Beranda blog Halaman 506

Akhirnya Dua Pejabat Diduga Perjadin Tak Berizin Diperiksa

0
Dua pejabat pemko banjarbaru
Pj Sekda Kota Banjarbaru, Bunda Nunung meradang akibat ulah dua pejabat Pemko Banjarbaru dalam melaksanakan perjadin tanpa sepengetahuan dan seizinya.

Link, Banjarbaru  – Dua pejabat Pemko Banjarbaru  Kepala Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjarbaru dan Kabag Prokopim Pemko Banjarbaru mulai diperiksa Inspektorat Banjarbaru.

Kepala Inspektorat Kota Banjarbaru, Drs. Rahmat Taufik, M.Si., membenarkan bahwa pihaknya sudah mendapatkan arahan dari Wali Kota Banjarbaru untuk melakukan pemeriksaan terhadap masalah ini.

“Iya, Inspektorat sudah diperintahkan oleh Wali Kota Banjarbaru untuk melakukan pemeriksaan terkait perjalanan dinas tersebut. Saat ini, prosesnya sudah berjalan,” ujarnya, saat dihubungi melalui WhatsApp, Kamis 12/9 2024.

Proses pemeriksaan terhadap masalah ini akan dilaksanakan selama 10 hari kerja, yaitu mulai 12 hingga 27 September 2024. “Mengapa sampai tanggal itu? Karena hari Sabtu, Minggu, atau tanggal merah tidak dihitung,” jelasnya.

Namun, lanjutnya, jika masih diperlukan waktu tambahan untuk pemeriksaan, bisa saja ada perpanjangan waktu.

Saat ditanya sejauh mana proses pemeriksaan telah berjalan, Taufik menjelaskan bahwa saat ini baru memasuki tahap pengumpulan bahan atau dokumen.

Apakah akan ada pemanggilan terhadap dua pejabat tersebut? Taufik kembali mengatakan tidak ada pemanggilan terhadap kedua pejabat yang terkait dengan kasus perjalanan dinas tak berizin ini.

“Untuk mendapatkan keterangan terkait masalah ini, tim kami akan mendatangi pihak yang bersangkutan,” jelas Taufik.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pj Sekda Kota Banjarbaru, Bunda Nunung meradang akibat ulah sejumlah pejabat Pemko Banjarbaru dalam melaksanakan perjadin tanpa sepengetahuan dan seizinya.

Kegusaran Bunda Nunung memuncak saat mengetahui, Gustafa Yandi sebagai Kepala Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjarbaru dan Suriansyah sebagai Kabag Prokopim Pemko Banjarbaru melaksanakan perjadin ke luar daerah tanpa seizing Pj Sekdako Banjarbaru.

Ironisnya disebutkan, untuk meredakan kegusaran Bunda Nunung, beredar screen shot chat antara Aditya Mufti Ariffin Walikota Banjarbaru dan Said Addullah Mantan Sekda Kota Banjarbaru dengan Bunda Nunung. (spy)

Sampaikan Dukungan, PSHT Banjarbaru Kunjungi Wartono

0

Link, Banjarbaru – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) cabang Banjarbaru silaturahmi dengan Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, Kamis (12/9/2024) sore di kediaman bersangkutan di Kelurahan Kemuning Kecamatan Banjarbaru Selatan.

Kunjungan beberapa perwakilan PSHT Cabang Banjarbaru yang memiliki sekitar 300an anggota ini disambut hangat Wartono.

Dengan suasana santai dan penuh keakraban terlihat Wartono meladeni pembicaraan bersama Putut Arbiantoro dan rekan-rekannya dari PSHT Cabang Banjarbaru.

Sesekali Wartono melemparkan senyum dan tertawa kecil bertanda mereka sudah saling mengenal lama.

Dikonfirmasi usai pertemuan yang berlangsung lebih dari satu jam tersebut, Putut Arbiantoro mengutarakan tujuan bertemu Wartono selain silaturahmi sekaligus memberikan dukungan majunya Wartono sebagai bakal calon wakil wali Kota Banjarbaru 2024-2029.

“Silaturahmi lebih mengenal dan lebih dekat dengan beliau dan tentunya beliau mengenal kami,” ucapnya.

Hal ini sesuai ajaran yang diajarkan leluhur di organisasi PSHT, yakni menjadi manusia yang berbudi luhur. Di masyarakat memberikan contoh.

Anggota PSHT Cabang Banjarbaru yang terdata, kata Putut, berjumlah sekitar 300 anggota. Namun, jika dengan yang tak terdata bisa mencapai 2000 orang.

“Mereka tersebar di kelurahan, kecamatan dan kota Banjarbaru. Tidak terdata karena sebagian ada dari kabupaten lain dan baru datang, jadi belum terdata,” katanya.

PSHT memiliki anggota muda, remaja, dewasa sampai senior. Syarat menjadi anggota PSHT antara lain berusia baligh, cowok 17 tahun dan cewek usia 16 tahun. Mengikuti latihan fisik, mental dan rohani. Private umur lebih 26 tahun atau sudah berkeluarga.

“Kenangan kami rasakan dengan Pak Wartono di Banjarbaru. Pertama, kita difasilitasi, contoh tahun 2023 kita mengadakan pengesahan warga baru cabang Banjarbaru berjalan dengan lancar,” ungkapnya. (wahyu)

BKKBN : Ini Hasil Monitoring Evaluasi Stunting

0
BKKBN : Ini Hasil Monitoring Evaluasi Stunting
Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN, Nopian Andusti. (Foto: BKKBN)

Link, Jakarta – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kembali melaksanakan Diseminasi Hasil Monitoring Evaluasi (Monev) Stunting Terpadu 2024. Yaitu dengan tema  ‘Bagaimana Pendampingan Keluarga dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting?’ yang dilaksanakan secara hybrid, Selasa (10/9/2024).

Membicarakan tentang pendampingan keluarga, tentunya tidak terlepas dari Tim Pendamping Keluarga (TPK). Di mana mereka menjadi garda terdepan dalam percepatan penurunan stunting.

Dari hasil monev pendampingan keluarga ditemukan beberapa fakta. Diketahui, kegiatan pendampingan keluarga telah dilaksanakan oleh TPK.

Di mana setidaknya berjumlah minimal satu orang dalam setiap desa/kelurahan. Yang telah mendapatkan orientasi terkait stunting.

“Juga telah dilaksanakan Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE) kelompok minimal satu kali dalam sebulan,” ujar salah satu tim monev dari FKKMK UGM Dr. Siti Helmyatu, DCN, M.Kes.

Ditambahkan oleh Dr. Siti regulasi, sarana prasarana, SDM dan pendanaan sangat mendukung kegiatan pendampingan. Sehingga dapat berjalan dan menunjang tercapainya indikator percepatan penurunan stunting.

Beberapa hal yang perlu ditingkatkan dari kegiatan pendampingan keluarga adalah komitmen pemerintah. Juga kuantitas dan kualitas TPK, sarana prasana, koordinasi antarpihak, terutama terkait data.

Health and Nutrition Expert Dr. dr. Lucy widasari, MSI, mengkritisi TPK yang bekerja sendiri-sendiri di lapangan. “Saya temukan di lapangan TPK  turun ke lapangan sendiri-sendiri,” kata dia.

“Saya melihat laporan yang dicatat oleh TPK sangat rapih. Tapi tidak dilaksanakan bersama-sama,” kata dia.

Ia menilai sebagai sebuah tim, anggota TPK yang terdiri dari bidan, TP PKK dan kader KB seharusnya turun bersama. “Kader mencatat, PKK sebagai pemberi cahaya keluarga dan bidan berperan penting,” kata dia.

“Dalam pendampingan ibu hamil dan melaksanakan tugasnya membantu persalinan. Tapi yang saya lihat (jalan) masing-masing.”

Dr. Lucy juga mengkritisi terkait pendanaan yang dirasa tidak efisien bagi TPK.  Terutama pulsa bagi TPK, perlu dikaji ulang.

“Karena menurutnya uang ‘cash’ lebih berguna bagi TPK. TPK perlu juga diberikan pendanaan untuk membawa buah tangan untuk keluarga sasaran.

“TPK bekerja sendiri maupun bersama sebagai tim, bisa memungkinkan keduanya dilaksanakan. Intinya, hasil pendampingan itu hasil kerja dari tim secara bersama walau pelaksanaannya berbeda-beda,” ujarnya.

Kegiatan pelaporan memang masih banyak kendala, termasuk di daerah blindspot yang sulit internet. Sehingga TPK di lapangan masih menggunakan form manual.

Selanjutnya diinput melalui aplikasi elsimil setiap bulannya,” ucap dr. Mila Yusnita, Penata KKB Ahli Madya BKKBN. Ia juga pembahas dalam kegiatan ini, menanggapi Dr. Lucy.

Menurut Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN, Nopian Andusti, diseminasi monev penting. Untuk dapat menginformasikan kepada para pemangku kepentingan tentang capaian.

“Tantangan serta rekomendasi perbaikan terkait bagaimana pendampingan keluarga. Dalam pencegahan dan penanganan stunting ke depan,” kata dia.

“Dari kegiatan ini juga diharapkan tersediannya identifikasi capaian program pendampingan keluarga. Serta rekomendasi program dimaksud,”  kata Nopian.

Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Setwapres, Dr. Ir. Suprayoga Hadi, MSP mengatakan Wakil Presiden juga menekankan pentingnya pendampingan. Yakni terkait  penurunan stunting.

“Kita tahu bahwa pada 2024, 2023 angkanya sudah diperoleh dibandingkan tahun 2018. Kita sudah bisa menurunkan sebesar 9,3 persen dan ini  merupakan capaian yang sangat signifikan,” kata dia.

Diharapkan, capaian ini  berlanjut pada periode mendatang. Menurut Suprayoga, pemerintah masih punya satu tanggung jawab untuk  menurunkan prevalensi stunting.

“Kita masih menunggu hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan. Insya Allah akan terbit di bulan Desember nanti, kita berharap penurunannya signifikan dibandingkan tahun 2023,” kata dia.

Tampilan Status WhatsApp Kini Berubah

0
Tampilan Status WhatsApp Kini Berubah
ampilan status WhatsApp terbaru. Foto: WhatsApp/ tangkapan layar.

Link, Banjarbaru – Tampilan status WhatsApp kini terlihat berbeda dari biasanya. Status WhatsApp saat ini berbentuk persegi panjang.

Sebelumnya, setiap kotak memuat pratinjau unggahan, nama kontak di bagian bawah. Lalu foto profil pengunggah pada bagian pojok kiri atas.

Pengguna yang ingin melihat pembaruan kontak WhatsApp dapat menggeser layar ke samping. Lalu, perubahan desain turut membuat fitur Channel tergeser ke bawah.

Status Whatsapp adalah fitur dalam aplikasi perpesanan Whatsapp yang berguna untuk membagikan unggahan kepada teman atau kontak. Fitur Status tersedia pada tab pembaruan atau updates.

Pengguna yang ingin melihat pembaruan teman WhatsAppnya kini dapat menggeser layar ke samping. Adanya perubahan tampilan status telah diluncurkan sebelumnya di WhatsApp versi beta untuk Android 2.24.4.23.

BMKG : Prakiraan Cuaca Sejumlah Kota di Indonesia 13 September

0
Ilustrasi citra satelit prakiraan cuaca sejumlah kota besar di Indonesia berlaku untuk Jumat (13/9/2024) (Foto: BMKG)

Link, Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca sejumlah kota besar di Indonesia. Prakiraan cuaca ini berlaku untuk Jumat (13/9/2024).

Prakirawan BMKG Nurul Izzah Fitria mengatakan, cuaca berawan tebal diprakirakan terjadi di kota Bandar Lampung. Kemudian, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sejumlah kota, seperti Banda Aceh, Medan, Padang,  Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, dan Pangkal Pinang.

“Waspadai potensi hujan disertai petir yang diprakirakan terjadi di kota Palembang dan Tanjung Pinang,” kata Nurul.

Kemudian, untuk pulau Jawa, cuaca cerah berawan diprakirakan terjadi di kota Semarang dan Surabaya. Sedangkan cuaca berawan diprakirakan terjadi di kota Yogyakarta.

Selain itu, cuaca berawan tebal diprakirakan terjadi di kota Jakarta dan Bandung. “Potensi hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di kota Serang,” ujarnya.

Selanjutnya, untuk pulau Bali dan Nusa Tenggara, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di kota Denpasar. Sedangkan cuaca cerah berawan diprakirakan terjadi di kota Mataram dan Kupang.

Beralih ke pulau Kalimantan, umumnya cuaca berawan tebal diprakirakan terjadi di sejumlah kota. Seperti, Banjarmasin, Palangkaraya Samarinda, dan Pontianak.

“Potensi hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di kota Tanjung Selor,” ujarnya.

Selanjutnya, untuk pulau Sulawesi, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di kota Mamuju.
Selain itu, cuaca berawan tebal diprakirakan terjadi di kota Kendari.

Kemudian, cuaca berawan dan cerah berawan masing-masing diprakirakan terjadi di kota Makassar dan Gorontalo. Sementara, cuaca berawan tebal diprakirakan terjadi di kota Kendari, sedangkan potensi udara kabur diprakirakan terjadi di kota Palu.

Berikutnya, untuk wilayah Indonesia Timur, cuaca berawan tebal diprakirakan terjadi di sejumlah kota, seperti Ternate, Manokwari, dan Sorong. Selain itu, potensi hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sejumlah kota. Seperti, Ambon, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.

Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan Suplai Air Bersih Untuk Warga Binaan 

0

Link, Martapura – Kekurangan air bersih, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terima suplai air bersih. Melalui, Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar distribusikan air bersih ke Lapas yang beralamat di Jalan PM Noor, Desa Lihung Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kamis (12/8/2024).

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih dari BPBD Banjar untuk mencukupi kebutuhan warga binaan Lapas Narkotika Karang Intan,” ucap Kalapas Edi Mulyono.

Dikatakan, saat ini stok sumber air bersih di Lapas Narkotika Karang Intan ikut mengering karena kemarau. Sedangkan air bersih merupakan kebutuhan dasar harian yang harus selalu tercukupi bagi warga binaan.

Bantuan air bersih yang didistribusikan lanjut Edi sangat membantu dalam menjaga kelangsungan kegiatan warga binaan di Lapas, terutama dalam aspek sanitasi, seperti mandi cuci kakus dan kesehatan para warga binaan.

Sementara itu, Plt Pelaksana BPBD Banjar melalui Kasi Kedaruratan Muhammad Arifin mengaku siap untuk membantu Lapas Narkotika Karang Intan dalam mencukupi kebutuhan air bersih.

“Kami selalu siap membantu Lapas Narkotika Karang Intan khususnya dalam mencukupi kebutuhan air bersih bagi warga binaan. Kami harap bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan air bersih selama beberapa waktu ke depan,” ujarnya singkat.

Distribusi air ke Lapas oleh tim gabungan hari ini sebanyak dua kali suplai, sehingga totalnya 12.400 liter.

Kebutuhan air bersih menjadi kebutuhan dasar bagi warga binaan, karena jika tidak ditangani dengan serius berpotensi munculnya gangguan keamanan dan ketertiban, yang dapat mengganggu proses pembinaan yang diselenggarakan Lapas.

Sekedar informasi, warga binaan pemasyarakatan yang ada di Lapas Narkotika saat ini berjumlah 1.433 orang. (wahyu)

Hadapi Pilkada Serentak 2024 Satpol PP dan Damkar Se-Kalsel Ikuti Raker

0

Link, Banjarmasin – Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Adi Santoso membuka Rapat Kerja (Raker) Urusan Kebakaran dan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Aparatur Linmas dalam menghadapi Pilkada serentak tahun 2024 se Kalsel, Kamis (12/09/2024) di Hotel POP Banjarmasin.

Turut hadir, Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalsel Zakly Asswan didampingi Kabid Damkar dan Linmas, Maulana Fatahillah dan Sekretaris Satpol PP dan Damkar, Karyufa Ekalaksasmita, serta para Kepala Satpol PP dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel.

Zakly menyebutkan, pilkada serentak yang akan dilakukan adalah pertama kali di Indonesia, sehingga perlu koordinasi dan kolaborasi yang baik mulai tingkat provinsi hingga kabupaten/kota agar bisa terselenggara dengan aman, tenang dan damai.

Rapat kerja ini ujarnya, merupakan upaya memantapkan koordinasi seluruh jajaran Satlinmas yang saat ini tercatat tidak kurang 26.000 anggota.

Dalam sambutannya, Zakly Asswan di hadapan peserta rakernas dan sosialisasi mengingatkan jajaran Satpol PP dan Damkar se- Kalsel, agar tidak takut bertindak sepanjang sesuai aturan yang ada. Selain itu, harus bertindak cerdas dan bahagia dengan tugas yang diemban.

Zakly juga mengajak satuan, untuk terus berkoordinasi dalam keterlibatan mereka dengan pelaksanaan Pilkada serentak.

Sementara itu, Gubernur Paman Bidin dalam sambutannya yang disampaikan Adi Santoso, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas aparatur Satlinmas, dalam agenda besar di banua yakni Pilkada serentak tahun 2024 sekaligus meningkatkan kualitas SDM Damkar se Kalsel.

Diingatkan, Tahun 2024 adalah tahun penting bagi semua, karena akan dilaksanakan pilkada serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kalsel. Dalam hal ini, peran Satlinmas sangat krusial dalam memastikan keamanan dan ketertiban, selama proses pilkada berlangsung.

Satlinmas dituntut siap siaga menjaga keamanan di tempat pemungutan suara (TPS) dan membantu menenangkan situasi di tengah masyarakat jika diperlukan.

Kesigapan dan kedisiplinan satlinmas, akan menjadi faktor kunci dalam menciptakan suasana yang kondusif dan aman, bagi masyarakat saat mereka menggunakan hak pilihnya.

Terkait rapat kerja pengelolaan SDM, pelaporan, pemadam kebakaran dan penyelamatan, pengelolaan SDM yang profesional dan terlatih, memang sangat penting karena menjadi kunci utama dalam meningkatkan kapasitas, dalam menangani kebakaran dan bencana lainnya.

Kegiatan diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam, terkait strategi pengelolaan SDM, pelaporan, dan pengelolaan operasional di sektor pemadam kebakaran dan penyelamatan.

Dengan pengelolaan yang baik, akan dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan efektif bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Tantangan yang dihadapi dalam upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang erat seluruh aparatur, baik dari satlinmas, pemadam kebakaran, maupun tim penyelamat.

Kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat, sangat penting untuk menciptakan kondisi yang aman dan damai, terutama dalam menghadapi pilkada serentak 2024, dan menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi. (tri)

Anggaran Pendidikan di Kota Banjarbaru Lampaui Alokasi Pemerintah Pusat

0
banjarbaru tetapkan anggaran pendidikan diatas pemerintah pusat

Link, Banjarbaru- Mendukung program pendidikan di Kota Banjarbaru, Walikota Banjarbaru HM Muhammad Aditya Mufti Ariffin menyebutkan bahwa anggaran pendidikan sudah melampaui alokasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

“Anggaran fungsi pendidikan yang disiapkan melampaui alokasi dari pemerintah pusat,” ujar Aditya usai Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi di Gedung DPRD Banjarbaru, Kamis (12/9/2024).

Menurut Aditya, sesuai penugasan dari pemerintah pusat, besaran dana untuk anggaran pendidikan melebihi bahkan beban pendidikan sudah mencapai 26 persen belum termasuk pembiayaan lainnya.

Aditya menyebutkan dana beban pendidikan adalah pembiayaan yang digunakan untuk belanja pegawai dan belanja rutin, belum termasuk penyediaan sarana dan prasarana serta fasilitas lainnya.

“Jadi alokasi anggaran di bidang pendidikan sudah melebihi aturan yang ditetapkan undang-undang, karena beban pendidikannya saja sudah 26 persen belum termasuk kegiatan lain,” ungkapnya.

Aditya juga mengapresiasi kepada seluruh fraksi yang sudah memberikan saran dan masukan atas alokasi anggaran, yang sudah disiapkan dalam APBD sehingga bisa digunakan pada 2025.

Menurut Aditya, pihaknya juga siap menjalankan saran dan masukan fraksi Partai Gerindra, PKB dan PPP atas penggunaan anggaran yang berpedoman kepada aturan maupun ketentuan berlaku.

“Salah satunya, menyeimbangkan anggaran pemeliharaan dengan kebutuhan khusus terkait masalah infrastruktur dan penanganan pasca bencana yang disesuaikan dengan kemampuan daerah,” ungkapnya.

Ketua DPRD Banjarbaru Fadliansyah menuturkan pandangan fraksi terhadap Raperda APBD dapat disimpulkan menerima dan menyetujui dibahas sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku di lembaga legislatif.

“Kami menargetkan, pengesahan Raperda APBD 2025 sebelum pelantikan anggota DPRD baru bulan Oktober sehingga fokus membahas baik antara badan anggaran DPRD dan tim anggaran pemkot,” katanya. (wahyu)

Seluruh Fraksi DPRD Banjarbaru Setuju Tentang Raperda APBD 2025

0
pandangan fraksi terhadap raperda apbd 2024

Link, Banjarbaru- Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi, terhadap rancangan peraturan daerah (raperda) APBD tahun 2025 diikuti anggota DPRD, Kamis (12/9/2024).

Fraksi Kesan melalui juru bicaranya Ahmad Nor Ihsan Finazli mengatakan, pihaknya mendorong pemerintah Kota Banjarbaru untuk memprioritaskan terkait kesehatan dan pendidikan.

Fraksi Keadilan Sejahtera Nasional (Kesan) meminta agar peningkatan pelayanan di bidang pendidikan lebih konsisten, dan berkesinambungan mengalokasikan anggaran paling sedikit 20 persen dari belanja.

“Itu semua dilakukan sebagaimana diamanatkan dalam undangan dan semua program benar-benar diawasi dan dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Banjarbaru,” ujar Ihsan saat menyampaikan saran fraksinya.

Sementara, Fraksi Gerindra, PKB, PDIP dan PPP memberikan masukan terkait APBD harus berpedoman ketentuan perundang-undangan yang berlaku sehingga tidak muncul masalah di kemudahan hari.

“Kami minta, Pemkot Banjarbaru mampu mempersiapkan anggaran pemeliharaan sesuai kebutuhan, khususnya terkait infrastruktur dan penanganan pasca bencana agar semua tertangani,” ucap jubir PKB.

Ketua DPRD Banjarbaru Fadliansyah mengatakan, pandangan fraksi atas Raperda APBD dapat disimpulkan menerima dan menyetujui dibahas sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku di lembaga itu.

“Seluruh fraksi di DPRD Banjarbaru menyampaikan pandangan umum fraksi baik berupa saran maupun masukan atas raperda APBD. Kami menargetkan, pengesahan Raperda APBD 2025 sebelum pelantikan anggota DPRD baru bulan Oktober sehingga fokus membahas baik antara badan anggaran DPRD dan tim anggaran pemkot,” ujarnya usai rapat paripurna. (wahyu)

Dilarang, Tetapi Angkutan Galian C di Cempaka Tetap Marak

0
galian c marak
Aktivitas Angkutan Galian C di wilayah Kecamatan Cempaka sampaisaat ini masih marak

Link, Banjarbaru – Sejak Tahun 2017 dengan diterbitkannya Perda Kota Banjarbaru Nomor 3 Tahun 2017 tentang Lingkungan, aktivitas Galian C di wilayah Kota Banjarbaru tidak diperbolehkan lagi ada. Namun kenyataannya hingga saat ini kegiatan yang meresahkan warga tersebut masih saja marak. Utamanya di wilayah Kecamatan Cempaka.

Kebijakan meniadakan aktivitas Galian C di Kota Banjarbaru, semula disambut gembira warga. Utamanya warga Cempaka dengan harapan tak akan ada banjir bandang yang bercampur lumpur masuk ke dalam rumah. Namun semua itu ternyata hanya diatas kertas, di lapangan aktivitas angkutan Galian C tetap marak.

Dari temuan di lapangan, didapati dugaan aktivitas ilegal berupa Galian C dengan padatnya aktivitas truk angkutan tetap marak. salah satu lokasinya di dekat Pasar Galuh Cempaka atau dekat embung maupun kawasan penduduk. Hal itu ditandai dengan banyaknya armada truk keluar masuk lokasi aktivitas.

Terlihat dalam kurun waktu beberapa jam puluhan armada truk melakukan pengangkutan dengan muatan penuh tanah uruk dari tempat tersebut. Sejauh ini tidak diketahui kemana dibawa tanah uruk tersebut dibawa.

Sementara itu, warga sekitar mengaku tidak bisa berbuat apa-apa melihat aktivitas angkutan galian c marak, meski pun mereka merasa keberatan.

“Kami ini bisa apa. Tetapi kalau ditanya, pastilah kami keberatan. Karena yang menerima dampaknya kami. Hujan lebat datang, banjir hingga masuk ke dalam rumah. Susah kalau sudah begitu. Setelah  banjir, kami juga harus membersih lantai rumah yang dipenuhi dengan lumpur tanah liat bawaan air banjir,” keluh Acil Iyah, Warga Kertak Baru RT 22 RW 08 Kelurahan Cempaka Kecamatan Cempaka.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru, Sirajoni, mengaku belum mendapatkan informasi terkait aktivitas tersebut. “Belum ada laporan, tim kami belum ada ke sana. Kalau memang ada atau tidak ada, kami tetap cek lokasi. Kami juga tak ada keluarkan izin, karena memang tidak boleh,” kata Sirajoni, Selasa (10/9/2024). (spy)