Beranda blog Halaman 5

Rumah Warga di Desa Pekauman Dilalap Api, Pemkab Banjar Salurkan Bantuan

0
Rumah Warga
Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Said Idrus Al Habsyi menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para korban terdampak bencana kebakaran di lokasi kejadian dan disaksikan Plh Sekda Banjar Ikhwansyah, Kepala Pelaksana BPBD Wasis Nugraha, Kepala DPKP Agus Siswanto, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Erni Wahdini, Ketua Baznas Banjar Nuryadi, serta Kepala Desa Pekauman, Siti Aisyah pada Rabu (11/3/2026) siang .

Link, Martapura – Pada 10 Maret 2026 sore kemarin, sepuluh unit rumah warga RT03 di Desa Pekauman, Kecamatan Martapura Timur yang duhuni 10 Kepala Keluarga (KK) dengan total 38 jiwa hangus dilalap api.

Akibat bencana kebakaran tersebut warga yang terdampak terpaksa mengungsi sementara waktu di rumah kerabat terdekat.

Menindaklanjuti permasalahan tersebut dan sebagai bentuk kepedulian serta respons cepat pemerintah. Pada Rabu (11/3/2026) siang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui sejumlah instansi terkait langsung bergerak untuk menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah kebakaran.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Said Idrus Al Habsyi kepada para korban di lokasi kejadian dan disaksikan Plh Sekda Banjar Ikhwansyah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wasis Nugraha, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Agus Siswanto, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Erni Wahdini, Ketua Baznas Banjar Nuryadi, serta Kepala Desa (Kades/Pambakal) Pekauman, Siti Aisyah.

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis, baik bantuan logistik dan kebutuhan pokok. Said Idrus Al Habsyi memastikan pemerintah daerah saat ini tengah melakukan pendataan korban guna mendukung penanganan dan pemulihan bagi warga terdampak.

“Atas nama pemerintah daerah kami menyampaikan duka atas musibah ini, semoga para korban diberi ketabahan dan rumah yang terbakar dapat segera dibangun kembali. Alhamdulillah, dari Baznas ada bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 3 juta,” ujarnya.

Selain bantuan uang tunai Rp 3 juta untuk masing-masing rumah yang terbakar, Said Idrus memastikan Pemkab Banjar akan melakukan verifikasi terhadap tingkat kerusakan bangunan untuk menentukan besaran bantuan lanjutan sesuai kategori kerusakan rumah, yakni rusak berat sebesar Rp 30 juta, rusak sedang Rp 20 juta, dan rusak ringan Rp 10 juta.

“Tiga warga yang mengalami luka-luka serta satu orang yang tersengat aliran listrik telah mendapatkan penanganan medis,” katanya.

Ia juga mengimbau, agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah untuk beribadah pada malam hari selama Ramadan. “Jika meninggalkan rumah untuk tarawih atau salat malam, pastikan kompor dimatikan dan stop kontak dicabut. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ucapnya.

Atas respon cepat dari Pemkab Banjar dalam membantu warganya yang tertimpa musibah. Pambakal Desa Pekauman, Siti Aisyah menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Banjar. “Terima kasih banyak kepada Pemkab Banjar yang telah cepat memberikan bantuan. Ini sangat meringankan beban warga yang terkena musibah,” tuturnya.(znd/link)

Buka Puasa Bersama Awak Media, Bupati Harapkan Terjalinnya Komunikasi yang Baik

0
Bupati

Link, Martapura – Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur sebut kritik dan opini yang disampaikan pewarta jadi vitamin bagi pemerintah daerah dalam menyelenggarakan pembangunan.

Perihal tersebut disampaikan H Saidi Mansyur dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama awak media yang dimotori Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP), dan dihadiri Asisten Bupati, dan direktur sejumlah perusahaan daerah di Gedung Mahligai Sultan Adam Martapura pada Selasa (10/3/2026).

Didampingi Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Said Idrus Al Habsyie. Dalam sambutannya, Saidi Mansyur menyebut kegiatan buka puasa bersama tersebut tak sekadar menjadi wadah memupuk ukhuwah dan silaturahmi antara jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar dengan awak media, tapi juga sebagai penguat fondasi pembangunan.

“Karena berbagai kritik dan opini yang disampaikan para pewarta menjadi vitamin bagi pemerintah daerah dalam menyelenggarakan pembangunan. Melalui media massa berbagai informasi, termasuk pemerintahan di Pemkab Banjar dapat menyebar dengan cepat dan luas,” ujarnya.

Jika tidak terjalin komunikasi yang baik, lanjut Saidi Mansyur dihadapan puluhan wartawan yang bertugas melakukan peliputan di wilayah Kabupaten Banjar yang berhadir. Persamaan persepsi tidak terbentuk tanpa adanya semangat gotong-royong.

“Termasuk dari awak media, maka akan menjadi hambatan bagi pemerintah daerah dalam menyelenggarakan pembangunan. Hal ini tentunya selaras dengan slogan tambahan diusung di periode kedua kepemimpinan kami bersama Said Idrus Al Habsyie yang berasaskan gotong-royong dan berkeadilan,” imbuhnya.

Melalui kegiatan buka bersama ini, Saidi Mansyur berharap dapat terjalinnya komunikasi yang lebih baik lagi antara jajaran Pemkab Banjar dengan para awak media.

“Niat kami, mudah-mudahan selalu terjalin komunikasi yang baik, rekan-rekan media bisa sejalan dengan seluruh komponen di Pemkab Banjar,” harapnya.(zainuddin)

Mendagri Pastikan Stok Beras dan BBM Aman Jelang Idulfitri

0
Mendagri

Link, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengimbau masyarakat, untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying terhadap kebutuhan pokok seperti bahan bakar minyak (BBM) dan beras, di tengah isu kenaikan harga barang yang beredar menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Imbauan itu disampaikan Mendagri, terkait kekhawatiran publik terhadap potensi kelangkaan pasokan dan lonjakan harga pada momen hari besar keagamaan nasional tersebut.

Mendagri memastikan, stok kebutuhan pokok masyarakat dalam kondisi aman dan mencukupi.

Pemerintah mencatat stok beras nasional saat ini mencapai empat juta ton, sementara pasokan BBM juga tersedia dalam jumlah yang memadai untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat selama periode Ramadhan hingga Lebaran.

“Jadi masyarakat tak usah panic buying, karena justru akan mengganggu rantai pasok makanan. Pemerintah telah memiliki skema untuk mengatasi persoalan harga dan pasokan kebutuhan pokok,” kata Mendagri melalui keterangan resmi, usai memimpin rapat koordinasi bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia di Aula Wan Seri Beni, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (9/3/2026).

Lebih lanjut, mendagri juga meminta masyarakat tidak perlu terlalu khawatir terhadap angka pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2025 yang tercatat sebesar 4,7 persen.

“Tahun lalu tarif listrik disubsidi, tapi sekarang harganya kembali stabil. Sementara perhitungan ekonomi kita, masih menggunakan harga listrik subsidi,” ujar Mendagri.

Dalam rapat koordinasi tersebut, mendagri menginstruksikan seluruh gubernur, bupati, dan wali kota, khususnya di wilayah Kepri, untuk segera menggelar rapat internal guna memastikan kesiapan pasokan pangan dan energi di daerah masing-masing.

Menurutnya, langkah antisipatif itu penting untuk menjaga kelancaran rantai pasok agar tidak terjadi gangguan distribusi yang dapat merugikan konsumen.

“Kepala daerah segera rapat dan berkoordinasi bersama distributor serta pengusaha terkait kesiapan pasokan pangan,” ujarnya.

Selain ketersediaan barang, mendagri turut menekankan pentingnya aspek keamanan. Pihaknya meminta pemerintah daerah untuk melakukan pengamanan di lokasi-lokasi wisata serta mengatur arus mudik secara efektif. Koordinasi lintas sektor dinilai sangat diperlukan untuk mencegah insiden kerumunan massa yang tidak terkendali demi menjamin keselamatan publik.

“Rasa aman dan nyaman harus dihadirkan untuk masyarakat pada saat arus mudik maupun di lokasi-lokasi wisata,” katanya.

Sebagai langkah final, Mendagri menerbitkan instruksi tegas agar seluruh kepala daerah wajib berada di wilayah tugasnya masing-masing mulai 14 Maret hingga 28 Maret 2026.

Kehadiran fisik para pemimpin daerah dianggap krusial untuk memimpin langsung pengendalian situasi, mengawal stabilitas harga, dan menjamin kelancaran keamanan selama perayaan hari besar keagamaan nasional berlangsung.

Jalan Melati di Desa Labuan Tabu Rusak, Dinas PUPRP Sebut Masih Proses PBJ

0
Jalan melati

Link, Martapura – Kondisi ruas Jalan Melati di Desa Labuan Tabu, Kecamatan Martapura rusak kian parah pascaterdampak banjir di penghujung tahun dan awal 2026 lalu. Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar akui lama tak tersentuh perbaikan.

Kendati demikian, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga pada Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Jimmy memastikan, pada tahun ini kondisi ruas jalan melati di Desa Labuan Tabu tersebut akan dilakukan perbaikan, tak terkecuali dengan kondisi jalan rusak pascaterdampak banjir di wilayah lainnya.

“Khusus kondisi jalan di Desa Labuan Tabu, perbaikannya memang sudah kita program di tahun kemarin agar di tangani pada 2026 ini. Saat ini tengah berproses persiapan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ),” ujarnya pada Senin (9/3/2026).

Selain memastikan penanganan ruas jalan melati di Desa Labuan Tabu sudah masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan menjadi Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Jimmy memastikan proses tender atau lelang akan selesai di penghujung April 2026.

“Waktunya agak mepet karena sudah mendekati hari libur, kemungkinan proses pemilihan penyedia hingga berkontrak di akhir April. Mudah-mudahan prosesnya lancar,” harapnya.

Sedangkan untuk panjang penanganan, lanjut Jimmy, yakni dengan panjang 1,8 Kilometer.

“Memang dalam dua hari ini sempat ada video di media sosial (medsos) yang menyoroti kondisi jalan tersebut. Tapi bukannya kami diam dengan adanya informasi tersebut, tapi dalam pelaksanaannya tentu membutuhkan proses mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaannya,” katanya.

Mengakui penyebab kerusakan jalan yang cukup parah tersebut bukan semata-mata dikarenakan terdampak bencana banjir, namun juga disebabkan sudah lama tak tertangani atau tidak dilakukan rekonstruksi hingga pemeliharaan. Jimmy memastikan Dinas PUPRP akan melakukan perbaikan sementara sebelum proses tender selesai.

“Sebagai langkah awal kami, sebelum lebaran Idul Fitri kami akan melakukan pemeliharaan ruas jalan tersebut agar masyarakat yang melintas lebih aman dan nyaman. Sembari menunggu proses tender selesai untu melakukan penanganan secara maksimal,” tuturnya.

Dari pantauan pewarta di lapangan, saat ini Dinas PUPRP Kabupaten Banjar juga tengah melakukan perbaikan ruas jalan rusak di wilayah Kecamatan Martapura dengan metode asphalt patching atau tambal sulam, seperti di ruas Jalan Sekumpul Ujung, Kecamatan Martapura.(zainuddin)

Lantik 116 Pejabat Fungsional, Gubernur: Jabatan Fungsional Miliki Peran Semakin Penting

0

Link, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M Syarifuddin lantik 116 Pejabat Fungsional dan serahkan SK CPNS dan PNS lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) pada Senin (9/3) pagi, di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru.

Dalam sambutan tertulis yang disampaikan Sekdaprov Syarifuddin, Gubernur H Muhidin menyampaikan ucapan selamat dan menitipkan pesan agar para pejabat fungsional yang dilantik maupun CPNS dan PNS yang menerima SK untuk menerima dan menjalankan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya.

“Amanah yang saudara-saudara terima hari ini merupakan kepercayaan negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, sekaligus menjadi titik awal untuk terus meningkatkan dedikasi dan kualitas pengabdian kepada bangsa, negara, dan Masyarakat,” sampai Gubernur.

Lebih lanjut H Muhidin menyampaikan, bahwa melihat pengembangan karier ASN yang saat ini terus diarahkan agar semakin selaras dengan penerapan sistem merit, pengelolaan aparatur harus bertumpu pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, sehingga setiap jabatan diisi oleh sumber daya manusia, yang memang memiliki kapasitas dan integritas untuk menjalankannya.

“Dalam kerangka itulah, jabatan fungsional ASN, memiliki peran yang semakin penting. Jabatan ini menempatkan keahlian dan profesionalitas sebagai fondasi utama dalam pengembangan karier aparatur,” ujar H Muhidin.

Kehadiran ASN yang dilantik dan menerima SK dari berbagai perangkat daerah dan mewakili beragam bidang pada hari ini ujar Gubernur H Muhidin, mencerminkan penyelenggaraan daerah yang senantiasa memerlukan kontribusi dari beragam ilmu dan keahlian.

“Kondisi ini mencerminkan komitmen Pemprov Kalsel untuk terus memperkuat kapasitas sumber daya aparatur, sehingga birokrasi yang kita bangun semakin profesional, kompeten, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin baik kepada Masyarakat,” lanjut Gubernur H Muhidin.

Di akhir sambutannya, H Muhidin tak lupa kembali menitipkan pesan dan harapan, baik kepada para pejabat fungsional yang baru saja dilantik, maupun CPNS dan PNS lulusan STTD yang telah menerima SK.

“Saya juga berpesan kepada seluruh ASN yang menerima SK maupun yang dilantik pada hari ini, agar dapat menjalankan amanah jabatan dengan penuh integritas, tanggung jawab, serta komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan kinerja,” pesan H Muhidin.

Ditemui usai pelantikan, Sekdaprov Syarifuddin sampaikan harapan serupa kepada para pejabat fungsional dan juga CPNS serta PNS lulusan STTD yang baru menerima SK.

“Hari ini kita melantik CPNS, PNS dan juga Pejabat Fungsional. Mudah-mudahan nantinya mereka yang telah dilantik hari ini, agar bisa menyesuaikan atau beradaptasi dengan lingkungan, jabatan dan mungkin tempat kerja yang baru. Serta saya berharap agar mereka dapat senantiasa meningkatkan kualitas dan jangan segan bertanya kepada rekan sejawat maupun atasan,” pesannya.

Diketahui telah dilantik pada kegiatan ini sebanyak 116 Pejabat Fungsional lingkup Pemprov Kalsel yang terbagi dalam tiga kategori yakni kategori Pengangkatan Pertama, kategori Pengangkatan Perpindahan, dan Kategori Pengangkatan melalui Perpindahan (dari kategori ‘Keterampilan’ ke kategori ‘Keahlian’).

Juga diserahkan 8 Surat Keputusan (SK) kepada lulusan STTD yang terbagi menjadi 4 orang CPNS dan juga 4 orang PNS. (tri)

Pemprov Kalsel Dukung Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026

0

Link, Pelaihari – Program penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026, yang dilaksanakan di kawasan Bentok, Desa Banyu Hirang, Kecamatan Bati-Bati, dapat dukungan langsung dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dalam sambutan tertulis melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penanaman jagung serentak yang dilaksanakan secara nasional dan dipusatkan di Sumatera Selatan.

“Hari ini penanaman jagung serentak yang dilaksanakan oleh Polda Kalsel dan penanaman dilaksanakan di Sumatera Selatan, kemudian untuk di Kalimantan Selatan ditempatkan di Bentok, Banyu Hirang, Tanah Laut,” terangnya, Sabtu (7/3/2026).

Gubernur Muhidin menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan terhadap program tanam jagung Kuartal I yang dilaksanakan oleh Polda Kalsel, sebagai upaya mendorong peningkatan produksi jagung sekaligus membantu kesejahteraan petani.

“Pemerintah provinsi sendiri mendukung kegiatan penanaman jagung Kuartal I yang dilaksanakan oleh Polda Kalsel dengan memberikan bantuan berupa bibit dan pupuk,” jelasnya.

Selain itu, Pemprov Kalsel juga akan membahas lebih lanjut terkait stabilitas harga jagung agar harga yang diterima petani tetap menguntungkan.

“Untuk penguncian harga nanti mungkin akan kita bahas lebih lanjut. Yang jelas pemerintah berharap harga yang diterima petani tidak merugikan mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan penanaman jagung oleh jajaran Polri di Kalimantan Selatan menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan produksi jagung serta ketahanan pangan daerah.

Ia menyebut target penanaman jagung oleh Polri di wilayah Kalsel mencapai 1.431 hektare. Saat ini Polda Kalsel memiliki lahan sekitar 2.052 hektare dan sekitar 900 hektare di antaranya telah ditanami jagung.

“Kabupaten Tala ini juga kita akan canangkan sebagai sentra jagung Provinsi Kalsel,” ungkap Yudha.

Ia juga menyampaikan bahwa harga jagung yang diterima petani saat panen cukup kompetitif, yakni sekitar Rp4.000 per kilogram untuk jagung basah, Rp5.500 per kilogram dengan kadar air 17–18 persen, dan Rp6.400 per kilogram dengan kadar air 14 persen.

Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto optimistis daerahnya dapat menjadi sentra produksi jagung di Kalimantan Selatan. Ia mengungkapkan pada tahun 2020 luas tanam jagung di Tanah Laut mencapai sekitar 2.759 hektare dengan total produksi sekitar 123 ribu ton.

Namun produksi sempat menurun akibat pandemi Covid-19 yang memengaruhi aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen.

Rahmat menilai salah satu tantangan yang dihadapi petani adalah ketidakstabilan harga jual jagung di pasar. Karena itu, ia mengapresiasi langkah Polda Kalsel yang berinisiatif membantu menjaga harga pembelian jagung di tingkat petani.

Salah satu perwakilan kelompok tani di Tanah Laut, Kartono, mengaku kerja sama dengan Polri memberikan dampak positif bagi para petani.

“Karena keuntungan itu bersih kita terima, tidak perlu dipotong untuk apapun lagi. Jadi keuntungan itu lebih berasa,” kata Kartono.

Ia menambahkan sistem tersebut membuat petani merasa lebih nyaman karena tidak perlu lagi memikirkan penyimpanan maupun pemasaran hasil panen. (tri)

Kondisi Jalan Rambai Tengah Dikeluhkan, DPRD Banjarbaru Segera Berkoordinasi dengan Dinas Terkait

0

Link, Banjarbaru – Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Mahmud Sirrie serap aspirasi warga RT 04 Kelurahan Guntung Paikat yang mengeluhkan kondisi Jalan Rambai Tengah yang dinilai terlalu sempit dan rawan kecelakaan dalam kegiatan reses pada Sabtu (7/3/2026).

Mewakili warga, Ketua RW 03, Wageyono mengatakan, jalan tersebut kini berfungsi sebagai akses umum dengan tingkat mobilitas tinggi, terutama pada pagi dan sore hari. Kondisi tersebut menyebabkan kepadatan lalu lintas yang cukup signifikan.

“Kalau pagi dan sore memang padat, banyak warga yang beraktivitas seperti antar anak sekolah dan berangkat kerja. Di situ sangat padat sekali,” ujarnya.

Kondisi jalan yang sempit, lanjut Wageyono kerap memicu kecelakaan lalu lintas, sehingga membahayakan pengguna jalan. Warga juga telah berulang kali mengusulkan pelebaran jalan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), namun hingga kini belum terealisasi.

“Sudah hampir tiga sampai empat kali diusulkan, tapi belum juga terealisasi,” ungkapnya.

Mendengar keluhan tersebut, Mahmud Sirrie menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi warga dengan berkoordinasi bersama dinas terkait, seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru.

“Ini menjadi atensi kami, apalagi kondisi jalannya memang belum representatif,” ujarnya.

Ia menegaskan, permasalahan tersebut perlu segera dicarikan solusi mengingat tingginya risiko kecelakaan di lokasi tersebut. Namun, realisasi program tetap akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran dan mekanisme yang berlaku.

“Kalau alokasi anggarannya memungkinkan, tentu akan kita usulkan dan perjuangkan. Mekanismenya akan kita pelajari lebih lanjut,” jelasnya.

Selain persoalan Jalan Rambai Tengah, dalam reses tersebut Mahmud Sirrie juga menerima sejumlah aspirasi lain dari warga, di antaranya permintaan bantuan alat kebersihan.

Di sisi lain, ia turut menyalurkan bantuan untuk pembangunan pos di lingkungan setempat sebagai bentuk dukungan terhadap fasilitas masyarakat.(znd/link)

Bentuk Pansus, Raperda Inisiatif Pemko Banjarbaru Dibahas Secara Komprehensif

0

Link, Banjarbaru – Tindaklanjuti usulan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, DPRD lakukan pembentukan Tim Panitia Khusus (Pansus).

Pembentukan Tim Pansus tersebut, dikatakan Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra, untuk mengkaji lebih dalam terkait usulan tiga Raperda, yakni Raperda tentang Tatanan Transportasi Lokal, Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif, dan Raperda Perubahan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sebelum ditetapkan menjadi Perda.

“Secara prinsip tiga Raperda tersebut telah diterima untuk ditindaklanjuti, dan akan dibahas lebih lanjut melalui pansus agar dapat dikaji secara komprehensif bersama Pemko Banjarbaru,” ujarnya usai memimpin Rapat Paripurna di Ruang Graha DPRD Kota Banjarbaru pada Kamis (5/3/2026).

Telah memasuki tahapan pandangan umum Fraksi-fraksi dalam rapat paripurna. Politisi Golkar Banjarbaru ini menyebutkan bahwa tahapan tersebut menjadi dasar untuk melanjutkan pembahasan di tingkat Pansus, dan menilai tiga Raperda tersebut dapat menjawab kebutuhan pembangunan daerah sekaligus memperkuat tata kelola Pemerintahan di Kota Banjarbaru.

“Berbagai masukan dari fraksi DPRD menjadi catatan penting, karena dua dari tiga raperda merupakan revisi dari peraturan daerah yang sudah ada,” katanya.

Sebabnya, papar Gusti Rizky, perubahan regulasi memang perlu dilakukan karena adanya dinamika dan perkembangan zaman. “Sehingga aturan yang berlaku tetap relevan dengan kondisi saat ini,” ucapnya.

Ia juga berharap dalam pembahasan di tingkat Pansus dapat mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat dan menghasilkan regulasi yang tidak hanya adaptif. “Kami ingin Perda yang dihasilkan benar-benar berorientasi ke depan, tidak hanya untuk satu atau dua tahun, tetapi sebagai landasan pembangunan jangka panjang,” tutupnya.(znd/link)

Delapan Frkasi Sepakat Raperda Usulan Pemko Banjarbaru Dibahas ke Tahap Selanjutnya

0
Delapan Frkasi

Link, Banjarbaru – Rapat Paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan Pemerintah Kota (Pemko). Delapan Frkasi di DPRD Kota Banjarbaru sepakat untuk dibahas ke tahap selanjutnya sesuai mekanisme yang berlaku.

Kesepakatan tersebut disampaikan masing-masing juru bicara (Jubir) fraksi dalam gelaran rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra dan dihadiri Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Sirajoni pada Kamis (5/3/2026).

Juru bicara Fraksi Partai Golkar, Liana, menyatakan pihaknya menerima dan menyetujui tiga raperda untuk dibahas lebih lanjut.

“Kami dapat menerima dan sepakat tiga raperda yang diusulkan ke DPRD dibahas lebih lanjut sesuai aturan dan mekanisme,” ujarnya.

Menurutnya, tiga raperda tersebut menjadi bentuk tanggung jawab pemerintah kota dalam memperkuat fondasi hukum pembangunan daerah yang berkeadilan, berkelanjutan, serta berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Fraksi NasDem melalui juru bicara Mahmud Sirri menyatakan memahami dan menyetujui penuh ketiga raperda tanpa catatan, serta mendukung pembahasan dilanjutkan pada tingkat panitia khusus (pansus).

Lima fraksi lainnya juga secara umum menyatakan persetujuan agar pembahasan tiga raperda tersebut, yakni Raperda tentang Tatanan Transportasi Lokal, Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif, dan Raperda Perubahan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dilanjutkan melalui pansus DPRD bersama tim peraturan daerah pemerintah kota.

“Pembahasan lebih mendalam akan dilakukan panitia khusus DPRD dan tim perda pemerintah kota sehingga benar-benar dihasilkan perda yang penerapannya sesuai harapan dan ketentuan berlaku,” katanya.(znd/link)

Festival Becatuk Dauh Merawat Warisan Leluhur

0
Becatuk dauh

Link, Martapura – Jaga tradisi masyarakat Banjar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar selenggarakan Festival Becatuk Dauh Kabupaten Banjar Tahun 2026 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zalecha Martapura pada Rabu (4/3/2026).

Pada malam babak grand final, RTH Ratu Zalecha Martapura dipenuhi antusias penonton yang menyaksikan Festival Becatuk Dauh yang diselenggarakan Pemkab Banjar melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kabupaten Banjar, Said Idrus Al Habsyie menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Festival Becatuk Dauh atau memukul beduk, dan mengapresiasi Disbudporapar Kabupaten Banjar yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan festival secara konsisten sejak 2018.

“Festival Becatuk Dauh adalah ikhtiar kita bersama untuk merawat warisan leluhur. Malam ini kita bukan hanya menyaksikan lomba memukul beduk, tetapi juga menyaksikan denyut nadi budaya Banjar, Karena becatuk dauh merupakan tradisi masyarakat Banjar yang telah ada jauh sebelum hadirnya teknologi modern. Suara dauh dahulu menjadi penanda waktu sahur, imsak dan berbuka puasa, sekaligus media syiar Islam yang menyatukan warga,” ujarnya.

Seiring perkembangan zaman, lanjut Said Idrus, fungsi dauh mulai tergeser oleh penggunaan sirine dan pengeras suara. Karena itu pemerintah daerah telah berkomitmen menjaga keberlangsungan tradisi tersebut melalui festival tahunan. “Jika tidak kita rawat, generasi muda hanya akan mengenal dauh sebagai benda mati di musala tanpa memahami nilai dan kekayaan iramanya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Kabupaten Banjar, Irwan Jaya menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan program pengembangan kebudayaan dan kegiatan tahunan yang sudah termuat dalam Calendar of Event dinas yang dipimpinnya pada tahun 2026.

“Grand Final Festival Becatuk Dauh 2026 ini merupakan kelanjutan dari babak penyisihan yang telah diikuti 21 grup peserta sebelumnya, yakni pada 10 dan 11 Februari 2026. Dari babak penyisihan telah dihasilkan 9 grup sebagai finalis yang bertanding pada malam ini untuk memperebutkan 9 kategori juara, yaitu Juara 1, 2, dan 3, Harapan 1, 2, dan 3, Juara Favorit, Juara Pelestari serta Juara Busana Terbaik,” jelasnya.

Sedangkan untuk daftar pemenang Festival Becatuk Dauh 2026: Juara 1 Grup Tarbiatul Aulad asal Desa Mekar, Terbaik 2 Al Munir Jalan Kubah Tunggul Irang, Terbaik 3 Darul Falah Murung Keraton, Harapan 1 Annasir Kampung Melayu Ulu, Harapan 2 Islahul Ummah Murung Keraton, Harapan 3 Miftahussalam Pingaran, Busana Terbaik Al Banjari Murung Kenanga, Pelestari AN Nadhir Jalan Kubah dan Favorit Al Manar Tunggul Irang.(zainudin)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Workshop

Menekan Angka Kematian Neotal, RSD Idaman Gelar Workshop Resusitasi Neonatus 

0
Link, Banjarbaru - Melalui Lembaga Diklat, Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Resusitasi Neonatus. Kegiatan yang berlangsung di Aula Besar...
El Nino

Kementan Perkuat Mitigasi Hadapi Potensi El Nino Mulai April

0
Link, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan kesiapan menghadapi potensi El Nino ekstrem yang diperkirakan mulai berdampak pada April . Berbekal pengalaman menghadapi El...
Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Cepat di Sulut dan Malut

0
Link, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons kejadian yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, khususnya di Kota Bitung, Kota...