Beranda blog Halaman 571

Dunia Tidak Memberikan Semua Keinginan

0

Kontestasi politik merupakan ajang berulang di dunia ini. Salah satu ujung dari kontestasi politik adalah memperebutkan kursi kekuasaan yang ada di negeri ini. Kesuksesan kaitannya dengan evaluasi diri, sedangkan kegagalan berkaitan dengan hawa nafsu dan banyak angan angan.

Safariyansyah, Budayawan Spiritual
Mencari yang Hilang Memelihara yang Terlupakan

Meyakini bahwa dunia ini tidak pernah memberikan semua yang kita inginkan. Inilah yang harus kita pahami terlebih dahulu, supaya kita tidak stress ketika kita sudah berusaha mengenai sesuatu, kemudian tidak tercapai. Hendaklah kita pahami, sejak awal bahwa tempat ini adalah tempat yang tidak memberi semuanya. Tak terkecuali dalam ranah perebutan kursi kekuasaan.

Hidup di dunia merupakan rangkaian dari sebuah rencana (planning) dan misi besar seorang hamba, yaitu meraih keridoan Rabbnya. Dalam menjalankan misi tersebut seseorang tentunya memiliki visi, perencanaan, strateg, pelaksanaan dan evaluasi

Kesuksesan kaitannya dengan muhasabah (evaluasi) Sedangkan kegagalan berkaitannya dengan hawa nafsu dan banyak angan angan.

“Orang yang melupakan dirinya dia pasti akan lupa dengan Allah orang yang melupakan dirinya, dia akan menyandang sifat yang paling dibenci oleh Allah (karena sifat itu hanya milik-Nya) orang yang melupakan dirinya pasti akan menyandang sifat congkak dan sombong”.

Terlalu banyak orang yang selalu mengoreksi orang lain sehingga tidak punya waktu untuk mengoreks! dirinya sendiri (naudzubillah). Melihat kesalahan terkecil pada orang lain nampak jelas. Sedangkan melihat kesalahan besar yang ada pada dirinya tak pernah melihatnya.

Kalau kita dengan diri sendiri saja tidak mau tahu dengan mengoreksi kesalahan diri kita, maka kita akan mensengsarakan diri kita sendiri.

Perlu disadari dunia ini bagaikan pasar, ada sekelompok orang yang mendapat keuntungan dan ada sekelompok orang yang rugi dipasar itu (Dunia ini pasar besar). Ada yang beruntung pada perniagaannya dan ada yang rugi (inilah bisnis).

Apabila dunia ini merupakan pasar yang besar maka di pasar itu pasti ada yang untung dan rugi, Artinya: gambaran ini mengajarkan dan mengingatkan kepada kita bahwa ada manusia merugi dan berarti ada manusia yang untung.

Pasar? Kita tidak bakal memasuki pasar untuk rekreasi. Memasuki pasar berarti ada tujuan berbisnis, karena pasar tempat orang berniaga. Dalam berniaga, pasti memerlukan modal. Dalam berniaga ada untung dan rugi. Itu lazim dan lumrah.

Sekarang kita renungkan atau bayangkan bahwa dunia adalah pasar dan harus kita pahami, dunia ini adalah sementara, dunia ini adalah tempat ujian, dunia ini adalah tidak semua yang kita inginkan tercapai.

Afwan
Wassalam

Tahap II Pembangunan Tugu Pal Nol Banjarmasin Capai 84 Persen

0

Link, Banjarbaru – Tahap II pembangunan Tugu Pal Nol di Banjarmasin, telah mencapai progres 84 persen, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel memperkirakan akan selesai pada Desember 2024.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan melalui Kepala Bidang Cipta Karya PUPR Kalsel, Yulianti Erlinah, Kamis (11/7/2024).

Ia mengatakan, pengerjaan pembangunan Tugu Pal Nol tahap II yang berlokasi di Kota Banjarmasin di atas luas lahan 10.217,82 m2 dengan nilai Kontrak sebesar Rp. 124.945.888.888.89, ini telah mencapai 84,89 persen.

“Untuk Tugu Nol progresnya sudah 84,89 persen di minggu ke 54 dan ditargetkan selesai pada bulan Desember sesuai dengan berakhirnya kontrak,” kata Yulianti.

Yulianti menambahkan, saat ini sedang dalam tahap pengerjaan oleh pihak pelaksana pemasangan ACP dan selendang.

Adapun bangunan-bangunan yang dikerjakan pada ikon Kalimantan Selatan yaitu Tugu Pal Nol, sebagai berikut:

Pembangunan Tugu Pal Nol (Tahap II), berupa upper struktur (struktur beton lantai 4 sampai dengan 5, Struktur baja mulai lantai 5a sampai dengan Puncak Menara Elv. 99,00 m), Aristektural dan MEP hingga selesai.

Pembangunan Bangunan UMKM A (Tahap II), berupa upper struktur (struktur beton lantai 1 dan struktur atap), Arsitektural dan MEP hingga selesai.

Pembangunan Bangunan UMKM B (Tahap II) berupa upper struktur (struktur beton lantai 1 sampai 2 dan struktur atap), Arsitektural dan MEP hingga selesai.

Pembangunan Amphitheater (Tahap II) berupa pekerjaan upper struktur (pedestal kolom struktur dan struktur atap baja dengan penutup atap membran), Arsitektural dan MEP hingga selesai.

Penambahan Ruang Lingkup (Tahap II) berupa pekerjaan gondola, perbaikan toilet existing, dan sebagian landscape (paving dan rumput). (tri)

Warga Kemuning Keluhkan Bansos Tak Tepat Sasaran Kepada ELH

0

Link, Banjarbaru – Erna Lisa Halaby (ELH) Bakal calon Walikota Banjarbaru, kembali menggelar sosialisasi bersama masyarakat. Kali ini masyarakat Kemuning, berkesempatan bertemu dan bertatap muka langsung bersama ELH.

Bertempat di Jalan Hidayah Gang Inayah, Kelurahan Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Heni seorang warga hadir dalam sosialisasi tersebut menyampaikan keluhannya tentang adanya bantuan sosial (bansos) dari pemerintah tak sesuai dengan fakta.

Di acara sosialisasi bakal calon wali kota Banjarbaru 2024, Hj Erna Lisa Halaby atau Lisa Halaby, Heni mengungkapkan kalau sepengetahuannya juga ada oknum ASN ternyata menerima bansos.

Pernyataan adanya oknum ASN diduga termasuk penerima bansos, mengundang teriakan sinis dan tepuk tangan yang mendengarnya.

Ironis, ditambahkannya bahwa data yang disampaikan ke pemerintah pusat untuk penerima bansos merupakan data lama atau tidak valid, baik bansos bagi para anak yatim maupun janda.

Janda yang memiliki anak perempuan telah yatim ditinggalkan bapaknya ini menginformasikan pernah melakukan komplain ke Rukun Tetangga (RT).

Namun disebutkan kalau data penerima bansos sudah berasal dari pemerintah pusat. Data itu semula dari RT disampaikan kepada pihak kelurahan dan selanjutnya disampaikan berjenjang hingga ke pemerintah pusat, penerima bansos ditentukan oleh pemerintah pusat

“Kami yang baru, tidak direspon,” imbuh dia.

Ia mengharapkan kepada Lisa Halaby kalau nanti terpilih sebagai wali kota Banjarbaru 2024-2029, maka data data itu harus perbaharui atau di data ulang supaya lebih valid dan data terbaru.

“Bukan data yang dulu terus, itu itu aja datanya,” katanya.

Sosialisasi di Jalan HIdayah Gang Inayah ini dihadiri sekitar 50 orang warga setempat, berasal dari empat wilayah tingkat RT di Kelurahan Kemuning. Lisa Halaby didampingi tim pemenangan ELH, Drs Wahyudin beserta tim ELH lainnya. (wahyu)

KPK : Predikat WTP Bukan Berarti Bersih Korupsi

0
KPK : Predikat WTP Bukan Berarti Bersih Korupsi
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan (kiri) bersama Kepala Lembaga Nasional Single Window (LNSW) Oza Olavia (tengah), dan Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono (kanan) menyampaikan paparan dalam diskusi Aksi Stranas PK: Perbaikan Tata Kelola Pelabuhan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/7/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nym)

Link, Jakarta – KPK menegaskan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada sebuat instansi bukan berarti bersih dari korupsi. Hal itu dikatakan Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan.

“Jadi gini nih kalau WTP itu ya itu enggak ada urusan dengan korupsi. Artinya dia bukan mengukur korupsi gitu,” kata Pahala, Rabu (10/7/2024) sebagaimana dilansir RRI.co.id.

Pahala menerangkan, WTP didapatkan instansi jika instansi tersebut bisa mempertanggung jawabkan anggaran yang diberikan. Namun, korupsi masih bisa terjadi apabila proses lelang dan spesifikasi barang tersebut tidak sesuai dengan nominalnya.

“Misal 100 barang ada, nah ada dokumen oke berarti ini wajar 100. Tapi, apakah 100 ini ada suap atau underspek misalnya? itu bukan diperiksa sama BPK,” kata Pahala.

Pahala menegaskan, WTP hanya memastikan angka dalam anggaran tersebut wajar atau tidak. “Tapi wajar itu tidak menunjukkan bahwa ini bersih dari korupsi,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyoroti pentingnya hasil laporan keuangan pemerintah yang meraih predikat WTP dari BPK RI. Presiden menegaskan WTP bukan sebuah prestasi, melainkan kewajiban yang harus dipenuhi untuk pengelolaan APBN yang baik dan transparan.

“WTP bukan prestasi, tapi WTP adalah kewajiban kita semuanya, kewajiban menggunakan APBN secara baik. Ini uang rakyat, ini uang negara, kita harus merasa bahwa setiap tahun ini pasti diaudit, pasti diperiksa,” kata Presiden dalam sambutannya saat menghadiri acara Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun Anggaran 2023 yang digelar di Ruang Cenderawasih, Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (8/7/2024).

Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada BPK RI atas kontribusinya yang signifikan dalam menjaga profesionalisme terkait pemeriksaan keuangan negara. Presiden turut menggarisbawahi stabilitas ekonomi dan politik Indonesia di tengah tantangan global.

Mulai dari perang dagang dan perubahan iklim yang makin nyata. Meskipun pertumbuhan ekonomi global melambat, Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, dengan inflasi yang tetap terjaga.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden kembali menekankan perlunya aparat pemerintah untuk lebih lincah dan taktis dalam menghadapi tantangan global. Selain itu, mereka juga harus mampu memanfaatkan peluang yang ada.

Dokter Kejiwaan RSD Idaman Jelaskan Efek Samping Konsumsi Kecubung

0
Dokter Kejiwaan RSD Idaman Jelaskan Efek Samping Konsumsi Kecubung
Dokter Spesialis Kejiwaan RSD Idaman Banjarbaru, dr. Sinta Dyah Amrih Lestari, Sp.KJ.

Link, Banjarbaru – Masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) baru-baru ini dihebohkan dengan berita tentang buah kecubung atau Datura Metel. Pasalnya, buah kecubung ini merenggut nyawa dua orang yang sempat dilarikan ke RSJ Sambang Lihum.

Begitu berbahayakah buah kecubung? berikut penjelasan Dokter Spesialis Kejiwaan RSD Idaman Banjarbaru, dr. Sinta Dyah Amrih Lestari, Sp.KJ. Ia mengungkapkan efek samping dari buah kecubung, yang mengandung berbagai jenis bahan psikoaktif, terutama alkaloid tropana.

Sinta mengatakan, biji buah kecubung mengandung senyawa yang sangat kuat dan berpotensi berbahaya. Hal ini akan terjadi jika dikonsumsi tanpa pengawasan medis.

“Penggunaan biji buah kecubung untuk tujuan psikoaktif dapat memiliki efek samping serius dan berpotensi berbahaya bagi kesehatan fisik dan mental,” ungkapnya, Kamis (11/7/2024).

Selain mengandung alkaloid tropana, beberapa alkaloid lain juga dapat ditemukan dalam biji buah kecubung antara lain scopolamine, hyoscyamine, dan atropine.

Lebih lanjut Sinta menjelaskan, scopolamine adalah salah satu alkaloid yang paling dominan dalam biji buah kecubung. Alkaloid ini dapat memiliki efek yang menenangkan, mengurangi mual, dan menghambat ingatan.

Kemudian, hyoscyamine memiliki efek mirip dengan scopolamine. Yaitu dapat mempengaruhi sistem saraf pusat dan mengurangi aktivitas otot.

“Sementara atropine, meskipun ditemukan dalam jumlah yang lebih kecil, dapat memiliki efek stimulan pada sistem saraf pusat,” imbuhnya.

Lalu, apakah ada obat untuk menangani efek samping dari buah kecubung? Sinta menyebut ada obat yang mirip seperti anti nyeri.

“Akan tetapi ini secara herbal. Kalau di dunia medis tidak ada penelitiannya,” tuntasnya. (wahyu)

Jelang Piala AFF U19 PSSI Rilis Daftar 28 Pemain

0
Jelang Piala AFF U19 PSSI Rilis Daftar 28 Pemain
Gelandang Persebaya Toni Firmansyah masuk dalam skuad Timnas U-19 (Foto: Istimewa (dok. PSSI)

Link, Surabaya – Jelang Piala AFF U19 atau ASEAN U19 Boys Championship 2024 yang akan berlangsung di Surabaya pada 17-29 Juli 2024, PSSI telah merilis daftar 28 pemain yang bakal ikut serta.

Pelatih Timnas Indonesia U19 Indra Sjafri nantinya  akan mencoret lima pemain selama pemusatan latihan (TC) di Surabaya. Sebanyak 23 pemain akan di daftarkan untuk mengikuti Piala AFF U19.

Dari 28 nama yang ada, Indonesia diperkuat oleh empat pemain keturunan. Mereka adalah Ji Da Bin, Jens Raven, Welber Jardim, dan Meshaal Hamzah Bashier Oman.

Timnas Indonesia U19 sendiri tergabung dalam Grup A Piala AFF U19 2024. Indonesia satu grup dengan Timor Leste, Kamboja, dan Filipina.

Daftar 28 Pemain Timnas Indonesia U19 di Piala AFF U19 2024:

Penjaga Gawang:
1. I Wayan A. Wiguna (Bali United)
2. Fitrah M. Ridwan (Persib Bandung)
3. Ikram Al Giffari (Semen Padang)

Bek:
1. Rizdjar Nurviat (Borneo FC)
2. Sulthan Zaky (PSM Makassar)
3. Kadek Arel (Bali United)
4. M Mufli (PSM Makassar)
5. M Farhan (Persija Jakarta)
6. Meshaal Hamzah (Persija Jakarta)
7. Alfahrezi (Borneo FC)
8. M Iqbal Gwijangge (Barito Putera),
9. Rahmat Syawal (PSS Sleman)
10. Dony Tri (Persija Jakarta)

Gelandang:
1. Ji Da Bin (ASIOP)
2. Welber Jardim (Sao Paolo)
3. Toni Firmansyah (Persebaya Surabaya)
4. Figo Dennis (Persija Jakarta)
5. Alexander Felix Kamuru (Barito Putera)
6. M Darel Valentino (Persib Bandung)
7. Fandi Bagus (Bhayangkara FC)
8. M Kafiatur (Dewa United)

Penyerang:
1. Arlyansyah (Persija Jakarta)
2. M Riski Afrisal (Madura United)
3. Marselinus Ama (UD Logrones)
4. Arkhan Kaka (Persis Solo)
5. M Mufdi Iskandar (Malut Selection)
6. Muhammad Ragil (Bhayangkara FC)
7. Jens Raven (Dordrecht)

Eks Mentan SYL Dijatuhkan Hukuman 10 Tahun Penjara

0
Eks Mentan SYL Dijatuhkan Hukuman 10 Tahun Penjara
Hakim Ketua Rianto Adam Pontoh saat membacakan putusan terhadap Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (11/7/2024). (Foto: RRI/Aditya Prabowo)

Link, Jakarta – Eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dalam kasus pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) dan denda sebesar Rp300 juta subsider 4 bulan kurungan penjara.

Putusan tersebut dibacakan oleh Hakim Ketua Rianto Adam Pontoh dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (11/7/2024).

“Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Syahrul Yasin Limpo selama 10 tahun penjara. Kemudian denda Rp300 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan,” kata Hakim Ketua Rianto Adam Pontoh di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (11/7/2024) sebagaimana dilansir dari rri.co.id.

Selain itu, Rianto menyampaikan bahwa SYL terbukti bersalah sacara say dan meyakinkan menurut hukum bersalah, lantaran melakukan tindak pidana korupsi. Di mana, SYL telah melanggar Pasal 12 huruf e juncto Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo.

“Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP,” ujar Rianto.

Selain pidana, kata Rianto, majelis hakim menjatuhkan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti bagi SYL sebesar Rp14,14 miliar. Lalu ditambah juga 30.000 dolar AS subsider 2 tahun penjara.

“Vonis itu lebih ringan daripada tuntutan jaksa, yakni pidana penjara 12 tahun dan denda Rp500 juta subsider pidana kurungan 6 bulan. Serta membayar uang pengganti sebesar Rp44,27 miliar dan 30.000 dolar AS dikurangi dengan jumlah uang yang telah disita dan dirampas,” kata Rianto.

LPTQ Banjar Lakukan Pembinaan Untuk Panitia Pelaksana MTQN ke XLVII

0

Link, Martapura – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Banjar, lakukan pembinaan kepada panitia teknis dan petugas venue pada aja Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke XLVII Tingkat Kabupaten Banjar Li Syi’aril Islam. Mengingat, semakin dekatnya pelaksanaan kegiatan tersebut yang akan dilaksanakan pada 24 – 27 Juli 2024 di Kecamatan Sungai Tabuk.

Ketua umum LPTQ Kabupaten Banjar H Masruri berharap, intensnya persiapan tersebut seluruh rangkaian kegiatan MTQ berjalan lancar dan khidmat, serta segala kemungkinan kekurangan dapat diantisipasi dan mitigasi dari awal.

“Kalau masih ada kekurangan kita bisa benahi sedari awal,” ujarnya.

Mawardi salah seorang panitia menginformasikan untuk akomodasi bagi dewan hakim, tim kerja, peserta MTQ dan semua kafilah dari 20 kecamatan se-Kabupaten Banjar telah disiapkan 44 rumah berikut dengan pelayanan konsumsinya.

Camat Sungai Tabuk Taufiqurrahman selaku Ketua Umum Penyelenggara berharap MTQ berjalan lancar dan sukses. Sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi, sehingga menghasilkan qari-qariah, hafidhz-hafidhzah, mufassir-mufassirah dan peserta cabang lainnya yang terbaik dan berkualitas.

“Sehingga mereka siap mewakili Kabupaten Banjar untuk berkompetisi ke jenjang yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional,” tutupnya.

50 cabang lomba MTQ putra-putri dibagi 10 venue, terdiri dari :

Venue 1 : Cabang golongan tilawah remaja dan dewasa di panggung utama.

Venue 2 : Cabang tartil dan tilawah anak di Masjid Al Magfirah Gudang Tengah.

Venue 3 : Musabaqah hifdhzul quran golongan 1 dan 5 Juz dengan tilawah di Masjid Al Munir Sungai Tabuk.

Venue 4 : Musabaqah qiraat golongan mujawwad, murattal dewasa dan murattal remaja di Masjid Al Quddus Sungai Tabuk Keramat.

Venue 5 : Musabaqah hifdhzul quran golongan 10 Juz, 20 Juz, dan 30 Juz serta tafsir Bahasa Indonesia, bahasa Arab dan bahasa Inggris di Masjid Al Muqaddam Sungai Tabuk Keramat.

Venue 6 : Musabaqah hafalan hadits golongan 100 hadits dengan sanad dan 500 hadits tanpa sanad di Musala Nurul Yaqin Sungai Tabuk Keramat.

Venue 7 : Musabaqah syarhil quran di SDN Sungai Tabuk Kota.

Venue 8 : Musabaqah khatil quran di SMAN 1 Sungai Tabuk.

Venue 9 : Musabaqah karya tulis ilmiah al quran di Sungai Tabuk Keramat.

Venue 10 : Musabaqah fahmil quran di MTs Ar Rahmah.

Masing-masing venue kecuali untuk Musabaqah khattil quran, Musabaqah fahmil quran dan Musabaqah karya tulis ilmiah al quran akan dipandu oleh lima petugas terdiri dari ketua, guide, pembuka mushaf, announcer dan petugas lampu. Untuk announcer dilaksanakan pelatihan secara khusus dan akan dimantapkan pada 15 Juli 2024, di Aula Kantor Camat Sungai Tabuk. (wahyu)

Kemenag Terjemahkan Al-Qur’an dalam Bahasa Betawi

0
Alqur;an bahasa betawi
Kepala Badan (Kaban) Litbang dan Diklat Kementerian Agama Suyitno saat memberikan arahan pada Pembahasan Penerjemahan Al-Qur'an Bahasa Betawi di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Link, Jakarta – Pembahasan penerjemaah Al-Qur’an Bahasa Betawi yang sedang dilakukan sudah menyelesaikan 15 juz. Saat ini Tim Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Balitbang Diklat Kemenag) terus bekerja untuk menyelesaikan proyek tersebut.

“Penerjemahan Al-Qur’an ke dalam bahasa daerah merupakan upaya penguatan Moderasi Beragama (MB). Salah satu indikator penting dalam MB adalah apresiasi terhadap budaya dan kearifan lokal. Orang-orang sering mengatakannya from local to global, dari bahasa daerah kita bawa ke dunia,” ungkap Kepala Balitbang Diklat Kemenag, Suyitno di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Menurutnya pembahasan penerjemaah Al-Qur’an Bahasa Betawi yang sedang dilakukan sudah menyelesaikan 15 juz. “Dalam waktu empat bulan ini kita sudah menyelesaikan penerjemahan 15 juz ke dalam Bahasa Betawi,” kata Suyitno.

“Ini sekaligus merupakan langkah penting pemerintah dalam melestarikan budaya lokal melalui pendekatan keagamaan,” imbuhnya.

Suyitno menambahkan, bahwa Bahasa Betawi adalah bahasa yang familiar di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, penggunaan bahasa yang tepat dan sesuai sangat penting untuk memastikan tidak terjadi kesalahan saat diterbitkan.

“Selain melibatkan ahli bahasa lokal, penerjemahan Al-Qur’an juga perlu memperhatikan sisi penafsiran. Tidak sekadar menerjemahkan, tetapi harus melibatkan ahli tafsir,” tuturnya.

Program penerjemahan ini tidak hanya bertujuan untuk memperkaya khazanah budaya lokal, tetapi juga untuk mengukuhkan nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat yang majemuk. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta harmoni sosial yang lebih kuat dan saling menghormati di antara berbagai komunitas yang ada di Indonesia. (spy)

SJI Bentuk Wartawan Berintegritas dan Berwawasan Kebangsaan 

0

Link, Banjarmasin – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, menggelar Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) di Kalimantan Selatan. Ini dalam rangka mewujudkan jurnalis atau wartawan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, berkemampuan multitasking dan berpikir kritis dalam menghadapi teknologi baru dan perubahan global.

Hadir untuk membuka acara tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin mengungkapkan terimakasih dan apresiasi kepada PWI pusat yang bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang sudah menggelar SJI di Kalsel, Hotel Tree Park Banjarmasin, Rabu (10/7/2024)

“Semoga kegiatan ini berjalan baik dan lancar serta apa yang menjadi tujuan kegiatan ini dapat terwujud dan menciptakan jurnalis-jurnalis yang berkualitas di Banua Kalimantan Selatan,” ucap Paman Birin saat membuka Sekolah Jurnalisme Indonesia.

Paman Birin mengatakan, media massa dan jurnalisme memiliki peran yang sangat vital dalam masyarakat. Mereka tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk opini publik.

“Oleh karena itu, memperkuat integritas, wawasan kebangsaan, kemampuan multitasking dan berpikir kritis menjadi sangat penting dalam era teknologi baru dan perubahan global yang sangat cepat saat ini,” kata Paman Birin.

Paman Birin berharap, para peserta mampu menyerap ilmu dan pengetahuan serta pengalaman yang didapatkan melalui SJI ini.

“Semoga melalui SJI ini, rekan-rekan sekalian dapat memaksimalkan kesempatan yang ada, serta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi jurnalis yang handal dan berintegritas khususnya di Banua Kalsel,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch. Bangun mengatakan, SJI untuk tahun ini masih dibiayai Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

“Tetapi tidak seluruhnya bisa tercover, karena keterbatasan anggaran tersebut. Maka SJI ini dipangkas menjadi 4 hari saja, yang sebelumnya 2 minggu. Jadi, tolong manfaatkan semaksimal mungkin,” ungkap Hendry.

Hendry juga mengapresiasi dan berterimakasih kepada Gubernur Kalsel Paman Birin yang pernah menerima penghargaan Pena Emas tersebut, karena selalu mendukung penuh PWI terutama PWI Kalsel.

“Harapannya, walaupun Paman Birin nantinya tidak menjabat sebagai Gubernur lagi, Paman Birin tetap bisa mendukung dan selalu menjadi bagian PWI dimanapun berada,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie dalam laporannya mengatakan, Ini merupakan SJI ke-4 yang sudah dilaksanakan di Kalsel dan diikuti 35 peserta.

“SJI ini kelasnya tidak banyak, dan tidak semua jurnalis bisa mengikuti kelas SJI ini. Anda terpilih dari 500 wartawan yang sudah melalui seleksi ketat, diharapkan kesungguhannya dan memanfaatkan ilmu yang didapat. Kelas ini sangatlah penting karena nantinya atau kedepannya, mereka yang mengikuti kelas ini akan menjadi kader-kader PWI,” ucap Helmie. (tri)