Beranda blog Halaman 90

Kalsel Sukses Jadi Tuan Rumah MTQ Mahasiswa Nasional XVIII 2025

0
Kalsel Sukses Jadi Tuan Rumah MTQ Mahasiswa Nasional XVIII 2025

Link, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Banua sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) ke-XVIII Tahun 2025.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin dalam acara Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) ke-XVIII Tahun 2025 di Auditorium ULM, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan yang digelar di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru ini berlangsung selama empat hari, 6–9 Oktober 2025, dan diikuti oleh 1.506 kafilah dari 194 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Dalam sambutan penutupan yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, mewakili Gubernur H. Muhidin, Ia menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan tilawah, tetapi juga simbol penguatan nilai-nilai Qur’ani di kalangan generasi muda.

“Acara ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang syi’ar dan pembinaan karakter mahasiswa agar tumbuh menjadi generasi Qur’ani, generasi yang cerdas intelektualnya, kuat spiritualnya, dan luhur akhlaknya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Kalimantan Selatan sangat terhormat menerima peserta dari seluruh Indonesia dan menjadikan momen ini sebagai bentuk nyata semangat religius yang telah lama melekat pada masyarakat Banua.

“Sebagai Banua yang dikenal religius, masyarakat Kalsel menyambut kehadiran saudara-saudara semua dengan tangan terbuka dan hati yang tulus. Kesuksesan kegiatan ini juga menjadi cerminan kerja sama seluruh elemen masyarakat, panitia nasional, dan perguruan tinggi,” tambahnya.

Syarifuddin juga mengingatkan bahwa keberhasilan ini melanjutkan prestasi Kalimantan Selatan yang sebelumnya sukses menjadi tuan rumah MTQ Nasional ke-XXIX, dan kini kembali menorehkan catatan positif melalui MTQ Mahasiswa Nasional.

“Kita berharap semangat religius dan kebersamaan yang tumbuh dari kegiatan ini terus berlanjut, menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan, semangat Qur’ani dapat terus berkembang di lingkungan kampus dan masyarakat, menjadikan Banua sebagai daerah yang tidak hanya religius, tetapi juga menjadi pusat pengembangan karakter dan moral generasi muda Indonesia

Garuda Takluk dari Irak, Harapan ke Piala Dunia Pupus

0
Garuda Takluk dari Irak, Harapan ke Piala Dunia Pupus
Mauro Ziljstra berduel dengan Zaid Tahseen di laga Timnas Irak vs Timnas Indonesia, Minggu (12/10/2025) (c) AP Photo/Ali Issa

Link, Jakarta – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Irak dengan skor tipis 0-1 dalam laga babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Jumat (10/10/2025) dini hari WIB. Bertanding di King Abdullah Sport City Stadium, Jeddah, Skuad Garuda tampil berani namun gagal mencetak gol.

Satu-satunya gol di laga ini dicetak oleh Zidane Iqbal pada menit ke-75 melalui tembakan mendatar dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung kiper Ernando Ari. Hasil ini memastikan Indonesia gagal melaju ke putaran selanjutnya, sementara Irak semakin dekat dengan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026.

Sejak awal laga, Timnas Indonesia tampil agresif dan mencoba mengontrol permainan. Peluang emas tercipta di menit ke-9 lewat tendangan Mauro Ziljstra setelah menerima umpan tarik Thom Haye, namun bola berhasil ditepis kiper Jalal Hasan.

Irak tampil lebih berhati-hati dengan mengandalkan serangan balik cepat. Di menit ke-33, Kevin Diks hampir membawa Indonesia unggul lewat tendangan backheel spektakuler, tetapi bola hanya membentur tiang gawang dan posisi offside membuat peluang itu hangus.

Memasuki babak kedua, pelatih Patrick Kluivert memasukkan Ragnar Oratmangoen untuk menambah daya dobrak. Namun, justru Irak yang berhasil mencetak gol lebih dulu. Zidane Iqbal, pemain muda berbakat mereka, memecah kebuntuan lewat sepakan keras dari luar kotak penalti.

Indonesia berusaha keras menyamakan kedudukan dengan meningkatkan intensitas serangan, tetapi pertahanan Irak tampil solid hingga akhir laga. Pada masa injury time, Irak harus bermain dengan 10 pemain setelah Zaid Tahseen mendapat kartu kuning kedua, namun mereka tetap mampu mempertahankan keunggulan.

Dengan hasil ini, Indonesia menelan kekalahan kedua di babak keempat dan dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Meski begitu, performa Garuda menunjukkan peningkatan dalam hal penguasaan bola dan disiplin taktik menghadapi tim kuat seperti Irak.

Susunan Pemain

Timnas Irak : Jalal Hasan; Merchas Doski, Zaid Tahseen, Munaf Younus, Hussein Ali; Bashar Rasan, Amir Al-Ammari, Kevin Yakob, Ibrahim Bayesh; Sherko Gubari, Mohanad Ali

Pelatih: Graham Arnold

Timnas Indonesia : Maarten Paes; Kevin Diks, Rizky Ridho, Jay Idzes, Dean James; Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Tom Haye, Eliano Reijnders; Ricky Kambuaya; Mauro Ziljstra

Pelatih: Patrick Kluivert

Sri Fathanah Raih Emas Tenis Pornas Korpri XVII untuk Kalsel

0
Sri Fathanah Raih Emas Tenis Pornas Korpri XVII untuk Kalsel

Link, Sumsel – Atlet tenis lapangan tunggal putri Korpri Kalimantan Selatan, Sri Fathanah, kembali membuktikan kelasnya dengan meraih kemenangan telak 5-0 ret atas lawannya Eny Sulistyowati dari Kementerian Agama (Kemenag) pada partai final Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XVII Palembang.

Pertandingan yang digelar di GOR Ranau Jakabaring, Palembang, (11/10/2025) Sabtu pagi ini, menegaskan dominasi Sri Fathanah  dan kawan-kawan memastikan gelar juara dan mendulang medali emas untuk kontingen Kalimantan Selatan.

Kapten Tim Tenis Lapangan Korpri Kalimantan Selatan, Andhika Prasetya Utomo, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan Sri Fathanah yang menunjukkan konsistensi dan semangat juang luar biasa sepanjang turnamen.

“Fathanah bermain dengan penuh determinasi dan fokus, ini hasil kerja kerasnya selama latihan dan dukungan tim pelatih,” ujar Andhika dengan penuh semangat.

Sementara itu, Sri Fathanah sendiri mengaku sangat bangga bisa mengharumkan nama Kalimantan Selatan di ajang bergengsi ini.

“Medali emas ini bukan hanya untuk saya, tapi juga untuk seluruh warga Kalimantan Selatan dan Korpri. Saya bertekad untuk terus meningkatkan kemampuan agar dapat berprestasi lebih baik di masa mendatang,” kata Fathanah.

Kemenangan ini menjadi catatan penting bagi Korpri Kalimantan Selatan dalam Pornas XVII, sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai salah satu kontingen unggulan dalam cabang tenis lapangan

Kementan–BSSN Perkuat Keamanan Siber Sektor Pertanian

0
Kementan–BSSN Perkuat Keamanan Siber Sektor Pertanian
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Nugroho Sulistyo Saat Melakukan Penandatanganan Nota Kerjasama dengan BSSN di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta.

Link, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat langkah transformasi digital sektor pertanian melalui kerja sama strategis dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kolaborasi ini menandai komitmen kuat kedua lembaga dan menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat keamanan data dan sistem digital pertanian nasional, sejalan dengan visi mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, sektor pangan merupakan urat nadi bangsa yang harus dijaga dari ancaman apa pun, termasuk ancaman siber. Oleh karena itu, perlindungan sistem digital pertanian menjadi keharusan agar proses kerja, data, dan komunikasi di Kementan tetap aman dan optimal.

“Kami sangat membutuhkan perlindungan dan dukungan khusus di sektor pertanian. Sistem siber kita harus kuat dan aman agar kinerja Kementan dapat terus optimal. Pangan itu vital kalau pangan bermasalah, negara pun bermasalah,” kata Mentan Amran usai melakukan penandatanganan nota kerjasama antara Kementan dan BSSN di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Kamis (9/10/25).

Lebih lanjut, Mentan menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan sekadar langkah teknis, melainkan bagian dari visi besar menuju kemandirian pangan, sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia mandiri, berdaulat, dan bahkan mampu melompat menjadi lumbung pangan dunia.

“Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama antar instansi, tetapi wujud nyata gagasan besar Bapak Presiden untuk menjadikan Indonesia sebagai rumah besar pangan dunia,” jelas Mentan Amran lebih lanjut.

Dalam kolaborasi ini, Kementan dan BSSN akan meningkatkan kualitas perlindungan informasi dan transaksi elektronik, pengamanan teknologi dan komunikasi, peningkatan dan pengembangan SDM, peningkatan kapasitas keamanan siber dan sandi, literasi keamanan siber, mengembangkan sistem keamanan digital pertanian yang komprehensif mulai dari perlindungan data petani, keamanan sistem informasi pangan, hingga pembangunan sistem komunikasi yang dapat menghubungkan petani di seluruh Indonesia langsung dengan pusat data Kementan di Jakarta.

“Kami tadi juga minta BSSN membantu fasilitasi kami untuk bisa berkomunikasi langsung dengan 1 juta petani di seluruh Indonesia secara bersamaan dan online. Mudah – mudahan dapat dibantu BSSN untuk mewujudkan sistem komunikasi itu sekaligus melindungi data dan jaringan kita,” terang Mentan.

Mentan Amran menegaskan bahwa ketahanan siber pertanian menjadi bagian penting dari stabilitas nasional. Ia mencontohkan bagaimana Indonesia kini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri, tetapi juga berkontribusi secara global dengan menyalurkan bantuan pangan ke negara yang membutuhkan seperti ke Palestina.

“Tanpa pangan, negara tidak bisa bertahan. Karena itu, data dan sistem pertanian kita harus dijaga dengan baik. Kolaborasi ini adalah langkah konkret menuju sistem pangan yang tangguh, aman, dan berdaulat,” ucap Amran.

Bersamaan, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo menyampaikan bahwa kunjungan pihaknya ke Kementan merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi yang telah terjalin antara kedua lembaga.

“Kunjungan kami kali ini ke Pak Menteri Pertanian dalam rangka membahas kerja sama yang sudah dilakukan antara BSSN dengan Kementerian Pertanian. Pertemuan ini menegaskan dukungan BSSN kepada Kementerian Pertanian, khususnya untuk penguatan ekosistem keamanan siber dan sandi di lingkungan Kementerian Pertanian,” kata Nugroho.

Kepala BSSN menjelaskan bahwa dukungan tersebut mencakup tiga aspek penting yaitu penguatan sumber daya manusia, tata kelola, dan teknologi. Ia menekankan bahwa keamanan siber merupakan kerja bersama yang bersifat kolaboratif antarorganisasi dan tidak bisa dilakukan secara terpisah.

“Kami sangat mengapresiasi bisa bermitra dengan Kementerian Pertanian. Sesuai penilaian kami, nilai Indeks Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kementan mendapatkan predikat memuaskan, artinya sistem elektronik di Kementan sudah berada pada level yang baik,” tambahnya.

Menurut Nugroho, capaian tersebut menjadi bukti komitmen kuat Kementan dalam membangun tata kelola digital yang sehat dan transparan. Namun, di tengah meningkatnya aktivitas digital nasional, tantangan dan ancaman keamanan siber juga semakin kompleks. Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam memperkuat ketahanan siber yang andal dan adaptif terhadap dinamika era digital.

Nugroho menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen BSSN untuk terus mendukung Kementan agar dapat melaksanakan tugas dan fungsi strategisnya dengan sistem elektronik yang aman dan andal.

“Kami berkomitmen penuh untuk men-support Kementerian Pertanian agar dapat menjalankan tugas dan fungsi strategisnya dengan dukungan sistem elektronik yang terlindungi, kuat, dan terpercaya,” pungkas Nugroho

Mentan Amran Fokuskan Pembangunan Pertanian pada Hilirisasi

0
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Saat Melakukan Konferensi Pers di Kantor Presiden, Jakarta.

Link, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan arah baru pembangunan pertanian yang kini berfokus pada hilirisasi sektor pertanian guna meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani. Langkah ini menjadi tindak lanjut setelah target pangan nasional optimis tercapai.

Dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Mentan Amran menyampaikan bahwa setelah pangan dinilai aman, arah pembangunan pertanian ke depan akan difokuskan pada hilirisasi sektor perkebunan, hortikultura, dan peternakan.

Mentan Amran menegaskan bahwa hilirisasi merupakan strategi utama agar Indonesia tidak lagi mengekspor bahan mentah ke luar negeri, melainkan mengolahnya menjadi produk bernilai tinggi.

“Rencana kita hilirisasi, seperti kelapa ini tidak boleh dijual gelondongan ke luar negeri. Dari kelapa yang kita ekspor 2,8 juta ton per tahun dengan nilai Rp24 triliun, jika diolah menjadi produk turunan seperti coconut milk, nilainya bisa meningkat hingga 100 kali lipat. Itu bisa menghasilkan 2.400 triliun. Katakanlah separuh saja, bisa menghasilkan 1.200 triliun,” jelas Mentan Amran di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (9/10).

Sebagai bagian dari upaya hilirisasi yang lebih luas, Kementan juga mulai mengembangkan komoditas lain yang berpotensi besar di pasar dunia.

“Itu baru kelapa. Ada yang menarik, gambir juga kita rencana hilirisasi, kita mensuplai dunia 80 persen gambir. Bisa jadi tinta untuk pemilu, bisa untuk siri, bisa untuk sampo dan seterusnya,” lanjut Mentan Amran.

Program hilirisasi ini juga diarahkan untuk membuka lapangan kerja baru dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah. Melalui program Anggaran Belanja Tambahan (ABT) senilai Rp9,95 triliun, Kementan menyiapkan bantuan benih dan bibit gratis untuk petani di seluruh Indonesia, mencakup 800 ribu hektare lahan perkebunan yang diproyeksikan mampu menyerap 1,6 juta tenaga kerja baru dalam dua tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Mentan Amran juga menyinggung arah kebijakan hilirisasi yang terintegrasi dengan program biofuel dan bioethanol nasional. Indonesia sebagai produsen CPO terbesar di dunia dengan produksi mencapai 46 juta ton per tahun akan mengalihkan sebagian ekspor menjadi bahan baku B50 (biodiesel) untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

“Jika 5,3 juta ton CPO dialihkan untuk B50, kita bisa menghentikan impor solar dan sekaligus menghemat devisa. Selain itu, kita dapat mengendalikan harga CPO dunia, karena 60 persen produksinya ada di Indonesia,” paparnya.

Mentan Amran juga menegaskan visi besarnya terhadap hilirisasi secara menyeluruh di sektor pertanian.

“Mimpi kita adalah seluruh bahan baku yang kita ekspor ke seluruh dunia, termasuk CPO, kita hilirisasi. Khusus CPO dikuasai pemerintah. Dari tandan buah segar menjadi FAME atau biofuel, kemudian menjadi minyak goreng, kemudian menjadi margarin atau mentega. Edit value-nya harus ada di Indonesia,” tegas Mentan Amran.

Mentan Amran menekankan bahwa capaian besar ini tidak lepas dari dukungan penuh Presiden RI serta penyederhanaan regulasi yang selama ini menghambat distribusi dan produksi. Regulasi pupuk yang sebelumnya melibatkan 145 aturan kini disederhanakan menjadi tiga tahap: dari produsen langsung ke petani.

Mentan Amran menutup pernyataannya dengan optimisme terhadap cita-cita besar kemandirian pangan dan energi nasional.

“Ini mimpi terbesar kita, Indonesia menjadi lumbung pangan dunia. Insya Allah mudah-mudahan tiga tahun jadi kenyataan,” ujarnya

Pemprov Kalsel Peringati Wafat ke-163 Pahlawan Pangeran Antasari

0
Pemprov Kalsel Peringati Wafat ke-163 Pahlawan Pangeran Antasari

Link, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memperingati wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari ke-163 tahun 2025 dengan menggelar apel dan ziarah di Makam Pahlawan Nasional Pangeran Antasari. Kegiatan dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin.

Apel penghormatan dilaksanakan dengan penuh kebersamaan, dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi, unsur Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, pelajar, hingga keluarga besar Pangeran Antasari. Upacara tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa besar sang pahlawan yang telah berjuang mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan bangsa.

Gubernur H. Muhidin menyampaikan bahwa peringatan wafatnya Pangeran Antasari bukan hanya menjadi agenda rutin, melainkan juga sarana menanamkan kembali semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Banua.

“Pangeran Antasari adalah simbol perjuangan rakyat Kalimantan Selatan. Nilai-nilai kepahlawanan beliau harus terus kita teladani,” kata H. Muhidin, Banjarmasin, Sabtu (11/10/2025).

Gubernur H. Muhidin menyebut bahwa generasi muda Banua memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga warisan nilai perjuangan yang ditinggalkan Pangeran Antasari. Menurutnya, semangat pantang menyerah dan keberanian menghadapi penjajah harus menjadi inspirasi dalam membangun Kalimantan Selatan yang lebih maju dan sejahtera.

Usai apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di komplek makam Pangeran Antasari. Gubernur H. Muhidin beserta jajaran kemudian melakukan tabur bunga dan doa bersama, sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan syukur atas jasa para pejuang bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga memberikan bantuan kepada keluarga Pangeran Antasari. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur H. Muhidin sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap ahli waris pahlawan.

“Penghormatan kepada Pangeran Antasari tidak hanya kita lakukan melalui upacara, tetapi juga dengan memperhatikan keluarga beliau. Ini adalah bentuk kepedulian sekaligus rasa terima kasih atas pengorbanan yang telah diberikan untuk bangsa,” ujar Gubernur H. Muhidin.

Peringatan wafatnya Pangeran Antasari tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan untuk memperkuat rasa persatuan dan terus meneladani semangat juang pahlawan nasional asal Banua tersebut. Dengan demikian, semangat kepahlawanan akan tetap hidup dan menjadi fondasi dalam membangun daerah serta bangsa ke depan.

Pemprov Kalsel Tinjau Program Perbaikan RTLH dan PSU di Kotabaru

0
Pemprov Kalsel Tinjau Program Perbaikan RTLH dan PSU di Kotabaru
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalsel, Mursyidah Aminy, memimpin langsung kunjungan lapangan

Link, Kotabaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalimantan Selatan melakukan monitoring dan evaluasi langsung terhadap program peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta penyediaan Prasarana Sarana dan Utilitas Umum (PSU) di Desa Rampa, Kabupaten Kotabaru.

Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam memastikan proyek berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan berdampak positif nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalsel, Mursyidah Aminy, memimpin langsung kunjungan lapangan didampingi Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Kotabaru, H. Akhmad Junaidi, serta jajaran Kepala Bidang Perumahan dan Tenaga Fasilitator Lapangan.

Monitoring ini menitikberatkan pada progres konstruksi PSU permukiman di Mekarsari dan perbaikan RTLH yang terdampak bencana, sebagai wujud nyata dukungan pemerintah dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

“Program ini tidak hanya memperbaiki fisik rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga dengan hunian yang lebih sehat dan nyaman,” ujar Mursyidah, Jumat (10/10/2025).

Melalui kerja sama lintas sektor, Pemerintah Provinsi Kalsel optimis program ini mampu memberikan manfaat jangka panjang, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

“Dengan evaluasi berkala dan pelibatan masyarakat, Dinas Perumahan Kalsel terus memastikan setiap pembangunan berjalan optimal, sesuai target, dan membawa perubahan positif bagi masa depan kawasan permukiman di Kalimantan Selatan,” ucapnya

Antisipasi Banjir, DPRD Banjarbaru Dukung Pembangunan Kolam Retensi 

0
Antisipasi Banjir, DPRD Banjarbaru Dukung Pembangunan Kolam Retensi 

Link, Banjarbaru – DPRD Banjarbaru dukung Pemerintah Kota bangun kolam retensi untuk mencegah dan mengantisipasi banjir di wilayah Kota Banjarbaru.

“Kami dukung dan mengapresiasi Pemkot Banjarbaru membangun kolam retensi yang berfungsi untuk mencegah dan mengantisipasi banjir,” ujar Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru M Syahrial.

Menurut Syahrial, yang hadir pada peresmian Kolam Retensi Guntung Jingah di Jalan Al Manar, Kelurahan Loktabat Utara, banjir yang kerap terjadi di Banjarbaru memang harus diantisipasi agar tidak terulang lagi.

Politisi Partai Golkar itu menuturkan, kolam retensi cukup efektif untuk mengendalikan banjir baik akibat luapan Sungai Kemuning maupun penampung air saluran drainase sebelum dialirkan ke sungai.

“Kolam retensi Guntung Jingah ini kami nilai efektif mencegah dan mengantisipasi banjir karena luapan air Sungai Kemuning dan air saluran drainase bisa ditampung sebelum dialirkan ke sungai,” ucapnya.

Dikatakan Syahrial, keberadaan kolam retensi selain berfungsi untuk pengendalian banjir dan digunakan warga untuk rekreasi, juga sangat berguna saat musim kemarau jika terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Air yang tertampung di kolam bisa digunakan BPBD dan rekanan BPK untuk pembasahan apabila terjadi karhutla, sehingga kami mengimbau masyarakat menjaga dan merawat agar terus berfungsi baik,” pesannya.

Sebelumnya, Wali Kota Erna Lisa Halaby menyebut pembangunan kolam retensi Guntung Jingah di sisi Sungai Kemuning sebagai wujud komitmen pemerintah kota dalam mengantisipasi banjir. (wahyu)

DJP Ajak Wajib Pajak Aktifkan Akun Coretax untuk SPT 2025

0
DJP Ajak Wajib Pajak Aktifkan Akun Coretax untuk SPT 2025
Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak, Yon Asral dalam media gathering di Bogor, Jawa Barat (Foto:RRI/Magdalena Krisnawati)

Link, Bogor – Pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan (SPT PPh) pajak tahun 2025 di tahun 2026 akan dilakukan melalui Coretax. Karenanya, Direktorat Jenderal Pajak (DJP), mengajak masyarakat untuk mulai mengaktifkan  akun Coretaxnya.

“Dengan sudah mengaktifkan maka pemilik akun sudah bisa  melakukan transaksi, termasuk  mengisi SPT,” kata staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak, Yon Asral dalam Media Gathering di Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/10/2025). Menurut Yon, Coretax sekarang sudah dapat digunakan oleh seluruh wajib pajak, termasuk wajib pajak pribadi.

Sebelumnya Coretax baru bisa digunakan oleh wajib pajak badan, yang memotong, memungut, dan membuat faktur pajak.  “Nah, tahun depan di bulan Maret, kita semuanya yang belum menggunakan Coretax, ini saatnya menggunakan Coretax,” ucap Yon.​

Ia menegaskan, mengaktifkan akun Coretax adalah langkah pertama bagi wajib pajak untuk mengakses dan mengisi SPT. Karena sampai sekarang, kata masih banyak wajib pajak yang belum menggunakan Coretaxnya secara aktif

Wajib pajak yang sudah melakukan aktifasi akun Cortax nya, akan mendapatkan kode otorisasi  atau sertifikat eletronik. Aktivasi dapat dilakukan di laman t.kemenkeu.go.id/akuncoretax.

Sebelumnya, banyak wajib pajak yang mengeluhkan layanan Cortax yang selalu bermasalah. Kali ini DJP meyakinkan masyakarat bahwa layanan Coretax sudah lancar.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta DJP untuk serius membenahi Coretax. Ia memberi batas waktu hingga Oktober ini , Coretax harus sudah dapat digunakan oleh seluruh wajib pajak tanpa kendala. (rri.co.id).

Hari Kesehatan Jiwa 2025: Merawat Jiwa, Menjaga Harapan

0
Hari Kesehatan Jiwa 2025: Merawat Jiwa, Menjaga Harapan
Ilustrasi AI tentang dukungan keluarga bagi seseorang yang mengidap gangguan kejiwaan.

Link, Jakarta – Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2025 mengusung pesan penting bahwa menjaga kesehatan jiwa adalah menjaga keberlangsungan harapan. Tema ini diangkat dalam Webinar Nasional yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pada Jumat (10/10/2025), sebagai momen refleksi dan edukasi tentang pentingnya kesehatan mental di tengah tantangan global.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes, Imran Pamudi, menegaskan bahwa kesehatan jiwa merupakan fondasi utama kesejahteraan individu dan masyarakat. Data WHO 2022 menunjukkan satu dari delapan orang di dunia mengalami masalah kesehatan jiwa, sementara di Indonesia, gangguan jiwa menjadi penyebab kedua tertinggi disabilitas, dengan prevalensi depresi, kecemasan, dan skizofrenia cukup tinggi.

Tahun ini, tema global WHO berfokus pada akses layanan kesehatan mental dalam situasi bencana dan darurat, yang diadaptasi Indonesia menjadi “Sehat Jiwa dalam Segala Situasi” dengan tagline “Merawat Jiwa, Menjaga Harapan. “Tema ini dinilai sangat relevan mengingat kerawanan bencana alam, pandemi, hingga dampak perubahan iklim yang dapat mengguncang kestabilan mental masyarakat.

Imran mengingatkan bahwa dampak bencana bukan hanya fisik tetapi juga psikologis, seperti risiko stres dan gangguan pascatrauma. Oleh sebab itu, promotif dan preventif terhadap kesehatan mental sangat diperlukan. Ketahanan jiwa menjadi kunci agar seseorang mampu bertahan dan tetap produktif meski dalam tekanan.

Webinar menghadirkan berbagai narasumber yang membahas dari sisi neurologis hingga kisah inspiratif penyintas bencana yang berhasil bangkit. Pendekatan tersebut menggarisbawahi pentingnya dukungan sosial sebagai bagian dari terapi yang sangat berarti.

Imran yang saat ini mengikuti rangkaian kegiatan di Banda Aceh menyampaikan bahwa puncak peringatan nasional akan digelar pada 30 Oktober 2025 di Kota Tangerang. Kegiatan ini akan melibatkan masyarakat, tenaga kesehatan, akademisi, dan komunitas untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan jiwa di tanah air. “Kami berharap kesadaran ini meluas ke seluruh daerah, karena merawat jiwa berarti menjaga harapan bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa,” tutup Imran.

Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2025 menjadi pengingat bahwa kesehatan mental adalah hak setiap orang yang harus dijaga bersama demi kemanusiaan dan masa depan yang lebih baik. (infopublik).