Beranda blog Halaman 701

Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pemilu Tingkat Provinsi Digelar

0
Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pemilu Tingkat Provinsi Digelar
Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Provinsi Kalsel

Link, Banjarmasin – Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Provinsi Kalsel serta Penetapan Hasil Pemilu Serentak Tahun 2024, digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan, dari tanggal 6-8 Maret 2024 di Banjarmasin.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin menyampaikan, atas nama Pemprov Kalsel, kepada seluruh masyarakat, termasuk kepada peserta Pemilu diharapkan agar dapat saling menghargai dan saling menghormati.

Disebutkan, berbagai permasalahan yang dihadapi, mulai di TPS hingga di tempat rekapitulasi saat ini nantinya, itu adalah dinamika dan kenyataan dari sistem demokrasi.

Hal ini disampaikan Gubernur melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kalsel, Heriansyah pada pembukaan kegiatan, Rabu (6/3/2024).

Paman Birin juga berharap, pelaksanaan rapat pleno ini berlangsung sukses dan lancar. Karena kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2024 di Banua Kalsel adalah kesuksesan bersama.

Apresiasi dan terima kasih lalu disampaikan kepada Bawaslu Kalsel, hingga Pengawas TPS, kemudian jajaran TNI, Polri yang selalu siap sedia mengawal pesta demokrasi ini, dari awal hingga akhir nanti.

Disebutkan lagi, pelaksanaan tahapan pemilu, hingga hari ini, hingga masa rapat pleno terbuka di tingkat provinsi tidak lepas dari bentuk kerja sama dan dukungan oleh seluruh masyarakat Banua, baik itu dari proses partisipasi menyalurkan suara serta mengawal jalannya pesta demokrasi.

Sementara, Ketua KPU Kalsel, Andi Tenri Sompa menyebutkan jika pelaksanaan rekapitulasi ini merupakan amanah Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, pada pasal 15 huruf f yang menyebutkan, tugas KPU Provinsi merekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu anggota DPR dan anggota DPD serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di provinsi yang bersangkutan dan mengumumkannya berdasarkan berita acara hasil rekapitulasi penghitungan suara di KPU Kabupaten/Kota.

“Berkenaan dengan itu dalam pelaksanaan kegiatan rekapitulasi ini, KPU Kalsel berpedoman pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 5 Tahun 2024 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Umum, Keputusan KPU Nomor 66 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara Dalam Pemilihan Umum, dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 219 Tahun 2024 tentang Petunjuk Pelaksanaan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dalam Pemilihan Umum,” jelasnya. (tri)

Porwarda Menjaring Bakat Wartawan Untuk Persiapan Porwanas 

0
Porwarda Menjaring Bakat Wartawan Untuk Persiapan Porwanas 
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur pada pembukaan Porwarda Kalsel Tahun 2024 di Banjarmasin pada Rabu (6/3/2024)

Link, Banjarmasin – Gelaran Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwarda) diharapkan dapat menjaring bakat-bakat hebat wartawan, yang nantinya akan mewakili Kalsel di Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIV Tahun 2024 pada Agustus mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur pada pembukaan Porwarda Kalsel Tahun 2024 di Banjarmasin pada Rabu (6/3/2024).

Paman Birin mengatakan, Kalsel diberikan kepercayaan oleh PWI Pusat sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porwanas Tahun 2024, yang merupakan sebuah kehormatan bagi kita semua masyarakat Banua khususnya wartawan di Kalsel.

“Maka dari itu, Porwarda ke-II yang kita gelar hari ini, diharapkan menjadi salah satu tahapan persiapan kita dalam menghadapi Porwanas 2024 nanti,” jelasnya.

Paman Birin berharap, para atlet wartawan yang bertanding nanti dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya, dan mampu meraih hasil maksimal baik di Porwarda hingga di Porwanas mendatang.

“Seperti kita ketahui, pada Porwanas Tahun 2022 yang lalu, Kalsel menduduki peringkat 6 besar. Maka dari itu, kita ingin posisi tersebut lebih ditingkatkan lagi mengingat kita sebagai tuan rumah. Dan yang terpenting tetap junjung sportivitas,” tandasnya.

Sementara Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie mengatakan, selain penjaringan atlet ajang ini juga sebagai ajang pemanasan dalam menghadapi Porwanas nanti.

“Ada 5 cabor yang akan kita gelar di Porwarda ke-II kali ini, diantaranya biliar, domino, tenis meja, catur dan esport. Sedangkan untuk Porwanas mendatang, diperkirakan wartawan yang akan hadir sekitar 3.500 orang. Itupun belum termasuk tim hore. Kita juga akan menyiapkan sekitar 2.000-2.500 kamar hotel. Seperti pesan Paman Birin agar bagaimana caranya tamu yang datang bisa tersenyum dan pulang juga dengan tersenyum,” terang Helmie. (tri)

Golkar Rebut Kursi Ketua DPRD dari Gerindra

0
Golkar Rebut Kursi Ketua DPRD dari Gerindra

Link, Martapura – Pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2024. Partai Politik (Parpol) Golkar kembali berhasil memperoleh suara terbanyak, dan mendapatkan kursi untuk Ketua DPRD Kabupaten Banjar, pasca kursi pimpinan berhasil direbut Parpol Gerindra pada Pileg 2019 lalu.

Meski pembagian 45 kursi Partai Politik (Parpol) di DPRD Kabupaten Banjar periode 2024 – 2029 masih belum ditetapkan. Perihal tersebut diketahui setelah gelaran Rapat Pleno Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara telah dirampungkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjar pada, Rabu (6/3/2024) siang di salah satu hotel yang ada di Kota Banjarbaru.

Berdasarkan penghitungan metode sainte lague. Perolehan suara Partai Golkar sebanyak 62.027 lebih banyak dibandingkan perolehan suara Partai Gerindra yang saat ini menduduki kursi Ketua DPRD, yakni hanya memperoleh sebanyak 49.481 suara.

Meski sama-sama memperoleh sebanyak 8 kursi di DPRD. Namun, perolehan suara tersebut menjadikan Partai Golkar kembali menduduki kursi Ketua DPRD Kabupaten Banjar periode 2024 – 2029, sedangkan Partai Gerindra terpaksa puas dengan perolehan kursi sebagai Wakil Ketua.

Untuk Parpol terbanyak ketiga perolehan kursi, diraih Parpol NasDem, yakni sebanyak 7 kursi, disusul Parpol PPP yang kembali dapat mempertahankan 5 kursinya di DPRD seperti Pileg 2019 lalu. Dua Parpol ini pun kembali dapat mempertahankan kursi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar.

Sedangkan PKB memiliki nasib sama dengan PPP yang mampu memperoleh sebanyak 5 kursi di DPRD. Namun, jumlah perolehan suara PKB hanya sebanyak 29.881 suara, atau lebih sedikit dibandingkan perolehan suara PPP, yakni sebanyak 30.593 suara.

Selanjutnya PAN yang sebelumnya menargetkan perolehan sebanyak 6 kursi di DPRD pada pileg 2024, seperti harus puas dengan perolehan sebanyak 4 kursi, disusul PKS yang memperoleh 3 kursi, begitu juga untuk Partai Demokrat yang menargetkan perolehan kursi lebih banyak dari Pileg 2019 lalu sepertinya harus puas dengan perolehan 2 kursi. Sedangkan untuk PBB, PDI Perjuangan, dan Partai Gelora masing-masing memperoleh 1 kursi di DPRD Kabupaten Banjar.

“Alhamdulillah setelah melalui proses yang melelahkan, akhirnya kita dapat menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2024 tingkat kabupaten,” kata M Nor Aripin selaku Ketua KPU Kabupaten Banjar.(zai/link)

Indonesia Potensi Lakukan Transisi Energi

0
Indonesia Potensi Lakukan Transisi Energi
Pakar Bioenergi Tatang Hernas Soerawidjaja mengatakan, setiap daerah di Indonesia memiliki sumber energi potensial yang siap untuk diolah menjadi bahan bakar.

Link, Jakarta – Keterbatasan sumber daya energi mineral untuk dijadikan bahan bakar, seharusnya tidak menjadi halangan dalam memenuhi kebutuhan energi. Setiap daerah di Indonesia pada dasarnya memiliki sumber-sumber energi nabati yang bisa dijadikan bahan bakar. Transisi energi menjadi pilihan demi tercapainya tujuan tersebut.

Pakar Bioenergi Tatang Hernas Soerawidjaja mengatakan, setiap daerah di Indonesia memiliki sumber energi potensial yang siap menjadi untuk diolah menjadi bahan bakar. Di setiap daerah, banyak pohon yang mengandung asam lemak tinggi.

“Dunia memandang transisi ke bioekonomi akan sangat mendukung tercapainya 11 dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Transisi energi tentunya menjadi pilihan demi tercapainya tujuan tersebut. Indonesia merupakan negara yang potensial untuk melakukan transisi energi, karena memiliki sumber energi nabati yang bisa dijadikan bahan bakar,” kata Tatang dalam Dikusi Publik bertajuk ”Diskografi Ekonomi Vol.01: Menuju Transisi Energi Berkelanjutan” di Graha Sawala, Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/3/2024).

Tatang menambahkan, transisi ke arah bioekonomi dengan memanfaatkan keanekaragaman hayati tentunya sangat menguntungkan bagi Indonesia. Karena banyak tumbuhan di Indonesia yang potensial menghasilkan minyak maupun lemak.

“Di Indonesia ada banyak sekali pohon yang bijinya berminyak ataupun berlemak, dimana pohon yang ada di Indonesia ini parktis tidak ada di negara yang memiliki empat musim. Misalnya, kemiri, kelor, sawit, kelapa, karet, jarak, malapari dan yang lainnya,” kata Tatang.

Hanya saja, tegas Tatang, naluri berinovasi para pelaku industri di Indonesia masih kecil. Industri selama ini hanya puas dengan pendapatan berbasis komisi saja.

“Selama ini, yang punya pikiran inovatif itu orang asing. Apa yang orang asing inovasikan kita hanya menyediakan untuk mereka. Naluri berinovasi kita kecil. Mudah-mudahan pada 2045 Indonesia sendiri yang berinovasi untuk memanfaatkan an mengolah sumber daya alamnya, sehingga bisa mewujudkan transisi energi dengan inovasi sendiri,” ujar Tatang. (spy)

Tahapan Rekapitulasi Kabupaten Banjar Molor, KPU: Nanti Akan Dikaji

0
Tahapan Rekapitulasi Kabupaten Banjar Molor, KPU: Nanti Akan Dikaji
Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) disalah satu hotel yang ada di Kota Banjarbaru

Link, Banjarbaru – Dijadwalkan rampung pada 5 Maret 2024 pukul 23.59 Wita. Gelaran Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) disalah satu hotel yang ada di Kota Banjarbaru molor dari batas waktu yang ditetapkan.

Menanggapi perihal tersebut, Ketua KPU Kabupaten Banjar, Muhammad Noor Aripin memastikan gelaran rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu untuk 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar tetap berjalan dengan lancar, dan dirampungkan sesuai regulasi yang berlaku.

“Mengenai pelaksanaannya yang sempat molor dan ada salah satu saksi dari Partai Politik (Parpol) yang tidak mau bertanda tangan. Dalam ajang demokrasi tentu kita tidak menutup ruang untuk para saksi memberikan sanggahan, keberatan, dan pendapat, baik yang diterima atau ditolak dalam forum,” ujarnya pada, Rabu (6/3/2024) sekitar pukul 3.21 Wita dini hari.

Yang terpenting, lanjut Aripin, tahapan rekapitulasi di tingkat kabupaten tetap berjalan lancar, aman, dan kondusif.

“Sedangkan mengenai data administrasi yang tidak sinkron antara C1 dengan D Hasil, sehingga ada saksi yang melayangkan keberatan. Menurut divisi KPU yang membidangi persoalan tersebut tidak menjadi masalah. Karena Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sudah menyampaikan hasil rekapitulasi di tingkatnya dalam model from D Hasil. Artinya C Hasil mestinya sudah selesai di tingkat kecamatan. Ketidak sinkron di tingkat kabupaten hanya soal D Hasil,” jelasnya.

Kembali menjelaskan soal molornya tahapan rekapitulasi di tingkat kabupaten. Aripin mengaku KPU Kabupaten Banjar sudah berupaya semaksimal mungkin untuk dapat menyelesaikan tepat waktu. Namun, faktanya tetap lewat dari batas waktu yang sudah di tetapkan.

“Terkait keterlambatan ini tentunya akan dikaji bagian hukum, karena hal ini bukan unsur kesengajaan. Karena dari pagi hingga malam pelaksanaannya tetap molor hingga ke dini hari. Tentu kita juga sudah melakukan koordinasi dan berkonsultasi ke KPU Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel),” akunya.

Karenanya, Aripin juga mengakui dari kabupaten /kota di Provinsi Kalsel, tahapan rekapitulasi di Kabupaten Banjar yang molor dari batas waktu yang sudah ditetapkan.

“Karena itu sebelum pukul 12.00 Wita, informasi keterlambatan ini sudah kita sampaikan melalui pesan singkat via telepon seluler ke KPU Provinsi. Saat ini kita masih melakukan pencetakan, kemudian hasilnya diberikan keseluruhan saksi Parpol yang mendapatkan mandat untuk dicermati. Kalau sesuai tinggal melakukan penandatanganan. Kalau tidak, maka akan kita komunikasikan lagi,” pungkasnya. (zainudin/BBAM)

Target KLA Kategori Nindya, Keberadaan Anak Punk Jadi PR Pemkab Banjar

0
Target KLA Kategori Nindya, Keberadaan Anak Punk Jadi PR Pemkab Banjar
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar, Dian Marliana

Link, Martapura – Keberadaan anak gelandangan dan pengemis (gepeng) yang kebanyakan masih berusia di bawah umur, serta anak pengamen yang kerap disebut anak punk menjadi salah satu persoalan yang harus diselesaikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar guna meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya.

Usai gelaran Rapat Koordinasi (Rakoor) Gugus Tugas KLA 2024. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar, Dian Marliana mengatakan, kegiatan rakoor yang dihadiri semua instansi vertikal serta stakeholder terkait tersebut sebagai bentuk komitmen yang kuat untuk mewujudkan Kabupaten Banjar Layak Anak.

“Mudah-mudahan dengan komitmen yang kuat kita dapat membangun KLA, dan memenuhi hak-hak anak, minimal 31 hak anak dapat dipenuhi Pemkab Banjar. Diantaranya Hak Hidup Anak, Hak Berkembang, termasuk menyediakan Ruang Bermain Ramah Anak (RBA),” katanya, Selasa (5/3/2024)

Didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Merilu Ripner. Dian Marliana menegaskan bahwa raihan penghargaan KLA kategori Nindya bukan target utamanya.

“Penghargaan bukan tujuan utama kita. Tapi, yang kita utamakan adalah pemenuhan hak-hak terhadap anak di Kabupaten Banjar. Dengan komitmen yang kuat ditambah ada data dukungnya, kita bisa meraih kategori tersebut, karena kita hanya memerlukan 16 poin saja lagi,” akunya.

Ditanya apakah keberadaan anak gelandangan, pengemis, dan pengamen (gepeng) yang kerap disebut anak punk yang kebanyakan masih berusia dibawah umur juga berpengaruh terhadap indikator perolehan penghargaan KLA kategori Nindya, mengingat di Pasar Kawasan Wisata Kuliner Barokah, dan di traffic light perempatan Jalan Batuah, Kecamatan Martapura masih kerab terlihat aktivitas mereka?

Dian Marliana memastikan hal tersebut sangat berpengaruh.

“Karena itu kami sering melakukan razia melalui Kepala UPTD PPA bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banjar. Karena melakukan eksploitasi anak untuk mencari uang, baik dengan cara mengemis, jadi badut, mengamen, dan lain sebagainya itu tidak diperbolehkan,” ujarnya.

Ditanya apa penyebab masih maraknya aktivitas ekploitasi anak di Kabupaten Banjar, salah satunya seperti mengemis di jalanan?

Dian Marliana menjelaskan, dikarenakan orang tua anak tidak memiliki tempat untuk menitipkan anaknya.

“Yang melakukan kegiatan mengemis memang orang tuanya, karena tidak mungkin di tinggal di rumah sehingga tetap di bawa. Karena itu, ketika terjaring razia langsung kita berikan edukasi dan sosialisasi bahwa tidak boleh melibatkan anak dalam aktivitasnya, karena hak anak, seperti mengenyam pendidikan dan lain sebagainya harus dipenuhi,” ucapnya.

Sedangkan mengenai keberadaan anak punk yang mulai ramai di wilayah Martapura, Dian Marliana menyebutkan bahwa mereka berasal dari luar daerah Kabupaten Banjar.

“Kebanyakan anak punk berasal dari daerah lain atau warga pendatang. Tapi, ketika terjaring razia tetap kita lakukan pembinaan. Faktonya dikarenakan broken home sehingga tidak mendapatkan perhatian dari keluarganya, juga tidak ada yang merawat, menjaga, hingga menafkahinya,” tuturnya.

Sedangkan salah satu upaya untuk mencegah masih maraknya aktivitas ekploitasi anak, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar saat ini tengah menjalankan program peningkatan kualitas pelayanan, baik untuk ketahanan ekonomi, sosial, dan budaya yang akan dibentuk. (zainudin/BBAM)

Ratusan Warga Serbu Pasar Murah Ramadhan Kabupaten Banjar 

0
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah Ramadhan Kabupaten Banjar 
Pasar Murah Ramadhan 1445 H/2024 M, di halaman Kantor Bupati Banjar Martapura

Link, Martapura – Ratusan masyarakat Kabupaten Banjar terlihat datang dan berbelanja di Pasar Murah Ramadhan 1445 H/2024 M, di halaman Kantor Bupati Banjar Martapura.

Pasar murah yang digelar oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Banjar ini, dibuka langsung oleh Saidi Mansyur Bupati Banjar, Rabu (06/03/2024).

Saidi mengatakan, kegiatan pasar murah ini adalah upaya bersama Pemkab Banjar dalam melakukan antisipasi terjadinya gejolak harga bahan pokok dan penting yang diperlukan masyarakat.

“Ini adalah isu bukan hanya daerah tetapi juga isu nasional. Kami bersyukur kegiatan ini bukan hanya pemerintah daerah saja tapi juga stakeholder lainnya, rekan forkopimda, dunia usaha dan SKPD terkait yang mempunyai komitmen bersama untuk mengendalikan inflasi daerah,” ucap Saidi.

Ditambahkan Saidi harga semua bahan pokok yang dijual hanya 50 persen dari harga pasaran dan akan dilaksanakan di berbagai daerah Kabupaten Banjar.

“Jadi harga seberataan (semua) sudah 50 persen dari harga yg sesuai pasaran,” tambahnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan yang juga Ketua Harian Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Banjar Ikhwansyah mengatakan, bulan Ramadhan umumnya diikuti oleh naiknya konsumsi dan kebutuhan masyarakat terhadap komoditas dan bahan pokok, sehingga perlu dilakukan upaya-upaya untuk menjaga stabilitas dan ketersediaannya.

“Agar daya beli masyarakat tetap terjaga sehingga stabilitas ekonomi akan terjaga pula, kegiatan pasar murah ini merupakan salah satu upaya jangka pendek untuk menjaga stabilitas harga dalam rangka mengendalikan inflasi,” ucapnya.

Kepala DKUMPP Banjar Kencana Wati menjelaskan, rangkaian pasar murah ini dilaksanakan sampai Ramadhan, dua hari di Kota Martapura selanjutnya lokasi pasar murah Ramadhan sampai menjelang Idul Fitri di 20 kecamatan.

“Ada desa-desa yang kami sesuaikan dengan situasi dan kondisi, kebutuhan masyarakatnya, gejolak harganya, kita sesuaikan tempatnya, ini merupakan implementasi dari kinerja TPID. Kita TPID perlu memastikan masyarakat di Kabupaten Banjar bisa tercukupi kebutuhan bahan pokok utamanya dalam menjalankan ibadah puasa,” jelas Kencana.

Ditambahkan, untuk harga sangat jauh berbeda dari harga pasar karena mengambil dari harga distributor dan komitmen dari Bupati untuk memberikan bantuan selisih harga bahan pokok sampai 50 persen sesuai harga komoditi dan juga disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Jadi beliau sangat komitmen membantu masyarakat yang betul-betul memerlukan bahan pokok ini dengan harga terjangkau, jadi daya beli bisa terjaga, kebutuhan pokok bisa terpenuhi, jadi anggaran selisih bisa mereka beli untuk keperluan yang lain,” tambahnya.

Salah satu pembeli mengatakan bahwa Ia merasa senang, karena ada kupon subsidi untuk membeli bahan pokok dengan harga murah.

“Karena saya pedagang juga, jadi saya senang kalau ada pasar murah gini. Karena harganya lumayan murah,” pungkasnya. (wahyu/BBAM)

Sebanyak 65 Pejabat Pemprov Dilantik Gubernur 

0
Sebanyak 65 Pejabat Pemprov Dilantik Gubernur 
Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor kembali melantik, Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Link, BanjarmasinGubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor kembali melantik, Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Kali ini ada sebanyak 65 pejabat struktural baru di sejumlah dinas lingkup Pemprov Kalsel yang dilantik, di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Rabu (6/3) pagi.

Adapun Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik adalah Muhammad Amin yang akan mengisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov Kalsel. Dulunya Muhammad Amin Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Prov Kalsel.

Sedangkan pada Pejabat Administrator ada nama Adilla Redha Yanti yang akan mengisi Kepala Bagian Materi Pimpinan pada Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov Kalsel. Sebelumnya Adilla Redha Yanti adalah Kepala UPTD Kebun Raya Banua.

Dalam pelantikan tersebut, Gubernur Paman Birin, secara langsung mengambil sumpah jabatan seluruh pejabat baru serta dilanjutkan penandatanganan pakta integritas.

Paman Birin menyatakan, dirinya percaya bahwa para pejabat baru tersebut akan melaksanakan tugas dengan baik dan sesuai tanggung jawab yang diberikan.

Disampaikan Paman Birin, pelantikan ini merupakan wujud kepercayaan dan amanah yang diberikan untuk menjalankan dan mengawal jalannya roda pemerintahan di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Saya yakin bahwa saudara-saudara yang dilantik pada hari ini memiliki kapasitas, integritas, dan dedikasi yang mumpuni dalam mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai seorang pejabat struktural,” katanya.

Menurut Paman Birin, para pejabat memikul tanggung jawab besar dalam mengarahkan, mengkoordinasikan, dan mengawasi pelaksanaan program dan kegiatan, baik di satuan kerja maupun unit kerja masing-masing.

“Saudara-saudara harus mampu menerjemahkan visi dan misi pembangunan menjadi langkah-langkah strategis yang nyata, serta memastikan implementasinya di lapangan berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Dinansyah mengatakan, rincian pejabat struktural baru adalah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama 1 orang, Pejabat Administrator 25 orang dan Pejabat Pengawas 39 orang.

Dikatakannya, pelantikan ini adalah yang biasa untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kinerja yang bersangkutan,” sebutnya.

Disampaikan Dinansyah, pihaknya akan membuka lelang untuk Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada Maret.

“Kita tadi sudah komunikasi dengan Bapak Gubernur, insyallah untuk lelang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama akan dibuka pada bulan ini,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini masih ada 12 jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang masih kosong. (tri)

Tahapan Rekapitulasi Molor, Bawaslu Kabupaten Banjar Nilai Kegiatan Berjalan Lancar

0
Tahapan Rekapitulasi Molor, Bawaslu Kabupaten Banjar Nilai Kegiatan Berjalan Lancar
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banjar, M Hafizh Ridha

Link, Banjarbaru – Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) disalah satu hotel yang ada di Kota Banjarbaru berjalan alot.

Kendati gelaran tahapan rekapitulasi tingkat kabupaten berjalan alot hingga melewati batas waktu yang sudah ditentukan, yakni harus berakhir pada pukul 23.59 Wita pada 5 Maret. Namun, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banjar, M Hafizh Ridha menilai gelaran rapat pleno tetap berjalan lancar, meski dalam proses sempat diwarnai beberapa kejadian, sepertinya adanya protes dari saksi Partai Politik (Parpol), data administrasi yang belum disempurnakan, hingga penolakan penanda tanganan D Hasil.

“Dihari yang ketiga atau hari terakhir rekapitulasi di tingkat kabupaten yang dilaksanakan hingga pukul 01.59 Wita dini hari dapat berjalan dengan lancar. Artinya semua kawan-kawan, baik dari KPU, para saksi dari Parpol peserta pemilu, dan undangan yang berhadir hari ini tetap bertahan untuk menyelesaikan tugasnya masing-masing,” ujarnya pada, Rabu (6/3/2024) sekitar pukul 2.00 Wita dini hari.

Hasilnya pun, lanjut M Hafizh Ridha sudah bisa diterima semua pihak. Meski dalam pelaksanaannya ada beberapa catatan yang perlu jadi perhatian.

“Sedangkan terkait proses rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di Kecamatan Paramasan yang sempat dilakukan skors sebanyak tiga kali dan berlangsung alot disebabkan ada kesalahan dalam penjumlahan sehingga harus dibenarkan,” katanya.

Selain itu, Hafizh Ridha menilai beberapa kejadian pada proses pleno terbuka rekapitulasi hasil perolehan suara dalam kategori wajar, karena masih dapat dilakukan perbaikan, dan semua saksi parpol sudah menyepakati.

“Adanya perdebatan di pleno justru semakin menguatkan, karena ini bagian dari demokrasi. Sebab, pada akhirnya ada kesepakatan, dan prosesnya clear. Sebab semua saksi parpol semuanya menandatangani hasil pleno. Kalau pun ada yang tidak bertanda tangan itu tidak masalah, dan masih dibenarkan dalam regulasi karena masih ada from keberatan D Hasil yang akan dilanjutkan di pleno rekapitulasi tingkat provinsi,” ucapnya.

Sedangkan terkait sejumlah laporan yang diterima Bawaslu Kabupaten Banjar, baik terkait dugaan penggelembungan suara. Dipastikan Hafizh Ridha tetap berproses.

“Sudah ada tim lainnya untuk membuat jadwal persidangan, jadi sejumlah laporan Insya Allah akan teregister. Jadi, sidang administratif untuk ajudikasi dan tindak pidana pelanggaran pemilu di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) akan tetap berjalan. Kemungkinan untuk laporan lainya yang diterima Bawaslu juga akan berproses, tapi masih kami kaji terlebih dahulu,” beber Hafizh Ridha.

Bakal berprosesnya sejumlah laporan tersebut setelah Bawaslu Kabupaten Banjar melakukan penelaahan terhadap sejumlah laporan dugaan pelanggaran pemilu tersebut.

“Setelah saya baca sejumlah bahan laporan tersebut ternyata bisa diregistrasi. Karena berbarengan dengan tahapan rekapitulasi tingkat kabupaten, sehingga jadwal pleno kami agak mundur, dan akan kami jadwalkan pleno setelah tahapan rekapitulasi ini,” pungkasnya. (zainudin/BBAM)

Empat Kota Raih Penghargaan Adipura Kencana KLHK

0
Empat Kota Raih Penghargaan Adipura Kencana KLHK
Wakil Presiden Ma'ruf Amin didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, menyerahkan Piala Adipura Kencana 2023 kepada Walikota Bontang, Basri Rase di Auditorium Kementerian LHK di Jakarta, Selasa (5/3/2024) (Foto: YouTube KLHK)

Link, Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan penghargaan Adipura Kencana 2023 kepada empat kota dan satu kabupaten di Indonesia. Tahun ini, penghargaan diraih oleh Kota Balikpapan, Surabaya, Bontang, Bitung, dan Kabupaten Ciamis.

Kota Balikpapan meraih penghargaan dalam kategori Kota Besar. Sementara, Kota Surabaya meraih penghargaan dalam kategori Kota Metropolitan.

Kemudian, Kota Bontang, Kalimantan Timur dan Kota Bitung, Sulawesi Utara, berhasil meraih penghargaan dalam kategori Kota Sedang. Lalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berhasil meraih penghargaan dalam kategori Kota Kecil.

Peraih penghargaan dinilai memiliki kinerja pengelolaan lingkungan hidup yang inovatif dan berkelanjutan. Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Menteri LHK, Siti Nurbaya

“Pada Adipura Tahun 2023 telah dilaksanakan pemantauan lapangan terhadap 259 kabupaten/kota se-Indonesia. Kira-kira 50,39 persen dari 514 kabupaten/kota di Indonesia,” kata Menteri Siti saat memberikan sambutan dalam acara Penghargaan Piala Adipura Tahun 2023 di Jakarta, Selasa (5/3/2024) sebagaimana dilansir dari rri.co.id

Dalam penghargaan Adipura 2023, terdapat peningkatan dibandingkan perhelatan sebelumnya. “Terjadi peningkatan jumlah daerah yang meraih anugerah Adipura sebesar 32,5 persen, dari 80 kabupaten/kota menjadi 106 kabupaten/kota,” ujar Siti.

Selain Piala Adipura, terdapat 51 kabupaten/kota yang menerima penghargaan berupa Sertifikat Adipura karena dinilai punya pengelolaan sampah yang baik. Selain itu, ada juga enam kabupaten/kota yang menerima penghargaan Plakat Adipura.