Beranda blog Halaman 578

Jalan Mulus Tanpa Hambatan, Warga HSU Ucapkan Terima Kasih ke Gubernur

0
warga alabio hsu sambut kedatangan paman birin

Link, Amuntai- Pada hari ke-5 turdes ke 10, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin atau Paman Birin didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah menyapa warga Alabio bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan SKPD di Puskesmas Alabio, Kecamatan Sungai Pandan pada Jum’at (5/7/2024).

Sejak pagi, sejumlah relawan dari Komunikasi Relawan Tatanan Ramah Bakti Kemanusiaan (Komwantara) Kabupaten HSU bersama anggota Dishub HSU dan anggota Polsek Alabio tengah mengatur jalan lalu lintas pengendara dan kedatangan para warga setempat.

Para anggota  pramuka berjejer di halaman depan Puskesmas Alabio bersama Penjabat (Pj) Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Zakly Asswan menunggu kedatangan orang nomor 1 di Kalsel.

Setibanya di lokasi acara, tepukan gendang beserta lantunan sholawat menyambut kedatangan rombongan tim turdes Gubernur Paman Birin dan Acil Odah dengan kesenian sinoman hadrah.

Paman Birin dan Acil Odah langsung melakukan penanaman pohon dan meninjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Alabio. Dan selepas jajanan warga diborong oleh Paman Birin, warga Alabio sontak bergemuruh dengan soraknya menyerbu jualan wadai khas lokal tersebut.

Pejabat (Pj) Bupati HSU, Zakly Asswan menyampaikan bahwa rakyat Kabupaten HSU yang khususnya di daerah Amuntai dan Alabio ingin sekali bertemu dengan istri orang nomor 1 di Kalsel, Acil Odah. Karena, Acil Odah  merupakan warga asli di Kota Bertaqwa ini.

“Asli urang Amuntai, Acil Odah kelahirannya. Selamat datang rombongan turdes ke-10 akhirnya tiba di Kota Alabio,” ucap Zakly.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Zakly juga mengucapkan tanda terimakasih atas perhatian Gubernur Paman Birin beserta jajaran Pemprov Kalsel yang telah memperbaiki jalan di Kabupaten HSU. Sehingga, jalan menjadi mulus tanpa hambatan bagi warga setempat.

Kemudian, Pj Bupati Zakly menjelaskan bahwa pihaknya juga memiliki slogan untuk kabupatennya, yang merupakan singkatan dari HSU (Harus Semangat Usaha). Hal itu tak jauh dari makna istilah Bergerak tersebut.

“Jalan kita kembali mulus, perbaikan infrastruktur jalan terus dilakukan oleh Paman Birin,” ungkap Pj Bupati Zakly.

Gubernur Kalsel Paman Birin menyampaikan dalam sambutannya, tim rombongan turun ke desa (turdes) menembus batas ke-10 ini merupakan langkah untuk dekat dengan warga Banua. Artinya, Gubernur beserta rombongan Forkopimda Kalsel dan jajaran SKPD Provinsi Kalsel telah menyambangi sejumlah desa selama itu.

“Turdes itu singkatan dari Turun ke Desa. Menembus batas ke-10, artinya sudah sepuluh kali bersama rombongan melakukan kunjungan atau kujuk-kujuk, kuliling ke Banua di 13 Kabupaten/Kota. Tidak mengenal panas, hujan serta siang dan malam,” jelas Paman Birin ke warga Alabio.

Paman Birin menceritakan, rombongan Alam Roh akhirnya tiba di Kota Alabio karena perjalanan yang cukup panjang. Pada hari itu, Paman Birin bersama rombongan menembus malam hari dari Desa Teluk Aru, wilayah terpencil di Kotabaru yang cuaca hujannya begitu deras mengguyur perjalanan turdes.

Namun, Paman Birin bersyukur bahwa kondisi rombongan tim turdes dapat menjalankan tugasnya hingga hari ini tiba di Kota Alabio. Sebab, menurutnya hal ini demi menyongsong generasi emas di tahun 2045.

“Itu 1 abad Indonesia. Jika dihitung maka 21 tahun lagi kita menyongsong anak-anak bangsa menjadi pemimpin ke depan, dan itu cita-cita serta harapan kita,” tegas Paman Birin di podium.

Kegiatan turut dihadiri oleh sejumlah pembakal yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten HSU. Selain itu juga kedatangan Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK, Ketua MUI Kabupaten HSU, KH. M. Said Masrawan dan tokoh ulama di Amuntai. (tri)

Baliho ELH Tersebar, Relawan Merapat

0
baliho ELH
Pemasangan baliho ELH di salah satu pelosok Kota Banjarbaru.

Link, Banjarbaru – Strategi menyebar ratusan baliho Erna Lisa Halaby (ELH) hingga ke pelosok wilayah Kota Banjarbaru, kian melambungkan popularitas Erna Lisa Halaby dalam menatap kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

“Alhamdulillah, apa yang kami targetkan dengan memasang sebanyak-banyaknya baliho ELH hingga ke pelosok kota mendapatkan respon sangat positif dari masyarakat,” ungkap DRS Wahyuddin, Ketua Tim Pilwali ELH, kepada Linkalimantan.com, Jumat 5 Juni 2024.

Menurut Ujud—demikian mantan birokrat ini akrab disapa—respon positif yang dimaksud antara lain target memperkenalkan ELH sebagai sosok yang akan maju di Pilkada Kota Banjarbaru 2024 ini trendnya terus meningkat.

“Salah satu indikasinya kian banyaknya kelompok-kelompok masyarakat yang datang se sekretariat Tim Pemenangan. Alhamdulillah, semua yang datang berkeinganan untuk menjadi bagian dari ELH dalam memenangi Pilkada Kota Banjarbaru,” katanya sembari menyebutkan warga yang datang mengaku mengetahui ELH dari baliho yang terpasang.

Lebih dari itu, tambahnya lebih lanjut, selain silaturahmi tidak sedikit yang datang menyatakan siap untuk menjadi relawan di daerah masing-masing .

“Seperti tadi siang, ada beberapa rombongan yang datang. Mereka bermaksud mengundang kami untuk menghadiri  silaturahmi sekaligus menyampaikan dukungan dan kesiapan menjadi relawan. Kaget juga, karena ada kelompok masyarakat yang mengaku berasal dari daerah perbatasan wilayah Kota Banjarbaru dengan Kabupaten Banjar,” ungkapnya.

Terpisah, Rizal anggota Tim Pemenangan ELH yang bertangungjawab terhadap pemasangan baliho menyebutkan sebaran media promosi diakuinya telah menyebar merata hingga pelosok.

“Kalau jumlah yang terpasang cukup banyak. Gampangnya sudah ratusan media baliho kami telah kami pasang. Sementara Baliho ELH yang telah siap dipasang juga tidak sedikit,” katanya.

Menurut Rizal, dalam sepekan terakhir pihaknya tak lagi kesulitan dalam menentukan titik pasang. Karena permintaan dari masyarakat juga tidak sedikit.

“Diawal-awal agak sulit untuk menentukan titik pasang. Berbeda sekarang, masyarakat yang meminta pasang ditempatnya. Bukan hanya titik saja mereka juga menjamin keamanannya,” katanya sumringah. (spy)

Atlet Forki Banua Berhasil Raih Medali Perak di Ajang AUG 2024

0

Link, Surabaya – Atlet Forki Kalsel, berhasil meraih medali perak di ajang Asean University Games (AUG) 2024, di Surabaya, ialah Muhammad Afif Lubis.

Medali perak itu langsung diserahkan oleh Rektor Unisma, Prof Maskuri kepada Muhammad Afif Lubis, atlet Forki Kalsel yang masuk ajang lomba karate di kelas 75Kg.

Keberhasilan Afif Lubis ini tak lepas atas kerja keras dan dukungan dari Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin, serta seorang mentor Kepala Seksi Bidang Pembinaan Prestasi (Kasi Binpres) Forki Kalsel, Anton Arisandi dengan sejumlah pelatih dan Official Pelatda Ambulung.

“Terima Kasih kepada jajaran pengurus FORKI Kalsel, terkhusus kepada Ketum Forki Kalsel Paman Birin dan seluruh pelatih serta Official Ambulung. Wasit juri kalsel yang sudah membawa atlet Kalsel dari proses POMNAS hingga ke pencapaian puncak Asean University Games 2024,” ungkap Afif dengan senang.

AUG 2024 diikuti oleh 11 negara di Asia Tenggara dihadiri tak kurang dari 5.000 atlet mahasiswa.

Dan memperlombakan sebanyak 21 cabang olahraga yang meliputi futsal, petanque, bola voli, tenis, renang, sport climbing, 3X3 bola basket, judo, bola tangan, wushu, bridge, catur, atletik, bola basket, badminton, panahan, voli pantai, sepak takraw, taekwondo, pencak silat, dan karate.

Sementara itu, Kasi Binpres Forki Kalsel, Anton Arisandi menyampaikan sosok Afif, seorang atlet karateka asal Kalsel yang berjuang meniti karirnya sejak di lokal, nasional hingga internasional.

“Alhamdulillah, Afif di kelas 75 Kg Putra sudah menyumbangkan medali perak untuk Indonesia tercinta. Besok masih ada 2 medali lagi yang akan diperebutkan atlet kalsel untuk Indonesia, salam bergerak,” ungkapnya.

Sebagaimana dukungan Paman Birin selama ini, Anton berharap keberhasilan Afif ini menjadi motivasi karateka-karateka muda Banua untuk bisa berprestasi ke tingkat nasional maupun internasional.

“Sekali lagi, terimakasih Paman Birin atas dukungan selama ini kepada karateka Banua.Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi karateka muda lainnya,” pungkas Anton.

Sebagai informasi, Indonesia mengirimkan sebanyak 392 atlet mahasiswa yang berasal dari 140 perguruan tinggi di seluruh Indonesia berpartisipasi dalam AUG 2024. (tri)

Disela Turdes, Paman Birin Ziarah ke Makam Syekh Muhammad Nafis

0

Link, Tabalong– Usai menyelesaikan rangkaian turdes di Puskesmas Kecamatan Tanjung, Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin, menunjukkan rasa takzimnya kepada ulama besar dengan berziarah ke makam Syekh Muhammad Nafis bin Ideris bin Husein di Desa Binturu, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Kamis (5/7) malam.

Syekh Muhammad Nafis adalah penyebar Islam yang sangat berjasa dalam membangun masyarakat agamis.

Penulis kitab terkenal tentang tasawuf berjudul Ad-Durrun Nafis, yang tersebar luas di Nusantara dan Asia Tenggara, Syekh Muhammad Nafis lahir sekitar tahun 1735 di Martapura, Kabupaten Banjar, dan wafat sekitar tahun 1812 Masehi di Desa Binturu, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong pada usia 77 tahun.

Kehadiran orang nomor satu di Kalsel ini menjadi bukti penghormatan dan meneladani kepada Syekh Muhammad Nafis, ulama besar yang telah berjasa dalam menyebarkan ilmu agama di Kalsel dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Paman Birin mengungkapkan bahwa ziarah ini adalah salah satu bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah berjasa dalam menyebarkan ajaran Islam di daerah tersebut.

“Kita harus selalu mengingat jasa-jasa ulama kita, mereka yang telah membimbing kita dengan ilmu dan kebijaksanaan,” ujar Paman Birin.

Paman Birin pun berharap agar para generasi muda dapat meneladani semangat Syekh Muhammad Nafis dalam menyebarkan ilmu agama dan membangun masyarakat yang berakhlak mulia.

Banyak warga yang ingin bersalaman dan berfoto dengan Paman Birin, mereka mendoakan agar Paman Birin selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Kalsel, tak sedikit pula yang mendoakan agar segala hajatnya terkabul.

Paman Birin sendiri terlihat senang dengan sambutan hangat dari masyarakat. Beliau menyapa dan menyalami warga dengan ramah.

Dalam momen penuh khidmat tersebut, Paman Birin didampingi oleh Guru Supian Al-Banjari dan sejumlah Kepala SKPD lingkup Kalsel. (tri)

Dunia Politik itu Bak Sebilah Pisau

0

Bismillahirrahmanirrahim
Hingar bingar dunia politik di ajang pemilihan kepala daerah belakagan kian terasa. Propaganda dari masing-masing kelompok yang akan ambil bagian tak lagi malu-malu mengemuka, walau pun terkesan terlalu dini. Bak sebuah pisau, trik dan intrik politik dimainkan.

Safariyansyah, Budayawan Spiritual
Mencari yang Hilang Memelihara yang Terlupakan

Sebilah pisau akan sangat membahayakan orang lain, ketika pisau itu digunakan untuk berbuat kejahatan. Namun tajamnya mata pisau akan menghasilkan racikan bumbu masak nan lezat begitu para koki handak yang memegangnya. Begitu juga politik, ketika orang baik yang mengendarainya pastilah produknya juga akan baik dan sebaliknya.

Beberapa dasawarsa ini tidak sedikit pendapat yang menilai dunia politik kita sangat kotor, menghalalkan segala cara untuk meraihnya. Dampaknya, tidak sedikit orang baik yang akhirnya memilih untuk menjauh dari dunia politik, akibat terpengaruh dengan opini yang sengaja dihembuskan mereka yang tidak menginginkan orang baik menjadi penghalang sahwat untuk menguasai kekuasaan.

Begitu dahsyatnya gerakan yang menurut sebagian sahabat merupakan upaya sekuler untuk merusak tatanan kultur dan budaya kita yang berlandaskan ajaran-ajaran agama. Hingga dunia politik pun teropini begitu kejam. Saling sikut, kanibal suara hingga bermain curang dalam pelaksanaan sebuah kontestasi politik seakan dipaksa untuk menjadi menjadi sampul politik itu sendiri.

Begitulah opini keliru yang telah banyak merusak kemurnian pandangan sejumlah orang baik untuk menjauh dari kancah politik.

Tetapi yang pastinya, harus kita sadari bahwa politik itu adalah ajang kontribusi dan pengabdian (Ibadah) sebagaimana analog sebuah pisau diatas. Artinya, bahwa ketika anda masuk ke dalam dunia politik baik itu pikiran, energi, hati anda harus ada di tengah masyarakat.

Politik adalah instrumen. Instrumen ini tujuannya adalah untuk kesejahteraan, keadilan dan keamanan dalam masyarakat. Jadi bisa juga dikatakan bahwa kekuasaan atau politik ini harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemanfaatan dari masyarakat itu senditi.

Karena itu bagi yang terjun ke dunia politik maka nianya harus turus untuk membantu masyarakat, untuk memakmurkan daerah, untuk membuat terobosan-terobosan yang signifikan baik untuk masyarakat maupun daerah.

Afwan
Wassalam

Keakraban Paman Birin Dengan Guru Jaro Tabalong

0
tabalong

Link, Tabalong – Di Sela pelaksanaan turdes ke 10, Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin bersama Ketua TP PKK Kalsel Hj. Raudatul Jannah bersilaturahmi ke kediaman pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Nurul Musthofa, KH. Anwar Sanusi atau Guru Jaro di Tabalong pada Kamis (4/7).

Dalam silaturahmi itu, Paman Birin selain didampingi Acil Odah, tampak hadir juga H. Sandi Fitrian Noor, putra Paman Birin yang merupakan anggota DPR RI terpilih 2024-2029, Tenaga Ahli Gubernur serta sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Suasana keakraban tampak terlihat antara Guru Jaro, bersama Paman Birin dan Acil Odah saat bertemu.

Dalam silaturahmi itu, Guru Jaro pun menyampaikan beberapa pesan harapan serta mendoakan Paman Birin dan Acil Odah.

Usai silaturahmi itu, Guru Jaro menyampaikan rasa terimakasih kepada Paman Birin dan Acil Odah yang berkenan berkunjung ke kediamannya.

“Alhamdulilah, terimakasih Paman Birin dan Acil Odah berkenan bersilaturahmi. Hampir setiap tahun dan setiap saat, Paman Birin maupun Acil Odah berkunjung,” kata Guru Jaro.

Disampaikan Guru Jaro, Paman Birin dan Acil Odah, kunjungan ini bukan pertama ini, namun beliau setiap tahun ada terus hingga ke pondok kami.

Tak itu saja, bagi Guru Jaro, Paman Birin dan Acil Odah adalah bagian dan keluarga besar bagi Pondok Nurul Musthofa.

“Karena bagian dalam keluarga besar pondok, kapan saja datang kami akan dengan senang menyambutnya,” terang Guru Jaro.

Tak lupa pada kesempatan itu pula, Guru Jaro juga mendoakan, Paman Birin dan Acil Odah sehat dalam melayani masyarakat dan segala hajatnya dikabulkan Allah SWT. (tri)

Diduga Tersandung Masalah Hukum, Ketua KPU Banjarbaru Diganti

0
ketua kpu banjarbaru tersandung kasus hukum
Rozi Maulana Ketua KPU Banjarbaru.

Link, Banjarbaru – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru bergejolak. Gara-garanya posisi Ketua KPU Rozy Maulana mendadak digantikan PLH Dahtiar. Pergantian terkesan mendadak tersebut dikahabarkan  lantaran Rozy tengah menghadapi masalah hukum.

Plt Ketua KPU Banjarbaru saat dikonfirmasi enggan menjelaskan penyebab pergantian Ketua KPU Banjarbaru.

” Adapun terkait latar belakangnya, nanti pada waktunya kawan-kawan akan mengetahuinya sendiri,” imbuh mantan Ketua Bawaslu Banjarbaru ini sebagaimana dikutip dari KBK.Nes.

Diungkapkannya, pergantian Ketua KPU dari Rozy Maulana kepada dirinya sebagai PLh melalui proses pleno.

“Jadi saat ini kami memang dipilih sebagai Plt. Ketua KPU Kota Banjarbaru berdasarkan pleno rekan rekan komisioner. Ini sebagai bentuk agar roda organisasi dan tahapan pilkada tetap bisa berjalan di Kota Banjarbaru,” tegas Dahtiar melalui keterangan tertulisnya, Kamis (4/7/2024) sore.

Pada kesempatan ini Plt Ketua KPU Kota Banjarbaru kembali menyampaikan, bahwa tidak benar adanya perebutan ataupun sejenisnya pada posisi jabatan Ketua KPU Banjarbaru.

“Kami di internal (KPU Banjarbaru – red) kompak dan solid, terutama dengan Rozy Maulana komunikasi kami masih sangat baik di internal,” ungkap Plt Ketua Banjarbaru ini.

Namun sayangnya, para penyelenggara pemilu di Kota Banajrbaru tersebut memilih diam saat ditanya apakah Rozy Maulana sedang tersandung kasus hukum.

Sementara itu dari penelusuran dari berbagai sumber, diinformasikan digantinya Ketua KPU Bnajarbaru Rozy Maulana karena tersandung kasus hukum.

“Ketua KPU saat ini tengah berhadapan proses hukum di luar daerah tapi masih di dalam wilayah Kalsel. Karena itulah posisinya sebagai ketua dicopot. Dalam waktu dekat nanti juga tersiar masalahnya apa?” ungkap sumber. (spy)

Tayang di Disney+ Berikut Sinopsis Drakor Terbaru Red Swan

0

Red Swan adalah Drama Korea (Drakor) terbaru yang dibintangi Kim Ha-neul dan Rain. Drakor bergenre romance ini menggambarkan kisah balas dendam yang melibatkan pasangan elit dalam sebuah konspirasi.

Red Swan tayang di Disney+ Hotstar. Drakor tersebut hadir dengan total 10 episode. Setiap minggunya, Red Swan langsung menayangkan dua episode di hari Rabu.

Sinopsis Red Swan

Drama ini menceritakan kisah hidup Oh Wan-soo (Kim Ha-neul), seorang pegolf yang terlahir dari keluarga miskin. Namun, dia bertekad mengubah nasib keluarganya.

Wan-soo kemudian berlatih keras hingga menjadi pegolf kelas dunia. Ia berhasil meraih banyak gelar dan menarik perhatian banyak orang, termasuk pengusaha muda bernama Kim Yong-guk (Jung Gyu-woon).

Yong-guk adalah pengusaha muda yang digadang-gadang menjadi penerus bisnis keluarga Hwain Grup. Usai bertemu, Yong-guk lantas meminang Wan-soo menjadi istrinya.

Wan-soo sebenarnya enggan menikah dengan Yong-guk. Namun Wan-soo akhirnya mau untuk melunasi utang ibunya. Mereka menikah dan menjadi pasangan yang terkenal.

Wan-soo makin populer. Tidak hanya bermain golf, ia juga makin aktif dalam kegiatan sosial. Wan-soo pun dipilih untuk memimpin yayasan milik Hwain Grup.

Namun, mereka mengalami masalah saat memasuki 10 tahun pernikahan. Wan-soo mendapati suaminya berselingkuh. Wan-soo terus berusaha mempertahankan pernikahan tersebut, tapi tak membuahkan hasil.

Kehidupan Wan-soo kemudian semakin mencekam pada suatu malam di Manila, Filipina. Ia yang hadir untuk kegiatan sosial yayasannya itu justru terjebak dalam baku tembak.

Nyawa Wan-soo hampir terenggut sebelum ia diselamatkan pengawal perusahaan bernama Seo Do-yoon (Rain). Momen itu ternyata memantik rasa suka Wan-soo terhadap Do-yoon.

Setelah mengalami serangan teror misterius, Wan-soo mulai mempelajari rahasia keluarga suaminya dari pengawal barunya Do-Yoon.

Lantas, seperti apa akhir cerita Drakor tersebut? Selengkapnya saksikan di serial Red Swan pada layanan streaming Disney+ Hotstar.

Daftar Pemain Red Swan

-Kim Ha-neul sebagai Oh Wan-soo
-Rain sebagai Seo Do-yoon
-Jung Gyu-woon sebagai Kim Yong-guk
-Seo Yi-sook sebagai Park Mi-ran
-Yoon Je-moon sebagai Han Sang-Il
-Ki Eun-se sebagai Jang Tae-ra. (net)

Pengunaan Anggaran Stunting Dinilai Tidak Tepat Sasaran

0
Kejari Kembali Panggil 5 Anggota DPRD Banjar
Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Banjar Akhmad Zacky Hafizie menilai pengunaan anggaran stunting Tahun 2023 tidak tepat sasaran.

Link, Martapura – Penggunaan anggaran program pencegahan dan penanganan stunting tahun anggaran 2023 yang diperoleh tujuh OPD dan Pemerintah Desa (Pemdes) dengan nilai total pagu sebesar Rp121 Miliar dengan realisasi Rp114 M, dinilai tidak tepat sasaran.

“Kenapa saya katakan tidak tepat sasaran, karena dari Rp114 Miliar anggaran untuk pencegahan stunting, hanya sebesar Rp3 Miliar untuk keperluan makan dan minuman bergizi. Penggunaan anggaran selebihnya saya rasa sangat tidak tepat,” ujar Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Banjar Akhmad Zacky Hafizie, pada Rabu (3/7/2024).

Sebab, lanjut Politisi Senior PPP Kabupaten Banjar ini lebih jauh, pengalokasian anggaran stunting yang lebih besar justru pada kegiatan rapat-rapat, penyuluhan, kegiatan fisik, Diklat, honorarium dan segala macamnya.

“Kalau anggaran makan minuman bergizi hanya sekitar Rp3 Miliar, dan setiap penerimaan manfaat mendapatkan anggaran makanan minum Rp15.000 plus potong pajak. Apakah bisa mencegah angka kenaikan stunting. Anehnya, anggaran tambah lebih besar, kasus stunting juga naik,” ucapnya.

Berdasarkan data pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, papar Zacky Hafizie, total jumlah anak yang lahir pada 2023 terdata 8.978 orang, dan yang mengalami stunting sebanyak 6.089 orang dari jumlah total 29.153 balita yang diukur.

“Dari 29.153 balita, sebanyak 6.089 orang terkena stunting. Inikan bukan jumlah yang sedikit,” beber Zacky Hafizie.

Dengan anggaran stunting sebesar Rp3 Miliar untuk makanan bergizi tersebut, Zacky Hafizie menilai bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar gagal paham dalam menyusun program pencegahan dan penanganan stunting. Terlebih banyak kegiatan rapat-rapat.

“Harusnya anggaran itu lebih mengutamakan menangani yang terkena stunting dengan mengobati dan memberi makanan bergizi, bukan memperbaiki sarana di rumah penderita stunting. Apalagi kalau uangnya lebih banyak dihabiskan dengan rapat koordinasi yang sering digelar dan menggunakan anggaran stunting,” tegas Koordinator Komisi I DPRD ini.

Dengan terus meningkatnya jumlah anak yang berpotensi dan terkena stunting di Kabupaten Banjar. Zacky Hafizie Pemkab Banjar agar melakukan perbaikan sehingga bisa lebih tepat sasaran. (zainuddin)

Buntut Peretasan PDNS, Dirjen Aptika Kominfo Mundur

0
PDNS di Surabaya diretas
buntut diretasnya PDNS di Surabaya, Jawa Timur, Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, menyatakan mundur dari jabatannya.

Link, Jakarta – Sebagai tanggung jawab moral, buntut diretasnya Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) di Surabaya, Jawa Timur, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen Aptika Kominfo), Semuel Abrijani Pangerapan, menyatakan mundur dari jabatannya.

“Saya menyatakan per tanggal 1 Juli 2024 saya sudah mengajukan pengunduran diri saya secara lisan dan suratnya sudah saya serahkan kemarin kepada Menteri Kominfo,” ujar Dirjen Aptika dalam keterangan pers di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Kamis (4/7/2024).

Semuel menyebutkan bahwa pengunduran dirinya merupakan tanggung jawab moral sebagai Dirjen yang mengurusi masalah teknis PDNS di Surabaya, Jawa Timur. PDNS tersebut telah diserang virus ransomware oleh Kelompok Brain Cipher sejak 25 Juni 2024, yang berdampak pada 282 penggunanya.

“Kejadian itu, bagaimanapun juga, secara teknis adalah tanggung jawab saya sebagai Dirjen yang mengampu proses transformasi pemerintahan,” tutur Semuel. “Secara moral, saya harus mengambil tanggung jawab ini karena masalah ini seharusnya ditangani dengan baik oleh saya,” tegasnya.

Semuel menjelaskan bahwa ia telah hampir delapan tahun menjabat sebagai Dirjen Aptika Kominfo, yang bertugas mengawasi proses transformasi digital pemerintah secara teknis. Setelah mundur dari jabatannya, ia berencana kembali ke komunitasnya di sektor swasta dan tetap fokus membantu transformasi digital Indonesia.

“Pastinya saya akan fokus pada transformasi digital Indonesia. Membangun Indonesia tidak harus dari pemerintah, dulu saya dari swasta, jadi saya balik lagi ke komunitas saya,” jelasnya.

Semuel juga memastikan bahwa semua pihak terkait masih tetap bekerja dalam pemulihan data di PDNS serta melakukan investigasi penyebab serangan ransomware tersebut. Saat ini, pihaknya sedang mencoba kunci ransomware yang telah diberikan oleh kelompok peretas dan telah berhasil untuk yang diuji coba.

“Kami mendapatkan kunci ransomware dan telah mencobanya di spesimen kami. Memang berhasil dibuka karena yang dikunci banyak. Itu saja yang saya tahu,” tandas Semuel A Pangerapan. (spy)