Beranda blog Halaman 699

Balai Bahasa Gelar Kemah Literasi Selama 3 Hari

0
Balai Bahasa Gelar Kemah Literasi Selama 3 Hari
Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Kemah Literasi

Link, Banjarbaru – Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Kemah Literasi yang dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan, Hj. Raudhatul Jannah, SKM. M.Kes melalui Wakil ketua Bidang Humas dan Informasi Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan, H. Berkatullah, di Halaman SMAN 2 Banjarbaru, Jumat (8/3).

Dalam sambutan tertulisnya, Hj. Raudatul Jannah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kemah literasi ini, yang digelar sejak tanggal 8-10 Maret 2024.

Disampaikan Hj. Raudatul Jannah, gerakan Pramuka memiliki peranan penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berkualitas.

“Gerakan Pramuka memiliki peranan penting dalam membentuk generasi muda, generasi penerus bangsa,” sampainya.

Secara terpisah, H. Berkatullah menyampaikan pentingnya perkemahan, termasuk kemah literasi ini.

“Melalui perkemahan ini, kita bisa menambah kawan, menambah pengetahuan,” sampainya.

Berkatullah juga menyampaikan bahwa menjadi seorang Pramuka bisa menjadi bekal untuk meraih kesuksesan di masa depan.

Begitu juga dengan Gubernur Kalsel Paman Birin, beliau disebut Berkatullah adalah pramuka sejati.

“Paman Birin, Gubernur kita, beliau adalah pramuka sejati,” sampainya.

Sementara Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan, Armiati Rasyid dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Kemah Literasi ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap positif generasi muda terhadap bahasa dan sastra Indonesia serta daerah.

Dalam kegiatan ini dilaksanakan berbagai lomba dengan hadiah yang menarik, yaitu uang pembinaan, piala, dan sertifikat.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan kepala sekolah dari Banjarbaru, Banjarmasin, dan Martapura. (tri)

Haul ke 43 Habib Zein Dihadiri Ribuan Jamaah

0
Haul ke 43 Habib Zein Dihadiri Ribuan Jamaah
Haul ke 43 Habib Zein Dihadiri Ribuan Jamaah

Link, Martapura – Peringatan haul ke 43 Habib Zein bin Muhammad bin Alwy bin Syekh Al-Habsyi, di kediaman keluarga almarhum, di Jalan Ahmad Yani Km 38 Martapura, dihadiri ribuan jamaah, Jumat (8/3/2024) malam.

Jemaah yang memadati lokasi pelaksanaan haul meluber hingga ke bagian teras pertokoan, tepi jalan raya bahkan trotoar pejalan kaki di seberang jalan. Meski cuaca gerimis, namun jemaah tetap khusyu dan tak beranjak dari tempatnya.

Pengguna kendaraan bermotor yang melintas juga memperlambat laju kendaraannya, dipandu oleh para relawan, personel Dishub hingga Satpol PP Kabupaten Banjar.

Peringatan haul yang dihadiri oleh Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, para alim ulama dan habaib tersebut diisi dengan pembacaan maulid habsyi, surah yasin, tahlil dan diakhiri dengan doa.

Habib Zein bin Muhammad Al Habsyi kelahiran Hadhramaut hijrah ke Martapura bersama keluarga pada usia 40 tahun. Beliau adalah sosok yang pemurah penuh kasih sayang dan cinta kepada alim ulama. Kaya dengan ilmu agama, sangat tawadhu, dekat dengan Guru Zaini dan selalu hadir di majelisnya di Keraton.

Hubungan Habib Zein dengan Guru Zaini sangatlah erat, beliau menganggap Guru Zaini seperti anaknya kandungnya sendiri. Mereka selalu bertukar pikiran membicarakan masalah ilmu dan kemaslahatan umat.

Beliau berpulang ke rahmatullah pada usia 100 tahun lebih, hari Sabtu 27 Sya’ban 1402 H/19 juni 1982 M. Dimakamkan di belakang rumah beliau Jalan Ahmad Yani Km 38 Kelurahan Kampung Jawa Martapura. (wahyu/BBAM)

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Kalsel Kenalkan Kesatria

0
Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Kalsel Kenalkan Kesatria
Program Kesatria di Kabupaten Tanah Laut merupakan kick off pertama yang dilaksanakan di wilayah perkebunan kelapa sawit di seluruh Kalsel, bahkan di Kalimantan.

Link, Pelaihari – Pemprov Kalsel terus mengembangkan inovasi tanaman tumpang sari dengan tujuan memperkuat program ketahanan pangan nasional. Terbaru melalui program Kesatria atau Kelapa Sawit Tumpang Sari dengan Tanaman Pangan, kick off penanamannya pun dilakukan di Desa Tanjung, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut pada Jumat (8/3) pagi.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Syamsir Rahman menyebut program Kesatria di Kabupaten Tanah Laut merupakan kick off pertama yang dilaksanakan di wilayah perkebunan kelapa sawit di seluruh Kalsel, bahkan di Kalimantan.

“Program ini bukan hanya untuk ketahanan pangan nasional, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan mendongkrak perekonomian Kalsel,” kata Paman Birin.

Dijelaskan sektor pertanian merupakan salah satu sumber daya terbarukan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kalsel sendiri dikenal dengan potensinya yang luar biasa di sektor pertanian, dan merupakan salah satu penyangga pangan nasional.

“Di sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, juga memiliki potensi yang luar biasa. Kelapa sawit menjadi penyumbang devisa terbesar nomor 2 di Kalsel setelah sektor tambang,” tuturnya.

Potensi yang besar di Kalsel tambahnya, harus dioptimalkan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan mengintegrasikan berbagai komoditas pertanian, seperti yang telah dilakukan di Kalsel dengan program Siska Ku Intip (Sistem Integrasi Kelapa Sawit-Sapi Berbasis Kemitraan Usaha Ternak Inti Plasma).

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, drh. Suparmi, mengungkapkan bahwa Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kalimantan Selatan telah dimulai sejak tahun 2018. Hingga saat ini, program ini telah menyasar lima kabupaten, yaitu Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru, Barito Kuala, dan Kabupaten Tapin.

Menurut drh. Suparmi, target untuk tahun ini adalah memperluas luasan kebun sawit rakyat di Kalsel menjadi 385.600 hektar, terutama di Kabupaten Tanah Laut. Saat ini, upaya peremajaan dan pengembangan kebun sawit rakyat di lokasi kick off ini adalah seluas 67 hektar.

“Diharapkan bahwa upaya yang kami lakukan hari ini akan mendapatkan berkah dan menjadi contoh yang dapat diikuti oleh kabupaten dan kota lain di wilayah sawit Kalsel,” ujar drh. Suparmi. (wahyu/BBAM)

Indonesia Segera Salurkan Bantuan ke Gaza Jalur Udara

0
kirim bantuan melalui jalur udara
Presiden Jokowi menyampaikan keterangan kepada awak media usai meresmikan pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, Jumat, 8 Maret 2024. Foto: BPMI Setpres/Rusman

Link, Jakarta – Bencana kemanusian sebagai dampak perang Palestina – Israel kian parah. Hal itu diperparah dengan sulitnya bantuan kemanusiaan untuk bisa memasuki wilayah konflik. Namun Indonesia tetap bersikukuh untuk mengirimkan bantuan kemanusian. Kali ini disalurkah melalui jalur udara.

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah Indonesia akan segera mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina di Gaza. Bantuan tersebut akan disalurkan dengan pesawat Hercules melalui jalur udara.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam keterangannya kepada awak media usai meresmikan pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, Jumat, 8 Maret 2024.

“Kita tadi melihat peragaan ngedrop bantuan yang akan kita segera lakukan di Gaza karena Indonesia merupakan salah satu negara yang diberi kesempatan untuk bisa memberikan bantuan ke Gaza, ke rakyat Palestina dengan lewat udara karena lewat darat sudah sulit,” ujar Presiden.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meninjau langsung simulasi pengiriman bantuan tersebut di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan. Dalam simulasi tersebut, sejumlah pesawat Hercules dan helikopter melakukan aksi melepas heli box dari ketinggian tertentu.

“Tadi kita coba terlebih dahulu kira-kira akan seperti apa dengan menggunakan pesawat Hercules dan ini akan segera kita bawa bantuan ke Gaza dan di-drop dari udara dengan pesawat Hercules kita. Tadi sudah disimulasi dan saya melihat hasilnya baik,” imbuh Kepala Negara.

Pemerintah Indonesia terus berkomitmen dalam memberikan dukungan kepada rakyat Palestina. Dengan bantuan ini, Indonesia berharap dapat meringankan beban yang dihadapi oleh masyarakat di Gaza. (spy)

Kenaikan Harga Cabai Merah Besar, Ini Kata Bappenas

0
cabai merah besar naik
Ter;ambat panen menjadi salah satu faktor tinginya harga cabai merah besar di pasaran

Link, Banjarbaru – Sudah menjadi kebiasaan menjelang datangnya Bulan Ramadan harga-harga bahan pokok dan kebutuhan dapur di pasaran meningkat. Cabai merah besar menjadi salah satu kebutuhan dapur yang harganya relative tinggi di pasaran.

“Urusan cabai memang terkadang menjadi maslah serius. Apalagi kalau musim begini, pasti harganya  berlipat dibanding biasanya,” ungkap Trisna, warga Kota Banjarbaru kepada Linkalimantan.com disela-sela berbelanja bumbu dapur di Pasar RO Ulin, Banjarbaru.

Sementara itu, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa mengungkap alasan adanya kenaikan harga cabai merah besar di pasar menjelang bulan suci Ramadan.

“Untuk cabai merah besar, memang kami sudah mengumpulkan teman-teman petani di daerah Jawa Timur bahwa mereka gundah karena cabe yang mereka tanam yang seharusnya 35 hari dapat berbunga, akan tetapi mengalami kelambatan menjadi 65 hari baru berbunga. Sehingga pasti akan sedikit mengalami kenaikan. Itu yang menjadi tantangan kami dan para petani untuk terus berproduksi,” ungkap Deputi Ketut di Jakarta, Kamis (7/3/2024).

Meskipun begitu masyarakat tidak perlu khawatir dan diharapkan agar senantiasa berbelanja bijak, karena stok pangan secara nasional aman dan cukup. Itu karena setiap elemen pemerintah bersama pelaku usaha akan bahu membahu mendistribusikan pasokan ke pasar-pasar, sehingga masyarakat dapat mengakses lebih mudah dengan harga yang baik.

Dilansir dari data Bapanas, sejumlah bahan pangan mengalami penurunan di sebagian pasar khususnya harga cabai merah rawit dan cabai merah keriting, yang mana sebelumnya di angka Rp120.000 per kilogram menjadi Rp100.000 per kilogram. (spy)

Meningkatkan Kualitas Laporan Keuangan, BPK RI Gelar Koordinasi LKKL dan LKPD

0
Meningkatkan Kualitas Laporan Keuangan, BPK RI Gelar Koordinasi LKKL dan LKPD
Pemerintah Kabupaten Banjar dan dihadiri Bupati H Saidi Mansyur beserta instansi terkait, di Command Center Manis, Martapura.

Link, Martapura – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) melaksanakan kegiatan Koordinasi Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2023, di lingkungan Auditorat Keuangan Negara (AKN) VI, Jumat, (8/3/2024). Koordinasi tersebut digelar dalam rangka peningkatan kualitas pelaporan keuangan pemerintah.

Kegiatan ini diikuti secara virtual oleh Pemerintah Kabupaten Banjar dan dihadiri Bupati H Saidi Mansyur beserta instansi terkait, di Command Center Manis, Martapura.

Anggota VI BPK RI Pius Lustrilanang menyampaikan, pemeriksaan bertujuan untuk menilai empat aspek penting yaitu kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan informasi keuangan dalam laporan keuangan, kepatuhan terhadap peraturan perundang undangan serta efektivitas sistem pengendalian intern.

“Harapannya kepada pimpinan entitas yakni membangun komunikasi dan sinergi yang efektif, penyediaan database maupun aplikasi pendukung pelaksanaan program dan kegiatan. Juga terhadap tim pemeriksa bisa berpegang pada nilai independensi, integritas dan profesional serta harus menegakkan kode etik BPK dan SPKN,” bebernya.

Sementara itu Sekjen Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Suharti menyampaikan laporan secara umum, akses dan kualitas layanan pendidikan meningkat. Menurutnya, capaian nasional ini hasil dari kolaborasi bersama antar pemerintah pusat dan daerah dalam melaksanakan kebijakan yang relevan untuk akses dan kualitas layanan pendidikan.

“Dalam hal ini pemda juga memiliki andil yang sangat besar dalam memastikan capaian pendidikan, seperti capaian pada indikator SPM sektor pendidikan,” tutupnya. (wahyu/BBAM)

Pembelajaran Tetap Berlangsung, Mengacu Pada KBM Selama Ramadhan

0
Pembelajaran Tetap Berlangsung, Mengacu Pada KBM Selama Ramadhan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Muhammadun

Link, Banjarmasin – Selama bulan Ramadhan proses belajar mengajar, khususnya untuk Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) tetap dilaksanakan. Namun, mengikuti surat edaran yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, tentang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selama bulan ramadhan tahun 2024.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Muhammadun mengatakan ada beberapa perubahan jam belajar selama ramadhan nanti untuk acuan satuan pendidikan.

“Sesuai dengan Surat Edaran Nomor : 100.3.4/0613/Disdikbud/2024 tentang selama bulan ramadhan tahun 2024/1445 H bahwa ada beberapa kegiatan di sekolah selama bulan Ramadhan,” ucapnya, di Banjarmasin, Jumat (8/3/2024).

Ia menjelaskan, susunan kegiatan selama bulan ramadhan, wajib dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan SMA, SMK dan SLB. Selain penetapan jadwal kegiatan, juga memperhatikan kalender pendidikan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan tahun pelajaran 2023/2024.

Untuk libur awal Ramadhan mulai 12 hingga 15 Maret 2024, kegiatan Pesantren Ramadhan dari 18 sampai 23 Maret 2024 dan KBM bulan Ramadhan dari tanggal 25 maret hingga 3 April 2024.

“Selama bulan Ramadhan kegiatan belajar mengajar hanya diperbolehkan 5 jam saja dari pukul 8 pagi hingga 12 siang dan diakhiri dengan shalat zuhur berjamaah,” terangnya.

Selain itu, untuk libur menjelang Idul Fitri akan dimulai dari tanggal 4 hingga 9 April 2024 dan kembali masuk sekolah pada 16 April 2024.

Maka dari itu, Ia berharap selama KBM bulan Ramadhan, para siswa dapat tetap fokus melaksanakan kegiatan belajar walaupun sedang puasa.

“Mudah-mudahan semua berjalan lancar seraya peserta didik tetap bisa menjalankan ibadah puasa dan memaknai dengan baik bulan suci ini,” pungkasnya. (tri)

Batumbang Tani Manis Tingkatkan Minat Pemuda Untuk Bertani

0
Batumbang Tani Manis Tingkatkan Minat Pemuda Untuk Bertani
Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar menggelar Batumbang Tani Manis (Banjar Tumbuh Kembangkan Petani yang Maju, Mandiri dan Agamis), di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Cindai Alus Martapura, Rabu dan Kamis (6-7/3/2024) pagi.

Link, Martapura – Meningkatkan minat para pemuda, untuk bergerak di sektor pertanian. Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar menggelar Batumbang Tani Manis (Banjar Tumbuh Kembangkan Petani yang Maju, Mandiri dan Agamis), di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Cindai Alus Martapura, Rabu dan Kamis (6-7/3/2024) pagi.

yang memiliki relevansi dengan konsep perencanaan berbasis Tematik, Holistik, Integratif dan Spasial (THIS).

Kegiatan yang dibuka oleh Plt Kepala Distan Kabupaten Banjar Nasrullah Shadiq tersebut, diisi dengan pemberian materi oleh beberapa narasumber serta praktik komoditas budidaya jamur tiram oleh Muhammad Syafi’e owner sebuah usaha rumah jamur.

Inovasi ini bertujuan untuk menghasilkan wirausahawan muda pertanian, menciptakan tenaga kerja muda yang kompeten di bidang pertanian di setiap kecamatan dan desa.

Diharapkan akan berdampak positif terhadap peningkatan produksi dan produktivitas pertanian, mendukung ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat khususnya petani.

Koordinator BPP Martapura Muhammad Yazidi mengatakan, sangat berharap kegiatan Batumbang Tani Manis ini berkelanjutan. Karena sangat berdampak positif bagi para petani baik teori hingga praktik.

“Tidak hanya sampai disini tapi nanti kita ikuti sampai mereka bisa berproduksi hingga pemasaran. Insyaallah kalau ada kendala kita siap membantu,” ujarnya.

Sementara itu di BPP Kecamatan Mataraman, Distan Banjar juga menggelar Program Youth Entrepreneurship And Employment Support Services (YESS), Kamis (7/3/2024) pagi.

Program YESS yang diikuti 30 petani milenial tersebut diisi dengan Bimtek,  menghadirkan narasumber Kasi Penyelenggaraan Penyuluhan Gusti Yudhi, motivator sukses Muhibban wirausahawan muda budidaya cabai rawit Desa Pakutik, serta dari BDSP Aspihani. (wahyu/BBAM)

Kota Banjarbaru Kembali Raih Penghargaan Adipura

0
Kota Banjarbaru Kembali Raih Penghargaan Adipura
Walikota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin, usai uacara syukuran di Lapangan Murjani Kota Banjarbaru, Jumat (8/3/2024).

Link, Banjarbaru – Kota Banjarbaru kembali meraih piala Adipura dengan kategori Kota Sedang,dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dengan didapatkan Piala Adipura ke- 10, Kota Banjarbaru telah menerima 6 piala, yang sebelumnya di 2023 mendapatkan yang ke 5.

HM Aditya Mufti Ariffin, Walikota Banjarbaru mengatakan penghargaan Piala Adipura ini adalah yang kedua selama Ia menjabat sebagai Walikota Banjarbaru. Untuk merayakan didapatkannya kembali Piala Adipura, Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar arak-arakan dan syukuran bersama petugas kebersihan yang ada di Kota Banjarbaru.

“Alhamdulillah, hari ini bersama-sama melaksanakan acara syukuran atas didapatkannya kembali Piala Adipura,” katanya, usai acara syukuran di Lapangan Murjani Kota Banjarbaru, Jumat (8/3/2024).

Aditya mengungkapkan, selain piala Adipura Kota Banjarbaru juga mendapatkan plakat kebersihan tematik, yaitu Pasar Bauntung dengan pengelolaan sampah terbaik. Untuk itu Walikota berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Banjarbaru, untuk terus menjaga lingkungan seperti sungai, selokan, halaman maupun jalan.

“Agar nantinya Kota Banjarbaru menjadi Kota yang layak dihuni, dan kota yang siap menjadi kota masa depan,” tegasnya.

Selain itu, Ia berharap dengan perolehan piala Adipura berturut-turut ini bisa menjadi vitamin penyemangat untuk para petugas kebersihan.

“Dalam visi misi kami, kami ini para petugas kebersihan bisa sejahtera, karena itu sudah 2 kali kami menaikan gaji untuk para petugas kebersihan yang ada di Kota Banjarbaru, dan kedepan tentu akan kami tingkatkan lagi,” tutupnya. (wahyu/BBAM)

Hari Perempuan Internasional 8 Maret, Ini Sejarah dan Maknanya

0
Hari Perempuan Internasional 8 Maret, Ini Sejarah dan Maknanya
illustrasi

Link,Jakarta – Hari Perempuan Internasional (International Womens Day) dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 8 Maret. Peringatan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap perjuangan, dan pencapaian perempuan di berbagai bidang.

Merangkum berbagai sumber, Hari Perempuan Internasional awalnya diperingati sebagai hari aksi untuk memperjuangkan hak-hak perempuan. Hak dimaksud seperti hak memilih dan dipilih, hak bekerja, serta hak atas pendidikan.

Namun, seiring berjalannya waktu, Hari Perempuan Internasional dijadikan momentum kampanye berbagai isu yang dihadapi perempuan seluruh dunia. Isu kekerasan seksual, ketimpangan ekonomi, dan diskriminasi gender menjadi fokus utama.

Sejarah Hari Perempuan Internasional bermula pada tahun 1908. Saat itu, sebanyak 15 ribu perempuan di New York, Amerika Serikat melakukan aksi unjuk rasa.

Mereka menuntut upah kerja yang lebih baik, hak untuk memilih, jam kerja yang singkat, serta layak. Setahun kemudian, Partai Sosialis Amerika mendeklarasikan Hari Perempuan Nasional pertama.

Saat itu, peringatan dilakukan di Amerika Serikat pada 28 Februari. Pada Konferensi Internasional di Kopenhagen tahun 1910, Clara Zetkin mengusulkan Hari Perempuan Internasional dirayakan secara internasional.

Konferensi tersebut diikuti oleh 100 perempuan yang berasal dari 17 negara. Kesepakatan ini merujuk keputusan konferensi di Kopenhagen, Hari Perempuan Internasional pertama kali dirayakan pada 1911.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahkan secara resmi menjadikan Hari Perempuan Internasional sebagai perayaan tahunan. Peringatan secara internasional diawali pada 8 Maret tahun 1975.

Tanggal 8 Maret ini merujuk pada sejarah mogok kerja pada wanita Rusia pada tahun 1917. Aksi mogok tersebut terjadi pada hari Minggu 23 Februari dalam Kalender Julian, yang saat itu digunakan di Rusia.

Jika dihitung dalam kalender Gregorian, aksi mogok tersebut jatuh pada 8 Maret. Hari Perempuan Internasional pun kini dirayakan sampai sekarang.