Beranda blog Halaman 840

Keinginan Pemekaran Enam Dusun di Karang Intan, Sejak 2011

0
Keinginan Pemekaran Enam Dusun di Karang Intan, Sejak 2011
Kai Muis, Tokoh Masyarakat Dusun Batu Tiris Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalsel

LINK, MARTAPURA – Banyaknya konflik horizontal yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, menjadi salah satu alasan para tokoh masyarakat di enam dusun anak Desa Pulau Nyiur dan Abirau Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalsel untuk mandiri dan menuntut pemekaran desa.

Dikenal kaya dengan sumber daya alam terutama sektor perkebunan, pertanian dan peternakan, tidak berlebihan jika tokoh masyarakat di enam dusun anak Desa Pulau Nyiur dan Abirau inginkan mandiri dan menuntut pemekaran desa.

“Keinginan mandiri ini muncul puluhan tahun silam. Kala itu kami sepakat untuk membentuk tim persiapan yang beranggotakan 10 orang. Nah tahun 2011 keinginan itu kami tuangkan dalam bundel berkas untuk kemudian kami ajukan ke pemerintah,” ungkap Kai Muis, Kepada Linkalimantan.com, di kediamannya di Dusun Batu Tiris, Jumat 13 Oktober 2023.

Manurut tokoh masyarakat yang juga mantan Ketua RT Dusun Batu Tiris, enam dusun itu adalah Dusun Batu Tiris, Dusun Pinang, Dusun Guntung Dalam, Dusun Kuranji, Dusun Pulau Gadung dan Dusun Balimas.

“Syarat jumlah penduduk untuk menjadi sebuah desa jumlahnya melebihi 400 KK. Sumber pendapatan masyarakat di sini juga sangat jelas. InsyaAllah dengan dikelola secara bijak kalau nantinya pemekaran desa ini terwujud, perekonomian di sini tumbuh dengan baik,” jelasnya.

Lebih jauh Muis pun menjelaskan, upaya untuk mewujudkan keinginan mandiri tersebut juga sudah ditempuh sesuai aturan. Namun hingga kini tak kunjung bisa terealisasi.

“Kami sangat berharap pemerintah bisa mewujudkan keinginan kami. Kasin masyarakat dengan kondisi sekarang ini. Salah satunya kerancuan status kependudukan,” ujarnya.

Bahkan tambah lelaki baya ini, dalam satu rumah KTP nya bisa berbeda-beda.

“Bahkan ada yang satu bantal KTPnya juga berbeda. Satu sebagai warga Desa Abirau dan satunya lagi tercatat sebagai warga Desa Pulau Nyiur,” katanya.

Itu baru persoalan antar warga paparnya lebih jauh, belum lagi persoalan tapal batas antara kedua desa.

“Intinya banyak masalah yang muncul akibat ketidakjelasan tersebut. karena itulah, untuk menyelesaikan segala permasalahan di masyarakat kami (enam dusun) menghendaki pemekaran desa,” katanya. (spy)

Maulid Nabi Bulan Penuh Berkah Sebentar Lagi Berlalu

0

Bismillahhirrahmanirrahim…
“Apabila suatu majelis itu disebut nama Rasulullah SAW maka majelis ilmu itu akan penuh berkah”.

SAPARIYANSYAH, BUDAYAWAN SPIRITUAL
Renungan di Beranda Kota Martapura

Bulan Rabiul Awal 1445 Hijriah bulan penuh berkah ini sudah berada di penghujung. Bagi ummat Muslim utamanya di Banua Serambi Makkah bulan ini begitu sakral. Majelis-mejelis ilmu yang tersebar hingga pelosok negeri tak lepas dari upacara memperingati Hari Lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW.

Bulan Rabiul Awal atau lebih sering disebut Bulan Maulid begitu dimulaikan. Itulah salah satu pondasi kultur dan budaya yang terpelihara hingga saat ini. Berbagai kegiatan sosial pun seringkali dilaksanakan di moment ini. Pernikahan hingga pelestarian budaya seperti upacara Baayun Maulid, seakan begitu kuat melekat dalam kultur Ajaran Agama Islam.

Banyak penceramah yang tidak bosan-bosannya mengingatkan jika bulan Maulid ini begitu mulianya. Mereka (penceramah) seringkali menjadikan momentum peringatan maulid nabi Muhammad SAW, untuk lebih banyak mencontoh perilaku Nabi Muhammad SAW di semua aspek kehidupan.
Ajakan lain adalah, supaya menjadi orang yang memberi, bukan penerima, apalagi meminta-minta bantuan kepada orang lain.

Begitulah para ulama saat ini seringkali mengingatkan kita semua. Namun realitanya perilaku-perilaku ummat saat ini kian tergerus dengan ajaran-ajaran sekuler. Begitulah kehidupan di dunia sekarang ini, majelis-mejelis ilmu kian banyak namun degradasi ajaran-ajaran Agama Islam terus terjadi.

Bulan Rabiul Awal 1445 tinggal beberapa hari lagi. Majelis-majelis ilmu dengan syair-syair kebesaran Nabi Besar Muhammad SAW hingga malam ini masih terus terdengar sangat merdu. Begitu syahdu hingga tak sedikit orang merasa sangat nyaman mendengarnya. Sungguh hal itu tidaklah berlebihan.

Ada salah satu riwayat yang populer, pada suatu hari para malaikat mencium bau harum nan semerbak dan mereka bertanya kepada Allah; wahai  Allah Tuhan kami, kiranya bau harum ini dari mana, dan apa.

Allah SWT menjawab (menyebutkan) wahai para malaikat-Ku, Wahai para penghuni langit-Ku, di bumi-Ku hamba-hamba-Ku sedang berkumpul dan mereka menyebut nama kekasih-Ku Muhammad, dan dari tempat itulah bau harum semerbak yang sedang kalian nikmat.

Maka para malaikat meminta ijin pada Allah untuk turun dan bergabung dengan kumpulan (majelis) itu agar membuat berkah ketika (di majelis itu) di sebut nama Sayyidil Wujud Muhammad Saw.

AFWAN
WASSALAM

Tim Elang Darat Padamkan Karhutla di Gunung Kupang

0
Tim Elang Darat Padamkan Karhutla di Gunung Kupang
Tim Elang Darat Padamkan Karhutla di Gunung Kupang

LINK, BANJARBARU – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Banjarbaru masih terus diwaspadai, karena masih banyak titik panas yang ada di wilayah Kota Banjarbaru.

Untuk itu, Tim Elang Darat Karhutla terus berjuang padamkan titik api. Dengan kata lain, tim ini pun terus waspada munculnya titik api yang menyebabkan kebakaran hutan.

Menggunakan berbagai peralatan pemadaman disertai dengan mobil tangki air, kobaran api yang terjadi di kawasan Gunung Kupang Banjarbaru pun dipadamkan pada Kamis (12/10) sore.

Meski memerlukan waktu hampir 1 jam, kebakaran di lahan dan hutan itu pun berhasil dipadamkan.

Tim dengan alat semprot air dari mobil tangki mengadakan titik api hingga ke bagian dalam hutan.

Disampaikan Febry, Ketua Tim Elang Darat Karhutla, pihaknya dalam menghadapi musim kekeringan dan rawan kebakaran hutan ini terus waspada setiap saat.

“Sebagaimana arahan Gubernur Paman Birin, Tim Elang Darat Karhutla terus waspada setiap saat bersama relawan-relawan lainnya,” kata Febry.

Febry juga menyampaikan, tak hanya memadamkan saja, pihaknya juga terus melakukan patroli keliling kawasan yang rawan kebakaran hutan dan lain.

Sebagaimana yang disampaikan Paman Birin, menghadapi bencana kekeringan dan karhutla, semua pihak harus bergotong royong untuk bersama-sama mengantasinya.

“Kami terus keliling dengan membawa tim lengkap dengan mobil tangki air. Kalau ada kebakaran, langsung kita berusaha padamkan,” kata Paman Birin.

Paman Birin pun berharap, pengaruh El Nino yang sekarang terjadi bisa cepat berlalu. Sehingga hujan datang dan kebakaran hutan dan lahan tidak ada lagi. (tri)

Pemkab Banjar Laksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

0
Pemkab Banjar Laksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Bupati Banjar dan jajaran pejabat Pemkab Banjar melaksanakan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW

LINK, MARTAPURA – Di penghujung Bulan Rabiul Awal 1445 H atau lebih dikenal Bulan Maulid, giliran jajaran Pemkab Banjar menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Digelar di Mahligai Sultan Adam Lantai II, Martapura Kamis (12/10/2023), syair-syair Maulid Simtudduror dari grup Muhabbatus Sholihin asal Martapura pimpinan Guru Muhammad dan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Qori Muhammad Rifqi juara 1 Cabang Tilawah Remaja MTQ Kabupaten Banjar tahun 2023, mengawali Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1445 H, yang digelar Pemerintah Kabupaten Banjar.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan, peringatan maulid nabi ini sebagai sarana meningkatkan kebersamaan, kerukunan, serta persatuan dan kesatuan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.

” Dalam rangka menghadapi dinamika masyarakat sekaligus sebagai momentum untuk terus bersemangat membina masyarakat dan membangun daerah Kabupaten Banjar,” katanya.

Ia berharap melalui peringatan maulid tersebut akan mendapatkan keberkahan dan syafaat dari Nabi Muhammad SAW.

Sementara Habib Syech bin Abdullah Alaydrus asal Martapura dalam tausiahnya menjelaskan, Nabi Muhammad SAW adalah anugerah terbesar yang diberikan Allah SWT kepada umatnya. Suri teladannya yang baik harus diikuti umatnya agar mendapatkan syafaatnya.

” Nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah atau suri teladan yang baik untuk diikuti apabila menginginkan anugerah dan ampunan dari Allah SWT,” jelasnya.

Lebih jauh Habib Syech mengungkapkan setiap orang akan menjadi pemimpin, baik memimpin dalam keluarga maupun di masyarakat. Dimana kepemimpinan tersebut dipertanggungjawabkan.
Seperti kepemimpinan Nabi Muhammad SAW yang memberikan solusi bagi  umat, baik di dunia maupun di akhirat.

Turut hadir pada peringatan maulid ini Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al-Habsyie, Sekda HM Hilman, para Asisten dan Staf Ahli serta para Kepala SKPD lingkup Pemkab Banjar. (wahyu/BBAM)

Masyarakat Diajak Meneladani Semangat Juang Pangeran Antasari

0
Masyarakat Diajak Meneladani Semangat Juang Pangeran Antasari
Gubernur Kalsel H Sahbirin tabur bunga di hari peringatan wafatnya Pahlawan Nasional, Pangeran Antasari.

LINK, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor memimpin langsung upacara peringatan Hari Wafat ke 161 Pahlawan Nasional Pangeran Antasari di Kompleks Pemakaman Masjid Jami Jalan Malkon Temon, Sungai Jingah, Kota Banjarmasin pada Rabu (11/10).

Turut hadir, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Komandan Korem 101 Antasari Brigjen TNI Ari Ariyanto, Komandan Lanud Syamsudin Noor Kolonel Pnb Vincentius Endy, Komandan Pangkalan Angkatan Laut Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Agus Setyawan, SH, forkopimda, LVRI, serta sejumlah kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Upacara diawali dengan pembacaan riwayat singkat Pangeran Antasari oleh Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kalsel Letkol Pur Muslih S.

Selanjutnya Paman Birin membacakan 7 (tujuh) butir pesan-pesan Pangeran Antasari.

Pertama, Haram Manyarah Waja sampai Kaputing, Kedua Lamun Tanah Banyu Kita Kada Handak di Lincai Urang, Jangan Bacakut Papadaan Kita. Ketiga, Lamun Handak Tulak Manyarang Walanda, Baikat Hati di Tali Sindat. Keempat, Jangan Mati Paharatan Bukah, Matilah Kita di Jalan Allah.

Berikutnya, pesan kelima yakni, Siapa Nang Babaik-baik Wan Walanda, Tujuh Katurunan Kahada Aku Sapa. Pesan keenam, Amun Kita Sudah Sapakat Handak Mahinyik Walanda, Janganlah Walanda Diberi Muha, Badaras Pagat Urat Gulu Amun Manyarah Kahada, dan terakhir yakni Haram Dijamah Walanda, Haram Diriku Dipanjara. Haram Negeriku Dijajah.

Gubernur berharap, semangat haram manyarah, waja sampai kaputing, yang ditanamkan Pangeran Antasari, dan pesan moral lainya, dapat diteladani masyarakat di Banua Kalsel Babussalam ini.

Nilai-nilai semangat perjuangan ujarnya, sepatutnya diwarisi untuk berjuang mewujudkan kesejahteraan masyarakat di era sekarang.

Acara ditutup dengan tabur bunga dan penyerahan taki asih kepada para juriat Pangeran Antasari.

“Alhamdulillah, sampai sekarang, pemerintah provinsi sangat perhatian kepada kami,” ujar Ani, salah satu juriat yang menerima bantuan dari gubernur.

Pangeran Antasari yang lahir di Banjarmasin pada 1797 ini merupakan salah satu pahlawan nasional sebelum kemerdekaan.

Ia adalah anak Pangeran Mashohot bin P M Amir bin P M Aliuddin Aminullah bin Sultan Kuning (Ilhamidillah) bin Sultan Tahlilullah bin Sultan Saidillah bin Sultan Inayatullah bin Sultan Musta’inbillah Sultan Hidayatullah bin Sultan Rahmatullah bin Sultan Suriansyah.

Pengeran Antasari juga menjadi penerus perjuangan masyarakat Banjar dalam melawan penjajahan Belanda di Indonesia.

Meski lahir di lingkungan istana, Antasari banyak menghabiskan hidupnya di tengah-tengah masyarakat dan banyak belajar ilmu agama dari para ulama. Ia memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berdagang dan bertani.

Antasari dikenal sebagai sosok yang memiliki pemahaman agama Islam yang tinggi, berakhlak baik, ikhlas, jujur, dan pemurah.

Sikapnya yang baik tersebut membuat ia disukai masyarakat dan dia diangkat sebagai pemimpin atau Panembahan Amiruddin Khalifatul Mukminin pada 14 Maret 1862.

Di masa pemerintahannya, Pangeran Antasari melalui berbagai perang dan pertempuran melawan pihak Belanda, salah satu perang yang ia pimpin adalah Perang Banjar.

Pangeran Antasari menyerang dan berhasil menguasai pendudukan Belanda di Gunung Jabuk. Selain itu, ia juga menyerang tambang batu bara Belanda di Pengaron.

Atas siasat Pangeran Antsari dan Tumenggung Suropati, para pejuang Banjar berhasil menenggelamkan kapal Onrust sekaligus para pemimpinnya, seperti Letnan van der Welde dan Letnan Bangert.

Pangeran Antasari wafat pada 11 Oktober 1862 karena penyakit cacar yang kala itu mewabah di Kalimantan Selatan. Ia wafat saat tengah mempersiapkan serangan besar-besaran terhadap Belanda. (tri)

Mantan Pejabat HSS Jadi Kadinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar

0
Mantan Pejabat HSS Jadi Kadinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar
Dian Marliana, Kadinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar

LINK, MARTAPURA – Mantan Kadis Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA)  Hulu Sungai Selatan (HSS) Dian Marliana, akhirnya dipercaya untuk menduduki jabatan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar.

Akhirnya Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur memberikan kepercayaan kepada Dian Marliana untuk menduduki jabatan Kadinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar. Dian sendiri sebelumnya merupakan Kadis PPKBPPPA Kabupaten HSS.

Hal tersebut ditandai dengan telah dilantiknya Kadinsos P3AP2KB oleh Bupati Kabupaten Banjar, H Saidi Mansyur didampingi Habib Idrus Al Habsyie selaku wakilnya pada, Rabu (11/10/2023) di Aula Sultan Sulaiman Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Usai diambil sumpah janji jabatannya Dian Marliana mengungkapkan rasa syukur, karena telah dipercaya Bupati Kabupaten Banjar sebagai Kepala Dinas yang baru, dan memastikan dirinya akan segera melakukan konsolidasi internal terlebih dahulu guna menyusun program 100 hari kerjanya.

“Konsolidasi di internal sangat perlu dan penting dilakukan untuk membentuk tim pekerja kami. Sebagai orang yang baru masuk ke wilayah Pemkab Banjar, otomatis kami harus merangkul semua yang ada di dinas. Karena dalam program 100 kerja tentu banyak PR yang harus dikerjakan,” ujarnya.

Terlebih, ujarnya lebih lanjut Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar memiliki satu urusan wajib pelayanan dasar, yakni sosial, dan dua urusan wajib non pelayanan dasar pemberdayaan perempuan perlindungan anak dan pengendalian penduduk.

“Seperti penangan stunting. Sesuai Perpres Nomor 72/2021, bahwa kabupaten/kota prevalensi stunting harus diangka 14 persen pada 2024 mendatang. Sedangkan untuk di Kabupaten Banjar saat ini masih berada di angka 24 persen. Begitu juga persoalan pernikahan dini masih banyak terjadi di Kabupaten Banjar, dan harus kita benahi bersama sebagai program 100 hari kerja kami nantinya,” ucapnya. (zainuddin/BBAM)

RUPS PTAM Intan Banjar Berhentikan Komisaris Dengan Hormat

0
RUPS PTAM Intan Banjar Berhentikan Komisaris Dengan Hormat
Komisaris PTAM INtan Banjar M Hilman diberhentikan dengan hormat melalui RUPS,

LINK, MARTAPURA – Beredar khabar salah satu hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar adalah adanya pergantian komisaris.

Komisaris PTAM Intan Banjar H Mokhamad Hilman dikhabarkan telah diberhentikan dengan hormat melalui RUPS yang digelar di Banjarbaru, Rabu 12 September 2023.

Sumber yang minta tidak disebutkan identitasnya membenarkan perihal pemberhentian dengan hormat terhadap Mokhamad Hilman sebagai komisaris.

Sayangnya saat dikonfirmasi terkait hal itu, Mokhamad Hilman yang juga Sekda Pemkab Banjar belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan belum didapat.

Menanggapi hal itu Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, Saidan Pahmi mengatakan, bahwa pihaknya dari Komisi II belum menerima informasi secara resmi hal tersebut.

“Belum mendapat informasi secara resmi perihal RUPS pemberhentian Komisaris PTAM Intan Banjar,” tegas politisi Partai Demokrat Kabupaten Banjar ini, Kamis (12/10/2023) sebagimana dilansir kbk.news.

Setahu kami, beber Saidan Pahmi, bahwa pasca Perda Nomor 9 tahun 2021 tentang Perubahan Bentuk Hukum Perusahaan Daerah Air Minum Intan Banjar menjadi Perusahaan Perseroan Daerah Air Minum Intan Banjar ( Perseroda), hanya jajaran Direksi yang sudah dilakukan penunjukan menyesuaikan Perda tersebut.

“Meskipun ketentuan peralihan Perda tersebut mengatur tentang jabatan Dewan Pengawas yang secara otomatis menjadi Komisaris sampai habis masa jabatannya, setelah Perda tersebut dimuat dalam lembaran peraturan daerah,” ungkapnya.

Terpisah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar Akhmad Zacky Hafizie menyatakan, kalau informasi tersebut itu benar, maka tidak ada masalah. Karena memang kewenangan pemegang saham.

” Kalau memang benar adanya pemberhentian terhadap Komisaris PTAM Intan Banjar, maka tidak masalah, asal sesuai dengan prosedur dan aturan,” pungkas politisi senior PPP Kabupaten Banjar. (zainuddin/BBAM)

Spoiler One Piece 1095 Telah Dirilis

0
Spoiler One Piece 1095 Telah Dirilis
Spoiler One Piece 1095 akhirnya diliris dengan judul ‘Dunia yang Tak Layak Huni’. One Piece 1095

LINK, BANJARBARU – Spoiler One Piece 1095 akhirnya diliris dengan judul ‘Dunia yang Tak Layak Huni’. One Piece 1095 diawali dengan memperlihatkan Vice Admiral Angkatan Laut yang bersiap membantu Saturnus yang pada episode yang lalu ditusuk oleh Bonney.

Tapi Saturnus memerintahkan mereka untuk mundur. Ia mengatakan, bahwa dirinya bisa saja menghindari serangan Bonney jika mau.

Saturnus kemudian mencabut pedang dari tubuhnya, dan seketika darahnya yang mengalir keluar tiba-tiba menghilang.

Lalui Saturnus menyerang Bonney dan Sanji yang ada di sisinya dengan menggunakan tatapan mata, seketika Sanji dan Bonney merasa kepalanya dipukuli.

Saat itu, Kizaru yang sudah dipukul oleh Luffy meminta maaf kepada Saturnus karena masih tidak bisa bergerak. Saturnus hanya berkata, “ kerjamu kali ini sungguh lambat.”

Luffy Hampir Mati

Luffy yang mengalami efek kekuatan Nika berubah wujud menjadi orang tua dan tak bisa bergerak. Kemudian Saturnus mencoba menginjak Luffy, tapi Franky segera menyelamatkannya.

Jika tidak ada yang menolong Luffy, maka keadaan Luffy akan sangat berbahaya berhadapan dengan Saturnus. Lalu Saturnus mengeluarkan kemampuan misteriusnya yang membuat Sanji, Vegapunk, Bonney, dan Sanji tidak bisa bergerak.

Saturnus meraih Bonney dan meremasnya. Dengan kesakitan, Bonney berteriak, “kau membunuh ayahku.”


Flashback Bonney

Dalam spoiler One Piece 1095 ini, Oda Sensei mengkonfirmasi dari Ras apa Kuma berasal. Ternyata Kuma adalah ras Buccaneer yang memiliki darah raksasa.

Dalam kilas balik Bonney, Kuma memberi tahukan tentang Nika dan memperdengarkan Bonney suara genderang Nika.

Saturnus mengatakan, bahwa Kuma adalah bagian dari ras Buccaneer, yaitu ras yang pernah melakukan kejahatan di masa lalu dan memiliki kekuatan yang dahsyat. Di chapter ini, diketahui bahwa Nika adalah legenda yang beredar di kalangan ras Buccaneer selama turun temurun.

God Valley Berada di West Blue

Di spoiler ini pula, Oda Sensei mengkonfirmasi lokasi God Valley, yang ternyata berada di lautan West Blue.

God Valley dijadikan sebagai arena Gladiator oleh Tenryuubito, tempat pertarungan antara ras di dunia, dan Kuma kecil menjadi salah satu pesertanya. (net)

Kabut Asap Bekurang, Kasus ISPA di RSD Idaman Menurun

0
RSD Idaman Siapkan 3 Dokter Spesialis Penyakit Dalam
dr Danny Indrawardhana Direktur RSD Idaman Kota Banjarbaru

LINK, BANJARBARU  – Kabut Asap di Kota Banjarbaru, mulai mengalami penurunan. Walaupun demikian, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru masih terus terjadi.

Dengan adanya penurunan kabut asap tersebut, kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru menurun. dr Danny Indrawardhana Direktur RSD Idaman Kota Banjarbaru, mengatakan penurunan terjadi pada bulan September.

“Kasus ISPA di RSD Idaman, pada September mengalami penurunan yaitu 77 kasus, dari sebelum pada Agustus mencapai 166 kasus,” ujar Danny, Kamis (12/10/2023).

Ia mengungkapkan bahwa, kasus ISPA yang masuk ke RSD Idaman adalah kasus yang sudah advance. Dalam hal ini tentunya, RSD Idaman selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) mengenai data.

Untuk penanganan nya sendiri, dr Danny menjelaskan bahwa rumah sakit akan melakukan prosedur pemeriksaan.

“Sebelumnya akan dilakukan pemeriksaan ainesis, pemeriksaan fisik dan penunjang,” tambahnya.

Karena di RSD Idaman Kota Banjarbaru, kasus ISPAnya sudah advance atau berat. Maka,  akan melihat bagaimana saturasi oksigennya kemudian ada infeksi pemberat atau tidak. Dan nantinya , akan kita lakukan penanganan sesuai dengan kondisi pasien baik itu oksigenasi sampai pemberian obat melalui infus.

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kekurangan oksigen, karena maintenance oksigen sangat-sangat kami perhatikan. Termasuk obat-obatan di RSD Idaman saat ini masih aman,” jelasnya.

Tak lupa Ia menghimbau kepada masyarakat Banjarbaru, walaupun saat ini telah terjadi penurunan intensitas kabut asap. Masyarakat tidak boleh lengah, kemudian jangan lupa untuk memakai masker apabila berkegiatan di luar.

“Saya termasuk yang sangat menganjurkan apabila tidak ada keperluan yang mendesak di luar, mungkin sebaiknya di rumah saja, harapan tidak terlalu terpapar khususnya untuk anak-anak dan lansia,” pesannya. (wahyu/BBAM)

Pemprov Kalsel Terima 3 Unit MPK dari Perpusnas

0
Pemprov Kalsel Terima 3 Unit MPK dari Perpusnas
Provinsi Kalimantan Selatan kembali mendapat bantuan hibah unit Mobil Perpustakaan Keliling (MPK) dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia.

LINK, JAKARTA – Provinsi Kalimantan Selatan kembali mendapat bantuan hibah unit Mobil Perpustakaan Keliling (MPK) dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia. Untuk tahun 2023 ini, tidak tangung-tanggung mendapat 3 unit.

Kegiatan ini diikuti Kepala Perpusnas RI M. Syarif Bando, berlangsung di Gedung Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 11 Jakarta Selatan pada Selasa (10/10).

Penandatanganan serah terima juga langsung dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel Hj. Nurliani Dardie, yang mendampingi 3 Kepala Dinas Perpustakaan dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Barito Kuala, dan Tanah Bumbu.

“Ahamdulillah kita hari ini dapat tambahan 3 lagi untuk kabupaten. Atas nama pemerintah provinsi saya ucapkan terima kasih banyak yang tidak terhingga pada Perpusnas RI, karena sejak saya menjabat Kepala Dispersip Kalsel, kita sudah menerima 14 unit, termasuk untuk provinsi,” ungkap Bunda Nunung, sapaan akrab Hj. Nurliani.

Keberhasilan Kalsel yang setiap tahun menerima bantuan MPK tak lepas dari dukungan Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin yang mendukung peningkatan sarana dan prasarana perpustakaan di Kalsel.

“Kami sampaikan juga rasa terimakasih atas dukungan penuh Bapak Gubernur Paman Birin untuk kemajuan perpustakaan di Banua,” kata Bunda Nunung.

Selain itu, Bunda Nunung juga mengharapkan bantuan dan bimbingan dari Perpusnas RI dapat terus berlanjut, untuk mendukung perkembangan literasi di Kalsel.

“Semoga dalam waktu dekat kita dapat kabar baik untuk kabupaten yang belum memiliki agar dapat segera dikabulkan, termasuk Kota Banjarbaru yang sedang kita usulkan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, menurutnya, Perpusnas juga telah memberikan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang jumlahnya lebih dari Rp57 miliar sejak tahun 2019.

“DAK itu untuk renovasi, bagan pustaka, perabotan, hingga pembangunan gedung baru untuk kabupaten/kota,” urainya.

Bantuan Perpusnas ini menurutnya sangat bermanfaat untuk menunjang operasional Dispersip, guna membumikan kegemaran membaca hingga ke berbagai pelosok. (tri)

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

El Nino

Kementan Perkuat Mitigasi Hadapi Potensi El Nino Mulai April

0
Link, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan kesiapan menghadapi potensi El Nino ekstrem yang diperkirakan mulai berdampak pada April . Berbekal pengalaman menghadapi El...
Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Cepat di Sulut dan Malut

0
Link, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons kejadian yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, khususnya di Kota Bitung, Kota...

YouTube Longgarkan Syarat Monetisasi, Kreator dengan 500 Subscriber Kini Bisa Raup Cuan

0
Link, Banjarbaru - YouTube resmi melonggarkan syarat monetisasi melalui program afiliasi YouTube Shopping, membuka peluang lebih luas bagi kreator kecil dan menengah. Dalam pengumuman...