. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam sengketa ini.

Perlu diketahui sebelumnya, gugatan dilayangkan Mokhamad Hilman yang menjabat sebagai Sekda sejak 2 Agustus 2019 lalu tersebut, diduga akibat diperlakukan tidak adil oleh Bupati Kabupaten Banjar yang memberikan penilaian kinerja Sangat Kurang periode 2023 kepada dirinya, dan bersifat sudah final, sehingga dibawa ke ranah hukum.

“Evaluasi kinerja dilakukan terhadap Hasil Kerja dan Prilaku Kerja. Jadi ada 5 predikat penilaian kinerja. Yakni Sangat Baik, Baik, Butuh Perbaikan, Kurang, dan Sangat Kurang. Artinya, kalau perkuliahan saya mendapatkan nilai ‘E’,” ujar Mokhamad Hilman pada 1 April 2024.

Dengan mendapatkan rapor ‘Merah’ tersebut, Hilman tentunya merasa sangat dirugikan, sebab akan berdampak terhadap karir kepegawaiannya sebagai PNS yang sudah dirintisnya selama 29 tahun.

“Penilaian yang dilakukan sangat subyektif tanpa mempertimbangkan kontribusi saya sebagai Sekda kepada kinerja organisasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar yang ditetapkan dengan kinerja ‘Baik’,” katanya.(zainuddin/BBAM)

Dok! Penyertaan Modal Perumda PBB Kabupaten Banjar Ditambah

0

Link,Martapura – DPRD Kabupaten Banjar setujui Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB) Kabupaten Banjar mendapatkan penyertaan modal sekitar Rp5 Miliar dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar.

Perihal tersebut disampaikan dalam gelaran rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi dan jawaban bupati atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penambahan Penyertaan Modal kepada Perumda PBB Kabupaten Banjar pada Senin (11/11/2024).

Hadir mewakili Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Banjar Akhmad Fydayeen. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar Ikhwansyah mengatakan, bahwa penyertaan modal untuk Perumda PBB sudah disesuaikan dengan kebutuhan, asas manfaat, ketersediaan anggaran yang dimiliki Pemkab Banjar, dan tentunya harus sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan.

“Keputusan dan penggunaan modal tentunya sudah sesuai dengan rencana bisnis Perumda agar pengguna dan pengelolaan modal dapat berjalan efesien. Tambahan penyertaan modal ini juga guna meningkatkan profesionalitas, kualitas manajemen, kinerja perusahaan, dan produk layanan kepada masyarakat, serta pertanggungjawaban keuangan yang transparan,” ujarnya.

Usai memimpin gelaran rapat paripurna, Ketua DPRD Kabupaten Banjar H Agus Maulana memastikan semua anggota dewan telah menyetujui agar Perumda PBB Kabupaten Banjar mendapatkan tambahan penyertaan modal.

“Kami berharap Perumda PBB Kabupaten Banjar dapat lebih meningkatkan dan memperbaiki baik dari sisi manajemen, dan kontribusinya dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Mengenai berapa target pendapatan untuk Perumda selanjutnya akan dibahas di komisi,” ucapnya.

Turut serta menambahkan, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kabupaten Banjar Rachmad Ferdiansyah menjelaskan, penambahan penyertaan modal berupa aset bangunan Pasar Astambul dengan nilai perolehan sebesar Rp1,1 Miliar lebih dan bangunan Pasar Thaibah dengan nilai perolehan sebesar Rp3,9 Miliar lebih, serta aset mobil operasional hilux tentunya juga berdasarkan hasil rekomendasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Kedua aset bangunan pasar itukan Sudan dikelola Perumda, jadi sudah seharusnya disertakan sebagai modal. Setelah disertakan sebagai modal, kalau ada terjadi kerusakan atau musibah kebakaran, serta peningkatan infrastruktur tentu dapat ditanggulangi dengan cepat karena sudah menjadi kewenangan Perumda. Kalau masih di Pemkab tentunya agak lambat,” beber Ferdiansyah.(zainuddin/BBAM)