Beranda blog Halaman 720

BNPT Siapkan Perangkat CTPVE di Pusat Pengendalian Krisis

0
BNPT
Kepala BNPT Komjen Pol Mohammed Rycko Amelza Dahniel (Biro Perencanaan, hukum dan Humas BNPT)

Link, Jakarta – Perangkat pekerjaan Countering Terrorism And Preventing Violent Extremism (CTPVE) untuk memperkuat kemampuan Pusat Pengendalian Krisis (Pusdalsis) mulai disiapkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai salah satu sarana penanggulangan terorisme.

“Hari ini adalah momen penting, kita bekerja mulai hari ini menyiapkan perangkat – perangkat countering terrorism and preventing violent extremism” jelas Kepala BNPT Komjen. Pol. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, dalam keterangannya terkait acara Penandatanganan Kontrak Kerja di Jakarta, pada Jumat (16/2/2024).

Rycko mengatakan, dengan CPTVE, maka lembaga ini akan memiliki pusat pemantauan atau monitoring center canggih yang bisa diandalkan di Pusdalsis.

Tujuannya, untuk mendukung tugas Pusdalsis memantau keberadaan mantan narapidana terorisme atau mitra deradikalisasi yang berada di wilayah Indonesia.

“Pusdalsis kita harapkan punya kemampuan menjadi command center , kemudian karena tugas Pusdalsis adalah monitoring keberadaan mitra deradikalisasi yang sudah kembali ke Masyarakat, maka perlu kemampuan monitoring center,” ujarnya.

Selain fungsi monitoring, Pusdalsis akan menjadi pusat pengolahan data dan informasi sehingga BNPT dapat menjadi alat presiden dalam mengendalikan krisis saat terjadi aksi teror.

Sementara itu, Direktur Utama PT Nexus Tama, Rendy Michael, mengaku senang dapat berpartisipasi di dalam program transformasi BNPT.

Partisipasi itu juga dinilai mengandung tanggung jawab moral untuk mendukung kinerja maksimal melalui perangkat CPTVE.

“Sebuah kebanggaan bagi kami karena bisa berpartisipasi dalam transformasi BNPT.  Hal tersebut juga memberikan kami tanggung jawab moral. Kami terima dan akan kami laksanakan sebaik – baiknya untuk memaksimalkan kinerja BNPT,” tutup Rendy. (spy)

Sumber: InfoPublik

Diskominfo Pemprov Kalsel Perkuat Keamanan Informasi

0
Diskominfo Pemprov Kalsel  
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemprov Kalsel  melaksanakan rapat pemenuhan infrastruktur, perangkat keras, perangkat lunak dan perangkat pendukung persandian keamanan informasi.

Link, Banjarbaru – Dalam rangka memperkuat keamanan informasi di Kalimantan Selatan dari berbagai potensi gangguan dari pihak yang tidak bertanggung jawab, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemprov Kalsel  melaksanakan rapat pemenuhan infrastruktur, perangkat keras, perangkat lunak dan perangkat pendukung persandian keamanan informasi.

Kepala Diskominfo Pemprov Kalsel , Muhamad Muslim melalui Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Hairurraji mengungkapkan pada rapat kali ini pihaknya telah memperbaharui beberapa sistem yang dimiliki Pemprov Kalsel.

“Up grade sistem sangat penting untuk menjaga dan mengantisipasi jika terjadi serangan dari pihak tidak bertanggung jawab yang mengakibatkan terganggunya pelayanan publik,” ungkap Muhammad Muslim di Banjarbaru, Jumat (16/2/2024).

Lebih jauh Muhammad Muslim menerangkan, dari data yang ada di tahun 2023, Diskominfo Pemprov Kalsel telah berhasil menaklukan Insiden siber sekitar 100an serta anomali & malware sekitar 400an.

“Anomali siber adalah erangan siber tapi belum menembus dan belum ada dampak terhadap sistem elektronik dan dapat di cegah. Kalau Insiden siber itu serangan berhasil menembus dan menimbulkan dampak ke sistem elektronik,” tutur Muslim menjelaskan.

Untuk itu dengan pembaharuan beberapa sistem tersebut, Muhammad Muslim yakin keamanan sistem informasi utamanya di lingkungan Pemprov Kalimantan Selatan akan lebih kuat.

“Sehingga para hacker akan sulit membobol sistem yang dimiliki Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (wahyu/BBAM)

Kasus DBD Meningkat, Ini Yang Dilakukan Dinkes Kalsel

0
kasus dbd meningkat
Kadinkes Raudatul Jannah: Dinkes Kalsel terus berupaya tekan kasus DBD di Kalsel yang mengalami peningkatan pada Februari tahun 2024

Link, Banjarbaru – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kalsel di tahun 2024 ini terus mengalami peningkatan pada Februari ini.  Sejauh ini sda 1.500 kasus yang tersebar di 13 kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Selatan dengan jumlah kematian 10 orang.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kesehatan  (Dinkes)  Kalsel terus berupaya tekan kasus DBD di Kalsel yang mengalami peningkatan pada Februari tahun 2024,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Raudatul Jannah di ruang kerjanya di Banjarmasin, Jumat (15/2/2024).

Raudatul Jannah mengatakan jajaran Dinkes Kalsel  dan lintas sektor terkait saat ini terus berupaya melakukan sosialisasi pencegahan terutama melalui program 3M Plus. Yaitu program menguras, mengubur, menutup dan menggunakan anti nyamuk saat berada di luar rumah serta pengobatan pasien secara optimal guna menghindari terjadinya kematian.

“Oleh karena itu diperlukan sinergi lintas sektor untuk memberantas sarang nyamuk yang membawa virus Dengue dengan program 3M plus,” ujarnya.

Selain dengan program 3M plus, Raudatul Jannah juga menekankan peran juru pemantau jentik (Jumantik) sangatlah diperlukan. Kader kesehatan, organisasi kepemudaan dan tokoh masyarakat perlu di daya gunakan maksimal sebagai Jumantik yang bertugas memantau jentik nyamuk di sekeliling tempat tinggal.

“Mari bergerak bersama kita cegah DBD dengan cara berantas sarang nyamuk. Tidak lupa juga untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS),” kata Raudatul.  (wayu/BBAM)

Data Sementara Kemenkes 27 Petugas KPPS Meninggal Dunia

0
petugas kpps
Data sementara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sejauh ini telah terjadi 27 kasus kematian petugas KPPS pada Pemilu 2024.

Link, Jakarta – Kasus kematian petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) kembali terulang. Data sementara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sejauh ini telah terjadi 27 kasus kematian petugas KPPS pada Pemilu 2024. Mereka dinyatakan meninggal dunia pada sebelum, saat berlangsung, hingga sesudah hari pemungutan suara.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan laporan itu berdasarkan data sementara periode 10-15 Februari 2024.

“Iya [total laporan diterima 27] sebaran meninggal pasien dari petugas KPPS Pemilu,” ujar Nadia sebagaimana dilansir CNNIndonesia, Sabtu (17/2).

Nadia menjelaskan penyakit jantung paling banyak mendominasi penyebab kematian, yaitu sembilan kasus. Lalu, delapan kasus death on arrival alias masih dikonfirmasi penyebabnya.

Ada pula empat kasus kecelakaan, masing-masing dua kasus septic shock dan tidak memiliki komorbid. Selanjutnya, masing-masing satu kasus kematian karena Acute Respiratory Distress Syndrome dan juga hipertensi.

Nadia turut merinci paling banyak kasus kematian petugas KPPS ditemukan di Jawa Tengah dengan tujuh kasus.

Di Jawa Timur dan Jawa Barat terdapat lima kasus, serta DKI Jakarta tiga kasus. Lalu masing-masing dua kasus kematian di Banten dan Sumatera Selatan. Serta masing-masing satu kasus di Sumatera Utara, Riau, dan Sulawesi Utara.

“Namun angka kematian sudah sangat turun dibandingkan tahun pemilu sebelumnya ya, karena kita melakukan berbagai upaya promotif termasuk pembatasan usia dan skrining,” terang Nadia.

Teranyar, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat mencatat di wilayah itu setidaknya ada enam petugas dari KPPS dan satu orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) meninggal dunia saat proses pemungutan suara Pemilu 2024 berlangsung pada Rabu (14/2) lalu.

Kebanyakan, mereka mengalami kelelahan saat melaksanakan tugas pemungutan suara.

“Enam orang petugas KPPS dan satu orang PPS (yang meninggal),” kata Komisioner KPU Jabar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat Hedi Ardhia, Jumat (16/2).

Mereka yang meninggal dunia merupakan petugas KPPS di Kabupaten Garut dua orang, satu orang Kabupaten Tasikmalaya, satu Kabupaten Sukabumi, dan dua orang di Kabupaten Bogor. Adapun untuk anggota PPS yang meninggal, merupakan petugas PPS dari Kabupaten Tasikmalaya.

Selain itu, seorang Ketua KPPS di TPS 07 Desa Bakiruk, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) Marselina Hoar meninggal dunia pada Jumat (16/2). Ia wafat setelah melaksanakan tugas menggelar pelaksanaan pencoblosan Pemilu 2024.

KPU NTT Jemris Fointuna telah mengonfirmasi kabar tersebut. Ia menyebut Marselina meninggal pada Jumat siang. Jemris mengaku belum bisa memastikan penyebab Marselina karena masih menunggu rekam medis.

Adapula anggota KPPS di TPS 011 Kelurahan Curugsewu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Teguh Joko Pratikno meninggal dunia saat bertugas dalam penghitungan suara Pemilu 2024.

Kepala Desa Curugsewu, Khaeri menyebut Teguh meninggal dunia saat proses rekapitulasi perhitungan suara di TPS pada Rabu (14/2) malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Teguh sempat terjatuh usai berjongkok saat di TPS tersebut.

“Setelah terjatuh langsung kejang-kejang,” kata Khaeri, dikutip Antara, Kamis (15/2).

Korban sempat dibawa oleh rekan-rekannya ke Puskesmas Patean untuk mendapat pertolongan. Hasil pemeriksaan menyatakan almarhum sudah meninggal saat di TPS.

Adapun Teguh meninggalkan seorang istri dan empat anak. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kendal, Sugiono mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Tengah untuk membantu biaya pendidikan anak-anak almarhum.

KPU juga telah mendapat berbagai laporan terkait kasus meninggalnya anggota KPPS. Kendati demikian, KPU belum dapat mengungkapkan berapa banyak anggota KPPS yang meninggal dunia.

Anggota KPU RI Idham Holik sempat mengusulkan penghitungan suara dengan metode dua panel sebagai langkah antisipasi agar tidak ada anggota KPPS yang kelelahan hingga meninggal dunia.

Idham menyebut usulan itu disampaikan KPU kepada DPR saat membahas rancangan Peraturan KPU. Namun, usulan itu menurutnya ditolak oleh DPR, sehingga metode penghitungan suara dua panel tidak diterapkan.

Adapun penghitungan suara dengan metode dua panel adalah penghitungan suara presiden-wakil presiden dan DPD dipisah dengan penghitungan DPR dan DPRD. (spy)

sumber: cnnindonesia

Kunjungi Gudang Bulog Cibitung, Presiden Bagikan Bantuan Beras

0
Gudang Bulog Cibitung
Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan beras cadangan pangan pemerintah kepada keluarga penerima manfaat (KPM) pada Jumat, 16 Februari 2024, di Gudang Bulog Cibitung, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Foto: BPMI Setpres/Vico

Link, Cibitung – Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan beras cadangan pangan pemerintah kepada keluarga penerima manfaat (KPM) pada Jumat, 16 Februari 2024. Dalam kegiatan penyerahan di Gudang Bulog Cibitung, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat tersebut, Presiden menyampaikan bahwa bantuan beras akan diberikan hingga pertengahan tahun 2024.

“Jadi yang 10 kg sudah diterima semuanya? Bulan Januari sudah terima? Februari hari ini terima. Nanti Maret, April, Mei, Juni,” kata Presiden disela-sela penyerahan bantuan di Gudang Bulog Cibitung.

Setelah bulan Juni, bantuan pangan tersebut rencananya akan dilanjutkan kembali sesuai kemampuan dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Menurut Presiden, pemerintah akan melakukan perhitungan terlebih dahulu mengenai hal ini.

“Nanti kita lihat di APBN. Kalau pemerintah punya kemampuan akan dilanjutkan lagi ke bulan berikutnya. Tapi janji saya yang sampai Juni dulu,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menyampaikan bahwa pemberian bantuan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membantu masyarakat. Apalagi, saat ini krisis pangan yang memicu kenaikan harga beras masih terjadi secara global.

“Itulah fungsinya negara membantu kalau ada kenaikan harga beras. Kalau di negara lain kan enggak ada yang namanya bantuan pangan beras seperti yang kita miliki dan kita hitung-hitung APBN kita mampu memberikan ya kita berikan,” lanjutnya.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut yaitu Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Direktur Utama Perum Bulog Bayu Khrisnamurti, Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, dan Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan. (spy)

KPU Tegaskan tak Ada Niat Memanipulasi Suara Pemilu

0
suara Pemilu 2024
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari menyatakan, tak ada niat untuk memanipulasi Formulir Model C1-Plano

Link, Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari menyatakan, tak ada niat untuk memanipulasi Formulir Model C1-Plano, atau catatan hasil penghitungan suara Pemilu 2024 pada Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

“Tidak ada niat manipulasi, tidak ada niat untuk mengubah hasil suara karena pada dasarnya Formulir C1 Hasil Plano diunggah apa adanya,” ujar Hasyim melalui keterangan tertulisnya, Kamis (15/2/2024).

Hasyim mengatakan, bahwa Formulir Model C1-Plano yang diunggah oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) itu dapat dimonitor dan disaksikan bersama-sama.

Hasyim menegaskan, bahwa KPU akan terus mengunggah Formulir Model C1-Plano agar masyarakat terus mengetahui sampai batas akhir.

“Hanya saja untuk konversi yang kebetulan sistem membacanya kurang akurat atau kurang tepat nanti akan dilakukan koreksi supaya sesuai dengan apa yang formulir yang diunggah,” katanya.

Berdasarkan laman KPU, Sirekap adalah singkatan dari Sistem Informasi Rekapitulasi yang dikembangkan dan digunakan oleh KPU untuk perhitungan suara Pemilu.

Sesuai Keputusan KPU Nomor 66 Tahun 2024, Sirekap adalah perangkat aplikasi berbasis teknologi informasi sebagai sarana publikasi hasil penghitungan suara dan proses rekapitulasi hasil penghitungan suara, serta alat bantu dalam pelaksanaan hasil penghitungan suara pemilu.

Masyarakat dapat memantau secara langsung perkembangannya di https://pemilu2024.kpu.go.id/. Hasil yang ditampilkan KPU ini merupakan hitungan langsung (real count), namun bukan hasil akhir Pemilu 2024.

KPU menyatakan publikasi form model C/D hasil adalah hasil penghitungan suara di TPS dengan tujuan memudahkan akses informasi publik.

Adapun penghitungan suara oleh KPPS, rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilu secara berjenjang dalam rapat pleno terbuka oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), KPU kabupaten/kota, KPU provinsi, dan KPU berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. (spy)

Presiden Terima Surat Kepercayaan 9 Duta Besar Negara Sahabat

0
surat kepercayaan
Presiden Joko Widodo menerima surat kepercayaan dari sembilan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara-negara sahabat di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 15 Februari 2024. Foto: BPMI Setpres

Link, Jakarta – Presiden Joko Widodo menerima surat kepercayaan dari sembilan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara-negara sahabat. Penyerahan surat kepercayaan tersebut digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 15 Februari 2024.

Prosesi acara penyerahan surat kepercayaan dimulai dengan diperdengarkannya lagu kebangsaan dari masing-masing negara sahabat setelah para duta besar tiba di Istana Merdeka. Adapun sembilan duta besar negara sahabat yag diterima oleh Presiden Jokowi yaitu:

1.⁠ ⁠Raman Ramanouski, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Belarus untuk Republik Indonesia;
2.⁠ ⁠Armin Limo, Duta Besar LBBP Designate Resident Bosnia dan Herzegovina untuk Republik Indonesia;
3.⁠ ⁠Weddady Ould Sidi Haiba, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Islam Mauritania untuk Republik Indonesia;
4.⁠ ⁠Masaki Yasushi, Duta Besar LBBP Designate Resident Jepang untuk Republik Indonesia;
5.⁠ ⁠Yasser Hassan Farag Elshemy, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Arab Mesir untuk Republik Indonesia;
6.⁠ ⁠Md. Tarikul Islam, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Rakyat Bangladesh untuk Republik Indonesia;
7.⁠ ⁠Hassane Rabehi, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Demokratik Rakyat Aljazair untuk Republik Indonesia;
8.⁠ ⁠Cristina González, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Oriental Uruguay untuk Republik Indonesia; dan
9.⁠ ⁠Miguel De Mascarenhas De Calheiros Velozo, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Portugal untuk Republik Indonesia.

Penyerahan surat kepercayaan tersebut menandai dimulainya penugasan resmi para duta besar tersebut di Indonesia.

Setelah selesai menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Joko Widodo, para duta besar berpamitan. Lagu kebangsaan Indonesia Raya turut diperdengarkan pada kesempatan tersebut.

Turut mendampingi Presiden dalam kesempatan tersebut antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. (spy)

Sudah Ada Sejak 50 Ribu Tahun, Intip Fakta Lainnya Tentang Tanaman Sagu

0

Sagu punya sejarah panjang di Indonesia. Namun sayang sagu kini terbilang tanaman marginal dan konsumsinya di berbagai daerah Indonesia sudah jarang.

Indonesia sangat kaya akan sumber pangan, termasuk untuk sumber karbohidrat. Meski beras kini jadi yang utama, tapi sesungguhnya banyak sumber karbohidrat lain yang dapat dikonsumsi.

Salah satunya sagu. Sebagaimana dilansir dari food.detik.com dalam acara Merayakan Gastronomi Indonesia (9/2/2024), Ahmad Arif selaku peneliti sagu dan penulis Sagu Papua untuk Dunia membeberkan fakta menarik soal sagu.

Sagu disebut sebagai tanaman marginal, padahal potensinya sangat bagus untuk dijadikan alternatif beras yang mayoritas dikonsumsi di Tanah Air. Banyak daerah di Indonesia juga punya olahan sagu enak yang layak dicoba.

Berikut 7 fakta sagu, manfaat, serta potensinya:

1. Tanaman sagu sudah ada 50 ribu tahun lalu

Mengawali diskusi mengenai sagu, Ahmad Arif mengatakan sagu sesungguhnya adalah pangan leluhur yang diabaikan. Ia mengatakan sagu sesungguhnya merupakan bahan makanan kuno.

“Jejak konsumsinya sudah dari 50 ribu tahun lalu,” kata Ahmad Arif. Ia juga menjelaskan kalau Marco Polo, petualang yang berkelana ke berbagai pelosok Asia, pernah mencatat soal sagu di Aceh. “Ia menyebut ada roti sangat enak dibuat dari sagu. Sekitar 5000 tahun lalu,” tambahnya.

2. Lahan sagu 5 juta hektar

Membicarakan sagu, banyak yang mengaitkan tanaman ini dengan Papua. Faktanya, tanaman sagu dapat ditemukan di daerah lain di Indonesia, seperti Maluku, Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatera.

Mengutip Flach (1997) dan UP4B (2014), Ahmad Arif mengungkap lahan sagu di Indonesia mencapai sekitar 5 juta hektar. “Sagu alam paling banyak di Papua, tapi sagu budidaya paling banyak di Siak, di Riau,” kata Ahmad Arif.

3. Olahan sagu sangat beragam

Ahmad Arif mengungkap ironi olahan sagu di berbagai daerah sangat banyak, tapi kini sudah jarang dikonsumsi. Selain papeda yang terkenal dari Papua, ada banyak olahan sagu dari daerah lain.

Sebut saja timpan sagu dari Aceh, mie laksa dari Kepulauan Riau, kue satu dari Jambi, bubur gunting dari Kalimantan Timur dan Selatan, ongol-ongol dari Jawa Tengah, hingga ilabulo khas Gorontalo.

4. Sagu unik di Indonesia

Ahmad Arif yang telah meneliti berbagai jenis sagu, mengungkap di Desa Yoboi, Sentani, Jayapura, Papua ada jenis sagu yang bisa langsung dimakan. “Tinggal dipotong, direbus, dan bisa dimakan. Rasanya manis-manis kayak tebu,” kata Ahmad Arif.

Ia menjelaskan sejatinya di Indonesia sagu secara umum berasal dari pohon rumbia dan pohon aren. Yang diambil adalah pati dari pohon tersebut.

5. Sagu, tanaman marginal

Ahmad Arif mengatakan sagu kini dianggap sebagai tanaman yang tidak berarti atau seperti tanaman marginal. “Ketika ada pembangunan, lahan sagu sering dikorbankan. Sagu seperti tidak berharga, padahal alternatif sumber pangan yang bagus,” katanya.

Ahmad Arif mengutip penelitian Rachman and Ariani (2008) mengungkap konsumsi sagu yang tergolong amat rendah di Indonesia sekarang. Sebab konsumsi pangan pokok di Indonesia pada 2017 merupakan beras dengan persentase 74,6%.

6. Potensi sagu jadi pengganti beras

Sagu sesungguhnya amat berpotensi sebagai pengganti beras. Menurut Ahmad Arif, dibanding beras, sagu merupakan tanaman resisten yang tidak tergantung musim.

“Sagu ada terus sepanjang waktu. Di Maluku bahkan sagu tumbuh dekat pantai, membuktikan bisa tumbuh di area yang kadar garamnya yang tinggi,” katanya.

7. Produktivitas sagu

Menurut Ahmad Arif, jika dibandingkan dengan beras, produktivitas tanaman sagu bisa lebih tinggi dari beras. “Sagu memang dipanen 10-15 tahun. Namun kalau tanam 1 hektar, produktivitasnya bisa lebih tinggi dari beras,” ucapnya.

“Satu pohon sagu bisa dimakan 4-6 orang sampai 3 bulan,” katanya. Pada akhir diskusi, Ahmad Arif menyampaikan, “Kembali ke persoalan keberagaman, kalau memang lahannya efektif menanam sagu, ya jangan digeser. Keberagaman itu kuncinya. Lahan gambut ya jangan diubah jadi sawah, tapi tetap untuk lahan menanam sagu.” (net)

Sumber: food.detik.com

Satelit Merah Putih Dua Telkomsat segera Diluncurkan

0
Satelit Merah Putih 2 siap diluncurkan
Satelit Merah Putih 2 itu akan diluncurkan langsung dari Cape Canaveral, Florida dengan menggunakan roket Falcon 9.

Link, Jakarta – Satelit Merah Putih Dua milik PT Telkomsat, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom, akan diluncurkan pada 20 Februari 2024 di Florida, Amerika Serikat atau 21 Februari 2024 waktu Indonesia.

“Satelit bernama Merah Putih 2 itu akan diluncurkan langsung dari Cape Canaveral, Florida dengan menggunakan roket Falcon 9. Saat ini Satelit sudah berada di Cape Canaveral dan siap untuk diluncurkan dalam waktu dekat,” ujar Direktur Utama (Dirut) Telkom, Ririek Adriansyah, dalam keterangannya di Jakarta pada Kamis (15/2/2024).

Dirut Ririek mengatakan, peluncuran satelit dengan teknologi High Throughput Satellite (HTS) itu sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menghadirkan pemerataan akses informasi yang merata melalui infrastruktur dan layanan telekomunikasi digital yang andal.

Satelit tersebut akan menjadi satelit ke-11 milik Telkom itu nantinya akan menempati slot orbit 113 derajat Bujur Timur (113 BT).

“Dengan kapasitas hingga 32 Gbps (gigabyte per second), Satelit Merah Putih Dua membawa transponder aktif yang terdiri dari frekuensi C-band dan Ku-band, yang akan menjangkau seluruh area Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Ririek Adriansyah, sebelumnya Telkom telah meluncurkan Satelit Merah Putih pada 2018 dengan penempatan pada slot orbit 108 BT.

Peluncuran satelit Merah Putih Dua, lanjutnya, menjadi harapan sekaligus wujud komitmen Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu untuk mendukung pemerataan konektivitas di seluruh Indonesia, serta melengkapi infrastruktur darat dan laut yang dimilikinya.

“Telkom meyakini dengan adanya pemerataan akses informasi itu diharapkan dapat mengakselerasi digitalisasi masyarakat di berbagai aspek,” tambah Ririek.

Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd. Rauf, menambahkan Satelit Merah Putih Dua mengandalkan platform Spacebus 4000B2 dengan usia desain 15 tahun.

Pembangunannya sendiri melibatkan Thales Alenia Space untuk pabrikasi pembuatan satelit dan SpaceX sebagai perusahaan penyedia jasa peluncuran satelit.

“Proses pemilihan mitra dan pengadaan satelit tersebut telah dilakukan sesuai dengan asas kepatuhan (compliance) dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Selain itu dari aspek bisnis, proses pemilihan mitra juga telah mempertimbangkan biaya per Gbps yang paling rendah sehingga menghasilkan satelit dengan kapasitas lebih besar dengan harga jual yang kompetitif,” jelas Lukman.

Dia optimistis potensi bisnis backhaul yang menjadi sasaran satelit itu terproyeksi sangat positif.

Hal itu terlihat dari antusiasme calon pelanggan korporat maupun operator VSAT yang ingin menggunakan layanan satelit tersebut.

“Tentunya itu menjadi peluang bagi Telkom, khususnya Telkomsat untuk memperkuat portofolio bisnis satelitnya,” pungkas Direktur Utama Telkomsat. (spy)

Uniska Perkuat Kemajuan Pasar Terapung Lok Baintan

0
Pariwisata Pasar Terapung Lok Baintan
Kepala Disbudporapar Banjar H Irwan Jaya

Link, Martapura – Perkuat pariwisata Pasar Terapung Lok Baintan di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), LSPR Institute of Communication dan Business bersama Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari (Uniska), menggelar pelatihan literasi media sosial (medsos) dan pariwisata digelar Selasa (6/2/2024).

Kepala Disbudporapar Banjar H Irwan Jaya mengatakan bencana banjir dan pandemi memang menyebabkan kondisi ekonomi masyarakat di Lok Baintan menjadi menurun secara signifikan, padahal sebagian besar pendapatan mereka diperoleh dari hasil kebun.

“Masyarakat, khususnya yang berdagang di Pasar Terapung Lok Baintan perlu didukung dan dibina, agar daerah ini bisa tumbuh menjadi lokasi wisata yang dicari oleh para wisatawan,” ujarnya.

Adanya pelatihan literasi medsos dan pariwisata ini tambahnya, bisa menjadi upaya baik yang patut diapresiasi, karena bertujuan memotivasi para pedagang di pasar terapung untuk berpikir lebih kreatif dan inovatif.

“Kegiatan yang sifatnya memberdayakan masyarakat, jika dikelola dengan baik, diorganisir secara konsisten, pasti dapat menjadi inspirasi dan mendorong rasa percaya diri masyarakat, sehingga meningkatkan daya saing dengan daerah wisata yang lain,” tambahnya.

Terpisah, Kaprodi Jati Paras Ayu mengatakan komitmen LSPR dan Uniska terhadap Tri Darma Perguruan Tinggi Bagi LSPR Institute of Communication & Business, kemitraan dengan Uniska ini lebih dari sekadar kolaborasi strategis; ini merupakan contoh dedikasi institusi terhadap Tri Darma Perguruan Tinggi – tiga tanggung jawab utama perguruan tinggi.

Dijelaskannya, kolaborasi ini selaras dengan komitmen LSPR terhadap pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, di mana LSPR mengambil peran aktif dalam menumbuhkan literasi digital di kalangan masyarakat, juga memperkuat edukasi mengenai pariwisata dan pelayanan.

“Kolaborasi dengan LSPR, Uniska, dan Disbudporapar Kabupaten Banjar ini merupakan bukti keseriusan dan komitmen kami dalam membantu penguatan daerah pariwisata. Bersama-sama, kami tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga turut berupaya memperkenalkan Lok Baintan ke lingkup yang lebih luas,” ujar Jati Paras Ayu. (tri)